Menu

Model penilaian SMA 2013 Bahasa Indonesia

Aug
25
2014
by : 1. Posted in : blog

MODEL-MODEL PENILAIAN SMA

BAHASA INDONESIA
Contoh Tes Tulis

Satuan pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : X
Kompetensi dasar : 3.1 Memahami struktur dan kaidah teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan.

Indikator : 1. Disajikan teks anekdot, siswa dapat menjelaskan isi stuktur teks anekdot yang berupa:
abstrak,
orientasi,
krisis,
respons,
koda.

Menentukan ciri bahasa teks anekdot berupa:
pertanyaan retoris,
proses material,
konjungsi temporal.

Materi : Anekdot

Soal

Cermati teks anekdot berikut!

Beras Warisan Sang Istri
Lebih dari empat puluh tahun hidup berdua dengan sang istri, Bardhono masih saja penasaran dengan satu rahasia yang disimpan rapat oleh istrinya. Rahasia itu dalam bentuk sebuah peti besi yang terkunci dan ditaruh di kolong tempat tidur selama berpuluh-puluh tahun. Hingga akhirnya sekarang istrinya sedang tergolek sakit, dan Bardhono pun duduk di sampingnya sambil mengelus-elus tangannya.
Karena masih penasaran dengan rahasia itu, maka Bardhono bertanya, “Istriku, maukah kau menceritakan rahasia isi peti besi di kolong tempat tidur ini?”
“Mas, maukah kau berjanji akan memaafkan aku setelah tahu rahasiaku itu?” pinta sang Istri.
“Tentu dik, aku akan memaafkan kamu,” jawab Bardhono spontan.
“Bukalah peti itu,” kata istrinya sambil menyerahkan sebuah anak kunci.
Bardhono pun segera menarik peti dari kolong tempat tidur. Sedikit terkejut, karena dalam peti itu dilihatnya empat kaleng beras dan setumpuk uang berjumlah satu juta rupiah.
Lalu dengan suara terbata-bata istrinya berkata, “Mas… saya minta maaf, selama kita hidup sebagai suami istri, saya tidak sepenuhnya setia padamu. Setiap kali saya melakukan selingkuh, saya taruh sekaleng beras ke dalam peti itu.
Terharu dengan pengakuan istrinya, Bardhono pun menjawab, “Istriku, aku pun minta maaf. Selama ini aku pun tidak setia padamu. Terutama saat kau hamil dulu. Kamu cuma empat kali, sedangkan aku lebih banyak dari itu, jadi sekarang kita anggap saja seri.”
Bardhono terdiam sejenak dan lalu bertanya dengan penuh perasaan pingin tahu, “Tapi omong-omong uang yang satu juta rupiah itu untuk apa?”
“Ooo…. dulu kalau petinya sudah mulai penuh beras, maka beras itu saya jual, dan uang itulah hasilnya,” kata istrinya.
Bardhono, “???”

Jelaskan dengan singkat isi stuktur teks anekdot yang berupa:
abstrak,
orientasi,
krisis,
respons,
koda

Tuliskan ciri bahasa teks anekdot berupa:
pertanyaan retoris,
proses material,
konjungsi temporal

RUBRIK PENILAIAN

No.
Soal Aspek yang Dinilai Skor
1. Penjelasan isi stuktur teks anekdot yang berupa: abstrak, orientasi, krisis, respons, koda (lima komponen)
- 5 = Jika penjelasan isi stuktur teks anekdot yang berupa: abstrak, orientasi, krisis, respons, koda (lima komponen) jelas dan benar
- 4 = Jika penjelasan isi stuktur teks anekdot hanya empat komponen jelas dan benar
- 3 = Jika penjelasan isi stuktur teks anekdot hanya tiga komponen jelas dan benar
- 2 = Jika penjelasan isi stuktur teks anekdot hanya dua komponen jelas dan benar
- 1 = Jika penjelasan isi stuktur teks hanya satu komponen jelas dan benar
- 0 = Jika penjelasan isi stuktur teks anekdot tidak ada komponen jelas dan benar 5

2. Ciri bahasa teks anekdot berupa pertanyaan retoris, proses material, konjungsi temporal (tiga komponen)
- 3 = Jika ciri bahasa teks anekdot berupa pertanyaan retoris, proses material, konjungsi temporal (tiga komponen) benar
- 2 = Jika cirri bahasa teks anekdot berupa pertanyaan retoris, proses material, konjungsi temporal,hanya dua komponen benar
- 1 = Jika cirri bahasa teks anekdot berupa pertanyaan retoris, proses material, konjungsi temporal, hanya satu komponen benar 3

3. – Jika ejaan dan tanda baca dalam menjawab benar semua
- Jika ada yang salah (2—5)
- Jika lebih dari lima yang salah 2

Skor maksimum 10

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”10″ ”  100″

Contoh Penilaian Sikap (Observasi)

Satuan pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : X
Kompetensi dasar : 2.1. Menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat anekdot mengenai permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik
3.2 Membandingkan teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan.

Indikator : 1. Disajikan dua teks anekdot, siswa dapat menentukan persamaan dan perbedaan kedua teks tersebut.
2. Siswa dalam mengerjakan tugas menunjukkan sikap bertanggung jawab secara individu dalam mengerjakan tugas
3. Siswa dalam mengerjakan tugas menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam kelompk diskusi
4. Siswa dalam mengerjakan tugas menunjukkan sikap peduli dengan berperan aktif dalam bertanya, memberikan saran, atau memberikan tanggapan dalam kelompk diskusi
5. Siswa dalam mengerjakan tugas menunjukkan sikap responsif dalam memberikan tanggapan dalam masalah yang didiskusiakan dalam kelompk diskusi
6. Siswa dalam mengerjakan tugas menunjukkan sikap santun dalam menggunakan bahasa dalam bertanya, memberikan saran, atau memberikan tanggapan dalam kelompok diskusi

Tugas

Teks 1
Khutbah Nasruddin
Suatu ketika, orang-orang di kota mengundang Nasruddin untuk menyampaikan khutbah di sebuah majelis.
Ketika tiba di mimbar, dia mendapati bahwa sebagian besar hadirin dalam majelis itu tidak terlampau bersemangat untuk mendengarkan khutbahnya. Sesudah menyampaikan salam, Nasruddin bertanya kepada hadirin, ”Apakah kalian tahu apa yang akan saya sampaikan dalam khutbah ini?” Hadirin serempak menjawab, ”Tidak !” Sebab itu Nasruddin berkata, ”Aku tidak punya keinginan untuk berbicara kepada orang-orang yang tidak mengetahui apa pun tentang apa yang akan aku bicarakan.” Kemudian berjalan turun dari mimbar dan meninggalkan majelis.
Orang-orang merasa tidak enak hati kepadanya dan mengundangnya lagi pada keesokan harinya.
Keesokan harinya, sesampai di mimbar, Nasruddin mengulang pertanyaan yang sama dan hadirin pun menjawab, ”Ya !”. Maka Nasruddin berkata, ”Baiklah, karena kalian sudah tahu apa yang akan aku katakan maka aku tidak akan membuang waktu kalian yang sangat berharga.” Kemudian ia turun dari mimbar dan berjalan pulang. Kali ini orang-orang benar-benar dibuat bingung dan akhirnya mereka memutuskan untuk mencoba sekali lagi dan mengundangnya agar datang lagi minggu depan menyampaikan khutbah.
Minggu depannya, ketika naik mimbar, Nasruddin lagi-lagi bertanya yang sama, ’Apakah kalian tahu apa yang akan saya sampaikan dalam khutbah ini?” Kali ini hadirin sudah bersiap-siap untuk pertanyaan itu, maka sebagian dari mereka menjawab, ”Tidak !” dan sebagian lagi menjawab, ”Ya !”
Nasruddin pun berkata lagi, ”Baiklah, kalau begitu sebahagian yang sudah tahu bisa menceritakan kepada sebahagian lainnya yang belum tahu.” Dan ia pun kemudian turun meninggalkan mimbar.

Bandung – 17/07/2008 [Mulla Nasruddin stories, alih bahasa oleh wiwin.wr ©2008]

http://berandasuluk.blogsome.com/2008/07/27/khutbah-nasruddin/

Teks 2
Peternak Sapi
Ada seorang peternak sapi yang cukup berhasil dan punya beratus-ratus ekor sapi.
Pada suatu hari datanglah seorang petugas peternakan yang menyamar dan bertanya “Setiap hari sapi-sapi ini bapak beri makan apa?”
Peternak “Oh saya beri makan rumput-rumput saja.”
“Kalo begitu bapak saya denda karena telah memberi makan sapi-sapi ini secara tidak layak.” kata si petugas. “Bapak saya denda dua juta.”
Akhirnya selang beberapa minggu kemudian petugas tadi datang kembali dan menanyakan hal yang sama kepada si peternak. “Bapak beri makan apa sapi-sapi ini?” kata si petugas.
Si peternak menjawab “Saya beri makan keju, hamburger dan susu.”
“Kalo begitu bapak saya denda 3 juta rupiah karena memberi makan di luar batas sewajarnya!!” kata si petugas.
Eh akhirnya seminggu kemudian datang lagi si petugas menayakan hal sama kepada si peternak. “Bapak beri makan apa sapi-sapi ini…??” tanya si petugas.
“Begini Pak” jawab si peternak, “setiap hari semua sapi-sapi ini saya beri uang masing-masing tiga ribu rupiah, terserah mereka mau makan di mana…!!”

