Advertisement
loading...

 

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI

DAN KOMUNIKASI

SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER

 

 

MENGOPERASIKAN PRINTER

TIK.OP02.002.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

Jl. Prapatan No.    Menteng Raya Jakarta Pusat

 

DAFTAR ISI

 

Daftar Isi……………………………………………………………………………………………. Hal

 

BAB I    PENGANTAR ……………………………………………………………………………. 2

 

1.1.       Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi …………………………… 2

1.2.       Penjelasan Modul………………………………………………………………. 2

1.3.       Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)……………………………………… 3

1.4.       Pengertian-pengertian Istilah……………………………………………….. 3

 

BAB II   STANDAR KOMPETENSI………………………………………………………………. 5

 

2.1.       Peta Paket Pelatihan …………………………………………………………. 5

2.2.       Pengertian Unit Standar …………………………………………………….. 6

2.3.       Unit Kompetensi yang Dipelajari …………………………………………… 6

2.3.1.      Judul Unit ………………………………………………………….. 6

2.3.2.      Kode Unit ………………………………………………………….. 6

2.3.3.      Deskripsi Unit …………………………………………………….. 6

2.3.4.      Elemen Kompetensi ……………………………………………… 6

2.3.5.      Kriteria Unjuk Kerja ……………………………………………… 6

2.3.6.      Batasan Variabel ………………………………………………….. 7

2.3.7.      Panduan Penilaian ……………………………………………….. 7

2.3.8.      Kompetensi Kunci ………………………………………………… 8

 

BAB III  STRATEGI DAN METODE PELATIHAN …………………………………………….. 9

 

3.1.           Strategi Pelatihan …………………………………………………………… 9

3.2.           Metode Pelatihan ……………………………………………………………. 9

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI …………………………………………………………. 11

BAB V   SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI . 17

 

5.1.           Sumber Daya Manusia ……………………………………………………… 17

5.2.           Sumber-sumber Perpustakaan ……………………………………………. 17

5.3.           Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan ………………………………………. 18

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1.      Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2     Desain Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.1. Isi Modul

  1. Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

  1. b.   Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.

  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

  1. c.    Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.2.   Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/ tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3        Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah:
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4        Pengertian-pengertian Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.


BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1.      Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

2.1.1.  Dasar-dasar teknologi informasi.

2.1.2.  TIK.OP01.001.01 Mengetik pada papan ketik (keyboard) komputer standar.

2.1.3.  TIK.OP02.002.01  Mengoperasikan printer

2.1.4.  TIK.OP02.003.01 Mengoperasikan sistem operasi

2.1.5.  TIK.OP02.004.01 Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata (word processor) – tingkat dasar

2.1.6.   TIK.OP02.005.01 Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) – tingkat dasar

2.1.7.  TIK.OP02.006.01 Mengoperasikan Penelusur Web (Web Browser)

2.1.8.  TIK.OP02.007.01 Mengoperasikan piranti lunak klien e-mail (e-mail client)

2.1.9.  TIK.OP02.008.01 Mengidentifikasi komponen sistem komputer tingkat dasar (PC) penggunaan periphreral serta piranti lunak.

 

2.2.      Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

a. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.

  1. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  2. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk mengoperasikan printer dan sesuai dengan petunjuk penggunaan (user manual). Pengoperasian disini menyangkut penyalaan, pengoperasian dan pematian (power-off) printer

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu satu hari. Pelatihan ini ditujukan bagi semua user terutama yang tugasnya berkaitan dengan penggunaan komputer personal, seperti operator, programmer, staff support, dan staff administrasi.

 

 

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3.      Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  • Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

KODE UNIT               : TIK.OP02.002.01

 

JUDUL UNIT             : Mengoperasikan Printer

 

DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini ini berkaitan dengan pengoperasian printer untuk PC sesuai dengan petunjuk penggunaan (user manual). Pengoperasian disini menyangkut penyalaan, pengoperasian dan pematian (power-off) printer.

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01    Mempersiapkan pra- penyalaan komputer 1.1       Koneksi catu daya sudah tersambung.

1.2       Perangkat protektif seperti UPS dan stabilizer (jika ada) sudah dinyalakan.

1.3       Printer sudah tersambung dengan PC dan atau perangkat lain sesuai dengan petunjuk pada petunjuk penggunaan.

1.4       Semua peralatan sudah disiapkan untuk kondisi penyalaan normal (default).

 

02 Menyalakan dan menyiapkan penggunaan printer 2.1    Indikator penyalaan seperti lampu dan atau suara muncul secara benar sesuai dengan petunjuk penggunaan.

2.2  Tahapan inisialisasi berjalan sampai dengan kondisi yang menandakan printer siap pakai sesuai dengan petunjuk penggunaan.

2.3    Penyiapan lokasi objek operasi dari printer seperti tempat masuk dan keluarnya kertas.

2.4    Pemasangan kertas/transparan pada printer.

2.5    Pemasangan /penggantian pita/toner pada printer sesuai dengan petunjuk pada petunjuk penggunaan.

2.6    Pemilihan opsi atau penyesuaian (customization) melalui panel menu/tombol pada printer dapat dialkukan sesuai kebutuhan pemakaian printer.

03   Pengoperasian printer 3.1    Printer sudah diaktifkan melalui alat piranti lunak (software tools) yang digunakan.

 

 

BATASAN VARIABEL

 

  1. Unit ini berlaku untuk sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi bidang Operator.
    1. Mengoperasikan printer ini  terbatas pada :

Kondisi kerja normal dengan perangkat PC standar.

Sistem operasi berbasis Grahic User Interface (GUI)

Printer yang lengkap dengan petunjuk penggunaannya dan drivernya.

 

Panduan Penilaian

 

1.       Pengetahuan dan Ketrampilan Penunjang

Untuk mendemonstrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang :

 

1.1         Pengetahuan tentang komputer.

1.2     Kemampuan menyalakan dan mematikan komputer.

1.3     Pengoperasian perangkat PC seperti mouse dan keyboard.

 

2.       Konteks Penilaian :

 

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji keterampilan baik secara langsung ataupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan penunjang dalam pengoperasian komputer.

 

 

 

3.       Aspek Penting Penilaian :

3.1   Kemampuan untuk melakukan proses pengoperasian printer.

3.2   Pengetahuan tentang proses kerja printer.

 

4.       Kaitan Dengan Unit-Unit Lain :

 

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan pengorasian PC.

4.2     Unit ini juga mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan pengoperasian piranti lunak aplikasi.

 

Kompetensi Kunci

 

No

Kompetensi Kunci Dalam Unit ini

Tingkat

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

1

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

1

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika

1

6

Memecahkan masalah

1

7

Menggunakan teknologi

2

 

 


BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

1.1     Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang  terdapat pada tahap belajar.

1.2     Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2.      Metode Pelatihan         

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

 

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk datang bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topic tertentu.

 

 


BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

Gambar 4.1 Unit Printer

 

Printer (alat cetak) sebagai unit pendukung operasional komputer personal saat ini memiliki beberapa jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan pencetakan hasil kerja dengan komputer baik berupa text maupun gambar/image. Jenis-jenis printer yang ada dipasaran saat ini antara lain:

  • Dot Matrix (menggunakan pita)
  • Desk Jet (menggunakan tinta/ink)
  • Laser Jet (menggunakan serbuk hitam)
  • Color Laser Jet (menggunakan serbuk warna)

 

4.1 Metode Persiapan awal

 

Hal-hal penting yang berhubungan dengan alat cetak/printer secara umum:

  • Terminal koneksi ke alat cetak tersebut (serial port, paralel port USB)
  • Driver interface (program penghubung) antara sistim operasi dengan alat cetak
  • Jenis dan ukuran kertas yang akan digunakan (continous form, A3, A4, kuarto/letter, folio/legal)
  • Jenis kabel penghubung/konektor (serial, paralel, USB)
  • Tombol Power On/Off
  • Tempat masuk kertas (manual, continous, paper tray)
  • Pemasangan/penggatian pita, catriage dan toner

 

4.2 Instalasi Alat Cetak/Printer

 

Instalasi printer harus melalui dua tahap yaitu:

4.2.1 Instalasi perangkat keras/hardware

Untuk menginstalasi printer direkomendasikan komputer (CPU) dalam kondisi mati/off kemudian lakukan pemasangan kabel koneksi power (AC Plug) dan kabel koneksi dari printer ke CPU yang berupa jenis kabel paralel atau USB perhatikan terminal koneksi yang terdapat pad printer lihat gambar 4.2  dan terminal koneksi yang terdapat pada CPU lihat gambar 4.3 dan gambar 4.4 gambar panel belakang CPU

 

 

Gambar 4.2 Konektor paralel di printer                       Gambar 4.3 konektor paralel di CPU

 

-Konektor Keyboard             -Konektor Printer           -Konektor LAN

-Konektor Mouse                 -Konektor Serial           -Konektor USB

-Konektor USB                                                 -Konektor Suara

 

 

Gambar 4.4. Terminal Konektor panel belakang CPU

 

4.2.2 Instalasi perangkat lunak/software dirver

Setelah instalasi perangkat keras selesai dilakukan tahap berikutnya adalah menginstalasi software driver agar alat cetak dapat dikenali oleh operating sistim (khusus sistim Windows-Xp umumnya sudah memiliki driver yang kompatibel) dan mendukung sistim Plug and Play (PNP) dari sistim BIOS sehingga setiap perangkat keras yang terhubung ke CPU, sistim Windows-Xp labgsung mencari driver yang kompatibel dan apabila ternyata tidak ditemukan maka anda harus memasukan/menginstal driver perangkat keras yang digunakan.

 

4.2.2.1 Cara Instalasi Driver Printer ekternal (CD driver)

Menginstal driver printer (koneksi dan power printer sudah ON) melalui CD driver cukup mudah yaitu anda masukkan CD driver ke CDROM (biasanya setiap driver dilengkapi batch file Auto Run) tahap berikutnya anda cukup mengikuti langkah-langkah (setup wizard) yang ditampilkan sampai dengan selesai / finish. Default koneksi paralel printer pada port LPT1

 

4.2.2.2 Cara Instalasi Driver Printer Internal (tanpa CD driver)

Untuk melakukan instalasi driver secara internal dari sistem operasi Windows (kondisi printer harus ON) kemudian klik Start à sorot+klik “Printer and Fax” (lihat gbr. 4.5)à pada jendela printer and fax klik “Add a Printer” à dan ikuti langkah-langkah pada jendela printer wizard klik Next (perhatikan ilustrasi gambar 4.6 dan urutanya)

 

Gambar 4.5 Printer and Fax     Gambar 4.6 Jendela Printer Wizard

 

Gambar 4.7. Auto Detect Printer                                           Gambar 4.8 Proses pencarian driver

 

Apabila sudah diketahui merk dan tipe printernya maka pilihan auto detect bisa di kosongkan (tidak dicentang) dan akan tampil jendela berikutnya seperti gambar 4.9 berikutnya à klik Next berikutnya memberi nama printer yang akan digunakan (defaultnya sama dengan pilihan merek dan tipe) lihat gambar 4.10 dan anda dapat menjadikan printer tersebut sebgai default printer atau tidak hanya memilih Yes atau No

 

