Menu

Pengembangan Kawasan Waduk Daerah Kabupaten Sragen

Oct
22
2014
by : 1. Posted in : blog

KEDUNG OMBO (WKO) – TAMAN SAFARI
Lokasi Proyek
Kawasan Waduk Kedung Ombo terletak di Kecamatan Sumberlawang (± 29 km) dari Solo atau ± 31 km dari Sragen. Kawasan WKO mempunyai area seluas 6.576 Ha yang terdiri atas perairan seluas 2.830 Ha dan lahan darat seluas 3.746 Ha. Uraian Proyek R e n c a n a pengembangan Kawasan WKO mengacu pada rencana tapak kawasan yang telah disusun tahun 2005. Rencana tapak kawasan merupakan suatu acuan pengembangan bagi obyek- obyek potensial yang nantinya akan dikembangkan atau ditata di kawasan wisata Boyolayar Waduk Kedung Ombo, sehingga nantinya dapat memiliki kesesuaian dan integrasi antara satu dengan yang lainnya disekitar kawasan wisata, untuk pembangunan antara lain resort dan fasilitas pelengkapnya, home stay, sarana dan prasarana, atraksi wisata air (pemancingan, restoran apung, perahu, kereta gantung), wisata minat khusus (camping ground, taman safari, penjelajahan, parasailing), fasilitas olah raga (olah raga dayung, berkuda, panahan, layang-layang), dll.

Luas tanah yang dibebaskan berjumlah 6.576 ha yang meliputi 37 desa dari 7 kecamatan yang terletak di daerah Kabupaten Sragen, Boyolali dan Grobogan. Sekitar 50% luas lahan yang dibebaskan untuk pembangunan Waduk Kedung Ombo berada pada wilayah Kabupaten sragen, dimana 86% tanah tersebut merupakan lahan rakyat. Kondisi Eksisting Lingkup wilayah perencanaan pembangunan Kawasan Wisata Waduk Kedung Ombo meliputi Wilayah Administratif Kecamatan Sumberlawang yaitu Desa Ngargosari (Dukuh Boyolayar dan Ngargorejo) seluas 1.456 Ha dan Desa Ngargotirto seluas 1.547 Ha. Pembangunan waduk ini dimanfaatkan untuk irigasi, pengendalian banjir, pembangkit tenaga listrik, pengembangan perikanan, pariwisata, penyediaan bahan baku untuk air minum, air irigasi dan air untuk masyarakat perdesaan.

sebagian besar kawasan Waduk Kedung Ombo yang akan dikembangkan berada pada wilayah kerja BKPH Gemolong, RPH Jurang Gandul sedangkan sisanya merupakan tanah milik masyarakat. Kondisi vegetasi cukup bervariasi dengan usia tanam yang berbeda-beda. Diantaranya Padi, Palawija serta beberapa jenis tanaman keras seperti Jati, Sonokeling, Mahoni, Sonobrit, Sonosiso, Sono dan Gemilina.
Peluang kawasan Waduk Kedung Ombo untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata sangat besar. Salah satunya untuk dibangun Taman Safari dan Kereta Gantung. Hal ini dikarenakan dua obyek ini belum ada di wilayah eks-karesidenan Surakarta. Sehingga bisa dipastikan akan menarik pengunjung.

Taman Safari ini a pengunjung sebany?
Analisis Keuangan
Peluang kawasan Waduk Kedung Ombo untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata sangat besar, karena pemandangan yang dimiliki sangat indah dan debit air yang selalu tinggi. Dari data jumlah pengunjung pada obyek-obyek wisata di Kabupaten Sragen, terlihat bahwa rata-rata jumlah pengunjung per hari pada masing-masing obyek mencapai 142 orang pada tahun 2004. Angka tersebut menunjukkan kisaran jumlah pengunjung yang akan terserap di WKO.
Asumsi jumlah pengunjung pada awal tahun pengoperasionalan adalah 40% dari daya tampung dan pada akhir masa ekonomisnya, jumlah pengunjung ditargetkan mencapai 80% sehingga peningkatan jumlah pengunjung rata- rata tiap tahun sebesar 3,54% per tahun.m Berdasarkan tingkat inflasi yang terjadi di Kabupaten Sragen, maka asumsi peningkatan biaya operasional untuk listrik, telepon dan biaya perawatan sebesar 5% per tahun dengan discount rate yang digunakan sdpesar 16%. Total investasi yang akan dikeluarkan untuk pembangunan alah Rp 7,5 milyar. Perkiraan jumlah ^ 343 orang per hari atau 125.195 orang 3a tahun pertama dan akan mengalami peningk^ 54%fser tahun. Hai^a litermasuk set dan akan mengalami kenaikan sebesar Rp 5.00Qf tiap 3 tahun.
Estimasi biaya operasional yang mulai dikeluarkan pada tahun pertama adalah sbb:
a. Upah pegawai sebesar Rp. 75.408.000 per tahun yang terdiri dari:
• Manajer = 1 orang (Rp 2.519.424/orang/bulan) Wakil Manajer = 1 orang (Rp 2.267.482/orang/bulan)
Penjual Tiket = 2 orang (Rp 637.414/orang/bulan) Penjaga Pintu Masuk = 2 orang (Rp 637.414/orang/bulan) Tenaga Teknisi = 1 orang (Rp 637.414/orang/bulan) Keamanan = 4 orang (Rp 637.414/orang/bulan) Sopir kendaraan wisata = 2 orang (Rp 637.414/orang/bulan)
Perawat bangunan = 1 orang (Rp 511.443/orang/bulan Perawat tanaman & binatang = 2 orang (Rp 511.443/orang/bulan)
b. Listrik, air bersih dan telepon = Rp 50.000.000
c. Biaya perawatan = Rp 20.000.000
d. Makanan hewan = Rp 50.000.000
Berdasarkan hasil analisa ekonomi, maka diperoleh hasil sebagai berikut:
- NPV : 2.409.073.401 (> 0, layak)
BEP : selama 5 tahun
IRR : 22% (lebih besar dari suku bunga bank) Insentif dari Pemerintah Kabupaten
1. Pembebasan biaya ijin prinsip dan ijin lokasi
2. Pembebasan biaya ijin SIUP, TDP bagi pengusaha pemula dan perusahaan yang memperkerjakan lebih dari 100 karyawan
3. Pelayanan perijinan yang mudah, cepat, murah dan transparan dengan waktu penyelesaian maksimal 12 hari kerja
4. Penyusunan dokumen-dokumen perencanaan, antara lain master plan, rencana tapak kawasan, studi kelayakan, dokumen AMDAL
5. Penyediaan sarana dan prasarana penunjang, antara lain jalan, jembatan, air bersih
6. Menfasilitasi pembahasan kerjasama penggunaan lahan milik Perhutani dan Jratunseluna
Status Tanah

