Menu

Tutorial belajar corel draw

Jan
29
2014
by : 1. Posted in : blog

Belajar Corel Draw X3
(Versi 13)

 

Corel Draw X3   merupakan salah satu software desain grafis yang sangat terkenal. Corel Draw X3 termasuk salah satu Aplikasi untuk mengolah gambar berbasis vektor. Berbagai  fasilitas  untuk  mendesain  tersedia  di  sini  sehingga  memudahkan  para penggunanya untuk memanfaatkannya.

Sebagai pengolah vektor, Corel Draw sering digunakan untuk membuat gambar seperti kartun, logo, illustrasi, dan sebagainya. Selain itu corel draw juga dapat digunakan untuk mengatur tata letak secara sederhana yang tidak terlalu banyak walaupun mungkin tidak terlalu lengkap seperti aplikasi khusus untuk tata letak. Seperti membuat brosur, membuat pamplet, surat undangan, dan cover buku yang menarik dan sebagainya.

 

Corel Draw X3 Versi 13 merupakan kelanjutan dari Corel Draw versi sebelumnya yaitu Corel Draw Versi 12 buatan Corel Corporation.

Prinsip Kerja Corel Draw X3

1)   Konsep Dasar

Kita mengenal istilah Aplikasi desktop publishing yaitu:

a.  Pengolah Photo/Pixel.

•   Adobe Photo Shop.

•   Corel photo Paint.

•   Photo Impact, dsb.

b.  Aplikasi Pengolah Vektor.

•   Corel Draw.

•   Macromedia Freehand.

•   Adobe Illustrator, dsb.

c.  Aplikasi tata Letak/layout.

•   Adobe Page Maker.

•   Adobe InDesign.

•   Corel Ventura, dsb.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2)   Memulai Coreldraw X3

Untuk membuka aplikasi Corel Draw X3.
 Klik Start lalu sorot All Programs.

 Pilih CorelDRAW Graphics Suite X3 dan Klik CorelDRAW X3.

Setelah itu Biasanya muncul menu tampilan seperti berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 Klik new untuk membuat baru.

  Recently used untuk membuka file-file yang telah dibuka.

  Open untuk membuka file yang tersimpan.

  New From Template membuat baru dari template.

  Corel Tutor melihat instruksi secara bertahap tentang Corel  Draw.
  What’s New untuk melihat fasilitas baru pada Corel Draw X3.

 

Untuk menghilangkan tampilan ini ketika membuka corel berikutnya, hilangkan tanda chek list pada Show this Welcome Screen at Start Up.

 

Cara lain :  Klik shortcut di desktop yang bertuliskan CorelDRAW

Adapun untuk membuat shorcut tersebut, langkah-langkahnya:

  Klik Start lalu sorot All Programs.

 Pilih CorelDRAW Graphics Suite X3 dan Klik kanan (bukan klik yang kiri)

CorelDRAW X3

 Maka muncul sejumlah menu dan klik Send to lalu klik Desktop  (Sreate shorcut)

 

 Apabila langkah-langkahnya benar maka icon Corel Draw X3 akan muncul.

3)   Mengenal Komponen Coreldraw X3

Berikut ini adalah tampilan jendela Corel Draw X3.

1
2
3
4

 

 

 

6

 

 

5

7

8

 

 

 

 

 

 

9

 

 

   Title bar (1) berisi informasi judul aplikasi dan file yang sedang dibuka.

   Menu bar (2)  berisi menu-menu yang ada di aplikasi Corel Draw.
   Toolbar terdiri dari beberapa icon meliputi:

•   Standar (3) perintah-perintah pada menu utama

•   Property bar (4) berisi tombol-tombol perintah tambahan.

•   Tool box (5) berisi alat untuk mendesain gambar.

   Ruler (6) sebagai garis pengukur objek.

   Color Pallete (7) berisi perintah untuk memilih warna objek.

   Lembar kerja (8)  halaman tampilan untuk tempat mendesain objek.

   Pages (9)  sebagai petunjuk halaman yang aktif.

4)   Mempersiapkan Projek Baru

Untuk mempersiapkan Projek baru, langkah-langkahnya:  Klik menu File.

 Lalu klik perintah New

 Untuk    menentukan    tipe    kertas,    klik    kotak    Paper    Type/Size pada Property   Bar  lalu pilih jenis kertas yang anda inginkan. Misalkan letter, legal, A4, tabloid, dsb.

 Jika tidak ada yang diinginkan, rubah ukuran pada paper weigh and height

Namun  yang    tampil  disini  dalam  ukuran inch  kita  bisa  merubahnya  ke  centimeter  dengan  memilihnya  pada  Drawing  Unit lalu klik Centimeter.

 

5)   Menyimpan File

Untuk menyimpan projek Corel Draw ke bentuk file, caranya:

 Klik menu File

 Klik Save As

 Tentukan letak penyimpanan pada kotak  Save in  :

 Lalu  tulis nama filenya pada kotak filename.

 Pada Save as type, tentukan tipe filenya.

 

  Tekan Save.

 

 

 

 

 

 

 

 

6)   Membuka File

Untuk membuka file Corel Draw yang telah disimpan, caranya:

 Klik menu File

 Klik open

 Tentukan letak penyimpanan pada kotak  Look in :

 Lalu cari nama file pada deretan file.
 Pada Files of type, tentukan tipe filenya.
 Untuk melihat preview, chek list Kotak Preview.

 Setelah file dipilih, klik Open.

 

7)   Menutup

Untuk menutup dokumen:

 Klik menu File

 Klik Close

Catatan:

Apabila muncul pertanyaan seperti berikut , itu tandanya bahwa projek yang kita kerjakan belum disimpan. Terdapat tiga tombol yaitu:

 

Yes  untuk  menyimpan  dokumen / file  ke  file  dokumen  baru  ( jika   belum  disimpan  sebelumnya) atau  ke  dokumen  lama (jika  sudah  disimpan sebelumnya). Jika yang dibuka  file dokumen lama, maka segala macam  bentuk perubahan akan  disimpan pada  file dokumen tersebut.
  No untuk keluar dan abaikan penyimpanan

 

  Cancel untuk membatalkan perintah keluar.

8)   Keluar dari Aplikasi Corel Draw X3

Untuk keluar dari Corel Draw X3,
  Klik menu File

  Klik Exit

 

 

9)   Menampilkan Dan Mengatur Grid

Untuk menampilkan grid atau garis pemandu,

 Klik menu View.

 Lalu klik Grid.

 Garis grid akan ditampilkan.

Jika kita ingin mengubah garis grid menjadi titik-titik,

 Klik menu View.

 Grid and Ruler Setup Muncul kotak dialog,

 Pilih Show grid as dots untuk mengubah garis menjadi titik-titik.

 

10) Menambah Halaman Dalam Satu File

 Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 1  Klik kanan, pilih Insert Page After.

 

 

 

 

 

11)  Menghapus Halaman Dalam Satu File

 Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page   Klik kanan, pilih Delete Page.

 

 

12)  Mengubah Nama Halaman Dalam Satu File

 Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page  Klik kanan, pilih Rename.

 

 

13) Membuat Bentuk Sederhana

 

a.  Membuat Objek Segi Empat

   Klik Rectangle Tool pada Tool Box   atau tekan F6

   Pointer akan berubah menjadi tanda (+)

   Drag dan drop mouse pada lembar kerja  akan terbentuk persegi panjang.

   Jika  anda  ingin  membuat  persegi/  bujur  sangkar,  Langkah  sama  seperti membuat persegi  panjang. Hanya saja pada saat drag tombol kiri mouse sambil tekan Ctrl pada keyboard.

 

Jika ingin sudut dari segi empat di atas berbentuk melengkung (tidak siku) maka caranya adalah:

   Tekan Pick Tool      pada Tool Box.

   Pilih objek segi empat tersebut.

 

   Klik Shape Tool       (atau tekan F10).

   Arahkan  pointer  pada  sudut  segi  empat  lalu  drag  (geser  sedikit)  dengan   menekan    tombol kiri mouse.

b.  Membuat Objek Lingkaran

   Klik Ellipse Tool pada Tool Box atau tekan F7.

   Pointer akan berubah menjadi tanda (+).

   Drag dan drop mouse pada lembar kerja akan terbentuk lingkaran.

 

c.  Membuat Objek Polygon

   Klik Polygon Tool               atau tekan Y.

   Arahkan pointer yang berbentuk (+) ke lembar kerja.

   Tekan tombol kiri mouse geser secara diagonal sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard.

   Terbentuklah polygon segi lima.

   Untuk menambah atau mengurangi segi tersebut, gunakan fasilitas Number of Point on Polygon

   Klik segi yang dikehendaki (missal 3)

   Akan terbentuk segienam.

Untuk mengubah polygon menjadi bentuk bintang, lakukan langkah berikut.

   Klik bentuk segi lima.

   Tekan shape Tool

   Arahkan pointer ke objek tersebut di antara dua segi yang berpotongan. Lalu tarik kedalam.

 

   Terbentuk segi lima menjadi bintang .

 

d.   Membuat Objek Bintang

   Klik dan tahan Polygon Tool

   Lalu kli Star Tool

   Arahkan pointer yang berbentuk (+) ke lembar kerja.

   Tekan tombol kiri mouse geser secara diagonal sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard.

   Terbentuklah gambar bintang.

   Untuk menambah atau mengurangi banyak segi dari bintang tersebut, gunakan fasilitas Number   of Point on Polygon

   Klik segi yang dikehendaki (missal 6).

   Akan  terbentuk segienam.

 

 

e.   Membuat Objek Spiral

   Klik dan tahan Polygon Tool.

   Pilih Spiral Tool atau tekan A

   Pada lembar kerja klik dan geser tombol kiri mouse sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard.

   Terbentuklah spiral.

f.   Membuat Objek Table

   Klik polygon Tool.

   Klik Grap Paper Tool             atau tekan D.

   Tekan dan geser tombol kiri mouse pada kanvas.

   Terbentuklah table.

 

Untuk   merubah   banyak   tabel,   rubahlah   Graph   Paper   Colums   and   Rows pada kotakisikan banyaknya kolom dan pada kotak isikan banyaknya baris.

 

 

 

g.   Membuat Objek Dengan Bentuk bervariasi

 


   Klik dan tahan Basic Shapes                lalu pilih salah satu icon yang disediakan.

Seperti

   Tentukan bentuknya pada Perfect Shapes di Property Bar seperti :

 

 

 

   Lalu pilih bentuk yang dikehedaki

   Pointer akan berubah menjadi tanda (+)

   Drag  dan  drop  mouse  pada  lembar  kerja  sehingga  terbentuk  gambar  yang  diingikan.

14) Membuat Bentuk Sesuai Keinginan

 Klik Freehand Tool pada toolbox
 Pada kanvas klik tombol kiri mouse.
 Drag kearah yang diinginkan.

 Jika sudah sesuai keinginan, tekan tombol Esc pada keyboard untuk mengakhiri.

Apabila ingin melengkungkan garis,

 Klik Shape Tool

 Tempatkan pointer pada garis yang ingin dilengkungkan.

 Klik kanan mouse lalu klik pilihan To Curve

 

 

15) Mengatur Warna Dan Garis Pinggir

 


 Klik Pick Tool

 Klik objek yang kan diberi warna

 Lalu klik kiri warna yang dikehendaki untuk memberi warna isi objek.

 Klik kanan warna yang dikehendaki untuk memberi warna garis objek.

 

 

16)  Menyisipkan Objek Berbentuk Simbol

 Klik menu Text lalu klik Insert Symbol Character atau tekan Ctrl + F11 di keyboard.

 Pilih jenis font pada kotak pilihan Font:

 Lalu Pilih Jenis karakter yang akan disisipkan pada deretan tampilan.

 Tentukan ukuran karakter yang akan disisipkan pada kotak pilihan Character Size in.

 Klik Insert.

 

17)  Mengedit Objek

a)  Menduplikat Objek

   Klik objek menggunakan pick tool
   Klik menu edit lalu klik Copy

   Untuk mengambilnya, klik lagi menu edit lalu klik Paste.

   Atau dengan menekan tanda (+) di numlock setelah mengklik objek.

 

b)  Merubah Ukuran Objek

 Klik Pick Tool

 Klik objek yang akan dirubah.

 Arahkan pointer ke salah satu node yang ada di objek dan pointer akan berubah menjadi panah  bermata dua.

 

 

 

 

 

 

 

 


 Tarik  ke  luar  area  objek  untuk  memperbesar  objek  atau  ke  dalam  untuk memperkecil objek.

 Atau   dengan   menentukan   ukuran   nya   menggunakan   Object (s)   Size atau Scale Factor  yang ada di Property Bar.

 Tuliskan ukuran yang diinginkan dengan satuan unit (misalnya cm) untuk Object (s) Size  atau  skala dalam % untuk Scale Factor lalu tekan enter.

 

 

 

 


c)  Memindahkan Objek

 Klik Pick Tool

 Klik objek yang akan dipindahkan.

 Letakkan pointer di bagian dalam objek hingga berbentuk panah ermata

 Lalu pindahkan ke tempat yang dikehendaki.

 Klik di luar objek.

 Atau  dengan  menentukan  lokasi  dengan  menggunakan  Object (s)  Position yang ada di  Property Bar.

 

 Tentukan lokasi yang diinginkan lalu tekan enter.

 

d)  Merotasikan objek

 Klik Pick Tool

 Double Klik objek yang dirotasikan.

 Tiap node akan berubah menjadi panah dua.

 

 

 Letakkan pointer di salah satu sudut objek.

 Geser  mouse  searah  jarum  jam  atau  kebalikannya  untuk  merotasikan  objek sampai posisi  yang  diinginkan.

 Jika teklah selesai klik mouse diluar objek.

 Atau  dengan  menentukan  sudut  putaran  menggunakan  Angle  Of  rotatin  pada Property Bar

 Tuliskan sudut untuk rotasi.
 Tekan enter.

 

 

 

 

 

h.   Transformasi

1) Menduplikasi Dengan Aturan Tertentu.

Menduplikasi dengan aturan tertentu misalnya menduplikasi berulang-ulang untuk membuat deretan objek ke kanan, ke kiri ke atas atau ke bawah. Kalau menggunakan Copy-Paste pasti memakan waktu yang relatif lama.

Contoh

 

Objek 1                                                       hasil duplikat

Langkah-langkahnya:
 Klik shape tool

 Klik objek yang akan di duplikasi.

 Klik  menu  Arrange  dilanjutkan  dengan  mengklik  Transformation  lalu  klik Position.

 Pastikan yang aktif bagian Position

 Kita bisa menduplikat menggunakan posisi pada pilihan Position: atau dengan klik pada     chek box di bawah Relative Position dengan posisi yang diinginkan misal ke arah kanan, kiri,   atas atau bawah.

 

 Lalu klik Apply to Duplicate sejumlah penduplikatan yang diinginkan.

2) Rotasi Dengan Aturan Tertentu

Merotasikan dengan aturan tertentu misalnya dengan merotasikan berulangulang, contoh:

 

Objek yang berwarna adalah yang diduplikat.

 

Langkah-langkahnya:

 Klik shape tool             lalu klik objek yang akan di duplikat.

 Klik  menu  Arrange  dilanjutkan  dengan  mengklik  Transformation  lalu  klik  Position.

 Pastikan yang aktif bagian Rotation

 Tentukan besar derajat pengrotasian pada pilihan rotation

 Lalu klik Apply to Duplicate sejumlah penduplikatan yang diinginkan.

 

Kita bisa menggabungkan seluruh hasil duplikat dengan menyeleksi seluruh objek lalu klik weld di Property Bar.

 

i.   Menyisipkan dan mengatur teks

Teks  ada  dua  macam  yaitu  Artistik  Text  yaitu  teks  yang  hanya  beberapa  kata  dan
Paragraph Text yaitu teks yang terdiri dari beberapa paragrap. Untuk menyisipkan teks caranya :

Artistik Text:

 Klik text tool.

 Klik saja di sembarang tempat.
 Ketikkan teks yang diingikan.

 

Paragraph Text:

 Klik Text Tool.

 Drag and drop selebar text yang akan dimasukkan.

 Ketikkan teks beberapa paragraph.

 

Untuk Rubah posisi masing-masing karakter caranya dengan Shape Tool Drag and Drop masing-masing huruf. Untuk merubah teks menjadi Objek caranya dengan klik teks lalu klik Arrange Convert To Curves.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.      Mengolah teks artistik

1)      Buat file baru, atur halaman menjadi letter dan landscape

2)      Ketik  teks  COREL. Click  pad  Pick  Tools,  kemudian  ubah  font menjadi  Arial  Black dengan size 60 point atau yang lainnya.

3)      Klik Shape Tools. Click node pada huruf C, kemudian SHIFT click pada node huruf L sehingga kedua node berubah menjadi hitam.

4)      Click kiri warna merah pada Color Palette sehingga huruf C dan L berwarna merah.

5)      Posisi masih pada  kedua  node aktif,  ubah  ukuran  sizenya menjadi  150,  sehingga huruf C dan L akan lebih besar dari huruf yang lainnya.

6)      Drag kebawah pada salah satu node yang dipilih sampai rata atasnya

2.      Fit Text to Path

Perintah  Fit  Text  to  Path  yang  ada  pada  menu  Text  berguna  untuk  mengatur tampilan teks berdasarkan objek lain.

Langkah-langkahnya :

1)      Ketiklah teks DCC BANDAR LAMPUNG dengan jenis huruf Arial Black dan size 48 point.

2)      Buatlah sebuah lingkaran dan atur posisinya seperti gambar dibawah ini.

3)      Blok teks DCC BANDAR LAMPUNG dan objek lingkaran.

4)      Pada menu Text pilih Fit Text to Path.

5)      Pada toolbar Distance from path, ubah ukurannya menjadi 0,3” untuk memberi jarak antara lingkaran dan objek.

3.      Efek  envelope

Efek  envelope  digunakan  untuk  membuat  suatu  objek  atau  teks  menjadi  bentuk  lain dengan merubah node-node dari setiap objek.

Langkah-langkahnya :

1)      Ketik teks “DESIGN” kemudian aktifkan teks dengan Pick Tool.

2)      Click menu Effects kemudian pilih Envelope.

3)      Kemudian akan muncul Envelope Rool-Up.

4)      Click Add New untuk mengaktifkan node.

5)      Kemudian geser node kearah yang diinginkan

6)      Setelah selesai click Apply.

4.      Efek Perspective

Efek perspective digunakan untuk mengatur sudut pandang suatu objek.

Langkah-langkahnya :

1)      Ketik “Design Grafis”, kemudian aktifkan teks dengan Pick Tool.

2)      Click menu Effects kemudian pilih Add Perspective  sehingga pointer berubah dan pada objek akan tampak garis putus-putus dan 4 buah kotak kecil  (handle) yang akan digunakan untuk mengatur sudut pandang objek.

3)      Tarik handle pojok kiri bawah kearah bawah  sehingga objek akan  tampak  seperti gambar dibawah ini.

4)      Click pada Pick Tool untuk mengakhiri Perspective.

5.      Artistic Media

 Efek  ini  digunakan  untuk  memanipulasi  bentuk  garis.  Dengan  fasilitas  ini  anda  dapat menciptakan berbagai bentuk gasis. Langkah-langkahnya :

1)      Buatlah  sebuah garis dengan menggunakan Artistic Media  Tool  yang ada pada Toolbox.

2)      Dari menu Effects pilih Artistic Media, kemudian anda pilih bentuk garis yang anda sukai. Lalu lihat perubahan bentuk garisnya.

6.      Extrude

Efek Extrude digunakan untuk memanipulasi objek sehingga tampak seperti objek tiga dimensi.

 Langkah-langkahnya :

1.      Buat sebuah persegi panjang.

2.      Dari menu Effects lalu pilih Extrude

7.      Contour

 

Efek Contour digunakan untuk menampilkan objek sehingga tampak seperti rentetan objek yang terpusat.

Langkah-langkah :

1.  Buatlah sebuah lingkaran dengan fill : merah dan Outline : Biru

2.  Dari menu Effects pilih Contour.

3.  Klik pada Inside untuk pembuatan lingkaran dalam.

4.  Isilah nilai Offset : 0.2 in dan Steps : 8. Lalu klik Apply.

8.      Lens

 

Efek Lens dapat digunakan untuk memanipulasi tampilan objek yang saling bertumpuk. Dengan fasilitas Lens, maka objek yang berada dibelakang seakan transparan.

 

Langkah-langkahnya :

Buatlah dua buah kotak dengan ukuran berbeda  (lihat gambar dibawah), kemudian dari Menu Effects lalu pilih Lens. Kemudian pilih tampilannya Transparency dari combo yang telah disediakan dan lihat hasilnya.

 

  1. PowerClip

 

 

Efek  PowerClip  dapat  digunakan  untuk  mengambil  bagian  tertentu  dari suatu  objek sehingga bagian lain tidak tampak (Cropping).

 

Langkah-langkahnya :

Ambilah sebuah gambar, anda dapat mengambil gambar dari Menu File pilih Import, lalu anda cari gambar pada folder gambar lalu klik Import. Kemudian drag pada lembar kerja. Buatlah  sebuah  objek  lingkaran  yang  akan  dijadikan  tempat  gambar yang telah diambil.

 

Aktifkan gambar dengan menggunakan Pick Tool.

 

Dari Menu Effects pilih PowerClip, lalu klik tepat pada objek lingkaran. Secara otomatis gambar tersebut akan masuk menyesuaikan kedalam objek lingkaran.

 

10.  Efek Blend

Efek Blend digunakan untuk pembuatan objek berseri dari satu objek ke objek lain.

Langkah-langkahnya :

1)      Buat  dua  buah  lingkaran  dengan  ukuran  yang  berbeda (besar dan kecil).

2)      Pilih  kedua  lingkaran dengan  Pick  Tool,  kemudian  klik menu Effects lalu pilih Blend.

3)      Perhatikan, Number of Steps digunakan untuk menentukan  jumlah objek yang dihasilkan.

4)      Rotation digunakan untuk mengatur sudut putar objek.

5)      Ubah nilai pada Steps menjadi 25 kemudian klik Apply.

11.  Konversi Objek

  1. Buat  file  baru,  kemudian  atur  halaman menjadi letter dan Potrait.
  2. Buat 2 buah kotak dengan ukuran besar dan kecil.
  3. Atur warna fill kotak besar menjadi abu-abu dengan outline hitam, dan kotak kecil warna merah dengan outline hitam.
  4. Pilih kotak kecil, kemudian pada menu Arrange pilih Convert to Curves. Perhatikan status line : Curve on layer 1. Kini objek  kotak sudah berubah dan diperlakukan sebagai garis.
  5. Pilih Shape Tools sehingga tampak 4 node pada kotak kecil.
  6. Click node pojok kiri bawah dan SHIFT  – Click pada node pojok kanan atas sehingga kedua node dipilh.
  7. Kemudian  pada  toolbar  pilih  Break  Curve  dan  dari  menu Arrange pilih Break Curve Apart untuk memutuskan garis pada kotak kecil.
  8. Pilih node pada kiri atas kotak kecil kemudian klik kanan pada Color Palette pilih warna putih, dan lihat hasilnya.

12.  Menggabung Objek

Penggabungan  beberapa  objek  dapat  dilakukan  menggunakan perintah  Group, Combine dan Weld yang ada pada menu Arrange. Perbedaannya adalah jumlah objek hasil group tidak berubah sedangkan jumlah objek   hasil Combine dan Weld berubah menjadi satu objek.

 

Perintah Combine dan Weld

Kombinasi objek merupakan salah satu cara untuk memanipulasi dua atau lebih objek menjadi satu objek berdiri sendiri. Perintah yang digunakan adalah Combine dan Weld yang ada pada menu Arrange.

 

a. Combine

1.  Buatlah kotak dan lingkaran.

2.  Atur warna kotak menjadi kuning dan warna lingkaran menjadi merah.

3.  Atur posisi keduanya seperti gambar   dibawah ini :

4.  Blok kedua objek, kemudian dari menu Arrange pilih Combine.

  1. b.      Weld

 

  1. Buatlah Kotak warna kuning dan Lingkaran warna merah.
  2. Aturlah posisinya seperti gambar dibawah ini.
  3. Blok kedua objek, kemudian dari menu Arrange | Shaping kemudian pilih Weld.

 

  1. Intersections

 

Intersection digunakan untuk membuat objek baru dari dua atau lebih objek yang bersinggungan. Warna fill dan Outline didasarkan objek terakhir dipilih.

 

Langkah-langkahnya :

  1. Buatlah sebuah kotak warna kuning dan lingkaran warna hijau.
  2. Blok  kedua  objek,  kemudian  dari  menu  Arrange  |  Shaping  kemudian pilih Intersect.
  3. Setalah selesai, maka akan membuat objek baru dari hasil kedua objek.

  1. Trim

Perintah Trim yang ada pada menu Arrange berguna untuk mengubah bentuk objek berdasarkan objek lain yang bersinggungan atau bertumpang tindih. Objek yang berubah adalah objek terakhir yang dipilh.

 

Langkah-langkahnya :

1.  Buatlah objek kotak warna merah dan lingkaran warna hijau.

2.  Atur posisi objek seperti gambar dibawah ini.

3.  Blok kedua objek, kemudian dari menu Arrange | Shaping kemudian pilih Trim.

15.  Menggambar ulang logo BRI

Gambar hasil scan biasanya kurang bagus, gambarnya terlihat agak pecah-pecah dan  terkadang kita perlu menggambar ulang hasil scan tersebut. Sekarang kita akan menggambar ulang logo BRI hasil scan, Import Logo BRI dari komputer.

·         Klik menu File / klik Import, klik tombol   pada Look in kemudian My Dokumen klik logo BRI kemudian klik Import dan simpan di area kerja.

·         Perbesar logo BRI dengan memblok gambar tersebut menggunakan Zoom Tool  .

·         Supaya gambar tersebut tidak bergeser saat digambar ulang, gambar tersebut harus di kunci (Lock), pilih dahulu gambarnya menggunakan  Pick Tool  kemudian klik menu  Arrange / Lock Object  , setelah di lock gambar tersebut tidak bisa digeser ataupun dihapus.

·         Sebelum mulai menjiplak logo tersebut pikirkan dan analisis dahulu gambar yang akan digambar ulang, dengan tool apa dan bagaimana kita menggambarnya, apakah perlu menggunakan Rectangle Tool, Free Hand Tool, Bezier Tool, pikirkan sejenak sehingga dapat menggambar dengan lebih mudah.

·         Untuk gambar ini kita bisa menggunakan Rectangle Tool  untuk segi empatnya, dan Bezier Tool   untuk menggambar lengkung dan lurus.

Gambar segi empat diatas gambar BRI sehingga menutupi gambar segi empatnya, buat tumpul segi empat dengan ukuran sekitar 24,  , sehingga gambar segi empat tumpulnya sama. Pergunakan Bezier Tool   untuk mengikuti garis yang  didalam, dengan menggambarkan garis lurus  dahulu yang kemudian dibuat lengkung, sama dengan cara sebelumnya untuk membuat lengkung sebuah garis pergunakan Shape Tool, klik ditengah garis kemudian klik    Convert Line to Curve, tarikgaris simpulnya dan atur sehingga gambarnya melengkung seperti gambar diatas. Lakukan hal yang sama pada yang lain sehingga didapatkan logo BRI.

Setelah selesai menduplikasi, blok gambar yang telah kita buat kemudian digeser menjauhi gambar aslinya.gambar aslinya dihapus, karena sebelumnya  dilock jadi tidak bisa langsung dihapus, Locknya

harus dilepas dulu, pilih menu Arrange /  Unlock All Object, kemudian hapus gambar aslinya. Gambar yang kita punya diberi warna biru dan dalamnya diberi warna putih sehingga menyerupai gambaraslinya.

Gambar yang dibuat sebetulnya adalah gabungan dari beberapa bentuk, supaya gambarnya tidak tercecer harus kita gabungkan semuanya. Blok seluruh gambar kemudian klik menu Arrange /  Group .

16.  Memperbanyak gambar menggunakan Docker Tranformation

Perbanyak Logo BRI, untuk memperbanyak bisa menggunakan cara Copy / Paste atau menggunakan Docker Transformation,  jika dockernya belum keluar klik menu  Window  / Docker   / Transformation   /  Position.  Pastikan tombol    terpilih (lainya silakan dicoba), tentukan arah pengcopyan kemudain klik Apply to Duplicate.

17.  Membuat logo transtv

1)      Buka aplikasi Corel Draw.

2)      Pilih  Rectangle  Tool , sambil  menekan  tombol  Ctrl  di keyboard, drag pada workspace untuk membentuk sebuah persegi empat  sama  sisi.  Sebuah  persegi  empat  sama  sisi akan muncul.

Perhatikan  bahwa  terdapat  delapan  titik  hitam  kecil  yang mengelilingi  obejk  tersebut.  Titik  –  titik  tersebut  berfungsi untuk merubah bentuk objek tersebut, dan jika kita klik sekali lagi  pada  objek  tersebut,  kedelapan  titik  akan  berganti menjadi  semacam  garis  panah  kecil,  pada  posisi  ini,  objek dapat  diputar  pada  sumbunya  yang  secara  default  berada tepat ditengah objek. Sumbu  ini dapat dipindah dengan  klik  dan drag pada titik yang lain.

3)      Klik  sekali  lagi  pada  objek  tersebut.  Sambil  menekan  CTRL dikeyboad,   arahkan   mouse   pada   titik   pojok   objek, kemudian  gerakkan  sehingga  objek  akan  berputar sekitar 45 derajat.

Cara yang sama dapat dilakukan melalui properti objek, yaitu dari ikon rotation  Masukkan angka rotasi dan tekan enter, maka objek akan berputar sesuai dengan nilai derajat yang dimasukkan.

4)      Pilih  shape tool,  klik  pada  salah  satu  node  objek  persegi,  kemudian  klik  tahan  dan  geser  mouse,  sehingga  akan  tercipta persegi dengan ujung yang tumpul

Cara  yang  sama  dapat  dilakukan  dengan memasukkan  nilai yang dikehendaki di corner roundness pada propety objek

5)      Klik  pick  tool.  Klik  pada  objek.  Sambil  menekan  tombol shift   pada   keyboard(untuk   membuat   objek   berubah secara  presisi  disemua  sisinya,  drag  ujung  objek  ke  arah dalam  (objek  akan  mengecil).  Akhiri  dengan  melakukan klik    kanan.    Maka    objek    akan    mengecil    sekaligus tergandakan

Objek  yang  diperkecil  sekaligus digandakan.

6)      Pada  menu  arange,  klik  pada  shaping,  kemudian  pilih shaping  lagi.  Akan  muncul  sebuah  panel  baru  disebelah kanan layar monitor.

 

7)      Klik  pada  rectangle  yang  kecil,  kemudian  pada  shapping panel, pilih trim dari drop down list, lalu tekan tombol trim. Berikutnya  klik pada  rectangle yang  lebih besar.  Langkah ini akan memotong rectangle yang besar pada bagian yang bersinggungan dengan rectangle yang kecil.

 

8)      Klik pada rectangle yang kecil dan hapus dengan menekan tombol del di keyboard.

Perhatikan, bahwa rectangle ini sekarang memiliki lubang ditengahnya, ditandai dengan adanya node – node yang membentuk sebuah rectaqngle yang berukuran lebih kecil, ini dibentuk dari proses trimming yang tadi dilakukan

9)      Pilih  rectangle  tool,  kali  kita  akan membuat  bagian  kecil yang  menjorok  kedalam  pada  bagian  atas  logo  transtv. Agar  menyatu,  akan  kita  gunakan  opsi  weld  dari  panel shapping.

10)  Buat  persegi  dengan  tebal  yang  sama,  berposisi  seperti pada gambar

11)  Agar  rectangle  kedua  terletak  persis  ditengah  secara horizontal,  kita  akan  menggunakan  fungsi  align.  Blok kedua  objek  dengan  cara  klik  tahan  area  diluar  kedua objek kemudian drag sehingga kedua objek akan tercakup.

12)  Pada  properties  bar,  klik  ikon  align  and  distribute, maka akan tampil jendela align and distribute

Pada  baris  horizontal  (atas),  pilih  center  dan  klik  apply, maka  kedua  objek  akan  terletak  presisi  ditengah  secara horizontal.  Klik  close  untuk  menutup  jendela  align  and distribute.

13)  Klik  pada  persegi  yang  melintang  tersebut,  pada  panel shapping, pilih weld dari drop down list

14)  Klik  tombol  weld  to  kemudian  klik  pada  rectangle  yang  pertama. Maka kedua objek menjadi satu.

15)  Klik  rectangle  tool,  kita  akan  membuat  sebuah  objek persegi  dengan  tebal  yang  sama  dengan  rectangle sebelumnya.  Drag  diatas  rectangle  pertama,  bentuk persegi  yang  melintang  dengan  tebal  yang  sama  (lihat gambar)

16)  Lakukan cara yang sama dengan point k dan l, agar objek terletak  presisi  ditengah  tengah,  namun  kali  ini  klik  juga pilihan center pada bagian vertikal (kiri)

17)  Trim  atau  potong  objek  pertama  menggunakan  objek kedua (cara yang sama dengan point g dan h). Maka akan tercipta objek baru sebagai berikut:

18)  Lalu  klik  kanan  pada  objek  tersebut,  pilih  break  curve Apart  (berfungsi untuk memecah objek menjadi beberapa bagian sesuai dengan perpotongannya)

19)  Klik text tool, lalu ketikkan TRANSTV, pilih font yang mirip dengan  font  dari  logo  transtv  (saya  menggunakan verdana). Perbesar  text dengan enarik guide node yang pojok.  Perbesar  sesuai  dengan  ruang  kosong  antar  dua objek  sebelumnya. Untuk mengatur  tinggi  atau  lebarnya, tarik guide node bagian atas/ bawah dan samping.

20)  Sekarang  kita  akan  membuat  efek  tiga  dimensi  dengan metode yang sederhana. Gandakan objek yang berbentuk “V” dengan cara klik kanan pilih copy lalu paste. Kemudian perkecil  ukurannya  dengan  cara  tekan  tombol  shift  dan drag ke arah dalam.

21)   Objek baru akan terbentuk, namun terlihat bahwa sisi “V” bagian  dalam masih  bersinggungan  dengan  sisi  “V”  yang lain

22)  Untuk mengatasi  ini,  kita  akan menggunakan  shape  tool. Kita  akan  menggeser  node  node  bagian  dalam  tersebut agar  tidak  behimpitan  lagi  dengan  objek  “V”  yang  besar. Sebagai  contoh,  klik  pada  node  bagian  dalam  yang  atas, kemudian  geser  ke  arah  kiri  /  dalam.  Buat  jarak  yang sama dengan sisi yang lain. Lakukan pada node yang lain.

23)  Lakukan cara yang sama untuk objek berbentuk T.

24)  Sekarang  kita  akan mewarnai. Klik  salah  satu  objek,  lalu pilih  fill  tool  >  fountain  fill  dialog.

Pada  type,  pilih  linear,  pada  color  blend,  pilih  two  color. Pada  options  terdapat  pilihan  angle,  masukkan  nilai  90. midpoint  berfungsi  untuk  mengatur  panjang  pendeknya gradasi  warna.  Jika  sudah  pilih  ok.  Maka  objek  terpilih akan  berwarna  gradasi.  Lakukan  langkah  ini  untuk  objek yang lain.

25)  Agar berkesan  tiga dimensi, ubah nilai angle pada option Fountain fill.

26)  Hasil akhir:

18.  Cara Meresize (Gambar Vector)

 

1)      Bukalah file CDR yang sudah saya berikan.

2)      Lalu klik kanan pada karya saya, halah, maksudnya pada imagenya. Lalu pilih Extract Contents

 

3)      Delete objek perseginya. Atau objek-objek yang nggak ingin ikut dicetak.

4)      Setelah bersih, sampean setting ukuran menjadi centimeter.

 

Lalu beri ukuran sesuai yang diinginkan. Saya kali ini memberi contoh ukuran 10 R, yaitu: 25 cm x 20 cm.

Tekan enter.

 

5)      Seleksi semua object vector, dalam hal ini semua bayi. Bisa dengan ctrl A. Atau di drag seperti gambar di bawah ini.

Lalu tekan CTRL+G, alias Group.

 

6)      Silakan diresize sesuai ukuran yang telah ditentukan tadi. Jangan sampai ada yang kurang.

7)      Nah, langkah selanjutnya adalah membuat background.

Klik dua kali pada rectangle tool.

Agar terbentuk persegi persis seukuran kertas yang telah ditentukan tadi.

 

 

8)      Buat objek apa aja terserah. Saya kasih contoh persegi. Lalu klik pada menu effects > PowerClip > place Inside Container….

9)      Lalu setelah persegi kecil itu masuk ke dalam kontainer background, sekarang saatnya memasukkan vector bayi ke dalam kontainer juga.

NB: persegi kecil yang saya masukkan ke dalam kontainer tadi adalah semata-mata untuk pancingan. Sebab vector bayi itu terlalu banyak objeknya (sampai ratusan objek!), jadi tidak  bisa dimasukkan ke dalam kontainer.

Sekarang  klik pada vector bayi dan cut, atau tekan CTRL+X.

Lalu klik kanan pada background persegi, dan pilih edit contents

 

Setelah masuk ke dalam kontainer, sampeyan tekan CTRL+V atau paste. Vector bayi sekarang sudah masuk ke dalam kontainer.

Lalu atur letaknya sedemikian rupa sesuai keinginan. Akhiri dengan meng-klik, Finish Editing Object

 

 

 

10)  Kemudian  mewarnai background sesuka anda, bisa warna  gradasi, atau apa aja. Setelah  selesai, tinggal klik export di property bar

 

Akan muncul kotak dialog baru, isi nama terserah anda. Pilih pada File of type: JPEG Bitmaps.

 

Kemudian , Klik export. Akan muncul kotak dialog baru.

 

Ikuti saja seperti contoh di atas.

  1. Weight: 25 cm,
  2. Height: 20 cm;
  3. Resolution: 300 dpi, yang ini hukumnya fardlu ‘ain! Soalnya untuk kualitas cetak, minimum resolusi adalah 300 dpi

Klik OK.

Akan muncul kotak dialog baru lagi. Kotak dialog ini menampilkan screenshot gambar hasil export nanti. Pilih pada option optimize, dan optional (4:4:4).

Kalau mau zoom out, klik kanan berkali-kali di layar screen shoot (yang ada dua itu, kiri dan kanan. Yang kiri itu sebelum, yang kanan itu sesudah) di kotak dialog tersebut.

 

Setelah selesai klik OK.

Bandingkan hasil eksport dengan file asli CDR. Jika diperbesar file ekspor (JPG) akan tampak pecah sedangkan file asli CDR tidak pecah.

19.  Tutorial Kartun (Vektor) Menggunakan Corel Draw

 

1)      Jalankan  Coreldraw   dari   Start– All program—Coreldraw

2)      Import gambar dari c:\My document\picture\ shella.jpg

3)      Untuk memudahkan pengerjaan, gambar bitmapnya (gambar asli) di-lock terlebih dahulu agar gambar bitmap tidak gerak. Dengan cara klik kanan pada gambar asli, klik “lock object”.

 

4)      Mulai menggambar  dari mata, perbesar  gambarnya sampai terlihat gambar matanya yang sangat jelas. Kemudian klik  bezier tool, klik pada ujung-ujung titik, lihat gambar:

 

5)      Kemudian dilengkungkan dengan menggunakan shape tool. Caranya ; klik shape tool, kemudian klik di tengah-tengah garis, kemudian klik kanan klik “to curve”.

kemudian lengkungkan garis sesuai dengan aslinya. seperti gambar di bawah ini:

 

6)      Demikian seterusnya hingga membentuk setengah bagian mata sebelah atas, kemudian memberi warna hitam. Klik pada gambar yang dibuat kemudian klik pada warna hitam pada pallete warna.

 

7)      Kemudian membuat bagian mata sebelah bawah, caranya sama dengan sebelumnya. Dengan bezier tool, klik pada ujung-ujung titik, kemudian dilengkungan dan diberi warna hitam. Sehingga hasilnya seperti gambar dibawah ini:

 

8)      Langkah berikutnya, yaitu membuat bola mata.

9)      Klik Ellipe tool untuk membuat 3 lingkaran. Lingkaran besar, sedang dan kecil. Seperti gambar di bawah ini.

 

10)  Kemudian beri warna hitam pada lingkaran kecil. kemudian pada lingkaran ke dua, beri warna gradien radial. Klik pada interactive fill tool. Beri warna hijau untuk pusat dan warna hitam pekat untuk luarnya.

11)  Kemudian, Dan beri warna hitam untuk lingkaran besar. Kemudian beri efek-efek cahaya dengan menambahkan bentuk seperti gambar dibawah ini dan diberi warna putih.

12)  Kemudian  beri efek transparannya dengan klik interaktive transparancy tool. Seperti di bawah ini.

13)  Sebelumnya,  setting dulu: tools>option>edit-nya seperti berikut:

Hilangkan tanda V pada kotak pilihan “Auto-center new Power clip contents”

 

 

14)  Kemudian setelah selesai, seleksi efek cahaya tadi kemudian klik effect pilih power clip pilih place inside container, kemudian klik pada lingkaran ke dua. Seperti berikut:

15)  Langkah berikutnya menambah bulu mata , Caranya tinggal gambar manual saja memakai freehand tool.

 

16)  Kemudian  mewarnai retinanya. Caranya membuat gambar lagi memakai bezier tool. Kemudian beri warna putih.

17)  Setelah itu gambar  bola mata yang sudah jadi tadi di copy terlebih dahulu dan setelah itu, di effect>power clip> place inside container ke dalam retinanya.

 

18)  Langkah selanjutnya membuat gambar mata sebelah kiri.

 

19)  Langkah selanjutnya membuat alis mata bisa dengan mengunakan freehand atau bezier tool dan diberi warna hitam.

 

 

 

 

 

 

 

 

20)  Dilanjutkan dengan membuat hidung. Perhatikan gambar di berikut ini:

 

21)  Berikutnya membuat bibir. Dengan menggunakan bezier tool dan diperhalus dengan shape tool.

 

22)   Kemudian beri efak pencahayaan

 

 

23)  Setelah selesai beri warna  warna yang paling sesuai gambar bibir.

 

24)  Kemudian  beri warna hitam pekat pada efek bayangan pada bibir, kemudian buat linear transparancy dengan interactive transparancy tool, dengan mendrag dari kiri ke kana, seperti berikut:

 

25)  Kemudian, diberi warna putih pada efek cahaya, kemudian ditranpsrankan dengan nilai starting stransparancy-nya 75.

 

26)  Sekarang langkah terakhir pada proses pembuatan bibir adalah, mem-powerclipnya efek bayangan dan efek cahaya ke dalam bibirnya. seperti gambar berikut ini:

27)   Langkah berikutnya membuat wajah-nya. Dengan menggunakan bezier tool dan diperhalus dengan shape tool. Pertama yang harus dilakukan adalah membuat bentuk wajahnya sebagai berikut:

 

28)  Setelah selesai beri warna, klik gambar kemudian klik pada Fill >Uniform Fill, tentukan warnanya dengan ketentuan C:4, M: 11, Y: 11, K:0.

 

29)  Setelah selesai buat efek bayangan pada wajahnya agar wajah tampak hidup. Dengan member warna sedikit lebih gelap dari warna wajah.

 

30)  Agar hasilnya lebih halus beri efek transparency pada bayangan wajah.

 

31)  Kemudian masukkan ke dalam bentuk wajah yang tadi sudah dibuat dengan menggunakan Power clip, sehingga hasilnya seperti berikut ini:

32)  Langkah berikutnya membuat telinga, dengan membuat bagian/ sisi terang pada telinga dengan menggunakan  bezier tool dan diperhalus dengan shape tool. Beri warna sama dengan warna wajah (C:4, M:11, Y:11, K:0)

 

33)  Sekarang membuat rambutnya. Terlebih dahulu kita buat bagian dasar rambut dan beri warna hitam.

 

34)  Kemudian dirapikan dengan shape tool

 

35)  Sekarang membuat detail rambutnya,  Simak yang berikut ini:

36)  Maka hasilnya seperti berikut:

 

 

37)  Sekarang tinggal finishing, membuat bajunya, prosesnya sama dengan sebelumnya dengan menggunakan bezier tool dan shape tool.

 

38)  Setelah selesai  tinggal menghilangkan gambar aslinya. Caranya klik kanan pada gambar asli pilih “Unlock opject” kemudian delete.

 

39)  Setelah itu  membuat backroundnya

 

40)  Setelah selesai hasilnya seperti gambar berikut ini:

 

 

artikel lainnya Tutorial belajar corel draw

Thursday 6 December 2012 | blog

Selamat Pagi, Assalamualaikum Wr Wb & Salam sejahtera uantuk Kita sekalian Bapak ibu Guru, staff dan…

Friday 26 June 2015 | blog

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) A. Latar Belakang…

Thursday 20 August 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI            …

Friday 6 February 2015 | blog

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Luar Biasa Tunadaksa (SDLB-D) A. Latar Belakang Agama memiliki…