Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Pasien yang terinfeksi MRSA

Nov
17
2014
by : Bupeko. Posted in : blog

MRSA juga dapat menyebar saat kita sudah berada di rumah. Akan tetapi, bagi orang sehat MRSA biasanya hanya tinggal dan tidak menimbulkan infeksi. Mencuci tangan sesering mungkin dengan cara yang baik dan benar, merupakan salah satu langkah mudah yang dapat mencegah terjadinya penularan M RSA. Cuci tangan dapat dilakukan dengan sabun dan air mengalir (bila tangan terlihat kotor) atau dengan hand rub yang mengandung alkohol (bila tangan terlihat bersih).

sakah bakteri ini dapat dihilangkan?
Ada kemungkinan bakteri akan menghilang dengan sendirinya. Tetapi untuk hasil yang lebih yang efektif, dokter akan memberikan krim antibiotik pada hidung atau luka yang ada. Krim antibiotika diberikan 3 kali dalam sehari selama seminggu.
Pasien mungkin juga akan diberikan obat antibiotik, hal ini untuk mencegah penyebaran MRSAdengan cepat.
Setelah pasien menyelesaikan perawatan yang diberikan, petugas kesehatan kami akan melakukan pemeriksaan ulang yaitu pada hidung, pada luka terbuka (bila ada) dengan melakukan swab sekali lagi untuk memastikan bahwa pasien sudah terbebas dari MRSA. Apabila sudah tidak ditemukan MRSA, pasien boleh dirawat di ruangan perawatan biasa.
Apa yang dapat anda bantu untuk mencegah penyebaran? Jika Anda akan memeriksakan ke Dokter atau Rumah Sakit yang lain, informasikan kepada Dokter, perawat atau petugas kesehatan lainnya bahwa Anda pernah terkolonisasi atau terinfeksi MRSA

Direktur: 08572 5555 333 Home Visit: 0812 2626 3333 PJT : 664 100, Poliklinik Cendana : 647 060 Duty Manager: 0813 2992 3333, IGD : 642 642 Ponek : 634 100, ICU : 650 100, PICU : 637 100, NICU : 647 100 HCU Melati: 7889 100, HCU Cendana : 7889 111, HCU Stroke : 7889 115 Jam berkunjung :
Pagi : 10.00 – 12.00 WIB, Sore : 17.00-19.00 WIB Klinik Sore Paviliun dilayani jam : 14.00 -18.00 WIB

Jl. Kol. Soetarto 132 Surakarta 57126 8 634 634 S 637 412
\ooz. SGS www.rsmoewardi.jatengprov.go.id
pakah pengertian MRSA (Methicillin ;sistant Staphylococcus aureus)?
iphylococcus aureus adalah bakteri yang isanya hidup di area hidung, rektum dan kulit illa (ketiak) manusia. Pada umumnya, masih kup banyak antibiotika yang sensitif terhadap kteriini.
^SA (Methicillin Resistant Staphylococcus reus) adalah satu galur Staphylococcus aureus ig sudah mengalami mutasi sehingga sudah ?nunjukkan resistensi terhadap berbagai tibiotika khususnya oksasilin.
igaimanakah apabila seseorang rinfeksi MRSA?
MRSA dapat mengenai orang yang sehat maupun orang yang rentan. Pada orang yang sehat, biasanya bakteri hanya akan tinggal, tanpa menimbulkan gejala infeksi. Sedangkan pada orang yang rentan, MRSA dapat ;nyebabkan timbulnya suatu penyakit infeksi . eksi yang ditimbulkan oleh MRSA biasanya ;nunjukkan gejala klinis yang lebih berat, masa nyembuhan penyakit lebih lama, biaya ngobatan lebih mahal dan keterbatasan tibiotika yang dapat digunakan untuk terapi.
f N
MRSA dapat menyebar melalui kontak
tangan. Oleh karena itu, apabila seseorang
telah diketahui terinfeksi MRSA harus segera
diinformasikan agar dapat ditangani dengan
cepatdantepat. i ^
Siapa saja yang dapat terinfeksi MRSA?
Setiap orang yang berada di Rumah Sakit, fasilitas rehabilitasi atau dalam perawatan jangka panjang mempunyai risiko yang lebih besar untuk terinfeksi bakteri MRSA.
Bagaimanakah penanganan terhadap pasien yang terinfeksi MRSA ?
RSDM akan memberikan penanganan khusus pada pasien yang terinfeksi MRSA. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah penyebaran MRSA kepada pasien lain, keluarga pasien dan petugas kesehatan yang merawat. Selain itu tindakan ini juga bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan pasien. Prosedur yang akan dilakukan oleh petugas kesehatan RSDM adalah: Pasien akan dirawat dalam ruangan tersendiri atau bersama pasien lain yang juga terinfeksi MRSA.
• Pada saat masuk ruangan dan melakukan perawatan, petugas akan mengenakan alat perlindungan diri/APD (baju khusus, sarung tangan dan masker (bila diperlukan)), dan
petugas akan melepas semua APD segera setelah selesai melakukan perawatan.
Pada pintu ruang perawatan akan dipasang tanda untuk menunjukkan keharusan menggunakan APD saat berada di ruang perawatan MRSA.
• Membatasi jumlah penunggu pasien.
Bagi para petugas dan pengunjung diharuskan mencuci tangan ketika akan masuk dan keluar dari ruangan perawatan pasien.
• Apabila pasien harus keluar dari ruang perawatan untuk suatu pemeriksaan atau terapi, pasien harus mencuci tangan sebelum meninggalkan ruangan.
• Petugas akan mengganti setiap hari semua pakaian pasien, seprei dan sarung bantal serta memandikan pasien dengan sabun yang mengandung chlorhexidin gluconate 2%.
• Petugas cleaning service akan membersihkan semua peralatan di lingkungan perawatan pasien setiap hari sesuai dengan prosedur pembersihan ruang di RSDM.
Bagaimana dengan keluarga dan pengunjung?
Pasien masih dapat menerima kunjungan keluarga atau tamu (jumlah dibatasi). Pengunjung harus mencuci tangan ketika akan masuk dan

Testimoni

artikel lainnya Pasien yang terinfeksi MRSA



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Thursday 6 March 2014 | blog

Kata – Kata Mutiara 3    “Sesuatu yang baik, belum tentu benar. Sesuatu yang benar, belum…

Wednesday 20 August 2014 | blog

MENUJU SEKOLAH ABAD KE 21 Dra.Trisilawati Pengawas Dikpora Surakarta 2013 APABILA KITA MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN SAAT INI…

Thursday 27 November 2014 | blog

Elemen1 1. jelaskan yang dimaksud dengan validitas isi dan validitas ramalan! Validitas isi artinya kejituan atau…

Tuesday 18 September 2012 | blog

                                                                                                         ReadMore >>Testimoni Related posts: Contoh Surat Komunikasi Marketing Penawaran Iklan Outdoor Contoh Surat…