Advertisement
loading...

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER

 

 

MENGOPERASIKAN

SISTEM OPERASI LINUX

TIK.OP02.003.01

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

Daftar Isi ………………………………………………………………………………… ….     1

BAB I. 4

PENGANTAR. 4

1.1     Konsep Dasar Competency Based Training (CBT) 4

1.2     Penjelasan Modul 4

1.2.1.. Desain Modul 5

1.2.2.. Isi Modul 5

1.2.3.. Pelaksanaan Modul 6

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC) 6

1.4 Pengertian-Pengertian / Istilah. 7

 

BAB II. 9

STANDAR KOMPETENSI. 9

2.1 Peta Paket Pelatihan. 9

2.2 Pengertian Unit Standar Kompetensi 9

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari 10

2.3.1 Kode dan Judul Unit 10

2.3.2 Deskripsi Unit 10

2.3.3 Elemen Kompetensi 11

2.3.4 Batasan Variabel 12

2.3.5 Panduan Penilaian. 12

2.3.6 Kompetensi Kunci 14

 

BAB III. 15

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN. 15

3.1     Strategi Pelatihan. 15

3.2     Metode Pelatihan. 16

 

BAB IV MATERI UNIT KOMPETENSI. 17

4.1    Tujuan Instruksional Umum.. 17

4.2    Tujuan Instruksional Khusus 17

4.3    Mempersiapkan Sistem Operasi 18

4.3.1 Sistem Operasi Telah Diinstal dan Dapat Berjalan Normal Pada

Komputer 18

4.3.2 Petunjuk Penggunaan (User Manual) Sudah Disiapkan dan Dipelajari 26

4.3.3 Perangkat Komputer Sudah Dinyalakan Sesuai Dengan Petunjuk Penggunaan  28

4.4     Mengenali Perintah dan Menu/Ikon (icon) yang Berasosiasi Dengannya. 30

4.4.1 Perintah-perintah Sederhana Dikenali 30

4.4.2 Obyek Pengacu yang Bersesuaian Dengan Perintah-perintah Sistem Dapat Dikenali 33

4.5     Mengelola Jendela Aplikasi 36

4.5.1 Berbagai Metoda Membuka Aplikasi Dapat Diketahui 36

4.5.2 Fungsi-fungsi Tombol Minimize, Maximize, Restore, dan Close Dapat Dikenali dan Digunakan Dalam Pengelolaan Aplikasi yang Sedang Berjalan. 40

4.6     Mengelola Folder dan File. 42

4.6.1 Folderfile  Dapat Dibuat (create), Nama Ulang (rename), Hapus   (delete), Salin dan Tempel (copy & paste) 42

4.6.2 Informasi dan Atribut Tentang Folder Dapat Ditampilkan. 43

4.6.3 Atribut Suatu File/Folder Dapat Diubah. 47

4.6.4 Perpindahan Dari Suatu Folder ke Folder  Lain Dapat Dilakukan. 47

4.6.5 File/Folder  yang Berada Pada Suatu Folder Dapat Ditampilkan  Daftarnya Dengan Berbagai Parameter 48

4.7     Menggunakan Panel Kendali 51

4.7.1 Aplikasi-aplikasi Pada Panel Kendali Dapat Digunakan. 51

 

BAB V. 57

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN                          KOMPETENSI  57

5.1    Sumber Daya Manusia. 57

5.2.   Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi ) 58

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan. 59

 

DAFTAR PUSTAKA. 60

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1     Konsep Dasar Competency Based Training (CBT)

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2   Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

1.2.1    Desain Modul

Modul ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual / mandiri:

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual / mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur / sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.2    Isi Modul

Modul ini terdiri dari 3 bagian, antara lain sebagai berikut:

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.3        Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)

Jika anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena anda telah :

  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4 Pengertian-Pengertian / Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standarisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1 Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini bertujuan untuk mencapai satu unit kompetensi. Adapun kompetensi ini termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. TIK.OP02.003.01    Mengoperasikan Sistem Operasi Linux

 

2.2 Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari bagaimana cara mengoperasikan sistem operasi Linux, dalam hal ini Linux Redhat 9.0.

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun, diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan khusus bagi para technical support, walaupun tidak menutup kemungkinan bagi semua orang yang terlibat dalam penggunaan komputer.

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

2.3.1 Kode dan Judul Unit

Kode Unit       : TIK.OP02.003.01

Judul Unit      : Mengoperasikan Sistem Operasi Linux

2.3.2 Deskripsi Unit

Unit kompetensi ini berkaitan dengan pengoperasian sistem operasi pada perangkat komputer dalam kondisi normal. Pengoperasian mencakup: mengenali perintah kepada sistem operasi, pengelolaan folder dan file, perintah administrasi sistem dan panel kontrol.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.3.3 Elemen Kompetensi

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Mempersiapkan  Sistem Operasi 1.1  Sistem operasi telah diinstal dan dapat berjalan normal pada perangkat komputer.

1.2. Petunjuk penggunaan (user manual) sudah disiapkan dan dipelajari.

1.3 Perangkat komputer sudah dinyalakan sesuai dengan petunjuk penggunaan.

02     Mengenali perintah dan menu/ikon (icon) yang berasosiasi dengannya 2.1  Perintah-perintah sederhana dikenali.

2.2. Obyek pengacu yang bersesuaian dengan perintah-perintah sistem dapat dikenali. Obyek pengacu tersebut misalnya: menu, ikon, kombinasi tombol dan sebagainya.

03     Mengelola jendela aplikasi 3.1 Berbagai metoda membuka aplikasi dapat diketahui.

 

3.2.  Fungsi-fungsi tombol minimize, maximize, restore, dan close, dapat dikenali dan digunakan dalam pengelolaan aplikasi yang sedang berjalan.

 

04     Mengelola folder dan file. 4.1  Folderfile  dapat  dibuat (create), nama  ulang (rename),   hapus (delete), salin dan tempel (copy & paste).

4.2 Informasi dan atribut tentang folder seperti: nama, ukuran, hak akses dapat ditampilkan.

4.3   Atribut suatu file/folder dapat diubah.

4.4  Perpindahan dari suatu folder ke folder lain dapat dilakukan.

4.5  File/folder yang   berada pada   suatu folder dapat ditampilkan daftarnya dengan berbagi parameter.

05     Menggunakan panel kendali (control panel) 5.1 Aplikasi-aplikasi pada panel kendali (control panel) dapat digunakan, seperti: pengaturan (setting) desktop (display properties).

Tabel 1 Element Kompetensi

 

2.3.4 Batasan Variabel

Batasan variabel dalam bahasan ini adalah:

1.  Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi bidang operator.

2.  Mengoperasikan sistem operasi ini terbatas pada:

2.1      Kondisi kerja normal dengan perangkat PC standar.

2.2      Sistem operasi berbasis Graphic User Interface (GUI).

 

2.3.5 Panduan Penilaian

  1. 1.                   Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini.

