Advertisement
loading...

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

Advertisement

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

 

MENYIAPKAN PRESENTASI

TIK.CS01.002.01

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

 

Daftar Isi ………………………………………………………………………………… ….     1

 

BAB I. 4

PENGANTAR. 4

1.1  Konsep Dasar Competency Based Training (CBT) 4

1.2  Penjelasan Modul 4

1.2.1  Desain Modul 4

1.2.2  Isi Modul 5

1.2.3  Pelaksanaan Modul 5

1.3  Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC) 6

1.4  Pengertian-Pengertian / Istilah. 6

 

BAB II. 8

STANDAR KOMPETENSI. 8

2.1  Peta Paket Pelatihan. 8

2.2  Pengertian Unit Standar Kompetensi 8

2.3  Unit Kompetensi Yang Dipelajari 8

2.3.1  Kode dan Judul Unit 9

2.3.2  Deskripsi Unit 9

2.3.3  Elemen Kompetensi 9

2.3.4  Batasan Variabel 10

2.3.5  Panduan Penilaian. 10

2.3.6  Kompetensi Kunci 12

 

BAB III. 13

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN. 13

3.1  Strategi Pelatihan. 13

3.2  Metode Pelatihan. 14

 

BAB IV. 15

MATERI UNIT KOMPETENSI. 15

4.1  Tujuan Instruksional Umum.. 15

4.2  Tujuan Instruksional Khusus 15

4.3  Menyiapkan Pembuatan Presentasi 16

4.3.1  Tema, Judul, Latar Belakang Presentasi Ditentukan. 16

4.3.2  Buku atau Referensi untuk Pembuatan Presentasi Disiapkan. 17

4.3.3  Buku atau Referensi Lain Tentang Cara atau Metode Pembuatan Presentasi yang Baik dan Benar Dibaca. 18

4.3.4  Model dan Bentuk Slide Presentasi Ditentukan. 19

4.3.5  Perangkat Pendukung (Komputer) Dalam Pembuatan Presentasi Disiapkan  19

4.4  Membuat Slide Presentasi 20

4.4.1  Komputer Dinyalakan dan Diidentifikasi Tidak Ada Error 20

4.4.2  Software  Presentasi  Dibuka. 21

4.4.3  Rancangan Isi Dari Presentasi (Latar Belakang, Tujuan, Isi, dll) Disiapkan  22

4.4.4  Hal-Hal Penting yang Diperlukan Pada Saat Presentasi Diketik Pada Slide Presentasi 23

4.4.5  Gambar-Gambar yang Menarik dan Mendukung Presentasi Dimasukkan Dalam Slide  24

4.5  Menyiapkan Presentasi 25

4.5.1  Komputer dan atau Peralatan Bantu Presentasi Lainnya (LCD, Proyektor, Layar, dll) Disiapkan. 25

4.5.2  File Slide Presentasi Disiapkan (Di-Copy Pada Komputer yang Akan Digunakan Untuk Presentasi) 27

4.5.3  Software Presentasi Dibuka dan Diidentifikasi Tidak Ada Error 27

4.5.4  File Slide Presentasi Dibuka dan Diperiksa Sudah Sesuai Dengan Slide yang Telah Dibuat 28

4.5.5  Slide Presentasi Dicoba dan Diidentifikasi Tidak Ada Error 28

 

BAB V. 29

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN                          KOMPETENSI  29

5.1  Sumber Daya Manusia. 29

5.2  Sumber-sumber Kepustakaan (Buku Informasi) 30

5.3  Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan. 30

 

DAFTAR PUSTAKA. 32

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1    Konsep Dasar Competency Based Training (CBT)

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

 

1.2    Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

 

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.1   Desain Modul

Modul ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual / mandiri:

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual / mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur / sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.2   Isi Modul

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

 

1.2.3   Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan:

-    Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-    Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-    Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-    Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan:

- Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

- Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

- Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

- Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

- Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

 

1.3    Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)?

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4    Pengertian-Pengertian / Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standarisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

 

2.1        Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini bertujuan untuk mencapai satu unit kompetensi. Adapun kompetensi ini termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. TIK.CS01.001.01     Menyiapkan Proposal

 

 

2.2        Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari bagaimana cara menyiapkan presentasi meliputi menyiapkan pembuatan presentasi, membuat slide presentasi dan menyiapkan presentasi.

 

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun, diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan khusus bagi para technical support, walaupun tidak menutup kemungkinan bagi semua orang yang terlibat dalam penggunaan komputer.

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

 

2.3        Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

 

2.3.1   Kode dan Judul Unit

Kode Unit     : TIK.CS01.002.01

Judul Unit     : Menyiapkan Presentasi

 

 

2.3.2   Deskripsi Unit

Unit kompetensi ini berkaitan dengan tindakan menyiapkan presentasi meliputi menyiapkan pembuatan presentasi, membuat slide presentasi dan menyiapkan presentasi. Unit kompetensi ini diperlukan untuk memudahkan pelaksanaan suatu presentasi.

 

 

2.3.3   Elemen Kompetensi

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Menyiapkan pembuatan presentasi 1.1  Tema, judul, latar belakang presentasi ditentukan.

1.2. Bahan/referensi untuk pembuatan presentasi disiapkan.

1.3. Buku atau referensi lain tentang cara atau metode pembuatan presentasi yang baik dan benar dibaca.

1.4. Model dan bentuk slide presentasi ditentukan.

1.5. Perangkat pendukung (komputer) dalam pembuatan presentasi disiapkan.

02     Membuat slide presentasi 2.1  Komputer dinyalakan dan diidentifikasi tidak ada error.

2.2. Software presentasi dibuka.

2.3. Rancangan isi dari presentasi (latar belakang, tujuan, isi dll ) disiapkan.

2.4. Hal – hal penting yang diperlukan pada saat presentasi diketik pada slide presentasi.

2.5. Gambar – gambar yang menarik dan mendukung presentasi dimasukkan dalam slide.

03     Menyiapkan presentasi 3.1 Komputer dan atau peralatan bantu presentasi lainnya (LCD, Proyektor, layar dll) disiapkan.

3.2. File slide presentasi disiapkan (di-copy pada komputer yang akan digunakan untuk presentasi).

3.3. Software presentasi dibuka dan diidentifikasi tidak ada error.

3.4. File slide presentasi dibuka dan diperiksa sudah sesuai dengan slide yang telah dibuat.

3.5. Slide presentasi dicoba dan diidentifikasi tidak ada error

Tabel 2.1 – Elemen Kompetensi

 

 

2.3.4   Batasan Variabel

  1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.
  2. Sumber tenaga manusia dan peralatan mungkin beragam dari satu sektor industri ke industri lain dan mungkin mencakup:

2.1     Jenis komputer dan spesifikasi komputer.

2.2     Perangkat peripheral komputer.

2.3     Jumlah atau besar sistem.

2.4     Beban kerja tiap perangkat.

2.5     OS yang digunakan.

2.6     Tools yang digunakan

  1. Rincian biaya meliputi:

3.1            Waktu pelaksanaan

3.2            Peralatan

3.3            Jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang digunakan

3.4            Penyediaan barang yang dapat dikonsumsi

4. Kemungkinan-kemungkinan itu meliputi:

4.1            Kesulitan teknis.

4.2            Pertimbangan hubungan industri.

4.3            Sakit/kecelakaan/kejadian-kejadian.

4.4            Hal-hal lain yang terkait dengan sektor.

5. Tenaga kerja yang relevan meliputi:

5.1            Teknisi Perakitan Komputer.

5.2            Teknisi Perawatan Komputer.

5.3            Teknisi Perbaikan Komputer.

 

2.3.5   Panduan Penilaian

  1. 1.   Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini:

1.1     Pengetahuan dasar

1.1.1    Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan  tertulis.

1.1.2    Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi informasi.

 

1.2     Keterampilan dasar

1.2.1    Kemampuan  menyeluruh sektor industri

1.2.2    Kemampuan menangani  dokumen secara akurat

1.2.3    Format penyajian proposal/tender efektif yang tepat

 

 

  1. 2.   Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya.

 

Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1     Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali untuk menentukan konsistensi kemampuan).

2.2     Studi kasus.

2.3     Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4     Menanyakan secara lisan/interview.

2.5     Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6     Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7     Bukti penilaian.

 

 

  1. 3.   Aspek penting penilaian

Unit kompetensi ini menerapkan serangkaian sektor-sektor. Fokus penilaian akan tergantung pada sektor industri. Penilaian harus dibuat untuk memenuhi kebutuhan sektor tertentu dimana kemampuan tertentu sedang dinilai.

 

Penilaian ini sebaiknya tidak hanya ditujukan pada variabel-variabel, yang terkait dengan serangkaian variabel pernyataan, yang diterapkan pada kontek yang dipilih.

 

Pembuktian berikut ini adalah penting dalam menentukan kompetensi pada unit ini:

3.1     Suatu proposal/tender produksi yang efektif, lengkap, dan disajikan dengan baik yang memenuhi semua spesifikasi laporan.

3.2     Proses pekerjaan yang sesuai untuk pengembangan proposal atau tender.

 

 

  1. 4.   Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dengan:

4.1.1    TIK.CS01.001.01   Menyiapkan Proposal.

 

4.2     Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/ khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

 

2.3.6   Kompetensi Kunci

          Kompetensi kunci dalam bahasan ini dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.

NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

2

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

1

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

1

7

Menggunakan teknologi

2

Tabel 2.2 – Kompetensi Kunci

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1        Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu Sistem Berbasis Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melakukan praktek sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

 

 

 

 

3.2        Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

 

4.1        Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa dapat merancang, menyiapkan, dan membuat presentasi untuk pelaksanaan proyek berbasis IT.

 

 

4.2        Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat menyiapkan pembuatan presentasi.
  • Siswa dapat membuat slide presentasi.
  • Siswa dapat menyiapkan presentasi.

 

 

4.3        Menyiapkan Pembuatan Presentasi

4.3.1   Tema, Judul, Latar Belakang Presentasi Ditentukan

Presentasi adalah suatu kegiatan berbicara di hadapan banyak hadirin dengan tujuan tertentu. Berbeda dengan pidato yang lebih sering dibawakan dalam acara resmi dan acara politik, presentasi lebih sering dibawakan dalam acara bisnis.

Tujuan dari presentasi bermacam-macam, misalnya untuk membujuk (biasanya dibawakan oleh wiraniaga), untuk memberi informasi (biasanya oleh seorang pakar), atau untuk meyakinkan (biasanya dibawakan oleh seseorang yang ingin membantah pendapat tertentu).

Dari tujuan presentasi ini, bisa dirumuskan beberapa jenis presentasi, yaitu:

  • Informasi: menyampaikan suatu informasi baru kepada audience dengan harapan audience akan memahami dan mengetahui topik  yang dipresentasikan, misalnya workshop, seminar, kuliah, dsb.
  • Persuasi: bertujuan mengubah perilaku atau kebiasaan dari audience, misalnya kampanye, penyuluhan narkoba, dsb.
  • Entertaining: bertujuan untuk menghibur peserta dan berusaha agar peserta tetap memperhatikan kita.

 

Tentukan tujuan dari presentasi yang akan disusun. Hal ini berpengaruh terhadap pemilihan kata-kata dalam penyusunan presentasi dan penyampaian presentasi kepada publik.

 

Langkah awal sebelum mulai menyusun presentasi adalah menentukan tema dari presentasi. Sebagian besar tema presentasi proyek diambil dari topik yang diajukan dalam proposal proyek.

 

Perhatikan pemilihan bahasa dalam penyusunan presentasi. Kumpulkan informasi mengenai audience yang akan menghadiri acara presentasi nanti. Bila audience yang akan hadir adalah audience lokal, maka gunakanlah bahasa lokal, dalam hal ini adalah Bahasa Indonesia. Bila audience yang akan hadir adalah audience asing, maka gunakanlah Bahasa Inggris. Bila audience yang akan hadir adalah audience lokal dan asing, maka gunakanlah Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris dalam penyusunan presentasi tersebut. Begitu pula jika audience yang hadir tidak atau belum diketahui apakah audience lokal atau asing.

 

Susunlah kerangka presentasi terlebih dahulu agar pembahasan saat presentasi nanti tetap terarah. Berikut adalah kerangka presentasi untuk suatu proyek yang umum dan standar digunakan, baik dalam Bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris:

  1. Pendahuluan / Introduction
  • Selamat Datang / Welcome Note
  • Latar Belakang / Background
  1. Tujuan / Objective
  • Tujuan Utama & Pembahasannya / Main Goal & Overview
  1. Perencanaan & Implementasi Proyek / Project Plan & Implementation
  2. Keuntungan dari Proyek / Advantages of Project
  3. Dana Proyek / Project Fund
  4. Mengapa Proyek Perlu Dilaksanakan / Why The Project Should be Held
  5. Penutup / Closing Note

Dalam perumusan judul presentasi, gunakan bahasa yang menarik, sederhana, singkat, namun dapat memberikan sekilas gambaran mengenai isi presentasi yang akan dibawakan. Rumuskan judul presentasi berdasarkan atas tema presentasi yang telah ditentukan.

 

Rumuskan latar belakang dari presentasi yang akan dibawakan ini, yaitu sebab mengapa presentasi dibutuhkan. Misalnya apabila sebelumnya telah diajukan suatu proposal untuk proyek tertentu, maka latar belakang dari presentasi yang akan dibawakan ini adalh agar pihak audience dapat lebih mengerti isi dari proposal tanpa harus membaca sampai tuntas seluruh isi proposal.

 

 

4.3.2   Buku atau Referensi untuk Pembuatan Presentasi Disiapkan

Berikut adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan setelah perumusan tujuan dan kerangka presentasi telah dilakukan:

  1. Mencari informasi umum dan khusus yang mendukung tema dari presentasi yang disusun
  2. Mencari informasi umum dan khusus yang mendukung maksud dan tujuan yang ingin disampaikan oleh pembawa presentasi kepada audience-nya
  3. Mengerti dan mengetahui detail pelaksanaan tujuan
  4. Mencari informasi mengenai pihak audience, sehingga isi presentasi yang ditulis berkenan bagi mereka

 

Bahan-bahan atau referensi yang perlu disiapkan dalam pembuatan presentasi adalah semua yang berkaitan dengan jenis dan tema presentasi tersebut.

 

Sebagai contoh, jika presentasi yang ingin dibuat bertujuan untuk meyakinkan investor mengenai pengadaan, perancangan, dan pelaksanaan suatu pekerjaan infrastruktur berbasis teknologi informasi, maka persiapkanlan bahan-bahan dan informasi yang mendukung proses tersebut, baik informasi umum (buku, majalah, artikel, internet, dsb) maupun informasi khusus, yaitu keadaan infrastruktur IT yang menjadi sasaran dari pelaksanaan maksud dan tujuan presentasi yang bersangkutan.

 

Informasi-informasi yang sekiranya tidak berkaitan dengan jenis dan tujuan dibuatnya presentasi tersebut sebaiknya disingkirkan terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah agar tidak tercampur dengan yang akan digunakan dalam penulisan nantinya.

 

Sebagai catatan, untuk informasi-informasi yang sifatnya umum sebaiknya seperlunya saja, yang penting adalah jelas dan efektif. Informasi-informasi umum yang terlalu banyak dalam penulisan presentasi hanya akan membingungkan audience, dan membuat maksud serta tujuan yang ingin disampaikan menjadi tidak jelas. Sebaliknya informasi-informasi khusus hasil analisa terhadap audience dan instansi terkait dapat diolah sebanyak mungkin sehingga menjadi bahan acuan yang kuat untuk presentasi tersebut.

 

 

4.3.3   Buku atau Referensi Lain Tentang Cara atau Metode Pembuatan Presentasi yang Baik dan Benar Dibaca

Ada banyak sumber mengenai cara pembuatan presentasi yang baik dan benar. Pilihlah beberapa yang memiliki kesamaan, lalu pisahkan. Setelah itu mulailah dibaca dan dianalisa, yang mana yang paling sesuai dengan jenis dan tujuan presentasi yang sebelumnya telah dirumuskan.

 

Dari sumber-sumber ini biasanya diperoleh suatu gambaran mengenai kerangka presentasi yang sistematis, terarah, serta efektif dan efisien.

 

Beberapa sumber mengemukakan kerangka presentasi yang berlainan satu dengan lainnya. Tidak perlu bingung untuk mengikuti yang mana. Sebagaimana telah diberitahukan sebelumnya, pilihlah beberapa sumber yang memiliki kesamaan metode, lalu pisahkan.

 

Dari beberapa kelompok sumber yang telah dipisahkan tersebut, mulailah dianalisa satu persatu, mana yang sekiranya paling sesuai untuk diterapkan dalam penulisan presentasi yang diinginkan. Sesuaikan juga dengan jenis dan tujuan presentasi.

 

Sebagai contoh, jika presentasi yang ingin dibuat adalah presentasi untuk menyampaikan informasi, maka jangan menggunakan kerangka presentasi untuk entertaining. Karena dari maksudnya saja sudah berbeda, dimana presentasi informatif lebih menekankan untuk penyampaian informasi tertentu, sedangkan presentasi entertaining lebih menekankan untuk hiburan.

 

Penulis bisa juga merumuskan sendiri metode pembuatan presentasi berdasarkan atas sumber-sumber yang telah diperolehnya itu, selama metode tersebut dapat menghasilkan presentasi yang dapat dipahami secara umum, artinya masih bersifat formal dan standar.

 

 

4.3.4   Model dan Bentuk Slide Presentasi Ditentukan

Tentukan model dan bentuk slide presentasi berdasarkan atas tema presentasi dan tema warna logo yang mewakili instansi pembawa presentasi.

 

Penentuan model dan bentuk slide presentasi juga dipengaruhi oleh software pengolah presentasi yang digunakan. Dalam pembahasan ini, program pengolah presentasi yang digunakan adalah Microsoft Power Point.

 

Microsoft Power Point telah menyediakan beberapa template model dan bentuk slide yang dapat digunakan dalam pembuatan presentasi. Pilihlah model dan bentuk slide yang kurang lebih dapat mewakili tema warna logo dari instansi pembawa presentasi.

 

Pengguna dapat mengakses pilihan template model dan bentuk slide yang telah disediakan Microsoft Power Point dengan cara mengklik menu Slide Show à Animation Scheme. Sebuah menu baru akan tampil disebelah kanan layar. Menu baru ini adalah Slide Design. Menu Slide Design ini mempunyai tiga sub menu, yaitu Design Templates, Color Schemes, dan Animation Schemes. Pengguna dapat dengan leluasa menggunakan menu-menu ini untuk merancang model dan bentuk slide yang diinginkan.

 

Pengguna tidak perlu merasa kebingungan dalam menggunakan menu-menu tersebut, karena menu-menu tersebut sudah dirancang sedemikian rupa sehingga mudah digunakan dalam penerapannya.

 

 

4.3.5   Perangkat Pendukung (Komputer) Dalam Pembuatan Presentasi Disiapkan

Salah satu perangkat pendukung dalam pembuatan presentasi adalah komputer yang telah dilengkapi dengan operating system, dan program pengolah presentasi / presentation.

Spesifikasi hardware yang dibutuhkan untuk komputer yang akan dipergunakan tidaklah terlalu tinggi. Spesifikasi minimum komputer yang dapat dipergunakan adalah:

  • Processor  500 MHz dengan Mainboard  yang kompatibel
  • RAM 128 Mb
  • Grahic Card  32 Mb (bisa onboard  atau non onboard )
  • Harddrive 5 Gb
  • CD-ROM
  • Monitor
  • Mouse
  • Keyboard
  • Printer

 

Persiapkan komputer sebagai salah satu perangkat pendukung dengan sebaik-baiknya. Jika komputer belum terinstal operating system, segera lakukan instalasi. Pilih Operating System yang sesuai dengan spesifikasi komputer yang ada, agar performa komputer dapat maksimal. Disarankan untuk menginstal Windows sebagai Operating System yang akan diguunakan. Selanjutnya lakukan instalasi program pengolah presentasi / presentation. Dalam pembahasan ini, program presentation yang akan digunakan adalah Microsoft Power Point. Mengenai versi dari Microsoft Power Point yang akan digunakan, tidak menjadi terlalu bermasalah dalam penulisan presentasi.

 

 

4.4        Membuat Slide Presentasi

4.4.1   Komputer Dinyalakan dan Diidentifikasi Tidak Ada Error

Komputer sebagai perangkat pendukung penulisan proposal dinyalakan dan diperiksa performanya, apakah dapat berjalan dengan baik.

 

Cara pengidentifikasian sederhana perangkat komputer dengan Operating System  berbasiskan Windows adalah dengan menjalankan beberapa aplikasi berlainan secara bersamaan, lalu tekan Ctrl+Alt+Del. Akan tampil Window Task Manager yang menampilkan status performa Operating System pada saat menjalankan program-program aplikasi yang berlainan tersebut. Klik pada tab Performance dan perhatikan bagian CPU Useage. Disana terlihat persentase pemakaian CPU. Pastikan persentase tersebut dalam rata-rata persentase yang stabil. Bila persentase tidak stabil, tutup aplikasi yang sedang berjalan satu persatu sampai persentase menjadi stabil. Lihat ada berapa jendela aplikasi yang berjalan saat persentase dalam keadaaan stabil. Hindari penggunaan aplikasi yang melebihi jumlah tersebut, agar persentase pemakaian CPU menjadi stabil selama pemakaian.

 

 

4.4.2   Software  Presentasi  Dibuka

Banyak program presentasi yang dapat digunakan dalam penulisan presentasi. Kebanyakan fungsi, kegunaan, fitur, serta tampilannya juga hampir sama satu dengan lainnya. Yang membedakan hanyalah kebiasaan pengguna dalam menggunakannya.

 

Dalam pembahasan ini, program presentation yang digunakan adalah Microsoft Power Point. Pastikan program Microsoft Power Point sudah terinstal secara lengkap pada komputer.

 

Klik Start à All Program à Microsoft Power Point untuk menjalankan aplikasi Microsoft Power Point. Atau bisa juga dengan mengklik pada icon Microsoft Power Point  pada desktop.

 

Tampilan pertama yang tampil adalah halaman putih kosong sebagai lembar slide presentasi. Cobalah ketikkan beberapa buah kata pada halaman kosong tersebut, kemudian pilih File à Save As, atau tekan Alt+F  kemudian pilih Save As dengan menggunakan tombol panah pada keyboard. Akan tampil window Save As. Klik kolom Save In:  untuk menentukan dimana lokasi file tersebut akan disimpan. Ketikkan nama file yang diinginkan pada kolom File name:, lalu klik Save. Tutup slide presentasi dengan mengklik File à Close, atau Alt+F  lalu pilih Close  dengan menggunakan tombol tanda panah pada keyboard. Bisa juga dengan langsung mengklik tanda X pada sudut kanan atas dibawah tanda X jendela Microsoft Word.

 

Kini tidak ada lagi lembar slide presentasi, karena sudah ditutup. Coba buka file yang telah disimpan sebelumnya tersebut dengan mengklik File à Open, atau Alt+F  lalu pilih Open dengan menggunakan tombol tanda panah pada keyboard. Bisa juga dengan menggukan kombinasi tombol Ctrl+o. Selanjutnya akan tampil window Open. Klik pada kolom Look in untuk mem-browse lokasi file yang ingin dibuka tersebut. Setelah itu double klik pada file yang diinginkan, atau klik tombol Open.

 

Bila semua kegiatan di atas dapat berjalan dengan baik, maka dapat dipastikan bahwa program Microsoft Power Point  telah terinstal dan dapat berjalan dengan baik untuk proses pembuatan presentasi.

 

 

4.4.3   Rancangan Isi Dari Presentasi (Latar Belakang, Tujuan, Isi, dll) Disiapkan

Sebelum memulai pengetikkan presentasi, rancanglah terlebih dahulu isi / content  yang akan dimuat dalam presentasi yang bersangkutan. Perancangan isi presentasi mengacu pada kerangka penyusunan presentasi yang telah dirumuskan sebelumnya.

 

Berikut ini penjelasan isi dari kerangka penyusunan presentasi yang telah dibuat:

I    Pendahuluan / Introduction

  1. Selamat Datang / Welcome Note :

Berisikan ucapan selamat datang kepada audience dan menampilkan judul dari presentasi yang akan dibawakan

 

  1. Latar Belakang / Background :
  • Hal-hal dan kondisi umum yang melatarbelakangi dan menjadi sebab perlunya dilaksanakan suatu proyek
  • Hubungan proyek dengan institusi terkait
  • Dasar-dasar pemikiran dan teori yang mendukung pelaksanaan proyek ini, misalnya S.K.Mentri No. XX/Thn XXXX, Kebijakan Presiden No. XX/Thn XXXX, teori rekayasa piranti lunak oleh Pressman tahun 1997, dsb.

