Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Mengoperasikan Sistem Operasi Microsoft Windows TIK.OP02.003.01.A (MICROSOFT OFFICE)

Apr
05
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

 

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER

 

 

MENGOPERASIKAN SISTEM OPERASI MICROSOFT WINDOWS

TIK.OP02.003.01.A

(MICROSOFT OFFICE)

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

Daftar Isi ………………………………………………………………………………………. Hal

 

BAB I    PENGANTAR ……………………………………………………………………….. 4

 

1.1.           Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi ……………………………….. 4

1.2.           Penjelasan Modul…………………………………………………………………… 4

1.3.           Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)………………………………………….. 6

1.4.           Pengertian-pengertian Istilah……………………………………………………. 7

 

BAB II   STANDAR KOMPETENSI………………………………………………………….. 9

 

2.1.           Peta Paket Pelatihan ……………………………………………………………… 9

2.2.           Pengertian Unit Standar …………………………………………………………. 9

2.3.           Unit Kompetensi yang Dipelajari ……………………………………………….. 10

2.3.1.      Judul Unit          …………………………………………………………………… 10

2.3.2.      Kode Unit          …………………………………………………………………… 10

2.3.3.      Deskripsi Unit    …………………………………………………………………… 10

2.3.4.      Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja…………………………………. 11

2.3.5.      Batasan Variabel …………………………………………………………………… 12

2.3.6.      Panduan Penilaian …………………………………………………………………. 12

2.3.7.      Kompetensi Kunci …………………………………………………………………. 14

 

BAB III  STRATEGI DAN METODE PELATIHAN ………………………………………… 15

 

3.1.           Strategi Pelatihan …………………………………………………………………. 15

3.2.           Metode Pelatihan ………………………………………………………………….. 16

 

 

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI …………………………………………………….. 17

 

4.1       Tujuan Instruksional Umum………………………………………………………. 17

4.2       Tujuan Instruksional Khusus……………………………………………………… 17

4.3       Pengertian Sistem Operasi……………………………………………………….. 18

4.4       Mempersiapkan Sistem Operasi…………………………………………………. 19

4.5       Beberapa Istilah dan Perintah Dasar Pada Komputer……………………….. 19

4.6       Mengelola Jendela Aplikasi……………………………………………………….. 24

4.7       Mengelola File dan Folder………………………………………………………… 29

4.8       Mengenal dan Menggunakan Panel Kendalii…………………………………… 49

 

BAB V   SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI . 67

 

5.1.           Sumber Daya Manusia ……………………………………………………………. 67

5.2.           Sumber-sumber Perpustakaan ………………………………………………….. 68

5.3.           Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan …………………………………………….. 69

 

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………………. 70

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1.      Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2. Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

1.2.1.   Desain Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri:

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.2.   Isi Modul

Modul ini terdiri dari 3 bagian, antara lain sebagai berikut:

a.       Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

b.       Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.

  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

c.       Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.3.   Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3        Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4        Pengertian-pengertian Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1.      Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

2.1.1.     TIK.OP02.001.01         Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC stand alone).

2.1.2.     TIK.OP02.004.01         Mengoperasikan piranti lunak pengelola kata (word processor) – tingkat dasar.

2.1.3.     TIK.OP02.005.01         Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) – tingkat dasar.

2.1.4.     TIK.OP02.006.01         Mengoperasikan Penelusur Web (Web Browser).

2.1.5.     TIK.OP02.007.01         Mengoperasikan piranti lunak klien  e-mail (e-mail client).

2.1.6.     TIK.OP02.008.01         Mengidentifikasi komponen sistem komputer tingkat dasar (PC).

 

2.2.      Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk mengoprasikan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) untuk tingkat dasar.

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tiga sampai lima hari. Pelatihan ini dijutukan bagi semua user terutama yang tugasnya berkaitan dengan operasional.

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3.      Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

2.3.1 JUDUL UNIT                   :        Mengoperasikan Sistem Operasi

 

2.3.2 KODE UNIT           :        TIK.OP02.003.01

 

2.3.3 DESKRIPSI UNIT  :        Unit kompetensi ini berkaitan dengan pengoperasian  sistem operasi pada perangkat komputer dalam kondisi normal.  Pengoperasian mencakup mengenali perintah kepada sistem operasi, pengelolaan folder dan file, perintah administrasi sistem dan panel control.

2.3.4 ELEMEN KOMPETENSI DAN KRITERIA UNJUK KERJA

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

01      Mempersiapkan sistem operasi. 1.1    Sistem operasi telah diinstal dan dapat berjalan normal pada perangkat komputer.

 

1.2    Petunjuk penggunaan (user manual) sudah disiapkan dan dipelajari.

 

1.3    Perangkat komputer sudah dinyalakan sesuai dengan petunjuk penggunaan.

 

02      Mengenali perintah dan menu/ikon (icon) yang berasosiasi dengannya. 2.1    Perintah-perintah sederhana dikenali.

 

2.2    Obyek pengacu yang bersesuaian dengan perintah-perintah sistem dapat dikenali. Obyek pengacu tersebut misalnya : menu, ikon, kombinasi tombol dan sebagainya.

 

03      Mengelola jendela aplikasi 3.1    Berbagai metoda untuk membuka aplikasi dapat diketahui.

 

3.2    Fungsi-fungsi tombol-tombol minimize, maximize, restore, dan close, dapat dikenali dan digunakan untuk pengelolaan aplikasi yang sedang berjalan.

 

04      Mengelola folder dan file. 4.1    Folder / file dapat dibuat (create), nama ulang (rename), hapus (delete), salin dan tempel (copy & paste).

 

4.2    Informasi dan atribut tentang folder seperti: nama, ukuran, hak akses dapat ditampilkan.

 

4.3      Atribut suatu folder/file dapat diubah

 

4.4      Perpindahan dari suatu folder ke folder lain dapat dilakukan.

 

4.5      File / folder yang berada pada suatu folder dapat ditampilkan daftarnya dengan berbagai parameter.

 

05      Menggunakan panel kendali (control panel) 5.1    Aplikasi – aplikasi pada panel kendali (control panel) dapat digunakan, seperti pengaturan (setting) desktop (display properties).

 

 

2.3.5  BATASAN VARIABEL

1.       Unit ini berlaku untuk sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi bidang operator.

2.       Pengoperasian sistem operasi ini terbatas pada:

 

2.1     Kondisi kerja normal dengan perangkat PC standar.

2.2     Sistem operasi berbasis Graphic User Interface (GUI).

 

2.3.6 PANDUAN PENILAIAN

 

  1. 1.           Pengetahuan dan Keterampilan Penunang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang :

1.1     Pengenalan jenis-jenis sistem operasi.

1.2     Kemampuan bekerja dalam lingkungan desktop.

1.3     Kemampuan pengelolaan folder dan file.

2.       Konteks Penilaian

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji keterampilan baik secara langsung ataupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan penunjang dalam pengoperasian sistem operasi.

