Menu

Modul Memulai Microsoft Excel 2007 Kurikulum 2013

Aug
25
2014
by : 1. Posted in : blog

BAB I

Microsoft Excel

1. Memulai Microsoft Excel 2007

Langkah pertama sebelum memulai program ini Anda harus mengecek apakah komputer Anda sudah terinstall program Microsoft Excel 2007 atau belum. Setelah Anda meyakini bahwa Microsoft Excel 2007 telah terinstall di dalam komputer Anda, maka Anda dapat menggunakan software ini untuk berbagai keperluan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengaktifkan program aplikasi Microsoft Excel, antara lain sebagai berikut.
1. Melalui double klik shortcut Microsoft Excel di desktop.
2. Melalui menu Start.
3. Melalui file yang terdapat di Microsoft Excel
Jika ingin membuka Microsoft Excel dengan cara pertama, maka pada desktop harus sudah ada shortcut-nya terlebih dahulu. Seandainya shortcut belum terpasang di desktop, shortcut dapat dimunculkan dengan langkah berikut.
• Klik kanan pada desktop.
• Pilih menu New, kemudian klik Microsoft Excel worksheet.
Jika ingin membuka Microssoft Excel 2007 dengan cara kedua, langkah yang digunakan adalah sebagai berikut.
• Klik menu Start, kemudian arahkan pada pilihan All Programs.
• Klik Microsoft Office dan lembar kerja Microsoft Excel 2007
• Sekarang Anda siap bekerja dengan Excel 2007.

Membuka Excel 2007 pada Windows 7

Jika ingin membuka Microsoft Excel 2007 dengan cara ketiga, maka dalam windows explorer harus sudah ada file Excel yang pernah dibuat. Misalnya file Excel ada di My Document, maka langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut.
• Klik menu start > Pilih Program > klik windows Explorer.
• Klik Folder My Document.
• Klik dua kali pada file Excel yang akan dibuka.

Tampilan awal Excel 2007

2. Cara Mengakhiri Excel 2007

Setelah Anda selesai menggunakan Microsoft Excel 2007, Anda perlu menutup program aplikasi windows tersebut sebelum mematikan komputer. Cara untuk menutup program adalah dengan cara meng-klik tombol Close (X) yang terdapat di sebelah kanan atas Windows Excel atau dapat juga melalui ikon kontrol menu yang terdapat di pojok kiri, caranya sebagai berikut.
1. Klik ikon menu kontrol Microsoft Excel 2007.
2. Pilih dan klik Exit Excel.

Tombol Exit (X) untuk mengakhiri Excel 2007

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat!
1. Sebutkan macam-macam perangkat lunak aplikasi pengolah angka yang ada di
sekitar Anda!
2. Jelaskan kegunaan Program aplikasi Excel 2007 dalam kehidupan sehari-hari!
3. Jelaskan cara mengaktifkan program Microsoft Excel 2007!
4. Jelaskan manfaat adanya kelebihan teknologi multitasking dalam Excel 2007!
5. Sebutkan fasilitas yang terdapat dalam Microsoft Excel 2007 minimal empat
macam!

1. Elemen pada Microsoft Excel 2007
Pada saat Anda memulai Excel 2007, akan muncul sebuah dokumen kosong. Mulai dari sini, Anda dapat menambahkan data, mengubah tampilan data, meminta Excel meringkas data, atau menemukan informasi dalam file bantuan Excel.

Gambar berikut menunjukkan komponen-komponen terpenting Excel 2007, yaitu jendela workbook, ikon menu kontrol, quick access toolbar, baris tab, formula bar, size button, name box, area spreadsheet, scroll bar, tombol navigasi, nama sheet, baris status, dan zoom.

Bagian-bagian Lembar Kerja Excel 2007

a. Ikon Menu Kontrol
Ikon menu kontrol Excel 2007 sangat berbeda dengan Excel 2003 yang hanya berisi instruksi-instruksi untuk mengubah posisi jendela. Dalam Excel 2007, isi perintah-perintah ikon menu kontrol ini akan muncul saat ikon menu kontrol tersebut diklik, sebagaimana ditampilkan dalam gambar berikut.

Tampilan kotak dialog ikon menu kontrol aplikasi Excel 2007
1. New, yang dilambangkan dengan simbol merupakan perintah untuk menampilkan lembar kerja kosong untuk dilakukan pengetikan dokumen baru. Untuk memulai pekerjaan pada Microsoft Excel 2007 dilakukan dengan klik pada ikon ini.
2. Open, disimbolkan dengan lambang merupakan perintah untuk membuka dokumen Microsoft Excel 2007 yang telah tersimpan dalam hardisk, CD/DVDRom. USB Flashdisk, Disket, atau media simpan lain.
3. Save, merupakan perintah untuk menyimpan file lembar kerja Excel 2007 yang baru dibuat atau diedit, yang sebelumnya pernah atau belum pernah tersimpan di dalam hardisk, CD/DVDROM, USB Flashdisk, disket, atau media simpan lainnya.
4. Save As, tombol ini memiliki fungsi yang sedikit berbeda dengan perintah . Perintah sudah dilengkapi dengan fasilitas yang apabila diklik terdiri atas perintah-perintah seperti ditampilkan pada gambar berikut.

Sub tab menu Save As aplikasi Microsoft Excel 2007

Keterangan:
• Excel Workbook, adalah perintah menyimpan dokumen dalam format file default dan Microsoft Excel 2007.
• Excel Macro Enabled workbook, adalah perintah untuk menyimpan lembar kerja sebagai sebuah template yang dapat digunakan untuk menyimpan lembar kerja ke format lain.
• Excel Binary Workbook, yaitu perintah untuk menyimpan lembar kerja ke beberapa format dan diyakini dapat diakses dengan mudah.
• Excel 97-2003 Workbook, digunakan untuk menyimpan lembar kerja dalam format yang sangat cocok untuk diedit oleh Microsoft Excel 1997 hingga 2003.
• Find add ins for other File formats, perintah ini digunakan untuk mempelajari dari help tentang add-ins untuk menyimpan format dokumen ke bentuk lain, misalnya ke format PDF atau XPS.
• Other Format, adalah perintah untuk membuka kotak dialog Save As, sehingga kita leluasa
b. Quick Access Toolbar
Quick access toolbar letaknya di pojok kanan atas tepatnya di sebelah kiri ikon menu kontrol. Setiap tombol dikenali menurut bentuk-bentuk ikon gambar yang masing-masing mewakili perintah tertentu dan berbeda perintah antara tombol satu dengan tombol lainnya.

c. Baris Tab
Lingkungan kerja Excel 2007 sangat berbeda tampilannya dengan Microsoft Excel versi sebelumnya. Perbedaan tersebut terletak pada tampilan baris judul pull down menu yang fungsinya berubah menjadi baris judul tab/baris tab. Pada setiap tab terdiri atas kumpulan toolbar-toolbar.

d. Size Button
Size button digunakan untuk mengatur tampilan lembar kerja. Dalam layar Excel 2007 terdiri dari empat tombol sebagai berikut.
• Minimize Untuk menutup sementara Ms. Excel, jendela ditutup dan dikirim ke taskbar menjadi sebuah ikon. Untuk membuka kembali klik pada ikon di taskbar.
• Restore Mengembalikan jendela Ms. Excel keukuran semula.
• Maximize Mengubah ukuran jendela Ms. Excel menjadi ukuran yang lebar.
• Close Untuk menutup jendela Ms. Excel.
e. Name Box
Name box merupakan toolbar yang berisi alamat suatu cell.

f. Formula Bar
Formula bar adalah tempat untuk menuliskan rumus (fungsi).