1.1     Pengenalan jenis-jenis sistem operasi.

1.2     Kemampuan bekerja dalam lingkungan desktop.

1.3     Kemampuan pengelolaan Folder dan File.

 

 

 

2.       Konteks penilaian

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji keterampilan baik secara langsung maupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan penunjang dalam pengoperasian printer.

 

3.       Aspek penting penilaian

3.1     Pengetahuan tentang jenis-jenis sistem operasi.

3.2     Kemampuan untuk melakukan proses-proses sederhana dalam sistem operasi.

 

4.        Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1  TIK.OP02.001.01 Mengoperasikan komputer personal yang

berdiri sendiri (PC stand alone)

4.2         Unit ini juga mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.2.1  TIK.OP02.004.01 Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata

(word processor) – tingkat dasar.

4.2.2  TIK.OP02.005.01 Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar

(spreadsheet) – tingkat dasar.

4.2.3  TIK.OP02.006.01 Mengoperasikan penelusur web

(web browser).

4.2.4  TIK.OP02.007.01 Mengoperasikan piranti lunak klien e-mail

(e-mail client).

4.2.5  TIK.OP02.008.01 Mengidentifikasi komponen sistem komputer

tingkat dasar (PC).

 

 2.3.6 Kompetensi Kunci

            Kompetensi kunci dalam bahasan ini dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.

NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

1

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

1

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

1

7

Menggunakan teknologi

2

Tabel 1 Kompetensi Kunci

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1        Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu Sistem Berbasis Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melakukan praktek sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

        Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2        Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

4.1 Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa dapat mengoperasikan Linux Red Hat 9.0 sesuai dengan kebutuhannya.
  • Siswa dapat mengatur dan mengelola berbagai aplikasi yang ada pada sistem.

 

4.2 Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat mempersiapkan operating sistem berbasis Linux Red Hat 9.0 dengan baik dan benar.
  • Siswa dapat mengenali perintah-perintah sederhana yang digunakan dalam sistem.
  • Siswa dapat mengelola jendela aplikasi pada desktop GNOME.
  • Siswa dapat menggunakan virtual desktop dalam mengelola jendela aplikasi.
  • Siswa dapat mengelola folder/file beserta atribut-atributnya.
  • Siswa dapat melakukan pengaturan dan setting  terhadap sistem dan perangkat komputer berbasis Linux Red Hat 9.0.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.3 Mempersiapkan Sistem Operasi

 

Sebelum melakukan instalasi suatu operating system yang baru, perlu dilakukan analisis terhadap komponen-komponen pendukung agar proses instalasi dan operating system yang baru tersebut dapat berjalan dengan normal dan baik pada perangkat komputer. Salah satu komponen pendukung tersebut adalah hardware yang sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan operating system yang baru. Selain itu diperlukan juga buku panduan mengenai cara instalasi operating system yang baru agar nantinya dapat sesuai dengan kebutuhan si pengguna. Proses ini dinamakan preinstallation.

Preinstallation berikut proses dan cara instalasi Linux Red Hat 9.0 telah dibahas dalam unit kompetensi TIK.CS03.005.01 yaitu Melakukan Migrasi Operating Sistem, karena itu tidak akan dibahas lagi disini. Yang akan dibahas disini adalah pasca instalasi Linux Red Hat 9.0 dan bagaimana cara pengoperasiannya sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Setelah selesai menginstal Linux pada komputer, pastikan operating system tersebut dapat berjalan dengan normal. Sistem akan reboot setelah proses instalasi selesai.

 

4.3.1 Sistem Operasi Telah Diinstal dan Dapat Berjalan Normal Pada

              Komputer

 

Tampilan pertama yang akan tampil di monitor pada saat rebbot adalah boot Grub, seperti yang terlihat pada Gambar 4.1 di bawah ini.

 

 

 

 

 

 

(Gambar 4.1    Boot GRUB)

 

Bila pengguna sebelumnya telah memiliki operating system lain, misalnya saja Windows, lalu menginstal Linux Red Hat 9.0 ini, maka pada pilihan boot GRUB di atas akan tampil satu pilihan lagi selain “Red Hat Linux (2.4.20-8)”, yaitu “DOS”. Bila pengguna memilih “DOS”, maka boot GRUB akan menjalankan system operasi  Windows yang sebelumnya telah terinstal. Pilih “Red Hat Linux (2.4.20-8)” untuk menjalankan system operasi Linux.

Selanjutnya akan tampil pengecekan sistem oleh Linux (Gambar 4.2).

(Gambar 4.2    Pengecekan Sistem)

          Setelah proses pengecekan selesai, halaman Welcome akan tampil (Gambar 4.3). Halaman Welcome ini hanya tampil saat pertama kali pengguna menggunakan Linux setelah proses instalasi selesai. Pada bagian kiri halaman adalah tahap-tahap setting pasca instalasi, yaitu Welcome, User Account, Date and Time, Sound Card, Red Hat Network, Additional CDs, dan Finish Setup. Namun dapat juga pengguna melakukan setting ulang setelah login ke sistem. Klik tombol forward untuk melanjutkan ke tahap berikut.

(Gambar 4.3    Halaman Welcome)

 

Halaman User Account (Gambar 4.4) digunakan untuk menambahkan user selain root. User yang tidak berhubungan dengan sistem secara umum seharusnya diberikan user account sendiri, jangan menggunakan root. Hal ini untuk mencegah user lain selain root agar tidak dapat menghapus atau memodifikasi file-file sistem baik secara sengaja maupun tidak sengaja.

Isikan nama user yang diinginkan di menu Username. Perhatikan pernggunaan huruf besar dan huruf kecil, karena hal tersebut diperhitungkan dalam sistem. Fullname boleh diisi dengan apa saja, namun umumnya diisi nama lengkap pengguna. Isikan password yang diinginkan dua kali, untuk meyakinkan bahwa password yang dipilih dan diisikan adalah benar. Disini penggunaan huruf besar dan huruf kecil juga harap diperhatikan. Klik tombol forward.

(Gambar 4.4    User Account)

 

Halaman Date and Time (Gambar 4.5) digunakan untuk mengatur waktu dan penanggalan sistem. Tanggal dan waktu yang telah di-setting ini akan tersimpan ke dalam BIOS komputer. Jika pengguna ingin sistem penanggalan

(Gambar 4.5    Date and Time)

komputer sama dengan sistem penanggalan suatu network time server, klik pada check box di sebelah kiri Enable Network Time Protocol. Kemudian klik drop down menu di bawahnya untuk memilih salah satu server. Koneksi internet dibutuhkan untuk menggunakan fasilitas ini. Klik tombol forward untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Halaman Sound Card (Gambar 4.6) tampil untuk mengkonfirmasi bahwa Linux mendeteksi adanya perangkat sound card  yang terpasang pada komputer.  Klik pada tombol Play test sound  untuk melakukan tes suara yang keluar pada speaker komputer pengguna. Klik tombol forward.