No. Aspek
yang dinilai Skor
1 2 3
1 bertanggung jawab secara individu dalam mengerjakan tugas Kurang dari separuh tugas dikerjakan Lebih dari separuh tugas diselesaikan Menyelesaikan tugas semua dengan baik
2. bertanggung jawab dalam anggota kelompok diskusi, Kurang bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas dalam kelompok diskusi Cukup bertatanggung jawab dalam mengerjakan tugas dalam kelompok diskusi Sangat bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas dalam kelompok diskusi
3. peduli dengan berperan aktif dalam berdiskusi Kurang berperan dalam kelompok diskusi Cukup berperan dalam kelompok diskusi Sangat berperan dalam kelompok diskusi
4. merenrespons masalah dengan memberikan tanggapan dalam berdiskusi Kurang merespons masalah dalam kelompok diskusi Cukup merespons masalah dalam kelompok diskusi Sangat merespons masalah dalam kelompok diskusi
5. santun dalam menggunakan bahasa dalam bertanya, memberikan saran, atau memberikan tanggapan dalam berdiskusi Kurang santun dalam menggunakan bahasa bertanya, memberikan saran, atau memberikan tanggapan dalam berdiskusi Cukup santun dalam menggunakan bahasa bertanya, memberikan saran, atau memberikan tanggapan dalam berdiskusi Sangat santun dalam menggunakan bahasa bertanya, memberikan saran, atau memberikan tanggapan dalam berdiskusi
Skor maksimum 15
Rubrik Penilaian Sikap

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”15″ ”  100″

Contoh Penilaian Proyek

Satuan pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : X
Kompetensi dasar : 2.1. Menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat anekdot mengenai permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik.
Memproduksi teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan mupun tulisan.

Indikator : 1. Disajikan ilustrasi tugas pengamatan siswa dapat menulis teks observasi dengan bagian-bagian secara lengkap sesuai struktur teks observasi (judul, klasifikasi umum, rincian deskripsi)
2. Disajikan ilustrasi tugas pengamatan siswa dapat menulis judul, klasifikasi umum, rincian deskripsi dengan isi yang sesuai hasil pengamatan
3. Disajikan ilustrasi tugas pengamatan siswa dapat menulis judul, klasifikasi umum, rincian deskripsi dengan kalimat dan pilihan kata secara tepat
4. Disajikan ilustrasi tugas pengamatan siswa dapat menulis judul, klasifikasi umum, rincian deskripsi dengan tanda baca dan ejaan secara tepat

Tugas

Rubrik Penilaian
No. Aspek yang Dinilai Kriteria Skor
1. Judul Judul sudah memunculkan ciri khas dari sesuatu yang hendak diinformasikan ……………………………
1
2. Klasifikasi Umum Ada klasifiaksi umum berisi pengenalan fenomena benda yang akan dibicarakan dengan menyertakan pernyataan umum yang menerangkan subjek laporan, keterangan, dan klasifikasinya ……………

3
3. Rincian Unsur-unsur deskripsi lengkap ………………………..
Unsur-unsur deskripsi (ciri fisik, asal muasal, perkembangan motif, perkembangan corak/warna, jenis, teknik) diuraikan secara rinci dan mendalam …………………………………………….. 1

2
4. Keterpaduan wacana Antara paragraf satu dengan paragraf berikutnya berkaitan ditandai oleh keterkaitan isi ………………
1
5. Struktur kalimat Tidak ada kesalahan struktur kalimat ………………. 1
6. Pilihan kata Pilihan kata baku dan menggunakan istilah-istilah teknis (dalam bidang tertentu) ………………
1
7. Ketepatan penulisan ejaan dan tanda baca Ketepatan dalam penulisan ejaan dan tanda baca
2 = terdapat 1 – 3 kesalahan
1 = terdapat lebih dari 3 kesalahan 2
Skor maksimum 12

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”12″ ”  100″

Contoh Observasi

Satuan pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : X
Kompetensi dasar : 2.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat anekdot mengenai permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik.
4.2. Memproduksi teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan mupun tulisan.

Indikator : Disajikan ilustrasi tugas pengamatan, siswa dapat menulis teks observasi dengan bagian-bagian secara lengkap sesuai struktur teks observasi (judul, klasifikasi umum, rincian deskripsi)

Rubrik Observasi

No. Aspek Sikap Indikator Sikap Hasil Pengamatan
Ya Tidak
1 Perencanaan dengan penuh tanggung jawab Dengan tekun merencanakan objek yang diamati
Menentukan rincian aspek yang akan diamati dengan cermat
2 Pelaksanaan tugas dengan penuh tanggung jawab Mengamati objek dengan sungguh-sungguh

3 Pelaksanaan dengan penuh kejujuran Benar-benar melaksanakan tugas observasi
Mencatat hasil observasi apa adanya (sesuai fakta)
Skor maksimum 5

Untuk setiap indikator sikap, beri skor 1 jika teramati “Ya”, dan beri skor 0 jika teramati “Tidak”.
“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”5″ ”  100″

Contoh Penilaian Diri

Satuan pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : X
Kompetensi dasar : 2.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, dan proaktif dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menceritakan hasil observasi.
4.2 Memproduksi teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan mupun tulisan.

Indikator : 1. Menyelesaikan tugas mengamati objek dengan sungguh-sungguh dan tepat waktu
2. Menanggapi laporan penulisan teks hasil observasi sesuai dengan menggunakan intonasi dan pilihan kata yang tidak menyinggung orang lain
3. Mendeskripsikan teks hasil observasi karya sendiri
4. Menerima masukan dan merevisi berdasarkan hasil telaah teman

Rubrik Penilaian Diri

No. Sikap Indikator Sikap Hasil Pengamatan
Ya Tidak
1 Tanggung jawab Saya melakukan observasi dengan penuh konsentrasi
Saya melakukan observasi dengan tahapan yang disepakati
Saya menyelesaikan tugas menulis hasil observasi sampai selesai
2 Jujur Saya mendapatkan data observasi tanpa menyontek data teman
Saya menyusun laporan sesuai data hasil observasi tanpa mengurangi dan melebihi
Saya membuat laporan dengan pilihan kata dan kalimat yang saya susun sendiri
3 Santun Sebelum menanggapi laporan teman, terlebih dahulu saya mengacungkan tangan untuk meminta kesempatan menanggapi
Saya menanggapi laporan teman dengan intonasi datar dan ekpresi wajah ramah
Saya menanggapi laporan teman dengan kata-kata yang tidak menyinggung teman
Skor maksimum 9
Untuk setiap indikator sikap, beri skor 1 jika teramati “Ya”, dan beri skor 0 jika teramati “Tidak”.

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”9″ ”  100″

MATEMATIKA
Contoh Tes Tulis (Bentuk Uraian)

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : X
Kompetensi dasar : 4.10 Menyusun model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan fungsi kuadrat dan menyelesaikan serta memeriksa kebenaran jawabannya.

Indikator : Siswa dapat menerapkan konsep dan aturan fungsi kuadrat dalam pemecahan masalah nyata di sekitar siswa

Materi : Fungsi kuadrat

Soal

Pedoman Penskoran

No Kunci Jawaban Skor
1. Diketahui: Ukuran tanah yang tersedia 200 m  80 m
Luas daerah limbah menurut peraturan pemerintah minimal 10.000 m2.
Kebijakan pimpinan Indo Rayon menetapkan luas daerah limbah 10.800 m2.
1
Ditanya: a. Dapatkah pembangunan daerah limbah itu direalisasikan di atas tanah yang tersedia?
b. Berapa ukuran daerah limbah dan zona pengaman tersebut?
1
Penyelesaian
Interpretasi masalah dalam gambar sebagai berikut.

1
Misalkan
p adalah panjang tanah yang tersedia
l adalah lebar tanah yang tersedia
p1 adalah panjang daerah limbah …………………………………………
l1 adalah lebar daerah limbah

Berarti paling tidak ukuran daerah limbah
p1 = p – 2 x dan l1 = l – 2 x ……………………………………………..

1

1

Menurut peraturan pemerintah luas daerah limbah minimal 10.000 m2 dan realisasi daerah limbah yang diinginkan 10.800 m2.
Karena daerah limbah berbentuk persegi panjang maka luas daerah limbah dapat dinyatakan
L1 = p1l1 ……………………………………………………………..
= (p – 2 x)( l – 2 x)
= pl – (2p + 2l) x + 4 x 2 ……………………………………………………
10.800 = 16.000 – 560 x + 4 x 2 ………………………………………………….

10.800 = 16.000 – 560 x + 4 x 2x 2 – 140 x + 1.300 = 0 …………………………..
x 2 – 10 x – 130 x + 1.300 = 0
x (x – 10) – 130 (x – 10) = 0 ………………………………………………………………
 (x – 10) (x – 130) = 0 ……………………………………………………………………..
 (x – 10) = 0 atau (x – 130) = 0
x = 10 atau x = 130 …………………………………………………………………………

1

1
1

1

1
1

1
Agar memperoleh luas daerah limbah yang diinginkan maka ukuran zona pengaman adalah 10 m.
Berarti paling tidak ukuran daerah limbah
p1 = p – 2 xdan l1 = l – 2 x ……………………………………………………………….
p1 = 200 – 2 (10) dan l1 = 80 – 2 (10) ………………………………………
p1 = 180 dan l1 = 60
Sehingga ukuran daerah limbah adalah 180 m  60 m …………………………..

1
1

1
Kesimpulan:
Peraturan pemerintah dan kebijakan pimpinan PT Indo Rayon untuk membangun daerah limbah di atas tanah yang tersedia dapat diwujudkan dengan ukuran daerah limbah 180 m  60 m dan ukuran lebar zona pengaman di sekeliling daerah limbah adalah 10 m. 1
Skor maksimum 16

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”16″ ”  100″

Contoh Tes Tulis (Soal Pilihan Ganda)

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : X
Kompetensi dasar : 3.21 Mendeskripsikan data dalam bentuk table atau diagram/plot tertentu yang sesuai dengan informasi yang ingin dikomunikasikan.

Indikator : Siswa dapat menganalisis unsur-unsur yang terdapat pada berbagai penyajian data dalam bentuk tabel atau diagram/plot.

Soal

Pernyataan “Empat orang mendapat skor 6” adalah benar seperti tertera pada bentuk daftar. Pernyataan tersebut juga terlihat benar bila kita melihat pada ….
tabel distribusi frekuensi
histogram
tabel distribusi frekuensi dan histogram
tidak keduanya (tabel distribusi frekuensi dan histogram)

Pernyataan “Skor rata-rata adalah 5,25” adalah benar seperti tertera pada bentuk daftar. Pernyataan tersebut juga terlihat benar bila kita melihat pada ….
tabel distribusi frekuensi
histogram
tabel distribusi frekuensi dan histogram
tidak keduanya (tabel distribusi frekuensi dan histogram)

Pernyataan “Satu orang mendapat skor lebih dari 9” adalah benar seperti tertera pada bentuk daftar. Pernyataan tersebut juga terlihat benar bila kita melihat pada ….
tabel distribusi frekuensi
histogram
tabel distribusi frekuensi dan histogram
tidak keduanya (tabel distribusi frekuensi dan histogram)

Kunci Jawaban:
B
D
C

Contoh Penilaian Praktik

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : X
Kompetensi dasar : 4.18 Menyajikan hasil penerapan konsep peluang untuk menjelaskan berbagai objek nyata melalui percobaan menggunakan frekuensi relatif.

Indikator : Siswa dapat menentukan peluang kejadian dari berbagai situasi
Materi : Peluang

Tugas

Rubrik Penilaian Praktik
Kriteria Skor
Jawaban menunjukkan pengetahuan matematika mendasar yang berhubungan dengan tugas ini.

Ciri-ciri:
Semua jawaban benar tetapi ada cara yang tidak sesuai atau ada satu jawaban salah. Sedikit kesalahan perhitungan dapat diterima
4
Jawaban menunjukkan pengetahuan matematika mendasar yang berhubungan dengan tugas ini.

Ciri-ciri:
Semua jawaban benar tetapi ada cara yang tidak sesuai atau ada satu jawaban salah. Sedikit kesalahan perhitungan dapat diterima, atau
Salah satu bagian a atau kedua-duanya dijawab salah. Siswa tidak membuat diagram pohon tetapi jawaban lain benar. Sedikit kesalahan perhitungan dapat diterima, atau
Bagian a dijawab benar, tetapi bagian b atau c salah atau tidak dijawab tetapi metode yang digunakan sesuai.
3
Jawaban menunjukkan keterbatasan atau kurangnya pengetahuan matematika yang berhubungan dengan masalah ini.

Ciri-ciri:
Dua bagian pertanyaan dijawab salah atau tidak selesai dikerjakan tetapi satu pertanyaan dijawab dengan tepat menggunakan prosedur yang benar
2
Jawaban hanya menunjukkan sedikit atau sama sekali tidak ada pengetahuan matematika yang berhubungan dengan masalah ini.

Ciri-ciri:
Semua jawaban salah, atau
Jawaban benar tetapi tidak ada bukti bahwa jawaban diperoleh melalui prosedur yang benar.
1
Tidak ada jawaban atau lembar kerja kosong 0

Berdasarkan rubrik yang sudah dibuat dapat dinilai tugas unjuk kerja yang dikerjakan siswa. Skor yang diperoleh masih harus diubah ke dalam skala angka yang ditetapkan. (Misal dalam bentuk 0 – 100).

Kriteria Skor Perolehan Bobot Nilai
0 1 2 3 4
Pendekatan pemecahan masalah
Sistematika pemecahan masalah
Bentuk penyelesaian masalah
X
X
4
16
16

Ketepatan Perhitungan
Ketepatan pengunaan rumus (prinsip peluang)
Kebenaran hasil yang diperoleh
X

X 4
16

16
Gambar
Ketepatan gambar sebagai interpretasi masalah
Kesesuaian gambar dalam pemecahan masalah
Kerapian dan penyajian
X

X

X 2
8

8

8
Penjelasan
Kejelasan uraian jawaban
Pemahaman terhadap aspek hubungan

X
X 1,5
6
6
Nilai yang diperoleh 100

Misalkan Andara memperoleh skor seperti pada kolom skor perolehan

Kriteria Skor Perolehan Bobot Nilai
0 1 2 3 4
Pendekatan pemecahan masalah
Sistematika pemecahan masalah
Bentuk penyelesaian masalah
X

X
4
8
16
Ketepatan Perhitungan
Ketepatan pengunaan rumus (prinsip peluang)
Kebenaran hasil yang diperoleh
X

X
4
12

12

Gambar
Ketepatan gambar sebagai interpretasi masalah
Kesesuaian gambar dalam pemecahan masalah
Kerapian dan penyajian
X

X

X
2
8

8

8
Penjelasan
Kejelasan uraian jawaban
Pemahaman terhadap aspek hubungan

X
X
1,5
6
6
Nilai yang diperoleh 84

Jadi nilai akhir Andara adalah 84

Contoh Penilaian Proyek

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : X
Kompetensi dasar : 4.1 Menyajikan masalah nyata menggunakan operasi aljabar berupa eksponen dan logaritma serta menyelesaikannya menggunakan sifat- sifat dan aturan yang telah terbukti kebenarannya.

Indikator : Siswa dapat menerapkan berbagai konsep dan aturan eksponen dalam menganalisis, membuat model dan penyelesaian proyek matematika dalam bidang fisika, kimia, astronomi, dan ekonomi.
Materi : Eksponen

Tugas

Rubrik Penilaian Proyek
Kriteria Skor
Menunjukkan kreativitaas yang tinggi dalam pemecahan masalah
Kejelasan atau keterangan jawaban sangat lengkap
Kebenaran jawaban masalah sangat tepat
Kerjasama kelompok sangat baik
Interpretasi jawaban masalah/gambar sangat akurat
Penggunaan strategi benar dan tepat
Kerapian sangat baik 4
Menunjukkan kreativitaas yang cukup dalam pemecahan masalah
Kejelasan atau keterangan jawaban cukup lengkap
Kebenaran jawaban masalah cukup tepat
Kerjasama kelompok cukup baik
Interpretasi jawaban masalah/gambar cukup akurat
Penggunaan strategi benar dan tepat
Kerapian cukup baik 3
Menunjukkan kreativitaas yang rendah dalam pemecahan masalah
Kejelasan atau keterangan jawaban cukup lengkap
Kebenaran jawaban masalah cukup tepat
Kerjasama kelompok cukup baik
Interpretasi jawaban masalah/gambar kurang akurat
Penggunaan strategi benar dan tepat
Kerapian kurang baik 2
Menunjukkan kreativitaas yang rendah dalam pemecahan masalah
Kejelasan atau keterangan jawaban tidak lengkap
Kebenaran jawaban tidak tepat, kerjasama kelompok kurang baik
Interpretasi jawaban masalah/gambar tidak akurat
Penggunaan strategi benar dan tepat
Kerapian tidak baik
Tidak ada laporan hasil kerja yang dapat disajikan di depan kelas 1
Tidak melakukan tugas proyek 0

Rubrik Tugas Otentik: Proyek Matematika

No. Kriteria Kelompok
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Kreativitas
2 Kejelasan atau keterangan jawaban lengkap
3 Kebenaran jawaban
4 Kerjasama dengan sesama anggota kelompok
5 Keakuratan interpretasi jawaban/gambar
6 Penggunaan strategi benar dan tepat
7 Kerapian

Contoh Penugasan

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : X
Kompetensi dasar : 3.17 Memahami konsep fungsi trigonometri dan menganalisis grafik fungsinya serta menentukan hubungan nilai fungsi Trigonometri dari sudut- sudut istimewa

Indikator : Siswa dapat membuat media sederhana grafik fungsi trigonometri (sinus, kosinus, dan tangen).
Materi : Grafik fungsi trigonometri

Tugas

Rubrik Penilaian
Kriteria Skor
Produk (hasil kerja) sesuai dengan konsep dan prinsip matematika
Kerja kreatif
Produk (hasil kerja) asli
Diselesaikan tepat waktu
Kerapian sangat baik 4
Produk (hasil kerja) sesuai dengan konsep dan prinsip matematika
Kerja kurang kreatif
Produk (hasil kerja) asli
Diselesaikan tidak tepat waktu
Kerapian cukup baik 3
Produk (hasil kerja) kurang sesuai dengan konsep dan prinsip matematika
Kerja tidak kreatif
Produk (hasil kerja) asli
Diselesaikan tidak tepat waktu
kerapian kurang baik 2
Produk (hasil kerja) sesuai dengan konsep dan prinsip matematika
Kerja tidak kreatif
Produk (hasil kerja) tidak asli
Diselesaikan tidak tepat waktu
Kerapian tidak baik
Tidak ada laporan hasil kerja yang dapat disajikan di depan kelas 1
Tidak melakukan tugas produk 0

Rubrik Tugas

No. Kriteria Kelompok
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Kesesuaian dengan konsep dan prinsip matematika
2 Kreativitaas
3 Keaslian produk
4 Ketepatan waktu
5 Kerapian

Contoh Penilaian Portofolio (Problem Solving)

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : X
Kompetensi dasar : 4.5 Membuat model matematika berupa SPLDV, SPLTV, dan SPtLDV dari situasi nyata dan matematika, serta menentukan jawab dan menganalisis model sekaligus jawabnya.
Indikator : Siswa dapat memecahkan masalah otentik yang pemecahannya terkait dengan model matematika sebagai sistem persamaan linier dua variabel
Materi : SPLDV

Tugas

Rubrik Penilaian Problem Solving

Kemampuan :
Nama : ………..………………..
Tanggal : …………………………..
Indikator Keterampilan Problem Solving
Memahami masalah dengan baik dengan banyak penjelasan guru

Merencanakan pemecahan masalah dengan baik tetapi banyak bantuan dari guru dan teman

Menyelesaikan masalah dengan baik tetapi banyak bantuan dari guru dan teman

Mengevaluasi hasil peme cahan masalah dengan baik dan banyak bantuan dari guru dan teman Memahami masalah dengan baik dengan sedikit penjelasan guru

Merencanakan pemecahan masalah dengan baik dengan sedikit bantuan dari guru dan teman

Menyelesaikan masalah dengan baik dan sedikit bantuan dari guru dan teman

Mengevaluasi hasil pemecahan masalah dengan baik dan sedikit bantuan dari guru dan teman Memahami masalah dengan baik tanpa penjelasan guru

Merencanakan pemecahan masalah dengan baik tanpa bantuan guru dan teman

Menyelesaikan masalah dengan baik tanpa bantuan guru dan teman

Mengevaluasi hasil pemecahan masalah dengan baik tanpa bantuan guru dan teman

Rendah Sedang Tinggi
Komentar Guru :

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………………………………….….

Komentar Orang Tua :

…………………………………………………….………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Pembahasan

No Kunci Jawaban
Siswa memahami masalah dan menemukan pola atau aturan yang mengaitkan banyak tingkat rumah dengan banyak kartu yang digunakan
Rumah kartu bertingkat 1 mengunakan kartu sebanyak 2 buah
Rumah kartu bertingkat 2 mengunakan kartu sebanyak 7 buah
Rumah kartu bertingkat 3 mengunakan kartu sebanyak 15 buah
Rumah kartu bertingkat 4 mengunakan kartu sebanyak 26 buah

Sehingga banyak tingkat dan banyak kartu dapat dikorespondensikan satu-satu membentuk suatu relasi.

Siswa menemukan aturan yang memasangkan banyak tingkat dengan banyak kartu. Diharapkan siswa melakukan hal berikut
T K
1 2 = 1 + 1 + 0
2 7 = 4 + 2 + 1
3 15 = 9 + 3 + 3
4 26 = 16 + 4 + 6

Siswa melihat pola, bahwa bilangan 1, 4, 9, 16 adalah kuadrat dari bilangan 1, 2, 3, 4 dan bilangan-bilangan 1, 2, 3, 4 adalah bilangan tingkat itu sendiri. Kemudian tanyakan pada siswa apakah bilangan 0, 1, 3, dan 6 dapat dinyatakan dalam T2 dan T. Diharapkan siswa menyatakan relasi berikut.
Misal x dan y adalah bilangan konstanta dan dinyatakan
K = x T2 + y T ………………………………………….………………. (Persamaan-1)

Untuk menentukan nilai x dan y, siswa mencermati kembali gambar untuk mendapatkan dua buah persamaan linier dengan peubah x dan y yang saling terkait. Diharapkan siswa melakukan hal berikut
Untuk T = 1 dan K = 2 diperoleh persamaan x + y = 2
Untuk T = 2 dan K = 7 diperoleh persamaan 4x + 2y = 7
Dengan demikian kita peroleh dua buah persamaan linier dua peubah, yaitu

Siswa diharapkan mengingat kembali materi yang telah dipelajari sebelumnya di SMP tentang cara menentukan himpunan penyelesaian dua buah persamaan linier dengan berbagai metode (eliminasi, substitusi, eliminasi dan substitusi, serta metode grafik biarkan siswa yang menentukan cara apa yang mereka gunakan). Kemudian menyuruh siswa menentukan nilai x dan y. Diharapkan siswa memilih salah satu metode dan menggunakannya menentukan nilai peubah x dan y. Sebagai alternatif pilihan siswa adalah metode eliminasi..
Nilai x dan y dapat ditentukan sebagai berikut
x + y = 2  4 4x + 4y = 8
4x + 2y = 7 1 4x + 2y = 7 -
2y = 1  y =
x + y = 2  2 2x + 2y = 4
4x + 2y = 7  1 4x + 2y = 7 -
-2x = -3  x =
Diperoleh himpunan penyelesaian kedua persamaan adalah

Siswa mengevaluasi hasil yang diperoleh, apakah hasil yang diperoleh adalah solusi terbaik. Diharapkan siswa melakukan hal berikut.
x =
y =

Dapat disimpulkan, aturan pengaitan banyak tingkat dengan banyak kartu yang digunakan untuk membangun rumah kartu adalah K = x T2 + y T dengan nilai konstanta x dan y adalah dan .

Selanjutnya siswa diminta menentukan banyak kartu yang digunakan membuat rumah kartu dengan 30 tingkat. Diharapkan siswa melakukan hal berikut
Untuk T = 30, diperoleh K = T2 + T
= (30)2 + (30)
K = (900) + 15 = 1365
Jadi banyak kartu yang dibutuhkan membangun rumah kartu bertingkat 30 adalah 1365 buah kartu.

Contoh Penilaian Sikap

KUESIONER
SIKAP SISWA TERHADAP
KOMPONEN DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : …………………. Kelas/Semester : …………………..
Mata Pelajaran : …………………. Hari/Tanggal : …………………..
Materi : …………………. Nama : …………………..

TUJUAN
Tujuan penggunaan kuesioner ini adalah untuk menjaring data sikap siswa terhadap kegiatan dan komponen pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran matematika.

PETUNJUK
Beri tanda cek ( ) pada kolom yang sesuai menurut pendapatmu.
No Aspek Senang Tidak Senang
I Bagaimana sikapmu terhadap komponen berikut?
Materi pelajaran
Buku Siswa
Lembar Kerja Siswa (LKS)
Suasana belajar di kelas
Cara guru mengajar
………………..
………………..
………………..
………………..
………………..
………………….
………………….
………………….
………………….
………………….
Berikan alasan secara singkat atas jawaban yang diberikan!

Baru Tidak Baru
II Bagaimana pendapatmu terhadap komponen berikut?
Materi pelajaran
Buku Siswa
Lembar Kerja Siswa (LKS)
Suasana belajar di kelas
Cara guru mengajar
………………..
………………..
………………..
………………..
………………..
………………….
………………….
………………….
………………….
………………….
Berikan alasan secara singkat atas jawaban yang diberikan!

Berminat Tidak
Berminat
III Apakah kamu berminat mengikuti kegiatan belajar selanjutnya seperti yang telah kamu ikuti sekarang?
…………………..

………………….
Berikan alasan secara singkat atas jawaban yang diberikan!

Ya Tidak
IV Bagaimana pendapatmu terhadap aktivitas belajar matematika di kelas dan di luar kelas?
Apakah Ananda merasa terbebani terhadap tugas matematika yang diberikan guru?
Aktivitas belajar matematika menurut saya adalah menarik

…………………

…………………

………………….

………………….
Berikan alasan secara singkat atas jawaban yang diberikan!

Bermanfaat Tidak Bermanfaat
V Bagaimana menurut pendapatmu, apakah matematika bermanfaat dalam kehidupan?
Berikan alasan secara singkat atas jawaban yang diberikan!

Rubrik Penilaian Sikap

Kriteria Skor
Siswa memberikan respon senang dan baru terhadap komponen pembelajaran matematika, berminat, tertarik dan tidak merasa terbebani terhadap tugas dan aktivitas belajar matematika, tetapi merasakan kebermanfaatan belajar matematika.
4
Siswa memberikan respon senang dan baru terhadap komponen pembelajaran matematika, berminat, tertarik dan tidak merasa terbebani terhadap tugas dan aktivitas belajar matematika, tetapi tidak merasakan kebermanfaatan belajar matematika.
3
Siswa memberikan respon senang dan baru terhadap komponen pembelajaran matematika tetapi tidak berminat, tidak tertarik dan merasa terbebani terhadap tugas dan aktivitas belajar matematika, serta tidak merasakan kebermanfaatan belajar matematika.
2
Siswa memberikan respon tidak senang terhadap komponen pembelajaran matematika, tidak berminat, tidak tertarik dan merasa terbebani terhadap tugas dan aktivitas belajar matematika, serta tidak merasakan kebermanfaatan belajar matematika.
1

Contoh Penilaian Diri

PENILAIAN DIRI DALAM KELOMPOK (SELF-ASSESSMENT IN GROUP)

Nama : …………………………….……………
Anggota Kelompok : …………………………………………
Kegiatan Kelompok : …………………………………………

Untuk pertanyaan 1 sampai dengan 5, tulis masing-masing huruf sesuai dengan pendapatmu!
A = Selalu
B = Jarang
C = Jarang Sekali
D = Tidak pernah
1
Selama diskusi saya memberikan saran kepada kelompok untuk didiskusikan

2

Selama diskusi saya memberikan saran kepada kelompok untuk didiskusikan.

3
Ketika kami berdiskusi, setiap anggota memberi kan masukan untuk didiskusikan

4

Semua anggota kelompok harus melakukan sesuatu dalam kegiatan kelompok

5
Setiap anggota kelompok mengerjakan kegiatannya sendiri dalam kegiatan kelompok

Selama kegiatan, saya ….

Mendengarkan
Mengendalikan kelompok

Bertanya
Mengganggu kelompok

Merancang gagasan
Tidur

6 Selama kegiatan kelompok, tugas apa yang kamu lakukan?

Contoh Penilaian Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Matematika

(Lembar ini diisi setiap jam belajar matematika)

Tulislah dengan jujur, partisipasi kamu dalam belajar matematika di kelas hari ini.

Partisipasi yang dimaksud adalah:
Bertanya kepada teman di dalam kelas
Bertanya kepada guru di dalam kelas
Menyelesaikan tugas belajar dalam kelompok
Mempresentasikan hasil kerja di depan kelas
Menawarkan ide / menjawab pertanyaan teman di dalam kelas
Menawarkan ide / menjawab pertanyaan guru di dalam kelas
Membantu teman dalam belajar

Pertanyaan utama yang harus dijawab pada tabel berikut adalah:

Partisipasi apa yang kamu lakukan dalam belajar Matematika hari ini ?

Hari/Tanggal Partisipasi apa yang kamu lakukan?

