Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA

May
04
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Buddha untuk Sekolah Dasar Luar Biasa Tunarungu (SDLB-B) A. Latar Belakang Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya untuk mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat. Menyadari bahwa peran agama amat penting bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan, yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Pendidikan Agama dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia serta peningkatan potensi spritual. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama. Peningkatan potensi spritual mencakup pengenalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi spritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan. Pendidikan Agama Buddha adalah usaha yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memperteguh keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, serta peningkatan potensi spiritual sesuai dengan ajaran agama Buddha. Kurikulum Pendidikan Agama Buddha yang berbasis standar kompetensi dan kompetensi dasar mencerminkan kebutuhan keragaman kompetensi secara nasional. Standar ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai kerangka acuan dalam mengembangkan Kurikulum Pendidikan Agama Buddha sesuai dengan kebutuhan daerah atau pun sekolah. Pendidik diharapkan dapat mengembangkan metode pembelajaran sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar dengan mempertimbangkan peserta didik yang berkebutuhan khusus tunarungu. Pencapaian seluruh kompetensi dasar perilaku terpuji dapat dilakukan tidak berurutan. Peran orang tua sangat penting dalam mendukung keberhasilan pencapaian tujuan Pendidikan Agama Buddha. B. Tujuan Pendidikan Agama Buddha bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. 1. Mengembangkan keyakinan (Saddha) dan ketakwaan (Bhakti) kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tiratana, Para Bodhisattwa dan Mahasattwa 2. Mengembangkan manusia Indonesia yang berakhlak mulia melalui peningkatan pelaksanaan moral (Sila), meditasi (samadhi) dan kebijaksanaan (panna) sesuai dengan Buddha Dharma (Agama Buddha) 3. Mengembangkan manusia Indonesia yang memahami, menghayati, dan mengamalkan/menerapkan Dharma sesuai dengan Ajaran Buddha yang terkandung dalam Kitab Suci Tipitaka/Tripitaka sehingga menjadi manusia yang bertanggung jawab sesuai dengan prinsip Dharma dalam kehidupan sehari-hari 4. Memahami agama Buddha dan sejarah perkembangannya di Indonesia. C. Ruang Lingkup Pendidikan Agama Buddha meliputi aspek-aspek sebagai berikut. 1. Sejarah 2. Keyakinan (Saddha) 3. Perilaku/moral (Sila) 4. Kitab Suci Agama Buddha Tripitaka (Tipitaka) 5. Meditasi (Samadhi) 6. Kebijaksanaan (Panna). D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Pembelajaran pendidikan agama Buddha disesuaikan dengan kondisi peserta didik yang berkebutuhan khusus tunarungu. Kelas I, Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sila 1. Memahami sikap menghormat, memberi salam serta mengenal dan menerapkan doa dalam agama Buddha 1.1 Mengenali sikap menghormat, dan memberi salam 1.2 Menerapkan sikap-sikap menghormat, dan memberi salam 1.3 Menjelaskan arti, tujuan, dan manfaat berdoa 1.4 Menerapkan cara-cara berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan dalam kehidupan sehari-hari Sejarah 2. Mengungkapkan identitas agama Buddha 2.1 Mengidentifikasi tempat ibadah, rohaniwan, kitab suci, hari raya, dan Guru Agung Agama Buddha 2.2 Mengenali Buddha rupang, panji Buddhis, Stupa, Cakra dan Swastika, sebagai simbol agama Buddha Kelas I, Semester 2 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sejarah 3. Mengungkapkan riwayat kelahiran Pangeran Siddharta 3.1 Mendeskripsikan peristiwa kelahiran Pangeran Siddharta 3.2 Menjelaskan ramalan petapa Asita tentang Pangeran Siddharta Saddha 4. Memahami ketuhanan dalam agama Buddha 4.1 Menumbuhkan keyakinan (Saddha) terhadap Tuhan Yang Maha Esa 4.2 Mengenali sifat-sifat ketuhanan dalam diri Buddha dan cara Buddha menyelamatkan manusia Kelas II, Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sejarah 1. Mengungkapkan peristiwa upacara pemberian nama dan asal-usul Pangeran Siddharta 1.1 Menjelaskan peristiwa upacara pemberian nama Pangeran Siddharta 1.2 Mengidentifikasi asal-usul Pangeran Siddharta Saddha 2. Mengungkapkan kisah-kisah Jataka dan lain-lain yang bertemakan persahabatan dan kasih sayang 2.1 Menceritakan kisah Jataka dan lain-lain yang bertemakan persahabatan 2.2 Menceritakan kisah Jataka dan lain-lain yang bertemakan kasih sayang Kelas II, Semester 2 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Saddha 3. Mengungkapkan kisah-kisah Jataka dan perumpamaan populer agama Buddha yang bertemakan kejujuran dan kebijaksanaan 3.1 Menceritakan kisah Jataka dan lain-lain yang bertemakan kejujuran 3.2 Menceritakan kisah Jataka dan lain-lain yang bertemakan kebijaksanaan Sila 4. Memahami 10 macam peraturan yang baik (Dasapunnakiriyavathu), mengembangkan perbuatan baik serta menghindari perbuatan