         

(Gambar 4.6    Sound Card)

Halaman Red Hat Network (Gambar 4.7) digunakan untuk mendapatkan update-update dari software-software yang terinstal pada sistem pengguna. Pilihan Yes, I want to register my system with Red Hat Network akan membawa pengguna menjalankan Red Hat Update Agent. Pilih saja No, I don’t want to register my system untuk mempermudah dan mempercepat, karena proses mandaftar dapat dilakukan belakangan. Klik tombol forward untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

 

 

(Gambar 4.7    Red Hat Network)

 

Halaman Additional CDs (Gambar 4.8) digunakan untuk menginstal paket-paket yang belum terinstal pada proses instalasi, atau software-software tambahan lainnya. Masukkan CD yang berisi software yang akan diinstal lalu klik tombol instal…. Ikuti petunjuk yang diberikan. Kemudian setelah selesai klik tombol forward.

(Gambar 4.8    Additional CDs)

Halaman Finish Setup (Gambar 4.9) akan tampil sesudah proses ini, yang menandakan bahwa proses instalasi telah selesai seluruhnya. Kini pengguna dapat mulai login dan mengoperasikan sistem sesuai dengan kebutuhannya. Klik tombol forward untuk masuk ke halaman login.

(Gambar 4.9    Finish Setup)

 

Halaman login yang digunakan disini berbasis grafik. Masukkan Username pada halaman login untuk username (Gambar 4.10). Setelah mengisikan Username, kemudian tekan enter. Masukkan Password pada

(Gambar 4.10   Login Username)

halaman login untuk Password (Gambar 4.11), kemudian tekan enter. Perlu diingat bahwa Username dan Password  yang diisikan harus sesuai dengan Username dan Password yang sebelumnya telah dibuat pada saat instalasi. Setelah selesai login, tampilan desktop akan tampil (Gambar 4.12).

(Gambar 4.11   Login Password)

(Gambar 4.12   Desktop)

           Sampai saat ini Linux menawarkan dua aplikasi desktop manager, yaitu KDE dan GNOME. Linux Red Hat telah memodifikasi sedemikian rupa kedua desktop manager ini, sehingga keduanya tidak kelihatan berbeda. Yang akan digunakan disini adalah  GNOME.

 

4.3.2 Petunjuk Penggunaan (User Manual) Sudah Disiapkan dan Dipelajari

          Bagi pengguna yang sudah terbiasa bekerja dengan menggunakan operating system berbasis grafis tidak akan menemui banyak kesulitan dalam menggunakan Linux, karena secara default  Linux juga menggunakan interface yang berbasis grafis. Walaupun demikian diperlukan juga bagii perngguna untuk mempersiapkan user manual  dan mempelajarinya, agar proses pembelajaran nantinya dapat lebih mudah dan cepat.

Di dalam Linux sendiri juga disediakan fasilitas help sebagai bantuan dalam menjalankan sistemnya.

Semua aplikasi pada linux diawali dari icon start bergambar topi merah yang terletak pada bagian paling kiri dari taskbar yang letaknya di bagian bawah desktop secara default (Gambar 4.13). Nantinya taskbar ini dapat diatur peletakannya sesuai dengan keinginan pengguna.

(Gambar 4.13   Taskbar)

 

Klik pada icon  untuk menampilkan list aplikasi yang ada (Gambar 4.14). Pilih sub menu Help  untuk menampilkan Help (Gambar 4.15) yang berguna sebagai user manual  yang disediakan oleh Linux.

Selain itu pengguna juga dapat mengakses http://www.infolinux.web.id untuk mendapatkan tambahan user manual  dalam pengoperasian linux.

         

 

 

                     

(Gambar 4.14     List Aplikasi)

 

 

 

                     

(Gambar 4.15     Help)

 

 

 

 

 

4.3.3 Perangkat Komputer Sudah Dinyalakan Sesuai Dengan Petunjuk Penggunaan

          Salah satu keunikan Linux adalah adanya pengecekan perangkat dan sistem yang ditampilkan pada monitor setiap kali pengguna menjalankan operating system ini (Gambar 4.16). Pastikan semua perangkat maupun sistem yang dilakukan pengecekan berstatus OK. Bila ada yang berstatus FAILED, catat komponen yang FAILED  tersebut, kemudian analisis komponen tersebut apakah memang perlu atau tidak perlu. Misalnya untuk Determining IP information eth0…failed; no link present; check cable?. Sistem mendeteksi bahwa informasi mengenai IP pada ethernet card yang terpasang pada komputer tidak ditemukan. Jika komputer yang dipakai pengguna tersebut adalah komputer perorangan yang tidak membutuhkan koneksi jaringan, maka status FAILED ini tidak perlu dihiraukan. Namun apabila komputer tersebut membutuhkan koneksi jaringan, maka informasi mengenai IP komputer tersebut yang berstatus FAILED  harus diperbaiki setelah pengguna masuk ke dalam sistem.

(Gambar 4.16     Pengecekan Perangkat dan Sistem)

 

 

 

Sebelumnya telah dibahas mengenai bagaimana cara pengguna untuk masuk ke dalam sistem melalui login hingga sampai ke dalam tampilan desktop  yang akan menjadi tampilan utama dari sistem ini.

Linux menawarkan dua proses login, yaitu :

  • Login dengan modus grafis
  • Login dengan modus text

Pada pembahasan sebelumnya, yang digunakan adalah login dengan modus grafis. Namun tidak ada salahnya untuk sedikit mengetahui login dengan modus text.

Perbedaan kedua proses login ini adalah pada login modus grafis, setelah login akan langsung ditampilkan desktop utama, sedangkan pada login modus text, setelah login akan ditampilkan promt shell dengan tulisan [root@localhost root]#. Untuk menjalankan desktop dari prompt shell ini jalankan perintah startx, dengan catatan bahwa paket-paket grafis sudah harus terinstal dan server X Window juga sudah di setup  dengan benar pada saat instalasi. Tanda # pada promt shell menandakan bahwa user yang aktif adalah user root, sedangkan tanda $ menandakan bahwa user yang aktif adalah user biasa.

Untuk keluar dari sistem/logout  maupun mematikan sistem/shutdown, Linux juga menawarkan dua cara, yaitu melalui modus grafis dan melalui modus text.

Melalui modus grafis, pengguna dapat mengklik icon , kemudian pilih sub menu Log Out.  Sistem akan menampilkan window konfirmasi sepeti Gambar 4.17 di bawah ini.

(Gambar 4.17  Log Out)

                   Pengguna dapat memilih:

  • Log Out  untuk keluar dari sistem
  • Shut Down  untuk mematikan sistem dan komputer
  • Restart the computer untuk mematikan dan menjalankan kembali sistem

Kemudian klik tombol OK  untuk menjalankan pilihan yang telah dipilih.

Melalui modus text, pengguna dapat membekukan sistem dengan menjalankan perintah halt dari prompt shell. Sistem akan keluar dan membeku setelah proses pengecekan mematikan sistem selesai, dan di akhir pengecekan akan tampil System halted.  Sedangkan untuk mematikan sistem dan komputer, pengguna dapat menjalankan perintah shutdown –h now pada prompt shell.  Perintah yang terakhir ini harus dijalankan oleh root.

Untuk menjalankan prompt shell  dari desktop, pengguna dapat mengklik , kemudian pilih System Tools à Terminal.  Untuk keluar dari prompt shell ini, pengguna dapat menjalankan perintah exit atau tekan tombol Ctrl  dan d.

 

4.4  Mengenali Perintah dan Menu/Ikon (icon) yang Berasosiasi Dengannya

4.4.1 Perintah-perintah Sederhana Dikenali

Pada Linux juga terdapat perintah-perintah sederhana seperti halnya Windows yang memungkinkan pengguna untuk mengakses fasilitas-fasilitas yang telah disediakan.

Beberapa perintah-perintah sederhana yang umum digunakan dalam jendela explorer desktop Linux.

Perintah Tujuan/Fungsi
Ctrl + n Membuka jendela baru.
Ctrl + Shift + n Membuat folder baru.
Ctrl + o Membuka isi folder/file  pada jendela yang sama.
Ctrl + Shift + o Membuka isi folder/file  pada jendela yang baru.
Ctrl + i Menampilkan properties dari suatu folder/file.
Ctrl + w Menutup jendela.
Ctrl + Shift + w Menutup semua jendela.
Ctrl + x Mengambil folder/file.
Ctrl + c Menyalin folder/file.
Ctrl + v Meletakkan folder/file.
Ctrl + a Mengklik semua folder/file.
Ctrl + m Membuat shortcut  suatu folder/file.
Ctrl + t Memindahkan folder/file ke trash.
F2 Menamai ulang folder/file.
Ctrl + r Me-refresh isi dari jendela.
F9 Membagi tampilan jendela menjadi dua bagian, sebelah kiri menampilkan informasi isi dari jendela, sedangkan sebelah kanan menampilkan isi dari jendela itu sendiri.
Ctrl + + Memperbesar tampilan.
Ctrl + - Mengecilkan tampilan.
Alt + ß Kembali ke tampilan sebelumnya.
Alt + à Maju ke tampilan sesudahnya.
Alt + up Kembali ke menu sebelumnya.
Alt + Home Kembali ke menu / tampilan awal
Ctrl + l Mengedit lokasi jendela.
Ctrl + d Menambahkan pembatas jendela.
Ctrl + b Mengedit pembatas jendela.
F1 Menampilkan help browser.

(Tabel 4.1  Perintah-perintah Sederhana)

 

          Selain perintah-perintah di atas Linux juga memiliki perintah-perintah dasar yang harus dijalankan pada modus text (prompt shell). Bisa juga dijalankan menggunakan terminal dengan mengklik menu  à System Tools à Terminal. Berikut ini sebagian kecil dari perintah dasar Linux.

  1. ls : untuk menampilkan isi sebuah direktori. Misalnya perintah ls /bin berfungsi menampilkan isi direktori dari “bin”.

Ada tambahan perintah lainnya untuk perintah ls yang umum digunakan. Cara penulisannya tinggal menambahkan spasi  diikuti dengan perintah tersebut, contohnya ls -a. Berikut perintah-perintah tambahan tersebut:

  • -a : untuk menampilkan hidden file/folder.
  • -f : untuk menampilkan isi direktori tanpa berurutan
  • -F : untuk menampilkan tanda-tanda jenis file.

       ٭ tanda (/) = direktori

٭ tanda (*) = file executable

       ٭ tanda (@) = file symbolic link

٭ tanda (=) = sebuah socket

       ٭ tanda (%) = sebuah whiteout

       ٭ tanda (|) = sebuah FIFO

  • -l : untuk isi direktori secara detil
  • -R : untuk menampilkan subdirektori
  1. cd : untuk pindah dari satu direktori ke direktori lain. Secara default pengguna berada di direktori home pengguna sendiri. Untuk pindah ke direktori home pengguna lain, gunakan nama pengguna tersebut sebagai parameter dengan diawali tanda ~. Misalnya perintah cd ~amir ,maka direktori berpindah ke direktori home milik pengguna “amir”. Jalankan perintah cd campur/rcd ,maka direktori telah berpindah ke direktori /campur/rcd.
  2. mkdir : untuk membuat direktori. Misalnya perintah mkdir data2 ,berfungsi untuk membuat direktori bernama “data2”. Untuk membuat sub direktori bernama “ok” di bawah direktori “data2”, jalankan perintah mkdir data2/ok. Jalankan perintah mkdir data1 data2 data3 untuk membuat tiga buah direktori bernama “data1”, “data2”, dan “data3”.
  3. rm : untuk menghapus file atau direktori. Misalnya perintah rm data2/contoh.sdw ,berfungsi untuk menghapus file “contoh.sdw”. Sedangkan untuk menghapus direktori “data2”, jalankan perintah rm -r data2.
  4. cp : untuk menduplikasi file. Misalnya perintah cp sample.sxc evolution ,berfungsi untuk menduplikasi file “sample.sxc” ke “evolution”.
  5. mv : untuk mengubah nama sebuah file/folder. Misalnya perintah mv data2/sample.sxc /data2/contoh.sxc ,berfungsi untuk mengubah nama file “sample.sxc” yang ada di bawah direktori “data2” menjadi “contoh.sxc”.
  6. rpm : untuk menginstal, meng-upgrade, dan menghapus paket-paket RPM. Sebagai contoh digunakan paket RPM dengan nama “banyak.rpm”.

                 ٭ Untuk menginstal paket : rpm -ivh banyak.rpm

٭ Untuk meng-upgrade paket : rpm -uvh banyak.rpm

                 ٭ Untuk melihat paket yang telah diinstal : rpm -qa

                 ٭ Untuk melihat informasi detil paket : rpm -qi banyak.rpm

                 ٭ Untuk menghapus paket : rpm -e banyak.rpm

  1. man : untuk menampilkan manual page. Misalnya perintah man mount ,untuk menampilkan manual page dari perintah mount yang berisi kegunaan dan cara menggunakan perintah tersebut.  

    

4.4.2 Obyek Pengacu yang Bersesuaian Dengan Perintah-perintah Sistem Dapat Dikenali

          Menu pada taskbar di bagian bawah desktop  diwakili oleh icon-icon yang memudahkan pengguna untuk mengaksesnya. Untuk mengetahui fungsi dari icon-icon tersebut, pengguna dapat mengarahkan pointer mouse ke icon-icon tersebut, sehingga akan tampil informasi singkat mengenai kegunaan icon-icon tersebut.

Berikut beberapa fungsi dari icon-icon yang ada pada taskbar maupun desktop.

