Advertisement
loading...

Disetujui Oleh Diperiksa Oleh Disahkan Oleh Waka Kurikulum Management Representative Kepala SMA Warga Ska MATA PELAJARAN : TIK SATUAN PENDIDIKAN : SMA KELAS PROGRAM : X / GENAP TAHUNAN PELAJARAN : 2012 – 2013 SMT STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ALOKASI WAKTU KET 1 1. Melakukan Operasi Dasar Komputer 1.1. Mengaktifkan dan mematikan komputer sesuai dengan prosedur 1.2. Menggunakan perangkat lunak beberapa program aplikasi 4 jam 4 jam 2. Memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan teknologi informasi dan Komunikasi 2.1 Mendeskripsikan fungsi, proses kerja komputer, dan telekomunikasi, serta berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi 2.2 Menjelaskan fungsi, dan cara kerja jaringan telekomunikasi (wireline, wireless, modem dan satelit) 2.3 Mendemonstrasikan fungsi dan cara kerja perangkat lunak aplikasi teknologi informasi dan komunikasi 3 jam 1 jam 4 jam 3. Memahami ketentuan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi 3.1 Menerapkan aturan yang berkaitan dengan etika dan moral terhadap perangkat keras dan perangkat lunak teknologi informasi dan komunikasi 3.2 Menerapkan prinsip-prinsip Kesehat an dan Keselamatan Kerja (K3) dalam menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak teknologi Informasi dan komunikasi 3.3. Menghargai pentingnya Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dalam teknologi informasi dan komunikasi 2 jam 2 jam 2 jam 4. Menggunakan Operating System (OS) 4.1. Melakukan operasi dasar pada operating system (OS) komputer 4.2. Melakukan setting peripheral pada operating system (OS) komputer 4 jam 4 jam 4.3. Melakukan manajemen file 2 jam 2 4. Menggunakan Operating System (OS) 5. Perangkat Lunak Pengolah Kata i 4.3. Melakukan manajemen file 4 jam 4 jam 8 jam 4 jam 5.1. Menunjukkan menu ikon yang terdapat dalam perangkat lunak pengolah kata 5.2. Menggunakan menu ikon yang terdapat dalam perangkat lunak pengolah kata 5.3. Membuat dokumen pengolah kata dengan variabel tabel, grafik, gambar dan diagram Mengetahui Surakarta, 11 Juli 2012 Kepala SMA WARGA SKA Guru Mata Pelajaran Dra. Ch. Titik Purwanti, MPd BUDI PRIHONO, S.I.Kom Disetujui Oleh Diperiksa Oleh Disahkan Oleh Waka Kurikulum Management Representative Kepala SMA Warga Ska MATA PELAJARAN : ESTETIKA / SENI TARI SATUAN PENDIDIKAN : SMA KELAS PROGRAM : XII /IPA/IPS TAHUNAN PELAJARAN : 2012 2013 SMT STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ALOKASI WAKTU KET 1 1. Mengapresiasi estetika seni tari. 1.1 Memahami hakekat seni tari. 1.2 Mengenal arti estetika seni tari. 8 jam 2. Mengekspresikan karya seni tari. 2.1 Mengidentifikasi jenis, peran dan perkembangan tari kreasi non etnik setempat dalam kontek budaya masyarakat setempat. 8 jam 3. Mengapresiasikan diri melalui karya seni tari 3.1 Menyusun sinopsis kreasi bentuk tunggal, pasangan/kelompok berdasarkan tari non etnik 3.2. Menyiapkan pertunjukan tari kreas non etniki (tati tunggal, pasangan/kelompok. 3.3 Mempertunjukan seni tari non etnik. 40 jam 2 1. Mengapresiasi karya seni tari 1.1 Mengidentifikasi jenis peran dan perkembangan tari kreasi non etnik sesuai kontek budaya masyarakat setempat. 