Keterangan :
1. Tombol Cancel digunakan untuk membatalkan pengisian sel melalui formula bar.
2. Tombol Enter digunakan untuk memasukkan teks atau formula pada sel yang ditentukan sebelumnya.
3. Tombol Insert Function digunakan untuk menyisipkan fungsi tertentu ke dalam sel.

g. Kolom
Kolom merupakan baris lajur yang berisi abjad A sampai IV (256 kolom, kolom maksimal).

h. Baris
Baris berisi angka 1 sampai 65.536 (jumlah baris maksimal).

i. Scroll Bar
Scroll bar merupakan bar penggulung yang dibedakan menjadi dua, yaitu vertical scroll bar dan horizontal scroll bar.
1. Vertical scroll Bar berfungsi untuk menggulung dokumen ke atas atau ke bawah.
2. Horizontal scroll bar digunakan untuk menggulung layar ke kiri dan ke kanan.
j. Tombol Navigasi Sheet
Tombol navigasi sheet adalah tombol yang digunakan untuk berpindah dari satu sheet ke sheet yang lain.

k. Baris Status
Baris status adalah baris yang berisi keterangan yang menunjukkan lembar kerja yang saat itu digunakan/dikerjakan.

l. Zoom
Zoom merupakan tombol untuk mengatur penampilan layar, mengecilkan dan membesarkan lembar kerja dalam layar.

2. Menu Tab
Lembar kerja Microsoft Excel 2007 memiliki menu tab yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan Anda secara cepat. Tab-tab menu tersebut adalah Tab Home, Insert, Page Layout, Formula, Data, Review, dan View. Di setiap tab terdapat kumpulan toolbar-toolbar.

a. Toolbar
Toolbar merupakan kotak yang berisi tombol-tombol untuk mempercepat proses pekerjaan yang Anda lakukan. Umumnya tombol-tombol ini dikenal dengan istilah shorcut sebagai perintah cepat/jalan pintas dari sebuah pilihan menu. Microsoft Excel 2007 memiliki tab menu berikut.

1) Tab Home

Tab home berisikan perintah-perintah standar (dasar). Elemen tab Home terdiri dari submenu berikut.

a) Clipboard

Kegunaan dari submenu clipboard adalah untuk menampung/ menyimpan data sementara hasil copy atau hasil pemotongan data. Dalam submenu ini terdapat perintah-perintah dalam bentuk ikon (tombol).

b) Font

Submenu Font terdiri dari kumpulan beberapa tombol seperti pada tabel berikut.

c) Alignment

Submenu Alignment terdiri dari ikon (tombol) seperti pada tabel berikut.

d) Number

Submenu number terdiri dari ikon (tombol) seperti pada tabel berikut.

e) Styles

Submenu Styles terdiri dari ikon (tombol) seperti pada tabel berikut.

f) Cells

Submenu Cells terdiri dari ikon (tombol) seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut.

g) Editing

Submenu Editing terdiri dari ikon (tombol) seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut.

2) Tab Insert
Tab ini digunakan untuk memasukkan instruksi-instruksi ke dalam lembar kerja seperti pembuatan tabel, memasukkan gambar, modelmodel grafik, membuat link, serta memasukkan simbol-simbol. Tab ini terdiri dari komponen-komponen sebagai berikut.

a) Tables

Nama dan fungsi submenu Tables terdiri dari ikon (tombol) seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut.

b) Illustrations

Nama dan fungsi submenu Illustrations terdiri dari ikon (tombol) seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut.

c) Chart, digunakan untuk membuat grafik dengan berbagai model.

d) Text, digunakan untuk membuat tex box, menyisipkan header and footer, membuat huruf indah, menyisipkan objek, dan menyisipkan simbol.

e) Link, Digunkan untuk menyisipkan Link pada Lembar kerja

3) Tab Page Layout

Tab page Layout digunakan untuk mengatur data, bagian dari tab ini adalah sebagai berikut.

a) Themes, digunakan untuk mengatur pewarnaan, tata letak, dan efek huruf.

b) Page Setup, digunakan untuk mengatur batas tepi kertas (margin), model dokumen (orientasi kertas), mengatur ukuran kertas (size), mengatur area pencetakan (print area), mengatur penggalan halaman (page break), memberi background dokumen, dan mencetak/memberi judul tabel.

c) Scale to fit, digunakan untuk mengatur lebar, tinggi, serta skala kolom atau baris secara otomatis.

d) Sheet Option, digunakan untuk menampilkan garis bantu serta heading suatu data.

e) Arrange, digunakan untuk mengatur tata letak gambar serta perataan, group, dan rotasi gambar.

Tab Layout Arrange

4) Tab Formula, digunakan untuk memasukkan rumus (fungsi logika, fungsi text, format keuangan, fungsi tanggal, dan waktu).

Tab Formula

5) Tab Data

Tab data digunakan untuk memasukkan data eksternal, merefresh data. Pada bagian Sort dan Filter digunakan untuk mengurutkan dan memfilter/menyaring data. Di bagian Data Tools digunakan untuk membuat teks berkolom, sedangkan pada bagian Outline digunakan untuk proses grup dan melepas grup suatu data serta membuat subtotal.

6) Tab Review

Tab Review digunakan untuk mengeja kesalahan tata bahasa, pemberian komentar, serta penguncian data (keamanan data).

7) Tab View

Tab View digunakan untuk melihat tampilan lembar kerja, mengatur ukuran tampilan lembar kerja dalam layar, serta pengaturan jendela lembar kerja.

Dalam penggunaan Excel 2007 kita membutuhkan tool-tool untuk menyelesaikan pekerjaan Excel agar akses dan eksekusi data menjadi lebih cepat. Namun, tidak jarang tool-tool yang sering dibutuhkan belum masuk ke dalam tab.
Anda dapat memasukkan tombol-tombol perintah tersebut ke dalam Quick Access Toolbar dengan cara sebagai berikut
1. Klik tombol combo box pada baris Quick Access Toolbar
2. Berilah tanda (√) di depan pilihan tombol tersebut.

Jika ternyata dalam pilihan combo box tidak terdapat tool-tool yang kita butuhkan, kita dapat mengakses dan sekaligus memasukkan ke dalam Quick Access Toolbar dengan cara berikut.
1) Klik tombol combo box pada access toolbar.
2) Pilih dan klik pada pilihan perintah More commands.
3) Pilihlah salah satu tombol yang diinginkan, masukkan ke dalam kotak pilihan Quick Access Toolbar.

4. Menggunakan menu dan ikon dalam Microsoft Excel 2007

Menu dan ikon yang terdapat pada Microsoft Excel 2007 mempunyai fungsi sesuai uraian materi sebelumnya. Penggunaan beberapa menu dan ikon yang terdapat pada Microsoft Excel 2007 akan dibahas pada uraian berikut.Selanjutnya, Anda dapat mempelajari lebih mendalam tentang penggunaan menu dan ikon pada materi Penggunaan Microsoft Excel 2007 untuk Menghasilkan informasi

a. Menyimpan lembar kerja Excel
Lembar kerja Excel yang sudah jadi perlu diamankan agar tidak hilang, yaitu dengan cara disimpan ke hardisk atau disket terlebih dahulu. Lembar kerja yang terdapat dalam sebuah workbook akan disimpan dalam file Excel, cara menyimpan workbook dengan menggunakan ikon adalah sebagai berikut.