Icon Tujuan/Fungsi
Menampilkan semua menu aplikasi yang ada pada Linux
Membuka aplikasi web browser Mozilla.
Membuka aplikasi evolution mail. Aplikasi ini berfungsi sebagai management e-mail. Mengirim dan menerima e-mail, serta kegiatan  lainnya yang berhubungan dengan e-mail.
Membuka aplikasi writer word processor dari OpenOffice. Aplikasi ini berfungsi sebagai pengolah text.
Membuka aplikasi Impress Create Presentations dari OpenOffice. Aplikasi ini berfungsi sebagai pengolah slide presentasi.
Membuka aplikasi Calc Spreadsheet dari OpenOffice. Aplikasi ini berfungsi sebagai pengolah angka dan table-tabel perhitungan.
Membuka aplikasi Print manager. Aplikasi berfungsi untuk setup dan monitoring aktifitas printer dan pencetakan dokumen.
Membuka dan menampilkan virtual desktop. Kotak dengan warna biru tua menandakan bahwa virtual desktop tersebut yang sedang aktif.
Membuka dan menampilkan isi dari jendela Home.
Membuka dan menampilkan isi dari jendela komputer.
Membuka dan menampilkan semua folder/file yang pernah di hapus.

(Tabel 4.2 Icon-icon)

 

Pada setiap aplikasi yang ada pada Linux, selalu disediakan kombinasi tombol untuk mengakses menu/sub menu yang diinginkan oleh pengguna. Untuk mengetahui kombinasi tombol tersebut, pengguna dapat memperhatikan menu/sub menu tersebut secara lebih teliti. Di setiap text menu/sub menu selalu ada karakter yang digarisbawahi. karakter tersebut merupakan salah satu dari kombinasi tombol yang harus digunakan. Misalnya saja menu  pada aplikasi Calc Spreadsheet  dari OpenOffice (Gambar 4.18). Perhatikan bahwa pada menu tersebut, karakter F  digarisbawahi. Maka kombinasi tombol untuk mengakses menu File tersebut adalah Alt + f.

(Gambar 4.18  Kombinasi Tombol Pada Calc Spreadsheet OpenOffice)

 

Perlu diingat bahwa kombinasi tombol sebagian besar menggunakan tombol Ctrl + (karakter tertentu), Shift + (karakter tertentu), dan Alt + (karakter tertentu), atau bisa juga kombinasi dari ketiganya. Karakter tertentu yang melengkapi kombinasi tombol bisa diketahui dari karakter yang digarisbawahi pada menu/sub menu yang ada.

 

4.5 Mengelola Jendela Aplikasi

 4.5.1 Berbagai Metoda Membuka Aplikasi Dapat Diketahui

          Linux banyak sekali menyediakan aplikasi bagi para penggunanya. Dalam pembahasan ini, akan di bahas beberapa aplikasi yang umum digunakan.

Secara default Linux sudah meletakkan icon-icon aplikasi yang umum digunakan pada taskbar di bagian bawah desktop. Namun ada beberapa aplikasi lainnya yang belum ada di sana. Tujuan dari adanya icon-icon ini adalah untuk mempermudah pengaksesan aplikasi-aplikasi tersebut.

Untuk membuka aplikasi Office yang belum ada di taskbar, pengguna dapat mengklik icon  di bagian paling kiri dari taskbar, kemudian pilih Office. Untuk lebih jelasnya perhatikan Gambar 4.19 di bawah ini.

(Gambar 4.19     Aplikasi Office)

 

Pada sub menu Office ini masih ada lagi aplikasi-aplikasi Office lainnya. Pengguna bisa langsung mengklik sub menu aplikasi yang dikehendaki untuk membuka aplikasi tersebut.

 

Cara lain untuk membuka aplikasi yang diinginkan adalah dengan memakai menu Run Program…. Klik pada icon , kemudian pilih Run Program…. Sebuah jendela Run Program akan tampil (Gambar 4.20).

(Gambar 4.20     Run Program)

 

Masukkan perintah dari aplikasi Office  yang ingin dibuka, kemudian klik tombol Run. Berikut adalah tabel perintah untuk membuka aplikasi Office.

Perintah Tujuan/Fungsi
dia Membuka aplikasi Dia Diagrams.
oocalc Membuka aplikasi Calc.
oodraw Membuka aplikasi Draw.
ooimpress Membuka aplikasi Impress.
oomath Membuka aplikasi Math.
usr/bin/oopadmin Membuka aplikasi Printer Setup.
oowriter Membuka aplikasi Writer.
mrproject %F Membuka aplikasi Project Management.
usr/bin/oosetup Menjalankan aplikasi untuk repair aplikasi OpenOffice.

(Tabel 4.3 Perintah Aplikasi Office)

          Dengan menu Run Program… ini, pengguna juga dapat membuka aplikasi lainnya yang dikehendaki, seperti misalnya untuk membuka web browser, pengguna dapat memasukkan perintah mozilla %u.

Pengguna dapat mengetahui sendiri perintah untuk membuka suatu aplikasi tertentu dengan mengklik kanan aplikasi yang diinginkan pada menu/sub menu, lalu pilih properties (Gambar 4.21). Akan tampil sebuah jendela yang berisi informasi mengenai aplikasi tersebut (Gambar 4.22). Pada kolom Command:  berisi perintah yang berfungsi untuk membuka aplikasi tersebut melalui menu Run Program….

(Gambar 4.21     Properties)

 

(Gambar 4.22     Jendela Properties)

 

          Pengguna juga dapat menambahkan menu/sub menu ke dalam icon-icon yang ada pada taskbar dengan mengklik kanan aplikasi yang diinginkan pada menu/sub menu, lalu pilih Add this launcher to panel (Gambar 4.23). Sebuah Icon baru akan ditambahkan pada taskbar yang funginya untuk membuka aplikasi yang dimaksud tersebut (Gambar 4.24).

(Gambar 4.23     Add This Launcher to Panel)

 

(Gambar 4.23     Icon Baru Pada Taskbar)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.5.2 Fungsi-fungsi Tombol Minimize, Maximize, Restore, dan Close Dapat Dikenali dan Digunakan Dalam Pengelolaan Aplikasi yang Sedang Berjalan

          Pada setiap jendela aplikasi Linux terdapat icon-icon pengendali yang terletak di bagian atas dari jendela itu sendiri (Gambar 4.24).

 

(Gambar 4.24     Icon Pengendali Jendela)

 

          Pada window menu terdapat sub menu pengendali jendela beserta kombinasi tombolnya (Gambar 4.25). Ada beberapa dari sub menu tersebut yang sering digunakan, karena diletakkan pada bagian kanan atas jendela dalam bentuk icon, yaiitu minimize, maximize, dan close. Untuk menggulung jendela, pengguna juga dapat mengklik dua kali secara cepat bagian jendela yang berisi nama aplikasi.

(Gambar 4.25     window menu)

 

Fungsi dari sub menu di atas antara lain.