Contoh Jurnal

ILMU PENGETAHUAN ALAM (BIOLOGI)
Contoh Tes Tulis

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 3.6 Mengelompokkan jenis-jenis jamur berdasarkan ciri-ciri dan perannya bagi kehidupan melalui percobaan

Indikator : 1. Siswa dapat menjelaskan ciri-ciri jamur
2. Siswa dapat mengelompokkan jamur berdasarkan persamaan ciri

Soal Pilihan Ganda

1. Berikut ini ciri-ciri suatu organisme.
a. dinding sel dari selulosa
b. tipe sel eukariotik
c. berbentuk hifa
d. tipe sel prokariotik
e. tidak berklorofil

Ciri-ciri yang dimiliki jamur adalah nomor ….
A. a, b, dan c
B. a, c, dan d
C. b, c, dan e
D. b, d, dan e
E. c, d, dan e

Kunci jawaban : C

Perhatikan tabel berikut.
No Ciri-ciri Jenis Jamur
A B C
1. Hifa tidak bersekat + – -
2. Hifa bersekat – + +
3. Spora dibentuk di dalam askus – + -
4. Spora dibentuk di dalam basidium – - +

Berdasarkan tabel tersebut, jenis jamur A, B dan C berturut-turut termasuk ….
Ascomycota – Basidiomycota – Zygomycota
Ascomycota – Deuteromycota – Basidiomycota
Zygomycota – Ascomycota – Basidiomycota
Basidiomycota – Zygomycota – Deuteromycota
Zygomycota – Deuteromycota – Ascomycota

Kunci jawaban : C

Soal Uraian

Petujuk soal: Jawablah pertanyaaan di bawah ini dengan baik dan benar

Berilah 4 contoh jamur anggota Divisi Ascomycotina yang mempunyai peran menguntungkan dalam kehidupan manusia.

Pedoman penilaian
Kunci Jawaban Skor
Saccharomyces cerevisiae berperan dalam pembuatan tape, roti dan anggur
Penicillium sp berperan dalam pembuatan antibiotic dan memberi cita rasa pada keju
Aspergillus wentii berperan dalam dalam pembuatan sake,kecap, tauco, asam sitrat, asam oksalat, dan asam format, serta penghasil enzim protease
Neurospora crassa berperan dalam pembuatan oncom 4
Jika siswa hanya menjawab tiga spesies dan benar 3
Jika hanya menjawab dua speies dan benar 2
Jika hanya menjawab satu spesies dan benar 1
Jika tidak mengisi atau mengisi tapi salah 0

Contoh Penilaian Praktik

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 4.7 Mengamati berbagai jenis jamur melalui pengamatan langsung atau gambar dan mengelompokkannya berdasarkan ciri atau perannya bagi kehidupan

Indikator : 1. Siswa dapat mengidentifikasi jenis jamur berdasarkan cirinya
Siswa dapat mengelompokan jamur berdasarkan ciri

Tugas Kinerja/Task

Penilaian Praktik Melakukan Praktikum

No. Aspek yang dinilai Skor
1 Menemukan ciri khas jenis jamur
Jamur oncom 1
Jamur tempe 1
Jamur kuping 1
Jamur merang 1
2 Mengidentifikasi struktur hifa jamur:
Jamur oncom 1
Jamur tempe 1
Jamur kuping 1
Jamur merang 1
3 Mengelompokkan ke dalam divisi berdasarkan ciri yang dimiliki
Jamur oncom 1
Jamur tempe 1
Jamur kuping 1
Jamur merang 1
Skor Maksimum 12

Penilaian Unjuk Kerja :

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”12″ ”  100″

Contoh Penilaian Praktik

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : Menerapkan prosedur keselamatan kerja di laboratorium dan biosafety sederhana dalam melakukan praktik biologi di laboratorium secara disiplin, cermat dan bertanggung jawab

Indikator : 1. Siswa dapat menerapkan keselamatan kerja laboratorium
Siswa dapat menaati peraturan laboratorium

Format Penilaian

No. Kriteria Ya Tidak
1 Menggunakan jas laboratorium (jas lab)
2 Menggunakan peralatan bedah hewan dengan hati-hati
3 mencuci alat bedah hewan yang digunakan
4 mengeringkan alat yang digunakan
5 Menyimpan kembali alat ke tempat semula

Contoh Penilaian Sikap

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : Mengagumi, menjaga, melestarikan keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang ruang lingkup, objek dan permasalahan Biologi menurut agama yang dianutnya

Indikator : 1. Siswa dapat menyadari kekuasaan Tuhan melalui kompleksitas ciptaan-Nya
2. Siswa dapat menyadari pentingnya melestarikan alam dalam rangka beribadah kepada-Nya

Petunjuk: Lingkari salah satu jawaban ya atau tidak sesuai dengan keadaan siswa

No. Pernyataan Sangat setuju Setuju Tidak setuju Sangat tidak setuju
1 Saya semakin mengagumi kekuasaan Tuhan setelah mengidentifikasi jamur yang mikroskopis dan makroskopis
2 Saya semakin menyadari pentingnya melestarikan keanekaragaman makhluk hidup dalam rangka beribadah kepada-Nya
3 Saya tidak yakin bahwa menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab setiap orang terhadap Tuhan.

Contoh Penilaian Sikap (Observasi)

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : Berperilaku ilmiah (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dalam melakukan percobaan dan diskusi di dalam kelas maupun di luar kelas

Indikator : 1. Siswa dapat menunjukkan sikap disiplin dalam mengerjakan tugas
2. Siswa dapat menunjukkan sikap jujur dalam melaporkan hasil pengamatan
3. Siswa dapat menunjukkan kemampuan bekerja sama

Contoh Format Lembar Pengamatan Sikap Siswa
No. Sikap Kriteria Hasil Pengamatan
Ya Tidak
1 Disiplin Mengerjakan tugas sesuai waktu yang ditetapkan
Mengumpulkan hasil pekerjaan tepat waktu
2 Jujur Melaporkan data sesuai dengan kenyataan
3 Bekerja sama Mengambil bagian dalam kerja kelompok
Menghargai pendapat teman

Contoh Penilaian Proyek

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : Membuat kultur paramaecium dan membuat gambar hasil pengamatannya dengan mikroskop

Indikator : 1. Siswa dapat merencanakan proyek pembuatan kultur paramaecium
2. Siswa dapat membuat kultur paramaecium

Tugas/ task Proyek

Contoh Format Penilaian Proyek

Mata Pelajaran : …………………. Materi : …………………..
Hari/Tanggal : ………………….
Nama : …………………. Kelas : …………………..

No. Aspek Hasil Penilaian
Baik
(Skor 3) Cukup
(Skor 2) Kurang
(Skor 1)
1 PERENCANAAN :
Merumuskan judul
Menentukan tujuan
Menentukan alat
Memilih bahan
2 PELAKSANAAN
Menggunakan alat dan bahan untuk membuat kultur
Memonitor/mengamati kultur secara periodik
Melakukan pengecekan dengan pengamatan menggunakan mikroskop
Menggambarkan hasil pengamatan
Mencatat data-data yang relevan
3 LAPORAN PROYEK
Kelengkapan sistematika
Tingkat keberhasilan dalam menghasilkan kultur paramaecium
Kelengkapan data dan hasil
Skor Maksimum 36

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”36″ ”  100″

Contoh Penilaian Praktik

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi jenis-jenis limbah dan daur ulang limbah serta membuat produk daur ulang limbah

Indikator : Siswa dapat membuat produk daur ulang limbah

Contoh Penilaian Produk

No. Tahapan Kegiatan Baik
(skor 3) Sedang
(skor 2) Kurang
(skor 1)
1 Perencanaan Menyiapkan alat yang diperlukan
Menyiapkan bahan yang sesuai.
Merencanakan alokasi waktu pengerjaan produk
Menyusun rencana tahapan membuat produk
2 Pelaksanaan Memilih alat yang tepat.
Menggunakan alat dengan benar.
Menjaga kebersihan dan kerapian tempat kerja
Melaksanakan pekerjaan sesuai tahapan yang direncakan
3 Hasil Kesesuaian produk dengan kriteria.
Dapat digunakan
Bermanfaat
Memiliki nilai estetika
Membantu mengatasi masalah limbah lingkungan
Memiliki nilai jual/nilai ekonomis

Skor Maksimum 27

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”27″ ”  100″

Contoh Penilaian Portofolio

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : Membuat desain penelitian tentang suatu objek biologi dan permasalahannya pada tingkat organisasi kehidupan tertentu

Indikator : 1. Siswa dapat membuat rancangan percobaan klasifikasi tumbuhan di lingkungan sekolah
2. Siswa dapat membuat rancangan percobaan tentang pengaruh pencemaran lingkungan terhadap makhluk hidup
3. Siswa dapat membuat rancangan percobaan tentang daur ulang limbah organik

Contoh Rancangan portofolio
Kegiatan Pembelajaran Materi pokok Dokumen/
bahan Indikator yang dinilai
Penugasan 1
Keanekaragaman hayati Rancangan percobaan 1 Kemampuan merumuskan tujuan, langkah kerja, menetapkan variabel, cara mengumpulkan dan memperoleh data pada percobaan biologi
Penugasan 2
Pencemaran lingkungan Rancangan percobaan 2 Kemampuan merumuskan tujuan, langkah kerja, menetapkan variabel, cara mengumpulkan dan memperoleh data pada percobaan biologi
Kemajuan/perbaikan kualitas bila dibandingkan dengan rancangan percobaan 1
Penugasan 3
Daur ulang limbah organik Rancangan percobaan 3 Kemampuan merumuskan tujuan, langkah kerja, menetapkan variabel, cara mengumpulkan dan memperoleh data pada percobaan biologi
Kemajuan/perbaikan kualitas bila dibandingkan dengan rancangan percobaan 2
Keterangan: Rancangan ini bisa hanya terdiri dari satu materi pokok saja bila tugas selanjutnya merupakan tugas sebelumnya yang dikembalikan dan diperbaiki.
Contoh Format Pemberian Skor Rancangan Percobaan Biologi SMA

Nama siswa : ……………………………………………
Kelas : ……………………………………………
Tanggal koleksi : ……………………………………………
Petunjuk: Untuk setiap kemampuan siswa, berilah tanda silang (X) pada nomor
1, bila kualitas karya siswa tidak memenuhi kriteria
2, bila kualitas karya siswa kurang memenuhi kriteria
3, bila kualitas karya siswa cukup memenuhi kriteria
4, bila kualitas karya siswa sangat memenuhi criteria

No. Aspek Penilaian Skor
1 2 3 4
1 Judul memberi informasi tentang aspek yang akan diteliti
2 Mengacu pada konsep biologi tertentu yang relevan
3 Menunjukkan pentingnya dilakukan penelitian
4 Merumuskan tujuan penelitian dengan jelas dan spesifik
5 Menetapkan variabel bebas dan variabel terikat penelitian
6 Menyusun hipotesis penelitian (bila diperlukan)
7 Menguraikan langkah kerja penelitian dengan logis dan jelas
8 Menentukan cara pengumpulan data yang sesuai dengan tujuan penelitian
9 Menetapkan cara menganalisis data yang sesuai dengan teknik pengumpulan data dan tujuan penyelidikan
Skor Maksimum 36

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”36″ ”  100″

Contoh Penilaian Diri

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : Berperilaku ilmiah (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dalam melakukan percobaan dan diskusi di dalam kelas maupun di luar kelas

Indikator : Siswa dapat menunjukkan kesadaran untuk berperilaku responsif dan proaktif dalam melakukan percobaan

Format Penilaian Diri
No. Pernyataan Penilaian diri
Ya Tidak
1 Saya kesulitan dalam melakukan percobaan
2 Saya belum bisa menggunakan alat secara mandiri
3 Saya akan bertanya kepada guru jika ada yang tidak saya pahami
4 Saya tidak berani bertanya kepada guru
5 Saya tidak dapat bertanya kepada teman jika saya mengalami kesulitan
6 Saya mudah bertanya tentang apa yang belum jelas untuk dikerjakan kepada siapa saja
7 Saya belajar dahulu di rumah untuk mempersiapkan praktikum biologi
8 Saya takut dengan hewan yang diamati sehingga saya lebih baik menjauhinya
Saya ……dst

Rubrik Penilaian

Aspek
yang dinilai Penilaian
1 2 3
Mengidentifikasi Identifikasi tidak benar Hanya dua ciri dari identifikasi yang benar Identifikasi yang dilakukan benar semua
Pengelompokkan berdasarkan ciri Pengelompokkan yang tidak cermat Hanya empat objek yang dikelompokkan dengan benar Objek yang dikelompokkan benar semua
Pengelompokkan berdasarkan peranan Pengelompokkan yang tidak cermat Hanya tiga objek yang dikelompokkan dengan benar Objek yang dikelompokkan benar semua
Kesimpulan Tidak benar atau tidak sesuai tujuan Sebagian kesimpulan ada yang salah atau tidak sesuai tujuan Semua benar atau sesuai tujuan
Skor Maksimum 12

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”12″ ”  100″

ILMU PENGETAHUAN ALAM (FISIKA)
Contoh Tes Tulis

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 3.1 Memahami hakikat fisika dan prinsip-prinsip pengukuran (ketepatan, ketelitian, dan aturan angka penting)

Indikator : 1. Siswa dapat menjelaskan perbedaan alat ukur neraca pegas dan neraca ohaus
2. Siswa dapat menggunakan konsep dimensi untuk menentukan kebenaran suatu formulasi

Soal Pilihan Ganda

Kunci Jawaban: B

Soal Uraian

Pedoman Penskoran

No. Kunci Jawaban Skor
1. Laju perubahan momentum adalah sebagai jumlah momentum yang menumbuk dinding tiap satu satuan luas tiap satu satuan waktu
…………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
= MLT-1L -2T -1 …………………………………………………………………….
= M L-1T-2 …………………………………………………………………….

Sedangkan tekanan adalah:
………………………………………………………………………….
= M LT-2L-2 ………………………………………………………………………….
= M L-1T-2 ………………………………………………………………………….

Karena Vm = P = M L-1T-2, jadi pernyataan tekanan adalah laju perubahan momentum adalah benar ………………………………………

1

1

1
1

1

1
1

1
Skor Maksimum 8

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”8″ ”  100″

Contoh Penilaian Praktik

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 4.1 Menyajikan hasil pengukuran besaran fisis dengan mengguna-kan peralatan dan teknik yang tepat untuk penyelidikan ilmiah

Indikator : 1. Siswa dapat melaporkan hasil pengukuran dengan menggunakan jangka sorong.
2. Siswa dapat menggunakan peralatan eksperimen sesuai dengan fungsinya.
3. Siswa dapat menjaga keselamatan alat dan keselamatan jiwa.
4. Siswa dapat membereskan peralatan eksperimen.
5. Siswa dapat menjaga kebersihan lingkungan setelah bereksperimen.

Tugas

Rubrik Penilaian Praktik
Kriteria Skor
Mengkalibrasi alat,
Menggunakan semua bagian-bagian jangka sorong dengan benar,
Tidak melakukan kesalahan paralak ,
Menemukan cara-cara yang efektif dalam menggunakan jangka sorong,
Hasil pengukuran dalam rentang data yang diijinkan (sesuai data standar),
Laporan ditulis dengan menggunakan notasi ilmiah dan angka penting yang benar. 4
Mengkalibrasi alat,
Menggunakan semua bagian-bagian jangka sorong dengan benar,
Tidak melakukan kesalahan paralak ,
Hasil pengukuran dalam rentang data yang diijinkan (sesuai data standar),
Laporan ditulis dengan menggunakan notasi ilmiah dan angka penting yang benar. 3
Mengkalibrasi alat,
Menggunakan semua bagian-bagian jangka sorong dengan benar,
Tidak melakukan kesalahan paralak ,
Hasil pengukuran dalam rentang data yang diijinkan (sesuai data standar). 2
Mengkalibrasi alat,
Menggunakan semua bagian-bagian jangka sorong dengan benar,
Tidak melakukan kesalahan paralak ,
Hasil pengukuran di luar rentang data yang diijinkan (sesuai data standar). 1

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”4″ ”  100″

Contoh Penilaian Sikap (Observasi)

Mata Pelajaran : …………………. Hari/tanggal : …………………..
Nama : …………………. Kelas : …………………..

Berilah tanda ceklis () pada sikap yang muncul berdasarkan hasil pengamatan berikut

No. Sikap Hasil Pengamatan
Ya Tidak
1 Menggunakan peralatan eksperimen sesuai dengan fungsinya.
2 Menjaga keselamatan alat dan keselamatan jiwa.
3 Membereskan peralatan eksperimen,
4 Menjaga kebersihan lingkungan setelah bereksperimen
Nilai Ya = 1, Tidak = 0 : Jumlah nilai

Contoh Penilaian Praktik

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 4.1 Menyajikan hasil pengukuran besaran fisis dengan mengguna-kan peralatan dan teknik yang tepat untuk penyelidikan ilmiah

Indikator : Siswa dapat merancang prosedur pengukuran massa dengan menggunakan neraca Ohaus

Tugas

Rubrik Penilaian

Kriteria Skor
Penjelasan fungsi semua elemen neraca ohaus benar.
Data lengkap dan pengukuran akurat.
Prosedur memenuhi standar proses yang benar, sistematis dan operasional.
Memperhatikan keselamatan alat dan jiwa. 4
Penjelasan fungsi semua elemen neraca ohaus benar.
Data lengkap dan pengukuran akurat.
Prosedur memenuhi standar proses yang benar, kurang operasional.
Memperhatikan keselamatan alat dan jiwa. 3
Penjelasan hanya sebagian elemen neraca ohaus,
Data kurang lengkap namun cukup pengukuran akurat.
Prosedur memenuhi standar proses yang benar, kurang operasional.
Memperhatikan keselamatan alat dan jiwa. 2
Penjelasan hanya sebagian elemen neraca ohaus.
Data kurang lengkap namun cukup pengukuran akurat.
Prosedur belum memenuhi standar proses yang benar, kurang operasional.
Memperhatikan keselamatan alat dan jiwa. 1

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”4″ ”  100″

Contoh Penilaian Proyek

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 4.1 Menyajikan hasil pengukuran besaran fisis dengan mengguna-kan peralatan dan teknik yang tepat untuk penyelidikan ilmiah

Indikator : Siswa dapat merancang standar pengukuran, waktu, massa, dan panjang

Tugas

Rubrik Penilaian Proyek
Aspek Skor
4 3 2 1
Pesiapan Ide gagasan benar.
Dinyatakan dalam hubungan yang benar.
Definisi benar dan rasional.
Prosedur dirancang sesuai untuk mendapatkan nilai satuan dan sistematis. Ide gagasan benar.
Dinyatakan dalam hubungan yang benar.
Definisi benar dan rasional.
Prosedur dirancang sesuai untuk mendapatkan nilai satuan namun kurang sistematis. Ide gagasan benar.
Dinyatakan dalam hubungan yang benar.
Definisi kurang tepat.
Prosedur dirancang sesuai untuk mendapatkan nilai satuan namun kurang sistematis. Ide gagasan benar.

Dinyatakan dalam hubungan yang kurang benar
Definisi kurang tepat.
Prosedur dirancang sesuai untuk mendapatkan nilai satuan tetapi tidak sistematis.
Pelaksanaan (tergambar melalui laporan) Data lengkap dan akurat.
Data sudah menggambarkan informasi yang diperlukan.
tabel sistematis.

Ada analisis terhadap temuan dilengkapi penje-lasan rasional. Data lengkap dan akurat.
Data sudah menggambarkan informasi yang diperlukan,
tabel sistematis.

Ada analisis terhadap temuan. Data lengkap dan akurat.
Data sudah menggambarkan informasi yang diperlukan.
tabel kurang sistematis,
Ada analisis terhadap temuan. Data kurang lengkap dan akurat.
Data belum menggambarkan informasi yang diperlukan.
tabel kurang sistematis.
Tidak ada analisis terhadap temuan.
Produk Dapat menemukan standar pengukuran waktu/massa/ panjang secara tepat.
Laporan ditulis secara ilmiah, menggunakan data foto/video, memenuhi unsur estetika. Dapat menemukan standar pengukuran waktu/massa/ panjang secara tepat.
Laporan ditulis secara ilmiah, menggunakan data foto/video. Dapat menemukan standar pengukuran waktu/massa/ panjang secara tepat.
Laporan ditulis secara ilmiah. Belum dapat menemukan standar pengukuran waktu/massa/ panjang secara tepat.

Laporan ditulis tidak secara ilmiah.
Skor maksimum 12

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”12″ ”  100″
Contoh Penilaian Portofolio

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 4.1 Menyajikan hasil pengukuran besaran fisis dengan mengguna-kan peralatan dan teknik yang tepat untuk penyelidikan ilmiah

Indikator : 1. Siswa dapat melaporkan hasil pengukuran panjang.
2. Siswa dapat melaporkan hasil pengukuran massa.
3. Siswa dapat melaporkan hasil pengukuran waktu terhadap benda yang bergerak.

Nama siswa : ……………………………………………
Kelas : ……………………………………………
Tanggal : ……………………………………………

Berilah tanda ceklis () untuk kriteria yang sudah terpenuhi.
No. Kriteria Pertemuan
1 2 3 4 ……
1 Prosedur memenuhi standar proses.
2 Prosedur kerja menunjukkan langkah yang sistematis.
3 Prosedur memperhatikan keselamatan alat dan jiwa.
4 Data dinyatakan dalam bentuk tabel yang sistematis dan menggambarkan data yang dibutuhkan.
5 Data ditulis dengan lengkap menggunakan angka penting yang benar.
6 Data memenuhi standar data yang diijinkan, akurat, dan tepat
7 Menggunakan notasi ilmiah yang benar.
8 Analisis mengkaitkan berdasarkan data dengan argumentasi yang rasional.
9 Kesimpulan berdasarkan data.
10 Ditulis dengan tata bahasa yang benar.

Berdasarkan data, lakukan analisis hasil penilaian portofolio. Amati karya terbaik/terakhir, kriteria mana yang sudah baik dilakukan dan kriteria mana yang belum tercapai, apakah capaian yang dilakukan siswa tersebut konsisten?
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….

Contoh Penilaian Diri

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan , melaporkan, dan berdiskusi

Setelah kalian mengikuti pelajaran tentang pengukuran, maka berilah tanda ceklis () untuk pernyataan yang kalian pilih.
No. Pernyataan Pendapat
Sulit Mudah
1 Melakukan observasi terhadap objek untuk melakukan pengukuran massa, panjang, dan waktu
2 Mengembangkan pertanyaan untuk menanyakan hal-hal yang tidak dimengerti dalam melakukan pengamatan terhadap benda atau fenomena sains
3 Membaca manual book untuk mempelajari prosedur penggunaan alat ukur
4 Menemukan cara untuk melakukan pengukuran yang lebih efektif
5 Membuat data hasil pengamatan
6 Melakukan pengukuran massa dengan neraca ohaus
7 Melakukan pengukuran berat dengan neraca pegas
8 Melakukan pengukuran diameter mata uang dengan penggaris
9 Melakukan pengukuran mata uang dengan jangka sorong
10 Mengukur diameter bola dengan mikrometer sekrup
11 Mengukur waktu benda yang bergerak
12 Mengukur dengan menggunakan satuan baku dan tak baku
13 Mengolah data untuk pengukuran tunggal dan berulang
14 Menggunakan angka penting/notasi ilmiah dalam melaporkan hasil pengukuran
15 Mengisikan data dalam tabel
16 Menganalisis hasil pengukuran terhadap satuan baku dan tak baku
17 Menyimpulkan hasil pengukuran
18 Melakukan diskusi dengan kelompok
19 Membuat laporan eksperimen
20 Mempresentasikan hasil eksperimen

Pedoman Penilaian
Informasi ini akan memberikan data untuk memperkuat pandangan guru tentang kemampuan siswa, data penilaian diri akan diperkuat oleh informasi kemampuan keterampilan yang dapat ditunjukkan

Analisis data dapat dinyatakan dengan gambaran sebagai berikut.

No. Data
Penilaian Diri Alasan
Penilaian Diri Kemampuan atau Keterampilan Kategori
Penilaian Diri
1 Sulit Penjelasan kurang rasional Kurang baik
(skala rubrik kinerja: 1-2) Belum terbiasa
Penjelasan kurang rasional Baik
(skala rubrik kinerja: 3-4) Kurang terbiasa
Penjelasan rasional Kurang baik Kurang terbiasa
Penjelasan rasional Baik Terbiasa
2 Mudah Penjelasan kurang rasional Kurang Belum terbiasa
Penjelasan kurang rasional Baik Terbias
Penjelasan rasional Kurang Kurang Terbiasa
Penjelasan rasional Baik Membudaya

Hasil Analisis Penilaian Diri

Nama Siswa : ……………………………………………
Kelas : ……………………………………………
Hari, Tanggal : ……………………………………………
No. Kemampuan Diri Skor
1 2 3 4
Belum Terbiasa Kurang Terbiasa Terbiasa Sudah
Membudaya
1 Mengobservasi
2 Mengembangkan pertanyaan
3 Menemukan cara untuk melakukan pengukuran dasar
4 Membuat tabel pengamatan
5 Melakukan pengukuran
6 Menggunakan angka penting
7 Mengolah data hasil pengukuran
8 Menganalisis data temuan
9 Meyimpulkan berdasarkan data temuan
10 Mengkomunikasikan
Skor maksimum 40

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”40″ ”  100″

Contoh Penilaian Teman Sebaya

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan , melaporkan, dan berdiskusi

Penilaian ini digunakan untuk memberikan data tambahan pada tugas kelompok baik berupa produk atau proyek. Data ini akan membantu guru dalam memberikan tingkatan nilai anggota kelompok yang paling berjasa terhadap penyelesaian tugas. Hasil pekerjaan dinilai berdasarkan rubrik baik produk ataupun proyek.

Tulis inisial temanmu satu kelompok pada kolom skor. Setiap kolom boleh menuliskan lebih dari satu orang.
No. Kegiatan Skor untuk teman kelompok yang paling berjasa
1 2 3 4
1 Banyak mengemukaan ide dalam penyelesaian tugas
2 Membantu mempersiapkan tugas
3 Berjasa dalam berkerja menyelesaikan tugas
4 Berjasa dalam melaporkan tugas
Keterangan :
1 = Sangat kurang berperan , 2 = kurang berperan , 3 = berperan , 4 = sangat berperan

Pedoman Penilaian
Informasi ini akan memberikan data untuk memperkuat guru dalam memberikan skor anggota kelompok terhadap tugas yang telah diberikan.

Analisis data dapat dinnyatakan dengan gambaran sebagai berikut
No. Penilaian Antar Teman Skor Unjuk Kerja/ Produk/Proyek Kategori
Antar teman
1 1 1 – 2 Tidak peduli
2 3 – 4 Tidak peduli
3 2 1 – 2 Kurang peduli
4 3 – 4 Kurang peduli
5 3 1 – 2 Peduli
6 3 – 4 Sangat Peduli
7 4 1 – 2 Sangat Peduli
8 3 – 4 Sangat Peduli sekali

Hasil Analisis Penilaian Teman Sebaya

Nama Siswa : ……………………………………………
Kelas : ……………………………………………
Hari, Tanggal : ……………………………………………
No. Kegiatan Skor
1 2 3 4 5
Tidak Peduli Kurang Peduli Peduli Sanagat Peduli Sangat Peduli Sekali
1 Mengemukaan ide dalam penyelesaian tugas
2 Membantu mempersiapkan tugas
3 Bekerja dalam menyelesaikan tugas
4 Pembuatan laporkan tugas
Skor maksimum 20

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”20″ ”  100″

ILMU PENGETAHUAN ALAM (KIMIA)
Contoh Tes Tulis

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 3.5 Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit

Indikator : 1. Disajikan tabel berisi data hasil uji daya hantar listrik beberapa larutan, siswa dapat menyimpulkan hasil nya
2. Siswa dapat memilih gambar yang paling tepat dari hasil uji suatu larutan tertentu, jika diberikan beberapa gambar hasil uji larutan
3. Siswa dapat memilih larutan yang paling tepat jika diberikan pernyataan hasil uji daya hantar listriknya
4. Diberikan hasil uji daya hantar 2 buah larutan tak dikenal, siswa dapat menyimpulkan jenis ikatan yang terdapat dalam senyawa pembentuk larutan tersebut.

Soal

Kunci Jawaban: 1. D, 2. A, 3. B, 4. E

Contoh Penilaian Praktik

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 3.5 Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit
4.6 Merancang dan melakukan percobaan untuk mengetahui sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit.

Indikator : Diberikan seperangkat alat dan bahan sesuai judul percobaan, siswa dapat melakukan percobaan uji daya hantar listrik beberapa larutan tak dikenal.

Tugas

CONTOH LEMBAR KERJA /WORKSHEET

LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

Alat dan Bahan:

Nama Alat Ukuran Jumlah Nama Zat Jumlah
Gelas kimia
Alat Penguji Elektrolit
Baterai/Power Suplay
Bola Lampu
Botol Semprot
Kertas Tissue 100 cm3
-
1,5 V
1,5 V
-
- 11 buah
1 set
4/1 set
1 buah
1 buah
1 rol Air Suling
Lar. Hidrogen Klorida 1M
Lar. Asam Cuka 1M
Lar. Natrium Hidroksida 1M
Lar. Gula 1M
Lar. Amonia 1M
Lar. Etanol 70%
Lar. Natrium Klorida 1M
0,1M ; 0,001M
Natrium Klorida Padat 200 cm3
50 cm3
50 cm3
50 cm3
50 cm3
50 cm3
50 cm3
masing-masing
50 cm3
1 bata

Urutan Kerja dan Pengamatan

Pengamatan:

No. Larutan yang Diuji Rumus Zat Lampu Elektroda

1. Air suling …………….. ………… ……………
2. Lar. Hidrogen Klorida 1M …………….. ………… ……………
3. Lar. Asam Cuka 1M …………….. ………… ……………
4. Lar. Natrium Hidroksida 1M …………….. ………… ……………
5. Lar. Gula 1M …………….. ………… ……………
6. Lar. Amonia 1M …………….. ………… ……………
7. Lar. Etanol 70% …………….. ………… ……………
8. Lar. Natrium Klorida 1M …………….. ………… ……………
9. Lar. Natrium Klorida 0,1M …………….. ………… ……………
10. Lar. Natrium Klorida 0,01M …………….. ………… ……………
11. Natrium Klorida Padat …………….. ………… ……………

Hasil Pengamatan:

Kelompokkan larutan yang telah diuji berdasarkan daya hantar listriknya !
Larutan Elektrolit Larutan Non Elektrolit
Kuat Lemah
………………………… …………………………… ……………………………….
………………………… …………………………… ……………………………….
………………………… …………………………… ……………………………….
………………………… …………………………… ……………………………….
………………………… …………………………… ……………………………….

2. Di antara larutan elektrolit, mana yang zat terlarutnya tergolong senyawa ion dan senyawa kovalen?
a. Senyawa Ion : ………………………………………………………………………………………
b. Senyawa kovalen : ……………………………………………………………………………………..

3. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik?
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………

4. Senyawa ion terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion). Mengapa larutan senyawa dalam air dapat menghantarkan arus listrik?
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………

5. Bagaimana senyawa kovalen dapat menghantarkan arus listrik?
……………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………

6. Bandingkan daya hantar listrik larutan NaCl 1M; 0,1M; 0,001M; dan NaCl padat!
……………………………………………………………………………………………………………………………

Rubrik Penilaian
No. Aspek Penilaian Skor
1 Merangkai alat uji elektrolit dan menguji bekerjanya alat tersebut 2
2 Menuangkan larutan ke dalam gelas kimia 1
3 Menguji daya hantar listrik beberapa larutan yang sudah disediakan:
Menggunakan gelas kimia yang selalu bersih …………………….
Menggunakan elektrode yang selalu bersih (setiap kali berganti larutan, elektrode harus selalu dibilas dengan aquades) ………………………………………………………………………..
Mencegah kedua elektrode untuk saling bersentuhan …………
1

1
1
4 Melakukan pengamatan:
Pada lampu ……………………………………………………………..
Pada kedua elektrode ……………………………………………………
1
1
5 Menuliskan data hasil pengamatan ke dalam bentuk tabel
Rumus zat (ada 11 zat) ………………………………………………..
Lampu (ada 11 zat) ………………………………………………………
Elektrode (ada 11 zat) ………………………………………………….
11
11
11
6 Mengelompokkan larutan-larutan yang diuji berdasarkan kemampuannya dalam menghantarkan arus listrik …………………….
1
7 Mengelompokkan larutan elektrolit ke dalam senyawa ion dan senyawa kovalen …………………………………………………………………..
1
8 Menjawab benar pertanyaan: Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik? …………………………………………………………..
1
9 Menjawab benar pertanyaan: Mengapa larutan senyawa dalam air dapat menghantarkan arus listrik? ………………………………………………..
1
10 Menjawab benar pertanyaan: Bagaimana senyawa kovalen dapat menghantarkan arus listrik? ………………………………………………………….
1
11 Membandingkan daya hantar listrik larutan NaCl 1M; 0,1M; 0,001M; dan NaCl padat …………………………………………………………………………..
1
12 Menuliskan kesimpulan (2 = tepat, 1 = kurang tepat) ………………………… 2
13 Membersihkan seluruh peralatan setelah selesai praktikum ………. 1
Skor Maksimum 50

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”50″ ”  100″

Contoh Penilaian Praktik

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 4.6 Merancang dan melakukan percobaan untuk mengetahui sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit

Indikator : Siswa dapat membuat rangkaian alat uji elektrolit sederhana yang dapat digunakan untuk menguji daya hantar listrik suatu larutan.

Tugas

Rubrik Penilaian
No. Tahap Kriteria Skor
1 Perencanaan Membuat gambar rancangan rangkaian alat
(Ketepatan urutan: elektrode, sumber arus listrik (batu baterai), lampu, elektrode) 1
Menyatakan masing-masing alat/bahan dan fungsinya:
Kabel: penghantar listrik ……………………….
Batu baterai: sumber arus listrik ……………………
Lampu: indikator ada tidaknya aliran listrik ……….
Elektrode: bagian penghantar yang dicelupkan ke dalam larutan yang diuji ……………………………
1
1
1

1
2 Pelaksanaan/
pembuatan Menentukan dan menyiapkan komponen utama: lampu, sumber arus listrik (baterai), kabel penghantar listrik, elektrode 1
Menentukan dan menyiapkan komponen/peralatan pendukung: gunting/cutter, dudukan baterai 1
Merangkai set alat uji elektrolit sesuai dengan rancangan 1
Menguji kekuatan sambungan kabel ke setiap bagian (lampu, sumber arus listrik, elektrode) 1
Menguji coba alat 1
3 Hasil Kesesuaian produk yang dikumpulkan dengan penugasan
Sesuai = 2
Tidak Sesuai = 1 2
Kelengkapan produk
Lengkap = 2
Kurang Lengkap = 1 2
Kesesuaian rentang waktu (1 minggu)
Tepat Waktu = 3
Terlambat 1-3 hari = 2
Terlambat 1minggu = 1 3
Kualitas Produk (dapat digunakan/tidak)
Baik = 3
Sedang = 2
Kurang Baik = 1 3
Skor Maksimum 20

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”20″ ”  100″

Contoh Penilaian Sikap (Observasi)

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 2.2 Berperilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, kerjasama dan proaktif dalam melakukan percobaan dan berdiskusi.

Lembar observasi dan rubrik untuk penilaian sikap siswa selama melakukan diskusi kelompok untuk mengidentifikasi sifat-sifat penghantaran listrik dari berbagai larutan

Beri tanda centang (√) sesuai dengan hasil pengamatan terhadap siswa
Sikap Indikator Sikap Ya Tidak
Santun Menggunakan kata-kata yang tidak menyakiti orang lain
Tidak menunjukkan perilaku yang melecehkan orang lain
Kerjasama Menghargai pendapat orang lain
Terbuka untuk menerima saran/pendapat orang lain
Saling berbagi pekerjaan
Proaktif Aktif berpartisipasi dalam kelompok
Mengambil insiatif dalam melakukan praktikum/diskusi
Memonitor pekerjaan kelompok
Skor maksimum 8

Pedoman Penilaian
Untuk setiap indikator sikap, beri skor 1 jika teramati “Ya”, dan beri skor 0 jika teramati “Tidak”.
Skor maksimum sesuai dengan jumlah indikator sikap.
“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”8″ ”  100″

Contoh Penilaian Diri

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 2.2 Berperilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, kerjasama dan proaktif dalam melakukan percobaan dan berdiskusi.

Instrumen penilaian diri siswa selama melakukan praktikum secara berkelompok untuk mengidentifikasi sifat-sifat penghantaran listrik dari berbagai larutan
Lakukan penilaian terhadap diri sendiri secara jujur dengan memberi tanda centang (√) di bawah kolom “Ya” dan “Tidak” berikut!
Sikap Indikator Sikap Ya Tidak
1. Jujur Tidak meniru (menyontek) data pengamatan/pekerjaan teman
Tidak memanipulasi data hasil pengamatan
Melaporkan jika ada alat yang pecah/retak/rusak
2. Disiplin Memulai pekerjaan tepat waktu
Tidak melakukan hal-hal lain diluar yang ditugaskan
Melaksanakan praktikum sesuai alokasi waktu
3. Teliti Mengamati nyala lampu dengan teliti (terang, redup, atau mati)
Mengamati kedua elektroda dengan teliti (menyatakan elektroda yang dihubungkan dengan kutub positif atau negatif sumber arus listrik)
4. Tanggung jawab Sungguh-sungguh dalam melaksanakan praktikum
Menyelesaikan praktikum yang ditugaskan
10

Pedoman Penilaian
Untuk setiap indikator sikap, beri skor 1 jika teramati “Ya”, dan beri skor 0 jika teramati “Tidak”.

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”10″ ”  100″

Contoh Penilaian Proyek

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 3.5 Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit
4.6 Merancang dan melakukan percobaan untuk mengetahui sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit

Indikator : Siswa dapat menyelidiki sifat larutan berdasarkan daya hantar listriknya.

Tugas

Rubrik Penilaian Proyek
No. Tahap Aspek yang dinilai Skor
1 Perencanaan Gambar rancangan rangkaian alat
(lengkap, jelas, tepat, dan rapi) 4
Kelengkapan alat dan bahan
Lengkap = 2
Tidak Lengkap = 1 2
Rangkaian set alat uji elektrolit
(Sesuai rancangan, kokoh, rapi) 3
Uji coba alat dan perbaikannya
(Berfungsi, mudah digunakan) 2
2 Pelaksanaan
Pengujian sifat penghantaran listrik berbagai macam larutan limbah
(Lengkap, cermat, teliti, bersih) 4
Pengamatan dan penuangan hasilnya dalam bentuk tabel
(Judul tabel, kolom, dan baris tabel tepat/sesuai) 3
Pengelompokkan sifat hantaran listrik larutan limbah
(Sesuai pengamatan, ada dasar pengelompokan) 2
3 Laporan Kesesuaian laporan yang dikumpulkan dengan penugasan
(rancangan, pembuatan, dan penggunaan alat uji elektrolit) 3
Kelengkapan laporan
(Identitas, tujuan, rancangan, pembuatan, dan penggunaan alat dalam menguji limbah) 5
Kesesuaian rentang waktu pengumpulan laporan
Tepat Waktu = 2
Tidak tepat = 1 2
Skor maksimum 30

“Nilai = ” “Skor Perolehan ” /”30″ ”  100″

a

artikel lainnya Model penilaian SMA 2013 Bahasa Indonesia

Saturday 17 January 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER     MELAKUKAN PENANGANAN AWAL…

Tuesday 17 February 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR JARINGAN KOMPUTER DAN SISTEM ADMINISTRASI     MELAKUKAN…

Tuesday 20 October 2015 | blog

Primer koperasi produsen tempe tahu indonesia ( primkopti ) badan hukum 9856/bh/vi/1983 tanggal 9 nopember 1983…

Monday 4 May 2015 | blog

DESIGN AMPLOP TERBAIK SOLO CARA PRINT AMPLOP DI WORD indahnya berbagi ingetkamublogspotcom//caraprintamplopdiworTranslate this page Hal yang…