1) Klik ikon pada quick access toolbar.
2) Setelah masuk ke kotak dialog Save As, masukkan pilihan folder untuk menyimpan lembar kerja di dalam kotak pilihan Save in.
3) Isikan nama file sesuai dengan keinginan di kotak isian file name dengan cara menghapus dulu nama file default Excel. Sebagai contoh, apabila Anda akan mengganti nama file menjadi Daftar Nilai, maka yang harus dilakukan adalah menghapus “Book 1” kemudian ketikan “Latihan 1”.

4) Apabila Anda menginginkan file simpanan Anda dapat dibuka kembali pada aplikasi Excel selain 2007 (misalnya di Excel 2003), maka gantilah tipe penyimpanan pada kotak pilihan Save As Type menjadi Excel 97-2003 workbook.

atau dengan memilih Save as Type Perhatikan tampilan berikut.

5) Setelah selesai klik Save
Dari proses penyimpanan tersebut, hasil lembar kerja Excel yang Anda simpan memiliki ekstensi xls. Berdasarkan contoh di atas, nama file yang tersimpan menjadi Latihan 1.xls

b. Menyimpan lembar kerja Excel dengan nama baru
Langkah untuk menyimpan lembar kerja Excel dengan nama baru adalah sebagai berikut.
1. Klik tombol office button.
2. Klik Save As ( )sehingga akan tampil kotak dialog Save As.
3. Pada kotak pilihan Save In, pilihlah folder sebagai tempat untuk menyimpan lembar kerja Excel yang baru. Apabila Anda tidak melakukan perubahan, maka hasil penyimpanan akan tersimpan dalam folder yang sama dengan tempat penyimpanan file yang lama.
4. Pada kotak isian File name, isikan nama file yang baru, lalu klik save.

c. Menyimpan lembar kerja Excel yang pernah disimpan
Lembar kerja lama yang pernah disimpan dapat pula disimpan kembali setelah Anda melakukan perubahan-perubahan. Proses penyimpanan file ini dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Dengan cara mengklik tombol office button, kemudian klik Save.
2. Dengan mengklik ikon Save ( ) pada quick access toolbar.
3. Dengan menekan tombol Ctrl + S di keyboard.

d. Menyimpan lembar kerja Excel ke dalam disket dan flashdisk
Selain penyimpanan lembar kerja di dalam hardisk, Anda juga dapat menyimpan lembar kerja Excel ke dalam disket atau flashdisk. Cara penyimpanan lembar kerja Excel dengan menggunakan disket atau flashdisk adalah sebagai berikut.
1. Klik tombol office button kemudian klik Save As.
2. Pada kotak pilihan Save in pilih 3½ Floopy (A:) jika Anda akan menyimpan ke dalam disket, namun apabila Anda akan menyimpan lembar kerja Excel tersebut ke dalam flashdisk, maka pada kotak pilihan Save in pilih Removable Disk (G:).
3. Ketikkan nama file lembar kerja Excel yang Anda inginkan pada kotak isian File name.
4. Apabila sudah selesai, klik tombol Save.
e. Membuka kembali lembar kerja Excel
Apabila Anda ingin membuka kembali lembar kerja Excel yang pernah disimpan di hardisk dengan menggunakan ikon, maka caranya adalah sebagai berikut.
1. Klik ikon pada menu office button.
2. Setelah muncul kotak dialog Open, pilih folder dan klik file yang dicari melalui kotak isian Look in.
3. Klik tombol Open pada kotak dialog Open atau klik dua kali file yang ingin dibuka.

Jika Anda akan membuka file Excel dari flashdisk caranya adalah sebagai berikut.
1. Klik ikon pada quick access toolbar.
2. Pilih Removable Disk (G:) pada kotak isian Look in.
3. Klik nama file Excel yang ingin dibuka.
4. Klik tombol Open pada kotak dialog Open atau klik dua kali file yang ingin dibuka.
f. Mengedit lembar kerja Excel
Mengedit lembar kerja Excel dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan menggunakan mouse dan dengan menggunakan ikon. Dalam hal ini proses editing yang dilakukan adalah memindahkan data dalam sebuah sel pada lembar kerja Microsoft Excel. Berikut adalah cara mengedit lembar kerja Excel dengan menggunakan mouse.
1. Blok sel pada data yang ingin dipindahkan.
2. Pada posisi data yang diblok, klik kiri mouse dan tahan.
3. Seret kursor ke sel tujuan yang diinginkan, kemudian mouse dilepaskan.
Langkah untuk mengedit lembar kerja Excel dengan menggunakan ikon adalah sebagai berikut.
1. Blok data pada sel yang akan dipindahkan.
2. Klik ikon Cut pada tab menu Home submenu Clipboard.
3. Aktifkanlah sel tujuan untuk meletakkan data.
4. Klik ikon Paste pada tab menu Home submenu Clipboard.

Menggunakan Workbook dan Worksheet untuk Membuat Dokumen Pengolah Angka
Setelah masuk ke dalam workbook Microsoft Excel, akan tampil lembar kerja (worksheet) yang terdiri dari baris dan kolom. Sebuah workbook secara default terdiri dari tiga lembar kerja (worksheet), yaitu Sheet 1, Sheet 2, dan Sheet 3.

Bagian paling dasar dari sebuah dokumen Excel adalah kotak yang menyimpan data dalam Excel, kotak ini disebut dengan sel. Setiap sel adalah pertemuan baris (sekuen sel sepanjang baris horisontal) dan kolom (sekuen panjang baris vertikal). Baris ditandai dengan dengan nomor dan kolom ditandai dengan huruf. Nomor baris dan huruf kolom yang menandai sel spesifik disebut referensi sel. Sekumpulan kolom dan baris akan membentuk worksheet yang muncul sebagai sebuah halaman dalam dokumen Excel. Workbook merupakan kebalikan dari worksheet, yaitu kumpulan dari sebuah atau beberapa worksheet.

1. Workbook
Workbook adalah sebuah file yang terdiri dari beberapa lembar kerja yang disebut dengan worksheet dan setiap worksheet ini diberi nama dengan Sheet. Lembar kerja pertama disebut dengan Sheet 1, lembar kerja kedua disebut dengan Sheet 2, dan seterusnya.
a. Menyiapkan Workbook Kosong
Anda dapat menyiapkan workbook kosong dengan cara berikut.
1. Klik ikon menu kontrol, kemudian klik New.
2. Klik pilihan Blank Workbook, kemudian Pilih dan klik Create.
3. Workbook baru akan terbuka dengan nama Book2. Anda akan mendapatkan dua buah workbook, yaitu Book dan Book2 dan Anda dapat bekerja dengan Workbook tersebut

Tampilan Workbook Microsoft Excel 2007
Di samping cara di atas, Anda dapat menggunakan cara klik ikon New pada toolbar standard atau dengan menekan tombol Ctrl+N.