Window Menu Tujuan/Fungsi
Minimize Mengecilkan jendela (Alt + F9)
Maximize Membesarkan jendela (Alt + F10)
Roll Up Menggulung jendela ke atas (Alt + F12)
Move Menggerakkan jendela (Alt + F7)
Resize Mengatur ulang ukuran jendela (Alt + F8)
Close Menutup jendela (Alt + F4)
Put on All Workspaces Meletakkan jendela di semua tempat kerja.
Move to Workspace 1 Meletakkan di tempat kerja 1
Move to Workspace 2 Meletakkan di tempat kerja 2
Move to Workspace 3 Meletakkan di tempat kerja 3
Move to Workspace 4 Meletakkan di tempat kerja 4

(Tabel 4.4 Sub Menu Pengendali Jendela)

 

            Pada saat bekerja, pengguna dapat membuka membuka lebih dari satu jendela sesuai dengan kebutuhannya. Secara default, jendela yang dibuka terletak pada Workspace 1 , yaitu tempat kerja desktop. Linux menyediakan empat Workspace yang dapat diakses secara bergantian, yang dinamakan dengan virtual desktop. Icon virtual desktop terletak di taskbar. Pengguna dapat mengaksesnya dengan mengklik . Pada icon terdapat empat kotak yang masing-masing melambangkan empat Workspace. Kotak dengan warna biru tua menandakan bahwa pengguna sedang berada pada Workspace tersebut. Untuk berpindah dari Workspace yang satu ke Workspace yang lain, pengguna tinggal mengklik kotak abu-abu yang diinginkan.

Untuk berpindah dari satu jendela ke jendela lainnya, pengguna dapat mengklik jendela yang dimaksud pada taskbar, atau dengan menekan tombol Alt + Tab. Selain itu pengguna juga dapat menggulung jendela-jendela tersebut dengan double click pada title jendela yang ingin digulung, sehingga jendela lainnya yang ingin diakses dapat terlihat. Untuk mengembalikan lagi ke keadaan semula, pengguna tinggal double click sekali lagi pada title jendela yang ingin dibuka.

 

 

 

4.6 Mengelola Folder dan File

 4.6.1 Folderfile  Dapat Dibuat (create), Nama Ulang (rename), Hapus  (delete), Salin dan Tempel (copy & paste)

          Sebelum dibahas mengenai bagaimana cara pengelolaan folder, ada baiknya untuk mengetahui struktur direktori yang ada pada Linux.

Direktori Penjelasan
/ Direktori tertinggi pada susunan direktori Linux. Seluruh direktori pada Linux terletak di bawah direktori ini.
/bin Direktori tempat perintah-perintah dasar Linux.
/boot Direktori tempat file yang digunakan untuk proses booting.
/dev Direktori tempat semua file yang mewakili perangkat pada computer.
/etc Direktori tempat semua file konfigurasi Linux.
/home Direktori pribadi pengguna selain root.
/root Direktori home milik pengguan root..
/lib Direktori tempat program-program library.
/lost+found Direktori tempat file-file hasil perbaikan saat sistem bermasalah.
/opt Direktori tempat software-software tambahan.
/proc DIrektori yang berisi informasi dari system computer.
/sbin Direktori tempat berbagai utility atau program yag hanya bisa dijalankan oleh pengguna root.
/tmp Direktori tempat menyimpan file-file sementara
/var Direktori tempat file-file administrasi seperti system logs.

(Tabel 4.5 Struktur Direktori Linux)

 

Catatan bagi pengguna untuk tidak menghapus atau mengubah file-file yang ada di dalam direktori selain home.

Untuk membuat folderfile, pengguna dapat membuatnya di dalam folder home. Klik menu File à New Folder, atau klik kanan pada jendela, lalu pilih New Folder. Bisa juga dengan kombinasi tombol Ctrl + Shift + n. Setelah itu beri nama pada folder tersebut.

Untuk menamai ulang folder/file, pilih folder/file yang ingin dinamai ulang, kemudian pilih menu Edit à Rename, atau klik kanan pada folder/file tersebut kemudian pilih Rename. Bisa juga dengan menekan tombol F2. Setelah itu namai ulang folder/file yang bersangkutan.

Untuk menghapus folder/file, pilih folder/file yang ingin dihapus, kemudian pilih menu Edit à Move to Trash, atau klik kanan pada folder/file tersebut kemudian pilih Move to Trash. Bisa juga dengan menekan tombol Delete pada keyboard.

Untuk menyalin folder/file, pilih folder/file yang ingin disalin, kemudian pilih menu Edit à Copy File, atau klik kanan pada folder/file tersebut kemudian pilih Copy File. Bisa juga dengan menekan kombinasi tombol Ctrl + c. Setelah itu pilih tujuan folder/file tersebut ingin disalin, kemudian pilih menu Edit à Paste Files. Atau klik kanan pada jendela tujuan, lalu pilih Paste Files. Bisa juga dengan menekan kombinasi tombol Ctrl + v  pada jendela tujuan.

 

4.6.2 Informasi dan Atribut Tentang Folder Dapat Ditampilkan

          Informasi tentang suatu folder/file penting diketahui oleh pengguna, karena dengan demikian pengguna dapat mengatur folder/file secara lebih rapi dan terstruktur.

Informasi mengenai suatu folder/file bisa ditampilkan dengan mengklik folder/file yang diinginkan, kemudian pilih menu File à Properties, atau dengan kombinasi tombol Ctrl + i. Selain itu bisa juga dengan menklik kanan folder/file tersebut, lalu pilih Properties. Akan tampil sebuah jendela properties seperti Gambar 4.26 di bawah ini.

(Gambar 4.26     Properties Folder/file)

 

Pada jendela properties, terdiri dari empat tab, yaitu Basic, Emblems, Permissions, dan Notes.

Tab Basic  menampilkan informasi mengenai folder/file, mulai dari namanya (Name), hinga pada kapan terakhir kali file tersebut diakses (Accessed).  Tombol Select Custom Icon… digunakan untuk mengganti icon folder/file tersebut. Tombol Remove Custom Icon akan aktif sesudah pengguna mangganti icon folder/file tersebut. Fungsi dari tombol Remove Custom Icon adalah untuk mengembalikan icon folder/file ke bentuk semulanya.

Tab Emblems digunakan untuk menambahkan dekorasi pada folder/file yang bersangkutan, yang mewakili kegunaan dari folder/file tersebut. Untuk lebih jelasnya lihat Gambar 4.27 dibawah ini.

(Gambar 4.27     Emblems)

 

Folder/file  sebelum ditambahi emblems     à

 

          Folder/file  sesudah ditambahi emblems      à

 

 

          Tab Permissions digunakan untuk mangatur hak akses folder/file tersebut. Untuk lebih jelasnya lihat Gambar 4.28 dibawah ini.

 

(Gambar 4.28     Permissions)

 

          Tab Notes digunakan untuk menambahkan catatan pada folder/file yang diinginkan (Gambar 4.29).

