Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Jasa Perusahaan Bidang Jasa Administrasi Perkantoran

Nov
06
2014
by : Bupeko. Posted in : blog

 

 

 

 

 

 

 

 

MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR JASA PERUSAHAAN

 

BIDANG JASA ADMINISTRASI PERKANTORAN

 

 

 

MENGAPLIKASIKAN

KETERAMPILAN DASAR KOMUNIKASI

ADM.PK01.001.01

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.6.A Jakarta Selatan

 

 

DAFTAR ISI

 

 

 

Daftar Isi……………………………………………………………………………………………. 1

 

BAB I    PENGANTAR …………………………………………………………………………….  2

 

1.1.       Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi ……………………………  2

1.2.       Penjelasan Modul………………………………………………………………. 2

1.3.       Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)……………………………………… 3

1.4.       Pengertian-pengertian Istilah……………………………………………….. 4

 

BAB II   STANDAR KOMPETENSI………………………………………………………………. 5

 

2.1.       Peta Paket Pelatihan ………………………………………………………….  5

2.2.       Pengertian Unit Standar ……………………………………………………..  5

2.3.       Unit Kompetensi yang Dipelajari ……………………………………………  5

2.3.1.      Judul Unit …………………………………………………………..  6

2.3.2.      Kode Unit …………………………………………………………..  6

2.3.3.      Deskripsi Unit ……………………………………………………..  6

2.3.4.      Elemen Kompetensi ………………………………………………  6

2.3.5.      Kriteria Unjuk Kerja ………………………………………………  6

2.3.6.      Batasan Variabel …………………………………………………..  7

2.3.7.      Panduan Penilaian ………………………………………………..  7

2.3.8.      Kompetensi Kunci ………………………………………………… 10

 

BAB III  STRATEGI DAN METODE PELATIHAN …………………………………………….. 11

 

3.1.           Strategi Pelatihan …………………………………………………………… 11

3.2.           Metode Pelatihan ……………………………………………………………. 11

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI …………………………………………………………. 12

 

BAB  V  SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN

KOMPETENSI            ………………………………………………………………….. 26

 

5.1.           Sumber Daya Manusia ……………………………………………………… 26

5.2.           Sumber-sumber Perpustakaan ……………………………………………. 27

5.3.           Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan ………………………………………. 29

 

 

 


BAB I

PENGANTAR

 

 

1.1.      Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

 

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2.      Penjelasan Modul

1.2.1.  Desain Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

1.2.2.   Isi Modul

 

a.       Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

b.       Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk          mempelajari dan memahami informasi.
    • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
    • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

 

 

c.       Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

1.2.1.   Pelaksanaan Modul

 

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3.      Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

 

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4.      Pengertian-pengertian Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mencapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1.      Peta Paket Pelatihan

 

Untuk mempelajari modul ini perlu membaca dan memahami modul-modul lain yang berkaitan karena unit ini harus diases bersamaan dengan atau sesudah unit-unit berikut ini diases  :

2.1.1.      Berkomunikasi Melalui Telepon ADM.PK01.002.01

2.1.3.    Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan ADM.PK01.003.01

2.1.4.    Memberikan Pelayanan kepada Pelanggan ADM.PK01.004.01

 

Terdapat hubungan yang sangat erat juga antara unit ini dengan unit-unit berikut :

 

*  ADM.PK02.005.01         Menghasilkan Dokumen Sederhana

*  ADM.PK02.019.01         Berkomunikasi Lisan dalam Bahasa Inggris pada Tingkat Operasional Dasar

*  ADM.PK02.021.01         Menulis dalam Bahasa Inggris pada Tingkat Operasional Dasar

* ADM.PK02.022.01          Berkomunikasi Lisan dalam Bahasa Inggris pada Tingkat Operasional Menengah

* ADM.PK02.023.01          Menulis dalam Bahasa Inggris pada Tingkat Operasional Dasar

 

Tergantung kepada sektor industri dan tempat bekerja, maka penyelenggaraan pelatihan atau penilaian unit yang dikombinasikan mungkin baik.

 

Harus diperhatikan bagaimana mengembangkan pelatihan untuk memenuhi persyaratan unit ini.  Bagi pelatihan kejuruan yang umum, institusi sebaiknya memberikan pelatihan dengan mempertimbangkan konteks industri secara menyeluruh.

 

 

2.2.      Pengertian Unit Standar

 

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

 

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan dipersyaratkan untuk “Menerapkan prosedur-prosedur mutu”.

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

 

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Peserta yang berbeda mungkin membutuhkan waktu yang berbeda pula untuk menjadi kompeten dalam keterampilan tertentu.

 

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

 

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

 

2.3.      Unit Kompetensi yang Dipelajari

 

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

 

2.3.1.       Judul Unit :

Mengaplikasikan Ketrampilan Dasar Komunikasi

 

2.3.2.       Kode Unit :

ADM.PK01.001.01

 

2.3.3.     Deskripsi Unit

Unit ini berkaitan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan pengadaan kerangka pelayanan pada Pelanggan.

 

 

 

2.3.4.     Elemen Kompetensi dan Kreteria Unjuk Kerja

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

 

1.

Mengidentifikasi proses komunikasi di tempat kerja

1.1

 

Persyaratan kemampuan minimal berkomunikasi di tempat kerja diidentifikasi

1.2

Sarana untuk berkomunikasi dengan penyelia dan rekan sekerja teridentifikasi sesuai standar di tempat kerja

1.3

Informasi dikumpulkan dan disampaikan secara efektif dan efisien

 

2.

 

Menerima dan menyampaikan informasi

2.1

Pengamatan efektif dan keterampilan mendengarkan secara aktif digunakan untuk mendapatkan dan menerjemahkan info baik verbal maupun non verbal

2.2

Informasi tertulis dan verbal diterima, dipahami dan diketahui

2.3

Dokumentasi rutin yang bersifat sederhana ditempat kerja dilengkapi secara akurat dan mudah dibaca

2.4

Informasi dan ide didiskusikan dengan cara jelas dan santun menggunakan teknik komunikasi yang tepat.

3.

 

Membuat Konsep Komunikasi Tertulis sebagai Informasi

3.1

 

Prosedur dan format penulisan konsep yang relevan diidentifikasi

3.2

Konsep tulisan disampaikan untuk diketahui sesuai dengan batas waktu

3.3

Menggunakan bahasa verbal dan non verbal dengan tatabahasa yang baik sesuai kebutuhan di tempat kerja

 

4.

 

Memilih Media Komunikasi

4.1

Prosedur pemilihan media komunikasi dipilih sesuai dengan kebutuhan dan SOP

4.2

Seluruh kegiatan unjuk kerja dilakukan sesuai dengan acuan K3

 

 

2.3.5.         Batasan Variabel

 

1.  Unit ini berlaku di seluruh sektor industri pelayanan.

 

2.  Negosiasi dan pembuatan kontrak termasuk namun tidak terbatas kepada :

2.1   Perusahaan

2.2   Perjanjian

2.3   Kontrak Sewa

2.4   Negosiasi Harga

2.5   Perjanjian Pemasaran

 

3.  Penelitian resmi dan tak resmi pada kebutuhan pelanggan bisa termasuk tetapi tidak terbatas pada :

3.1   Berbicara dengan pelanggan

3.2   Penelitian kualitas dan jumlah

3.3   Mendapatkan umpan balik dari rekan kerja di bagian pengantaran

3.4   Menganalisa persaingan di luar

3.5   Menganalisa kecenderungan pasar dan industri

 

Panduan Penilaian

 

1.   Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung  

 

Untuk menunjukkan kemampuan, bukti pengetahuan dan ketrampilan diperlukan bidang-bidang sebagai berikut  :

1.1.   Perjanjian Pemasaran

1.2.   Pengetahuan dan Ketrampilan Esensial

1.2.1   Masalah pemasaran dan tantangannya

1.2.2   Pengetahuan tentang hukum  dalam suatu perjanjian

1.2.3   Pengetahuan tentang budaya kerja perusahaan termasuk kemampuan dan fokus pemasaran

1.2.4   Ketrampilan melakukan negosiasi termasuk negosiasi perdagangan

1.3   Pengetahuan umum tentang perjanjian yang sesuai di berbagai macam industri

 