b. Menyimpan Dokumen Excel
Dokumen Excel yang sudah jadi perlu diamankan agar tidak hilang, yaitu dengan cara disimpan ke hardisk atau disket terlebih dahulu. Dokumen di workbook yang disimpan akan menjadi file Excel. Cara menyimpan workbook dengan menggunakan menu ikon adalah sebagai berikut.
1. Klik ikon Save pada Quick Access Toolbar atau klik ikon menu Kontrol kemudian pilih Save As.
2. Setelah masuk ke kotak dialog Save As, masukkan pilihan folder untuk menyimpan dokumen di kotak pilihan Save in. Apabila tidak memasukkan pilihan folder di kotak Save in, maka secara default dokumen akan tersimpan di folder My Documents.
Isikan nama file sesuai dengan keinginan di kotak isian File name dengan cara menghapus dulu nama file default Excel. Sebagai contoh, apabila ingin mengganti nama file menjadi laporan keuangan maka yang harus dilakukan adalah menghapus “Book 1” kemudian ketik laporan keuangan.
Pilihlah jenis format penyimpanan (Anda dapat memilih format simpanan dokumen, misalnya ke format simpanan Excel 97-2003 sehingga file Anda dapat dibuka pada beberapa versi Excel).
3. Klik Save Hasil dan dokumen Excel yang Anda simpan akan mempunyai ekstensi xls, misalnya laporan keuangan.xls.
c. Berpindah workbook dan menutup workbook
Untuk berpindah antara workbook satu dengan workbook yang lain adalah dengan menekan tombol Ctrl+F6 atau dengan mengklik workbook yang diinginkan. Sedangkan untuk menutup workbook yang tidak diperlukan gunakan tombol Ctrl+F4 atau dengan menekan tombol Close (X) yang terdapat di pojok kanan atas dari jendela workbook. Sebaiknya sebelum menutup workbook, Anda menyimpan terlebih dahulu hasil pekerjaan Anda tersebut.

Menggunakan Workbook dan Worksheet untuk Membuat Dokumen Pengolah Angka

2. Worksheet
Saat pertama kali mengaktifkan Excel 2007, maka di layar akan terlihat tiga buah worksheet (buku kerja). Anda dapat menambah atau mengurangi jumlah worksheet tersebut. Di samping itu, Anda dapat mengubah nama worksheet default.
1. Tampilan Worksheet
Dalam bekerja dengan Excel 2007 ini, Anda dapat mengubah bentuk tampilan sesuai dengan kebutuhan Anda. Bentuk tampilan tersebut antara lain sebagai berikut.
o Tampilan Normal

Tampilan normal ini merupakan bentuk tampilan standar (default) dari Excel 2007. Perintah untuk merubah tampilan normal adalah dengan mengklik menu bar View, kemudian klik pilihan Normal.
o Tampilan Page Break Preview

Tampilan ini berfungsi untuk menentukan area pencetakan data pada worksheet yang aktif. Perintah yang digunakan adalah kilk menu bar View, kemudian klik pilihan Page Break Preview.
o Menentukan tampilan Custom

Dalam keadaan default tampilan worksheet memiliki skala 100%. Anda dapat mengubah sesuai kebutuhan Anda. Perintah yang digunakan untuk mengubah tampilan tersebut adalah klik menu View, kemudian klik pilihan Zoom, klik bagian Custom, kemudian ketik nilai yang diinginkan dan akhiri dengan klik OK.

Tampilan Page Layout

Tampilan Full Screen
3. Pengelolaan Sheet
Pekerjaan pengolahan data dalam sebuah sheet seringkali menambahkan, mengurangi, memilih, dan mengaktifkan sheet maupun mengganti nama. Semua proses tersebut dapat dilakukan dengan cara klik kanan mouse pada salah satu nama sheet kemudian pada layar akan terlihat menu shortcut yang berisikan perintah-perintah berkaitan dengan sheet

Keterangan:
Insert : untuk menyisipkan sheet baru
Delete : untuk menghapus sheet
Move or Copy : untuk memindahkan atau meng-copy sheet
View Code : untuk melihat kode-kode sheet
Protect Sheet : untuk membuat password/memprotect sheet
Select All Sheet : untuk memilih dan mengaktifkan sheet secara keseluruhan

Setiap lembar kerja atau sheet terbagi menjadi beberapa kolom dan baris di mana kolom dimulai dari A sampai kolom IV dengan jumlah kolomnya ada 256 kolom dan baris dimulai dari 1 sampai 65.536. Dari tampilan tersebut muncul istilah sel dan range.

Cells atau sel, merupakan perpotongan antara baris dan kolom. Sel memiliki bentuk yang dapat diubah-ubah dengan cara pengetikan langsung atau dengan menggunakan tombol F4 pada F key. Macam bentukan sel tersebut adalah sebagai berikut.
• Sel normal, yaitu sel yang tidak terkunci baik baris maupun kolomnya, misalnya F4.
• Sel absolute kolom, yaitu sel yang terkunci pada bagian kolomnya saja, misalnya $F4.
• Sel absolut baris, yaitu sel yang terkunci pada bagian barisnya saja, misalnyaF$4.
• Sel absolut, yaitu sel yang terkunci pada kedua bagian, kolom dan baris, misalnya $F$4.

Range merupakan kumpulan dari beberapa sel yang terblok. Range dapat dibentuk oleh sel-sel yang berada dalam satu kolom atau sel-sel yang berada dalam satu baris, bahkan gabungan dari sel-sel dalam kolom dan sel-sel dalam baris. Alamat dari range ini dapat diambil dari awal alamat sel dan akhir alamat sel. Misalnya range D6:D12 merupakan kumpulan dari sel D6 hingga sel D12.

Berikut adalah langkah untuk membuat range dalam kumpulan sel adalah sebagai berikut.

a. Membuat range dengan menggunakan tombol shift
Caranya tempatkan penunjuk sel awal range/bagian awal sel yang ingin diblok, yaitu D6, Sambil menekan shift, tekan tombol anak panah sampai sel tujuan, yaitu D12.

b. Membuat range dengan menggunakan mouse
Caranya klik sel yang merupakan sel awal range, yaitu D6. Pointer/ penunjuk mouse harus berada dalam keadaan tanda plus warna putih (tunjuk ke dalam sel, bukan tepi sel). Sambil tetap menekan klik kiri mouse, gerakkan mouse (drag) ke sel tujuan, yaitu sel D12.

c. Membuat kolom atau baris
Suatu kolom atau baris dapat disorot dengan mengklik huruf kolom atau nomor baris yang Anda inginkan. Misalnya cukup klik huruf kolom D bila ingin menyorot seluruh kolom B.

d. Menyorot sederetan kolom atau baris
Untuk menyorot sederetan kolom (misalnya A, B, C) atau sederetan baris (misalnya 3, 4, 5) dapat dilakukan dengan mengikuti langkah klik pada huruf kolom atau pada nomor baris awal (di contoh ini adalah A. Sambil tetap menekan tombol mouse kiri, geserlah (drag) pointer (penunjuk) mouse hingga menyorot seluruh baris itu (di contoh ini adalah C).

Sebelum melakukan entri data pada suatu sel, terlebih dahulu menempatkan pointer pada alamat sel yang akan diisi data. Setelah itu, Anda dapat mengatur format pada data tersebut.

a. Memindahkan pointer
Pointer atau disebut juga dengan kursor berfungsi untuk menentukan tempat di sel mana Anda sedang berada. Anda dapat menggunakan mouse atau keyboard untuk memindahkan pointer ini.
Menggunakan mouse dengan cara klik alamat yang diinginkan.

Apabila alamat sel tidak terlihat di layar, Anda dapat menggunakan penggulung layar vertikal maupun horizontal. Apabila Anda menggunakan keyboard gunakan tombol panah.
Nama Tombol Fungsi Tombol
→ Pindah 1 sel ke kanan
← Pindah 1 sel ke kiri
↓ Pindah 1 sel ke bawah
↑ Pindah 1 sel ke atas
Page Down Menggulung dokumen 1 layar ke bawah
Page Up Menggulung dokumen 1 layar ke atas
Ctrl + → Pindah pointer ke akhir kolom (kolom
XFD)
Ctrl + ← Pindah pointer ke awal kolom (kolom
A)
Ctrl + ↓ Pindah pointer ke akhir baris (baris
1.048.576)
Ctrl + ↑ Pindah pointer ke awal baris (baris 1)
Home Pindah ke awal kolom
Ctrl + End Pindah ke akhir sel yang terisi data
Ctrl + Home Pindah ke awal sel (A1)
Alt + Page Down Menggulung 1 Layar ke kanan
Alt + Page Up Menggulung 1 layar ke kiri
Ctrl + Page Down Pindah ke Sheet berikutnya
Ctrl + Page Up Pindah ke Sheet sebelumnya
Ctrl + F6 Pindah ke jendela workbook sebelumnya/
berikutnya
F2 Mengedit rumus/formula
F5 Go to (menuju ke sel tertentu)

b. Bentuk Kursor
Untuk mengetikkan data yang akan diolah, Anda dapat menggunakan fasilitas mouse maupun keyboard. Hanya saja pada saat Anda akan mengolah data, harus benar-benar memahami sel mana yang akan diolah.
Anda harus tepat dalam menempatkan kursor pada sel, baru kemudian memberikan perintah-perintah untuk pengolahan. Microsoft Excel memiliki beberapa bentuk kursor yang dapat digunakan untuk menjalankan perintah-perintah.
Jenis Kursor Fungsi Posisi Kursor
Membuat blok, memilih daerah yang akan diolah Di tengah-tengah sel yang sedang dipilih
untuk mengedit, mengentri data pada sel yang akan diolah Di tengah-tengah sel yang sedang dipilih
Menyalin blok ke cell yang dilaluinya Sudut kanan bawah pada sel yang dipilih
Blok Kolom / baris di tengah label baris atau kolom
Memindahkan blok ke sel yang dituju mouse Di tepi (garis batas) sel yang sedang dipilih
Mengatur besar kolom atau baris antara kolom atau baris

c. Mengidentifikasi dan memasukkan jenis data
Kelebihan dari Microsoft Excel selain untuk pengolah angka (misalnya pengurangan, penjumlahan, pembagian) dapat pula digunakan untuk presentasi angka yang disisipi teks, grafik, gambar-gambar pendukung dan diagram. Sebelum pembahasan lebih jauh, terlebih dahulu Anda harus mengetahui jenis data yang hendak diolah dalam Microsoft Excel. Dalam Microsoft Excel terdapat dua jenis data sebagai berikut.

1) Data label
Data label adalah data-data berupa teks atau karakter yang tidak akan dilakukan operasi matematika. Data label disebut juga data string atau text yang secara default format data ini adalah rata kiri, misalnya hurufhuruf, gabungan angka dengan karakter (alfa numerik) seperti nomor polisi kendaraan, dan nomor induk siswa.

2) Data value
Data value adalah data-data yang berupa angka atau rumus-rumus yang dapat dilakukan operasi matematika. Data value dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
• Numerik
Numerik adalah angka-angka atau bilangan yang akan dilakukan operasi matematika yang secara default format data ini adalah rata kanan, misalnya: 0,1,2,3,4…
• Formula
Formula merupakan rumus-rumus yang dibuat baik dengan menggunakan operasi sel maupun dengan memanfaatkan fasilitas fungsi. Cara penulisan data dalam bentuk rumus harus diawali dengan tanda = (sama dengan). Dalam membuat rumus yang dituliskan bukan isi datanya melainkan alamat sel-nya.

Untuk membedakan keempat jenis data tersebut, perhatikan contoh berikut ini.

Pada dasarnya untuk memasukkan data dilakukan dengan mengisikan pada setiap sel untuk suatu data yang akan diolah, kecuali jika data tersebut berupa data label dapat saja mengetikkan langsung dengan melewati batas dari setiap sel. Namun, jika suatu data yang akan kita buat berupa data yang akan diolah (data value), maka pengetikannya harus dilakukan dengan mengisikan setiap data pada setiap sel yang berbeda.

Untuk memudahkan dan mempercepat pengetikan data value, sebaiknya lakukan pengetikan bilangan melalui tombol kalkulator yang terdapat pada bagian kanan keyboard dengan mengaktifkan terlebih dahulu tombol Numlock.

1) Memasukkan data berupa angka (number)
Perintah ini digunakan untuk mengatur format tampilan data numerik ataupun data tanggal, misalnya memberi angka desimal, memformat mata uang, dan lain-lain. Data angka dapat dimasukkan dengan mengetikkan angka pada sel yang sedang aktif. Penulisan tersebut harus memerhatikan format penulisannya. Angka yang diperbolehkan adalah angka numerik, yaitu angka 0 sampai 9. Penulisan angka pecahan harus menggunakan 0, (nol koma), misalnya angka dituliskan 0,7.

Penulisan data angka dalam kehidupan sehari-hari umumnya dipisahkan dengan tanda titik untuk membedakan ribuan, jutaan, milyaran, dan seterusnya. Hal tersebut berbeda dengan format penulisan Excel yang secara default tidak menggunakan titik untuk membedakan ribuan, jutaan, milyaran, dan seterusnya. Misalnya jika ingin menuliskan 1.000.000.000, maka penulisan data di Excel adalah 1000000000. Jika penulisan salah, misalnya digunakan titik sebagai pemisah maka program Excel akan membacanya sebagai karakter biasa dan bukan sebagai pemisah sehingga angka yang kita masukkan menjadi salah.

Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel berikut.

Pada tabel di atas kolom jumlah uang menggunakan rumus. Untuk menuliskan kolom yang lain cukup Anda ketikkan langsung (tanpa Rp). Untuk membantu Anda dalam menuliskan data angka secara otomatis dapat dilakukan format.
1. Memformat mata uang
Caranya adalah blok kolom harga satuan kemudian klik tab menu Home pilih Format Cell. Pilih tab Number, kemudian Accounting dan atur format decimal pada listbox Decimal places. Pilih Rp Indonesia pada combo Symbol, perhatikan tampilan gambar berikut.

2. Memasukkan data berupa teks
Untuk memasukkan data yang berupa label (alfa numerik), Anda tinggal mengetikkan teks ke dalam sel. Namun perlu diketahui bahwa penulisan data label ini penulisannya akan melewati batas sel. Untuk mengatur data tersebut perlu dilakukan format sel. Perintah ini hampir sama pada program Ms. Word, yaitu berfungsi untuk mengatur format font/huruf. Jenis font standar pada Excel adalah Arial dengan ukuran 10. Namun demikian, Anda dapat mengganti sesuai dengan kebutuhan. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini.

2) Memperbaiki kesalahan pengetikan

Kesalahan dalam pengetikan data mungkin saja dapat terjadi. Anda dapat merevisi atau memperbaiki data tersebut dengan cara mengganti isi sel yang tekniknya adalah sorot sel tersebut, kemudian ketik data yang baru lalu tekan enter. Namun, jika Anda menginginkan untuk memperbaiki isi sel, caranya adalah pilih sel yang datanya ingin diperbaiki kemudian tekan F2, atau klik tombol kiri mouse 2 kali pada sel yang datanya ingin diperbaiki, gunakan tombol-tombol berikut untuk membantu dalam memposisikan kursor (panah pada keyboard, home, end, delete, backspace) setelah selesai tekan enter.

Apabila Anda membuat kesalahan dalam memberikan suatu perintah, maka Anda dapat melakukan pembatalan terhadap perintah tersebut dengan klik Quick Access Toolbar, kemudian klik tombol Undo. Demikian sebaliknya, apabila Anda akan membatalkan perintah Undo gunakan tombol Redo.

Sekilas Tentang Rumus
Rumus atau Formula merupakan sebuah persamaan matematika yang melakukan perhitungan pada nilai-nilai dalam lembar pekerjaan Anda. Rumus selalu dimulai dengan tanda sama dengan (=). Sebagai contoh, rumus berikut mengalikan 2 dengan 3 dan kemudian menambahkan 5 hasil tersebut.

=5+2*3

Rumus juga dapat berisi salah satu atau semua yang berikut ini: fungsi, referensi, operator dan konstanta.perhatikan gambar dibawah ini :

1. Fungsi PI(), yaitu angka 3.142
2. Mengambil referensi dari cell A2
3. Konstan dengan nilai 2
4. Operator dalam contoh di atas memakai * (kali) dan ^ (pangkat)
Jenis-jenis Operator
terdapat 4 jenis operator perhitungan pada microsoft office excel yaitu : Aritmatika , Perbandingan, Penggabungan teks, dan Referensi.

Operator Aritmatika berfungsi untuk melakukan operasi matematika dasar seperti penambahan, pengurangan, atau perkalian; menggabungkan angka, dan menghasilkan hasil numerik

Operator Perbandingan digunakan untuk membandingkan dua nilai atau lebih. Hasil yang di peroleh dari operator perbandingan adalah nilai logis Benar atau Salah (True / False)

Operator Penggabungan Teks digunakan untuk bergabung atau menggabungkan sata atau lebih teks dengan menggunakan simbol Ampersand (&) untuk menghasilkan satu bagiann teks.

Operator Referensidigunakan untuk menggabungkan sel dalam melakukan perhitungan.

FUNGSI

Pastikan anda telah pempelajari materi sebelumnya tentang Rumus dan Jenis-jenis Operator di tulisan saya sebelumnya. jika belum silahkan klik DISINI untuk mempelajarinya

Fungsi pada Excel adalah gabungan rumus-rumus yang telah terprogram pada Ms. Excel. seperti halnya rumus penulisan Fungsi selalu dimulai dengan tanda sama dengan ( = ).
Berdasarkan kategori Fungsi pada Excel 2007 terdiri atas :
1. Fungsi Matematika dan Trigonometri
2. Fungsi Logika
3. Fungsi Teks dan Data
4. Fungsi Lookup dan Referensi
5. Fungsi Statistik
6. Fungsi Database
7. Fungsi Cube (kubus)
8. Fungsi Informasi
9. Fungsi Engineering (Rekayasa)
10.Fungsi Keuangan
Jumlah fungsi pada Excel 2007 kurang lebih sekitar 338 (klik Disini untuk melihat Daftar Fungsi Excel secara keseluruhan) Fungsi itu pun dapat berubah seiring dengan perkembangan dari aplikasi excel yang sekarang versi terakhir saat materi ini di tulis ada Microsoft Office 2010. Khusus untuk mata Pelajaran TIK SMA kelas XI di semester 2 ini, tidak akan di jelaskan secara keseluruhan fungsi-fungsi tersebut tetapi hanya fungsi-fungsi yang sering digunakan saja, diantaranya :

Fungsi Matematika dan Trigonometri
- Fungsi ROUND berguna untuk membulatkan bilangan desimal
Syntax :
ROUND(number,num_digits)
Penjelasan :
number adalah bilangan desimal atau cel referensi yang mengandung nilai bilangan desimal
num_digits adalah jumlah pembulatan angka dibelakang koma misalnya 2 maka akan dihasilkan 2 angka dibelakang koma

Contoh :
=ROUND(2.149,1)

- Fungsi ROUNDUP untuk pembulatan keatas bilangan desimal
Syntax :
ROUNDUP(number,num_digits)
Penjelasan :
number adalah bilangan desimal atau cel referensi yang mengandung nilai bilangan desimal
num_digits adalah jumlah pembulatan angka dibelakang koma misalnya 2 maka akan dihasilkan 2 angka dibelakang koma

Contoh :
=ROUNDUP(3.14159,3)
- Fungsi ROUNDDOWN berguna untuk pembulatan kebawah bilangan desimal
Syntax :
ROUNDDOWN(number,num_digits)
Penjelasan :
number adalah bilangan desimal atau cel referensi yang mengandung nilai bilangan desimal
num_digits adalah jumlah pembulatan angka dibelakang koma misalnya 1 maka akan dihasilkan 1 angka dibelakang koma

Contoh :
=ROUNDDOWN(3.14159,1)

- Fungsi INT berguna untuk mengkonfersi bilangan desimal menjadi bilangan bulat
Syntax :
INT(number)
Penjelasan :
number adalah bilangan desimal atau cel referensi yang mengandung nilai bilangan desimal

Contoh :
=INT(8.98763)

- Fungsi SQRT berguna untuk menghasilkan akar kuadrat bilangan positif
syntax :
SQRT(number)
Penjelasan
number adalah bilangan positif atau cel referensi yang mengadung angka atau bilangan positif

Contoh:
=SQRT(16)
- Fungsi MOD untuk menjadi nilai sisa hasil bagi
syntax
MOD(number,divisor)
Penjelasan
number adalah jumlah atau cel referensi yang akan dibagi
divisor adalah pembagi atau angka yang digunakan untuk membagi number.
divisor atau pembagitidak bisa menggunakan angka 0

Contoh
=MOD(3,2)
- Fungsi ROMAN berguna untuk mengkonfersi bilangan menjadi Angka Romawi
Syntax
ROMAN(number,form)

Penjelasan
number adalah jumlah atau cel referensi yang berisi nilai yang akan di konfersi ke angka romawi
form adalah angka konstan untuk menentukan jenis angka romawi yang kita inginkan. yang terdiri dari 0 s/d 4

Ketentuan:
Jika Number adalah bilangan bilangan negatif maka hasil yang diperoleh adalah nilai error #VALUE!
Jika Number lebih dari 3999 maka hasil yang diperloh adalah nilai error #VALUE!

Contoh :
=ROMAN(499,0)
- Fungsi SUM berguna untuk menjumlah nilai atau range sel
syntax
SUM(number1, [number2], [number3], [number4], …)

- Fungsi SIN untuk mencari nilai Sinus
syntax
SIN(number)
- Fungsi COS untuk Mencari nilai Cosinus
syntax
COS(number)
- Fungsi TAN untuk mencari nilai Tangen
syntax
TAN(number)

Sebelum anda mempelajari materi ini ada baiknya anda mempelajari materi sebelumnya tentang :
1. Rumus dan Operator
2. Fungsi Matematika

FUNGSI LOGIKA
Fungsi-fungsi logika pada Excel biasanya digunakan untuk membandingkan dua kondisi atau lebih.
yang terdiri atas :

- Fungsi AND akan bernilai Benar (TRUE) jika semua kondisi terpenuhi benar
Syntax :
AND(logical1, [logical2], …)

