Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Menjual Produk Dan Jasa TIK.MM01.011.01

Mar
18
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR MULTIMEDIA

 

 

 

 

MENJUAL PRODUK DAN JASA

TIK.MM01.011.01

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU PENILAIAN

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

 

DAFTAR ISI

 

 

 

 

DAFTAR ISI. 1

 

BAB I   2

KONSEP PENILAIAN. 2

1.1     Bagaimana Penilai Akan Menilai 2

1.2     Tipe Penilaian. 2

 

BAB II   7

PELAKSANAAN PENILAIAN. 7

2.1     KUNCI JAWABAN  TUGAS  TERTULIS. (  Seri.  A  ) 7

2.2      KUNCI  JAWABAN  TUGAS UNJUK KERJA. (  Seri.  A  ) 8

2.3      KUNCI  JAWABAN  TUGAS  SIKAP  KERJA. (  Seri .  A  ) 11

2.4     Daftar Cek Unjuk Kerja. 13

2.5     Check List Teori dan Praktek. 13

2.6     LEMBAR  HASIL  PENILAIAN. 15

 

LEMBAR PENILAIAN. 16

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

KONSEP PENILAIAN

 

 

 

1.1        Bagaimana Penilai Akan Menilai

 

Dalam sitem pelatihan berbasis kompetensi kerja, penilai akan mengumpulkan bukti dan membuat pertimbangan mengenai pengetahuan anda, unjuk kerja aktivitas  tugas-tugas / keterampilan anda dan sikap kerja anda terhadap pekerjaan. Anda akan dinilai untuk menentukan, apakahg anda telah mencapai kompetensi sesuai standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Pada pelatihan berbasiskan kompetensi kerja , pendekatan yang banyak digunakan untuk penilaian adalah ” Penilaian berdasarkan kriteria / Criterion – Referenced Asessment ” .  Pendekatan ini mengukur unjuk kerja anda terhadap sejumlah standar. Standar yang digunakan dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Penilaian formatif :

Penilaian dapat dilaksanakan dengan tujuan sebagai bantuan dan dukungan belajar / berlatih anda. Tipe penilaian ini adalah formatif dan merupakan proses yang sedang berjalan.

 

Penilaian Sumatif.

Penilaian juga  dapat dilaksanakan untuk menentukan apakah anda telah mencapai hasil dari program belajar dan berlatih ( contohnya pencapaian kompetensi dalam unit komptensi ). Tipe penilaian ini adalah sumatif dan merupakan penilaian akhir.

 

 

1.2        Tipe Penilaian

 

1.2.1           Tes  Tertulis ( Knowledge )

 

Dalam tes tertulis, akan menilai pengetahuan anda dan pemahaman konsep serta prisip yang merupakan dasar  unjuk kerja dalam melakukan  tugas pekerjaan anda yang dijelaskan dalam  pengetahuan (knowledge) pada kriteria unjuk kerja.

Tes tertulis biasanya berupa seri-seri pertanyaan pilihan ganda dan/ atau beberapa bentuk tes obyektif lainnya, yaitu dimana setiap pertanyaan tertulis memiliki satu jawaban yang benar.

Penilaian tes obyektif tertulis pada  umumnya   mempunyai   kisi-kisi   dengan 3 (tiga) tingkatan  kesulitan,  yaitu :

 

1). Soal Mudah.

Adalah  menghafal tanpa mengerti apa maksudnya, menyebutkan bagian-bagian   suatu   alat,    benda,     nama mesin,   memberi nama,   memberi nomor, menjodohkan informasi faktual dengan kejadian.

 

2). Soal  Sedang

Adalah  mampu mengenal dan mengerti fungsi  sesuatu / poses   sesuatu, membandingkan,   memberikan,   membedakan,   menemukan   keuntungan   dan kerugian serta memberi fisualisasi fungsi / proses.

 

3). Soal  Sulit :

Adalah  merupakan  problem solving,   menganalisis   kesalahan   dan  kerusakan, mencari pemecahan,   meramalkan   kondisi   yang   tidak menguntungkan, mencari penyebab,   menggunakan   pertimbangan   dan    mengevaluasi. Rentangan  nilai tes tertulis, yaitu  0  -  1,   artinya  nilai setiap  soal tertulis yang   dinyatakan   benar   (kompeten)   mempunyai   nilai   1  (satu),   dan   yang dinyatakan    salah  (belum kompeten)  mempunyai nilai 0 (nol).

 

 

1.2.2           Tes  Unjuk  Kerja  (praktek keterampilan / keahlian).

 

Dalam tes unjuk kerja , akan menilai kompetensi anda dalam menampilkan tugas pekerjaan  dari elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam keterampilan  (skill) pada kriteria unjuk kerja. Oleh sebab itu, anda akan menerapkan pengetahuan dan pemahaman anda terhadap  unjuk kerja  anda.

 

Penilaian biasanya menggunakan daftar cek analisis elemen kompetensi sebagai pedoman untuk menentukan kompetensi anda, dan akan memberikan umpan balik mengenai unjuk kerja dan jika perlu, merencanakan pelatihan lanjutan jika anda dinyatak kompeten, dan merencanakan pelatihan ulang jika anda belum dinyatakan kompeten pada kesempatan pertama ini.

 

Daftar Cek Unjuk Kerja, berisi :

1). Masing-masing elemen kompetensi dengan  sebaran  kriteria  unjuk  kerja harus kompeten.

2). Setiap tugas yang sedang dilaksanakan, penilai  akan mengisi daftar cek analisis elemen kompetensi yang telah disiapkan untuk menentukan kompetensi kerja anda dan umpan balik unjuk kerja anda. untuk setiap soal / perintah untuk melakukan unjuk kerja  dinyatakan benar mempunyai

3). Untuk memberi cacatan bagi diri anda dan penilai  anda.

4). Ketika tugas dari setiap indikator kerja tidak dilaksanakan sesuai standar kriteria keterampilan / kehlian secara  benar, maka  rencana pelatihan kerja ulang  akan dibicarakan antara anda dengan penilai.

 

Untuk setiap  soal / perintah   untuk melakukan unjuk kerja   mempunyai rentang nilai 0 (nol)  -  1 (satu). Bila anda melaukan untuk kerja  dinyatakan   benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan bila dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

 

1.2.3. Tes Sikap  Kerja  ( Attitude ).

 

Dalam   tes   sikap kerja ,   akan   menilai   kompetensi   anda   dalam menampilkan sikap kerja dari   elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam sikap (attitude)  pada kriteria unjuk kerja. Penilaian sikap kerja dapat dlakukan dalam waktu relatif pendek (efektif) berdasarkan atas instruksi sikap  kerja yang harus anda lakukan dalam waktu yang telah ditentukan.

 

Sikap kerja merupakan unsur kompetensi kerja yang agak sulit menilainya,   namun demikian perlu  dimulai  dari sekarang,   karena kita harus mengacu    pada   Standar Kompetensi  Kerja  Nasional  Indonesia (SKKNI)   yang telah ditetapkan,  yaitu kemampuan seseorang yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan atau keahlian dan sikap kerja sesuai pelaksanaan tugas dan syarat jabatan.

 

Penilaian sikap kerja, dilakukan selain melalui pemahaman sikap kerja secara tertulis , kemampuan aspek sikap ditujukan untuk meningkatkan kinerja seseorang (anda) dimasa mendatang dalam arti yang sebenarnya, dan tidak dianggap lagi sudah menyatu dengan keterampilan /  keahlian.

 

Anda terampil atau memiliki keahlian yang bagus,  tetapi sikap  kerja anda tidak kompeten, ini ada sesuatu  yang salah pada diri anda, termasuk penilai anda juga punya andil atas kesalahan penilaian kompetensi terhadap diri anda.

 

Penilaian sikap kerja.

 

Dilakukan untuk kurun waktu yang tidak terlalu panjang terhadap kriteria attitude / sikap perilaku yang mudah diamati seperti pada waktu mengerjakan pekerjaan yang dilakukan sesuai tugas atau perintah sikap dari kriteria unjuk kerja pada elemen kompetensi,  adalah  sebagai  berikut :

 

 

 

 

 

 

1). Pengamatan sikap kerja.

 

a.   Untuk Jaminan Keselamatan  ( Saffety Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Keselamatan. Benar Salah Keterangan

1.

Penggunaan pakaian kerja.      

2.

Kerapihan dan kebersihan tempat kerja      

3.

Penataan alat-alat kerja.      

4.

Penataan bahan-bahan kerja.      

5.

Tertib sesuai aturan / prosedur/ standar.      

6.

Ketepatan waktu kerja.      

7.

Sopan, ramah, lembut dan saabar.      

8.

Teliti, cermat, hati-hati.      

9.

Obyektif, akurat.      

10.

Bakat, minat dan temperamen kerka.      

 

b.  Untuk Jaminan Kualitas.  ( Quality Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Kualitas. Benar Salah Keterangan

1.

Penerimaan / kesadaran/ kemauan..      

2.

Partisipasi/ kepatuhan, ikut secara aktif.      

3.

Penilaian / penentuan sikap.      

4.

Organisasi / bertanggung jawab.      

5.

Pembentukan pola /disiplin pribadi.      

 

Rentang nilai sikap dengan pengamatan langsung untuk memenuhi jaminan keamanan ( saffety insurance ) dan jaminan kualitas ( quality insurance ), yaitu :  0 (nol) – 1 (satu). Pada setiap soal sikap kerja yang dinyatakan benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan yang dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

2). Wawancara dan /atau Tes  Tertulis Sikap Kerja.

 

Wawancara dan / atau Tes tertulis tentang pemahaman atau pengetahuan  materi sikap kerja untuk jaminan keselamatan dan jaminan kualitas (Saffety and Quality Insurance) dalam aktivitas tugas pekerjaan / perintah elemen kompetensi sesuai kriteria unjuk kerja setiap unit kompetensi, agar kinerja seseorang (anda) meningkat  lebih baik lagi.

 

Wawancara atau tes tertulis dapat  dalam satu  atau beberapa bentuk tes obyektif materi sikap kerja, mempunyai rentang nilai 0 (nol) – 1 (satu).

 

Setiap   soal   pertanyaan   yang   dinyatakan  benar   (kompeten)   mempunyai nilai  1 (satu)   dan   yang   dinyatakan   salah   (belum kompeten)     mempunyai nilai  0 (nol).

 

 

Hasil nilai sikap kerja dapat  diperoleh dengan kombinasi pengamatan sikap kerja berdasarkan atas instruksi sikap kerja   dengan tes tertulis, yaitu :

 

  • Nilai akhir sikap kerja  =  Nilai pengamatan benar  + Nilai  tertulis benar

2.

1  +   1

=     ———–      =     1  (satu) /   atau kompeten.

2.

  • Atau nilai akhir sikap kerja tertulis  benar = 1 (satu) / atau kompeten

 

  • Atau nilai akhir hasil pengamatan sikap kerja  benar  = 1 (satu) / atau kompeten

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB II

PELAKSANAAN PENILAIAN

 

 

2.1        KUNCI JAWABAN  TUGAS  TERTULIS. (  Seri.  A  )

 

Soal

Nomor

Kunci  Jawaban  Tugas  tertulis.

Keterangan  Nilai

a

b

c

d

Benar

Salah

1.

X

   

2.

X

   

3.

X

   

4.

X

   

5.

X

   

6.

X

   

7.

X

   

8.

X

   

9.

X

   

10.

X

   

11.

X

   

12.

X

   

13.

X

   

14.

X

   

15.

X

   

16.

X

   

17.

X

   

18.

X

   

19.

X

   

20.

X

   

21

X

   

22

X

   

23

X

   

24

X

   

25

X

   

 

 

 

 

2.2     KUNCI  JAWABAN  TUGAS UNJUK KERJA. (  Seri.  A  )

 

1.  TUGAS 1 :  Buatlah pengembangan suatu produk yang akan dijual serta buatlah strategi untuk memasarkannya

 

     Waktu  :  10 menit.

 

2. Standar Kriteria :

    Terinci sesuai dengan yang disarankan di buku informasi

  

3. Instruksi Kerja     :

Membuat produk dan strategi

 

4.Jawaban Tugas 1   : 

 

Untuk mengembangkan produk yang akan dijual, maka harus lah mengetahui secara detail suatu produk tersebut. Kemudian melakukan beberapa strategi untuk mengembangkan produk tersebut. Selain itu untuk mengembangkan produk yang akan dijual juga ditunjang dengan peningkatan sumber daya manusia yang memadai. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, maka akan menghasilkan produk yang berkualitas juga.

 

Memilih strategi harga juga merupakan salah satu cara dalam menentukan strategi yang tepat untuk menjual produk atau servis. Strategi harga adalah menetapkan harga awal untuk sebuah produk dan dimaksudkan untuk memberikan arah untuk pergerakkan harga pada daur hidup produk. Ada tiga strategi dasar dalam penetapan harga, yaitu :

  1. Market skimming pricing

Adalah kebijakan penetapan harga dimana sebuah perusahaan mengenakan suatu harga pengenalan yang tinggi, sering kali disertai dengan promosi besar – besaran. Strategi ini sering digunakan untuk produk baru yang memiliki keunggulan yang unik. Biasanya strategi skimming akan mendorong para pesaing untuk memasuki pasar.

  1. Market penetration pricing

Adalah kebijakan penetapan harga dimana sebuah perusahaan membebankan harga yang relative rendah atas suatu produk pada awalnya sebagai cara untuk mencapai pasar masal atau pangsa yang luas di pasar yang besar. Karen peruntungan per unit sangat rendah maka volume penjualan harus tinggi dan memerlukan waktu yang lama dan pengembalian biaya pengembangan produk juga akan lambat pula. Maka penetapan harga penetrasi cenderung mencegah persaingan.

  1. Penetapan harga keadaan tetap

Adalah harga keadaan tetap, atau yang sesuai dengan persaingan. Artinya pembebanan harga identik dengan atau sangat mendekati dengan harga pesaing. Untuk perusahaan kecil harga yang sesuai dengan tingkat persaingan menjadi jalan yang ter aman untuk kelangsungan hidup produk jangka panjang.

 

Legalitas dan Etika strategi Harga

  • Praktek perdagangan yang tidak adil

Undang – undang praktek perdagangan yang tidak adil hanya mengatur para pedagang grosir dan eceran, penjualan di bawah biaya adalah bertentangan dengan hokum. Para grosir dan pedagang eceran biasanya harus menaikkan harga presentasi minimal pada kombinasi bi. Barang dagangan dan bi, transportasi, secara umum 6% pada tingkat eceran dan 2% pada tingkat grosir.

  • Diskriminasi harga, ada beberapa bentuk, yaitu :

Perusahaan melarang menjual atau lebih ke pembeli yang berbeda, dalam jangka waktu yang singkat. Penetapan harga citra, perusahaan menetapkan harga yang berbeda untuk produk yang sama berdasarkan perbedaan citra. Penetapan harga lokasi, lokasi dikenakan harga berbeda walaupun biaya penawaran untuk masing – masing lokasi sama.

 

Konsep strategi secara histori memang berasal dari bahasa militer, seperti yang diungkapkan oleh Von Neumon dan morgenstren dalam tulisannya “Theory Of Games” yang mengandung teori dan konsep strategi. Dari sinilah konsep tersebut kemudian di aplikasikan kedalam dunia bisnis dan dunia kehidupan lainnya seperti politik. Thomas Schelling mengembangkan study dengan judul “ The Strategy Of Conflict” yang mengungkapkan berbagai unsure strategy yang umum ditemui di dalam berbagai aspek kehidupan dalam situasi competitive. Unsur – unsur umum ini adalah prinsip – prinsip dalam bargaining, threats, mutual distrusts, dan balance antara kerjasama dan conflict. Dalam perkembangan selanjutnya terutama dalam era globalisasi strategy merupakan management instrument yang ampuh dan tidak dapat dihindari, tidak hanya untuk survival dan memenangkan persaingan tapi juga untuk tumbuh dan berkembang.

 

Aturan dalam strategi pemasaran :

  • Proses berpikir yang mendahului tindakan
  • Pengetahuan mengenal jumlah merupakan kunci penting
  • Strategi tindakan yang dilakukan dengan cepat akan mendominasi yang lambat
  • Kemenangan harus menunjukkan nilai dari tujuan
  • Menyerang hanya terdapat yang dapat diserang
  • Bertahan adalah bentuk terkuat dari persaingan
  • Superioritas dalam factor persaingan yang mendasar adalah segalanya.
  • Tidak terkalahkan adalah merupakan pertahanan yang sebenarnya
  • Strategi membutuhkan pengembangan kekuatan yang unik

 

 

 

 

 

1.  TUGAS 2:  Buatlah pendekatan terhadap pelanggan serta memahami pola beli pelanggan

 

     Waktu  : 15.  menit.

 

2. Standar Kriteria :

    Terinci sesuai dengan yang disarankan buku informasi

  

3. Instruksi Kerja     :

Buatlah pendekatan terhadap pelanggan serta    memahami pola beli pelanggan

 

4.Jawaban Tugas 2:

Untuk meningkatkan penjualan guna mendekatkan kepada pelanggan, maka di bawah ini terdapat beberapa tips yaitu :

1.       Perlihatkan kepada calon pelanggan Anda bahwa Anda begitu antusias terhadap produk dan bisnis Anda. Jika Anda Antusias, maka mereka pun akan antusias, karena antusias itu bersifat menular.

2.       Akhiri E-mail penjualan Anda dengan kata-kata close yang mantap. Seperti bonus tambahan, harga diskon, pengingat praktis, dan deadline order, dsb.

3.       Tenteramkan pelanggan Anda yang melakukan komplain. Berikan jaminan refund dari uang mereka, atau berikan mereka diskon, berikan mereka bonus, berikan mereka solusinya atas masalah tsb, dsb.

4.       Buat sedemikian rupa agar pelanggan Anda merasa tertarik terhadap bisnis Anda sehingga mereka akan menceritakan hal itu kepada rekan-rekan bisnis yang lain. Berikan mereka sesuatu yang gratis juga menarik sebagai bonus, atau sejenisnya.

5.       Tumbuhkan keyakinan ekstra pada prospek Anda sehingga mereka kelak akan membeli dari Anda. Gunakan referensi yang baik dari orang-orang yang telah menjadi pelanggan Anda, sehingga mereka bisa melihat siapa saja yang telah menjadi pelanggan Anda, berikan juga jaminan atau garansi kepada mereka, dan sebagainya.

6.       Buat pada situs web Anda opt-in list sehingga pengunjung situs Anda dapat mendaftarkan diri untuk mendapatkan e-books, software, kontes, atau sesuatu yang gratis yang dapat ditukar dengan alamat e-mail  mereka, karena secara psikologi mereka lebih suka mendapat sesuatu yang bagus gratis walaupun mereka sanggup membelinya.

7.       Jangan lupa prinsip aturan 80-20, artinya 80% dari isi situs Anda harus berisi informasi atau hal-hal yang disukai secara umum bagi para pengunjung sedangkan sisanya 20 % atau kurang berisi profil perusahaan Anda serta produk atau jasa yang Anda pasarkan.

8.       Upayakan apabila pelanggan Anda membeli sesuatu dari Anda, mereka mendapatkan sebagian atau sedikit dari apa yang mereka pesan hal itu bisa dalam bentuk sesuatu yang mereka bisa dapatkan secara online.

9.       Tulis sebuah artikel ke sebuah penerbit dari suatu newsletter online, Dan hendaklah hal itu dalam bentuk artikel yang bersifat informasi jangan bersifat iklan

10.     Perlihatkan kepada prospek Anda bahwa Anda adalah seorang yang pakar di bidangnya, karena hal tsb dapat meyakinkan mereka. Anda dapat menerbitkan sebuah artikel, menulis sebuah ebook, dan sejenisnya.

 

Biasanya pelanggan menggunakan pola beli suatu produk dengan cara datang langsung atau di antar, sealain itu pelanggan juga bisa menggunakan pola beli dengan memesan melalui internet. Karena kita ketahui bahwa internet juga merupakan aspek yang penting dalam hal pemasaran dan jual beli, memudahkan pelanggan untuk melihat suatu produk, serta memudahkan pelanggan untuk membeli suatu produk.

 

Pelanggan yang ingin melihat produknya secara lansung, biasanya menggunakan pembayaran dengan tunai atau kredit, sedangkan yang menggunakan jasa internet biasanya kebanyakan menggunakan kartu kredit.

 

 

2.3     KUNCI  JAWABAN  TUGAS  SIKAP  KERJA. (  Seri .  A  )

 

1. TUGAS 1  : Buatlah teknik bertanya kepada pelanggan dan melakukan teknik roblem solving

 

      Waktu  :  8  menit.

 

2. Standar Kriteria :

Sesuai dengan contoh pada buku informasi

 

3.  Instruksi Sikap Kerja :

Melakukan teknik bertanya kepada pelanggan dan melakukan problem solving

 

 

4. Jawaban Tugas 1

Teknik yang sangat efisien adalh teknik yang sudah dijelaskan diatas, yaitu wawancara atau bertanya. Karena dengan wawancara secara langsung dengan pelanggan, maka kita dapat mengetahui secara persis apa yang menjadi keinginan pelanggan tersebut. Jangan sampai ada kesalah pahaman antara pembuat produk dengan pelanggan. Karena jika ada kesalahan maka akan memakan waktu untuk memperbaiki produk tersebut, serta akan menghabiskan biaya lagi.

 

Dengan menggunakan teknik bertanya atau wawancara, maka pelanggan pun dapat mengetahui ide – ide yang disampaikan oleh pembuatan produk. Selain itu dapat menggambarkan rancangan produk yang akan dibuat, memprediksikan segala sesuatu mengenai produk yang akan dibuat. Baik dari segi fisik, keunggulan, dan kekurangan.

 

Tidak semua yang kita harapkan akan berjalan dengan baik, kita harus memikirkan sesuatu yang buruk mengenai produk atau jasa yang kita hasilkan. Para pelanggan akan melakukan komplain jika mereka tidak puas dengan produk atau jasa yang mereka terima, karena mereka telah memberikan kewajiban mereka, maka kita sebagai yang membuat produk atau jasa harus lah bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi dengan produk atau jasa tersebut.

 

Jika pelanggan melakukan kompain maka, cari lah jalan keluarnya. Berikan yang terbaik bagi pelanggan. Karena itu sudah sewajarnya mereka terima dari servis kita. Mencari solusi dan pemecahan masalah atas apa yang teah terjadi.

 

 

1. TUGAS 3.  : Buatlah pelanggan untuk mengambil keputusan untuk membeli produk

      Waktu  :  7  menit.

 

2. Standar Kriteria :

Sesuai dengan contoh pada buku informasi

 

3.  Instruksi Sikap Kerja :

Membuat pelanggan mengambil keputusan untuk    membeli produk

 

4. Jawaban Tugas 3  : 

Banyak hal yang dilakukan untuk mengambil hati pelanggan guna pelanggan mengambil keputusan untuk membeli produk yang kita jual. Dengan pendekatan secara kekeluargaan, berbicara dengan nada yang humor, anggap lah sebagai teman walaupun kita juga masih tau batas. Jangan sampai kelewat batas menganggap temannya. Yakinkan pelanggan atas produk yang kita hasilkan, selalu berikan manfaat yang terdapat pada produk tersebut. Jangan terlalu banyak menonjolkan kekurangan produk tersebut, sebisanya kurangi menjelaskan sesuatu yang tidak penting dan diperkirakan dapat membuat pelanggan bosan atau jenuh untuk mendengarkan kita berbicara.

 

Berbicara dengan nada tegas dan optimis juga sangat berpengaruh bagi pelanggan. Dengan begitu maka pelanggan pun bisa yakin akan produk yang kita hasilkan. Jika dibandingkan dengan produk dari pesaing, maka seharusnya kita memberikan keuntungan lebih bagin pelanggan, baik itu dengan hadiah maupun dengan diskon ( potongan harga ). Karena itu pun bisa berpengaruh membuat para pelanggan melirik ke produk yang kita hasilkan.

 

2.4        Daftar Cek Unjuk Kerja

 

 

TUGAS – TUGAS YANG DITAMPILKAN

KOMPETEN

BELUM

KOMPETEN

TANGGAL

1 Pelajari produk dan strategi      
2 Melakukan pendekatan kepada pelanggan dan pemahaman pola beli pelanggan      
3 Teknik bertanya kepada pelanggan dan problem solving      
4 Melmbuat pelanggan mengambil keputusan untuk membeli produk      

 

 

2.5        Check List Teori dan Praktek

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani

 

No.

Uraian   Materi  Check  List.

Penge-

tahuan

Keterampilan

Sikap

Kerja.

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

1.

2.

3.

4.

5.

 

1. Mengembangkan Pengetahuan Produk dan Strategi untuk Menjual
 1. Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?

2.

Apakah peserta pelatihan mampu mengembangkan produk dan membuat strategi yang bagus?

3.

Apakah peserta dapat melakukan pendekatan kepada pelanggan?

4.

Apakah peserta dapat melakukan pendekatan kepada pelanggan?

5.

Apakah peserta pelatihan mampu melakukan problem solving ?

2. Mengidentifikasi dan Mengadakan Pendekatan Kepada Pelanggan / Klien.

1.

 Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?

2.  

Apakah peserta pelatihan mampu mengembangkan produk dan membuat strategi yang bagus?.

3.

Apakah peserta dapat melakukan pendekatan kepada pelanggan?

4.

Apakah peserta dapat melakukan pendekatan kepada pelanggan?

5.

Apakah peserta pelatihan mampu melakukan problem solving ?  

3. Mengumpulkan Informasi Mengenai Permintaan Pelanggan / Klien

1.

Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?  

2.

Apakah peserta pelatihan mampu mengembangkan produk dan membuat strategi yang bagus?.  

3.

Apakah peserta pelatihan mampu mengembangkan produk dan membuat strategi yang bagus?.  

4.

Apakah peserta dapat melakukan pendekatan kepada pelanggan?  

5.

Apakah peserta pelatihan mampu melakukan problem solving ?  

4. Menjual Manfaat Produk / Jasa

1.

Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?  

2.

Apakah peserta pelatihan mampu mengembangkan produk dan membuat strategi yang bagus?.  

3.

Apakah peserta pelatihan mampu mengembangkan produk dan membuat strategi yang bagus?.  

4.

Apakah peserta dapat melakukan pendekatan kepada pelanggan?  

5.

Apakah peserta pelatihan mampu melakukan problem solving ?  

 

5. Menyepakati Penjualan

1.

Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?  

2.

Apakah peserta pelatihan mampu mengembangkan produk dan membuat strategi yang bagus?.  

3.

Apakah peserta dapat melakukan pendekatan kepada pelanggan?  

4.

Apakah peserta dapat melakukan pendekatan kepada pelanggan?  

5.

Apakah peserta pelatihan mampu melakukan problem solving ?  

Jakarta,  ……………2007

Peserta  pelatihan,                                          Penilai,

 

(………………………)                                    (…………………..)

 

2.6     LEMBAR  HASIL  PENILAIAN

 

- Unit Kompetensi           :  Menjual Produk Dan Jasa

 

- Kode Unit Kompetensi   :  TIK.MM01.011.01

 

- Nama Peserta Pelatihan :   ……………………………………………………

 

- Nama Pelatih                :   …………………………………………………….

 

 

- Kompetensi yang dicapai         :   Kompeten  :                   /  Belum Kompeten  :

 

-          Umpan Balik Untuk Peserta Pelatihan :

 

 

 

 

 

 

Tanda  tangan peserta   :

 

 

Peserta sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alas an-alasan pengambilan keputusan  dari penilai.

 

Tanda tangan Penilai :

 

 

Tanggal :

 

Saya sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasa n pengambilan keputusan tersebut.

 

Tanda tangan Peserta Pelatihan :

 

 

Tanggal :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR PENILAIAN

 

 

Tanggal : ……………………………….

 

Peserta pelatihan telah dinilai

 

 

KOMPETEN                                              BELUM KOMPETEN

 

 

 

Nama Peserta Pelatihan                              Nama Penilai

 

 

 

……………………………..                            ……………………………..

Tanda Tangan                                          Tanda Tangan

 

 

 

Komentar / Saran

 

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

Testimoni

artikel lainnya Menjual Produk Dan Jasa TIK.MM01.011.01



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Thursday 19 March 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI            …

Thursday 2 July 2015 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SUB BIDANG METODOLOGI PELATIHAN KERJA     MENILAI KEMAJUAN KOMPETENSI PESERTA…

Tuesday 12 June 2012 | blog

LATAR   BELAKANG       Setiap perusahan yang didirikan tentu memiliki maksud serta jenis kegiatan yang…

Tuesday 5 August 2014 | blog

Cara membuat search box itu sangat mudah, tinggal Copy Paste Scrip dibawah ini pada template anda…