Menggunakan wilayah perairan WKO yang pengelolaanya merupakan wewenang Jratunseluna.

PENGEMBANGAN WISATA ZIARAH MAKAM PANGERAN SAMUDRO DI GUNUNG KEMUKUS
Objek wisata ini merupakan petilasan Pangeran Samudro dan merupakan objek wisata spiritual. Banyak pengunjung datang ke Makam Pangeran Samudro untuk menikmati keindahan akar pohon yang artistik di area sekitar makam maupun mandi di Sendang Ontrowulan yang sumber airnya tidak pernah habis. Yang tak kalah menarik adalah mengamati pola kehidupan, kebudayaan, dan kepercayaan yang berlangsung dalam masyarakat kawasan Gunung Kemukus. Di kawasan ini tersaji jejak-jejak perjumpaan antara tradisi Jawa Hindu dan Islam lengkap dengan berbagai legenda dan artefak bersejarah yang tersisa. Sehingga dari aspek antropologi, para pengunjung akan menemui kesan eksotis ketika berada di kawasan itu.
Kepercayaan masyarakat untuk berziarah ke Makam Pangeran Samudra untuk mendapatkan berkah sangat mengakar kuat. Hal ini terlihat dari jumlah pengunjung yang banyak. Puncak Wisatawan terjadi pada bulan Syuro/Muharram tepatnya hari Kamis Pahing Malam Jum’at Pon dimana pengunjung yang datang bisa mencapai makam Pangeran Samudro (Larap Slambu). Saat ritual Larap Slambu, biasanya dihadiri para bangsawan Keraton Surakarta yang berbusana tradisional Jawa. Pada hari itu wisatawan dapat menjumpai ornamen dan pakaian tradisional Jawa, prajurit dengan senjata khas keraton kuno di setiap sudut Kemukus. Pengunjung pada hari-hari tersebut sangat melimpah. Oleh karena itu terbuka peluang investasi yang berpeluang untuk dikembangkan berupa pembangunan rumah makan, cottage, hotel, sarana dan prasarana wisata.
Kondisi Eksisting
Makam Pangeran Samudra terletak di Gunung Kemukus. Kawasan Gunung Kemukus merupakan bukit dengan ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan kulit. Secara Administratif, obyek wisata Gunung kemukus terletak di Desa Pendem (±29 km sebelah Utara Solo atau ± 34 km dari Sragen), Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen Jawa Tengah. Lokasi Gunung Kemukus mudah diakses dan dapat ditempuh selama ± 45 menit dengan kendaraan bermotor melewati Jalur Sragen atau ± 30 menit melalui jalur Solo-Purwodadi. Fasilitas pengunjung yang sudah tersedia antara lain mushola, kamar kecil, penginapan, area parkir dan ruang informasi.

artikel lainnya Pengembangan Kawasan Waduk Daerah Kabupaten Sragen

Friday 20 June 2014 | blog

Selamat datang di toko online alat Teknologi Informasi Komunikasi bersama www.bupeko.com – Kami mencoba memberikan informasi…

Monday 25 May 2015 | blog

KANTOR CERIA Jl. Kamboja no. 10 SURABAYA Telp.(031) 7568678 Fax. (031) 6743552   Surabaya, 8 Mei…

Tuesday 19 August 2014 | blog

MENGENAL SISTEM OPERASI LINUX Komputer merupakan alat bantu untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan. Di banyak bidang misalnya…

Saturday 25 July 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT     MEMASANG DRIVE OPTIK…