Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Menulis Bahan-Bahan Presentasi TIK.MM02.024.01

Mar
23
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

 

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

 

 

 

 

MENULIS BAHAN-BAHAN PRESENTASI

TIK.MM02.024.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

DAFTAR ISI

 

 

Daftar Isi ………………………………………………………………………………… ….     1

 

BAB I. 3

PENGANTAR. 3

1.1 Konsep Dasar Competency Based Training (CBT) 3

1.2 Penjelasan Modul 3

1.2.1 Desain Modul 3

1.2.2 Isi Modul 4

1.2.3 Pelaksanaan Modul 4

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC) 5

1.4 Pengertian-Pengertian / Istilah. 5

 

BAB II. 7

STANDAR KOMPETENSI. 7

2.1 Peta Paket Pelatihan. 7

2.2 Pengertian Unit Standar Kompetensi 7

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari 7

2.3.1 Kode dan Judul Unit 8

2.3.2 Deskripsi Unit 8

2.3.3 Elemen Kompetensi 8

2.3.5 Panduan Penilaian. 9

2.3.6 Kompetensi Kunci 10

 

BAB III. 11

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN. 11

3.1 Strategi Pelatihan. 11

3.2 Metode Pelatihan. 12

 

BAB IV. 13

MATERI UNIT KOMPETENSI. 13

4.1 Tujuan Instruksional Umum.. 13

4.2 Tujuan Instruksional Khusus 13

4.3 Presentasi 14

4.4 Perencanaan Materi Presentasi 14

4.5 Penulisan Materi Presentasi 16

4.6 Pengembangan Ide Presentasi 19

4.7 Penguasaan Aspek Teknis 21

4.8 Penyerahan Materi Presentasi 22

 

BAB V. 23

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN                          KOMPETENSI  23

5.1 Sumber Daya Manusia. 23

5.2 Sumber-sumber Kepustakaan (Buku Informasi) 24

5.3 Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan. 25

 

DAFTAR PUSTAKA. 26

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1 Konsep Dasar Competency Based Training (CBT)

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2 Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

 

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

1.2.1 Desain Modul

Modul ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual / mandiri:

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual / mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur / sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.2 Isi Modul

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

 

1.2.3 Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan:

-    Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-    Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-    Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-    Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan:

- Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

- Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

- Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

- Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

-  Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

 

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)?

Jika anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena anda telah:
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4 Pengertian-Pengertian / Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standarisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1 Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini bertujuan untuk mencapai satu unit kompetensi. Adapun kompetensi ini termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. TIK.MM02.021.01 Membangun sebuah narasi

 

 

2.2 Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari bagaimana cara untuk menulis sebuah ruang lingkup bahan presentasi.

 

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun, diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan bagi semua orang yang terlibat dalam penggunaan komputer.

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

 

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

 

2.3.1 Kode dan Judul Unit

Kode Unit          : TIK.MM02.024.01

Judul Unit          : Menulis Bahan-Bahan Presentasi

 

 

2.3.2 Deskripsi Unit

Unit ini akan mendeskripsikan cara untuk menulis sebuah ruang lingkup bahan presentasi. Unit ini juga akan mengkonstribusikan pada kesinambungan sebuah program audio, termasuk hubungan, intro, outro dan pengumuman balik.

 

 

2.3.3 Elemen Kompetensi

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01    Merencanakan dan mempersiapkan bahan untuk menulis presentasi 1.1     Persyaratan produksi dan tenggat waktu dengan orang-orang yang relevan dihasilkan sesuai dengan prosedur organisasi.

 

1.2     Kegunaan dan fungsi dari bahan presentasi ditentukan dan ruang lingkup jalan dieksplorasi untuk mencapai tujuan.

 

1.3     Informasi dikumpulkan dari bermacam-macam sumber daya bila dibutuhkan, untuk menghasilkan ide-ide guna mengembangkan bahan presentasi.

 

1.4     Ide-ide presentasi gambar visual melalui presentasi auditori diperhatikan.

 

1.5     Ide-ide dikembangkan sehingga  menciptakan gambaran untuk presentasi

 

1.6     Ide yang paling tepat dipilih untuk kegunaan dan fungsi dari bahan presentasi dievaluasi.

 

02   Menulis bahan presentasi 2.1     Bahan presentasi didaftarkan agar mudah dibaca, dan bahan ditulis dengan menggunakan bahasa yang mudah diterima.

 

2.2      Bahan presentasi dipastikan sesuai dengan persyaratan waktu yang dibutuhkan untuk produksi.

 

2.3      Bahan presentasi dipastikan berisi seluruh komponen yang diperlukan untuk produksi dan sesuai dengan persyaratan yang ada.

 

2.4      Bahan presentasi dihaluskan secara berkesinambungan dan dikonsep ulang sampai memenuhi persyaratan produksi, kreatif, dan teknis.

 

2.5     Bahan tertulis dipastikan dalam persyaratan tenggat waktu.

 

2.6     Bahan presentasi diserahkan pada orang-orang yang relevan untuk dipertimbangkan dan ditinjau saat konsep akhir.

 

2.7      Segala perubahan yang diperlukan pada naskah didokumentasi dan diimplementasi bila diperlukan, dan bahan presentasi dikonfirmasikan sesuai dengan persyaratan dan siap untuk produksi.

 

Tabel 1 Elemen Kompetensi

 

 

2.3.4 Batasan  Variabel 

Unit ini berlaku untuk sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi bidang Operator.

1.  Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

2. Unit ini tidak terbatas pada  prosedur yang berhubungan dengan menulis bahan –bahan presentasi.

3. Komunikasi tidak terbatas pada klien, tetapi juga kepada anggota tim, supervisor, manajemen, yang berhubungan dengan support kebutuhan klien.

 

 

2.3.5 Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari:

1. Pengetahuan dan Ketrampilan Penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini :

1.1   Pengetahuan dasar

1.1.1  Teknik menulis bahan presentasi.

1.1.2  Prinsip-prinsip umum jurnalistik.

1.2   Keterampilan dasar

1.2.1  Bertanya dan mendengarkan dengan aktif.

1.2.2  Keterampilan dasar melayani pelanggan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

1.2.3  Komunikasi non verbal secara jelas dan tepat.

1.2.4  Keterampilan presentasi

 

 

2. Konteks Penilaian

Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara teori dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.

 

 

3. Aspek Penting Penilaian:

3.1   Kemampuan untuk melakukan presentasi yang menarik

3.2  Kemampuan untuk menulis presentasi.

 

 

4. Kaitan Dengan Unit-Unit Lain :

4.1   Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1  TIK.MM02.021.01: Membangun sebuah narasi.

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu / khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

2.3.6 Kompetensi Kunci

NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

1

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

2

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

2

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

2

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

2

7

Menggunakan teknologi

2

Tabel 2 Kompetensi Kunci


BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1 Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu Sistem Berbasis Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melakukan praktek sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2 Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

 

4.1 Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu menulis bahan presentasi.
  • Siswa dapat berpresentasi dengan baik.

 

 

4.2 Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat mengetahui cara menulis bahan presentasi
  • Siswa dapat mengetahui cara mengembangkan ide presentasi.
  • Siswa dapat menggunakan alat audio visual untuk presentasi.
  • Siswa dapat melakukan presentasi yang baik dan benar dengan menggunakan ide pokok yang ada agar sesuai dengan tenggat waktu.

 

4.3 Presentasi

Presentasi adalah suatu kegiatan berbicara di hadapan banyak hadirin. Berbeda dengan pidato yang lebih sering dibawakan dalam acara resmi dan acara politik, presentasi lebih sering dibawakan dalam acara bisnis.

Tujuan dari presentasi bermacam-macam, misalnya untuk membujuk (biasanya dibawakan oleh wiraniaga), untuk memberi informasi (biasanya oleh seorang pakar), atau untuk meyakinkan (biasanya dibawakan oleh seseorang yang ingin membantah pendapat tertentu).

Agar bisa pandai berpresentasi, orang sering kali belajar pada para pakar presentasi. Juga, ada banyak pembicara terkenal yang sering kali diamati oleh orang-orang yang ingin pandai berbicara di hadapan umum. Para pembicara terkenal di Indonesia antara lain James Gwee, KH Abdullah Gymnastiar, Tung Desem Waringin, Andrie Wongso, Gede Prama, dan masih banyak lagi.

Keahlian berbicara di hadapan hadirin merupakan hal yang sangat penting bagi siapa pun yang ingin maju. Banyak presiden, manajer, wiraniaga, dan pengajar yang menjadi sukses dan terkenal lewat keahlian berpresentasi.

 

 

4.4 Perencanaan Materi Presentasi

Sebelum mempersiapkan sebuah presentasi beberapa hal perlu diketahui terlebih dahulu: (SPAM)

–         Situation : Perhatikan waktu dan tempat Anda akan memberikan presentasi

–         Purpose (Tujuan) : Apa tujuan yang ingin dicapai dari presentasi yang dilakukan

–         Audience : perhatikan siapa saja yang menjadi peserta dari presentasi Anda

–         Method : metode apa yang akan Anda pakai sehingga tujuan presentasi dapat tercapai

 

Kenalilah lawanmu! Berarti bahwa kita harus terlebih dahulu mengenal jenis presentasi macam apakah yang akan kita bawakan? Tujuannya adalah agar presentasi dapat dibuat dengan baik. Berikut adalah contoh-contoh presentasi yang sering dibawakan:

Informasi: menyampaikan suatu informasi baru kepada audience dengan harapan audience akan mengetahui dan memahami topik yang dipresentasikan, mis: workshop, seminar, kuliah, dsb.

Persuasi: bertujuan untuk mengubah perilaku atau kebiasaan dari audience, misalnya: kampanye, penyuluhan narkoba, dsb.

Entertaining: bertujuan untuk menghibur peserta, berusaha agar peserta tetap memperhatikan kita.

 

Perencanaan Materi Presentasi

Perencanaan dokumen presentasi merupakan hal paling mendasar yang perlu Anda persiapkan. Beberapa di antaranya adalah:

 

Tentukan Tema dan Tujuan secara Spesifik

Meskipun Anda dimungkinkan menyusun satu dokumen presentasi dengan kandungan yang sangat komprehensif untuk berbagai keperluan, namun hal ini tidak disarankan. Pastikan Anda memiliki dokumen presentasi tersendiri dengan tema, tujuan dan misi, serta target audience penyajian presentasi yang spesifik.

 

Susun Kerangka Materi Presentasi

Ibarat merencanakan sebuah karya tulis yang dituangkan dalam sebuah kerangka karangan, maka presentasi yang baik juga harus memiliki kerangka materi yang dituangkan dalam poin-poin presentasi.

Susun poin-poin utama presentasi, estimasikan jumlah dan koherensi slide-slide Anda, temasuk pertimbangan perlunya referensi-referensi pendukung.

 

Kumpulkan Materi Utama dan Pendukung

Pengumpulan materi dapat Anda persiapkan dari awal. Anda dapat mulai merangkum sumber-sumber materi yang akan Anda tuangkan. Pilih koleksi file gambar, audio, atau video sebagai objek pendukung. Siapkan tabel, grafik, dan data pendukung jika diperlukan.

 

Tentukan Aplikasi Pembuat Presentasi yang Tepat

Berdasarkan perencanaan, kerangka, dan kumpulan materi yang telah Anda siapkan di awal, maka Anda dapat memilih aplikasi pembuat presentasi yang tepat bagi penuangan materi presentasi Anda. Baca kembali tip pada bagian awal untuk memastikannya.

 

Manfaatkan Aplikasi Penunjang

Inovasi di bidang perangkat lunak dewasa ini sangat beragam. Anda dapat memanfaatkan aplikasi tertentu untuk keperluan tertentu. Pada dasarnya, output akhir yang Anda persiapkan melalui aplikasi penunjang selalu dapat Anda integrasikan ke dalam slide presentasi. Di samping memanfaatkan aplikasi penunjang bagi penyusunan materi, Anda sebaiknya juga melengkapi diri dengan berbagai aplikasi bantu bagi penyajian presentasi.

 

Tentukan Output sesuai dengan Kebutuhan

Tentukan output akhir presentasi Anda berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang telah diulas di bagian awal. Jika memungkinkan, pilih output akhir yang paling fleksibel, sehingga Anda mudah menyajikan, mengekspor, atau mengonversikan formatnya ke dalam output lainnya jika

diperlukan.

4.5 Penulisan Materi Presentasi

Setelah mengetahui semua hal tersebut, barulah kita melangkah menuju persiapan penulisan. Berikut dapat kita simak cara persiapan presentasi di kelas untuk siswa / mahasiswa

-      Buatlah kerangka utama presentasi kamu

-      Bandingkan dengan minat pendengar.

-      Kembangkanlah kerangka presentasimu dengan melihat karakteristik dan dasar pengetahuan pendengar dimana pembukaan presentasimu harus “menggiring” pendengar pada satu pemikiran yang sama.

-      Dari pembukaan ini, tunjukkan pendapat / topik yang akan disampaikan, baru mulailah memasuki bagian argumentasi.

-      Buatlah poin – poin penting pada tiap ide pokok yang ingin kamu presentasikan menjadi beberapa pemikiran utama yang efektif untuk di presentasikan.

-      Gunakanlah gambar visual yang menarik sebagai ide pokok dan agar audiens lebih terpaku

-      Gunakan bahasa yang baik dan benar dan gunakanlah format yang menarik untuk menarik perhatian audiens.

-      Sesuaikan banyaknya topik yang akan dipresentasikan dengan tenggat waktu presentasi. Jangan terlalu singkat / terlalu lama! (waktu presentasi yang baik biasanya berkisar 5-10 menit).

Ada beberapa pertanyaan penting yang harus dipikirkan oleh pembuat presentasi sewaktu akan menulis presentasi agar presentasi tersebut dapat terlaksana dengan baik:

Apakah Anda tertarik dengan topik?

Apakah Anda ingin entertain, inform atau persuade?

Apakah audience akan tertarik dengan topik?

Apakah topik yg dibicarakan topik yg sensitif thd sekelompok pihak dari audience?

Apakah ada peristiwa tertentu yang berkaitan dengan topik?

Setelah mendapatkan topik presentasi, selanjutnya bagaimana membuat dan menyampaikannya.

Beberapa hal yang dipersiapkan:

Apa yang dibutuhkan untuk disampaikan

Kumpulkan materi-materi presentasi yang terkait

Buatlah materi presentasi yang baik, dan

Gunakan komputer (mis: Powerpoint) sedapat mungkin untuk membuat perfomans yang lebih baik.

Berdasarkan pertanyaan-pertanyaan tersebut, tentunya orang tidak akan dapat membuat presentasi yang baik apabila topik yang akan dipresentasikan tidak dikuasai / tidak disukai. Dengan kata lain, presentasi yang baik dan dapat mempengaruhi audiens akan tercipta bila pembawa presentasi itu menguasai bahan presentasi. Bila tidak sesuai, segera mintalah atasan agar mengganti topik presentasi yang relevan.

 

Penggunaan Alat Audio-visual

  • Bila menggunakan komputer, periksa apakah hardware-nya cocok dengan software yang hendak kamu gunakan.  Periksa juga apakah dokumenmu bisa digunakan dengan versi software yang ada.
  • Bila menggunakan OHP (Over-head Projector) bawalah print-out transparan yang akan digunakan.
  • Datanglah lebih pagi, serta periksalah apakah semua alat bantu yang hendak digunakan (audio, visual, komputer, OHP) bisa dilihat, didengarkan, dan dimengerti oleh semuanya.
  • Gunakan huruf-huruf sederhana dan berukuran besar agar bisa dibaca dengan mudah (tampilan visual).
  • Perlengkapi setiap pemikiran utamamu dengan material yang bisa ditunjukkan.
  • Jangan membagikan kertas (handout), termasuk kerangka utama, sebelum presentasimu (atau pendengar akan terfokus untuk membacanya daripada mendengarkan presentasimu).

Pemilihan Aplikasi Pembuatan Presentasi

Dewasa ini, aplikasi pembuatan presentasi terbagi dalam beberapa kategori. Perbedaan utama umumnya terletak pada output file yang dihasilkan dan media penyajian presentasi yang diakomodasi oleh aplikasi terkait. Kategori jenis, output file, dan media penyajian presentasi antara lain meliputi:

 

Aplikasi Office

Penggunaan aplikasi office disarankan bagi pembuatan dokumen presentasi secara cepat dan praktis, dengan materi presentasi yang singkat dan ringkas. Integritas aplikasi office memungkinkan penyajian grafik, tabel, dan data dapat dilakukan secara mudah. Fleksibilitas penyajian output file sangat tinggi, mengingat secara umum setiap komputer memiliki aplikasi office di dalamnya.

 

 

 

Microsoft PowerPoint

 

Microsoft PowerPoint merupakan contoh aplikasi yang sangat lazim digunakan untuk kebutuhan ini. Alternatif lain adalah aplikasi Open Office.org Impress

 

Aplikasi Multimedia

Penggunaan aplikasi multimedia disarankan bagi pembuatan presentasi yang interaktif, otomatis, dan berdaya tarik. Penggunaan efek, animasi, objek grafis, serta materi audio dan video menjadi lebih optimal jira dirangkai melalui aplikasi jenis ini. Flesibilitas penyajian output presentasi sedikit terbatas. Umumnya output file yang dihasilkan memerlukan aplikasi bantu tertentu untuk menunjang penyajiannya. Hal ini dapat diatasi penyaji dengan selalu menyiapkan source player multimedia pada kemasan modul presentasinya.

 

 

Macromedia Flash

 

Macromedia Flash adalah alat yang lazim digunakan untuk kebutuhan ini.

 

Aplikasi Dokumentasi

Penggunaan aplikasi dokumentasi disarankan bagi pembuatan dokumen presentasi dengan materi detail dan komprehensif. Aplikasi jenis ini mampu mempertahankan konsistensi presisi tampilan dan menyediakan fasilitas proteksi pada content dokumen.Fleksibilitas penyajian output file sangat tinggi, bahkan bersifat multi-platform (dapat diakses dari berbagai sistem operasi). Selain itu, output file dapat dipertukarkan dan disajikan secara aman melalui beberapa metode (misalnya via internet).

 

 

Adobe Acrobat

 

Tool PDF Maker seperti Adobe Acrobat, atau HTML Editor seperti Microsoft Front-Page merupakan beberapa alternatif aplikasi yang dapat Anda gunakan.

 

 

4.6 Pengembangan Ide Presentasi

Berikut akan diberikan contoh kerangka presentasi pemasaran produk:

1. Pembukaan & Pembawaan Topik

Berilah salam pembukaan kepada audiens dan memperkenalkan diri dahulu, diikuti dengan pembawaan topik dengan profil diri yang berkenaan dengan latar belakang singkat produk dan pemberian contoh.

 

2. Latar Belakang Produk

Setelah memberi penjelasan singkat akan latar belakang produk, barulah akan diulas latar belakangnya secara keseluruhan mengenai produk tersebut untuk lebih lengkap.

 

3. Keunggulan Produk

Tunjukkanlah keunggulan produk! Fitur-fitur apa saja dari produk yang tak dimiliki oleh produk lain agar audiens tertarik, baru menyebutkan hal yang umum. Jika bisa, berilah fakta tentang grafik penjualan ataupun pendapat masyarakat yang dapat mendukung kekuatan produk! Grafik dan data lainnya sebaiknya disediakan terlebih dahulu sebelum presentasi dengan melakukan survey, angket, penelitian, dsb.

 

4. Kelemahan Produk

Tidak ada yang sempurna, itulah ucapan yang paling bijak. Suatu produk pasti juga memiliki kelemahan produk bagaimanapun bagusnya produk itu. Paparkanlah kelemahan ini pada presentasi agar tidak adanya kritik yang buruk tentang produk seusai presentasi. Kelemahan yang ada juga harus akurat dan berdasarkan survey, angket, penelitian, dsb.

 

5. Sesi Tanya-Jawab

Luangkanlah beberapa tenggat waktu yang tersisa dari presentasi untuk melakukan sesi tanya-jawab dengan audiens. Bila presentasi direncanakan 10 menit, maka luangkanlah waktu sekitar 3 menit untuk melakukan sesi tanya-jawab. Berikut adalah tips untuk menangani sesi tanya-jawab :

Ulangi pertanyaan audience agar yang lain tahu apa yang ditanyakan.

Berikan jawaban untuk si penanya dan audience

Tunggu penanya selesai sebelum menjawabnya. Atau potonglah pertanyaan tersebut secara taktis.

Apabila ada pertanyaannya selama presentasi mengenai ketidak jelasan/kerancuan jawablah segera.

Tundalah pertanyaan yang terlalu spesifik pada akhir presentasi atau tawarkan “offline”

Hindari pertanyaan yang mengarah ke diskusi panjang dengan seseorang (Berikan batasan waktu dalam menjawab pertanyaan)

 

Untuk tipe jenis presentasi lainnya seperti presentasi persuasi, dibutuhkan lebih banyak data yang akurat. Data yang akurat dapat kita akses melalui internet maupun dari hasil penelitian perusahaan sendiri. Grafik data penjualan produk yang baik pun dapat menjadi bahan yang baik untuk presentasi. Survey juga dapat dilakukan itu dapat berupa dengan pemberian sampel produk gratis seperti shampoo, makanan, dll yang nantinya akan diambil suara atas sampel tersebut disukai / tidaknya.

 

Untuk presentasi persuasi dapat kita lakukan dengan menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan topik kepada masyarakat, dengan catatan bahwa yang ditanyai adalah orang yang pernah terlibat langsung dengan suatu kasus (seperti kasus narkoba).

 

Cara pengumpulan data lainnya juga dapat kita lakukan melalui angket di sekolah-sekolah sebagai referensi. Pengambilan angket ini biasanya digunakan untuk melakukan presentasi bertipe informasi, yang biasanya dilakukan oleh siswa-siswi. Dalam angket, disediakan beberapa pertanyaan yang sesuai dengan topik presentasi. Misalnya presentasi tentang musik tentunya tak akan melewatkan pertanyaan “jenis musik kesukaan” dalam angket.

 

Selain pengumpulan data melalaui cara-cara diatas, kita juga dapat menyisipkan video aktual yang sesuai dengan topik. Misalnya untuk presentasi penyuluhan narkoba, dapat disisipkan video penangkapan para pengedar dan hukuman-hukumannya, pada presentasi produk dapat diperlihatkan video orang yang memakainya dengan nyaman, dll.

 

 

4.7 Penguasaan Aspek Teknis

Selain menguasai aspek pembuatan sebuah dokumen presentasi melalui aplikasi tertentu, akan lebih ideal jika Anda juga memahami berbagai hal berkaitan dengan aspek teknis seputar penyajian presentasi. Beberapa di antaranya adalah tentang perangkat-perangkat yang diperlukan dalam menyajikan sebuah presentasi, perangkat pendukung yang dapat Anda pilih, serta teknik-teknik penggunaannya. Beberapa hal yang sebaiknya Anda pahami atara lain:

 

Pemilihan Perangkat Komputer

Peran komputer penyaji sangat dominant bagi kelancaran sebuah sesi presentasi. Pertimbangan pemilihan perangkat komputer, antara lain mengenai spesifikasi teknis komputer, jenis atau tipe komputer, kelengkapan perangkat teknologi yang terpasang, serta sistem operasi dan aplikasi penunjang yang ada di dalamnya.

 

Pemilihan Media Simpan

Media simpan tidak hanya terbatas pada harddisk yang ada di dalam PC Anda. Pertimbangkan segi portabilitas, flesibilitas, dan mobilitas media simpan bagi dokumen presentasi anda.

 

 

 

Pertimbangkan pemakaian keping optical disk, USB Flash Memory, atau bahkan server jaringan atau hosting internet.

 

Pemilihan Perangkat Display

Perangkat display presentasi tidak hanya terbatas pada OHP. Pertimbangkan penggunaan LCD Projector, DLP Projector, atau Dual / Multi Monitor untuk berpresentasi.

 

 

 

Tentukan juga jenis screen yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Pemilihan Perangkat Pendukung

Sound system yang memadai adalah syarat mutlak bagi penyajian presentasi. Tentukan jenis perangkat sound system yang fleksibel namun berkemampuan optimal. Pertimbangkan juga pemakaian laser pointer untuk mendampingi sesi presentasi Anda.

 

 

 

Sediakan camera pada ruang presentasi untuk keperluan dokumentasi Anda, terlebih jika Anda ingin mendistribusikan kembali moment-moment presentasi yang cukup penting untuk kolega Anda.

 

 

4.8 Penyerahan Materi Presentasi

Sebelum menyerahkan materi presentasi, lakukanlah:

-      Lakukan presentasi sendiri di hadapan kaca untuk memastikan waktu yang dipakai sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan.

-      Perhatikan apakah poin-poin pada presentasi terlalu banyak? Materinya terlalu banyak? (Sisakan waktu untuk sesi tanya-jawab).

-      Lakukan pemeriksaan ulang atas kesesuaian materi dengan topik yang akan dibawakan presentasi.

-      Jangan melupakan bila ada hal khusus yang harus dilampirkan dalam presentasi; misalnya harga produk.

-      Memastikan bahwa file presentasi dapat terbuka dengan baik dan benar jika menggunakan media komputer.

-      Simpanlah file dengan alat penyimpanan yang terjamin.

 

Jika semua sudah sesuai dengan aturan, konfirmasikanlah dengan orang-orang yang relevan dengan topik agar dapat dipertimbangkan lebih lanjut. Konfirmasikan juga pembawaan topik presentasi kepada presenter.

 

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN                          KOMPETENSI

 

5.1 Sumber Daya Manusia

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

 

  • Pembimbing

Pembimbing Anda merupakan orang yang dapat diandalkan karena beliau memiliki pengalaman. Peran Pembimbing adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2 Sumber-sumber Kepustakaan (Buku Informasi)

Pengertian sumber-sumber kepustakaan adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

 

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi:

1.   Buku referensi (text book)

2.   Lembar kerja

3.   Diagram-diagram, gambar

4.   Contoh tugas kerja

5.   Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi. Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternatif lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

Untuk referensi mengenai materi-materi yang dapat digunakan, Anda dapat melihat dari Daftar Pustaka yang terlampir dihalaman terakhir modul ini.

 

 

 

 

 

 

5.3 Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Menulis Bahan-Bahan Presentasi

 

  1. Kode Program Pelatihan    :    TIK.MM.02.024.01

 

NO UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT DAFTAR PERALATAN DAFTAR BAHAN KETERANGAN
1. Mengoperasikan Printer TIK.MM02.024.01 -   Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive dan Floppy Disk.

-   PC dengan sistem operasi Windows XP

-   Keyboard dan mouse

-   RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

-  Software Presentasi (Microsoft Power Point)

-   Internet

 

  -

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 

Testimoni

artikel lainnya Menulis Bahan-Bahan Presentasi TIK.MM02.024.01



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Thursday 15 October 2015 | blog

PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA PT. BANK RAKYAT INDONESIA ( PERSERO) Tbk DENGAN PEMERINTAH DAERAH TK. II SRAGEN…

Thursday 26 June 2014 | blog

Sebuah revolusi baru berkendara, Ilmu mewah tempat di mana seni dan teknologi berkumpul sukacita. Kegembiraan, Keingina,…

Friday 27 February 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR JARINGAN KOMPUTER DAN SISTEM ADMINISTRASI    …

Wednesday 3 June 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI         MENERAPKAN KETRAMPILAN…