Advertisement
loading...

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MENGUJI

KINERJA KOMPUTER

TIK.CS02.026.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

Daftar Isi ………………………………………………………………………………… ….     1

BAB I. 3

PENGANTAR. 3

1.1     Konsep Dasar Competency Based Training (CBT) 3

1.2     Penjelasan Modul 3

1.2.1.. Desain Modul 3

1.2.2.. Isi Modul 4

1.2.3.. Pelaksanaan Modul 4

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC) 5

1.4 Pengertian-Pengertian / Istilah. 5

 

BAB II. 7

STANDAR KOMPETENSI. 7

2.1 Peta Paket Pelatihan. 7

2.2 Pengertian Unit Standar Kompetensi 7

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari 7

2.3.1 Kode dan Judul Unit 7

2.3.2 Deskripsi Unit 8

2.3.3 Elemen Kompetensi 8

2.3.4 Batasan Variabel 9

2.3.5 Panduan Penilaian. 9

2.3.6 Kompetensi Kunci 10

 

BAB III. 11

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN. 11

3.1     Strategi Pelatihan. 11

3.2     Metode Pelatihan. 12

 

BAB IV. 13

MATERI UNIT KOMPETENSI. 13

4.1    Tujuan Instruksional Umum.. 13

4.2    Tujuan Instruksional Khusus 13

4.3    Mempersiapkan Komputer 13

4.3.1 Daftar Pengujian Komputer Dipersiapkan Berdasarkan Parameter Kinerja Komputer dan Dijelaskan Keperluan Masing – Masing……….14

4.3.2 Komputer Yang Akan Diuji Dinyalakan dan Diidentifikasi Bekerja Baik. 15

4.4     Mempersiapkan Software Bantu Atau Tools Untuk Pengujian. 17

4.4.1 Berbagai Software Bantu Diidentifikasi dan Dijelaskan Parameter Apa Saja Yang Dapat Diujikan. 17

4.4.2 Digunakan Software Bantu Yang Sesuai Dengan Parameter Pengujian Yang Diinginkan  18

4.5     Melakukan Proses Pengujian. 19

4.5.1 Software Bantu Dioperasikan Untuk Melakukan Pengujian Kinerja. 19

4.5.2 Berbagai Software Bantu Digunakan Untuk Dibandingkan Hasilnya Antara Software Satu Dengan Lainnya. 30

4.6      Membuat Laporan Hasil Pengujian. 35

4.6.1 Hasil Pengujian Dicatat Berdasarkan Parameter Yang Diuji dan Software Yang Digunakan dan Dibandingkan Dengan Nilai Komputer Standard. 35

4.6.2 Dibuat Laporan Hasil Pengujian dan Didiskusikan Hasilnya Dengan Teknisi Lain  35

4.6.3 Dilakukan Langkah Perbaikan Atau Setting Optimasi Sistem Untuk Mendapatkan Kinerja Yang Lebih Baik. 36

 

 

 

 

BAB V. 39

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN                          KOMPETENSI  39

5.1    Sumber Daya Manusia. 39

5.2.   Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi ) 37

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan. 40

 

DAFTAR PUSTAKA. 39

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1        Konsep Dasar Competency Based Training (CBT)

 

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2     Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

1.2.1    Desain Modul

Modul ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual / mandiri:

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual / mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur / sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

 

 

 

1.2.2    Isi Modul

Modul ini terdiri dari 3 bagian, antara lain sebagai berikut:

 

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

1.2.3        Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.
  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

Jika anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena anda telah :

  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4 Pengertian-Pengertian / Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standarisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1 Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini bertujuan untuk mencapai satu unit kompetensi. Adapun kompetensi ini termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. TIK.CS02.026.01     Menguji Kinerja Komputer

 

2.2 Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari bagaimana cara melakukan invetarisasi software.

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun, diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan khusus bagi para technical support, walaupun tidak menutup kemungkinan bagi semua orang yang terlibat dalam penggunaan komputer.

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

2.3.1 Kode dan Judul Unit

Kode Unit       : TIK.CS02.026.01

Judul Unit      : Menguji Kinerja Komputer

2.3.2 Deskripsi Unit

Unit kompetensi ini berkaitan dengan menguji kinerja komputer dalam kondisi normal. Pengujiani mencakup: mempersiapkan komputer, mempersiapkan software bantu dan tools, melakukan proses pengujian dan membuat laporan hasil pengujian.

2.3.3 Elemen Kompetensi

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Mempersiapkan Komputer 1.1  Daftar pengujian komputer dipersiapkan berdasarkan parameter kinerja komputer dan dijelaskan keperluan masing-masing.

1.2  Komputer yang akan diuji dinyalakan dan diidentifikasi bekerja baik.

 

02     Mempersiapkan software bantu atau tools untuk pengujian 2.1  Berbagai software bantu diidentifikasi dan dijelaskan parameter apa saja yang dapat diujikan.

2.2  Digunakan software bantu yang sesuai dengan parameter pengujian yang diinginkan.

 

03     Melakukan proses pengujian 3.1 Software bantu dioperasikan untuk melakukan pengujian kinerja.

3.2  Berbagai software bantu digunakan untuk dibandingkan hasilnya antara software satu dengan lainnya.

 

04     Membuat laporan hasil pengujian 4.1  Hasil pengujian dicatat berdasarkan parameter yang diuji dan software yang digunakan dan dibandingkan dengan nilai komputer standard.

4.2  Dibuat laporan hasil pengujian dan didiskusikan hasilnya dengan teknisi lain.

4.2  Dilakukan langkah perbaikan atau setting optimasi sistem untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik.

 

   

Tabel 1 Element Kompetensi

 

 

2.3.4 Batasan Variabel

Batasan variabel dalam bahasan ini adalah:

1.  Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

2. Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

2.1      Perangkat komputer yang telah siap dioperasikan beserta Instruction Manualnya.

2.2    Paket instalasi Software Aplikasi yang akan diinstalasi.

2.3    Installation Manual software tersebut.

2.4    SOP yang berlaku di perusahaan.

2.5      Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan.

2.6      Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini.

 

 

2.3.5 Panduan Penilaian

  1. 1.           Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Penilaian harus mencakup pembuktian berdasarkan pengetahuan dasar dan ketrampilan dalam bidang-bidang berikut:

 

1.1     Pengetahuan dasar

1.1.1  Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan tertulis.

1.1.2  Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi informasi.

1.1.3  Pengamatan.

 

2.  Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya.

Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1     Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali untuk menentukan konsistensi kemampuan)

2.2 Studi kasus.

2.3      Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4      Menanyakan secara lesan/interview.

2.5      Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6      Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7   Bukti penilaian.

 

3.  Aspek penting penilaian

Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:

Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal

Pengetahuan yang dibutuhkan:

3.1   Pengoperasian Komputer.

3.2   Pengoperasian Sistem Operasi sesuai dengan Instruction Manual.

3.3   On-site training sesuai dengan software yang akan diinstalasi.

 

 

4.  Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1  Unit Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya:

4.1.1  TIK.CS02.014.01   Menguji Hasil Rakitan Secara Hardware.

 

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/ khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

 2.3.6 Kompetensi Kunci

     Kompetensi kunci dalam bahasan ini dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.

 

NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

2

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

2

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

2

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

2

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

2

7

Menggunakan teknologi

3

Tabel 2 Kompetensi Kunci

 

 

 

 

 


BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1        Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu Sistem Berbasis Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melakukan praktek sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

          Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

 

 

 

 

3.2        Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 


BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

4.1 Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa dapat menguji kinerja komputer yang telah dirakit atau dipasang.

 

4.2 Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat mempersiapkan komputer yang akan diuji kinerjanya.
  • Siswa dapat mempersiapkan software bantu atau tools untuk pengujian.
  • Siswa dapat melakukan proses pengujian.
  • Siswa dapat membandingkan hasil pengujian.
  • Siswa dapat membuat laporan hasil pengujian.

 

4.3 Mempersiapkan Komputer

 

Sebelum melakukan suatu pengujian terhadap kinerja komputer, maka perlu dilakukan analisis terhadap komponen – komponen pendukung agar proses pengujian dapat berjalan dengan normal dan baik pada perangkat komputer dan sesuai dengan parameter yang ada. Salah satu komponen pendukung tersebut adalah sofware pengujian yang sesuai agar pengujian dapat berjalan dengan lancar. Selain itu diperlukan juga buku panduan mengenai cara – cara melakukan pengujian yang sesuai agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

           

 

4.3.1 Daftar pengujian komputer dipersiapkan berdasarkan parameter kinerja komputer dan dijelaskan keperluan masing-masing.


