Advertisement
loading...

Penilaian kompetensi kurikulum 2013 pp no.32 tahun 2013 (pengganti pp 19/2005) penilaian hasil belajar oleh pendidik: penilaian kompetensi sikap penilaian kompetensi pengetahuan penilaian kompetensi keterampilan observasi penilaian diri penilaian antar peserta didik jurnal melalui teknik: tes tulis tes lisan penugasan melalui penilaian kinerja dgn teknik: tes praktik projek portofolio penilaian observasi menggunakan daftar cek atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik. Dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera (langsung maupun tidak langsung) instrumennya menggunakan pedoman observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati penilaian diri menggunakan daftar cek atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik. Peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian kompetensi. Instrumennya berupa lembar penilaian diri. Penilaian antar pendidik menggunakan daftar cek atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik. Peserta didik saling menilai terkait pencapaian kompetensi. Instrumennya berupa lembar penilaian antar peserta didik. Penilaian jurnal berupa catatan pendidik. Catatan pendidik di dalam dan di luar kelas. Tentang informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik berkaitan dengan sikap dan perilaku instrumennya , adanya dokumen catatan peserta didik. Melalui: tes tulis tes lisan penugasan instrumennya berbentuk: soal pilihan ganda isian jawaban singkat benar-salah menjodohkan uraian instrumennya berbentuk: daftar pertanyaan instrumennya berbentuk: pekerjaan rumah projek ( baik secara individual maupun secara kelompok). Melalui penilaian kinerja: menuntut peserta didik mendemonstrasikan kompetensi tertentu dengan menggunakan : tes praktik projek portofolio melalui penilaian kinerja: menuntut peserta didik mendemonstrasikan kompetensi tertentu dengan menggunakan : tes praktik projek portofolio ulangan harian (uh) untuk menilai atau mengukur pencapaian kompetensi setelah menyelesaikan satu kompetensi dasar (sub tema) atau lebih. Ulangan tengah semester (uts) untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8-9 minggu kegiatan pembelajaran, dengan cakupan seluruh indikator yang mempresentasikan seluruh kompetensi dasar periode tersebut. Ulangan akhir semester (uas) untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester, dengan cakupan seluruh indikator yang mempresentasikan semua kompetesi dasar pada semester tersebut. Ujian tingkat kompetensi (utk) oleh satuan pendidikan oleh satuan pendidikan , kisi-kisi oleh pemerintah pada akhir kelas ii, iv, viii, xi (utk tingkat 1,2,4,5) melalui ujian/un pada akhir kelas vi, ix, xii ( utk tingkat 3,4a,6) ujian mutu tingkat kompetensi (umtk) oleh pemerintah oleh pemerintah dengan metode survei pada akhir kelas ii, iv, viii, xi (umtk tingkat 1,2,4,5) penilaian kompetensi sikap (observasi) menggunakan indera dengan menggunakan pedoman observasi , berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati. Instrumennya berupa lembar observasi. Lembar observasi menyesuaikan dengan apa yang diamati. Penilaian kompetensi sikap (penilaian diri) peserta didik mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian kompetensi instrumennya berupa lembar penilaian diri penilaian kompetensi sikap (penilaian antar peserta didik) peserta didik saling menilai terkait dengan pencapaian kompetensi instrumennya berupa lembar penilaian antar peserta didik. Penilaian kompetensi sikap (jurnal) catatan guru/pendidik di dalam atau di luar kelas berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berhubungan dengan sikap dan perilaku. Penilaian kompetensi pengetahuan (tes tulis ) bisa tes tulis bentuk objektif ( pilihan ganda, menjodohkan, uraian singkat, benar-salah) maupun bentuk uraian. Instrumennya berupa instrumen tes tulis. Penilaian kompetensi pengetahuan (tes lisan ) berupa pertanyaan yang diberikan kepada pesrta didik mengenai kompetensi yang dicapai. Instrumennya berupa daftar pertanyaan penilaian kompetensi pengetahuan (penugasan) berupa penugasan secara individu maupun kelompok kepada peserta didik , disesuaikan dengan karakteristik tugas. Brupa pekerjaan rumah atau projek penilaian kompetensi keterampilan (tes praktik) menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu, berupa tes praktik. Mengungkap persiapan, pelaksaan dan hasil praktik. Instrumennya dapat berupa daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang dilengkapi rubrik. Penilaian kompetensi keterampilan (tes projek) menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu, berupa tes projek dari tugas-tugas belajar dalam waktu tertentu. Mengungkap perancangan, pelaksanaan dan pelaporan baik secara tertulis atau lisan. Instrumennya dapat berupa daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang dilengkapi rubrik. Penilaian kompetensi keterampilan (portofolio) untuk mengetahui minat, perkembangan, prestasi, kreativitas peserta didik dalam kurun waktu tertentu. Instrumen penilaian harus memenuhi persyaratan: substansi, kontruksi dan penggunaan bahasa. Tes praktik (performance):
pengamatan terhadap aktivitas siswa sebagaimana terjadi (unjuk kerja, tingkah laku, interaksi) teknik non tes:
untuk memperoleh gambaran mengenai karakteristik, sikap, atau kepribadian teknik non tes: observasi teknik non tes: observasi teknik non tes: observasi air minum keluargamu berasal dari …. Sumur kemasan hujan sungai air mandi keluargamu berasal dari …. Sumur pdam hujan sungai tempat tidurmu dirapikan oleh…. Orang tua pembantu kakak saya sendiri mencontoh nilai persatuan: dalam berteman memilih-milih berdasarkan suku, agama (ya/tidak). Menghargai pendapat orang lain (ya/tidak). Membuat kelompok belajar (ya/tidak) penilaian melalui penugasan adalah suatu teknik penilaian yang menuntut peserta didik melakukan kegiatan tertentu di luar kegiatan pembelajaran. Tugas di sini berarti kegiatan yang dilakukan oleh siswa secara terstruktur di luar kegiatan pembelajaran, misalnya membuat ringkasan, mengamati objek tertentu, dsb. Hasilnya bisa berupa karya ataupun laporan pengamatan. Tidak memberatkan, siswa masih punya waktu bermain dan bersosialisasi. Melatih siswa menerapkan hasil belajarnya dan memperkaya wawasannya. Mengembangkan kreativitas, tanggung jawab, dan kemandirian. Proyek adalah tugas dalam waktu tertentu yang melibatkan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan secara tertulis maupun lisan. Bisa individual atau kelompok. Contoh: mengamati pertumbuhan tanaman yang terkena sinar matahari dan yang tidak. Untuk menilai keterampilan dalam menghasilkan suatu produk dalam waktu tertentu sesuai dengan kriteria proses maupun hasil yang ditetapkan. Bisa individual atau kelompok. Portofolio merupakan kumpulan karya siswa yang disusun secara sistematis, diambil selama proses pembelajaran. Portofolio digunakan untuk memantau perkembangan prestasi, kinerja, kreasi dan karya siswa. Halaman judul/cover, berisi: nama, kelas, sekolah. Daftar isi dokumen. Dokumen portofolio: pilihan guru & siswa dari hasil karya, lembar kerja, koleksi lukisan. Dokumen perlu dikelompokkan, misal per matpel. Catatan pendidik dan ortu. Manfaat hasil penilaian remedial pengayaan perbaikan program & kegiatan kapan? Remedial dilakukan bila nilai kd kurang dari nilai kriteria ketuntasan belajar pengayaan dilakukan bila tuntas lebih cepat perbaikan program & kegiatan bila tidak efektif pelaksanaan program remedial tatap muka dengan guru belajar sendiri → dinilai kegiatan: menjawab pertanyaan, membuat rangkuman, mengerjakan tugas, mengumpulkan data. Pada atau di luar jam efektif program pengayaan : siswa berprestasi baik memperkaya kompetensi kegiatan : memberi materi tambahan, latihan tambahan tugas individual hasil penilaian menambah nilai mata pelajaran bersangkutan setiap saat, pada atau di luar jam efektif. Terima kasih

Testimoni

Advertisement
Filed under : blog, tags:
SLIDESERAGAMBATIK