Advertisement
loading...

Untuk menghasilkan suatu program, sangat penting untuk mengatur agar
program dapat berjalan dengan aliran atau susunan yang baik, sehingga dapat
memecahkan masalah atau menciptakan solusi dari suatu permasalahan. Ada dua
macam kontrol alur ( control flow ) yang digunakan dalam pemrograman Java, yaitu
pengkondisian ( conditional ) dan pengulangan ( looping ).
A. Pengkondisian ( Conditional )
Conditional merupakan suatu pengaturan alur program berdasar
kondisi boolean yang dijadikan patokan.
1. Pengkondisian Dengan if
Pengaturan alur program seringkali berdasar dari ekspresi
tertentu yang menghasilkan nilai boolean. Apabila boolean bernilai
true, maka blok pernyataan akan dijalankan. Pengkondisian semacam
ini dapat dilakukan dengan if.
Sintaks :
if ()
{

}
Pernyataan di antara tanda { } akan dijalankan apabila ekspresi
boolean bernilai true atau benar, sedangkan untuk ekspresi boolean
terdapat di dalam tanda ( ).
Latihan 14. SeleksiIf.java
class SeleksiIf {
public static void main(String[] args) {
int a,b;
a = 20;
b = a/2;
if(b>5){
System.out.println(“Pernyataan1 Test Seleksi If dieksekusi”);
}
System.out.println(“Pernyataan2 Test Seleksi If dieksekusi”);
}
}
36
2. Pengkondisian Dengan if dan else
Pada pengkondisian dengan menggunakan if, tidak jelas apa
yang akan dilakukan apabila ekspresi boolean bernilai false. Apabila
ingin memproses suatu ekspresi boolean yang bernilai false, dapat
menambahkan else.
Sintaks :
if ()
{

Advertisement
}
else
{

}
Pernyataan pada blok if sebelum else akan dijalankan apabila
ekspresi boolean bernilai true, sedangkan apabila ekspresi boolean
bernilai false, maka akan dijalankan pernyataan yang ada setelah else.
Latihan 15. SeleksiIfElse.java
class SeleksiIfElse {
public static void main(String[] args) {
int x;
x = 10;
if(x>5) {
System.out.println(“Pernyataan1a Test Seleksi IfElse
dieksekusi”);
System.out.println(“Pernyataan1b Test Seleksi IfElse
dieksekusi”);
}
else {
System.out.println(“Pernyataan2a Test Seleksi IfElse
dieksekusi”);
37
System.out.println(“Pernyataan2b Test Seleksi IfElse
dieksekusi”);
}
}
}
3. Pengkondisian Dengan if dan else if
Selain if, if dan else, dapat juga menggunakan kombinasi if
else secara berkelanjutan. Misalnya apabila ingin melakukan
pengkondisian yang melakukan pengecekan nilai boolean sebanyak
tiga kali, maka kita dapat melakukan seperti berikut :
if ()
{

}
else if ()
{

}
else if ()
{

}
else
{

}
Latihan 16. SeleksiIfElseIf.java
class SeleksiIfElseIf{
public static void main(String[] args) {
int bulan = 12;
if(bulan<=3) 38 System.out.println("Kuartal 1 Test Seleksi IfElseIf"); else if(bulan<=6) System.out.println("Kuartal 2 Test Seleksi IfElseIf"); else if(bulan<=9) System.out.println("Kuartal 3 Test Seleksi IfElseIf"); else System.out.println("Kuartal 4 Test Seleksi IfElseIf"); } } 4. Pengkondisian Dengan Switch Switch digunakan untuk memilih berdasar banyak pilihan, dimana dari masing-masing pilihan akan menghasilkan pernyataan atau aksi yang berlainan sesuai pilihan yang dilakukan. Biasanya penggunaan switch berkaitan dengan menu, dimana apabila menu pertama dipilih, maka switch akan menjalankan blok dari case 1, lalu apabila menu kedua dipilih, maka switch akan menjalankan blok dari case 2, demikian seterusnya. Bila tidak memenuhi kriteria menu case manapun, switch akan menjalankan blok default. Sintaks penggunaan switch adalah : Switch ()
{
Case :
Break;
Case :
Break;
Case :
Break;
default:
break;
}
39
Latihan 17. SeleksiSwitch.java
class SeleksiSwitch {
public static void main(String[] args) {
int bulan, year;
bulan = 1;
year = 2005;
switch(bulan) {
case 1: switch(year) {
case 2004 : System.out.println(“Bulan 1 tahun 2004″);
break;
case 2005 : System.out.println(“Bulan 1 tahun 2005″);
break;
}
break;
case 2: switch(year) {
case 2004 : System.out.println(“Bulan 2 tahun 2004″);
break;
case 2005 : System.out.println(“Bulan 2 tahun 2005″);
break;
}
break;
case 3: switch(year) {
case 2004 : System.out.println(“Bulan 3 tahun 2004″);
break;
case 2005 : System.out.println(“Bulan 3 tahun 2005″);
break;
}
break;
default:
System.out.println(“Bulan dan Tahun yang dicari tidak ada
pada pilihan”);
break;
}
System.out.println(“Sudah keluar dari switch”);
}
}
40
B. Pengulangan ( Looping )
Looping adalah perulangan suatu blok kode program berdasar kondisi
yang ditentukan sampai tercapai kondisi untuk menghentikannya (terminasi).
Setiap perulangan memiliki empat bagian, yaitu inisialisasi, badan program,
iterasi,dan terminasi. Inisialisasi adalah program yang menyiapkan keadaan
awal perulangan. Badan program adalah pernyataan yang ingin kita ulangi.
Iterasi adalah program yang kita jalankan setelah badan program, tetapi
sebelum bagian tersebut dijalankan lagi. Terminasi adalah pernyataan boolean
yang diperiksa setiap kali selama perulangan untuk melihat apakah sudah
waktunya menghentikan eksekusi. Pada Java dikenal tiga macam bentuk
perulangan, yaitu : while, do-while, dan for.
1. Pengulangan Dengan for
Pengulangan dapat dilakukan dengan menggunakan pernyataan
for. Loop dengan for melakukan inisialisasi sebelum iterasi/loop
pertama, kemudian melakukan tes kondisional dan pada akhir dari tiap
iterasi melakukan penambahan atau pengurangan pada variabel ( step )
yang digunakan sebagai basis pengkondisian untuk perulangan.
Sintaks :
for (inisialisasi ; ekspresi boolean ; step)
{

}
Latihan 18. For.java
class For {
public static void main(String[] args) {
int c;
System.out.println(“Sebelum for”);
for(c=0;c<10;c++) System.out.println("Nilai c: " + c); System.out.println("Setelah for"); } } 41 2. Pengulangan Dengan while Selain for, kita juga dapat menggunakan while untuk melakukan perulangan. Perulangan akan terus berjalan selama ekspresi boolean bernilai true atau benar. Sintaks : while (ekspresi boolean) {pernyataan} Latihan 19. While.java class While { public static void main(String[] args) { int a = 10 ; System.out.println("Sebelum while"); while(a>=10) {
System.out.println(“Nilai a : “+a);
a–;
}
System.out.println(“Setelah while”);
}
}
42
3. Pengulangan Dengan do-while
Do-while memiliki urutan yang terbalik dibandingkan dengan
while dan memiliki perbedaan utama, yaitu : bahwa pada do-while
pernyataan dijalankan terlebih dahulu minimal satu kali, sedangkan
pada while memungkinkan pernyataan sama sekali tidak dijalankan
apabila kondisi boolean pada saat pertama kali sudah salah.
Sintaks :
do
{

}
while (ekspresi boolean);
Latihan 20. DoWhile.java
class DoWhile {
public static void main(String[] args) {
int b = 9 ;
System.out.println(“Sebelum do”);
do {
System.out.println(“Nilai b : “+b);
b–;
} while (b>=10);
System.out.println(“Setelah do”);
}
}
C. Penggunan Break
Pada pengulangan, bisa menggunakan break untuk menghentikan
pengulangan pada suatu kondisi tertentu. Fungsi break tersebut adalah untuk
menghentikan eksekusi sebuah blok program, misalnya untuk memaksa
keluar dari sebuah looping.
43
D. Penggunaan Continue
Pada pengulangan bisa juga menggunakan continue, dimana continue
akan melanjutkan proses pengulangan berikutnya tanpa menjalankan statemen
sesudahnya.
E. Penggunaan Label
Penggunaan break maupun continue dapat dikombinasikan dengan
label, yang fungsinya sama dengan goto pada pemrograman BASIC.
F. Penggunaan Return
Return biasnya digunakan di dalam method. Dengan menggunakan
perintah return, alur eksekusi dikembalikan ke bagian dari program yang
memanggil method tersebut.
LATIHAN
1. Buatlah program yang memakai Break, Continue, Label, Return !
2. Buatlah program yang menghasilkan output seperti di bawah ini !
*
* *
* * *
* * * *
* * * * *
* * * * * *
2. Buatlah program untuk mendapatkan bilangan prima dari suatu
range bilangan !
3. Buatlah program untuk pemberian nilai hasil ujian, dengan syarat
sebagai berikut.
A : 85 – 100
B : 70 – 84
C : 55 – 79
D : 30 – 54
E : 0 – 29

Testimoni

Advertisement
Filed under : blog,