Menu

Setiap kebudayaan adalah sebagai jalan atau arah didalam bertindak dan berpikir, dari sebab itulah kebudayaan itu tidak dapat dilepaskan dengan indiviu dan masyarakat

Jun
19
2014
by : 1. Posted in : blog

Drs. Joko Tri Prasetyo, dkk.1991.Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.

32.

Prof. Dr. Koentjoroningrat, mengraikan tentang wujud kebudayaan menjadi 3 macam, yaitu:

Wujud kebudayaan sebagai kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya.

Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktifitas sebagai tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat.

Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

`           wujud perrtama adalah wujud ideal kebudayaan. Sifatnya abstrak, tak dapat diraba dan difoto. Letaknya dalam alam pikiran manusia. Sekarang kebudayaan ini banyak tersimpan dalam arsip kartu computer, pita computer, dan sebagainya. Ide-ide dan gagasan manusia ini bnyak yang hidup dalam masyarakat memberi jiwa kepada masyarakat.

35.

Hubungan manusia dengan kebudayaan.

Dipandang dari sudut antropologis, manusia dapat ditinjau dari 2 segi, yaitu:

Manusia sebagai makhluk biologi.

Manusia sebagai makhluk sosio-budaya.

Sebagai makhluk biologi, manusia dipelajari dalam ilmu biologi atau anatomi; dan sebagai makhluk sosio-budaya manusia dipelajari dalam antropologi budaya. Antropologi budaya menyelidiki seluruh cara hidup manusia, bagaimana manusia dengan akal budinya dan struktur fisiknya dapat mengubah lingkungan berdasarkan pengalamannya. Juga memahami, menuliskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia. Bahwa hanya manusialah yang menghasilkan kebudayaan, dan sebaliknya tidak ada kekebudayaan tanpa manusia.

36

Hubungan masyarakat dengan kebudayaan.

Masyarakata adalah kumpulan manusia yang hidup dalam suatu daerah tertentu, yang telah cukup lama, dan mempunyai aturan-aturan yang mengatur mereka, utuk menuju kepada tujuan yang sama.

Dalam masyarakat tersebut manusia selalu memperoleh kecakapan, pengetahuan-pengetahuan baru, sehingga penimbunan itu dalam keadaan yang sehat dan selalu bertambah isinya. Memang kebudayaan itu bersifat Komulatif, bertimbun. Dapat diibaratkan : manusia adalah sumber kebudayaan, dan masyarakat adalah danau besar, dimana air dari sumber-sumber itu mengalir dan terbendung. Manusia mengambil air dari danau itu. Maka dapatlah dikatakan manusia itu “ambil air berpikulan air”, sehingga tidaklah habis air didalam danau itu, melainkan bertambah banyak karena selalu ditambah banyak karena selalu ditambah oleh orang yang “mengangsu” itu. Jadi erat sekali hubungan antara masyarakt dengan kebudayaan. Kebudayaan tak mungkin tanpa adanya masyarakat, dan eksistensi masyarakat itu hanya dapat dimungkinkan oelh adanya kebudayaan.

Hubungan manusia, masyarakat dan kebudayaan.

Masyarakat tidak dapat dipisahkan daripada manusia, karena hanya manusia saja yang hidup bermasyarakat yaitu hidup bersama-sama dengan manusia lain dan saling memandang sebagai penanggung kewajiban dan hak. Sebaliknya manusia pun tidak dapat dipisahkan dari masyarakat. Seorang manusia yang tidak pernah mengalami hidup bermasyarakat, tidak dapat menunaikan bakat-bakat manusianya yaitu mencapai kebudayaan. Dengan kata lain di mana orang hidup bermasyarakat, pasti akan timbul kebudayaan.

Adanya kebudayaan di dalam masyarakat itu merupakan bantuan yang besar sekali pada individu-individu, baik sejak permulaan adanya masyarakat sampai kini, di dalam melatih dirinya memperoleh dunianya yang baru. Dari setiap generasi manusia, tidak lagi memulai dan menggali yang baru, tetapi menyempurnakan bahan-bahan lama menjadi yang baru dengan berbagai macam cara, tetapi menyempurnakan bahan-bahan lamamenjadi yang baru dengan berbagai cara, kemudian sebagai anggota generasi yang baru itu telah menjadi kewajiban meneruskan kepada generasi, selanjutnya segala apa yang mereka telah pelajari dari masa lampau dan apa yang mereka sendiri telah tambahkan pada keseluruhan aspek budaya itu.

Setiap kebudayaan adalah sebagai jalan atau arah didalam bertindak dan berpikir, dari sebab itulah kebudayaan itu tidak dapat dilepaskan dengan indiviu dan masyarakat.

artikel lainnya Setiap kebudayaan adalah sebagai jalan atau arah didalam bertindak dan berpikir, dari sebab itulah kebudayaan itu tidak dapat dilepaskan dengan indiviu dan masyarakat

Tuesday 14 January 2014 | blog

  DAFTAR HADIR   Hari/tanggal               :  ……………………………………………………………………. Tempat                      :  ……………………………………………………………………. Pukul                         :  ……………………………………………………………………. Kegiatan                    :  …………………………………………………………………….…

Monday 13 July 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR KOMPUTER TECHNICAL SUPPORT       MENGEPAK DAN…

Saturday 10 October 2015 | blog

1. UCHI AGE ZUKI REN HAN KO 2. UCHI AGE GERI REN HAN KO 3. KAI…

Sunday 18 September 2011 | blog

. KOMPETENSI DASAR Sekolah Menengah Pertama (SMP)/ Madrasah Tsanawiyah (MTs) KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013 KATA…