 

2. Konteks Penilaian

Harus diperhatikan bagaimana mengembangkan pelatihan untuk memenuhi persyaratan unit ini. Bagi pelatihan kejuruan yang umum, Organisasi sebaiknya memberikan pelatihan yang mempertimbangkan konteks industri secara menyeluruh tanpa bias pada sektor tertentu.  Variasi situasi akan dapat membantu dalam hal ini.  Pelatihan untuk sektor tertentu materinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan sektor tersebut.

 

 

3. Aspek  Penting untuk Penilaian

3.1   Kemampuan untuk mengembangkan pendekatan-pendekatan proaktif untuk peningkatan dari pelayanan pelanggan dalam konteks industri bisnis pada umumnya

3.2   Pengetahuan prinsip/dasar dari kualitas jasa.

 

 

 

2.3.6.         Kompetensi Kunci

 

NO

KOMPETENSI KUNCI

TINGKAT

1.

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

2

2.

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

2

3.

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

2

4.

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

2

5.

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

2

6.

Memecahkan masalah

1

7.

Menggunakan teknologi

2


BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

 

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

 

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

 

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2.          Metode Pelatihan      

 

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

 

 

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topic tertentu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 BAB IV

BAHAN MATERI UNIT KOMPETENSI

MENGAPLIKASIKAN KETRAMPILAN DASAR KOMUNIKASI

 

 

4.1.    Pengertian Komunikasi

Komunikasi berasal dari bahasa Latin, yaitu Communicatio yang berarti pemberitahuan atau pertukaran pikiran.  Istilah communication bersumber dari kata communis yang artinya sama maknanya.  Jadi sekelompok orang yang terlibat dalam komunikasi harus memiliki kesamaan makna, jika tidak maka komunikasi tidak dapat berlangsung.  Bila seseorang menyampaikan pesan, pikiran dan perasaan kepada orang lain dan orang tersebut mengerti apa yang dimaksudkan oleh penyampai pesan, maka komunikasi berlangsung.

Pengertian Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pikiran dan perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang mempunyai arti bagi kedua belah pihak.  Proses  penyampaian tersebut pada umumnya menggunakan bahasa, karena bahasa merupakan lambang yang dapat mewakili sesuatu, baik yang berwujud maupun tidak.  Selain bahasa dapat juga digunakan gerak isyarat atau mimik dan pantomimik.  Komunikasi dengan bahasa disebut komunikasi verbal sedangkan komunikasi dengan menggunakan lambang disebut komunikasi non verbal.

 

4.2.   Sarana Komunikasi selain bahasa adalah:

 

  1. a.    Isyarat, misalnya bunyi bedug pertanda sembahyang bagi umat Islam segera dimulai, lonceng gereja, bunyi pada lintasan kereta api, pengatur lalu lintas di perempatan jalan.

 

  1. b.    Gambar, merupakan lambang yang banyak digunakan dalam komunikasi, misalnya televisi dan film untuk iklan.

 

  1. c.    Warna, dalam situasi tertentu warna merupakan alat komunikasi yang efektif, misalnya bendera putih melambangkan musuh telah menyerah, kartu merah bagi pemain sepak bola adalah lambang dan peringatan keras.

 

 

 

 

4.3.      5 Unsur Pokok Komunikasi

Dalam komunikasi ada lima unsur pokok yang penting, yaitu:

4.3.1.      Komunikator     à seseorang yang menyampaikan pesan kepada orang lain.

4.3.2.     Pesan (Message) à maksud, pikiran dan perasaan yang disampaikan

kepada  orang lain.

4.3.3.     Komunikan          à orang yang menerima pesan yang disampaikan oleh

Komunikator  (pesan) ;

4.3.4.    Sarana                à yaitu alat orang yang menyampaikan pesan agar pesan yang disampaikan oleh komunikator (pemberi pesan) sampai kepada Komunikan:

4.3.5.   Umpan Balik      à yaitu tanggapan atas pesan yang disampaikan oleh

Kommunikator dari komunikan.

 

Komunikasi dimana pembicaraan  dilakukan baik :

 

  • secara langsung (face to face) antara seorang komunikator dengan seorang komunikan,

 

  •  atau komunikasi kelompok, dimana  komunikasi terjadi antara seorang atau lebih dengan sekelompok orang secara tatap muka,

 

  • maupun komunikasi melalui telepon ;

 

dapat mencerminkan kepribadian seseorang.  Dengan kata lain, orang dapat menilai kepribadian dari apa yang dibicarakan dan bagaimana cara penyampai-annya.   Dasar dari pembicaraan adalah penguasaan kosa kata (vocabulary).  Dengan   semakin meluas kosa kata yang dimiliki, semakin baik pula pembicaraan yang dapat Anda langsungkan secara relevan berkaitan dengan lingkungan yang Anda geluti setiap hari.

 

 

Erwin Bettingham dalam bukunya Persuasive Communication mengatakan bahwa untuk berlangsung secara persuasif, situasi komunikasi harus melibatkan upaya seseorang yang dengan sadar mengubah perilaku seseorang atau sekelompok orang melalui pesan.

 

Keuntungan komunikasi antar pribadi untuk melakukan persuasi adalah terjadinya kontak pribadi, sehingga komunikator memahami, mengetahui dan mengkaji sejauh mana pesan yang disampaikan dapat diterima baik oleh komunikan.  Dengan mengetahui, memahami dan mengkaji hal-hal tersebut, komunikator dapat memperbaiki sikap antara lain:

 

  1. memperhatikan setiap kata dan kalimat yang diucapkan;
  2. mengulangi kata-kata yang mempunyai maksud penting disertai berbagai penjelasan secukupnya ;
  3. memberi kepastian pengertian apa yang telah diucapkan ;
  4. memberi informasi kata-kata yang penting.

 

4.4.    KETERAMPILAN DASAR KOMUNIKASI:

 

Sebagai orang yang berbicara (komunikator), kadang kita lebih terpusat pada informasi yang ingin kita sampaikan.  Padahal orang yang diajak bicara sebagai pendengar (komunikan) mungkin langsung dapat memahami pesan Anda, mengerti hanya sebagian saja dari seluruh isi pesan Anda, atau samasekali tidak paham maksud Anda – meskipun Anda sudah menyampaikan informasi tersebut secara akurat sesuai standar Anda sendiri.  Tidaklah cukup hanya sekedar menyampaikan pesan.  Isi pesan haruslah bisa diterima / dimengerti agar komunikasi bisa berhasil.

 

Perbedaan paham biasanya terjadi apabila Komunikator tidak menyatakan dengan tepat hal-hal yang ingin disampaikannya, kadang ia tidak menemukan kata atau ungkapan yang sesuai untuk mengekspresikan maksudnya.  Sedangkan Komunikan, tidak selalu menyimak penjelasan dan kadang salah menterjemahkan apa yang telah didengarnya.

 

Model Komunikasi Send-Receive

Testimoni

artikel lainnya Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Jasa Perusahaan Bidang Jasa Administrasi Perkantoran



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Wednesday 6 September 2017 | blog

Selamat sore, perkenalkan saya Rony dari Creat Sign, saya ingin menawarkan jasa pembuatan website. Desain website…

Sunday 21 June 2015 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SUB BIDANG METODOLOGI PELATIHAN KERJA     MERUMUSKAN PERMASALAHAN PELATIHAN DI…

Thursday 30 January 2014 | blog

  INDOKABANA, Indonesia Kain Batik Mempesona, Dapatkan Pesona Batik untuk tubuh indah anda dengan harga spesial,…

Friday 24 April 2015 | blog

KEUNGGULAN PEMBAYARAN PPOB KE BUPEKO.COM Support untuk pembayaran Listrik Pasca & Pra bayar Pembayaran Rekening PLN…