 

3.       Aspek Penting Penilaian

Aspek yang harus diperhatikan :

3.1     Pengetahuan tentang jenis-jenis sistem operasi.

3.2     Kemampuan untuk melakukan proses-proses sederhana dalam sistem operasi.

 

4.       Kaitan Dengan Unit-Unit Lain :

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1  TIK.OP02.001.01    Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC stand alone).

4.2         Unit ini juga mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan :

4.2.1                                                    TIK.OP02.004.01    Mengoperasikan piranti lunak pengelola kata (word processor) – tingkat dasar.

4.2.2                                                    TIK.OP02.005.01    Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) – tingkat dasar.

4.2.3                                                    TIK.OP02.006.01    Mengoperasikan Penelusur Web (Web Browser).

4.2.4                                                    TIK.OP02.007.01    Mengoperasikan piranti lunak klien  e-mail (e-mail client).

4.2.5                                                    TIK.OP02.008.01    Mengidentifikasi komponen sistem komputer tingkat dasar (PC).

 

2.3.7 KOMPETENSI KUNCI

 

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT
1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1
3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 1
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1
5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1
6 Memecahkan masalah 1
7 Menggunakan teknologi 2


BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2.          Metode Pelatihan      

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

MENGOPERASIKAN SISTEM OPERASI

 

4.1     Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu mengoperasikan sistem operasi pada PC secara sederhana.
  • Siswa mampu melakukan beberapa perintah dasar pada sistem operasi untuk mengelola file dan folder.

 

4.2     Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa mampu menjelaskan cara mempersiapkan sistem operasi.
  • Siswa mampu menjelaskan perintah-perintah sederhana.
  • Siswa mampu menjelaskan menu/ikon (icon) yang berkaitan dengan perintah sederhana.
  • Siswa mampu menjelaskan cara membuka aplikasi dengan berbagai metoda.
  • Siswa mampu mempergunakan fungsi-fungsi dari tombol-tombol umum yang ada.
  • Siswa mampu membuat folder dan file yang baru dengan memberikan nama.
  • Siswa mampu melakukan perubahan terhadap nama folder atau file, menghapus, serta salin dan tempel.
  • Siswa mampu menampilkan informasi / atribut tentang folder/file yang dibuat.
  • Siswa mampu mengubah atribut suatu folder/file.
  • Siswa mampu memindahkan file dari suatu folder ke folder lain.
  • Siswa mampu memindahkan letak penyimpanan suatu folder.
  • Siswa mampu menampilkan daftar folder/file yang berada pada suatu folder dengan berbagai parameter.
  • Siswa mampu menggunakan panel kendali.

4.3     Pengertian Sistem Operasi

Sistem operasi adalah suatu program yang berfungsi sebagai penerjemah proses rumit yang dikerjakan oleh komputer menjadi suatu tampilan yang dapat dimengerti dan dapat diproses lebih lanjut oleh pengguna komputer.  Pada komputer semua proses dikerjakan melalui penghitungan dengan menggunakan bahasa mesin, tugas sistem operasi adalah menerjemahkan data mentah yang dihasilkan ke dalam suatu tampilan yang dimengerti oleh pengguna, misalnya menjadi warna, gambar, tulisan, dan suara.

 

Tanpa sistem operasi, komputer hanyalah serangkaian peralatan elektronik yang tidak dapat digunakan.  Skema di bawah menjelaskan posisi sistem operasi pada komputer agar lebih mudah dipahami.

 

Skema posisi sistem operasi pada komputer

          Ada dua jenis sistem operasi, yaitu sistem operasi yang berbasiskan grafik atau GUI (Graphic User Interface) dan yang non-grafik.  Contoh sistem operasi grafik adalah windows, dan linux.  Contoh sistem operasi non-grafik adalah ms-dos dan unix.

 

Pada sistem operasi grafik, tampilan yang dilihat oleh pengguna lebih interaktif dan berupa gambar-gambar dengan sejumlah fungsi, sedangkan pada sistem operasi non-grafik pengguna hanya berinteraksi dengan mengetikkan perintah yang akan menghasilkan sejumlah informasi berupa kalimat-kalimat.  Sistem operasi non-grafik mulai ditinggalkan dan jarang digunakan untuk pengoperasian komputer sehari-hari.  Hal ini dikarenakan kemajuan teknologi yang membuat jenis data yang semakin beragam, seperti gambar, suara, dan lainnya, sehingga untuk kemudahan pengolahannya digunakan sistem operasi grafik.

 

Sistem operasi yang akan dibahas cara penggunaanya adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan saat ini, yaitu Windows Xp, yang dikeluarkan oleh Microsoft.  Beberapa cara pengoperasiannya dapat juga diterapkan pada sistem operasi lain berbasiskan Windows, misalnya Windows 2000, Windows ’98, dan lain sebagainya.

 

4.4     Mempersiapkan Sistem Operasi

Pertama-tama, yakinkan bahwa komputer sudah dinyalakan dan sistem operasi telah terpasang atau telah di-instal pada computer. Sistem operasi yang dianjurkan adalah Windows XP.  Siapkan semua perangkat yang dapat membantu dalam mengoperasikan sistem operasi pada komputer, seperti keyboard, mouse, CPU, serta monitor dalam posisi yang tepat. Setelah semuanya dalam kondisi siap dioperasikan, maka dapat dimulai pengoperasian sistem operasi sebagaimana dijelaskan berikut ini.

 

4.5     Beberapa Istilah dan Perintah Dasar Pada Komputer

Ada beberapa istilah dan perintah yang sering disebut dan digunakan dalam pengoperasian sistem operasi berbasiskan windows ini :

-       Welcome Screen

Pada saat pertama kali pengguna masuk ke Windows XP, akan muncul welcome screen atau layar pembuka.  Pada layar tersebut bisa jadi terdapat beberapa nama pengguna komputer yang memiliki akses ke komputer tersebut, atau hanya terdapat 1 nama pengguna.  Klik nama atau gambar yang berada di dekat nama tersebut untuk masuk ke sistem Windows XP.  Ada kalanya untuk alasan kerahasiaan dan keamanan, pengguna menggunakan password atau kata sandi yang harus dimasukkan terlebih dahulu dengan benar sebelum masuk ke dalam sistem.

Tampilan welcome screen yang membutuhkan kata sandi

-       Desktop

Istilah ini digunakan untuk layar monitor yang dipenuhi dengan ikon-ikon yang mewakili program komputer, bisa juga diartikan sebagai tampilan dasar komputer.

 

-       File (berkas)

Berkas atau arsip yang disimpan dalam suatu media, yang terdiri dari kumpulan karakter, dan didokumentasikan dalam bentuk data digital oleh komputer.  Format file ini bermacam-macam sesuai dengan jenis file yang disimpan.  Misalnya format JPEG dan BMP untuk file gambar, format MP3 untuk file audio, DOC untuk file berupa dokumen, dan masih banyak lagi.  Penulisan file dan formatnya dipisahkan oleh sebuah tanda titik (.), contoh penulisan file : Dokumenku.doc, dimana ’dokumenku’ adalah nama dari file tersebut.

 

-       Folder (direktori)

Dikenal juga dengan nama direktori, merupakan suatu obyek yang dapat berisi beberapa dokumen atau file.  Secara sederhana, folder atau direktori ini dapat disamakan dengan map yang digunakan untuk menyimpan beberapa dokumen.

 

-       Menu

Penuntun fasilitas yang tersedia, untuk mengarahkan pengguna dalam memilih proses yang akan dijalankan

 

-       Icon (ikon)

Lambang kecil yang berfungsi sebagai jalan pintas atau menu untuk menuju suatu fungsi atau program.

 

-       Start Menu

Merupakan menu-menu yang akan ditampilkan oleh program saat tombol start yang terletak di bagian kiri bawah desktop ditekan.

 

-       Task Bar

Batang yang memperlihatkan aplikasi yang sedang bekerja.  Letaknya bersebelahan dengan tombol start, yaitu di bagian bawah layar monitor.

 

-       Shortcut (jalan pintas)

Sebuah lintasan yang lebih pendek daripada lintasan normal/formal yang menuju pada aplikasi atau metode tertentu dengan tujuan menghemat waktu dari langkah pengoperasian yang biasa.  Biasnya ikon-ikon yang terdapat pada desktop merupakan shortcut untuk memanggil aplikasi tertentu.

 

-       Click & Right-click (klik dan klik kanan)

Merupakan operasi pada komputer dengan menekan tombol pada mouse satu kali.  Klik kiri sering disebut klik saja yaitu penekanan tombol mouse sebelah kiri, dan klik kanan untuk tombol sebelah kanan.

 

-       Double-click (Klik dua kali)

Klik tombol mouse sebelah kiri dua kali dengan cepat, biasanya digunakan untuk membuka suatu file.

 

-       Drag (menggeser)

Klik obyek yang akan digeser atau dipindahkan, sambil menahan tombol mouse sebelah kiri, geser obyek tersebut ke tempat yang diinginkan.  Tidak semua obyek bisa dipindahkan, contoh obyek yang dapat dipindahkan misalnya ikon pada desktop.

 

-       Pointer

Pointer adalah tampilan mouse pada layar komputer, berupa tanda panah.

 

-       Window (jendela aplikasi)

Aplikasi/program dalam windows memiliki bingkai atau jendela masing-masing.  Pengoperasian dalam suatu jendela aplikasi umumnya tidak berpengaruh pada aplikasi lain.  Jumlah jendela aplikasi yang dijalankan pada saat yang bersamaan bisa lebih dari satu.

 

-       Windows Explorer

Merupakan program untuk menampilkan dan melihat isi komputer atau folder.  Ada beberapa cara untuk menampilkan windows Explorer :

  • Melalui start menu
  1. klik start menu, tunggu sampai menu-menunya muncul
  2. Arahkan kursor mouse pada All programs
  3. Setelah menu-menunya muncul, arahkan kursor pada Accesorries
  4. Arahkan kursor ke Windows Explorer, klik satu kali.
  5. Windows Explorer akan ditampilkan.

Cara menampilkan windows explorer melalui start menu

  • Menggunakan tombol pada keyboard

Tekan tombol windows (ÿ) dan tombol E secara bersamaan pada keyboard untuk memunculkan windows explorer.

 

Perhatikan gambar berikut untuk mengetahui obyek-obyek dari istilah yang telah dibahas di atas :

 

Desktop komputer dan obyek-obyek yang ada pada desktop

4.6     Mengelola Jendela Aplikasi

Setiap aplikasi dijalankan dalam bentuk suatu jendela, dalam suatu saat yang bersamaan bisa lebih dari satu jendela yang dijalankan.  Oleh karena itu diperlukan pengetahuan mengenai cara mengelola jendela aplikasi, agar seberapa banyak pun jendela yang dijalankan, pengguna tidak akan merasa bingung. Beberapa operasi dasar untuk jendela aplikasi adalah sebagai berikut :

 

  1. Membuka jendela aplikasi
    1. Cari tempat aplikasi berada.

Setiap aplikasi mempunyai lokasi yang berbeda tergantung pada tempat aplikasi tersebut di-install dalam komputer. Untuk membuka suatu aplikasi kita perlu mengetahu letak aplikasi tersebut terlebih dahulu.  Terkadang suatu aplikasi telah dibuat shortcut-nya secara otomatis, bisa di desktop berupa ikon atau di start menu.

  1. Tampilkan aplikasi

Untuk menampilkan atau membuka suatu aplikasi, klik dua kali pada aplikasi atau shortcut-nya atau bisa juga dengan klik satu kali dan kemudian tekan tombol enter.

Contoh di bawah ini adalah beberapa cara untuk membuka aplikasi microsoft word, yang digunakan sebagai pengolah kata.

 

Langkah-langkah mengaktifkan aplikasi Microsoft Word melalui Start Menu

Menampilkan aplikasi melalui shortcut pada desktop

 

  1. Menyembunyikan (minimize) jendela aplikasi

Pada bagian atas kanan jendela aplikasi, terdapat tiga kotak kecil yang berisikan tanda _, o, dan X.  Untuk menyembunyikan jendela aplikasi yang sedang aktif, tekan kotak dengan tanda ‘ _ ’,

Cara menyembunyikan jendela aplikasi

  1. Menampilkan kembali (restore) jendela aplikasi

Jendela aplikasi yang disembunyikan dapat dilihat di taskbar yang berada pada bagian bawah layar.  Untuk menampilkannya kembali, klik sekali pada jendela aplikasi tersebut.

Memunculkan kembali jendela aplikasi yang telah disembunyikan

  1. Memaksimumkan (maximize) ukuran jendela aplikasi

Jendela aplikasi yang dibuka tidak selalu berukuran satu layar penuh, untuk membuatnya menjadi seukuran layar komputer agar lebih mudah bagi penglihatan, tekan tombol o pada kanan atas jendela aplikasi.  Tanda akan berubah menjadi gambar 2 kotak yang bertumpuk, klik tanda ini sekali lagi untuk mengembalikan ukuran jendela aplikasi seperti semula.

Tampilan jendela aplikasi sebelum dimaksimumkan ukurannya

Tampilan jendela aplikasi setelah dimaksimumkan ukurannya

  1. Menutup (close) jendela aplikasi

Setelah aplikasi selesai digunakan, klik tanda silang (X) di kanan atas jendela.

Cara menutup jendela aplikasi

 

  1. Menyembunyikan semua jendela aplikasi yang sedang aktif

Untuk menyembunyikan lebih dari satu jendela aplikasi yang sedang aktif dan memunculkan desktop pada layar monitor, gunakan tombol ÿ dan tombol M secara bersamaan.  Cara lain adalah dengan klik kanan pada taskbar kemudian klik Show the Desktop.  Untuk menampilkan kembali jendela aplikasi yang diinginkan, lihat cara ‘menampilkan kembali jendela aplikasi’ di atas.

 

4.7     Mengelola File dan Folder

Setelah menguasai pengoperasian jendela aplikasi, berikut ini akan dibahas mengenai pengoperasian file (berkas) dan folder (direktori).  Penggunaan komputer sebagai alat pengolah data tidak terlepas dari file (berkas) yaitu data itu sendiri dan folder (direktori) sebagai tempat penyimpanan berkas.

 

Sebagian besar operasi yang akan dibahas menggunakan windows explorer yang telah dijelaskan di atas.  Windows explorer terbagi menjadi bagian kanan dan kiri, bagian kiri berfungsi sebagai penunjuk direktori dan detail isi direktori tersebut dan pengelolaan untuk direktori tersebut dilakukan pada bagian kanan.

 

Penggunaan kata windows explorer pada penjelasan pengoperasian berikut adalah pengoperasian yang dilakukan pada bagian kanan windows explorer.

  1. Membuat folder dan file

Langkah-langkah untuk membuat folder pada windows explorer :

  1.      i.        Pilih lokasi yang akan dibuat folder baru di bagian kiri windows explorer.
  2.     ii.        Klik kanan pada bagian kosong di windows explorer dan arahkan kursor ke pilihan New
  3.    iii.        Akan muncul beberapa pilihan lain, klik folder.
  4.    iv.        Pada windows explorer, akan dibuat satu folder baru dengan nama ‘New Folder’, langsung ketikkan nama yang diinginkan untuk folder tersebut, kemudian tekan tombol Enter pada keyboard.

Membuat folder baru pada windows explorer

Setelah membuat folder, klik folder tersebut 2 kali untuk melihat isi folder yang baru dibuat.  Karena baru dibuat, folder tersebut masih kosong, dapat dilihat dari bagian kanan windows explorer yang tidak menampilkan apa-apa pada bagian tersebut.  Lakukan langkah-langkah berikut untuk membuat file di dalam folder tersebut, juga bisa digunakan untuk membuat file di lokasi lain.

  1. Lakukan langkah 1 & 2 pada bagian membuat folder, klik kanan pada bagian kosong di windows explorer dan arahkan kursor pada pilihan New
  2.  Terdapat beberapa pilihan disana selain Folder yang telah kita bahas di atas, pilihan ini tersedia tergantung pada aplikasi apa saja yang telah di-install di komputer.  Sebagai contoh, untuk membuat sebuah file berformat dokumen pilih aplikasi pengolah kata yang ada di sana, misalnya klik pilihan Microsoft Word Document.
  3. Ketik nama untuk dokumen yang baru dibuat di windows explorer.

 

Untuk mengganti klik kanan pada windows explorer, bisa juga kita gunakan menu yang ada pada windows explorer.  Klik menu File, kemudian pilih New, dan klik pilihan Folder untuk membuat folder, klik Microsoft Word Document seperti contoh di atas atau jenis aplikasi lain untuk membuat file sesuai dengan format yang telah dipilih.

Membuat folder melalui menu pada windows explorer

 

  1. Membuka folder dan file

Untuk membuka folder dan file, klik 2 kali pada windows explorer, folder akan menampilkan isi direktorinya dan file akan terbuka sesuai dengan aplikasi yang berasosiasi dengan format file tersebut.

 

  1. Mengganti nama folder atau file

Cara mengganti nama untuk folder/file :

  1.      i.        Klik kanan pada folder/file yang akan diganti namanya di windows explorer.
  2.     ii.        Klik pilihan Rename kemudian ganti nama folder/file tersebut dan tekan tombol Enter.

Cara lain adalah setelah langkah pertama, tekan tombol F2 pada keyboard untuk menggantikan fungsi rename.

Atau dengan menggunakan menu pada windows explorer, pilih menu File, kemudian Rename.

Mengganti nama folder/file dengan klik kanan

  1. 4.    Memindahkan lokasi folder atau file (cut & paste)

Setelah memilih file/folder yang akan dipindahkan pada windows explorer,   ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk memindahkan file/folder ini.

Cara pertama :

  1.      i.        Klik kanan file/folder tersebut, kemudian klik pilihan cut

Memilih file/folder yang akan dipindahkan

  1.     ii.        Pilih folder atau lokasi tujuan dimana file/folder tersebut akan dipindahkan, klik kanan dan klik pilihan paste untuk memindahkan file/folder tersebut.

Perintah ‘paste’ untuk memindahkan file/folder

Cara kedua :

  1. Setelah file/folder terpilih, pilih menu Edit di bagian atas kemudian klik Cut

Mengaktifkan perintah cut pada menu windows explorer

 

  1. Pilih folder atau lokasi tujuan dimana file/folder tersebut akan dipindahkan, di menu Edit, klik pilihan Paste.

Memindahkan folder/file pada folder tujuan

 

Cara ketiga :

  1. Pilih file/folder kemudian tekan tombol Ctrl dan tombol X bersamaan.  Kombinasi kedua tombol ini merupakan cara pintas untuk menggantikan fungsi cut.
  2. Pilih folder tujuan kemudian tekan tombol Ctrl dan tombol V untuk menggantikan fungsi paste.

Cara keempat :

  1. Klik file/folder yang akan dipindahkan pada bagian kanan windows explorer, tahan tombol mouse.  Sambil tetap mengklik file/folder tersebut, arahkan file/foder tersebut ke lokasi lain di bagian kiri windows explorer.
  2. Lepas tombol mouse, file/folder tersebut akan dipindahkan ke tempat yang ditunjuk oleh mouse.

Memindahkan file/folder dengan fungsi drag pada mouse

 

  1. Membuat salinan folder atau file di lokasi lain (copy & paste)

Berbeda dengan operasi cut di atas, file/folder yang disalin akan tetap berada pada lokasi awalnya, dan di lokasi tujuan juga terdapat file/folder yang sama dengan isi yang serupa.  Cara membuat salinan melalui windows explorer ini juga beragam.

 

Cara pertama :

  1. Klik kanan file/folder tersebut, kemudian klik pilihan copy

Membuat salinan file/folder

  1. Pilih folder atau lokasi tujuan dimana file/folder tersebut akan disalin, klik kanan dan klik pilihan paste untuk memindahkan file/folder tersebut. Langkah ini sama dengan langkah untuk memindahkan file/folder yang telah dibahas di atas.

 

Cara kedua :

  1. Setelah file/folder terpilih, pilih menu Edit di bagian atas kemudian klik Copy.
  2. Pilih folder atau lokasi tujuan dimana file/folder tersebut akan dipindahkan, di menu Edit, klik pilihan Paste.

 

Cara ketiga :

  1. Pilih file/folder kemudian tekan tombol Ctrl dan tombol X bersamaan.  Kombinasi kedua tombol ini merupakan cara pintas untuk menggantikan fungsi cut.
  2. Pilih folder tujuan kemudian tekan tombol Ctrl dan tombol V untuk menggantikan fungsi paste.

 

  1. Menghapus folder atau file

File/folder yang tidak digunakan lagi dapat dihapus agar dapat menghemat ukuran harddisk.  Langkah-langkah untuk menghapus suatu file/folder adalah sebagai  berikut :

  1. Pada windows explorer, klik kanan pada file/folder yang akan dihapus, kemudian klik pilihan Delete.  Bisa juga dengan menggunakan menu File kemudian Delete. Cara lain adalah dengan klik file/folder tersebut dan tekan tombol delete yang ada di keyboard.

Menghapus file/folder pada windows explorer

  1. Akan tampil pesan seperti berikut pada layar monitor :

Kotak dialog sebelum menghapus suatu file/folder

  1. Jika folder tersebut benar-benar ingin dihapus, klik tombol ’Yes’, jika ingin membatalkan perintah menghapus tersebut, klik tombol ’No’.

 

File/folder yang dihapus barusan tidak langsung hilang dari komputer, tetapi disimpan di recycle bin yang bertindak sebagai ‘tong sampah’ bagi komputer.  Isi recycle bin dapat dilihat di windows explorer. 

Untuk benar-benar menghapus file/folder ini, tampilkan isi recycle bin, kemudian pilih file yang akan dibuang, dan lakukan langkah-langkah di atas untuk menghapus file ini dari komputer.

 

  1. Menampilkan informasi atribut folder atau file

Sebuah file/folder memiliki berbagai informasi, misalnya berapa ukuran file/folder tersebut, dimana lokasi file/folder tersebut, apa jenis file tersebut, kapan file tersebut dibuat pertama kali, kapan terakhir diubah, dan juga atribut dari file/folder tersebut.

Untuk menampilkan atribut file/folder ini, klik kanan file/folder tersebut dan pilih pilihan Properties.  Bisa juga lewat menu File à Properties.

Cara menampilkan atribut suatu file/folder

Berikut adalah contoh informasi dan atribut suatu file pengolah kata dengan nama ‘dokumenku.doc’ :

Informasi yang terdapat dalam atribut suatu file

Properties atau informasi suatu file terbagi menjadi 4 bagian, yaitu :

-       General        : Informasi umum file tersebut, antara lain ukuran dan lokasi file tersebut.

-       Security        : Informasi yang berhubungan dengan tingkat keamanan file tersebut, misalnya kepada siapa saja file tersebut boleh diperlihatkan.

-       Custom         : merupakan informasi tambahan yang ditambahkan sendiri oleh pengguna komputer, misalnya nomor  dan  status dokumen.

-       Summary      : ringkasan dari dokumen, ini juga ditambahkan sendiri oleh pengguna komputer atau pemilik dokumen.

 

Informasi dan atribut yang akan dibahas di bagian adalah informasi di bagian general atau umum. Seperti contoh di atas, informasi yang dapat kita lihat adalah:

-       Tipe file (type of file)

-       Aplikasi untuk membuka file tersebut (opens with)

-       Lokasi (location)

-       Ukuran file (size)

-       Ukuran file pada tempat penyimpanan (size on disk)

-       Tanggal file tersebut dibuat (created)

-       Tanggal terakhir file tersebut dimodifikasi (modified)

-       Tanggal terakhir file tersebut diakses (accessed)

-       Atribut file tersebut (attributes)

Atribut adalah informasi sifat suatu file, apakah sifatnya cuma bisa dibaca saja (read only) atau file tersebut disembunyikan (hidden). Jika kotak di dekat tulisan read only diberi tanda, berarti file tersebut hanya dapat bisa dibaca saja.  File yang bersifat read only tidak dapat diubah-ubah atau diedit.  Sedangkan file yang bersifat hidden, tidak akan ditampilkan pada windows explorer.

 

  1. Mengubah informasi pada atribut folder atau file

Untuk mengubah informasi mengenai atribut suatu file/folder, tampilkan properties file/folder tersebut.  Kemudian beri tanda atau hilangkan tanda pada kotak dekat atribut yang akan diganti dengan mengklik kotak tersebut.  Misalnya file yang tadinya bersifat read only dapat diganti dengan menghilangkan tanda pada kotak dekat tulisan read only.  Dengan demikian file tersebut dapat diedit oleh semua pengguna komputer.

 

  1. Menampilkan daftar folder atau file dengan berbagai parameter

File-file yang ada di windows explorer dapat dilihat dengan berbagai format :

  •  Filmstrip      : file ditampilkan sedemikan rupa sehingga file gambar dalam folder tersebut akan langsung ditampilkan gambarnya, tampilan ini berlaku hanya untuk folder yang memiliki file gambar.

Tampilan windows explorer dengan format filmstrips

  • Thumbsnail   : tampilan file dalam bentuk ikon-ikon berukuran besar dan rapi, untuk file gambar akan langsung ditampilkan.

Tampilan windows explorer dengan format thumbsnails

  • Tiles   : file-file ditampilkan dalam bentuk ikon dan disertai informasi singkat mengenai file tersebut, file gambar tidak langsung ditampilkan.

Tampilan windows explorer dengan format tiles

  • Icons  :  file ditampilkan dalam bentuk ikon kecil, tanpa informasi tambahan hanya nama file.

Tampilan windows explorer dengan format icons

  • List     : tampilan file yang tersusun rapi dalam beberapa kolom daftar.

Tampilan windows explorer dengan format list

  • Detail : tampilan yang paling umum digunakan, file-file tersusun dengan rapi dalam satu kolom, dan berisi keterangan-keterangan mengenai file tersebut.

Tampilan windows explorer dengan format detail

 

Untuk mengubah format tampilan pada windows explorer, klik menu View, kemudian pilih format tampilan.

Memilih format tampilan melalui menu di windows explorer

Atau dengan klik tanda   yang berada di windows explorer.

Cara cepat mengubah format tampilan.

 

Pada windows explorer terdapat bebagai parameter yang berfungsi untuk menampilkan daftar folder/file sesuai dengan kebutuhan pengguna.  Parameter yang sering digunakan adalah :

  • Nama file (Name)
  • Ukuran file (size)
  • Tipe file (type)
  • Tanggal terakhir file dimodifikasi (date modified)

 

File-file atau folder-folder yang berada pada suatu lokasi yang sama dapat diurutkan berdasarkan parameter ini. Cukup dengan klik parameter yang diinginkan untuk mengurutkan file berdasarkan parameter tersebut.  Misalnya file akan diurutkan berdasarkan parameter nama, klik parameter Name yang berada di bagian atas daftar file, maka file akan tersusun secara otomatis berdasarkan abjad namanya, dari urutan a sampai z.  Klik sekali lagi di parameter tersebut untuk membalik urutan file dari z – a.  Hal ini juga berlaku pada parameter lain.  Cara ini dapat dilakukan apabila format tampilan file berjenis detail.

Mengurutkan file berdasarkan parameter nama

Membalik urutan file yang telah disusun dengan mengklik parameter yang sama sekali lagi

Untuk format tampilan lain, klik kanan pada bagian kosong windows explorer, kemudian Arrange Icons By, kemudian pilih parameter yang diinginkan.

Cara lain menyusun daftar file pada windows explorer

 

Selain parameter yang disebutkan di atas, ada juga beberapa parameter yang dapat digunakan, misalnya penulis file tersebut, tahun file tersebut dibuat, dan lain sebagainya.  Untuk menampilkan parameter tambahan ini, klik kanan pada tanda segitiga kecil di barisan parameter, kemudian klik pada parameter yang ingin ditampilkan.

Menampilkan parameter lain pada windows explorer

Dengan menggunakan parameter untuk menampilkan file, pencarian file akan lebih mudah dan lebih cepat.

 

10. Memilih beberapa file sekaligus untuk dikelola

Beberapa jenis operasi dapat dilakukan dalam satu kali untuk beberapa file sekaligus.  Misalnya operasi untuk memindahkan, menyalin, atau menghapus file.  Daripada menghapus file satu per satu, akan lebih cepat jika kumpulan file tersebut dihapus secara bersamaan.

Langkah yang diambil untuk melakukan operasi untuk kumpulan file ini tidak berbeda dengan cara yang biasa, namun pada saat pemilihan file di windows explorer ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk memilih file lebih dari satu.

  1. Gunakan tombol SHIFT untuk file yang berurutan di daftar.

Klik file yang berada pada urutan pertama dari daftar, kemudian tekan tombol shift, lalu klik file pada urutan terakhir.  Semua file yang berada di antara kedua file tersebut akan ikut terpilih.  Lakukan operasi yang diinginkan pada file-file tersebut.

  1. Tombol CONTROL untuk file yang tidak berurutan.

Klik file pertama yang akan dikelola, kemudian tekan tombol control dan klik file lain yang hendak dipilih.  Tombol control harus ditekan terus selama pemilihan file berlangsung.  Lakukan hal ini sampai semua file yang diinginkan telah terpilih.

  1. Penggunaan mouse sebagai ganti tombol shift

Klik bagian kosong di samping kanan file yang berada pada urutan pertama, kemudian sambil tetap menekan tombol kiri mouse, tarik kursor mouse ke arah file urutan terakhir.  Perhatikan selama proses ini berlangsung kita dapat melihat file apa saja yang telah terpilih oleh mouse.

 

4.8     Mengenal dan Menggunakan Panel Kendali

Panel kendali atau control panel adalah fitur yang disediakan oleh windows agar pengguna dapat memodifikasi kerja komputer sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka.  Beberapa hal yang dapat dimodifikasi melalui panel kendali antara lain tampilan layar monitor, koneksi internet, tampilan tanggal dan jam komputer.

 

Panel kendali ini dapat dipanggil melalui start menu atau dilihat melalui windows explorer.

 

  1. Melalui start menu

Klik tombol start atau tekan tombol ÿ pada keyboard, kemudian klik pilihan Control Panel.

Menampilkan Control Panel lewat Start Menu

  1. Melalui windows explorer

Pada bagian kiri windows explorer terdapat direktori Control Panel, klik direktori tersebut untuk menampilkan isi dari panel kendali.

Menampilkan Control Panel melalui windows explorer

          Pada panel kendali terdapat beberapa jenis aplikasi yang dapat digunakan.  Windows XP membagi aplikasi-aplikasi ini dikelompokkan ke dalam beberapa kategori sesuai dengan fungsinya :

11. Appearance and themes

Pengaturan tampilan layar monitor dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang ada dalam kategori ini.  Beberapa contoh pengaturan yang dapat dilakukan antara lain mengganti gambar (wallpaper) pada desktop, mengatur tampilan taskbar dan start menu, menampilkan screen saveri saat komputer tidak digunakan.

 

12. Network and internet connection

Sebelum sebuah komputer dapat terhubung ke internet atau ke komputer lainnya dalam suatu jaringan harus dilakukan pengaturan awal pada bagian ini terlebih dahulu.

 

13. Add or remove programs

Fitur ini membantu pengguna menambah atau menghapus program di komputer.

 

14. Sounds, speech, and audio devices

Fungsi pada kategori ini membantu pengguna untuk lebih memaksimalkan penggunaan perangkat suara yang terhubung ke komputer, seperti pengeras suara (microphone) dan speaker.

 

15. Performance and maintenance

Fitur ini merupakan fitur bagi pengguna tingkat lanjut yang telah benar-benar mengerti fungsi sistem operasi secara keseluruhan.  Kebanyakan aplikasi pada kategori ini berfungsi mengatur program-program di ‘balik layar’ sistem operasi.  Sehingga kesalahan pengaturan pada bagian ini dapat mengakibatkan kinerja komputer menjadi terganggu.  Beberapa hal yang diatur oleh bagian ini adalah pengaturan daya pada komputer, pengaturan jadwal untuk beberapa program, atau manajemen komputer.

 

16. Printer and other hardware

Bagian ini membantu pengaturan bagi beberapa alat yang terhubung dengan komputer, seperti printer, alat pemindai (scanner), mouse, dan keyboard.  Misalnya pengaturan pada mouse yang berhubungan dengan kecepatan respon mouse dengan kecepatan penekanan tombol pada piranti tersebut atau tampilan pointer mouse pada komputer.

 

17. User Accounts

Windows XP dirancang untuk digunakan oleh beberapa pengguna dengan pengaturan yang dapat dipersonalisasi oleh masing-masing pengguna.  Untuk itulah fitur ini disediakan, penambahan jumlah pengguna komputer sampai dengan pengaturan kata sandi masing-masing pengguna untuk masuk ke komputer dapat dilakukan melalui fitur ini.

 

18. Date, time, language and regional options

Digunakan untuk mengatur tanggal, jam, dan bahasa yang digunakan untuk komputer, termasuk juga di dalamnya pengaturan regional seperti format cara penulisan tanggal dan waktu, format bilangan, bahkan mata uang yang digunakan.

 

19. Accessibility options

Suatu fitur untuk memudahkan pengguna dalam menyesuasikan komputer sesuai dengan kemampuan melihat, mendengar, dan mobilitas pengguna.  Misalnya pengaturan ukuran huruf untuk mempermudah penglihatan atau  menggantikan fungsi mouse dengan menggunakan keyboard agar tanpa mouse pengguna komputer yang memiliki keterbatasan mobilitas masih dapat menggunakan komputer.

 

20. Security Center

Fitur ini membantu pengguna untuk melindungi komputer dari virus-virus berbahaya.  Virus pada komputer adalah merupakan program yang dibuat sedemikian rupa dengan tujuan untuk mengganggu kinerja komputer dan sangat membahayakan komputer.  Akibat yang dapat ditimbulkan oleh virus bermacam-macam, antara lain hilangnya data atau rusaknya beberapa piranti, seperti harddisk, pada komputer.

 

Fitur yang sering digunakan untuk memodifikasi komputer adalah personalisasi tampilan layar monitor (Apperance and themes).  Ada 2 cara untuk menampilkan fitur ini, yaitu :

  1. Melalui menu Control Panel pada Start menu, pilih Appearance and themes kemudian pilih Display.

Letak menu Appearance and Themes pada Control Panel

Letak ikon Display pada menu Appearrance and Themes

  1. Pada desktop, klik kanan dan pilih Properties.

Tampilan Display Properties

Pengaturan pada tampilan layar monitor pun dibagi menjadi beberapa bagian :

  • Themes

Merupakan pengaturan yang telah disediakan oleh Windows XP untuk mempermudah pengguna melakukan penggantian tampilan, dengan memilih salah satu tema yang tersedia tampilan komputer dapat diganti.  Setiap tema menghasilkan tampilan yang berbeda, misalnya warna untuk menu dan jendela aplikasi, ukuran huruf yang digunakan, atau gambar latar belakang desktop (wallpaper).

Tampilan windows XP dengan themes ‘Windows Classic’

Tampilan windows XP dengan themes ‘Windows XP’

  • Desktop

Jika masih merasa kurang puas dengan tampilan dari tema yang telah diberikan, pengguna dapat mengganti sendiri detail-detail kecil tampilan komputer.  Di bagian ini pengguna dapat mengganti gambar latar belakang yang sedang digunakan dengan gambar lain yang disukai oleh pengguna.

Caranya pilih salah satu gambar yang telah disediakan di daftar pada kotak background.  Gambar yang dipilih dapat dilihat pada gambar komputer yang disediakan di bagian atas.

Cara merubah tampilan desktop

Selain gambar yang ada di daftar, tampilan latar belakang desktop juga dapat diganti dengan file gambar lain yang ada di komputer.  Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Klik tombol Browse di samping kotak daftar gambar

Letak tombol browse pada Display Properties

  1. Cari direktori yang berisi file gambar.

Mencari direktori tempat file gambar berada

  1. Ubah format tampilan menjadi thumbsnails agar lebih mudah memilih file gambar yang diinginkan. Berbagai format file gambar yang dapat digunakan antara lain jpg, jpeg, bmp, dan gif.

Mengganti format tampilan

  1. Pilih file gambar yang diinginkan kemudian klik Open

Klik file gambar yang diinginkan

  1. Klik OK atau Apply pada layar Display Properties untuk mengganti tampilan desktop, atau ulangin lagi langkah 1-4 untuk mengganti dengan gambar lain.

Tampilan desktop berubah sesuai dengan gambar yang dipilih

  • Screen Saver

Fungsi screen saver adalah untuk menutupi layar dengan tampilan gambar-gambar jika komputer ditinggal dalam waktu yang agak lama.  Penggunaan screen saver dapat menjadi suatu alternatif bagi pengguna jika ia ingin meninggalkan komputer untuk beberapa saat namun tidak ingin orang lain melihat apa yang sedang dikerjakan atau ditampilkan oleh komputernya.  Untuk menon-aktifkan screen saver dan mengembalikan tampilan layar seperti semula gerakan mouse atau tekan salah satu tombol pada keyboard.

 

Langkah-langkah mengaktifkan screen saver :

  1. Pilih screen saver yang diinginkan

Sama seperti bagian Desktop yang memiliki tema untuk tampilan latar belakang, beberapa contoh screen saver juga telah disediakan di sini.  Klik tanda panah kecil yang ada di dekat kotak di bawah tulisan Screen saver.  Pilih salah satu pilihan yang tersedia di sana, contoh tampilan screen saver dapat dilihat pada gambar komputer yang tersedia.  Ada dua pilihan khusus, yaitu ‘[None]’ dan ‘My Pictures Slideshow’.  Pilihan [None] untuk menghilangkan screen saver dan My Pictures Slideshow untuk memilih sekumpulan file gambar yang ada di komputer dan berada dalam folder yang sama untuk dijadikan screen saver.

 

  1. Atur waktu yang diinginkan untuk mengaktifkan screen saver

Masukkan waktu yang diinginkan (dalam satuan menit) untuk mengaktifkan screen saver.  Misalnya nilai yang dimasukkan adalah 10 menit, ini berarti jika dalam 10 menit komputer tidak mendapat masukan dari pengguna dan tidak melakukan proses apa-apa, maka screen saver akan diaktifkan.

 

  1. Lakukan pengaturan tambahan yang diinginkan (jika ada)

Pada beberapa screen saver, ada pengaturan tambahan yang dapat dilakukan.  Misalnya jika screen saver berupa tampilan animasi, pengguna dapat mengatur kecepatan animasinya, atau bisa juga mengatur tulisan yang muncul selama screen saver berlangsung.  Namun tidak semua screen saver memiliki pengaturan tambahan.  Klik tombol Setting untuk melakukan pengaturan tambahan ini, jika tombol tersebut tidak bisa di-klik, berarti pengaturan tambahan tidak tersedia untuk screen saver yang sedang dipilih.

 

  1. Gunakan tombol Preview untuk melihat hasil pengaturan

Sebelum mengaktifkan screen saver, klik tombol Preview untuk melihat hasilnya di layar komputer.  Gerakan mouse atau tekan tombol keyboard untuk kembali ke tampilan semula.

 

  1. Pilihan untuk menampilkan welcome screen

Setelah screen saver dinon-aktifkan dengan menggerakan mouse, biasanya tampilan langsung kembali seperti sebelum ditinggalkan dan ditutup oleh screen saver.  Ada alternatif lain, yaitu menampilkan welcome screen sebagai gantinya.  Dengan demikian jika secara tidak sengaja screen saver dimatikan oleh orang lain, tampilan di layar monitor tetap terjaga oleh welcome screen, terlebih lagi jika welcome screen diproteksi dengan kata sandi.  Sistem akan meminta kata sandi untuk dimasukkan kembali sebelum mengakses isi komputer.

 

Gambar berikut menjelaskan langkah-langkah pengaktifan screen saver :

Langkah-langkah mengaktifkan screen saver

Selain mengenai screen saver, bagian ini juga memberi fitur pengatur agar daya yang digunakan monitor dapat lebih dihemat yaitu di bagian Monitor Power.  Klik tombol Power untuk memunculkan fitur ini.

Letak tombol Power

Pengaturan daya untuk komputer

Pada intinya ada tiga pengaturan yang dapat dilakukan disini untuk menghemat daya, yaitu :

  1. Turn off monitor

Pilihan untuk mematikan layar monitor jika ditinggalkan tanpa proses selama waktu yang telah ditentukan.

 

  1. Turn off harddisk

Pilihan untuk mengistirahatkan harddisk jika  komputer ditinggalkan selama waktu yang telah ditentukan tanpa ada masukkan dari mouse atau keyboard.

 

  1. System standby

Standby adalah keadaan seolah-oleh komputer dimatikan, dimana monitor dan harddisk diistirahatkan.  Untuk mengaktifkan komputer dari posisi standby tekan tombol power yang ada pada CPU, atau pada beberapa komputer cukup dengan menggerakkan mouse.

 

  • Appearance

Merupakan pengaturan yang lebih detail untuk tampilan jendela aplikasi.  Misalnya ukuran huruf, tipe huruf yang digunakan, ukuran ikon, warna jendela aplikasi dan lain sebagainya.  Selain melalui tema yang disediakan, bisa juga dipersonalisasi lagi dengan tombol Effects dan Advanced.

Tampilan layar Appearance pada Display Properties

Tombol Effects berisi opsi-opsi untuk memperindah tampilan semua jendela aplikasi.  Penggunaannya pun hanya memberi tanda pada efek tampilan yang diinginkan.

Efek-efek untuk tampilan computer

Misalnya untuk menggunakan ukuran ikon yang besar, klik kotak di sebelah tulisan Use large icons.

 

Penggunaan menu Advanced lebih ditekankan pada setiap detail dari jendela aplikasi, ikon, atau obyek 3 dimensi seperti tombol.

Advanced Properties dari Display Properties

 

Misalnya untuk tombol dan panel (3D Objects) bisa diatur warnanya, untuk ikon bisa diatur ukuran dan jaraknya, atau untuk mengatur warna jendela aplikasi (window).

 

  • Setting

Bagian ini merupakan pengaturan lebih lanjut mengenai resolusi layar monitor (screen resolution) dan kedalaman warnanya (color quality).  Resolusi layar telah ditentukan secara otomatis oleh sistem, sehingga untuk mengganti resolusi layar tinggal klik tanda panah pada bagian screen resolution dan menggeser panah tersebut ke ukuran resolusi yang disediakan.  Semakin besar resolusi layar yang digunakan, semakin kecil  ukuran tampilan ikon dan huruf pada layar.

Demikian juga kualitas warna layar monitor, tinggal memilih dari daftar yang telah disediakan.  Semakin tinggi kualitas warna yang dipilih, tampilan pada layar monitor akan semakin bagus dan halus.

Mengganti resolusi layar dan kualitas warna pada tampilan komputer

 

Setelah selesai melakukan pengaturan untuk tampilan layar, klik tombol OK atau Aplly untuk mengaplikasikan perubahan tersebut, atau tombol Cancel untuk membatalkan semua perubahan yang telah dibuat.

 

Pengaturan lain pada panel kendali dapat dicoba, tetapi sebaiknya pengguna mengerti dengan jelas fungsi setiap fitur sebelum melakukan perubahan pada sistem melalui panel kendali.

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1.      Sumber Daya Manusia

 

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

5.2.          Sumber-sumber Perpustakaan     

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi dari perusahan
  2. Lembar kerja
  3. Gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.3.          Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan       

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        : Mengoperasikan Sistem Operasi

 

  1. Kode Program Pelatihan    :    TIK.OP02.003.01

 

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Mengoperasikan Sistem Operasi

TIK.OP02.003.01

- Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive dan Floppy Disk.

- PC dengan sistem operasi Windows XP

- Keyboard dan mouse

- RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan

- Buku informasi tentang mengoperasikan sistem operasi

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  • Panduan Praktis Belajar Komputer, Haer Talib, PT. Elex Media Komputindo

 

Testimoni

artikel lainnya Mengoperasikan Sistem Operasi Microsoft Windows TIK.OP02.003.01.A (MICROSOFT OFFICE)

Tuesday 27 January 2015 | blog

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP 1.1.1   Satuan Pendidikan         :  SMA WARGA SURAKARTA Mata Pelajaran               :  TIK…

Wednesday 3 September 2014 | blog

Aplikasi Pengolah Angka dengan Microsoft Excel Pekerjaan yang dilakukan dengan computer tidak selalu menggunakan tulisan berupa…

Sunday 18 September 2011 | blog

2. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Luar Biasa Tunanetra (SDLB-A) A. Latar Belakang Agama…

Wednesday 13 August 2014 | blog

PEMETAAN SK / KD MATA PELAJARAN : BASA JAWA SATUAN PENDIDIKAN : SMA WARGA SURAKARTA KELAS…