 

II  Tujuan / Objective

Rumuskan tujuan dari proyek yang dibahas dalam presentasi ini, beserta sedikit penjelasan mengenai bagaimana cara pencapaiannya.

 

III Perencanaan & Implementasi Proyek / Project Plan & Implementation

  • Hasil yang Ingin Dicapai / Expected Project Result :

Penggambaran hasil keseluruhan yang dicapai dari pelaksanaan proyek dengan situasi dan kondisi dari perencananaan aktifitas     dan budget yang ditawarkan. Dijelaskan juga pengaruh hasil          yang dicapai terhadap institusi terkait.

 

  • Kegiatan Proyek & Rencana Kerja/Project Activities & Work Plan :

Rumuskan proyek menjadi beberapa tahap / fase dengan aktifitas pengerjaan masing-masing tahap / fase yang diuraikan. Tiap-tiap tahap / fase diberikan perkiraan waktu pengerjaan (deadline) dan target yang harus dicapai pada tahap tersebut. Misalnya :

Tahap 1 – Merancang tampilan web

Target : Tampilan web sudah dalam bentuk html  dan CSS untuk semua halaman aplikasi

Waktu pengerjaan : 1 bulan dari mulai waktu pengerjaan

Personil pelaksana : Web Designer

Tim pelaksana : Creative Division Team

 

  • Daftar Kerja / Timetable :

Perumusan schedule pengerjaan proyek dan durasinya. Dari tiap-tiap tahap / fase diuraikan lagi menjadi tahap-tahap yang lebih spesifik beserta dengan durasi pengerjaannya. Gunakan table untuk memperjelas tahapan-tahapan tersebut, seperti contoh gambar 4.1 di bawah ini.

 

(Gambar 4.1 – Timetable)

 

IV  Keuntungan dari Proyek / Advantages of Project

Rumuskan beberapa keuntungan yang bisa didapat dari proyek yang akan dilaksanakan. Berikan penjelasan-penjelasan pendukung yang memperjelas keuntungan-keuntungan tersebut.

 

V   Dana Proyek / Project Fund

Rumuskan garis besar dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan proyek tersebut berdasarkan atas budgeting yang ada dalam proposal proyek. Hal-hal detil mengenai rincian dana proyek tidak perlu dibahas dalam presentasi, cukup ringkasannya saja.

 

VI  Mengapa Proyek Perlu Dilaksanakan / Why Project Should be Held

Rumuskan kembali tujuan utama dari proyek dan keuntungan dilaksanakannya proyek. Buatlah point-point yang menjelaskan mengapa proyek tersebut harus dilaksanakan. Gunakan kalimat persuasif yang meninggalkan kesan bagi audience.

 

VII Penutup / Closing

Ucapan terima kasih kepada audience atas perhatian dan kehadirannya.

 

 

4.4.4 Hal-Hal Penting yang Diperlukan Pada Saat Presentasi Diketik Pada Slide Presentasi

          Presentasi yang sudah dirancang isinya diketik pada slide presentasi. Perhatikan untuk judul-judul slide diberikan huruf yang ukurannya lebih besar daripada penjelasannya yang berupa point-point.

 

Untuk teknis pengetikan presentasi pada slide, tidak ada ketentuan khusus yang baku digunakan dalam masyarakat. Namun biasanya ukuran huruf yang digunakan untuk slide presentasi memang relatif besar. Hal ini dimaksudkan untuk memperjelas tampilan presentasi.

 

Penjelasan detil mengenai isi presentasi memang tidak ditampilkan pada slide. Yang ditampilkan hanya point-point  pentingnya saja. Mengenai detil isi, akan dijelaskan secara oratif oleh pembawa presentasi berdasarkan atas point-point penting yang telah diketik pada slide presentasi. Oleh karena itu selain mempersiapkan slide presentasi, penting bagi pembawa presentasi untuk mempelajari isi dari slide secara lebih mendalam lagi.

 

Setelah seluruh rancangan isi slide telah selesai diketik, jangan lupa untuk menyimpannya. Klik menu File à Save as. Akan tampil window Save As. Ketikkan nama file-nya kemudian pilih tujuan penyimpanan dengan mengklik kolom Save in. Kemudian klik tombol Save.

 

 

4.4.5 Gambar-Gambar yang Menarik dan Mendukung Presentasi Dimasukkan Dalam Slide

Pada umumnya audience akan lebih tertarik jika presentasi menggunakan tampilan yang bersifat visual yaitu gambar daripada hanya melulu text. Tujuannya selain untuk memperjelas, juga agar audience memperoleh gambaran yang lebih nyata. Presentasi tanpa tampilan visual yang baik akan menyebabkan audience menjadi cepat bosan.

 

Persiapkan gambar-gambar yang menarik dan sesuai dengan presentasi yang dibawakan. Persiapkan berbagai gambar table, diagram, serta foto-foto pendukung yang dapat memperjelas maksud dan tujuan dari tiap-tiap bab dalam presentasi tersebut. Begitu juga dengan logo dari instansi yang membawakan presentasi, maupun logo instansi lainnya yang terkait dalam pelaksanaan proyek.

Masukkan gambar-gambar yang telah dipersiapkan tersebut ke dalam slide presentasi. Klik Insert à Picture à From File. Akan tampil sebuah window Insert Picture. Klik pada kolom Look in, kemudian  double klik pada file  gambar yang inginkan. Gambar akan tampil pada slide presentasi. Atur posisi dan ukuran gambar pada slide agar tampilannya bagus dan menarik. Setelah semua gambar yang diinginkan telah dimasukkan dalam slide presentasi, jangan lupa untuk men-save file presentasi tersebut.

 

 

4.5        Menyiapkan Presentasi

4.5.1   Komputer dan atau Peralatan Bantu Presentasi Lainnya (LCD, Proyektor, Layar, dll) Disiapkan

Persiapkan perangkat pendukung lainnya yang dibutuhkan untuk presentasi. Selain komputer, ada lagi LCD, proyektor, layar, infocus, atau perangkat pendukung lainnya yang berguna untuk menampilkan slide presentasi kepada audience.

 

Dalam pembahasan kali ini, perangkat pendukung yang akan digunakan adalah infocus dengan tipe LP860 dan layar sebagai perangkat untuk menampilkan slide presentasi kepada audience. Perhatikan gambar 4.2 di bawah ini yang menampilkan gambar infocus dengan tipe LP860.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(Gambar 4.2 – Infocus LP860)

Pada dasarnya sebagian besar infocus memilki configurasi yang tidak berbeda jauh, jadi tidak menjadi masalah apabila menggunakan infocus dengan tipe dan jenis selain LP860 ini.

 

Untuk menghubungkan antara infocus dengan CPU adalah sebuah kabel yang sama untuk menghubungkan monitor dengan CPU, yaitu kabel VGA. Dibutuhkan juga sebuah kabel power supply yang berguna untuk menghubungkan infocus dengan stop contact sebagai pemasok listrik untuk infocus. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 4.3 di bawah ini, yang menampilkan bagian belakang dari infocus yang dilengkapi dengan berbagai port pendukung.

 

 

(Gambar 4.3 – Port Infocus LP860)

Perhatikan port dengan nama Analog Computer. Itu adalah port yang digunakan untuk menghubungkan antara computer dengan infocus melalui kabel VGA. Untuk pasokan listrik pada infocus digunakan port Power Supply. Perhatikan pada port paling kanan yang dilingkari merah. Itu adalah port untuk Power Supply. Dalam pembahasan ini, port lainnya belum perlu untuk dipergunakan, sehingga tidak dibahas secara lebih rinci. Namun dari gambar di atas, pengguna dapat mengetahui port-port lainnya yang sekiranya nanti digunakan dalam pembahasan lain.

 

Layar putih digunakan sebagai tempat untuk tampilan slide pada dinding. Pastikan sinar atau cahaya disekitar layar tidak terlalu terang, agar tampilan slide bisa terlihat jelas. Sinar atau cahaya yang terlalu terang menyebabkan tampilan slide menjadi kurang jelas karena silau.

 

Atur jarak yang pas dan memadai antara infocus dengan layar agar tampilan slide tidak terlalu kecil ataupun terlalu besar pada layar tampilan.

 

Pada infocus juga disediakan pengatur khusus untuk mengatur fokus gambar yang akan ditampilkan. Biasanya letak pengatur ini ada pada bagian atas lensa infocus. Gunakan pengatur ini untuk mengatur fokus gambar pada slide.

 

 

4.5.2   File Slide Presentasi Disiapkan (Di-Copy Pada Komputer yang Akan Digunakan Untuk Presentasi)

Persiapkan komputer yang akan digunakan untuk presentasi. Periksa apakah komputer tersebut dapat beroperasi dengan baik. Periksa kinerja  dan performa operating system-nya dan juga software presentation-nya, yaitu Microsoft Power Point.

 

Setelah komputer yang akan digunakan untuk presentasi telah diperiksa dan dapat beroperasi dengan normal, mulailah meng-copy fie presentasi yang sebelumnya telah dibuat pada komputer tersebut. Sebelumnya copy file presentasi pada sebuah media penyimpanan seperti disket, USB disk, external harddisk, CD, atau media penyimpanan lainnya.

 

Untuk lebih mudahnya, gunakan media penyimpanan yang umum digunakan sekarang ini, yaitu USB disk. Pasang USB disk pada port USB yang telah tersedia pada computer. Akan muncul icon  pada taskbar bagian kanan bawah. Tekan tombol Star à My Computer, kemudian klik pada file yang ingin di-copy, tekan tombol Ctrl+c. Kemudian klik pada USB disk  tujuan. Tekan tombol Ctrl+v, untuk mem-paste nya. Klik pada icon  , akan muncul pesan kecil diatas icon tersebut yaitu, “Safely remove USB Mass Storage Device”. Klik pesan tersebut, sampai muncul pesan “Save to Remove Hardware”. Lepaskan USB disk  dari computer. Kemudian pasang USB disk pada komputer yang akan digunakan untuk presentasi. Copy file presentasi pada komputer tujuan dengan cara yang sama seperti halnya meng-copy file presentasi  ke USB disk.

 

Dari media penyimpanan, copy file presentasi pada komputer yang akan digunakan untuk presentasi.

 

 

4.5.3   Software Presentasi Dibuka dan Diidentifikasi Tidak Ada Error

Identifikasi file presentasi yang ada pada komputer yang akan digunakan untuk presentasi untuk menghindari adanya kesalalahan teknis pada saat presentasi nanti.

 

Buka Microsoft Power Point, kemudian klik File à Open. Akan tampil window Open. Klik kolom Look in, kemudian double klik pada file presentasi yang ingin dibuka.

 

Jalankan presentasi tersebut dengan menekan tombol F5. Mulailah menjalankan slide presentasi tersebut secara berurutan mulai dari slide pertama hingga slide terakhir.

 

Bila slide presentasi sudah beroperasi dengan baik, pengguna dapat men-save­ nya dengan format power point show dimana file presentasi akan langsung tampil saat pengguna mengklik file presentasi tersebut.

 

Klik File à Save as Web Page. Kemudian akan tampil window Save As. Ketiikkan nama File yang diinginkan pada kolom File name, kemudian klik kolom Save as type dan pilih Powerpoint Show (*.pps). Klik kolom Save in untuk menentukan tempat disimpannya file tersebut, lalu tekan tombol save.

 

 

4.5.4   File Slide Presentasi Dibuka dan Diperiksa Sudah Sesuai Dengan Slide yang Telah Dibuat

File presentasi yang sudah tersimpan dalam komputer yang akan digunakan untuk presentasi sekarang berupa file Powerpoint Show. Maksudnya disini adalah file tersebut sudah merupakan file presentasi yang berupa file eksekusi, dimana pengguna dapat mengklik file tersebut secara langsung, maka slide presentasi akan tampil, tanpa harus membuka terlebih dahulu Microsoft Power Point.

 

Periksa apakah file tersebut sudah sesuai dengan slide yang telah dibuat. Double klik pada file presentasi yang dimaksud (file dengan ekstension .pps). Jalankan slide dengan menekan tombol spasi dan periksa slide-slide tersebut dengan seksama, sampai pada slide yang paling akhir, apakah slide sudah sesuai dengan yang telah dibuat sebelumnya.

 

 

4.5.5   Slide Presentasi Dicoba dan Diidentifikasi Tidak Ada Error

Selama melakukan pemeriksaan pada isi slide, ada baiknya juga sekalian memeriksa dan mengidentifikasi apakah slide dapat berjalan dengan baik, dan tidak ada error.

 

Gunakan tombol spasi / space  untuk menjalankan slide dari slide yang satu ke slide berikutnya. Sedangkan untuk kembali ke slide sebelumnya tekan tombol backspace. Untuk keluar dari slide presentasi tekan tombol Esc.

 

Bila file presentasi dapat berjalan dengan baik dan normal, maka slide presentasi telah siap untuk ditampilkan. Yang perlu dipersiapkan untuk tahap lebih lanjut adalah mempersiapkan penjelasan akan isi dari presentasi tersebut secara oratif. Hal ini penting dipersiapkan oleh seorang pembawa presentasi yang baik, agar presentasi dapat berjalan dengan baik, serta maksud dan tujuan dari presentasi dapat tercapai.

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN                          KOMPETENSI

 

5.1        Sumber Daya Manusia

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

 

  • Pembimbing

Pembimbing Anda merupakan orang yang dapat diandalkan karena beliau memiliki pengalaman. Peran Pembimbing adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

 

5.2        Sumber-sumber Kepustakaan (Buku Informasi)

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi:

  1. Buku referensi (text book)/ buku manual servis
  2. Lembar kerja
  3. Diagram-diagram, gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

5.3        Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Menyiapkan Presentasi

 

  1. Kode Program Pelatihan    :    TIK.CS01.002.01

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR

BAHAN

KETERANGAN

1.

Menyiapkan Presentasi TIK.CS01.001.01
  • Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive.
  • PC dengan sistem operasi Windows dan Program Microsoft Office Power Point.
  • Keyboard, mouse, dan monitor.
  • RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.
  • Printer warna.
  • CD Installer Microsoft Office.
    • CD installer Microsoft Office.
    • Buku informasi, artikel, atau manual cara-cara menyiapkan presentasi.
 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  • Website:
    • http://en.wikipedia.org
    • http://www.xyzcomputing.com
    • http://techrepublic.com

 

 

 

 

 

 

Testimoni

Advertisement
  1. Toko Kain Batik Cap Terbaik di Solo
  2. Toko Baju Batik Terbaik di Solo
  3. Aneka Kain Batik dengan Harga Murah
  4. Baju Batik Sarimbit Terbaik
  5. Dapatkan Kain Batik Berkualitas dengan Diskon 25%
  6. Aneka Baju Batik Seragam Kantor
  7. Pembuatan Seragam Batik Berlogo
slideseragambatik
Filed under : blog, tags: