Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Semangat menuju indonesia mengajar

Jan
09
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

Setiap hembusan nafas yang mengalir dari diri saya yaitu ingin segera membuat orang tua saya bangga, mereka yang hanya buruh pabrik dan ibu rumah tangga saja mempunyai impian dan semangat yang luar biasa dan sangat besar untuk menyekolahkan ketiga anaknya hingga tingkat sarjana, mereka menginginkan ank-anaknya sukses agar tidak mempunyai nasib seperti kedua orangtuanya. Dari situlah saya tidak ingin mengecewakan beliau dengan bermalas-malasan dan semangat yang patah arang. Saya ingin melihat orang tua saya tersenyum melihat kerja keras anak-anaknya. Serta impian saya juga ketika menjadi mahasiswa tingkat akhir dengan pendidikan yang saya miliki yaitu dengan basic seorang guru menggugah minat saya akan pentingnya pendidikan. Mungkin ribuan lulusan dari fkip di indonesia ini yang merintis karir menyimpang dari pendidikan yang ditekuni ketika masih menempuh jenjeng kuliah. Hal itu pula yang mendorong benak saya dan imaginasi saya “alangkah indahnya apabila ilmu yang kita miliki berguna dan bermanfaat pula bagi orang lain”. Dari situlah saya berimaginasi dan berkeinginan apabila saya bisa menjadi seorang guru di pedalaman dimana masyarakatnya benar-benar awam dengan pendidikan, mereka yang belum mengenal baca dan tulis, mereka yang sangat sulit mendapatkan fasilitas pembelajaran yang kurang, mereka yang seharusnya tinggal di negara berkembang indonesia mampu dengan mudah memperoleh pendidikan. Dari imaginasi saya tersebut melalui indonesia mengajar, saya ingin menjadi pengajar muda.

Dalam organisasi, kita tidak hanya berkomunikasi dengan 1atau 2 kepala yang memiliki pemikiran yang sama, akan tetapi beberapa kepala dengan pemikirannya masing-masing menginginkan pendapatnya tersebut digunakan dan direalisasikan dalam situasi yang sedang diperbincangkan, hal itulah yang menimbulkan konflik yang sulit ketika hendak mencapai tujuan. Yang paling penting adalah hargai pendapat orang lain, selesaikan masalah dengan cerdas agar kesepakatan yang hendak dituju tersebut tercapai. Situasi sulit yang lain adalah saat saya mencoba menjadi karyawan di sebuah rumah makan area uns, dimana rumah makan/cafe tersebut sangat sepi mengingat lokasi dan makanan yang dijual kurang lengkap dan stoknya kurang banyak, saya dengan pemilik mencoba membahas bersama agar cafe tersebut tetap berjalan apa adanya dengan tetap meingkatkan promosi sampai pengunjung mulai berdatangan dengan sendirinya.

Perubahan saya buat pada diri saya sendiri, lahir dari golongan menengah biasa membuat saya mungkin tidak bisa bermewah-mewah seperti teman-teman saya yang lain, yang dari saya sma mungking uang saku pas-pasan. Beli bensin 5000 untuk 3 hari pulan pergi rumah sekolah dengan jarak 10 km. Membuat saya tidak boleh stay dirumah dan mengandalkan pemberian orang tua, jadi mungkin saat kuliah saya bisa membantu orang tua membayar uang buku, photo copi buku, iuran organisasi dari hasil jeripayah saya dalam menjadi tutor da reseller fashion kecil2.an.

Bekerja sama dengan orang yang sulit memang membutuhkan kekuatan pikir yang cerdas serta kekuatan batin yang terus menerus menguras tenaga. Sebuah tugas tentunya berawal dari sebuah tujuan, dalam menyikapi hal tersebut saya berfikir lagi akan tujuan awal agar tujuan tersebut dapat tercapai walaupun bekerja dengan tim yang sulit dan tidak sepaham. Dengan tidak menyakiti ataupun mengahargai kerja keras masing- masing anggota tim, saya mencoba membicarakan dalam sebuah forum dengan tim, agar tugas mudah selesai.

Hal yang lain adalah ketika saya mendapat partner saat ppl di sma n 1 kartasura yang kurang menyukai saya dikarenakan mungkin saya tidak pernah mendapat teguran dari guru pendamping di sekolah tersebut, sebagai teman yang baik, walaupun saya tidak disukai olehnya saya tetap menjaka dia untuk berdiskusi dan memberikan pengalaman yang saya miliki mengingat pekerjaan dia yang kurang disukai oleh guru pendamping kita.

Kekecewaan terbesar saya adalah ketika kesepakatan yang sudah mufakat dalam forum yang juga merupakan salah satu pemikiran dari saya tiba-tiba tidak direalisasikan dalam wujud yang nyata atau tidak sesuai dengan yang ada dilapangan. Hal itu sangat membuat kecewa saya mengingat sebuah kesepakatan tersebut telah disetujui bersama-sama dalam sebuah forum. Hal tersebut saya sikapi dengan mengajukan protes terhadap sesorang yang tiba-tiba mengubah konsep yang ada, dari protes tersebut tidak hanya protes yang menuntut yang saya ajukan, melainkan tindakan alternatif yaitu tetap pada rencana awal dan meminta pertanggung jawaban terhadap pihak yang seenaknya merubah konsep tanpa sepengetahuan anggotanya. Dan sampai masalah itu berlangsung saya tidak boleh tinggal diam dan menerima begitu saja keadaan yang semakin menjadi tersebut.

Pernah saat itu dalam program kerja organisasi yang berada diluar ruangan , latihan keterampilan dasar 3 hari yang benar-benar membuat jengkel karena adanya kubu-kubu dalam organisasi. Sebetulnya hal itu tidaklah terjadi mengingat sebuah organisasi memiliki tujuan yang sama. Karena saya bukanlah orang yang menyukai adanya kubu-kubu yang ingin menang dan terlihat menonjol (pada kenyataannya nol) saya tetap pada pendirian saya secara bersama-sama dengan teman yang lain mencapai tujuan dari acara kegiatan saya tersebut.

Hal lain adalah ketika berdiskusi dalam forum dikampung yang mungkin ada salah satu pihak yang kolot dan maaf (bicara kasar) saya berusaha menyikapi dengan mengusulakn ide yang realistis dan mungkin mengahntarkan mereka untuk bicar yang lebih halus dan sopan dalam sebuah pertemuan.

Setiap ide yang menginsirasi atau berbeda tentunya akan dipertimbangkan oleh orang yang mempunyai wewanang atau kekuasaan tertinggi, jadi ketika meyakinkan atasan atau orang yang kedudukannya lebih tinggi itu ketika ide saya berbeda dan saya dapat mempertanggungjawabkannya. Misalnya saat itu saya menjadi ketua lomba memasak pemuda-pemudi di kampung dengan bahan pokok ubi jalar dan biaya tambahan tidak boleh melebihi 20ribu,

Hal yang lain saat saya menjadi sekretaris bidang sebuah organisasi, karena saya merupakan mahasiswa baru mungkin sedikit diragukan kredibilitas saya, akan tetapi dengan sikap dan tindakan saya saat mulai berkenalan di organisasi tersebut (hmp) saya mendapat kepercayaan dari ketua bidang untuk diangkat menjadi sekretaris bidang.

Selalu adanya koordinasi yang baik antara koordinator dengan pengajar muda agar tujuan awal dari indonesia mengajar terlaksana,
Serta semangat dan kerja keras tanpa mengeluh dari pengajar muda yang tak pernah putus. Agar tercapainya tindakan yang ikhlas dan menjadi berkah bagi siapa saja.

- ijin orang tua
Mengingat saya anak terakhir perempuan dikeluarga saya, mungkin ijin tersebut sedikit sulit bagi beliau.saya mencoba meyakinkan kepada beliau bahwa saya akan lebih bahagia apabila ilmu yang saya miliki dari kerja keras beliau dan saya sendiri bermanfaat bagi orang lain, bagi negara ini.

- lamaran pekerjaan yang sudah saya aplikasikan awal april
Baru saja saya melamar menjadi pendamping pkh tinggal menunggu pengumuman yang mungkin akan keluar lama, mengingat data baru diproses oleh kemensos ri di pusat. Dan apabila ketrima masa kerja adalah kontrak selama 1 tahun dan sudah mendatangani kontrak terlebih dahulu,

Saya anak terakhir dari tiga bersaudara, lahir dari rahim seorang ibu yang hanya membuka toko kelontong dirumah (sri suwarni) dan juga anak dari seorang ayah bernama karyono seorang buruh pabrik. Berasal dari sebuah kampung kecil bisa dikatakan perbatasan kabupaten sukoharjo, karanganyar dan kota surakrta tetapi saya berada dalam lingkup kabupaten sukoharjo. Sejak kecil mungkin saya terlihat menonjol dibanding kakak-kakak saya, karena saya merupakan anak perempuan sendiri. Tk saya tempuh 2 tahun, sd 6 tahun, smp 3 tahun, sma jurusan ipa saya tempuh 3 tahun pula dengan pengalaman waktu sma saya memulai mengikuti organisasi pecinta alam, patroli keaman sekolah. Dari organisai pecinta alam di sma saya, sma negeri 4 surakarta untuk menjadi anggota saja saya harus melalui proses pendidikan dasar selam 5 hari di hutan merutu (lereng gunung lawu). Sebenarnya saya tidak ingin kuliah karena waktu itu saya tidak keterima di ptn yang saya daftar dan juga biaya kuliah di pts amatlah mahal, akan tetapi ayah saya memaksa untuk saya tetap kuliah. Walaupun biaya untuk membayar berasal dari hutang sana-sini. Sempat saat semester 3-4 ayah sudah kehabisan biaya dan hendak menyuruh saya berhenti kuliah, tapi semangat ibu yang luar biasa memberi dorongan agar saya tidak boleh terlena dan terpuruk akan perkataan ayah saya. Sejak itulah saya harus sukses. Biaya kuliah tetap diusahakan ibu, dan saat kuliah saya mencoba mencari tambahan uang saku dari menjadi seorang tutor privat, jualan pulsa, jualan bros, sandal, jilbab,jaket, dan reseller sophie paris. Sampai saya bisa merampungkan pendidikan s-1 dengan masa kuliah 3,5 tahun. Alhamdulillah.

Testimoni

tags:

artikel lainnya Semangat menuju indonesia mengajar



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Sunday 1 February 2015 | blog

SILABUS   Nama Sekolah             : SMA  WARGA Surakarta Mata Pelajaran            : BASA JAWA Kelas/Semester           : XI/GASAL…

Monday 23 December 2013 | blog

                            MATA PELAJARAN     :    BAHASA JAWA                         KELAS                          ReadMore >>Testimoni Related posts:…

Friday 30 January 2015 | blog

Ciri-ciri Semangat Bekerja Orang yang memiliki semangat kerja memiliki ciri-ciri antara lain sebagai berikut. a. Suka…

Friday 22 August 2014 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT   MELAKUKAN KONFIGURASI SISTEM JARINGAN…