(Gambar 4.28     Notes)

4.6.3 Atribut Suatu File/Folder Dapat Diubah

          Mengubah atribut dari suatu folder/file yang ditampilkan pada jendela Properties, seperti yang sudah dibahas diatas, dapat dilakukan selama pengguna memiliki hak akses terhadap folder/file tersebut.

Pada Tab Basic seperti yang sudah dibahas sebelumnya, pengguna dapat mengubah nama folder/file yang bersangkutan dengan mengetikkan nama folder/file yang baru pada kolom Name.

          Penambahan dekorasi  pada folder/file untuk memperkaya informasi yang ada pada folder/file dapat dilakukan pada Tab Emblems. Sebuah folder/files bisa memiliki lebih dari satu Emblems. Untuk manambah Emblems yang ada pada suatu folder/file, pengguna dapat melakukannya dengan mengklik pada kotak cek disebelah kiri Emblem yang diinginkan sampai muncul tanda pada kotak cek tersebut. Sebaliknya untuk mengurangi Emblem, pengguna dapat melakukan uncheck pada kotak disebelah kiri Emblem yang dimaksud, sampai kotak tersebut kosong.

Pemberian hak akses suatu folder/files pada user tertentu dapat diberikan pada Tab Permissions. Klik pada kotak cek yang diinginkan oleh pengguna dalam pemberian hak akses.

Penambahan catatan tentang folder/file tertentu dapat dilakukan pada Tab Notes. Pengguna dapat langsung mengetikkan catatan untuk folder/file yang bersangkutan pada tampilan putih yang meyerupai text editor dalam ukuran kecil.

4.6.4 Perpindahan Dari Suatu Folder ke Folder  Lain Dapat Dilakukan

               Memindahkan folder/file hampir sama seperti menyalin folder/file. Perbedaannya adalah jika menyalin folder/file, maka folder/file yang bersangkutan masih ada di tempat asalnya. Folder/file tersebut akan ada di tempat barunya, setelah pengguna meletakkannya disana. Jadi folder/file tersebut berjumlah dua, namun berada pada masing-masing tempat yang berbeda. Sedangkan jika memindahkan folder/file, maka folder/file yang bersangkutan tidak ada lagi di tempat asalnya. Setelah pengguna meletakkannya di tempat baru, maka folder/file tersebut baru berada pada tempat barunya.

Untuk memindahkan folder/file, pengguna dapat mengklik folder/files yang ingin dipindahkan, kemudian klik Edit à Cut Files, atau klik kanan dan pilih Cut Files. Bisa juga dengan kombinasi tombol Ctrl + x. Setelah itu klik pada tujuan dimana folder/file tersebut ingin dipindahkan. Kemudian klik Edit à Paste Files, atau klik kanan dan pilih Paste Files. Bisa juga dengan kombinasi tombol Ctrl + v.

 

4.6.5 File/Folder  yang Berada Pada Suatu Folder Dapat Ditampilkan Daftarnya Dengan Berbagai Parameter

          Pada jendela eksplorer, pengguna dapat menampilkan file/folder  dengan berbagai tampilan. Tampilan yang secara default dijalankan oleh Linux adalah tampilan sebagai icon. Untuk mengubah tampilan file/folder, pengguna dapat melakukannya dengan mengklik dropdown button yang ada di kanan jendela. Untuk lebih jelasnya lihat Gambar 4.29 di bawah ini.

(Gambar 4.29     View as Icons)

 

            Pada pilihan dropdown button tersebut terdapat pilihan View as Icons, View as List, dan View as…. Klik pada View as List untuk menampilkan folder/file dalam bentuk daftar (Gambar 4.30).

Pengguna bisa juga mengubah tampilan folder/file ini dengan cara mengklik menu View à View as List.

 

(Gambar 4.30  View as List)

 

 

View as List  menampilkan folder/file  dalam bentuk daftar dengan keterangan-keterangan mengenai folder/file tersebut, antara lain File name, Size, Type, dan Date Modified. Pengguna juga dapat mengurutkan folder/file baik secara ascending maupun descending. Perhatikan tanda ˇ pada sebelah kanan text File name. Tanda tersebut menandakan bahwa folder/file ditampilkan secara ascending. Untuk mengubahnya menjadi tampilan descending, pengguna dapat mengklik tanda tersebut hingga berubah menjadi tanda ^, yang menandakan bahwa folder/file ditampilkan secara descending.

Jendela explorer  juga dapat menampilkan side pane untuk memperjelas informasi mengenai folder/file yang ditampilkan. Klik pada  menu View à Side Pane, atau tekan tombol F9. Jendela explorer akan terbelah menjadi dua bagian. Bagian kiri menampilkan informasi mengenai folder/file, sedangkan bagian kanan menampilkan folder/file tersebut (Gambar 4.31).

(Gambar 4.31  Side Pane)

Perhatikan pada bagian atas Side Pane yang bertuliskan information. Maksudnya adalah bahwa Side Pane  tersebut menampilkan informasi dari folder/file yang bersangkutan. Arahkan pointer mouse pada tulisan information tersebut, kemudian klik. Akan tampil menu dari dropdown button tersebut, antara lain Information, Emblems, History, Notes, dan Tree.

          Information  berfungsi untuk menampilkan informasi mengenai folder/file yang bersangkutan.

          Emblems berfungsi untuk menampilkan dekorasi Emblems.

          History berfungsi untuk menampilkan history dari folder/file yang bersangkutan.

          Notes berfungsi untuk memasukkan catatan ke dalam folder/file yang bersangkutan

          Tree berfungsi untuk menampilkan struktur direktori folder/file yang bersangkutan

          Untuk menutup Side Pane, pengguna dapat mengklik tanda x di bagian Side Pane, atau dengan menklik menu View à Side Pane, sampai tanda √ di sebelah kiri tulisan Side Pane  hilang. Bisa juga dengan menekan tombol F9.

 

 

 

4.7 Menggunakan Panel Kendali

 4.7.1 Aplikasi-aplikasi Pada Panel Kendali Dapat Digunakan

 

  1. 1.   Taskbar

Pengaturan taskbar pada bagian bawah desktop utama Linux sangat fleksibel. Bahkan memungkinkan penggunanya untuk membuat taskbar sendiri sesuai dengan keinginannya sendiri.

Taskbar yang ada tidak harus berada di bagian bawah desktop utama, pengguna dapat menempatkannya di bagian atas, kiri, ataupun kanan dari desktop utama. Caranya mudah. Klik dan tahan taskbar tersebut lalu drag kebagian atas, kiri, atau kanan dari desktop. Kemudian lepaskan.

Untuk men-setting taskbar yang ada, pengguna dapat mengklik kanan pada taskbar. Akan tampil menu Add to Panel, Delete this Panel, Properties, New Panel, Help, About Panel, dan About GNOME.

Add to Panel  berfungsi untuk menambahkan aplikasi ke taskbar yang bersangkutan.