       Langkah pertama yang akan Anda lakukan dalam menguji kinerja komputer adalah membuat daftar pengujian komputer yang berdasarkan parameter kinerja komputer dan menjelaskan keperluan dari masing – masing pengujian. Daftar pengujian ini bertujuan sebagai pedoman dalam langkah – langkah pengujian agar pengujian dapat memperoleh hasil yang optimal.

 

Yang perlu diuji dalam mengetahui kinerja komputer adalah :

 

  1. 1.    Prosessor

Prosessor atau biasa juga disebut CPU (Central Processing Unit ) adalah otak dari komputer Anda. Proseccor ini menangani analisis logika dan komputasi data, seperti halnya otak manusia jadi processor adalah sebagai tenaga pelaksana sebuah eksekusi perintah atau program. Meskipun bukan satu – satunya komponen yang menentukan kemampuan dari sebuah PC, tidak dipungkiri bahwa kemampuan sebuah processor akan menentukan kehandalan PC tersebut secara keseluruhan. Oleh karena itu Anda dapat menguji kinerja dari Processor yang Anda miliki agar dapat diketahui performanya.

 

  1. 2.    Motherboard

Setelah menguji processor maka langkah berikutnya adalah menguji motherboard yang digunakan. Motherboard atau sering juga disebut mainboard merupakan penghubung dari semua periferal yang dalam sebuah sistem komputer. Jadi motherboard ini memegang peranan penting dalam menentukan kestabilan dan performa sebuah PC. Untuk itulah Anda akan menguji kinerja dari motherboard untuk menentukan seberapa besar performanya.

 

  1. 3.    Graphic Card

Pengujian graphic card ini sangatlah sering dilakukan. Biasanya pengujian dilakukan untuk menentukan seberapa besar kekuatan/performa dari graphic card itu sendiri. Biasanya hal ini dibutuhkan untuk para maniak game atau grafis. Graphic card sendiri merupakan komponen pendukung komputer yang didesain untuk melakukan tugas – tugas khusus saat mentransfer data dari komputer ke jalur unit monitor atau dengan kata lain menerjemahkan output komputer ke monitor.

 

  1. Memori (RAM)

RAM (Random Access Memory) merupakan memori utama yang berfungsi sebagai media sementara sebelum sebuah data diproses oleh processor. Pengujian disini bertujuan untuk mengetahui performa dari kecepatan memori dalam mengakses data.

 

  1. 5.    Stability Test

Uji kestabilan dibutuhkan untuk mengetahui kestabilan dari sebuah sistem komputer. Biasanya ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui hasilnya apakah komputer Anda tersebut dapat berjalan dengan stabil atau tidak.

 

Semua pengujian tersebut haruslah dijalankan dengan baik agar Anda dapat mengetahui kinerja keseluruhan dari komputer Anda.

 

4.3.2  Komputer yang akan diuji dinyalakan dan diidentifikasi bekerja baik.

          Sebelum Anda melakukan pengujian, yang harus Anda lakukan adalah menyalakan komputer yang akan diuji dan mengidentifikasinya bekerja dengan baik. Caranya adalah :

 

  1. Pertama kita nyalakan komputer dengan SOP yang baik dengan benar. Kita harus dapat memastikan komputer dapat melakukan POST (Power On Self Test) dengan baik agar dapat diketahui bahwa komputer bekerja dengan baik tanpa ada masalah.

 

  1. Kemudian kita lihat apakah loading masuk ke Windows berjalan dengan cepat atau lambat. Jika berlangsung dengan cepat maka komputer kita terbebas dari masalah, tetapi apabila sebaliknya, yaitu berjalan dengan lambat, maka kita harus mencurigai ada yang tidak beres dengan kinerja komputer kita.

 

  1. Setelah masuk Windows, yang kita lakukan adalah mengidentifikasi semua sistem bekerja dengan baik. Kita dapat mengecek performance komputer kita di :

 

Start >> Control Panel >> System and Maitnenance >> Administrative Tool >> Realibity and Performance Monitor

 

 

(Gambar 4.1 Performance komputer)

Disini kita dapat mengecek Performance dari system di komputer kita.

 

 

                   

4.4  Mempersiapkan software bantu atau tools untuk pengujian

Dalam melakukan pengujian kinerja Anda membutuhkan berberapa software bantu atau tools untuk melakukan pengujian. Sofware – sofware ini akan memberikan penilaian yang akurat terhadap performa dari komponen – komponen komputer yang sedang diuji.

 

4.4.1 Berbagai software bantu diidentifikasi dan dijelaskan parameter apa saja yang dapat diujikan.

 

                           Software – software bantu yang akan digunakan dalam proses pengujian kinerja komputer ini adalah :

  1. CPU – Z = Ini adalah software paling populer untuk mendeteksi dan memonitor kecepatan dari berbagai processor juga menampilkan informasi dari processor yang terpasang pada komputer Anda lengkap beserta detilnya dan juga informasi dari memori komputer yang terpasang. CPU-Z juga dapat mengenali core stepping dan process, processor package, processor current core voltage, dan masih banyak lagi. Aplikasi ini dapat menginformasikan isi komputer dengan lengkap, seperti CPUID, MSR, PCI device list, SPD, DMI, dan cache latency calculation tool. Tool CPU-Z mengalkulasi latency sebenarnya dari setiap level cache memory. Yang harus Anda perhatikan adalah ukuran laporan kemungkinan bukan informasi sebenarnya karena CPU menggunakan ekslusif L2.

 

  1. PCMark = PC Mark adalah aplikasi dasar yang merupakan benchmark sintesis ini mengukur kemampuan kinerja sistem secara keseluruhan. PC Mark menyediakan hasil benchmark yang bagus untuk performa komputer yang bersifat umum. Tidak seperti 3d Mark yang hanya melakukan pengujian 3D Gaming, tetapi PC Mark juga menjalankan sekumpulan tes seperti encoding file, baca/tulis harddisk, dan grafis dasar.

 

  1. 3Dmark = 3Dmark merupakan aplikasi yang sangat populer dan akurat dalam pengujian kinerja graphic card. Hasil benchmark dari 3Dmark akan memberikan indikasi yang baik dalam memainkan game3D. Semakin tinggi nilai benchmark yang Anda dapat, berarti game yang Anda mainkan pun bisa lebih bagus.

 

  1. Memtest = Memtest sangat berguna untuk menguji kestabilan dari tiap keping memori yang Anda gunakan.

 

  1. Prime95 = Sebenarnya Prime95 adalah aplikasi matematika yang akan menguji processor dan RAM. Disarankan agar menjalankan program ini selama 6-24 jam, Jika komputer Anda tidak stabil, dalam beberapa menit saja komputer Anda akan crash.

 

  1. SiSoftware Sandra = Seperti namanya, SiSoftware (System Analyser, Diagnostic and Reporting Assistant ) berisi semua informasi hardware/software tentang komputer Anda. Software ini berisi beberapa modul yang dirancang untuk menguji beberapa komponen tertentu dalam sistem. Misalnya CPU, RAM, drive dan lain – lain.

 

Inilah daftar beberapa alat bantu atau tools yang dapat Anda gunakan dalam menguji kinerja dari sebuah sistem komputer.

           

4.4.2 Digunakan software bantu yang sesuai dengan parameter pengujian yang diinginkan.

 

                           Kemudian yang harus Anda lakukan adalah menggunakan software bantu yang sesuai dengan parameter pengujian yang diinginkan. Daftar pengujian yang diinginkan adalah :

 

  1. Processor = Dalam menguji kinerja dari processor dan mengetahui seberapa besar dari performanya Anda dapat menggunakan software/alat bantu CPU-Z dan Sisoftware Sandra. Didalam software bantu ini dapat diketahui seberapa besar performa keseluruhan dari processor yang dimiliki oleh komputer dan juga dapat diketahui perbandingannya dengan processor lainnya.

 

  1. Motherboard = Untuk mengetahui kinerja dari keseluruhan sistem Anda dapat menggunakan software PCMark. Software ini dapat menunjukkan nilai rating dari keseluruhan sistem. Makin tinggi nilai yang didapat oleh software bantu ini, maka makin tinggi pula kemampuan dari keseluruhan sistem komputer Anda.