buruk 4.1 Mendeskripsikan macam-macam peraturan 4.2 Menerapkan rasa malu berbuat jahat (hiri) dan takut akibat berbuat jahat (ottapa) 4.3 Membedakan perbuatan baik dan buruk 4.4 Melatih diri bersikap sopan santun Kelas III, Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sejarah 1. Mengenal dan meneladani sifat-sifat luhur Pangeran Siddharta 1.1 Menjelaskan sifat-sifat luhur Pangeran Siddharta pada masa kanak-kanak 1.2 Meneladani sifat-sifat luhur Pangeran Siddharta pada masa kanak-kanak Saddha 2. Mengungkapkan cerita Jataka dan lainnya yang bertemakan pengorbanan 2.1 Menjelaskan lima pengorbanan Boddhisattva 2.2 Meneladan tokoh yang berkisahkan Pengorbanan Sila 3. Mengkonstruksi sikap umat Buddha untuk menjadi manusia susila 3.1 Mengenali sila-sila Pancasila Buddhis 3.2 Menjelaskan manfaat melaksanakan dan akibat melanggar Pancasila Buddhis Kelas III, Semester 2 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sila 4 Mengenal kewajiban anak terhadap orang tua dan kewajiban terhadap guru 4.1 Melaksanakan kewajiban anak terhadap orang tua 4.2 Menerapkan kewajiban terhadap guru Saddha 5. Memahami hari raya agama Buddha 5.1 Menjelaskan hari-hari raya agama Buddha dan latar belakangnya 5.2 Mendeskripsikan makna hari-hari raya agama Buddha Kelas IV, Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sejarah 1. Mengungkapkan peristiwa perayaan membajak sawah 1.1 Menceritakan peristiwa membajak sawah 1.2 Menjelaskan makna peristiwa membajak sawah Sila 2. Mengembangkan sifat-sifat luhur dalam kehidupan sehari-hari 2.1 Menerapkan Dharma yang membuat seseorang menjadi lemah lembut dan baik hati (Khanti Soracca) 2.2 Memberikan pertolongan sejati (Pubbakari) dan mewujudkan rasa terimakasih (Katannukatavedi) kepada orang yang telah memberikan pertolongan sejati 2.3 Mengakui kesalahan, memperbaiki diri, meminta, dan memberi maaf Kelas IV, Semester 2 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Saddha 3. Memahami puja bakti 3.1 Menjelaskan makna, tujuan, dan manfaat melaksanakan puja bakti 3.2 Membiasakan diri untuk selalu melakukan puja bakti setiap hari Sejarah 4. Mengungkap sejarah candi-candi Buddhis di Indonesia 4.1 Mendeskripsikan candi-candi agama Buddha di Indonesia 4.2 Mengidentifikasi candi-candi yang digunakan dalam rangkaian upacara Waisak nasional Kelas V , Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sejarah 1. Mengungkapkan berbagai cara Raja Suddhodana membesarkan Pangeran Siddharta 1.1 Menjelaskan cara Pangeran Siddharta dibesarkan dan sarana yang diberikan Raja Suddhodana 1.2 Menjelaskan tujuan Raja Suddhodana memanjakan Pangeran Siddharta 1.3 Menjelaskan sikap Pangeran Siddharta menghadapi kemewahan dan kesenangan duniawi Saddha 2. Menjelaskan hukum-hukum kebenaran 2.1 Mendeskripsikan Hukum Kebenaran 2.2 Menjelaskan hakikat kehidupan menurut ajaran Buddha 2.3 Mendeskripsikan Hukum Karma 2.4 Menjelaskan Hukum Kelahiran Kembali Kelas V, Semester 2 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sila 3. Mengkonstruksi sikap umat Buddha untuk menjadi manusia yang bermurah hati 3.1 Mendeskripsikan macam-macam dana 3.2 Menerapkan cara-cara berdana yang baik dan benar Sila 4. Mengenal cara merawat orang sakit dan menjaga pikiran agar jasmani tidak sakit 4.1 Menerapkancara merawat dan mendoakan orang sakit 4.2 Melatih diri untuk menjaga pikiran ketika sedang sakit Kelas VI , Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sejarah 1. Mengungkapkan cerita pada masa pendidikan Pangeran Siddharta 1.1 Menjelaskan masa pendidikan Pangeran Siddharta 1.2 Meneladan semangat belajar Pangeran Siddharta Saddha 2. Memahami perumpamaan-perumpamaan cerita agama Buddha yang populer 2.1 Menceritakan perumpamaan tentang kisah Rumah Terbakar 2.2 Menjelaskan perumpamaan tentang Orang yang Luka Terkena Panah Beracun 2.3 Menjelaskan perumpamaan tentang Kembalinya Anak yang Hilang Kelas VI , Semester 2 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Samadhi 3. Memahami sikap bermeditasi 3.1 Mengenali peran konsentrasi dalam kegiatan sehari-hari 3.2 Melakukan latihan meditasi pernapasan dan cinta kasih dengan benar 3.3 Mendeskripsikan manfaat meditasi Saddha 4. Memahami tujuan akhir umat Buddha (Nirwana) 4.1 Mendeskripsikan Nirvana/Nibbana sebagai tujuan akhir umat Buddha 4.2 Membedakan Surga dengan Nirvana/Nibbana E. Arah Pengembangan Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.

Testimoni

artikel lainnya PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Tuesday 19 August 2014 | blog

LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 81A TAHUN 2013 TENTANG IMPLEMENTASI KURIKULUM…

Sunday 14 December 2014 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SUB BIDANG METODOLOGI PELATIHAN KERJA     MERANCANG PEMBUATAN SARANA PENDUKUNG…

Monday 4 May 2015 | blog

Sekolah : SMA Negeri 3 Banjarbaru Mata Pelajaran : Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelas / Semester…

Saturday 27 June 2015 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SUB BIDANG METODOLOGI PELATIHAN KERJA       MENENTUKAN TUJUAN, PRASYARAT,…