Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Merumuskan Kebutuhan Pengguna TIK.CS02.001.01

Jul
15
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MERUMUSKAN KEBUTUHAN PENGGUNA

TIK.CS02.001.01

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

 

Daftar Isi ………………………………………………………………………………… ….     1

 

BAB I. 3

PENGANTAR. 3

1.1  Konsep Dasar Competency Based Training (CBT) 4

1.2  Penjelasan Modul 4

1.2.1  Desain Modul 4

1.2.2  Isi Modul 4

1.2.3  Pelaksanaan Modul 5

1.3  Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC) 6

1.4  Pengertian-Pengertian / Istilah. 6

 

BAB II. 8

STANDAR KOMPETENSI. 8

2.1  Peta Paket Pelatihan. 8

2.2  Pengertian Unit Standar Kompetensi 8

2.3  Unit Kompetensi Yang Dipelajari 8

2.3.1  Kode dan Judul Unit 9

2.3.2  Deskripsi Unit 9

2.3.3  Elemen Kompetensi 9

2.3.4  Batasan Variabel 10

2.3.5  Panduan Penilaian. 10

2.3.6  Kompetensi Kunci 12

 

BAB III. 13

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN. 13

3.1  Strategi Pelatihan. 13

3.2  Metode Pelatihan. 14

 

BAB IV. 15

MATERI UNIT KOMPETENSI. 15

4.1  Tujuan Instruksional Umum.. 15

4.2  Tujuan Instruksional Khusus 15

4.3  Mempersiapkan Dokumen Wawancara. 16

4.3.1  Dokumen Standar yang Berkaitan Dengan Mengumpulkan Informasi User Diidentifikasi 16

4.3.2  Dokumen Dipersiapkan Sesuai Dengan SOP. 19

4.4  Melakukan Wawancara Untuk Mendapatkan Kebutuhan User 20

4.4.1  Pihak-pihak Tertentu Dikenal Dalam Kaitannya Untuk Mendapatkan Informasi Dari User 20

4.4.2  Pihak-pihak yang Terkait Dihubungi Untuk Melakukan Koordinasi Pengumpulan Informasi 21

4.4.3  Pihak-pihak yang Terkait Diwawancarai Untuk Mendapatkan Semua Informasi Mengenai Keperluan User 22

4.5  Memberikan Saran-Saran Terhadap Konfigurasi yang Sesuai Untuk Kebutuhan User         24

4.5.1  Dasar-dasar Konfigurasi Komputer Dijelaskan Berdasarkan Berbagai Keperluan  24

4.5.2  Saran-saran Diberikan Berdasarkan Kebutuhan User dan Standar Konfigurasi yang Biasa Digunakan. 27

4.5.3  Koordinasi Dilakukan Untuk Mendapatkan Konfigurasi Komputer yang Paling Sesuai Dengan Kebutuhan User 28

4.6  Membuat Dokumentasi Kebutuhan User 29

4.6.1  Kebutuhan User Diidentifikasi Berdasarkan Hasil Wawancara Dengan User 29

4.6.2  Dokumen yang Berkaitan Dengan Kebutuhan User Dibuat Sesuai Dengan Standar Pembuatan Dokumen. 29

BAB V. 31

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN                          KOMPETENSI  31

5.1  Sumber Daya Manusia. 31

5.2  Sumber-sumber Kepustakaan (Buku Informasi) 32

5.3  Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan. 33

 

DAFTAR PUSTAKA. 34

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

 

1.1    Konsep Dasar Competency Based Training (CBT)

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

 

1.2    Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

 

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

1.2.1   Desain Modul

Modul ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual / mandiri:

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual / mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur / sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.2   Isi Modul

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

 

1.2.3   Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan:

-    Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-    Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-    Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-    Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan:

- Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

- Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

- Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

- Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

- Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

 

1.3        Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)?

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4        Pengertian-Pengertian / Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standarisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

 

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

 

2.1        Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini bertujuan untuk mencapai satu unit kompetensi. Adapun kompetensi ini termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. TIK.CS02.002.01     Merancang spesifikasi sesuai dengan fungsi dan kebutuhan pengguna (User Spesification)

 

 

2.2        Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari bagaimana cara merumuskan kebutuhan pengguna (user requirement).

 

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun, diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan khusus bagi para technical support, walaupun tidak menutup kemungkinan bagi semua orang yang terlibat dalam penggunaan komputer.

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

 

2.3        Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat:

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

2.3.1   Kode dan Judul Unit

Kode Unit       : TIK.CS02.001.01

Judul Unit      : Merumuskan Kebutuhan Pengguna (user requirement)

 

 

2.3.2   Deskripsi Unit

Unit kompetensi ini berkaitan dengan tindakan memilih monitor yang terdiri dari persiapan dalam memilih monitor, memilih monitor dan memeriksa kelengkapan monitor. Unit kompetensi ini diperlukan untuk menghindari kesalahan terhadap pemilihan monitor yang tidak sesuai dengan kebutuhan.Elemen Kompetensi

 

 

2.3.3   Elemen Kompetensi

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Menyiapkan dokumen wawancara 1.1  Dokumen-dokumen standar yang berkaitan dengan mengumpulkan informasi user diidentifikasi.

1.2. Dokumen disiapkan sesuai dengan SOP

02     Melakukan wawancara untuk mendapatkan kebutuhan user 2.1  Pihak-pihak tertentu dikenal dalam kaitannya untuk mendapatkan informasi dari user.

2.2. Pihak-pihak yang terkait dihubungi untuk melakukan koordinasi pengumpulan informasi.

2.3. Pihak-pihak yang terkait diwawancarai untuk mendapatkan semua informasi mengenai keperluan user.

03     Memberikan saran-saran terhadap konfigurasi yang sesuai untuk kebutuhan user 3.1  Dasar-dasar konfigurasi komputer dijelaskan berdasarkan berbagai keperluan.

3.2. Saran-saran diberikan bersadarkan kebutuhan user dan standar konfigurasi yang biasa digunakan.

3.3. Koordinasi dilakukan untuk mendapatkan konfigurasi komputer yang paling sesuai dengan kebutuhan user.

04     Membuat dokumentasi kebutuhan user 4.1 Kebutuhan user diidentifikasi berdasarkan hasil wawancara dengan user.

4.2  Dokumen yang berkaitan dengan kebutukan user dibuat sesuai dengan standar pembuatan dokumen.

Tabel 2.1 – Elemen Kompetensi

 

 

2.3.4   Batasan Variabel

  1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.
  2. Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya:

2.1     Spesifikasi komputer yang tersedia saat itu, dengan berbagai macam jenisnya.

2.2     Standar dokumen yang berlaku pada setiap perusahaan.

2.3     SOP yang berlaku di perusahaan.

2.4     Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan.

2.5     Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini.

 

 

2.3.5   Panduan Penilaian

  1. 1.   Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti pengetahuan di bidang berikut ini :

1.1         Pengetahuan dasar

1.1.1    Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan  tertulis.

1.1.2    Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi informasi.

1.1.3    Pengamatan.

 

 

  1. 2.   Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya.

 

Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1     Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekaliuntuk menentukan konsistensi kemampuan).

2.2     Studi kasus.

2.3     Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4     Menanyakan secara lisan/interview.

2.5     Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6     Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7     Bukti penilaian.

 

 

  1. 3.   Aspek penting penilaian

Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:

3.1     Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal

3.2     Pengetahuan yang dibutuhkan:

3.1.1    Pengoperasian Komputer.

3.1.2    Pengoperasian Sistem Operasi sesuai dengan Instruction Manual.

3.1.3    On-site training sesuai dengan software yang akan diinstalasi.

 

 

  1. 4.   Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1   Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dengan:

4.1.1  TIK.CS02.002.01     Merancang Spesifikasi sesuai dengan Fungsi dan Kebutuhan Pengguna (User Specification).

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/ khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

 

2.3.6   Kompetensi Kunci

  Kompetensi kunci dalam bahasan ini dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.

 

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT
1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

1

2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

1

3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6 Memecahkan masalah

1

7 Menggunakan teknologi

1

Tabel 2.2 – Kompetensi Kunci

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1        Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu Sistem Berbasis Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melakukan praktek sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

 

 

 

 

3.2        Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

 

4.1        Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa dapat merumuskan kebutuhan pengguna, beserta solusinya dan membuat dokumentasi dari kegiatan tersebut.

 

 

4.2        Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat mempersiapkan dokumen wawancara.
  • Siswa dapat melakukan wawancara pengumpulan kebutuhan pengguna.
  • Siswa dapat memberikan saran dan solusi atas kebutuhan pengguna.
  • Siswa dapat membuat dokumentasi kebutuhan pengguna.

 

 

4.3    Mempersiapkan Dokumen Wawancara

4.3.1   Dokumen Standar yang Berkaitan Dengan Mengumpulkan Informasi User Diidentifikasi

Dalam suatu proyek berbasis teknologi informasi, pengumpulan data dan informasi yang berkaitan dengan user sangatlah penting artinya dalam pengerjaan proyek. Data dan informasi yang terkumpul tersebut nantinya akan diolah menjadi user requirement, yaitu kebutuhan user terhadap sistem yang ada, maupun sistem yang diharapkan akan ada setelah proyek selesai.

 

Pengumpulan informasi dan data membutuhkan pendokumentasian yang teratur dan terstruktur agar nantinya perumusan user requirement dapat sesuai dengan sistem yang dimiliki oleh user maupun dapat memperbaiki dan memperbarui sistem tersebut menjadi sistem yang lebih baik, efektif, dan efisien dalam pelaksanaannya untuk kegiatan operasional sehari-harinya.

 

Dalam pembahasan ini, diasumsikan bahwa proyek berbasis IT yang akan diterapkan dalam sistem yang dimiliki oleh user adalah proyek yang berkaitan dengan pengembangan infrastruktur IT, termasuk didalamnya adalah pengelolaan hardware maupun software yang dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan user.

 

Dalam pengumpulan data dan informasi dibutuhkan dokumentasi standar untuk pencatatannya. Pisahkan antara dokumentasi untuk kebutuhan hardware maupun software.

 

Sebelumnya buatlah terlebih dahulu template dokumentasi standar untuk pencatatan data dan informasi yang akan dikumpulkan dari user. Selain berisi data dan informasi mengenai kebutuhan user, dokumen juga berisi keterangan mengenai baik pihak user maupun pihak instansi yang melakukan pengumpulan data dan informasi tersebut, beserta perwakilannya. Perhatikan gambar 4.1 di bawah ini, yang menampilkan contoh cover standar template dokumentasi untuk pencatatan kebutuhan user. Cover ini berisi data-data singkat company’s profile baik dari pihak user maupun dari pihak instansi yang mengajukan proyek.

 

 

(Gambar 4.1    Cover Standar Dokumentasi)

 

Persiapkan cover standar seperti contoh diatas untuk pengumpulan kebutuhan user sesuai dengan modul-modul dalam proyek yang akan diselenggarakan. Selain cover-nya persiapkan juga lima lembar kosong untuk pencatatan kebutuhan user untuk masing-masing modul tersebut. Setiap modul nantinya akan dibuat copiannya sebanyak tiga rangkap. Rangkap pertama untuk pihak perusahaan pengaju proyek, rangkap kedua untuk user, sedangkan rangkap ketiga disimpan oleh perusahaan pengaju proyek sebagai dokumentasi.

Untuk pengisian data-data singkat company’s profile kedua belah pihak, dilakukan sebelum melakukan wawancara pengumpulan requierement. Semua bagian harus terisi kecuali bagian tanda tangan untuk kedua pihak representative, yang baru akan ditandatangani sesudah kegiatan wawancara.

 

Hasil wawancara pengumpulan requirement dicatat pada halaman berikutnya, dan halaman-halaman tersebut nantinya dijadikan satu dengan cover yang telah dipersiapkan sesuai dengan modulnya.

 

Dalam proyek pengembangan infrastruktur IT, pencatatan terhadap kebutuhan hardware dan software dilakukan terpisah, namun template yang digunakan untuk pencatatan adalah sama.

 

Beberapa contoh cara pengisian akan diuraikan pada paragraph di bawah ini.

 

Untuk kebutuhan akan hardware, pada bagian modul dapat diisi dengan:

  • Komputer untuk server
  • Komputer untuk data entry
  • Jaringan / network
  • Peralatan / perlengkapan tambahan
  • dsb (sesuai dengan kebutuhan user)

 

Pada halaman-halaman berikutnya baru diisi dengan uraian dari kebutuhan-kebutuhan hardware yang bersangkutan, misalnya “Komputer untuk server”, uraiannya adalah:

  • Dual Xeon 2.8 Ghz FSB 800 Hyperthreaded (4 CPU),
  • Memori 2 GB ECC Registered PC2700
  • 120GB 7200RPM IDE / 8MB Cache, 120GB IDE Backup Drive

 

Sedangkan untuk bagian submodul dikosongkan saja. Untuk kebutuhan akan software, pada bagian modul dapat diisi dengan:

  • Accounting
  • Inventory
  • Human Resource
  • dsb (sesuai dengan kebutuhan user)

 

Untuk bagian submodul diisi dengan submodul yang sesuai dengan modulnya, misalnya untuk modul “Accounting”, submodulnya dapat diisi:

  • General Ledger
  • Worksheet
  • Cashflow
  • dsb (sesuai dengan kebutuhan user, dan modulnya)

 

Pada halaman-halaman berikutnya baru diisi dengan uraian dari kebutuhan-kebutuhan dari submodul yang bersangkutan.

 

Identifikasi jumlah modul dan submodul yang diajukan dalam proyek. Setiap modul dan submodul memiliki delapan lembar pencatatan yang terdiri dari tiga lembar cover berisi data-data company’s profile kedua belah pihak, dan lima lembar yang masih kosong untuk digunakan sebagai pencatatan akan kebutuhan user sesuai dengan modul dan submodulnya. Untuk lima lembar terakhir yang digunakan sebagai pencatatan kebutuhan user, tidak harus lima lembar, bisa kurang ataupun lebih dari lima lembar, tergantung dari kebutuhan user-nya.

 

Bila proses pencatatan kebutuhan tersebut telah selesai, hasil pencatatan ditandatangani oleh perwakilan kedua belah pihak pada tempat yang telah disediakan, pada ketiga cover User Requirement.  Perwakilan bisa lebih dari satu orang, namun yang menandatangai cukup satu orang saja sebagai perwakilan utama.

 

Hasil pencatatan kebutuhan pada lembar-lembar lainnya dibuat copian sebanyak tiga kali, dan masing-masing copiannya diberi cover User Requirement yang sudah ditandatangani oleh perwakilan kedua belah pihak. Jadi kini dokumentasi pencatatan tersebut ada tiga buah dengan masing-masing memiliki cover User Requirement didepannya yang sudah ditandantangani oleh masing-masing pihak. Copian yang pertama akan disimpan oleh pihak pengaju proposal, copian yang kedua akan disimpan oleh user, sedangkan copian ketiga akan disimpan oleh pihak pengaju proposal sebagai dokumentasi.

 

 

4.3.2   Dokumen Dipersiapkan Sesuai Dengan SOP

Apa yang dimaksud dengan SOP? SOP adalah singkatan dari Standard Operating Procedure, yaitu penetapan tertulis mengenai apa yang harus dilakukan, kapan, dimana dan oleh siapa suatu pekerjaan dilakukan, beserta dengan langkah-langkah yg harus diikuti untuk menjalankan suatu pekerjaan dengan berpedoman pada tujuan yg harus dicapai.

 

Sebelum melakukan wawancara terhadap user, selain dokumen untuk pencatatan user requirement, persiapkan juga dokumen-dokumen pendukung lainnya yang dibutuhkan. Dokumen-dokumen pendukung tersebut antara lain:

  • Daftar list pertanyaan untuk wawancara dengan user
  • Surat ijin untuk melakukan wawancara dari project manager
  • Surat ijin dari perusahaan sebagai company’s / project’s representative

 

Persiapkan dokumen-dokumen pendukung yang telah diuraikan di atas sesuai dengan SOP yang berlaku di perusahaan. Perkirakan waktu untuk mendapatkan persetujuan semua dokumen pendukung dengan seksama sehingga tidak berbenturan dengan jadwal wawancara dengan user yang bersangkutan. Usahakan semua dokumen pendukung tersebut mendapatkan persetujuan sebelum waktu wawancara user.   

 

 

 

4.4    Melakukan Wawancara Untuk Mendapatkan Kebutuhan User

4.4.1   Pihak-pihak Tertentu Dikenal Dalam Kaitannya Untuk Mendapatkan Informasi Dari User

Menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan user untuk mendapatkan data dan informasi sangat  dibutuhkan dalam merumuskan user requirement.

 

Hubungi terlebih dahulu pihak-pihak terkait yang diperlukan dalam pengumpulan data dan informasi. Sesuaikan dengan modul yang ada dalam proyek. Buat list untuk contact person berdasarkan modul proyek. Perhatikan contoh pada gambar 4.2 di bawah ini untuk lebih jelasnya.

 

 

Modul Submodul Contact Person
Accounting General Ledger Bpk. Somad

Phone : 5388762, ext. 4116

Cash Flow

 

Ibu. Ira

Phone : 5388762, ext. 4114

Worksheet

 

Ibu. Ratih

Phone : 5388762, ext. 4115

Human Resource Payroll

 

Bpk. Nurdin

Phone : 5388762, ext. 5113

Employee

 

Bpk. Indra

Phone : 5388762, ext. 5115

Inventory Stock opname

 

Bpk. Iwan

Phone : 5388762, ext. 6114

Goods in process Bpk. Heru

Phone : 5388762, ext. 6115

(Gambar 4.2    Daftar Contact Person)

 

 

Setelah dibuat daftar contact person, mulailah untuk menjalin hubungan kerjasama dengan pihak terkait tersebut. Perkenalkan diri kepada pihak-pihak terkait tersebut, jelaskan secara terinci mengenai tanggung jawab yang diemban sehubungan dengan proyek yang akan diselenggarakan. Buatlah percakapan yang sekomunikatif mungkin sehingga pihak-pihak terkait tersebut mengenal dan nyaman untuk berhubungan dan bekerja sama dengan perwakilan dari perusahaan penyelenggara proyek.

 

Tujuan dari mengenalkan diri kepada pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan proyek tersebut adalah untuk mempermudah dalam proses mengumpulkan data dan informasi dari user.

 

Selanjutnya pihak-pihak terkait tersebut akan tidak segan lagi dalam memberi data dan informasi yang diminta oleh pihak penyelenggara proyek yang diwakilkan oleh company’s representative.

 

 

4.4.2   Pihak-pihak yang Terkait Dihubungi Untuk Melakukan Koordinasi Pengumpulan Informasi

Persiapkan jadwal untuk melakukan pengumpulan data dan informasi. Buat sebuah daftar check list  pengumpulan user requirement berdasarkan modul yang ada dalam proyek, dengan dilengkapi daftar contact person yang sudah dibuat sebelumnya. Perhatikan contoh check list pengumpulan user requirement pada gambar 4.3 di bawah ini.

 

 

Modul Submodul Contact Person Date / Place Time Check
Accounting General Ledger Bpk. Somad

Phone : 5388762, ext. 4116

8 Oktober 2007 /

Wisma VISAT (user’s office)

10:00 AM  

 

 

Cash Flow Ibu. Ira

Phone : 5388762, ext. 4114

9 Oktober 2007 /

Wisma VISAT (user’s office)

13:00 PM  

 

 

Worksheet Ibu. Ratih

Phone : 5388762, ext. 4115

10 Oktober 2007/

Wisma VISAT (user’s office)

10:00 AM

 

 

 

 

Human Resource Payroll Bpk. Nurdin

Phone : 5388762, ext. 5113

15 Oktober 2007/

Wisma VISAT (user’s office)

13:00 PM  

 

 

Employee Bpk. Indra

Phone : 5388762, ext. 5115

16 Oktober 2007/

Wisma VISAT (user’s office)

10:00 AM  
Inventory Stock opname Bpk. Iwan

Phone : 5388762, ext. 6114

17 Oktober 2007/

Wisma VISAT (user’s office)

10:00 AM  
Goods in process Bpk. Heru

Phone : 5388762, ext. 6115

18 Oktober 2007/

Wisma VISAT (user’s office)

13:00 PM  

(Gambar 4.3    Daftar check list pengumpulan User Requirement)

 

Setelah mempersiapkan daftar check list, mulailah menghubungi pihak-pihak yang terkait dengan pengumpulan informasi berdasarkan atas modul dan sub modul proyek. Hal ini dimaksudkan untuk menentukan waktu dan tempat wawancara dengan user dalam rangka pengumpulan informasi.

 

Tentukan waktu dan tempat yang oleh masing-masing pihak dapat terpenuhi kondisinya. Artinya disini adalah jangan mengambil tempat pertemuan yang terlalu jauh untuk user maupun pihak yang mewakili instansi pengaju proyek. Lokasi pertemuan yang terlalu jauh mengakibatkan waktu menjadi terbuang hanya untuk perjalanan. Penentuan waktu yang sesuai dan dapat ditepati oleh kedua belah pihak, yang artinya tidak berbenturan dengan jadwal kegiatan lainnya.

 

Setiap kegiatan wawancara dengan user untuk pengumpulan informasi selesai dilaksanakan, beri tanda centang pada kolom check, yang menandakan bahwa pengumpulan informasi untuk modul tertentu telah selesai dilaksanakan.

 

Bila ternyata terjadi hal-hal diluar yang direncanakan sehingga mengakibatkan kegiatan wawancara untuk pengumpulan informasi tersebut gagal dilaksanakan, beri tanda silang pada kolom check. Lalu setelah itu hubungi kembali pihak yang terkait tersebut, untuk menjadwal ulang wawancara. Catat kembali tempat dan waktu wawancara yang sudah dijadwal ulang.

 

Alternatif lainnya selain menjadwal ulang wawancara dengan user bila terjadi kegagalan dalam jadwal pengumpulan informasi adalah dengan meminta pengganti contact person yang bisa atau sanggup untuk diwawancarai dalam rangka pengumpulan informasi, menggantikan contact person yang sebelumnya berhalangan.

 

 

4.4.3   Pihak-pihak yang Terkait Diwawancarai Untuk Mendapatkan Semua Informasi Mengenai Keperluan User

Kumpulkan terlebih dahulu informasi mengenai sistem yang dijalankan oleh user sesuai dengan modul dan submodul proyek. Hal ini bisa dilakukan pada saat wawancara dengan user.

 

Buat sketsa diagram alur yang menggambarkan sistem atau sub sistem yang dimiliki oleh user pada saat wawancara, dengan disertai catatan-catatan keterangan singkat untuk lebih memperjelasnya. Perhatikan contoh diagram alur untuk sistem inventory pada gambar 4.4 di bawah ini.

 

(Gambar 4.4    Diagram alur)

 

 

 

Diagram alur dibuat pada halaman kosong setelah halaman cover standar dokumentasi. Berikan catatan-catatan penting untuk melengkapi dan memperjelas diagram alur yang telah dibuat.

 

Diagram alur ini nantinya akan berguna sebagai acuan dalam developing proyek yang akan dilaksanakan, berkaitan dengan software untuk sistem dan sub sistem tertentu sesuai dengan modul dan sub modul proyek.

 

Untuk kebutuhan akan hardware atau tools yang digunakan oleh user disesuaikan dengan kebutuhan akan sistem atau subsistem yang ada, maupun yang nanti akan dikembangkan. Misalnya saja sistem yang dikembangkan ternyata akan diterapkan secara terintegrasi pada lokasi yang berjauhan, maka dibutuhkan hardware atau tools yang mendukung untuk jaringan nir kabel, seperti vsat, menara pemancar, dan sebagainya.

 

Kebutuhan akan hardware atau tools ini dicatat pada lembaran terpisah. Untuk proyek berbasis IT, hardware atau tools yang umumnya digunakan adalah server, pc, notebook/laptop, modem, kabel UTP, dan perangkat lainnya yang berhubungan dengan teknologi informasi.

 

 

4.5    Memberikan Saran-saran Terhadap Konfigurasi yang Sesuai Untuk Kebutuhan User

4.5.1   Dasar-dasar Konfigurasi Komputer Dijelaskan Berdasarkan Berbagai Keperluan

Berbagai keperluan user dalam proyek berbasis IT tidak terlepas dari penggunaan komputer sebagai alat bantu dan perangkat pendukung yang menunjang dalam proses operasional bisnis sehari-hari.

 

Setiap keperluan user yang telah dicatat berdasarkan modul dan submodul yang ada dalam proyek, diberikan juga spesifikasi komputer yang nantinya akan digunakan dalam menjalankan modul dan submodul tersebut.

 

Spesifikasi komputer yang dicantumkan tidak perlu secara detil, tetapi cukup dengan menuliskan apakah komputer client atau server.

 

Sebaiknya spesifikasi komputer client  dan server  dibagi lagi kedalam subbagian yang lebih detil, misalnya komputer client administration, client invemtory, client accounting, dan sebagainya. Komputer server juga dapat dibagi menjadi komputer data storage (khusus untuk menyimpan data-data), komputer data processing (khusus untuk mengolah aplikasi-aplikasi sistem), dan sebagainya.

 

Pada halaman yang berisi catatan spesifikasi komputer, baru nanti akan dirincikan spesifikasi dari komputer client dan server yang bersangkutan.

 

Berikan penjelasan kepada user mengenai alasan mengapa bagian tertentu menggunakan komputer dengan spesifikasi client dan bagian lainnya menggunakan komputer dengan spesifikasi user.

 

Secara umum, semua bagian menggunakan komputer dengan spesifikasi client. Komputer dengan spesifikasi server hanya digunakan oleh bagian IT system administrator, yang memang fungsinya adalah sebagai administrator untuk sistem dan subsistem yang ada, dengan di-supervisi oleh pihak manager bagian.

 

Berikut adalah contoh spesifikasi minimum untuk komputer server dan client  yang dapat dijadikan sebagai contoh:

 

Server Data Storage

Processor vendor : GenuineIntel

Processor name : Intel(R) Xeon(R) CPU X3220 @ 2.40GHz

Processor speed : 2394.623 MHz

Processor cache size: 4096 KB

Memory: 4148928k/4718592k

Harddrive : 120GB 7200RPM IDE / 8MB Cache

 

Server Data Processing

Processor : Dual Xeon 2.8 Ghz FSB 800 Hyperthreaded (4 CPU)

Memory : 2 GB ECC Registered PC2700

Harddrive : 120GB 7200RPM IDE / 8MB Cache

 

Client Accounting

Processor : P4 2.8 LGA

Motherboard : DFI LAN Party

Memory : 512 MB / 1 Gb DDR 2

VGA Card : Gforce FX6600 128 MB

Harddrive : 40 Gb SATA Maxtor

Drive Storage : DVD RW Lite On / Samsung

Sound Card : Sound Blaster Live 5.1/7.1

Casing : Simbadda Sim V

Monitor : 17″ GTC / ViewSonic

Keyboard + Mouse : Logitech Optical Multimedia

 

Sebaiknya setiap spesifikasi komputer disertakan juga nama vendor-nya agar jelas, karena perangkat yang diproduksi antara satu vendor dengan vendor lainnya tidaklah sama, baik dari segi kualitas, penggunaan, maupun harganya. Gunakan vendor yang umum di pasaran, vendor yang tidak umum nantinya hanya akan membingungkan user. Tidak menutup kemungkinan menyarankan vendor yang tidak umum selama instansi pengaju proyek dapat menjelaskan alasannya.

 

Beberapa bagian menggunakan komputer yang dikonfigurasi secara tidak umum, misalnya saja bagian IT system administrator yang membutuhkan konfigurasi untuk web server. Kebutuhan konfigurasi pada bagian IT system administrator ini dijelaskan kepada user alasannya mengapa bagian tersebut perlu di setting-kan web server. Diasumsikan sistem yang akan dijalankan adalah web base, maka diperlukan satu komputer server yang berfungsi sebagai pusatnya. Komputer pusat ini perlu di setting-kan web server. Jika dalam operating system Windows, ada yang dinamakan IIS (Internet Information Service) yang berfungsi sebagai tools untuk web server dari Windows.

 

Jelaskan kepada user, jika ada bagian yang memerlukan konfigurasi yang tidak umum pada komputernya. Dengan demikian nantinya user tidak akan mengalami kebingungan dengan situasi system yang berjalan pada komputer yang bersangkutan.

 

Biasanya konfigurasi komputer yang tidak umum terdapat pada komputer server untuk bagian IT system administrator. Namun tidak menutup kemungkinan ada bagian lain yang membutuhkan konfigurasi yang tidak umum. Misalnya saja bagian inventory perlu di-instal-kan Adobe Professional untuk mengolah dokumen ke dalam file .pdf.

 

Tujuan penjelasan dasar-dasar konfigurasi sesuai dengan keperluan user adalah agar semua keperluan user yang telah dikumpulkan sebelumnya berhasil dipenuhi dengan saran-saran dan solusi yang diberikan oleh pihak atau instansi pengaju proyek.

 

Berikut pada gambar 4.5 dan gambar 4.6 adalah contoh dokumen yang telah dibuat untuk kebutuhan user akan hardware/tools.

 

(Gambar 4.5    Cover Standar Dokumentasi)

 

 

Unit Requirement Specifications Price User

2

Computer Server for Data Storage (1)
  • Processor vendor : GenuineIntel
  • Processor name : Intel(R) Xeon(R)

CPU X3220 @  2.40GHz

  • Processor speed : 2394.623 MHz
  • Processor cache size: 4096 KB
  • Memory: 4148928k/4718592k
  • Harddrive : 120GB 7200RPM IDE

/ 8 MB Cache

  IT System Administrator

2

Computer Server for Data Processing (1)
  • Processor : Dual Xeon 2.8 Ghz FSB 800

Hyperthreaded (4 CPU)

  • Memory : 2 GB ECC Registered PC2700
  • Harddrive : 120GB 7200RPM IDE

/ 8MB Cache

  IT System Administrator

3

Computer Client for Accounting (2)
  • Processor : P4 2.8 LGA
  • Motherboard : DFI LAN Party
  • Memory : 512 MB / 1 Gb DDR 2
  • VGA Card : Gforce FX6600 128 MB
  • Harddrive : 40 Gb SATA Maxtor
  • Drive Storage : DVD RW Lite On / Samsung
  • Sound Card : Sound Blaster Live 5.1/7.1
  • Casing : Simbadda Sim V
  • Monitor : 17″ GTC / ViewSonic
  • Keyboard + Mouse : Logitech Optical  Multimedia
  Accounting Staff

1

1

1

1

Network Tools (3)

-   Kabel UTP 100m

-   Switch

-   Modem

-   Cremping tang

 

-     Vendor : Belden

-     Vendor : 3com, 8 port

-     Vendor : D-link, ADSL modem

-     Vendor : Krisbow

  IT Technical Support

2

3

Perangkat Pendukung (4)

-   Rak server

-   Meja komputer

 

 

-     Vendor : Belden

-     Vendor : Olympic

  IT Technical Support

(Gambar 4.5    Tabel Kebutuhan Hardware User)

 

 

4.5.2   Saran-saran Diberikan Berdasarkan Kebutuhan User dan Standar Konfigurasi yang Biasa Digunakan

Informasi yang sudah terkumpul, baik informasi akan hardware, tools, software, alur sistem, alur subsistem maupun hal-hal lainnya yang terkait dengan kebutuhan user, kemudian diolah dan dianalisa.

 

Kebutuhan-kebutuhan akan hardware, tools, ataupun perangkat-perangkat pendukung lainnya dianalisa sesuai dengan kebutuhan akan software yang akan dikembangkan.

 

Rumuskan beberapa saran dan solusi untuk setiap kebutuhan akan hardware dan tools ini, sehingga user memiliki banyak pilihan. Setiap saran dan solusi dirincikan kelebihan dan kekurangannya bila diterapkan dalam sistem atau subsistem yang dimiliki oleh user.

 

Kebutuhan-kebutuhan akan software dianalisa sesuai dengan bagan alir sistem dan subsistem yang sudah dibuat sebelumnya.

 

Rumuskan beberapa saran dan solusi untuk setiap kebutuhan akan software ini dengan menggambarkan bagan alir yang baru, yang telah menggunakan software yang telah diterapkan dengan didukung oleh perangkat-perangkat pendukungnya yaitu hardware dan tools yang sesuai.

 

Perumusan saran dan solusi tidak harus saat itu juga, melainkan dapat di waktu yang lain, namun perlu diingat untuk tidak terlalu lama mengolah informasi mengenai kebutuhan user ini menjadi saran ataupun solusi. Waktu yang terlalu lama dalam memberikan feedback membuat user menjadi tidak yakin akan kemampuan pihak atau instansi pengaju proyek dalam menangani proyek tersebut.

 

Buatlah jadwal pertemuan berikutnya kembali untuk membahas saran-saran dan solusi yang akan diajukan sehubungan dengan proyek terkait, menurut modul dan submodul tertentu.

 

Pertimbangkan juga anggaran yang disediakan oleh user dalam menyelenggarakan proyek ini. Itulah gunanya perumusan beberapa saran dan solusi beserta dengan faktor kelebihan dan kekurangannya, yaitu untuk memberikan user keleluasaan untuk memilih saran dan solusi yang terbaik dan yang paling tepat untuk penyelenggaraan proyek tersebut. Selain itu juga agar user mengetahui resiko dari setiap saran dan solusi. Pihak atau instansi pengaju proyek selanjutnya yang akan menindaklanjuti pelaksanaan dari saran dan solusi atas sistem dan subsistem user.

 

Sebelumnya telah dibahas mengenai pemberian saran-saran dan solusi oleh pihak pengaju proyek kepada user. Begitu juga dengan penjelasan mengenai saran-saran dan solusi tersebut, beserta penjelasan akan konfigurasi komputer yang digunakannya.

 

Pastikan untuk memberi tanda pada catatan yang telah dibuat untuk setiap saran-saran dan sousi yang telah disetujui oleh user. Hal ini bertujuan agar pada saat pelaksanaan proyek nantinya, tidak terjadi kesalahan dalam men-develop saran-saran dan solusi yang telah ditawarkan.

 

Periksa kembali setiap modul dan submodul terkait apakah sudah dibahas dengan user secara intensif. Pastikan semua kondisi telah terpenuhi baik oleh user maupun oleh pihak atau instansi pengaju proyek.

Langkah berikutnya adalah melakukan koordinasi dengan user mengenai berbagai saran dan solusi yang telah disepakati bersama. Hal ini bertujuan untuk memberikan solusi yang paling sesuai untuk setiap kebutuhan user.

 

 

4.5.3   Koordinasi Dilakukan Untuk Mendapatkan Konfigurasi Komputer yang Paling Sesuai Dengan Kebutuhan User

Dari semua saran dan solusi yang telah ditawarkan oleh pihak atau instansi pengaju proyek, dan pembahasan mengenai alasan mengapa saran dan solusi tersebut diajukan, lakukan koordinasi dengan user dalam menentukan saran dan solusi yang paling sesuai dengan user.

 

Untuk setiap saran dan solusi yang telah disetujui dan diberi tanda pada dokumen, dibahas lagi untuk memastikan kebenarannya. Ada kalanya pada saat dibahas kembali user telah lupa atau menjadi ragu kembali akan saran dan solusi yang telah dipilihnya sendiri. Karena itu mulailah memandu dan mengarahkan user kembali pada pembahasan terhadap saran dan solusi yang sebelumnya telah dibahas.

 

Pastikan semua kebutuhan user telah diperoleh suatu kesepakatan akan saran dan solusi yang paling sesuai untuk memenuhi kebutuhannya tersebut.

 

 

4.6    Membuat Dokumentasi Kebutuhan User

4.6.1   Kebutuhan User Diidentifikasi Berdasarkan Hasil Wawancara Dengan User

Dari hasil wawancara dengan user, identifikasikan kebutuhan user. Untuk mengidentifikasi kebutuhan akan sistem dan subsistem, pelajari dari bagan alir yang sebelumnya telah dibuat. Sedangkan untuk mengidentifikasi kebutuhan akan komputer yang mendukung sistem dan subsistem  tersebut pelajari dari dokumen pencatatan hardware dan tools.

 

Dari hasil pembelajaran terhadap bagan alir sistem dan subsistem, akan diketahui kebutuhan user akan sistem dan subsistem, kemudian dari kebutuhan tersebut akan dibuat software yang telah di-costumize sesuai dengan kebutuhan tersebut. Logika software akan mengacu pada bagan alir yang telah dibuat tersebut.

 

Untuk kebutuhan akan hardware dan tools, dari hasil pembelajaran dari dokumen pencatatan hardware dan tools dapat diketahui seberapa besar kebutuhan user untuk menjalankan sistem (software) yang telah dibuat. Berapa banyak dibutuhkan komputer untuk server dan client, berapa banyak dibutuhkan modem, kabel UTP, dan sebagainya.

 

Rangkumlah semua identifikasi tersebut dalam catatan berikutnya. Bila untuk kebutuhan sistem, buatlah pada halaman terakhir dari pencatatan kebutuhan modul dan submodul. Sedangkan untuk kebutuhan hardware dan tools, buatlah pada halaman terakhir dari pencatatan kebutuhan hardware dan tools.

 

 

4.6.2   Dokumen yang Berkaitan Dengan Kebutuhan User Dibuat Sesuai Dengan Standar Pembuatan Dokumen

Semua hasil wawancara dan pencatatan dirapikan sesuai dengan modul dan submodul yang ada. Setiap dokumen sesuai modulnya masing-masing dijadikan satu folder. Tandatangani pada cover masing-masing dokumen (gambar 4.1), baik oleh pihak pengaju proyek, maupun oleh user yang diwakilkan oleh masing-masing penanggungjawab, biasanya oleh orang yang diwawancarai.

 

Semua dokumen-dokumen tersebut nantinya akan diolah, dimana proyek masuk dalam tahap developing. Dokumen-dokumen tersebut akan menjadi panduan oleh pihak atau instansi pengaju proyek dalam penyelenggaraan proyek. Dokumen ini juga bisa menjadi bukti apabila user melakukan complain atas proyek yang tidak sesuai dengan kebutuhannya. User sendiri mendapatkan copy-an dari dokumen-dokumen tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

 

5.1    Sumber Daya Manusia

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

 

  • Pembimbing

Pembimbing Anda merupakan orang yang dapat diandalkan karena beliau memiliki pengalaman. Peran Pembimbing adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan:

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2    Sumber-sumber Kepustakaan (Buku Informasi)

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

 

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi:

  1. Buku referensi (text book)/ buku manual servis
  2. Lembar kerja
  3. Diagram-diagram, gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

5.3    Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan

  1. Judul/Nama Pelatihan      :    Merumuskan Kebutuhan Pengguna

 

  1. Kode Program Pelatihan  :    TIK.CS02.001.01

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR

BAHAN

KETERANGAN

1. Merumuskan Kebutuhan Pengguna (user Requirement) TIK.CS02.001.01
  • Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive.
  • PC dengan sistem operasi Windows dan Program Microsoft Office Word
  • Keyboard, mouse, dan monitor
  • RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan
  • Printer
    • Buku informasi, artikel, atau manual cara-cara merumuskan kebutuhan pengguna
  -

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  • Website:
    • http://en.wikipedia.org
    • http://www.xyzcomputing.com
    • http://techrepublic.com

 

Testimoni

artikel lainnya Merumuskan Kebutuhan Pengguna TIK.CS02.001.01

Friday 27 June 2014 | blog

Review Sequoia 2014 mobil produk TOYOTA Pernah menemukan diri Anda berharap Anda memiliki lebih banyak waktu…

Tuesday 18 November 2014 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR GARMEN SUB SEKTOR CUSTOM-MADE WANITA       MELAKUKAN PEKERJAAN DALAM…

Sunday 1 March 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR JARINGAN KOMPUTER DAN SISTEM ADMINISTRASI     MENGOPTIMASI…

Thursday 9 July 2015 | blog

Teknologi informasi Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia. (Dialihkan dari Teknologi Informasi) Langsung ke: navigasi,…