            Delete this Panel berfungsi untuk menghapus taskbar yang bersangkutan. Sebagai catatan, taskbar utama tidak dapat dihapus. Menu ini tidak aktif pada taskbar utama. Menu ini hanya aktif pada taskbar tambahan.

            Properties berfungsi untuk menampilkan properties dari taskbar yang bersangkutan. Pada menu ini, tampilan taskbar dapat di-setting sesuai dengan keinginan pengguna. Ada dua tab pada jendela properties dari taskbar ini, yaitu Edge Panel dan Background.

  • Edge Panel  (Gambar 4.32) berfungsi untuk mengatur tampilan posisi, ukuran, dan cara tampil taskbar.

 

 

 

 

(Gambar 4.32  Edge Panel)

 

  • Background  (Gambar 4.33) berfungsi untuk mengatur latar dari taskbar.

(Gambar 4.33  Background)

            New Panel  berfungsi untuk membuat taskbar baru selain taskbar utama. Linux menyediakan tampilan taskbar, antara lain

  • Corner Panel 
  • Edge Panel
  • Floating Panel
  • Sliding Panel
  • Menu Panel

            Tiga menu terakhir yaitu, Help, About Panel, dan About GNOME  berfungsi untuk menampilkan informasi.

  1. 2.   Add or Remove Packages

Pengaturan untuk penambahan atau pengurangan paket aplikasi Linux dapat di akses dengan mengklik menu  à System Setting à Add/Remove Applications.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk menambah atau mengurangi paket instalasi Linux sesuai dengan kebutuhan.

  1. 3.   Date and Time

            Pengguna dapat mengatur kembali waktu dan tanggal sistem dengan mengklik menu  à System Setting à Date & Time.

  1. 4.   Display

Pengaturan display desktop dapat dilakukan dengan mengklik menu   à System Setting à Display. Pengaturan ini meliputi resolusi, monitor, dan kartu grafik. Tab Display berfungsi sebagai pengatur resolusi (Gambar 4.34), sedangkan tab Advanced  berfungsi sebagai pengatur monitor dan kartu grafik (Gambar 4.35).

(Gambar 4.34  Display)

 

(Gambar 4.35  Advanced)

 

Klik pada tombol Configure untuk melakukan penyesuaian setting terhadap monitor dan kartu grafik yang digunakan. Pengguna bisa menggunakan fasilitas Probe untuk menduga tipe monitor atau kartu grafik yang digunakan. Biasanya sistem sudah bisa mendeteksi sendiri monitor dan kartu grafik yang sesuai.

Untuk mengganti background desktop, pengguna dapat melakukannya dengan mengklik menu  à Preferences à Background, atau bisa juga dengan klik kanan pada desktop, lalu pilih hange Desktop Background. Setelah itu akan tampil jendela Background Preferences. Pada jendela ini, pengguna dapat mengganti background desktop sesuai dengan yang diinginkan.

  1. 5.   Keyboard

Pengaturan jenis bahasa yang dipergunakan dalam pengetikan keyboard secara default  adalah U.S.English, namun dimungkinkan pula bagi pengguna untuk mengubah sesuai dengan kebutuhannya. Klik menu   à System Setting à Keyboard  untuk mengaksesnya.

Untuk konfigurasi  pemakaian keyboard, pengguna dapat melakukannya dengan mengklik menu  à Preferences à Keyboard.

  1. 6.   Language

          Pengaturan jenis bahasa yang dipergunakan dalam sistem secara default adalah English (USA). Pengguna dapat menggantinya sesuai dengan kebutuhan. Klik menu  à System Setting à Language untuk mengaksesnya.

  1. 7.   Mouse

Setting mouse yang digunakan dapat diakses dengan mengklik menu  à System Setting à Mouse. Biasanya sistem sudah bisa mendeteksi sendiri mouse yang sesuai. Pengaturan pemakaian mouse bisa dilakukan dengan mengklik menu  à Preferences à Mouse. Pengaturan pemakaian mouse  meliputi setting tombol mouse, bentuk cursor, dan pergerakan mouse.

  1. 8.   Printing

          Pengaturan instalasi printer dapat diakses dengan mengklik menu  à System Setting à Printing. Setelah itu jendela Printer configuration akan tampil. Klik tombol New untuk instalasi  printer. Kemudian akan muncul jendela Add a new printer queue. Pengguna dapat mengikuti langkah-langkah yang ada sampai selesai. Setelah itu pada jendela Printer configuration akan tampil nama printer yang sudah terinstal sebelumnya.

  1. 9.   Password

          Pengguna dapat mengganti password untuk login dengan mengklik menu  à Preferences à Password. Sebuah jendela Query  akan tampil, yang meminta pengguna untuk memasukkan password  baru sebanyak dua kali. Setelah itu jendela konfirmasi bahwa password telah berubah akan tampil. Pada login berikutnya password yang baru telah aktif.

  1. 10.    Users and Gorups

Penambahan dan pengurangan pengguna dapat dilakukan dengan mengklik menu  à System Setting à Users and Groups. Jendela Red Hat User Manager akan tampil.

Klik button Add User untuk menambahkan pengguna. Setelah itu akan tampil jendela Create New User. Isikan User Name pengguna baru yang akan ditambahkan. User Name ini yang dipergunakan untuk login nantinya. Full Name biasanya diisikan nama lengkap pengguna. Kemudian isikan password yang akan digunakan dua kali. Perhatikan penggunaan huruf besar dan huruf kecil, karena sistem memperhitungan hal tersebut. Setiap penambahan user baru sistem akan membuat satu folder home dengan nama user tersebut sebagai folder pribadi user tersebut.

Untuk menghapus user, pengguna dapat mengklik terlebih dahulu nama user yang inging di hapus, kemudian klik tombol Delete. Sistem akan mengkonfirmasi dengan menampilkan jendela Do you want to delete the user’s home directory?. Pilihan No, berarti folder home user tersebut akan tetap ada dalam sistem, sedangkan pilihan Yes, berarti folder home user tersebut akan dihapus juga.  

             

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN                          KOMPETENSI

 

5.1 Sumber Daya Manusia

 

Pelatih

 

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk:

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

 

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

 

Teman kerja / sesama peserta pelatihan

 

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

5.2.    Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi )

 

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi:

  1. Buku referensi (text book)/ buku manual servis
  2. Lembar kerja
  3. Diagram-diagram, gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

 

 

 

 

 

5.3         Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Mengoperasikan Sistem Operasi Linux
  2. Kode Program Pelatihan    :    TIK.OP02.003.01

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Mengoperasikan Sistem Operasi Linux

TIK.OP02.003.01

- Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive.

- PC dengan sistem operasi Linux Red Hat 9.0.

- Keyboard, mouse, dan monitor.

- RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

- CD Installer Linux Red Hat 9.0.

- CD installer sistem operasi Linux RedHat 9.0.

- Buku informasi atau manual tentang cara pengoperasian Linux Red Hat 9.0.

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Testimoni

Filed under : blog, tags: