Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

SOP PEMBUATAN TECHNOPARK

Oct
10
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

Pendahuluan Tentang Panduan Operasional STP : 1. Solo Technopark secara resmi dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 30 Juni 2009. Merupakan Technopark terbaik yang pernah dibangun di Indonesia, dengan bangunan, fasilitas, konsep dan sistem yang terbaik. 2. Selangkah lebih maju dari yang lain : Bagaimana mungkin kami akan menjalankan Techopark yang terbaik untuk menjadi nomor 1 dan selangkah lebih maju dari yang lain jika tidak didukung oleh panduan operasional yang bagus? Panduan operasional kami juga seharusnyalah juga selangkah lebih maju dari yang lain. 3. Panduan operasional yang bagus harus dibuat dengan dasar :  Mudah dibaca  Mudah dimengerti  Mudah diikuti dan dijalankan  Mudah diperbaharui atau di revisi jika diperlukan  Lebih memotivasi daripada menghukum  Jika ada perselisihan, dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan  Hukuman yang dipakai sebagai jalan keluar terakhir harus dibuat dengan jelas  Sepenuhnya didukung oleh pemegang kekuasaan tertinggi dan manajemen. 4. Panduan operasional ditulis dengan maksud untuk memberi pelayanan sebagai kebijakan manajemen yang standard dalam mengatur Solo Technopark, ini secara perlahan – lahan akan menjadi “kitab” untuk Solo Technopark dan A sampai Z nya Solo Technopark. 5. Sistem hukum secara internasional maupun hukum di Indonesia tidaklah sempurna; namun secara bertahap mendekati sempurna. Sama halnya dengan Solo Technopark masih ada kekurangan dalam beberapa hal di sistem operasionalnya; namun kami akan memperbaharuinya dari waktu ke waktu untuk membuatnya lebih standard dan diterima oleh semua bagian yang terlibat. 6. Ada bab Tanya Jawab pada bagian belakang sistem manual ini; yang akan disajikan sebagai petunjuk bagaimana cara menjawab. Jika tidak setuju dengan jawaban maupun poin-poin yang disebutkan di manual, anda harus tetap mengikutinya daripada membawanya ke manajemen untuk dibahas. 7. Jika ada masalah antara peraturan pemerintah dan peraturan Technopark, mohon mengikuti peraturan Technopark; perbedaan antara pemerintah dan Technopark harus ditetapkan oleh manajemen dan bukan oleh perseorangan. 8. Mungkin ada beberapa kekeliruan atau salah mengartikan, penulis memberikan hak untuk dikoreksi tanpa pemberitahuan sebelumnya. Revisi paling akhir harus dibuat lebih akurat. 9. Panduan operasional ini akan menjadi standard acuan operasi, melayani seperti hukum dan peraturan Solo Technopark setelah di tandatangani oleh CEO. 10. Koreksi Bapak akan sangat dihargai. Terimakasih, Robert, COO, Atas nama Panitia Penyusunan Panduan Operasional.
2. HAMBATAN
Modal yang diperlukan relative besar sekitar 30 juta sehingga di butuhkan analisa yang cermat. Sulitnya mencari tenaga pengasuh yang professional.
3. KONSEP
BAB I: KONSEP MANAJEMEN 1. Posisi pasar dan citra hukum Solo Technopark: • Technopark terbaik di Indonesia • Satu- satunya Technopark dari 16 Technopark yang ada di Indonesia yang dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 30 Juni 2009. • Ditujukan sebagai penghubung tetap antara Pemerintah Pusat, praktisi akademik dan kalangan industri. • Dengan profil, posisi, dan citra hukum yang tinggi perlu didukung adanya Panduan Operasional dan tenaga kerja yang handal. 2. Manajemen Tepat Sasaran. A. Ini berarti tim manajemen kami akan fokus pada bagiamana mencapai tujuan dan hasil ; dan lebih menekankan pada produktivitas, efisiensi, dan inovasi. B. Salah seorang pemimpin dari China, Mr. Deng Xiao Ping, memberi kami definisi sederhana mengenai Manajemen yang tepat sasaran ; Tidak peduli itu kucing putih atau kucing hitam, kucing yang bisa dapatkan tikus adalah kucing yang bagus. C. Profesor saya dari Amerika memberikan definisi yang lain ; kamu dapat memerah sapi menggunakan tangan kanan, tangan kiri, kedua tangan, mesin otomatis atau semi otomatis, sepanjang kamu bisa mendapatkan lebih banyak susu. Itu berarti jangan memperdebatkan metode yang kecil, tetapi dari hasillah yang dapat kita ukur. D. Bukan alasan, tapi memberi hasil; Saya menjumpai bahwa sebagian besar orang Solo mahir dalam memberi alasan; karena tidak ada listrik, komputernya lambat, keluarga saya sakit, macet, dipanggil untuk meeting yang lain…dan lain – lain, jadi saya tidak dapat menyelesaikannya tepat waktu. Solo Technopark tidak akan selangkah lebih maju jika kita menerima alasan- alasan tersebut. E. Bukan janji tapi bukti: Bukan janji tetapi bukti. Tolong jangan memberi jawaban, sudah selesai tetapi masih ada di computer, Saya ingin melihatnya selesai, mana buktinya? Mana output komputernya? Jika suratnya sudah terkirim, mana kopiannya? Jika proposalnya sudah disetujui mana tanda tangan persetujuannya? F. Perilaku Positif: Slogan Presiden Obama : Ya, Bersama, Kita Bisa! Kita lebih menyukai jawaban ya, saya bisa, jika saya diijinkan lembur di rumah daripada tidak, saya tidak bisa, karena 1…2,… Siapa yang menyerah memasuki arena tinju lebih baik berhenti. G. Inovasi, segalanya bisa menjadi mungkin (Indosat) H. Tidak mengeluh : Setiap orang mempunyai pilihan untuk bergabung atau mengundurkan diri dari STP. Setelah anda bergabung dengan STP, anda diminta untuk mengikuti Panduan Operasional kami, mengikuti semua instruksi tertinggi tanpa mengeluh. Anda boleh memberikan masukan untuk pengembangan Panduan Operasional, jika manajemen setuju, kita akan melaksanakannya. Kita hanya menerima keluhan dengan solusi alternative yang bisa dikerjakan. (Jangan mengeluh tentang sepatumu sampai kamu melihat seseorang tanpa kaki; jangan mengeluh tentang sepatu buatan Indonesia sampai kamu dapat membuat satu yang lebih baik). I. Tidak ada alasan : Mengapa Solo Technopark adalah satu – satunya yang dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono? Technopark lain memberikan banyak alasan pada pemerintah, tidak memiliki dana yang cukup, belum menemukan lokasi yang tepat…dan lain – lain. Solo Technopark juga memberi alasan lain kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, biaya dari Provinsi Jawa Tengah belum diterima, penyelesaian belum dilaksanakan. Apakah menurut anda Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima alasan tersebut? Atau menemukan orang lain yang bisa menyelesaikannya dan siap melayani Negara? J. Jangan menjual waktu, tetapi beri hasil : Solo Tchnopark menjual jasa dan hasil, tidak menjual waktu; Wanita yang bekerja di klub malam yang menjual waktu lebih panjang untuk melayani pelanggan, mendapatkan lebih banyak pendapatan. Sebagai contoh, saya menjumpai PNS dengan kinerjanya yang buruk di Gentrade; o Dia datang terlambat dengan berbagai , o Dia bersembunyi di dapur terlebih dahulu untuk sarapan setelah datang terlambat, o Waktu makan siangnya dihitung sebagai jam kerja, o Harus berbicara dengan pelan padanya, tidak bisa dibawah tekanan karena dia ingin mempunyai anak secepatnya, o Dia menyebarkan rumor untuk membuat suasana kerja yang tidak nyaman sedangkan dia memperoleh penghasilan dari Gentrade, o Dan dia harus pulang pukul 16.30 tanpa mempedulikan ada rapat, atau pekerjaan yang belum selesai karena pangerannya yang menunggang kuda putih sedang menunggunya di bawah, o Dia dapat bergabung mengikuti diklat prajabatan tanpa ijin dan secara mengejutkan dia dapat lulus ujian. Ada system yang perlu diperbaiki atau Solo tidak akan berkembang dengan PNS semacam ini. 3. Sistem Manajemen Terbuka : A. Artinya adalah kebijakan umum kami ; pemasukan dan pengeluaran terbuka bagi semua level manajemen. Jumlah gaji, insentive yang harus dibayarkan kepada setiap pegawai akan disimpan pada level yang bersifat rahasia. B. Kerja Tim, menghindari faham kepahlawanan: 1) Kebanyakan organisasi yang tidak dapat berkembang secara sehat dikarenakan manajemen tertinggi tidak bersedia mendelegasikan kekuasaannya untuk bawahannya atau bawahannya dianggap terlalu lemah untuk melaksanakannya. 2) Kerja tim lebih baik daripada kerja perorangan • Perlu dibentuk tim manajemen kecil yang dapat membuat beberapa keputusan. • Setelah kami membentuk tim ILC dan ICT kami harus memberikan mereka kekuasaan untuk menjalankannya di bawah bimbingan kami dengan meminimalkan campur tangan kami kepada mereka. • Kami akan melanjutkan membangun manajemen dan tim operasional ini untuk berjalan sendiri. 4. Sistem Komunikasi Terbuka A. Komunikasi dimulai dengan : 1000 tahun sebelum masehi : mengirim surat cinta melalui burung Merpati 1000 tahun setelah masehi mengirim pesan umum melalui kuda 1600 setelah masehi melalui laut 1800 setelah masehi melalui udara 1900 setelah masehi melalui Telex, 2000 setelah masehi melalui Fax, 2001 setelah masehi sampai sekarang melalui email. B. Mudah untuk menyampaikan berita baik, dan hasil yang baik ; Dapatkah kami menyampaikan kesulitan kami untuk memperoleh solusi? Dapatkah kami berkomunikasi melalui email 24/7 untuk membentuk kantor yang sesungguhnya? Hanya dengan melalui komunikasi yang efektif, kirim pesan anda ke sasaran yang tepat dengan tepat waktu dengan biaya yang murah. Mereka yang tidak bisa menerima dan membalas email harus memperoleh pendidikan khusus. C. Kami mengharapkan setiap staff di Technopark mempunyai alamat email perusahaan firstname.lastname@Solokab.go.id, dan Back up alamat email firstname.STP@gmail.com, supaya kita dapat menggunakan email tersebut untuk mengirim email dan chatting. D. Kelompok email (mailing list)yang mendukung seperti ILC.team@Solokab.go.id untuk mencakup semua staff ILC, dan ICT.team@Solokab.go.id untuk semua anggota ICT team, dan CC untuk COO ketika dibutuhkan. E. Ada kios internet yang bisa dipakai staff sebagai Back Up ketika komputer mereka tidak terpasang : Kios 3 in one Design center Internet class rooms. F. BlackBerry adalah langkah selanjutnya yang kami harap beberapa karyawan memilikinya apabila semuanya tidak bisa memilikinya, hal ini untuk menunjang produktivitas. G. Kami berharap semua email direspons 24 jam selama hari kerja. 5. Selangkah lebih maju dari yang lain: A. Setelah kami menempatkan Solo Technopark sebagai selangkah lebih maju , atau Solo One kita harus mempertahankan posisi tersebut. B. Yang berarti kami harus terus inovatif, kreatif, agar kami selalu di depan dari yang lain. 6. Sistem Pengawasan Ganda: A. Setiap keputusan penting dan pengeluaran-pengeluaran harus dipegang oleh satu orang dan disetujui oleh orang lain. B. Setiap laporan pelaksanaan, permintaan pembelian, re-imbursement, pembayaran harus ditanda tangani setidaknya oleh dua pihak, hal ini bertujuan untuk kontrol. C. Ijin karena sakit, absensi dan lain lain harus disetujui oleh supervisor, dan HRD atau manajemen senior di level Direktur. 7. Sistem Manajemen 3 in 1 : Seperti halnya organisasi besar yang ada diseluruh dunia, STP akan memiliki 3 jenis struktur manajemen untuk menjalankan dan menghargai perannya masing masing. 1. Kepemimpinan : seperti legislatif pada satu Negara, adalah membantu CEO untuk bertindak sebagai pemimpin Solo Techno Park, yaitu pembuat keputusan tertinggi dalam kebijakan dan pengawasan. Mohon dilihat warna biru tua di katalog organisasi Techno Park. A. CEO adalah posisi tertinggi di STP, bisa dipegang oleh Bupati maupun dari kalangan swasta. B. COO membantu CEO dalam menangani operasional Techno Park, bisa dipegang oleh staf gubernur maupun kalangan swasta. Pemegang jabatan ini bisa menjadi kucing putih atau kucing hitam sepanjang dia mampu menagkap tikus. COO membantu CEO dalam mengambil keputusan , menyusun konsep, sistem dan panduan operasional dari Technopark. Solo Technopark dapat beroperasi idealnya dengan dasar suatu konsep dan sistem, bukan tergantungg pada persorangan. C. Komite Pengendali : adalah Komite yang memberikan nasehat maupun petunjuk kepada CEO tentang bagaimana menjalankan Techno Park dalam jangka waktu yang singkat dan panjang, termasuk bagaimana cara memilih team manajemen yang tepat, bagaimana cara untuk mengalokasikan dana, mempelajari kembali konsep, system dan panduan opersioanal serta hal lainnya dan melaporkan kepada CEO tentang perkembangannya. D. Tim ahli : terdiri dari para ahli dari berbagai bidang, untuk memberikan input atau masukan kepada CEO/COO yang berhubungan dengan masalah teknis maupun operasional. E. Komisi relasi Industri : terdiri dari CEO, Rektor, dan petinggi sektor swasta, akademik, dan aparat pemerintahan. untuk membuat hubungan yang permanent atau tetap diantara aparat pemerintahan tertinggi , pelaku industri dan akademik. Para panitia akan bertemu pada Sabtu terakhir setiap bulan ke-3. Berikut ini adalah nama nama yang telah diundang untuk menjadi Komisi relasi Industri : 1. Dr. Eman Suparno, Menakertrans 2. Dr. Ing. Gunadi Sinduwinata, Presiden Direktur, Indo mobil Group. 3. Prof. Dr. Susilo Wibowo, Rektor Universitas Diponegoro Semarang. 4. Prof. Dr. Rahmad Wahab, Rektor Universitas 5. Dra. Wiyanti Sukamdi, M.P, Presiden Direktur Sahid Hotel Group. 6. Prof. Payaman Simanjuntak, Staff Ahli Menaker. 7. Prof. Gunawan, Ph.D, Staff Ahli Mensos. 8. Dr. Kus Muljono, Komisaris BRI. 9. Dwi Larso, Ph.D, Direktur SBM, ITB 10. Prof. Shamsul Hadi, Rektor UNS 11. Prof. Slamet, Ph.D . Universitas Negeri Yogyakarta 12. Dr. Bambang Dwi Wahyudi, UNS Solo 13. Muda Mahendra, SH, Bupati Kubu Raya 14. Drs. Yudhi Sancoyo, Bupati Blora (yang akan datang pada 24 Juli bersama dengan 6 anggota delegasinya) 15. Drs. Suyoto, MSc, Bupati Bojonegoro. F. Persiapan pertemuan Komisi Relasi Industri : 1) Melihat pentingnya acara ini; o Kami akan membentuk panitia khusus untuk menangani acara tersebut ; kami juga berharap panitia yang bekerja akan mempelajari lebih lanjut tentang tujuan Technopark. o Kami akan meminta sound sistem khusus, sistem audio dan video untuk memperlihatkan bahwa kami adalah Technopark kelas utama. o Kami akan menggunakan meja bundar dengan 12 kursi untuk membuat brain storming. Kursi kursi penyeimbang berada di urutan ke dua. o Name tag diharapkan untuk setiap partisipan. 2) Panitia yang bekerja untuk melaksanakan acara diatas : o Sauman/ Ilham : Perlengkapan, mengatur semua meja, dekorasi. o Bonita: transport dan akomodasi, untuk memastikan semua hotel, transportasi, mengatur konsumsi. o Reinhart – Fotografer dokumentasi. o Virna: koordinasi TOT program. o Jumintono – menyambut tamu. o Wina Untung – menyambut tamu. o Dr. Kinik – panitia, bertanggungjawab pada semua perlengkapan ICT. o Fana, Dian: Secretariat: memperbaharui kedatangan tamu VIP. G. Dewan Penasehat : adalah sebutan terhormat bagi pihak-pihak yang telah memberikan kontribusi untuk berdirinya Techno Park, yang saat ini pastilah sangat padatt agendanya untuk diundang dan duduk dalam Komisi Relasi Industri. Dewan Penasehat yang dimaksud tersebut diantaranya adalah:  Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono  Ibu Negara  Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.  Menteri Pendidikan.  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara.  Menteri Sosial.  Dirjen Menakertans H. Professional CSR Quality Assurance, dan Tim Pengawas : 1) Untuk ukuran Solo Technopark, tidaklah sempurna tanpa tim yang efektif untuk menangani dan mengawasi beberapa hal berikut ini :  CSR (Corporate Social Responisbility),  ISO  Quality assurance, Quality Control  Audit dan pengawasan internal.  Pengawasan lingkungan dan peralatana, produktivitas yang bersifat ramah lingkungan.  Sistem keamanan dan keselamatan terhadap kemungkinan adanya serangan teroris maupun wabah penyakit.  Sistem pemasangan listrik, jalan keluar darurat, pertolongan pertama  Pengendalian dalam penggunaan air minum dan pemadam kebakaran.  Produktivitas, Efisiensi dan Inovasi  Jika ditemukan adanya keluhan mengenai kebijakan dan pelayanan  Tim inilah yang nantinya akan bertindak seperti lembaga judikatif atau inspektorat umum dalam kepemerintahan. 2) Tim QA tidak individual : CEO kita telah berusaha dengan menunjuk beberapa personel untuk menjadi CSR professional QA dan tim pengawas audit; namun mereka belum melaksanakan dengan sukses. COO dapat membimbing mereka jika mereka bersedia untuk bisa lebih meningkatkan kinerjanya. Tentunya tidak terlalu sulit jika mereka sebagai pengontrol, dan bukan bertindak sebagai pelaksana. 3) Quality Assurance : kami ingin meninjau apakah program dan pelayanan yang ditawarkan kepada masyarakat sudah memenuhi standar kualitas yang baik. Semua peralatan tulis, kartu nama dan lain lain memiliki standar yang sama untuk menjaga citra perusahaan. 4) Quality Control : apapun yang dihasilkan oleh workshop harus melewati bagian quality control untuk mengecek apakah semua memenuhi permintaan klien kami dan sesuai dengan peraturan pemerintah. 5) Customer service control :  pengarahan dan informasi yang jelas untuk setiap gedung.  pelayanan front office yang berkualitas ; ‘ jika anda tidak memperlakukan customer anda dengan baik, maka orang lain yang akan melakukannya’  tanda yang jelas untuk dilarang masuk, tempat parkir, halangan, toilet, pintu keluar, jangan menginjak rumput , dilarang merokok, dan lain-lainnya. 6) Internal Control • semua pengeluaran dan pemasukan ada dibawah pengawasan • semua pekerja bekerja sesuai dengan standar prosedur operation yang normal • kebijakan pajak pemerintah akan dipatuhi 7) Disiplin dalam bekerja : Diperlukan disiplin tinggi dalm hal kehadiran, pakaian dan sepatu yang sesuai, tatanan rambut yang sesuai, seragam yang sesuai dan lain lain 8) CSR : operasional STP secara sosial harusnya sesuai dengan penyediaan fasilitas berikut ini : • menyediakan lingkungan kerja yang aman • menyediakan fasilitas toilet yang bersih • menyediakan makanan yang sehat dan minuman untuk semua pegawai dan klien. • menyediakan klinik holistic untuk umum. • memelihara peralatan • menjaga produktivitas yang ramah lingkungan • berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan pelayanan umum. • dan lain sebagainya. Manajemen Eksekutif Solo Technopark Seperti yang ditunjukan warna merah dalam struktur organisasi, Manajemen Eksekutif merupakan menajemen tertinggi di Technopark, yang mengkoordinasi, mengatur, dan mendukung pelaksanaan semua program di Techno Park. Secara detail uraian pekerjaan dan tanggung jawab untuk setiap posisi adalah sebagai berikut : a) Direktur Utama :  Bertugas di semua fungsi dan fasilitas yang berhubungan dengan kebijakan dan sistem yang telah dibuat CEO beserta tim manajemennya.  Mengkoordinasi direktur administrasi, direktur teknis, direktur operasional, untuk memastikan mereka semua berfungsi dengan baik. b) Direktur Teknik :  Secara teknis harus mampu menjelaskan ke mana Solo Technopark akan di bawa.  Memimpin gedung, pengembangan dan pemeliharaan dalam jangka waktu panjang dan pendek.  Memeriksa apakah AC dapat berfungsi.  Mengatur fasilitas produksi dan pelatihan yang dapat menghasilkan pemasukan tambahan untuk Solo Technopark.  Menyediakan kursus tambahan dengan perlengkapan tambahan sehingga Solo Technopark akan kuat secara teknis, mampu bersaing dengan Technopark dari negara lain.  Memberikan perintah dan saran teknis kepada Direktur Operasional dimana mereka harus mengembangkan dari segi pelatihan.  Memimpin manajemen dan staff untuk bagian yang dimaksud.  Secara teknis mampu menjelaskan dan mengembangkan Solo Technopark menghadapi tantangan dan penyesuaian dimasa mendatang.  Melakukan pengelolaan gedung dalam jangka panjang dan pendek.  Pemeriksaan berfungsinya fasilitas yang terpasang dalam gedung dan kenyamanan.  Mengontrol peralatan produksi dan pelatihan yang dapat menghasilkan pemasukan.  Melakukan pengembangan pelatihan beserta perlengkapannya yang berdaya saing nasional dan internasional.  Para kepala seksi wajib melakukan koordinasi secara langsung. c) Direktur Hubungan Umum : menangani semua masalah yang menyangkut keuangan dan akuntansi, HRD, marketing dan hubungan masyarakat. a. Manager HRD : menangani semua hal-hal yang berhubungan dengan HRD, termasuk:  Mengangkat dan memberhentikan karyawan.  kehadiran dan motivasi  peningkatan jenjang karir  pemasukan dan keuntungan  dan lain-lain. b. FA Manager : menangani semua hal hal yang berhubungan dengan masalah keuangan dari Techno park, termasuk melaporkan :  pembuatan dana  A/R, A/P  Aliran dana masuk dan keluar.  Pernyataan pemasukan  Neraca rugi laba  laporan pajak c. Manajer Pembelian :  melaksanakan pembelian agar sesuai dengan anggaran biaya yang seefektif mungkin dengan syarat pembayaran yang menguntungkan.  Memastikan untuk semua prosedur pengadaan sesuai dengan petunjuk.  Memastikan beberapa suplier untuk mengecek dan membandingkan antara harga dan pelayanan. d. Manajer Pemasaran • Menjelaskan semua tentang strategi pemasaran. • Memasarkan Solo Technopark melalui alat pemasaran digital dan cetak : o Brosur o Web o Mailing list o Foto dan video o TV dan radio • Menyarankan kepada Bupati untuk mengatur kunjungan kerja setiap bulannya ke beberapa daerah lain dalam rangka studi banding. • Mengatur pelaksanaan agenda pengembangan jaringan, dan mempromosikannya ke Jateng, Nasional dan Internasional, seperti : o Duta wisata o Kompetisi untuk penyandang cacat di bidang musik, olahraga, seni dan ilmu pengetahuan. • Menghubungi Pemerintah maupun organisasi non pemerintah sebagai pihak penyokong dana, diantaranya : o Depnakertrans o Depdiknas o Depsos o Yayasan Sampoerna. e. Pengawasan gudang dan inventaris. 2).Manajer Operasional A) Direktur Operasional a. Mempunyai wewenang untuk semua pelaksanaan operasional pelatihan di Technopark. b. Membantu Direktur Utama dan Direktur Teknis untuk melaksanakan workshop, agar pemasukan tambahan untuk Solo Technopark dapat disusun. c. Memotivasi dan mengawasi 8 Direktur Pusat Pelatihan dan Koordinator Program untuk menghasilkan program yang menguntungkan. d. Membantu Direktur Utama mengatur dan mengoperasikan kios 3 in 1, agar bisa menjadi 3+1 termasuk biaya dari BRI. e. Mengintegrasikan Design center ke ICT center untuk menghasilkan pemasukan bagi STP. f. Membantu SCC mengoperasikan pusat pelatihan untuk penyandang cacat, dan pusat pengasuhan anak-anak. B) Operational Solo Techno park:seperti warna kuning di struktur organisasi, ada 8 centeryang diatur oleh 8 direktur, dan dibawah kendali Direktur Operasional. 1) Direktur ILC – Internaional Language Center  Koordinator TOT  Koordinator Bahasa Inggris  Koordinator Bahasa China 2) Direktur ICT – Information Communication Director 3) Direktur ABC – Applied Business Center- Creative Economy 4) Direktur Pariwisata 5) Direktur EAC Echo Agriculture Center 6) Direktur Aplied Engineering 7) Direktur SCC – Special care Center 8) Direktur Pusat Koordinasi dan Kerjasama 8. Manajemen melalui sistem dan struktur : A. Struktur organisasi dibuat sebagai kerangka kerja umum pada saat ini, dan dapat di perbaharui menurut perkembangannya. B. Struktur acuan secara perlahan-lahan akan diikuti untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai struktur organisasi kami. C. Setiap individu di STP harus jelas siapa yang secara langsung menjadi pengawas tehnik mereka. D. Supervisor / pengawas harus bertanggung jawab atas apa yang dilaksanakan bawahannya. E. Senior management mungkin akan lebih banyak memiliki permintaan teknis, instruksi kepada para eksekutif, sekretaris dan lain lain sebagai instruksi tehnik, para junior harus secara umum mengikuti atau mematuhinya. F. Bila ada konflik dalam hal pemberian instruksi dari senior manajemen ke manajemen yang lain, diharap menyampaikannya kepada pihak menajemen untuk di diskusikan dan diselesaikan.
4. HRD
II. BAB II Manajemen Sumber Daya Manusia – Kebijakan HRD: 1. Manager HRD: A. Solo Techno pada dasarnya memiliki kualitas bangunan yang utama, kami tidak dapat menerima sumber daya manusia dengan kualitas mental yang ke tiga ; kami membutuhkan HRD yang mempunyai dedikasi tinggi, pro aktif, setia, berorientasi pada hasil untuk melatih dan meng-upgrade semua personal di STP untuk jangka pendek dan panjang. Kami memilih lulusan S1 atau diatasnya untuk bidang Psikologi. Jika kami tidak bisa menemukannya di lingkungan kami, kami lebih baik mencarinya melalui pasar. B. Ini adalah tugas pokok dari manajer HRD untuk menjelaskan kebijakan HRD yang :  Akan dipilih yang memiliki kemampuan kerja diatas rata-rata untuk bergabung dengan STP  Mampu menggantikan pekerja yang tidak produktif setiap saat  Memberikan insentif yang layak untuk mempertahankan pekerjanya. 2. Kebijakan Rekruitmen: A. Kami memberikan kesempatan yang sama kepada semua pegawai tanpa memandang jenis kelamin, ras, etnis, agama dan latar belakang afiliasi politik. B. Kami akan merekrut pegawai yang berkemampuan terbaik yang dapat memberikan yang terbaik. 3. Prosedur Rekruitmen : Setiap orang yang akan masuk atau dipindahtgaskan ke STP harus melalui beberapa tahap sebagai berikut : A. Memberikan surat lamaran dan CV / daftar riwayat hidup B. Mengikuti Psyco test C. Direkomendasikan oleh Departemen pengguna D. Disetujui oleh CEO E. Kebijakan pengunduran diri : • Memberitahu minimum satu bulan sebelumnya • Dalam beberapa situasi, harus menemukan penggantinya terlebih dahulu sebelum orang yang bersangkutan berhenti • Pinjaman yang belum dibayar harus diselesaikan. 4. Status Karyawan STP. A. Setelah anda bergabung dengan Solo Techno Park, anda akan diwajubkan bekerja pada sektor tertentu. B. Uraian pekerjaan : Anda harus bisa menulis uraian pekerjaan yang menjadi tanggung jawab anda sendiri dan memberikannya kepada atasan atau pegawai HRD untuk mendapatkan persetujuan. C. Status PNS anda tetap berlaku (sah) ; tapi anda harus bekerja sebaik mungkin seperti di sektor swasta, atau manajemen mempunyai hak untuk anda pindah dari Solo Techno park tanpa kompensasi apapun. 5. Kebijakan HRD A. STP adalah prioritas : Ada banyak staff di STP yang masih bekerja di dua tempat dengan dua atasan. Prioritas harus tetap di STP, atasan langsung harus berada di STP. Bagi mereka yang memiliki peran yang lebih penting di unit lain lebih baik menunjuk orang lain di STP untuk mengambil alih perannya pada saat dia tidak masuk. B. Kebijakan HRD di STP adalah prioritas tertinggi : Kebijakan HRD di STP harus berbeda dengan unit –unit lain di Solo. Atau bisa berbeda dengan kebijakan PNS atau buruh. Dimohon untuk mengikuti kebijakan STP terlebih dahulu, dan menyarankan pada manajemen bila ada saran yang lebih baik. Sebelum kebijakan yang baru digunakan,dimohon untuk mengikutinya terlebih dahulu. C. Disiplin : Disiplin itu penting, setiap staff di STP diminta untuk mengisi lembar presensi, dan diperiksa kembali oleh supervisornya langsung. Sistem absent sidik jari akan dilaksanakan segera sebagaimana system manual. D. Laporan Mingguan : Setiap orang harus menulis laporan mingguan yang akan di serahkan pada hari Senin jam 9 di Kios 3 in 1 setelah ditandatangani oleh supervisornya, dan menyerahkannya kepada COO untuk diperiksa kembali. Laporan Mingguan tersebut harus pendek dan mencakup 4 hal, yaitu : a) Apa yang telah anda kerjakan minggu ini b) Apa rencana anda untuk minggu depan c) Apa rencana anda setelah itu d) Ada komen, saran, dan hal lain yang telah anda lakukan yang bermanfaat bagi manajemen. E. Jam kerja : setiap departemen memiliki jam kerja yang berbeda sesuai dengan peran dan fungsinya, akan tetapi jam kerja pada umumnya adalah : Senin – Jumat : 07.30 – 17.00 Sabtu : 07.30 – 15.00 F. Waktu Lembur : waktu lembur adalah hal yang tidak dapat dihindari di Techno Park. Siapa saja yang bekerja di STP harus siap lembur jika dibutuhkan. Tunjangan lembur ini haruslah dibuat sesuai dengan peraturan pemerintah. G. Sistem 24/7 : untuk pegawai senior, setiap orang harus siap untuk bekerja berdasarkan 24 / 7 ; yang berarti 24 jam sehari 7 hari seminggu siap menerima SMS dan email dari siapapun setiap saat. H. Service Window : Jam pelayanan di kios 3 in 1 bisa lebih lama daripada yang sudah disebutkan diatas, karena ini mencakup : • Fungsi Front office • Pusat informasi turis • Kantor pemasaran • Pelayanan internet bagi mereka yang mencari pekerjaan • Pusat pelatihan dan tes bagi pegawai baru I. Motivasi dasar : kami harus memotivasi setiap orang unutk mengikuti kebijakan yang telah disebutkan; namun bila ada yang gagal mengikuti kebijakan diatas pihak yang bersangkutan akan dikenai kebijakan penyesuaian pembayaran atau kebijakan lainnya yang J. Manajer yang tangguh untuk kios 3 in 1. kami membutuhkan seorang manajer yang kuat untuk kios 3 in 1 dengan uraian pekerjaan yang jelas. K. Manajer HRD yang tangguh : kami perlu menunjuk manajer HRD yang tangguh dan cakap dalam waktu yang mendesak ini , bila kami tidak dapat menemukan di lingkungan sekitar, kami akan mencarinya melalui pasar.
5. PENGADAAN
BAB III : Manajemen Pengadaan & Permintaan – Kebijakan Pembelian 1. Ada beberapa jenis item pembelian : • Salah satunya adalah barang barang yang penting, barang ini perlu dianggarkan, dan dapat dilunasi, dan dapat ditawar. • Barang yang dapat dikonsumsi; seperti air minum, tisu, kami membelinya untuk tujuan di konsumsi • Barang-barang untuk tujuan produksi. 2. Kebijakan perlatan alat tulis kantor dan kebutuhan dapur. A. formulir permintaan pembelian telah dibuat untuk setiap departemen untuk diisi kebutuhan bulanan mereka yang dibutuhkan termasuk ekstra inventaris dua minggu. B. Alat-alat tulis mencakup kertas, tinta, bolpen, solasi, file, binders, dan lainnya. C. Tisu toilet, botol air minum, teh, kopi, dan gula dapat dimasukkan di formulir ini. D. Diminta mengisi permintaan pembelian secara terpisah untuk barang-barang yang bersifat tidak menentu harganya seperti komputer, printer, dispenser, meja dan kursi dan lain lain. E. Formulir permintaan pembelian harus dipersiapkan oleh staff departemen, dan diperiksa kembali oleh pimpinan departemen, dicek oleh departemen F&A untuk di kontrol, disetujui oleh Direktur sebelum diberikan kepada Sukowati Jaya. F. Sukowati Jaya akan memberi harga setiap departemen, pengguna, dan biaya Techno Park, mungkin dengan harga yang lebih murah karena kami membeli dalam jumlah yang besar. G. Sebelum keuangan STP menguat, Pak Aris dari PDPAM akan membantu kebutuhan alat tulis dan kebutuhan dapur. 3. Kebijakan Pembelian Umum : A. memberikan persetujuan dana dibutuhkan untuk setiap pembelian barang-barang yang pentig. Persetujuan CEO dibutuhkan untuk saat ini. B. Pembelian alat tulis khusus untuk pengajaran yang harus disetujui oleh level Direktur atau diatasnya. C. Persetujuan dari dua direktur akan diperlukan jika ada pembelian diatas 5 juta. Dana yang sesuai harus di buat bagaimana cara mengembalikan dana yang telah terpakai, mungkin dari pemerintah atau pemasukan lainnya.
6. KEUANGAN
IV. BAB IV : Manajemen keuangan 1. Sistem Manajemen keuangan A. Salah satu kelemahan terbesar dari operasional Solo Technopark adalah seperti layaknya menerbangkan pesawat jumbo jet boeing 747 tanpa Cockpit;  Kami tidak tahu seberapa tinggi, jauh, dan seberapa cepat kami terbang, karena kami tidak mengetahui berapa banyak bahan bakar yang ada di tangki bahan bakar kami.  Kami bahkan tidak tahu airport mana yang mempunyai bahan bakar untuk diisi, berapa biayanya? Bagaimana cara membayarnya? B. Kami tidak dapat menjalankan Solo Technopark tanpa membuat anggaran yang tepat; meskipun kami mengetahui bahwa pemerintah Solo membantu kami. C. Kami perlu menanyakan setiap departemen dan pusat untuk mengumpulkan anggaran mereka baik untuk operational maupun pengeluaran penting. Mungkin bagian dari biaya operasional dibantu oleh departemen yang berhubungan. D. Peralatan kantor, telepon, listrik, dan biaya perawatan serta lainnya sewajarnya menjadi tanggung jawab tiap departemen atau bila dimungkinkan bisa meminjam dana dari lembaga keuangan. E. Saya berusaha untuk mempelajari manajemen Yahudi, selangkah demi selangkah dengan keyakinan; penuh percaya bahwa setelah kami memiliki fasilitas dan bangunan yang hebat, program yang hebat, sumberdaya manusia yang sangat baik, kami memiliki proyeknya, dana akan datang secara otomatis. Kami mencobanya dengan TOT, akan berhasil, kami akan mencobanya dengan ICT; itu juga akan berhasil. Kami akan menggunakan metode manajemen Yahudi jika ini merupakan keputusan dari Eksekutif tertinggi dari Solo Techno Park. 2. Dijalankan /dikelola seperti perusahaan swasta : meskipun kami milik pemerintah, kami ingin STP memperoleh pemasukan sendiri seperti perusahaan lain dan institusi yang dikelola secara profesional. 3. Tidak Dapat Bergantung 100% pada Dana Pemerintah : kami akan berusaha mendapatkan pemasukan yang banyak, dukungan, dan alokasi dari setiap level pemerintah dan departemen, namun kami tidak bisa 100% bergantung pada dana tersebut. 4. Penyeimbangan Dana untuk setiap kegiatan reguler : setiap unit, center, project, program, workshop, dan kooperasi yang telah dibentuk harus seimbang dengan dana yang ada untuk jangka waktu yang panjang jika tidak untuk jangka waktu yang pendek. 5. Kebijakan Pembagian Keuntungan dan Pemasukan : kami akan berusaha memperkecil biaya perbaikan, dan memperkecil resiko, kami dengan senang hati menyediakan skema pembagian insentiv, keuntungan atau pemasukan dengan setiap pihak pelaksana.
7. BAGIAN UMUM
V. BAB V : Manajemen Hubungan Umum 1. Fasilitas Gedung A. Semua gedung dan fasilitasnya dimiliki dan digunakan oleh Solo Techno Park. B. Setiap koordinator program dan departemen dapat menggunakan fasilitas yang ada sesuai dengan persetujuan yang ditetapkan dengan manajemen. C. Ruang kelas dan fasilitas umum lainnya akan digunakan berdasarkan prioritas penting dan pelayanan yang utama. 2. Pengembangan dan penyesuaian : Setelah bangunan tersebut digunakan untuk tujuan khusus, banyak hal perlu dikembangkan, seperti peralatan dapur, kontak listrik, tambahan AC, dan fasilitas jaringan luas. 3. Permintaan furniture dan peralatan yang telah terpasang ; 1. siapapun yang memerlukan tambahan furniture dan peralatan yang telah terpasang, perlu membuat permintaan kepada direktur yang bertanggung jawab , dan diteruskan kepada Novi (Sekpri). 2. Novi akan mengkoordinasi bagaimana dan kapan untuk penyelesaiannya. 4. Pemeliharaan A. Untuk menjaga lingkungan tetap hijau, indah, bersih dan aman adalah prioritas utama kami. B. Menghemat air dan energi. Sebagai bagian dari CSR, tanggung jawab hukum sosial, menghemat air dan energi adalah prioritas yang harus kami laksanakan. Dapatkah AC dipasang di setiap gedung dengan memasang sistem wind power ventilation?. C. Signage : Kami perlu memberi nama gedung-gedungnya, ruangannya, tempat parkirnya supaya diketahui orang banyak. Tanda Penunjuk arah, dilarang parkir, dilarang masuk, dan dilarang merokok harus ditempatkan di tempat yang sesuai sesegera mungkin. D. MCK Kering : institusi internasional akan mengevaluasi kebersihan dari wash room sebagai bagian dari persyaratan CSR. Toilet – toilet yang menggunakan WC duduk dimaksudkan sebagai WC yang kering, diharap menjaganya tetap kering dan bersih. Dimohon untuk tidak berdiri WC duduk, tetapi carilah kamar mandi tradisional jika anda memilih toilet yang basah. E. Kebijakan dan Prosedur kebersihan. Semua kamar mandi harus dibersihkan dan di cek setidaknya dua kali sehari. Setiap pemimpin atau pengawas departemen bertanggung jawab untuk toilet yang tidak bersih. 5. Kebijakan Kantin A. Tidak ada makan siang, makanan dan minuman gratis yang disediakan untuk semua pegawai. B. Keuntungan minimum yang masuk akal boleh diambil dari workshop dan peserta pelatihan untuk membuat kantin tetap berjalan, tetapi harus dengan harga dan pelayanan yang bersaing.
8. OPERASIONAL
VI. Manajemen Operasional 1. Anggaran yang terencana : Setiap pemimpin center diharap untuk menyediakan program-program mereka, dan sub program yang berhubungan dengan fungsi dari Techno Park, struktur pembiayaan untuk program program harus sudah pre-defined, baik dari dana pemerintah, dari institusi lain, dan / atau dari perseorangan. 2. Kebijakan antar Pimpinan : Dana yang sudah terkumpul untuk program tertentu dari pihak tertentu akan dialokasikan untuk program tertentu tersebut. Perencanaan program dan dana yang dibutuhkan harus disetujui oleh pimpinan dari 3 manajemen atau diatasnya, Direktur Pusat Pelatihan, pimpinan pelaksanaan, dan atau pimpinan umum, presiden direktur, COO atau CEO. 3. Peningkatan pemasukan dan pembagian keuntungan : untuk mengurangi biaya perbaikan dan memperkecil resiko, kami akan menambah pembagian pemasukan, pembagian keuntungan untuk manajemen setiap koordinator program, pimpinan, dan pimpinan pelaksanaan. Ini berarti keuntungan dan kerugian akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab koordinator program dan pimpinan yang bersangkutan. 4. Pemasukan Technopark : pengeluaran Technopark pada dasarnya di tanggung oleh dana pemerintah. Solo Technopark akan menyediakan gedung/ bangunan, fasilitas di dasar pembiayaan atau di dasar pembagian pemasukan. Manajemen tertinggi Technopark tidak akan bertanggung jawab untuk kerugian pelaksanaan keseluruhan, tetapi akan membantu memaksimalkan pemasukan, dan mengurangi kerugian sekecil mungkin.
9. PELATIHAN

  • Kumpulan toko super murah >>
  • Dapatkan update koleksi kain batik berkualitas unggul solo >>
  • Produk terbaru seragam dan grosir kain dan baju murah >>
  • Segalanya jadi murah di sini dari kecantikan hingga life style >>
  • Berita dari produk batik tulis ningrat surakarta >>
  • Beralihlah pada yang alami dengan toko pertanian alami >>
  • Jasa promosi termurah, bikin web saja Rp. 350.000,- >>
  • Kamu ikira mutiara asli mahal?, disini murah, mulai Rp. 50.000,- >>
  • Testimoni

    artikel lainnya SOP PEMBUATAN TECHNOPARK



    bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

    bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
    Saturday 10 October 2015 | blog

    Subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) DITIADAKAN. Untuk itu diperlukan solusi yang tepat untuk IRIT Bahan Bakar.…

    Thursday 22 May 2014 | blog

    PROPOSAL USAHA           Nama Usaha: Spesial Ayam Geprek Memble      …

    Thursday 22 May 2014 | blog

    PROPOSAL USAHA           Nama Usaha: Batik Indokabana, Spesialis Batik Warna Warni Cerah…

    Friday 5 June 2015 | blog

    MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI         MENGONTROL BAHAYA RESIKO…