Contoh :
=AND(2+2=4, 2+3=5) hasilnya akan bernilai TRUE

=AND(2+2=5, 2+3=5) hasilnya akan bernilai FALSE
- Fungsi OR akan bernilai benar (TRUE) jika salah satu Kondisi sudah terpenuhi benar
Syntax:
OR(logical1,logical2,…)
Contoh:
=OR(1+1=2,2+2=5) hasilnya akan bernilai TRUE
- Fungsi NOT akan bernilai Benar (TRUE) jika kondisinya tidak terpenuhi dan sebaliknya
Syntax
NOT(logical)
Contoh :
=NOT(1+1=3) hasilnya akan bernilai TRUE
=NOT(1+1=2) hasilnya akan bernilai FALSE
-Fungsi IF merupakan fungsi logika yang bisa digunakan untuk menghitung nilai dari sebuah pernyataan berjenjang. Fungsi if ini biasanya dikenal dengan fungsi if nested (if bercabang atau if bersarang)
Syntax:
IF(logical_test, value_if_true,value_if_false)
dimana :
• logical_test merupakan syarat dari percabangan.
• value_if_true merupakan nilai jika syarat percabangan terpenuhi.
• value_if_false merupakan nilai jika syarat percabangan tidak terpenuhi.
Contoh :
=IF(A1>=70,”Lulus”,”Remedial”)
=IF(A2>89,”A”,IF(A2>79,”B”, IF(A2>69,”C”,IF(A2>59,”D”,”F”))))

FUNGSI LOOKUP

Sebelum mempelajari materi ini pastikan anda telah mempelajari materi sebelumnya yaitu :
1. Rumus dan Operator
2. Fungsi Matematika
3. Fungsi Logika
4. Fungsi Tanggal dan Waktu

Fungsi VLOOKUP
Fungsi VLOOKUP digunakan untuk membaca suatu data secara vertikal, lalu mengambil nilai yang diinginkan pada table tersebut berdasarkan kunci tertentu. Fungsi ini adalah yang paling sering digunakan daripada fungsi HLOOKUP. Misalnya kita mempunyai data Barang pada Sheet1 dimana pada tabel tersebut tersimpan informasi sbb:
• Kode_Barang
• Jenis_Barang
• Nama_Barang
• Harga_Jual
• Harga_Beli

Lalu pada Sheet2, kita ingin jika kita telah menginput Kode_Barang pada suatu sell di kolom A, secara otomatis pada sell sebelahnya di kolom B muncul Nama_Barang dan Harga dll. Maka untuk mewujudkan hal ini, diperlukan rumus VLOOKUP.

Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah sbb:

=VLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Col_index_num, range_lookup)

Keterangan :
• Lookup_value adalah sel referensi/nilai yang hendak dijadikan kunci dalam pencarian data.
• Table_array adalah tabel/range yang merupakan table yang menyimpan data yang hendak kita cari.

Catatan Penting !
• Usahakan Table_array sudah disort pada field kunci nya (baik secara ascending ataupun descending)
• Huruf besar ataupun huruf kecil dianggap sama saja atau diabaikan pada field kunci di Table_array.

Col_index_num adalah nomor kolom yang hendak kita ambil nilainya. Col_index_num harus berisi nilai sama dengan atau lebih besar dari 1. Jika kurang dari 1, VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #VALUE!. Jika col_index_num lebih besar dari jumlah kolom pada table_array nya, VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #REF!.

Range_lookup adalah nilai logika TRUE / FALSE yang mana VLOOKUP akan mencari data secara tepat atau secara kira-kira atau pendekatan.

Jika range_lookup kita isi TRUE, maka yang akan digunakan adalah metode pendekatan atau kira-kira. Seandainya nilai yang kita cari tidak ada, maka yang akan diambil adalah nilai yang lebih besar pada sell berikutnya dimana nilainya lebih kecil atau sama dengan nilai lookup_value (field kunci). Seandainya tidak ada nilai yang lebih kecil atau sama dengan nilai lookup_value (field kunci), maka VLOOKUP akan mengembalikan nilai error = #N/A.

Adapun jika range_lookup kita isi FALSE, maka yang akan digunakan adalah metode tepat. Pada metode tepat ini, jika VLOOKUP tidak menemukan data yang kita cari, maka ia akan mengembalikan nilai error = #N/A, padahal kita ingin jika ia tidak menemukan data yang kita cari, inginnya sell ini diisi dengan nilai 0 atau nilai lainnya yang kita inginkan. Maka untuk mengatasi hal ini, gunakan rumus IF(logical_test,value_if_true,value_if_false) dan ISERROR(Value).

Berikuti ini gambar penyelesaian dari kasus diatas :

FUNGSI TEKS

Sebelum mempelajari materi ini pastikan anda telah mempelajari materi sebelumnya yaitu :
1. Rumus dan Operator
2. Fungsi Matematika
3. Fungsi Logika
4. Fungsi Tanggal dan Waktu
5. Fungsi Lookup

Berikut ini penjelasan beserta Syntax fungsi-fungsi Teks pada mikrosoft Excel yang sering digunakan :

LEFT
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan hasil beberapa huruf paling kiri. Rumusnya sangat simpel.
=LEFT(text;[num_chars])
text di sini merujuk kepada text yang akan diambil. Bisa berupa nilai sel ataupun langsung diketikkan textnya di situ, tapi dengan menambahkan tanda petik dua (“) di awal dan di akhir text.
[num_chars] artinya jumlah karakter yang akan ditampilkan.
RIGHT
Fungsi ini adalah kebalikan dari fungsi LEFT, yaitu mengambil beberapa karakter yang dimulai dari kanan. Rumusnya mirip sekali dengan fungsi LEFT yaitu:
=RIGHT(text;[num_chars])
MID
Mid adalah fungsi pembacaan text yang dimulai bukan dari kiri maupun dari kanan. Bisa dimulai dari karakter kedua, ketiga, dan seterusnya. Sintaxnya adalah:
=MID(text;start_num;num_chars)
start_num adalah posisi dimulainya text yang akan dibaca
FIND
Fungsi ini digunakan untuk mencari karakter ke berapa untuk karakter tertentu. Rumusnya adalah:
=FIND(find_text;within_text;num_chars)
find_text adalah text tertentu yang akan dicari
within_text adalah text lengkapnya. catatatan, fungsi ini case sensitif, jadi harus benar-benar sesuai dengan text yang ada. Kalau tidak sesuai nanti hasilnya akan: #VALUE!

LEN
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah karakter yang ada di dalam sebuah text. Rumusnya adalah:
=LEN(text)
UPPER
Fungsi ini akan membuat semua text yang ada di sel menjadi huruf besar semua. Formulanya:
=UPPER(text)
LOWER
Fungsi ini kebalikan dari fungsi UPPER, yaitu menjadikan huruf kecil semua. Rumusnya:
=LOWER(text)
PROPER
Fungsi ini akan membuat text menjadi huruf besar di karakter pertama di setiap kata. Fungsinya:
=PROPER(text)
Contoh :

FUNGSI STATISTIK

Sebelum mempelajari materi ini pastikan anda telah mempelajari materi sebelumnya yaitu :
1. Rumus dan Operator
2. Fungsi Matematika
3. Fungsi Logika
4. Fungsi Tanggal dan Waktu
5. Fungsi Lookup
6. Fungsi Teks

Berikut ini penjelasan beserta Syntax fungsi-fungsi statsistik yang sering digunakan pada Ms. Excel 2007
AVERAGE
Penjelasan: Menghasilkan nilai rata-rata untuk semua nilai yang diberikan.
Syntax:
AVERAGE(bilangan1,bilangan2,…)
Contoh:
Jika range A1:A5 diberi nama Nilai dan berisi nilai 10, 7, 9, 27, dan 2, maka:
=AVERAGE(Nilai) menghasilkan 11.

COUNT

Penjelasan: Menghitung jumlah cell atau parameter/argument yang berisi bilangan. Parameter/argument yang berupa bilangan saja yang akan dihitung, selai itu tidak akan dihitung.
Syntax:
COUNT(nilai1,nilai2,…)
Contoh:
Jika kita memiliki data

=COUNT(A1:A6) menghasilkan 3

COUNTA
Penjelasan: Menghitung jumlah cell atau parameter/argument yang tidak kosong.
Syntax:
COUNTA(nilai1,nilai2,…)
Contoh:
Jika kita memiliki data

=COUNTA(A1:A7) menghasilkan 6.

MAX
Penjelasan: Mencari bilangan terbesar dalam sekumpulan data yang diberikan.
Syntax:
MAX(bilangan1,bilangan2,…)
Contoh:
Jika range A1:A5 berisi 10, 7, 9, 27, dan 2 maka:
=MAX(A1:A5) menghasilkan 27.
=MAX(A1:A5,30) menghasilkan 30.

FORECAST
Penjelasan: Menghitung atau memperkirakan, nilai yang belum diketahui berdasarkan nilai-nilai yang sudah diketahui.
Syntax:
FORECAST(x_dicari,y_diketahui,x_diketahui)
Contoh:
Misal, kita sebagai orang yang bertanggung jawab dalam menyusun jadual produksi suatu perusahaan tempe RASA LANGIT™. Perusahaan tersebut memiliki mesin tempe otomatis SETENGAHMATENG® sebanyak lima buah. Kita kemudian mengumpulkan data jumlah tempe yang dihasilkan per jam (dalam ribuan) untuk jumlah mesin yang berbeda sebagai berikut:

Karena Negara sedang mengadakan TEMPEISASI, maka perusahaan menerima pesanan sebanyak 200 ribu tempe/ hari. Untuk memenuhi pesanan tersebut, perusahaan ini akan menambahkan jumlah mesin yang ada menjadi 10 buah. Tetapi kita tidak yakin apa 10 mesin dapat menghasilkan 200 ribu tempe, karena itu kita dapat mencoba untuk memperkirakannya dengan menggunakan fungsi di dalam Excel sebagai berikut:
=FORECAST(10,B2:B6,A2:A6)
Apakah hasilnya benar???? Berapakah jumlah minimal untuk menghasilkan minimal 200 ribu tempe/ hari?

FREQUENCY

Penjelasan: Menghitung kemunculan data dengan batasan tertentu pada daftar data yang kita berikan dan mengembalikan kumpulan nilai berupa array vertical. Karena fungsi FREQUENCY ini menghasilkan nilai berupa array, maka dalam memasukkan fungsi ini harus menekan Ctrl+Shift+Enter.
Syntax:
FREQUENCY(array_sumber_data,array_batasan_data).
Contoh:
Misalnya, kita sebagai dosen mempunyai data nilai mahasiswa yang dimasukkan di range A1:A10 (array_sumber_data) sebagai berikut: 79, 54, 87, 49, 66, 91, 72, 83, 95, dan 65. Kemudian kita ingin mengelompokkan nilai-nilai tersebut berdasarkan batasan 0-65, 66-75, 76-85, dan 86-100, kemudian kita masukkan di range B1:B3 (array_batasan_data) sebagai berikut 65, 75, 85 (yang terakhir tidak perlu dimasukkan). Lalu kita harus membuat array formula di range C1:C4 dan memasukkan formula
=FREQUENCY(A1:A10,B1:B3). Hasilnya kurang lebih seperti berikut ini:

MEDIAN
Penjelasan: Mencari median (bilangan tengah) di dalam sekumpulan data yang diberikan.
Syntax:
MEDIAN(bilangan1,bilangan2,…)
Contoh:
=MEDIAN(2,4,1,3,5) menghasilkan 3.

MIN
Penjelasan: Mencari bilangan terkecil dalam sekumpulan data yang diberikan.
Syntax:
MIN(bilangan1,bilangan2,…)
Contoh:
Jika range A1:A5 berisi 10, 7, 9, 27, dan 2 maka:
=MIN(A1:A5) menghasilkan 2.

GROWTH
Penjelasan: Menghitung “nilai pertumbuhan” dengan menggunakan data yang sudah diketahui. Karena fungsi GROWTH ini menghasilkan nilai berupa array,maka ketika memasukkan fungsi ini, maka jangan lupa menekan Ctrl+Shift+Enter.
Syntax:
GROWTH(y_diketahui,x_diketahui,x_dicari)
Contoh:
Kita kembali membicarakan tentang perusahaan tempe RASA LANGIT™. Setelah sukses dalam tahun-tahun terakhir, terkadang perusahaan masih tetap kewalahan untuk menangani pesanan yang terus meningkat per bulannya. Untuk itulah, kita sekarang sudah diangkat menjadi Marketing Director yang dituntut untuk bisa membaca peluang pasar. Kita kemudian menyusun data penjualan tempe 6 bulan ke belakang (bulan 11 – 16) sebagai berikut:

Lalu kita mengetahui peluang pasar 2 bulan berikutnya (bulan 17 -18), kita bisa memasukkan array formula di B8:B9 seperti berikut:
=GROWTH(B2:B7,A2:A7,A8A9), sehingga kita akan mendapatkan bahwa peluang penjualan bulan ke-17 adalah 3201.967 (ribu) temped an bulan ke-18 adalah 4685.361 (ribu) tempe.

QUERTILE

Penjelasan: Mencari kuartil (nilai paruh) tertentu dari sekumpulan data yang diberikan. Kuartil diperlukan untuk menentukan 25% pemasukkan tertinggi.
Syntax:
QUERTILE(data,no_kuartil)

No_kuartil Nilai yang dihasilkan
0 Nilai paling kecil (sama dengan fungsi MIN).
1 Kuartil pertama – 25%.
2 Kuartil kedua – 50% (sama dengan fungsi MEDIAN).
3 Kuartil ketiga – 75%
4 Nilai paling besar (sama dengan fungsi MAX)

Contoh:
=QUARTILE({1,2,4,7,8,9,10,12},1) menghasilkan 3.5.

MODE
Penjelasan: Mencari modus (bilangan yang paling sering muncul) di dalam sekumpulan data yang diberikan.
Syntax:
MODE(bilangan1,bilangan2,…)
Contoh:
=MODE(5,6,4,4,3,2,4) menghasilkan 4.

PERMUT
Penjelasan: Menghitung banyak permutasi.
Syntax:
PERMUT(jumlah_bilangan,jumlah_dipilih)
Contoh:
Dengan fungsi ini kita bisa mengetahui banyaknya kendaraan bermotor yang memiliki nomor polisi KT xxxx UV. Kita mengetahui bahwa nomor normal kendaraan bermotor adalah 4 angka dengan kombinasi angka 0 sampai 9 (sebanyak 10 angka). Maka kita bisa memasukkan fungsi =PERMUT(10,4) dan hasilnya adalah 5040 kendaraan motor.

UJI PROSES
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

UJI KOMPETENSI
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

artikel lainnya Modul Memulai Microsoft Excel 2007 Kurikulum 2013

Tuesday 9 June 2015 | blog

LAPORAN ON THE JOB TRAINING (OJT)           PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DASAR (…

Sunday 28 December 2014 | blog

Punctuation   Punctuation is the system of symbols (. , ! – : etc) that we…

Wednesday 8 April 2015 | blog

    MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER       MENGOPERASIKAN…

Tuesday 11 November 2014 | blog

    MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR JASA PERUSAHAAN BIDANG JASA ADMINISTRASI PERKANTORAN     MELAKUKAN…