 

  1. Graphic Card = Untuk menguji kinerja dari sebuah graphic card atau yang lazim kita sebut dengan video card maka software bantu yang paling cocok dan sesuai adalah 3Dmark. Software ini melakukan semua pengujian terhadap kinerja dari graphic card kita. Semakin tinggi nilai yang bisa diraih maka semakin bagus pula kemampuan dari graphic card kita, yang berarti semakin bagus dan nyaman kita dalam menjalankan 3D Gaming.

 

  1. Memori = Untuk menguji kinerja dari memori yang digunakan dalam komputer. Anda dapat menggunakan software bantu memtest dan CPU-Z. Software ini berfungsi menguji kestabilan dan kecepatan dari memori Anda sehingga dapat diketahui performanya. Maik kecil SPD dari memori berarti semakin cepat pula memori tersebut. Tetapi kecepatan akan berdampak kepada suhu dan kestabilan.
  2. Stability Test = Untuk pengujian ketabilan dari sebuah sistem komputer, Anda dapat menggunakan software Prime95. Anda harus menjalankan software ini selama minimal 6 jam untuk mengetahui apakah sistem yang yang Anda gunakan stabil atau tidak. Biasanya jika sistem yang Anda gunakan tidak stabil maka komputer akan crash dalam beberapa menit.

 

Setelah diketahui fungsi dari masing – masing software bantu maka Anda dapat segera melakukan pengujian berdasarkan parameter yang telah dibuat untuk mengetahui kinerja dari komputer Anda.

           

4.5 Melakukan proses pengujian

 4.5.1 Software bantu dioperasikan untuk melakukan pengujian kinerja.

                 Langkah berikutnya adalah mengoperasikan software bantu yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk melakukan pengujian kinerja. Software – software bantu tersebut akan memberikan data – data berupa angka yang bisa menunjukkan performa dari komputer Anda. Caranya adalah :

 

  1. CPU –Z = Software pertama yang akan Anda operasikan adalah CPU-Z yang bertugas untuk menguji kinerja dari processor Anda. CPU-Z yang akan digunakan disini adalah versi 1.41 yang merupakan versi terbaru dari software tersebut. Jika Anda belum memiliki software tersebut, Anda dapat mendownloadnya di http://www.cpuid.com/cpuz.php . Setelah mendownload Anda dapat dengan segera menjalankannya, tanpa harus diinstall terlebih dahulu. Langkah pengoperasiannya adalah :

 

  1. Pertama kali, Anda harus menjalankan software CPU-Z dengan mengklik

 

Start >> CPU-Z.exe

 

  1. Maka akan tampil interface awal dari CPU-Z yang menginformasikan tentang processor yang Anda miliki. Dimulai dari Namanya, Core Voltage, Spesifikasi, Core Speed, Besarnya L1 dan L2 dan masih banyak lagi.

 

 

(Gambar 4.2 Informasi CPU)

 

 

  1. Pada bagian berikutnya yaitu bagian cache memori, akan menginformasikan besarnya ukuran dari L1 dan L2 serta deskripsinya.

 

 

(Gambar 4.3 Informasi Cache Memori)

  1. Pada bagian mainboard akan menginformasikan mainboard yang digunakan, dimulai dari pembuatnya, model, serta versi yang digunakan.

 

 

(Gambar 4.4 Informasi Mainboard)

 

 

  1. Pada tab selanjutnya yaitu, tab memory akan ditampilkan type memoy, besarnya ukuran, serta timing dari memori itu sendiri. Disini Anda dapat mengetahui seberapa cepatkah memori yang Anda miliki.

 

 

(Gambar 4.5 Informasi Memory)

  1. Di tab selanjutnya, Anda akan menemukan settingan SPD dari memori, disini Anda akan menemukan detailnya dari timing memori Anda.

 

(Gambar 4.6 Informasi SPD)

 

 

  1. Kemudian anda dapat mengetahui latency dari memori Anda dengan menekan

 

Start >> latency.exe

 

Disini Anda dapat mengetahui latency dari memory yang Anda miliki.

 

 

(Gambar 4.7 Latency memory)

 

 

  1. PCMark = PCMark adalah utiliti benchmark bersifat umum yang dibuat oleh perusahaan yang sama seperti yang membuat 3Dmark. PC Mark menyediakan hasil benchmark yang bagus untuk performa komputer yang bersifat umum. PCMark yang akan digunakan saat ini adalah PCMark05, Jika Anda belum memilikinya, Anda dapat mendownloadnya di www.futuremark.com/download/pcmark05  , dan apabila sudah mendownloadnya maka Anda dapat dengan segera menginstall dan menjalankannya. Langkah pengoperasiannya adalah sebagai berikut :

 

  1. Jalankan dengan mengklik

 

Start >> AllPrograms >> Futuremark >>PCMark05

 

(Gambar 4.8 PCMark05)

  1. Kemudian pada bagian utama PCMark05,klik Run PCMark untuk menjalankan Proses pengujian kinerja dari komputer.

 

(Gambar 4.9 Jendela Utama PCMark)

(Gambar 4.10 Proses pengujian)

  1. Setelah proses pengujian berakhir, maka Anda dapat mengetahui hasilnya dan nilai yang Anda dapatkan dapat dibandingkan dengan komputer lain secara online.

(Gambar 4.11 Nilai Hasil pengujian)

 

3. 3Dmark = Software bantu berikutnya yang akan Anda gunakan adalah 3DMark. Disini akan digunakan software 3Dmark03. Hasil pengujian 3Dmark03 akan memberikan indikasi yang baik dalam memainkan game 3D, karena semakin tinggi nilainya, maka semakin tinggi pula spesifikasi game yang dapat Anda mainkan. Jika Anda belum memilikinya, Anda dapat mendownloadnya di www.futuremark.com/download/3dmark03. Setelah Anda mendownload file sebesar 178MB ini Anda dapat menginstallnya dan menjalankannya untuk menguji kinerja dari graphic card Anda. Langkah – langkahnya

 

  1. Jalankan dengan mengklik

 

Start >> AllPrograms >> Futuremark >> 3DMark03

 

(Gambar 4.12 3DMark03)

 

  1. Di Jendela Utama 3DMark 03, klik Run 3DMark untuk menjalankan proses pengujian kinerja terhadap graphic card.

 

(Gambar 4.13 Jendela Utama 3DMark03)

 

  1. Setelah menjalankan proses pengujian/benchmark selama beberapa menit maka kemudian didapatlah angka – angka yang menunjukkan kemampuan dari graphic card Anda. Sebaiknya jangan menekan apapun pada keyboard dan mouse agar hasil lebih optimal.

 

(Gambar 4.14 Score 3DMark03)

 

(Gambar 4.15 Detail Score)

 

 

(Gambar 4.16 Hasil Online)

 

4. MemTest = Software bantu berikutnya yang akan digunakan adalah Memtest. Memtest adalah software bantu yang bertujuan untuk menguji kinerja dari kestabilan memori Anda. Jika Anda belum memilikinya, Anda dapat mendownloadnya di http://www.hcidesign.com/memtest/. Setelah mendownload maka Anda dapat langsung menjalannya tanpa harus menginstall lagi. Langkah pengoperasiannya adalah :

 

  1. Jalankan software MemTest dengan mengklik

 

Start >> memtest.exe

 

(Gambar 4.17 MemTest)

 

Kemudian Anda dapat memasukkan jumlah RAM yang ingin Anda test, bisa juga menggunakan ‘All unused RAM’ yang berarti semua RAM yang tidak digunakan akan di test. Kemudian tekan Start Testing untuk menjalankannya.

 

(Gambar 4.18 Proses Test)

 

5. Prime95 = Software bantu yang bertujuan untuk menguji kestabilan sistem ini dapat Anda jalankan untuk mengetahui sistem yang dimiliki stabil atau tidak. Apabila Anda belum memilikinya, Anda dapat mendownloadnya di http://mersenne.org/gimps/p95v2414.exe, Filenya cukup kecil hanya sekitar 1,1 MB. Setelah itu cara menjalankan software pengujian ini adalah sebagai berikut :

 

  1. Jalankan software Prime95 dengan mengklik

 

Start >> AllPrograms >> Prime95

 

  1. Kemudian Pada tab options, pilih torture test untuk menjalankan uji stabilitas.

 

(Gambar 4.19 Prime95)

 

 

(Gambar 4.20 Proses Test)

 

Dan tunggulah sampai proses pengujian selesai dijalankan untuk melihat kestabilan dari sistem. Apabila sisitem tidak stabil, biasanya dalam beberapa menit saja sistem akan crash.

 

4.5.2  Berbagai software bantu digunakan untuk dibandingkan hasilnya antara software satu dengan lainnya.

 

                           Sekarang adalah saatnya menggunakan software bantu untuk dibandingkan hasilnya antara software satu dengan lainnya. Dalam hal ini

Anda dapat menggunakan software Sisoftware Sandra yang dapat digunakan sebagai perbandingan. Versi yang akan digunakan adalah Sisoftware Sandra XII, yang dapat anda download di www.sisoftware.co.uk. Langkah pengoperasian Sisoftware Sandra adalah sebagai berikut :

 

  1. Jalankan dan software SisoftSandra dengan mengklik

 

Start >> AllPrograms >> SiSoftware >> Sisoftware Sandra XII

 

  1. DiJendela Utama Anda dapat menglik Performance Index pada tab tools untuk mengetahui seberapa besar performa komputer Anda. Anda harus sabar menunggu beberapa saat untuk mengetahui hasil dari test tersebut.

 

(Gambar 4.21 Jendela Utama SiSoftware Sandra)

(Gambar 4.22 Proses test)

(Gambar 4.23 Hasil test)

 

  1. Anda dapat mencoba beberapa aplikasi benchmark yang telah disediakan di menu benchmark untuk menguji kinerja dari komputer Anda.

 

(Gambar 4.24 Jenis – Jenis benchmark)

 

Langkah selanjutnya adalah membandingkan hasil yang diperoleh oleh masing – masing software bantu agar dapat mengetahui kinerja dari komputer sesungguhnya.

 

  1. CPU – Z = Disini Anda mengetahui berapa kecepatan processor yang Anda komputer Anda gunakan, kecepatan memoy serta latency yang ada.

 

  1. PC-Mark = Score dari keseluruhan kinerja keseluruhan system adalah 3022. Hasil ini berarti kinerja dari keseluruhan sistem termasuk rendah.

 

  1. 3DMark = Score yang didapat untuk uji graphic card adalah 8419, yang berarti sudah masuk optimal kinerja yang dimilikinya.

 

  1. Memtest = Tidak ditemukan error pada memori sehingga bisa dianggap cukup baik.

 

  1. Prime95 = Dalam uji kestabilan ini tidak ditemukan crash pada komputer yang berarti komputer berjalan dengan stabil.

 

 

  1. Sisoftware Sandra = Disini kita dapat melihat perbandingan kinerja dengan sistem komputer lainnya. Setelah dilakukan test maka hasilnya adalah sistem bekerja dengan baik dan hasilnya sesuai dengan spesifikasi yang dimilikinya.

 

4.6 Membuat laporan hasil pengujian

 4.6.1 Hasil pengujian dicatat berdasarkan parameter yang diuji dan software yang digunakan dan dibandingkan dengan nilai komputer standard.

 

                           Setelah melakukan pengujian kinerja yang cukup lama, maka langkah selanjutnya adalah Anda harus mencatat hasil pengujian tersebut. Yang pertama kali dilakukan adalah hasil pengujian yang telah dilaksanakan dicatat berdasarkan parameter yang diuji dan software yang digunakan dan dibandingkan dengan nilai komputer standard.

 

Untuk spesifikasi komputer standard yang akan dibandingkan adalah :

  • Processor : Intel Pentium 4 2,4 GHz
  • Mainboard : Intel 865
  • Memori : 512 MB
  • VGA : nVidia FX5200
  • Harddisk : 80 GB

 

Hasil Pengujian tersebut adalah :

 

No

Pengujian

Software

Komputer Anda

Komputer Standard

1

Processor CPU-Z 3500+ 2,4GHz

2

Motherboard PC-Mark 3022 Sekitar 2000

3

Graphic Card 3DMark 8419 Sekitar 1500

4

Memori Memtest No Error No Error

5

Stability Test Prime95 Success Success

 

Dalam perbandingan diatas, komputer yang Anda test memiliki kinerja yang sangat memuaskan atau lebih baik terutama di graphic cardnya daripada komputer standard.

4.6.2 Dibuat laporan hasil pengujian dan didiskusikan hasilnya dengan teknisi lain.

 

            Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat laporan hasil pengujian dan mendiskusikan hasilnya dengan teknisi lain, Laporan hasil pengujian ini dibuat untuk mengetahui seberapa besar kinerja dari sistem yang ada. Laporan pengujian dari uji kinerja adalah :

 

No

Pengujian

Hasil

1

Processor Ok

2

Motherboard Ok

3

Graphic Card Ok

4

Memori No Error

5

Stability Test Success

Dari catatan hasil pengujian diatas, Anda dapat menyimpulkan bahwa sistem yang sedang Anda uji memiliki kinerja yang cukup baik sehingga sistem sudah sangat cocok dalam menjalankan keperluan sehari – hari Anda dalam pengoperasian komputer. Anda juga dapat mendiskusikan hasil dari uji ini kepada teknisi lain untuk diketahui perbandingannya, apakah hasil yang Anda dapatkan sudah cukup baik atau perlu peningkatkan performa lagi tentunya harus sesuai dengan kebutuhan.

 

4.6.3  Dilakukan langkah perbaikan atau setting optimasi sistem untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik.

 

                           Apabila Anda kurang puas dengan performa yang didapatkan, maka Anda dapat melakukan setting optimasi pada sisitem untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik lagi, tetapi optimasi sistem yang Anda lakukan harus sesuai dengan SOP yang berlaku agar komputer tetap dapat stabil waktu dijalankan. Salah satu bentuk optimasi pada Operating System, khususnya Windows adalah dengan menambahkan space virtual memory. Secara default, setting virtual memory pada Windows adalah sebesar 1,5 kali dari besar RAM yang digunakan. Virtual memory menggunakan space yang ada pada harddisk. Jadi sebelum melakukan setting virtual memory, pastikan Anda mempunyai space yang besar untuk partisi sistem Windows Anda.

 

Cara melakukan perubahan setting pada virtual memory adalah dengan cara :

 

Start >> Control Panel >> System and Maintenance >> System >> Advanced System Settings >> Klik settings pada bagian Performance >> Pada Tab Performance pilih Change >> Kemudian Anda masuk pada bagian setting virtual memory

 

 

(Gambar 4.25 Virtual Memory)

 

                           Ubah setting virtual memory pada drive yang digunakan untuk system, sebesar 2 – 3 kali besar memory Anda. Tekan SET untuk melakukan perubahan dilanjutkan dengan menekan tombol OK. Kemudian komputer akan melakukan restart untuk melakukan perubahan. Dan kemudian Anda dapat mengamati perubahannya.

 

Untuk Windows Vista, gunakan space minimal 10GB supaya sistem Anda tidak terlalu berpengaruh ketika Anda menginstall aplikasi – aplikasi yang banyak dan membutuhkan banyak ruang di harddisk.

 

Agar Windows memiliki ukuran file paging yang terbaik Anda dapat mengklik system managed size. Anda juga dapat menghapus file paging, yaitu dengan men-set initial size dan maximum size ke nol atau klik No Paging File. Namun Microsoft sangat menganjurkan Anda untuk tidak mematikan atau menghapus paging file.

 

                           Cara selanjutnya adalah dengan cara melakukan overclock pada processor, memori ataupun graphic card. Namun cara ini beresiko tinggi karena memiliki tingkat kegagalan yang cukup tinggi. Bila tidak dilaksanakan dengan hati – hati maka resiko kerusakan pada perangkat sistem akan semakin besar. Overclock dapat dilakukan melalui BIOS ataupun lewat software aplikasi. Disarankan hanyalah para ahli yang melakukan overclock agar sistem Anda aman.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK

PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1 Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia yang dimaksud dalam pencapaian kompetesi ini adalah orang yang terlibat dalam pencapaian kompetensi, yang terdiri dari pelatih, penilai dan teman-teman sekerja lainnya.

 

Pelatih

 

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk:

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

 

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

Teman kerja / sesama peserta pelatihan

 

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

5.2.    Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi )

 

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi:

  1. Buku referensi (text book)/ buku manual servis
  2. Lembar kerja
  3. Diagram-diagram, gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

5.3         Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Menguji Kinerja Komputer
  2. Kode Program Pelatihan    :    TIK.CS02.026.01

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Menguji Kinerja Komputer

TIK.CS02.026.01

- Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive.

- PC dengan sistem operasi Windows Vista.

- Keyboard, mouse, dan monitor.

- RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

- Installer Software Bantu.

- Installer software- software bantu.

- Buku informasi atau manual tentang cara pengujian kinerja komputer.

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 


DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Testimoni

Filed under : blog, tags: