Home » blog » Merancang Dan Menciptakan Lingkungan Pembelajaran Yang Kondusif PLK.MP02.007.01
Filed: blog
Advertisement
loading...

 

MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SUB BIDANG METODOLOGI PELATIHAN KERJA

 

 

MERANCANG DAN MENCIPTAKAN LINGKUNGAN PEMBELAJARAN

YANG KONDUSIF

PLK.MP02.007.01

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU PENILAIAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 51 Lt. 6.A Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

DAFTAR ISI ————————————————————————————-  1

BAB  I     PENDAHULUAN———————————————————————- 2

  1. Latar Belakang—————————————————————— 2
  2. Tujuan —————————————————————————  2
  3. Metoda Penilaian   ————————————————————-  3

BAB II    PENILAIAN TEORI …………………………………………………………………….   4

  1. Lembar Penilaian Pengetahuan ———————————————–  4

BAB III  PENILAIAN PRAKTIK …………………………………………………………………. 10

  1. Lembar Penilaian Praktik —————————————————– 14

BAB IV   PENILAIAN SIKAP KERJA ……………………………………………………………. 17

  1. Lembar Penilaian Sikap Kerja ———————————————— 17

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.   Latar Belakang

Buku penilaian untuk unit kompetensi Merancang dan Menciptakan Lingkungan Pembelajaran yang Kondusif dibuat sebagai konsekuensi logis dalam pelatihan berbasis kompetensi yang telah menempuh tahapan penerimaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja melalui buku informasi dan buku kerja. Setelah latihan-latihan (exercise) dilakukan berdasarkan buku kerja maka untuk mengetahui sejauh mana kompetensi yang dimilikinya perlu dilakukan uji komprehensif secara utuh per unit kompetensi dan materi uji komprehensif itu ada dalam buku penilaian ini.

 

  1. B.   Tujuan

Adapun tujuan dibuatnya buku penilaian ini, yaitu untuk menguji kompetensi peserta pelatihan setelah selesai menempuh buku informasi dan buku kerja secara komprehensif dan berdasarkan hasil uji inilah peserta akan dinyatakan kompeten atau belum kompeten terhadap unit kompetensi Merancang dan Menciptakan Lingkungan Pembelajaran yang Kondusif.

 

  1. C.   Metoda Penilaian

 

  1. Metoda Penilaian Pengetahuan
    1. Tes Tertulis

Untuk menilai pengetahuan yang telah disampaikan selama proses pelatihan terlebih dahulu dilakukan tes tertulis melalui pemberian materi tes dalam bentuk tertulis yang dijawab secara tertulis juga. Untuk menilai pengetahuan dalam proses pelatihan materi tes disampaikan lebih dominan dalam bentuk obyektif tes, dalam hal ini  jawaban singkat, menjodohkan, benar-salah, dan pilihan ganda. Tes essay bisa diberikan selama tes essay tersebut tes essay tertutup, tidak essay terbuka, hal ini dimaksudkan untuk mengurangi faktor subyektif penilai.

 

 

 

  1. Tes Wawancara

Tes wawancara dilakukan untuk menggali atau memastikan hasil tes tertulis sejauh itu diperlukan. Tes wawancara ini dilakukan secara perseorangan antara penilai dengan peserta uji/peserta pelatihan. Penilai sebaiknya lebih dari satu orang.

 

  1. Metoda Penilaian Keterampilan
    1. Tes Simulasi

Tes simulasi ini digunakan untuk menilai keterampilan dengan menggunakan media bukan yang sebenarnya, misalnya menggunakan tempat kerja tiruan (bukan tempat kerja yang sebenarnya), obyek pekerjaan disediakan atau hasil rekayasa sendiri, bukan obyek kerja yang sebenarnya.

  1. Aktivitas Praktik

Penilaian dilakukan secara sebenarnya, di tempat kerja sebenarnya dengan menggunakan obyek kerja sebenarnya.

 

  1. Metoda Penilaian Sikap Kerja
    1. Observasi

Untuk melakukan penilaian sikap kerja digunakan metoda observasi terstruktur, artinya pengamatan yang dilakukan menggunakan lembar penilaian yang sudah disiapkan sehigga pengamatan yang dilakukan mengikuti petunjuk penilaian yang dituntut oleh lembar penilaian tersebut. Pengamatan dilakukan pada waktu peserta uji/peserta pelatihan melakukan keterampilan kompetensi yang dinilai karena sikap kerja melekat pada keterampilan tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PENILAIAN TEORI

Lembar Penilaian Pengetahuan:

Unit kompetensi : Merancang dan Menciptakan Lingkungan
    Pembelajaran yang Kondusif
     
Pelatihan :  Instruktur
     
waktu : 60 menit
     

PETUNJUK UMUM

 

  • Jawablah materi tes ini pada lembar jawaban/kertas yang sudah disediakan.
  • Modul  terkait dengan unit kompetensi agar disimpan.
  • Bacalah materi tes secara cermat dan teliti.
  1. Isian

Lengkapilan kalimat di bawah ini dengan cara mencari jawabannya pada kolom sebelah kanan dan tuliskan jawabannya saja pada kertas yang tersedia.

 

  1. Salah satu lingkungan pembelajaran adalah lingkungan fisik yangg terdiri atas lingkungan alam dan lingkungan ……………..
  2. …………. merupakan kondisi dan iklim sekitar yang mendukung pengembangan kemampuan berpikir.
  3. Salah satu ruang lingkup pembelajaran yang berkaitan dengan kualitas pengajaran adalah ……………
  4. ……………..merupakan sarana pembelajaran yang umumnya digunakan dalam mengisi kompetensi melalui aspek kognitif.
  5. ……….. adalah suatu ilmu yang berusaha menyelidiki semua aspek kepribadian dan tingkah laku manusia.
  6. Salah satu faktor penyebab adanya perbedaan individu adalah. ………….
  7. Peserta pelatihan yang lambar belajar merupakan salah satu ……………….
  8. Faktor internal individu peserta pelatihan yang mempe-ngaruhi belajar adalah ………………
  9. Penyerasian antara pekerja, macam peker-jaan, dan lingkungan adalah ……………

10. Kemampuan instruktur dalam mentransfer keahliannya kepada orang lain disebut ………..

 

1. Instruktur

  1. Pembelajaran
  2. Tipe peserta pelatihan

4. Buatan manusia

5. Ergonomi

  1. Kompetensi profesi
  2. Lingkungan intelektual
  3. 8.     Perangkat lunak
  4. 9.     Ketekunan
  5. Koordinasi
  6. Psikologi
  7. Persepsi indera

 

  1. Benar-Salah

Nyatakan pernyataan di bawah ini benar atau salah dengan cara menulis huruf B kalau Benar dan huruf S kalau Salah.

B

S

1.

Salah satu ruang lingkup pembelajaran merupakan obyek identifikasi lingkungan pembelajaran.

B

S

2.

Perbedaan ukuran dan karakteristik fisik mempengaruhi kecepatan otot mempelajari keterampilan baru.

B

S

3.

Instruktur mengatur lebih banyak tugas terhadap peserta pelatihan yang lambat dalam belajar.

B

S

4.

Mengajar bukanlah sekedar menjelaskan, menunjukkan atau memberi instruksi.

B

S

5.

Kemampuan mentransfer memberikan kontribusi keberhasilan belajar 32,43 %.

B

S

6.

Instruktur dalam melaksanakan tugas pokoknya (mengajar) mampu menilai diri sendiri melalui peserta pelatihan.

 

B

S

7.

Kenyamanan di dalam ruangan untuk belajar/bekerja adalah suhu udara 28°C dan kelembaban 60%.

 

B

S

8.

Lampu pijar yang memiliki efek sebaran pencahayaan yang terang tepat digunakan untuk ruang teori.

B

S

9.

Waktu presentasi pandangan presenter sebaiknya melekat pada materi yang disampaikan.

B

S

10.

Bersikap empatik diperlukan dalam melakukan komunikasi persuasif.

 

 

 

 

 

  1. Pilihan Ganda

Jawablah pertanyaan/pernyataan di bawah ini dengan cara memilih pilihan jawaban yang tepat dan menuliskan huruf  a/b/c/d yang sesuai dengan pilihan tersebut.

  1. Kualitas pengajaran lebih dominan ditentukan oleh …
a. kualitas peserta pelatihan b. kualitas instruktur
c. kualitas perlatan pelatihan d. kualitas bahan pelatihan

 

  1. Instruktur menugasi peserta pelatihan membaca referensi merupakan tindakan menghadapi tipe peserta pelatihan ……..
a. cepat dalam belajar b. lambat dalam belajar
c. sedang dalam belajar d. yang kurang memperhatikan

 

  1. Seorang instruktur dalam kelas praktik sebaiknya menghadapi peserta pelatihan sebanyak ………….. sesuai dengan ketentuan rentang kendali.
a. 8 orang b. 12 orang
c. 16 orang d. 20 orang

 

  1.  Jarak meja belajar dengan dinding ruangan kelas di sampingnya adalah ………
a. 40 cm b. 60 cm
c. 80 cm d. 120 cm

 

  1. Pencahayaan yang paling baik agar tidak menyilaukan dan cepat melelahkan mata adalah pencahayaan ………….
a. langsung b. setengah langsung
c. setengah tak langsung d. tak langsung

 

  1. Memberikan hukuman kepada peserta pelatihan merupakan tindakan instruktur dalam upaya ………..
a. mengenal lebih dekat siswanya b. menciptakan suasana demokratis
c. menciptakan suasana kelas yang “cair” d. melakukan tindakan yang tidak disenangi siswa

 

  1. Kegiatan menangani surat-menyurat memerlukan besaran cahaya ……….
a. 50 foot candle b. 30 foot candle
c. 10 foot candle d. 5 foot candle

 

  1. Memilih warna untuk mencat dinding berpedoman pada warna yang memiliki daya pantul sebesar ……………..
a. 80 – 92% b. 40 – 60%
c. 26 – 44 % d. 21 – 39%

 

  1. Menguasai materi yang dipresentasikan merupakan salah satu usaha untuk membuat kesan yang baik yang berkaitan dengan  ……………..
a. percaya diri b. tidak dibuat-buat
c. bersikap empati d. menjaga kredibilitas

 

10. kegagalan dalam bernegosiasi karena mempunyai tujuan masing-masing merupakan penolkan usulan karena ……………..

a. adanya perbedaan kepentingan b. adanya perbedaan pengetahuan
c. adanya kelemahan konsep d. adanya kelemahan negosiator

 

  1. Essay
    1. Ada dua faktor yang mempengaruhi belajar. Sebutkan dan jelaskan kedua faktor tersebut.
    2. Peserta pelatihan harus dibuat siap untuk diajak dalam suasana pembelajaran yang terjadi interaksi antara instruktur dan peserta pelatihan, juga sesama peserta pelatihan. Untuk itu, setidaknya ada empat hal yang harus dilakukan instruktur. Sebutkan dan jelaskan keempat hal tersebut.

 

 

 

 

 

CEK LIS PENILAIAN PENGETAHUAN

NO. KUK

NO. SOAL

KUNCI JAWABAN

JAWABAN PESERTA

KETERANGAN

K

BK

Isian

   

 

A.1.

Buatan manusia  

 

A.2.

Lingkungan intelektual  

 

A.3.

Instruktur  

 

A.4.

Perangkat lunak  

 

A.5.

Psikologi  

 

A.6.

Persepsi indera  

 

A.7.

Tipe peserta pelatihan  

 

A.8.

Ketekunan  

 

A.9.

Ergonomi  

 

A.10.

Kompetensi profesi  

 

B-S

   

 

B.1.

B

 

 

B.2.

B

 

 

B.3.

S

 

 

B.4.

S

 

 

B.5.

B

 

 

B.6.

B

 

 

B.7.

S

 

 

B.8.

S

 

 

B.9.

S

 

 

B.10.

B

 

 

PG

   

 

C.1.

b

 

 

C.2.

a

 

 

C.3.

a

 

 

C.4.

c

 

 

C.5.

d

 

 

C.6.

d

 

 

C.7.

b

 

 

C.8.

b

 

 

C.9.

d

 

 

C.10.

a

 

 

D.1

Terlampir  

 

D.2

Terlampir  

 

 

 

 

 

BAB III

PENILAIAN PRAKTIK

Lembar Penilaian Keterampilan

  1. Tugas Unjuk Kerja Merancang dan Menciptakan Lingkungan Pembelajaran yang Kondusif
    1. Waktu                        : 180 Menit
    2. Alat                           : lap top, printer, hechmachine, kalkulator, penjepit kertas,

Ruang teori/praktik, perlengkapan alat praktik, kap lampu

  1. Bahan                        : program pelatihan, modul pelatihan, tabel-tabel, rencana

jam pembinaan/jadwal pelatihan,kertas HVS A4, penjepit

kertas, klip, staples, tinta printer. pensil, sign pen biru.

  1. Indikator Unjuk Kerja  :

a)   Mampu mengidentifikasi lingkungan pembelajaran.

b)   Mampu menganalisis ruang lingkup pembelajaran.

c)    Mampu merancang lingkungan pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan proses pembelajaran.

d)   Mampu menata ruangan sesuai dengan kebutuhan proses pembelajaran.

e)   Mampu mempresentasikan hasil penerapan lingkungan pembelajaran kepada pihak-pihak terkait.

f)    Mampu melakukan negosiasi dengan pihak terkait untuk menyediakan lingkungan pembelajaran yang kondusif sesuai dengan asas-asas psikologi belajar.

  1. Standar Kinerja

a)   Selesai dikerjakan tidak melebihi waktu yang telah ditetapkan.

b)   Toleransi kesalahan 5% (lima persen), tetapi tidak pada aspek kritis.

  1. Instruksi Kerja

a)   Siapkan program pelatihan, materi yang akan diajarkan, dan jadwal pelatihan.

b)   Dapatkan data daftar riwayat hidup peserta pelatihan

c)    Identifikasi ruang lingkup pembelajaran berdasarkan grup pelatihan dan daftar riwayat hidup peserta pelatihan.

d)   Buat tabel untuk hasil identifikasi ruang lingkup pembelajaran.

e)   Isi kolom-kolom tabel berdasarkan kondisi kelas yang akan diajar dan fakta di lapangan termasuk sumber-sumber terkait.

f)    Bubuhkan tanda tangan sebagai instruktur yang melakukan identifikasi ruang lingkup pembelajaran.

g)   Catat karakteristik peserta pelatihan satu per satu berdasarkan daftar riwayat hidup dan perolehan nilai dari ijazahnya.

h)   Kelompokkan peserta berdasarkan jenis kelamin, umur, tingkat/jenis pendidikan, berasal dari daerah mana, status, pengalaman kerja, status sosial, dan kemampuan daya tangkapnya berdasarkan nilai rata-rata ijazah.

i)     Catat spesifikasi ruangan teori berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

j)    Catat spesifikasi media pembelajaran berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

k)   Catat spesifikasi ruangan praktik berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

l)     Catat spesifikasi bahan pelatihan teori dan praktik berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

m)  Buat rekapitulasi berdasarkan catatan hasil mengidentifikasi ruang lingkup pembelajaran.

n)   Bubuhkan tanda tangan sebagai pihak penyusun identifikasi ruang lingku pembelajaran.

  • o)   Buat rencana menciptakan lingkungan kondusif setiap unsur ruang lingkup pembelajaran (peserta pelatihan, ruangan teori dan praktik, peralatan pelatihan, dan bahan pelatihan).

p)   Tandai mana yang sudah sesuai dan mana yang belum sesuai dengan kebutuhan proses pembelajaran.

q)   Tetapkan rancangan yang sudah sesuai.

r)    Kondisikan unsur-unsur ruang lingkup pembelajaran sesuai dengan hasil perancangan.

s)    Tuangkan rencana perancangan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif ke dalam program power point.

t)    Siapkan sarana presentasi.

u)   Hubungi pihak terkait untuk membahas hasil rancangan.

v)   Sampaikan hard copy rancangan kepada pihak terkait.

w)  Lakukan presentasi berdasarkan pedoman presentasi.

x)   Adakan diskusi sebagai media negosiasi.

y)   Catat hal-hal yang belum disetujui pihak terkait sebagai bahan perbaikan.

z)    Minta tanda tangan pihak terkait kalau rancangan yang dipresentasikan disetujui.

  1. Langkah Kerja

a)   Menyiapkan program pelatihan, materi yang akan diajarkan, dan jadwal pelatihan.

b)   Mendapatkan data daftar riwayat hidup peserta pelatihan

c)    Mengidentifikasi ruang lingkup pembelajaran berdasarkan grup pelatihan dan daftar riwayat hidup peserta pelatihan.

d)   Membuat tabel untuk hasil identifikasi ruang lingkup pembelajaran.

e)   Mengisi kolom-kolom tabel berdasarkan kondisi kelas yang akan diajar dan fakta di lapangan termasuk sumber-sumber terkait.

f)    Membubuhkan tanda tangan sebagai instruktur yang melakukan identifikasi ruang lingkup pembelajaran.

g)   Mencatat karakteristik peserta pelatihan satu per satu berdasarkan daftar riwayat hidup dan perolehan nilai dari ijazahnya.

h)   Mengelompokkan peserta berdasarkan jenis kelamin, umur, tingkat/jenis pendidikan, berasal dari daerah mana, status, pengalaman kerja, status sosial, dan kemampuan daya tangkapnya berdasarkan nilai rata-rata ijazah.

i)     Mencatat spesifikasi ruangan teori berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

j)    Mencatat spesifikasi media pembelajaran berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

k)   Mencatat spesifikasi ruangan praktik berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

l)     Mencatat spesifikasi bahan pelatihan teori dan praktik berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

m)  Membuat rekapitulasi berdasarkan catatan hasil mengidentifikasi ruang lingkup pembelajaran.

n)   Membubuhkan tanda tangan sebagai pihak penyusun identifikasi ruang lingku pembelajaran.

  • o)   Membuat rencana menciptakan lingkungan kondusif setiap unsur ruang lingkup pembelajaran (peserta pelatihan, ruangan teori dan praktik, peralatan pelatihan, dan bahan pelatihan).

p)   Menandai mana yang sudah sesuai dan mana yang belum sesuai dengan kebutuhan proses pembelajaran.

q)   Menetapkan rancangan yang sudah sesuai.

r)    Mengondisikan unsur-unsur ruang lingkup pembelajaran sesuai dengan hasil perancangan.

s)    Menuangkan rencana perancangan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif ke dalam program power point.

t)    MenySiapkan sarana presentasi.

u)   Menghubungi pihak terkait untuk membahas hasil rancangan.

v)   Menyampaikan hard copy rancangan kepada pihak terkait.

w)  Melakukan presentasi berdasarkan pedoman presentasi.

x)   Mengadakan diskusi sebagai media negosiasi.

y)   Mencatat hal-hal yang belum disetujui pihak terkait sebagai bahan perbaikan.

z)    Meminta tanda tangan pihak terkait kalau rancangan yang dipresentasikan disetujui.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CHECKLIST AKTIFITAS PRAKTEK / OBSERVASI

(INDIKATOR UNJUK KERJA SKILL / ATTITUDE)

 

NO UNIT                :  PLK.MP02.007.01

JUDUL UNIT :  Merancang dan Menciptakan Lingkungan Pembelajaran yang Kondusif

NAMA ASESI :  …………………………………………………………………………..

INDIKATOR

UNJUK KERJA

TUGAS

HAL-HAL YANG DIAMATI

PENILAIAN

K

BK

  1. Mampu mengidentifikasi lingkungan pembelajaran
1.1    Siapkan program pelatihan, materi yang akan diajarkan, dan jadwal pelatihan.

1.2    Dapatkan data daftar riwayat hidup peserta pelatihan

1.3    Identifikasi ruang lingkup pembelajaran berdasarkan grup pelatihan dan daftar riwayat hidup peserta pelatihan.

1.4    Buat tabel untuk hasil identifikasi ruang lingkup pembelajaran.

1.5    Isi kolom-kolom tabel berdasarkan kondisi kelas yang akan diajar dan fakta di lapangan termasuk sumber-sumber terkait.

1.6    Bubuhkan tanda tangan sebagai instruktur yang melakukan identifikasi ruang lingkup pembelajaran.

  • Unit kompetensi yang akan diajarkan
  • Ruang lingkup pembelajaran
  • Jadwal pelajaran
  • Tabel mengidentifikasi ruang lingkup pembelajaran
  • Unsur-unsur ruang lingkup pembelajaran
  • Pedoman mengisi tabel
  • Tabel hasil mengidentifikasi
  • Prosedur memprint-out
  • Kolom tanda tangan instruktur penyusun
    •  

 

 

  1. Mampu menganalisis lingkungan pembelajarfan
2.1    Catat karakteristik peserta pelatihan satu per satu berdasarkan daftar riwayat hidup dan perolehan nilai dari ijazahnya.

2.2    Kelompokkan peserta berdasarkan jenis kelamin, umur, tingkat/jenis pendidikan, berasal dari daerah mana, status, pengalaman kerja, status sosial, dan kemampuan daya tangkapnya berdasarkan nilai rata-rata ijazah.

2.3    Catat spesifikasi ruangan teori berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

 

 

 

2.4    Catat spesifikasi media pembelajaran berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

2.5    Catat spesifikasi ruangan praktik berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

2.6    Catat spesifikasi bahan pelatihan teori dan praktik berdasarkan kebutuhan banyaknya peserta pelatihan dan materi yang akan diajarkan.

2.7    Buat rekapitulasi berdasarkan catatan hasil mengidentifikasi ruang lingkup pembelajaran.

2.8    Bubuhkan tanda tangan sebagai pihak penyusun identifikasi ruang lingkup pembelajaran

  • Daftar siswa,
  • Riwayat hidup siswa,
  • Daftar nilai ijazah siswa
  • Tipe siswa,
  • Daya tangkap siswa
  • Materi yang diajarkan,
  • Persyaratan ruangan
  • Pedoman mengguna-kan media pembela-jaran
  • Materi yang diajarkan,
  • Persyaratan ruangan
  • Pedoman menghitung bahan pelatihan
  • Nama penyusun
  • Kolom tanda tangan

 

 

 

  1. Mampu merancang lingkungan pembelajaran yang tepat dan sesuai
3.1    Buat rencana menciptakan lingkungan kondusif setiap unsur ruang lingkup pembelajaran (peserta pelatihan, ruangan teori dan praktik, peralatan pelatihan, dan bahan pelatihan).
  • Hasil rekapitulasi yang sudah ditandatangani
  • Pedoman perancangan lingkungan pembelajaran yang kondusif
  • Rencana lingkungan yang kondusif
  • Rencana lingkungan yang kondusif

 

 

 

  1. Mampu menetapkan lingkungan pembelajaran.
4.1    Tandai mana yang sudah sesuai dan mana yang belum sesuai dengan kebutuhan proses pembelajaran

4.2    Tetapkan rancangan yang sudah sesuai

  • Kesesuaian dengan peserta pelatihan dan materi ajar
  • Hasil penandaan

 

 

 

  1. Mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif sesuai dengan asas-asas psikologi belajar
5.1    Siapkan rencana perancangan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif hasil rekapitulasi
  • Rencana perancangan hasil rekapitulasi

 

 

 

  1. Mampu mengondisikan lay out, tata ruang dan pencahayaan sesuai dengan kebutuhan proses pembelajaran
6.1    Kondisikan unsur-unsur ruang lingkup pembelajaran sesuai dengan hasil perancangan

 

  • Pedoman kesiapan peserta pelatihan
  • Pedoman kesiapan instruktur
  • Pedoman kesiapan ruangan teori
  • Pedoman kesiapan ruang praktik

 

  • Pedoman kesiapan peralatan pelatihan
  • Pedoman kesiapan bahan pelatihan

 

 

  1. Menjelaskan parameter lingkungan pembelajaran yang kondusif sesuai dengan asas-asas psikologi belajar kepada pihak terkait
7.1    Tuangkan rencana perancangan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif ke dalam program power point.

7.2    Siapkan sarana presentasi.

7.3    Hubungi pihak terkait untuk membahas hasil rancangan.

7.4    Sampaikan hard copy rancangan kepada pihak terkait.

7.5    Lakukan presentasi berdasarkan pedoman presentasi

  • Rencana perancangan hasil rekapitulas
  • Pedoman power point
  • Isi rancangan
  • Kesesuaian dengan rancangan
  • Kesesuaian dengan rancangan
  • Kelengkapan presentasi
  • Mekanisme kerja
  • Hardcopy
  • Pihak terkait
  • Pedoman presentasi

 

 

  1. Meyakinkan pihak terkait tentang lingkungan pembelajaran yang kondusif sesuai dengan asas-asas psikologi belajar
8.1    Adakan diskusi sebagai media negosiasi.

8.2    Catat hal-hal yang belum disetujui pihak terkait sebagai bahan perbaikan.

8.3    Minta tanda tangan pihak terkait kalau rancangan yang dipresentasikan disetujui

  • Pedoman negosiasi
  • Item yang belum disetujui
  • Format tanda tangan
  • Pihak terkait

 

 

 

 

Catatan :

 

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

 

 

Tanda Tangan Perserta Pelatihan :  ………………………….

 

 

Tanda Tangan Instruktur                       :  …………………………..

 

 

 

 

 

BAB IV

PENILAIAN SIKAP KERJA

CEK LIS PENILAIAN SIKAP KERJA

Merancang dan Menciptakan Lingkungan Pembelajaran yang Kondusif

INDIKATOR UNJUK KERJA

NO. KUK

K

BK

KETERANGAN

  1. Harus bertindak cermat,teliti,

1.1

     
  1. Harus bertindak cermat,teliti, berpikir analitis, sintesis. evaluatif, dan taat asas

1.2

     
  1. Harus bertindak cermat,teliti, dan kreatif

2.1

     
  1. Harus bertindak cermat,teliti, dan kreatif

2.2

     
  1. Harus bertindak cermat,teliti, kreatif, dan taat asas

3.1

     
  1. Harus bertindak cermat,teliti, kreatif dan taat asas

3.2

     
  1. Harus bertindak cermat,teliti, kreatif,  taat asas, berpikir teratur, komunikatif

4.1

     
  1. Harus bertindak sopan, komunikatif, lugas, berpikir teratur, dan cermat

4.2

     

 

Catatan :

 

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

 

 

Tanda Tangan Peserta Pelatihan   :  ………………………….

 

 

Tanda Tangan Penilai/Instruktur   :  …………………………..

 

 

 

 

 

 

 

Kunci Jawaban Soal Essay

 

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar ada dua faktor utama, yaitu:
    1. Faktor Internal Individu Peserta Pelatihan

1)     Kemampuan peserta pelatihan dalam menyerap materi pelatihan

2)     Motivasi belajar, minat dan perhatian, sikap dan kebiasaan belajar, ketekunan, sosial ekonomi, faktor fisik dan psikhis

3)     Waktu yang tersedia

  1. Kualitas Pengajaran

1)     Kualitas Instruktur

a)     Kemampuan mentransfer memberikan kontribusi keberhasilan belajar 32,43 %

b)    Penguasaan materi pembelajaran memberikan kontribusi 32,58 %

c)     Sikap instruktur meberikan kontribusi 8,6 %.

2)     Banyaknya Peserta Pelatihan

Rasio yang digunakan dalam pelatihan antara instruktur dan peserta pelatihan:

a)     1 : 16 untuk penyampaian materi di kelas (teori)

b)    2 : 16 untuk pembelajaran praktik.

3)     Suasana Belajar

Suasana belajar yang dimokratis akan memberi peluang mencapai hasil belajar yang optimal dibandingkan dengan suasana belajar yang kaku, disiplin ketat. Suasana belajar yang demokratis memberikan kebebasan peserta belajar, mengajukan pendapat, berdialog dengan instruktur dan teman sekelas.

4)     Fasilitas dan Sumber Belajar yang Tersedia

Sering ditemukan bahwa instruktur merupakan satu-satunya sumber belajar di kelas. Situasi ini kurang menunjang kualitas pengajaran sehingga hasil belajar kurang dicapai secara optimal. Jadi, harus disediakan sumber belajar yang lain seperti buku, alat peraga, dll.

 

 

  1. Yang dilakukan instruktur untuk menyiapkan peserta pelatihan:
    1. Mengenal dengan dekat peserta pelatihan secara individual
    2. Menciptakan suasana yang demokratis dalam kelas:

1)     Peserta pelatihan diberi kesempatan menyampaikan pendapat karena memiliki:

a)   Sifat ingin diperlakukan secara dewasa

b)   Sifat ingin sukses

c)    Kemampuan mengevaluasi

d)   Sifat ingin bersaing.

2)     Peserta pelatihan bisa beradu pendapat dengan sesama teman

3)     Peserta pelatihan diberi kesempatan berinovasi dan berkreasi

  1. Menciptakan suasana kelas yang ”cair” (tidak kaku karena disiplin yang ketat)
  2. Membuat peserta pelatihan dalam melaksanakan tugas dengan tenang dan leluasa karena tidak dihantui takut berbuat salah
  3. Menghindari hal-hal yang tidak disenangi peserta pelatihan.

 

Testimoni

Related Post Merancang Dan Menciptakan Lingkungan Pembelajaran Yang Kondusif PLK.MP02.007.01

Menjaga Etika TIK.PR01.016.01

Melakukan Survey Kebutuhan Pelanggan TIK.JK01.009.01

TACOMA mobil toyota tergagah

Memasang Interface Card TIK.CS02.007.01

PERJANJIAN PENAWARAN