1.2 Mengdidentifikasikan jenis dan peran tari kelompok kreasi nonetnik dalam kontek kehidupan budaya masyrakat setempat 4 jam 2. Mengekspresikan karya seni tari. 1.1 mengidentifikasijenis, peran dan perkembangan mancanegara sesuai kontek budaya masyarakatnya. 1.2 Mengidentifikasi jenis dan peran tari kelompok Mancanegara dalam kontek kehidupan budaya masyarakatnya 4 jam 3. Mengapresiasikan diri melalui karya seni tari 3.1 Menyusun sinopsis kreasi tari tunggal dan kelompok tari mancanegara. 3.2 Menyiapkan pertunjukan tari mancanegara 3.3 Mempertunjukan seni tari /mancanegara 40 jam Mengetahui Surakarta, Juli 2012 Kepala SMA WARGA SKA Guru Mata Pelajaran Dra. Ch. Titik Purwanti R. Sugeng S Disetujui oleh Diperiksa Oleh Disahkan Oleh Waka Kurikulum Management Representative Kepala SMA Warga Ska MATA PELAJARAN : TIK SATUAN PENDIDIKAN : SMA WARGA SURAKARTA KELAS PROGRAM : XII / IPA / IPS TAHUNAN PELAJARAN : 2013 / 2014 SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ALOKASI WAKTU 1. Menggunakan perangkat lunak pembuat grafis 1.1 Menunjukkan menu ikon yang terdapat dalam perangkat lunak 4 Jam 1 1.2 Menggunakan menu ikon yang terdapat dalam perangkat lunak 8 Jam 1.3 Membuat grafis dengan berbagai variasi warna, bentuk, dan ukuran 20 Jam Surakarta, Januari 2014 Guru Mata Pelajaran Budi Prihono, S.Sos Disetujui oleh Diperiksa Oleh Disahkan Oleh Waka Kurikulum Management Representative Kepala SMA Warga Ska MATA PELAJARAN : TIK SATUAN PENDIDIKAN : SMA WARGA SURAKARTA KELAS PROGRAM : XII / IPA / IPS TAHUNAN PELAJARAN : 2013 / 2014 SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ALOKASI WAKTU 2. Menggunakan perangkat lunak pembuat presentasi 2.3 Menggunakan menu ikon yang terdapat dalam perangkat lunak pembuat presentasi 4 Jam 2 2.4 Membuat presentasi teks dengan variasi tabel, grafik, gambar, dan diagram 18 Jam Surakarta, Januari 2014 Guru Mata Pelajaran Budi Prihono, S.Sos Disetujui oleh Diperiksa Oleh Disahkan Oleh Waka Kurikulum Management Representative Kepala SMA Warga Ska MATA PELAJARAN : TIK SATUAN PENDIDIKAN : SMA WARGA SURAKARTA KELAS PROGRAM : XI / IPA / IPS TAHUNAN PELAJARAN : 2013 / 2014 Semester STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR Alokasi Waktu 1 Menggunakan internet untuk keperluan informasi dan komunikasi 1. Menjelaskan berbagai perangkat keras dan fungsinya untuk keperluan akses Internet 6 jam 2. Mendeskripsikan cara akses Internet 8 jam 3. Mempraktekkan akses Internet 6 jam 4. Menggunakan web browser untuk memperoleh, menyimpan, dan mencetak informasi 6 jam 5. Menggunakan e-mail untuk keperluan informasi dan komunikasi 6 jam Surakarta, Juli 2013 Guru Mata Pelajaran Adi Hatyawan Pribadi, ST Semester STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR Alokasi Waktu 2 Menggunakan perangkat lunak pengolah angka untuk menghasilkan informasi 1. Menggunakan menu ikon yang terdapat dalam perangkat lunak pengolah angka 10 jam 2. Membuat dokumen pengolah angka dengan variasi teks, tabel, grafik, gambar, dan diagram 12 jam 3. Mengolah dokumen pengolah angka dengan variasi teks, tabel, grafik, gambar, dan diagram untuk menghasilkan informasi 10 jam Surakarta, Juli 2013 Guru Mata Pelajaran Adi Hatyawan Pribadi, ST Disetujui Oleh Diperiksa Oleh Disahkan Oleh Waka Kurikulum Management Representative Kepala SMA Warga Ska MATA PELAJARAN : TIK SATUAN PENDIDIKAN : SMA KELAS PROGRAM : X / — TAHUNAN PELAJARAN : 2010 2011 SMT STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ALOKASI WAKTU KET 1 1. Melakukan Operasi Dasar Komputer 1.1. Mengaktifkan dan mematikan komputer sesuai dengan prosedur 1.2. Menggunakan perangkat lunak beberapa program aplikasi 4 jam 4 jam 2. Memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan teknologi informasi dan Komunikasi 2.1 Mendeskripsikan fungsi, proses kerja komputer, dan telekomunikasi, serta berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi 2.2 Menjelaskan fungsi, dan cara kerja jaringan telekomunikasi (wireline, wireless, modem dan satelit) 2.3 Mendemonstrasikan fungsi dan cara kerja perangkat lunak aplikasi teknologi informasi dan komunikasi 3 jam 1 jam 4 jam 3. Memahami ketentuan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi 3.1 Menerapkan aturan yang berkaitan dengan etika dan moral terhadap perangkat keras dan perangkat lunak teknologi informasi dan komunikasi 3.2 Menerapkan prinsip-prinsip Kesehat an dan Keselamatan Kerja (K3) dalam menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak teknologi Informasi dan komunikasi 3.3. Menghargai pentingnya Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dalam teknologi informasi dan komunikasi 2 jam 2 jam 2 jam 4. Menggunakan Operating System (OS) 4.1. Melakukan operasi dasar pada operating system (OS) komputer 4.2. Melakukan setting peripheral pada operating system (OS) komputer 4 jam 4 jam 4.3. Melakukan manajemen file 2 jam 2 4. Menggunakan Operating System (OS) 5. Perangkat Lunak Pengolah Kata i 4.3. Melakukan manajemen file 4 jam 4 jam 8 jam 4 jam 5.1. Menunjukkan menu ikon yang terdapat dalam perangkat lunak pengolah kata 5.2. Menggunakan menu ikon yang terdapat dalam perangkat lunak pengolah kata 5.3. Membuat dokumen pengolah kata dengan variabel tabel, grafik, gambar dan diagram Mengetahui Surakarta, 19 Juni 2010 Kepala SMA WARGA SKA Guru Mata Pelajaran Dra. Ch. Titik Purwanti DJOKO SAPTONO PEDOMAN KERJA OPERATOR EXTRUDER  5 (lima) menit sebelum pergantian shift harus sudah siap di mesinnya masing-masing untuk serah terima.  Menyiapkan dan mencampur bahan baku yang dipakai.  Melaksanakan penggantian bobbin benang sesuai jadwal dari Kepala Regu-nya.  Semua operator harus mengusahakan kelancaran mesinnya masing-masing.  Semua operator harus mengusahakan supaya tidak terjadi benang rusak/nglokor.  Membersihkan mesin dan lingkungan kerja.  Tidak boleh ada bobbin, krat, maupun aval yang berceceran.  Bila istirahat/meninggalkan mesin harus memberitahukan Kepala Regunya.  Dilarang pulang/meninggalkan lokasi kerja sebelum jam kerjanya berakhir. Sukoharjo, 16 Maret 2004 S U T O Y O Kepala Produksi PEDOMAN KERJA OPERATOR CIRCULAR LOOM  5 (lima) menit sebelum pergantian shift harus sudah siap di mesinnya masing-masing untuk serah terima.  Semua operator harus mengusahakan kelancaran mesinnya masing-masing.  Semua operator harus menjaga kerapian susunan benang di mesinnya, supaya tidak ada susunan benang yang silang.  Semua operator harus mengusahakan supaya tidak terjadi karung BS/rusak.  Kebersihan mesin dan lingkungan kerja menjadi tanggung jawab masing-masing operator.  Sebelum jam pulang, mesin dan lingkungan kerja harus sudah rapi dan bersih.  Bila istirahat/meninggalkan mesin harus memberitahukan kepada operator di sebelahnya dan Kepala Regu-nya.  Dilarang pulang/meninggalkan lokasi kerja sebelum jam kerjanya berakhir. Sukoharjo, 16 Maret 2004 S U T O Y O Kepala Produksi INSTRUKSI KERJA PRODUKSI BAGIAN CIRCULAR LOOM 1. Tanggung Jawab Instruksi kerja ini harus dilaksanakan oleh Ka. Shift beserta segenap personel di Bagian Circular Loom. Ka. Produksi memastikan bahwa instruksi kerja ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh personel yang bersangkutan. 2. Tugas-tugas 2.1. Drawing mesin • Hitung jumlah benang rak yang dibutuhkan • Persiapkan benang yang akan dipasang sesuai denier pada ordernya. • Persiapkan ring serta gigi mesh sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. • Pasang benang ke rak sesuai jumlah dan urutannya. • Masukkan benang ke setiap mata ayam rak dengan cara dikelompokkan untuk mempermudah drawing ke sisir, lubang gun dan reet. • Dalam melakukan drawing, susunan benang harus urut tidak boleh silang. • Pasang ring serta gigi mesh sesuai ukuran yang dikehendaki. • Setelah semua selesai, mesin bisa ditarik. 2.2. Ganti ukuran • Sediakan ring serta gigi mesh sesuai order yang dikehendaki. • Hitung jumlah kebutuhan benang rak. • Kurangi/tambah atau ganti benang rak, ganti ring dan/atau gigi mesh sesuai dengan order yang dikehendaki. • Urutkan susunan benang rak dengan pembagian yang merata tiap bloknya. • Setelah semua selesai, lakukan penarikan. 2.3. Pedoman kerja Kagu. Circular Loom • Atur pembagian operator jaga mesin dan catat pada laporan produksi. • Lakukan pengontrolan proses pada semua mesin mengenai jumlah benang, lebar karung, anyaman, kode karung dan pemakaian benang. • Catat hasil produksi (meter) pada setiap akhir shift pada laporan produksi. • Pasang label data roll karung pada setiap melakukan potong/droping karung. • Tindak lanjuti setiap laporan penyimpangan kualitas maupun proses, dan bila tidak bisa diatasti, laporkan kepada Kepala Shift. • Buat laporan produksi lengkap per-shift. 2.4. Pedoman kerja mekanik C. Loom • Baca buku serah terima mekanik shift. • Isi tabung oli pakan (shuttle) di setiap mesin, menggunakan pelumas yang telah disiapkan oleh mekanik day shift. • Kontrol shuttle dan stick setiap mesin, dan ganti bila ada yang rusak. • Jaga kelancaran proses produksi, dan bila mesin sering stop lakukan penyetelan ulang. • Laksanakan ganti ukuran sesuai SPK (bersama penanggung jawab). • Lakukan penyetelan mesin bila lebar karung maupun anyaman kurang/tidak sesuai SPK. • Isi keterangan teknis yang diperlukan, dalam laporan produksi. • Buat laporan teknis di buku serah terima. 2.5. Pedoman kerja operator C. Loom • Ambil benang yang telah disiapkan oleh pembantu umum (PU) • Lakukan pemasangan benang dengan benar, baik benang rak (lusi) maupun benang pakan (shuttle). • Jaga jangan sampai terjadi pemasangan benang yang silang. • Lakukan pengontrolan benang rak maupun benang pakan secara rutin, dan bila ada benang yang habis/rusak segara diganti. • Kontrol pelumasan shuttle secara rutin. • Potong ekor sambungan benang dengan cutter atau gunting. • Jangan memakai benang mlintir untuk pakan. • Sesuaikan jumlah maupun jenis benang menurut instruksi pananggung jawab. • Bila terjadi gangguan proses, laporkan kepada penanggung jawab atau mekanik shift. • Potong benang sisa (gulungan kecil), dan masukkan dalam sak aval sesuai warnanya. • Lihat hasil produksi masing-masing, dan catat dalam laporan produksi. • Lakukan kebersihan lingkungan mesin terutama menjelang akhir shift. 2.6. Pedoman kerja pembantu umum C. Loom • Siapkan benang sesuai yang tertera pada label mesin secukupnya. • Kumpulkan label data benang, dan serahkan kepada pananggung jawab. • Kumpulkan dan rapikan krat tempat benang yang kosong. • Kumpulkan bobbin kosong dan kembalikan ke Bagian Extruder. • Kumpulkan dan timbang aval setiap akhir shift, dan laporkan kepada penanggung jawab. • Kumpulkan afal setiap shift dan serahkan ke bagian gudang afal/pellet (shift pagi). • PT. ANGKASA POLYPROPINDO Sukoharjo. PROSEDUR SISTEM MUTU Judul: PENANGANAN, PENYIMPANAN, PENGEMASAN, PERAWATAN DAN PENYERAHAN 1. Tujuan Untuk menjamin bahwa mutu tetap dijaga tidak hanya pada proses produksi, tetapi juga pada proses di gudang. 2. Ruang Lingkup Bagian Logistik gudang bahan, gudang ½ jadi, gudang produk jadi, gudang spare part. Bagian Produksi untuk pengemasan. 3. Acuan Pedoman Mutu 4. Penanggung Jawab Kepala Logistik gudang bahan/produk jadi sebagai penanggung jawab penanganan, penyimpanan, perawatan bahan dan produk jadi. Kepala Produksi sebagai penanggung jawab penanganan produk dalam proses dan pengemasan produk jadi. 5. Prosedur 5.1. Gudang bahan dan produk jadi 5.1.1. Penanganan a. Penyerahan bahan dari bagian gudang ke bagian produksi menggunakan kereta dengan kapasitas maksimal 1 ton. b. Penumpukan bahan di Bagian Extruder harus diberi alas. c. Penempatan hasil benang di Bagian Extruder menggunakan sak bekas bahan. d. Pengambilan benang dari Bagian Extruder ke Bagian C. Loom menggunakan kereta. e. Stock roll karung harus ditutup supaya tidak kotor. f. Hasil jahit ditempatkan pada pallet. g. Pengangkutan hasil jahitan ke Sub Bagian Ball Press menggunakan hand pallet. h. Pengambilan produk jadi dari produksi menggunakan kereta dengan kapasitas maksimal 1 ton. 5.1.2. Penyimpanan a. Penyimpanan bahan maupun produk jadi di gudang diberi alas untuk menghindari kelembaban. b. Bahan maupun produk jadi disusun sesuai jenis dan ordernya. c. Bahan dan produk jadi di gudang diberi tutup pelindung agar tidak kotor. d. Setiap bulan Kabag. Gudang bahan dan produk jadi melakukan stock opname kondisi bahan dan barang jadi di gudang. e. Setiap hari petugas gudang bahan dan produk jadi membuat laporan persediaan yang ada di gudang. f. Areal gudang dijaga kebersihan dan kerapihannya. PT. ANGKASA POLYPROPINDO Sukoharjo. PROSEDUR SISTEM MUTU Judul: PENANGANAN, PENYIMPANAN, PENGEMASAN, PERAWATAN DAN PENYERAHAN 5.1.3. Pengemasan a. Karung di-ball setiap 1.000 lembar atau sesuai order. b. Bungkus ball menggunakan karung dobel. c. Tali pengikat ball menggunakan striping band minimal 2 atau sesuai order. d. Bungkus ball dijahit dengan raffia. 5.1.4. Penyerahan a. Bahan yang datang lebih awal harus diserahkan paling awal (FIFO). b. Penyerahan produk jadi untuk dikirim kepada pelanggan berdasarkan Surat Perintah Pengeluaran Barang dari Bagian Marketing, menggunakan form SPPB. c. Kabag. Gudang membuat laporan buku pengeluaran barang/bahan (GK). d. Bagian Marketing membuat surat jalan dengan melampirkan faktur penjualan. e. Produk jadi yang diserahkan harus masih dalam keadaan baik dan terbaca jelas shipping mark atau ball mark-nya. 5.2. Gudang spare part a. Semua barang yang masuk atau keluar gudang spare part harus dicatat dalam laporan gudang masuk (GM) atau gudang keluar (GK). b. Semua barang masuk dicocokkan dengan order pembeliannya baik jumlah, jenis dan spesifikasinya. c. Penempatan barang dikelompokkan menurut jenis dan spesifikasinya. d. Permintaan spare part menggunakan Bon Konsumsi Barang yang ditandatangani oleh Supervisor dan Kepala Bagian yang bersangkutan. e. Penyerahan barang spare part sesuai tanggal masuknya (FIFO). f. Setiap akhir tahun petugas gudang melakukan stock opname. g. Semua kegiatan didokumentasikan dan dipelihara. 6. Dokumen Terkait PT. ANGKASA POLYPROPINDO Sukoharjo. PROSEDUR SISTEM MUTU Judul: PENGENDALIAN REKAMAN MUTU 1. Tujuan Sebagai bukti adanya system mutu yang berlaku di perusahaan, dan juga sebagai data evaluasi untuk tindakan perbaikan bila diperlukan dari waktu ke waktu. 2. Ruang Lingkup Untuk semua bagian yang ada di PT. Angkasa Polypropindo. 3. Acuan Pedoman Mutu 4. Penanggung jawab Wakil Manajemen sebagai penanggung jawab pengendalian rekaman mutu. 5. Prosedur a. Semua rekaman mutu harus tertulis jelas pembuat dan penanggung jawabnya. b. Catatan rekaman mutu disimpan dan dipelihara oleh masing-masing bagian. c. Catatan rekaman mutu menurut kebutuhan bagian yang bersangkutan dirangkum sebagai bahan evaluasi dan tindakan koreksi terhadap system mutu yang ada. d. Pemusnahan catatan rekaman mutu bias dilakukan oleh bagain masing-masing setalah melewati batas waktu penyimpanan. e. Catatan mutu meliputi nama catatan mutu, nomor identitas, lokasi penyimnpanan dan batas waktu penyimpanan adalah berikut: Nama dokumen No. Identitas Bagian/Lokasi penyimpanan Batas retensi PT. ANGKASA POLYPROPINDO Sukoharjo. PROSEDUR SISTEM MUTU Judul: IDENTIFIKASI DAN KETELUSURAN PRODUK 1. Tujuan Perusahaan memiliki kemampuan untuk menelusuri ulang produk yang telah dibuat, sehingga dapat melakukan tindakan yang sesuai dan tepat bila terdapat ketidak sesuaian. 2. Ruang Lingkup Prosedur ini meliputi bagian peneriaan bahan logistik di gudang, bagian produksi, bagain penyerahan produk jadi logistik dan gudang. 3. Acuan Pedoman mutu 4. Penanggung Jawab Kepala produksi sebagai penanggung jawab semua aktivitas pelaksanaan kegiatan identifikasi dan ketelusuran produk. 5. Prosedur a. Bagian Logistik gudang memastikan bahan yang diterima telah diidentifikasi dengan mencantumkan pada papan identitas. b. Bagian Teknik memastikan bahwa peralatan/spare part yang diterima telah diidentifikasi dengan label identitas. c. Penyerahan bahan dari Bagian Logistik gudang ke bagian terkait menggunakan form laporan penyerahan bahan. d. 6. Dokumen Terkait

Testimoni

Advertisement
Filed under : blog, tags: ,
SLIDESERAGAMBATIK