Gambar 4.9 Memilih port printer                Gambar 4.10 Nama Printer

Berikutnya bila printer tersebut akan digunakan bersama dalam satu jaringan anda bisa pilih “Share Printer” atau “Do not share printer” (gambar 4.11) dan berikutnya apakah anda akan melakukan test cetak? Pilihlah “Print Test Page” bila tidak pilih “No” dan tampilan jendela terakhir gambar 4.14 memperlihatkan rincian printer yang anda seting (perhatikan ilustrasi urutan gambar)

 

Gambar 4.11 Share Printer            Gambar 4.12 Prin test page

 

Gambar 4.13 Complete Wizard      Gambar 4.14 Tampilan Printer

 

4.3         Pemasangan Kertas dan Seting Kepadatan Dot/Pixel per inch

 

Pencetakan data harus memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan ketersediaan alat cetak / printer, dan yang menjadi pertimbangan adalah kemampuan / kapasitas printer antara lain:

  • Ukuran kertas standar (default) ukuran 11” x 8,5” (kuarto), 14” x 8,5” (legal/folio) dan A4 (210mm x 290mm) kecuali jenis printer tertentu yang mampu mencetak dengan ukuran kertas sampai A3.
  • Pemasangan kertas harus memperhatikan dimana posisi kertas harus dimasukan yang membedakan pemasangan kertas adalah kertas  jenis continous karena harus memperhatikan struktur mekanik (perhatikan gambar 4.15)
  • Kualiatas hasil cetakan sangat ditentukan oleh kepadatan pixel/dot per inch semakin tinggi kepadatan dot/pixel per inch maka kualitas hasil cetakan makin sempurna, tetapi semakin tinggi seting kepadatan dot/pixel per inch akan memperlambat kerja printer seting kepadatan dot per inch berlaku untuk semua jenis printer. Contoh seting resolusi untuk hasil cetakan pada printer dot matrix 120 x 180 dan contoh untuk printer jenis Laser Jet 300, 600 (tergantung type masing-masing printer)

 

Gambar 4.15 Posisi pemasanagn kertas continous

 

Gambar 4.16 Tuas pemilih posisi jenis kertas

 

 

 

 

4.4         Penggantian Pita, Catriage, dan Toner

 

Hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam penggantian pita, catriage, dan toner adalah:

  • Untuk jenis dot matrix matikan power dan buka/lepas penutup depan atas bagian pita sesuai buku petunjuk penggunaan (user manual).
  • Angkat casing pita sambil melepas bagian pita yang menempel di kepala head printer (perhatikan posisi awal sebelum mengangkat casing pita untuk memudahkan mengingat pemasangan kembali)
  • Pasang pita baru dengan posisi seperti semula dan pita jangan sampai melipat serta harus kencang, putar tuas penggulung pita untuk mengencangkan pita (ikuti sesuai buku petunjuk)
  • Tutup kembali penutup pita dengan benar karena penutup pita ada tuas yang memiliki fungsi sebagai penutup sub saklar ON/OFF (printer ready)
  • Untuk penggantian catriage juga harus membuka penutup depan/ atas terlebih dahulu dan posisi catriage harus ditengah untuk memudahkan saat melepas (perhatikan posisi sebelum melepas catriage) à angkat tuas pengunci à angkat catriage à pasang kembali dengan catriage yang baru/refill (ikuti sesuai buku petunjuk)
  • Penggantian toner pada printer Laser Jet yang perlu diperhatian saat akan melepas toner biasanya agak keras dan perhatikan alur posisi toner saat akan memasangnya kembali (ikuti sesuai buku petunjuk)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1.      Sumber Daya Manusia

 

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2.      Sumber-sumber Perpustakaan       

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi dari perusahan
  2. Lembar kerja
  3. Gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

Sumber-sumber bacaan yang dapat digunakan :

Judul

Pengarang

Penerbit

 

 

 

:

:

:

 

 

Buku Panduan Pemakaian Printer yang dimiliki

 

 

5.3.      Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan         

  • Komputer (CPU, monitor, keyboard, mouse)
  • Unit Printer dan kabel koneksi (paralel, serial atau USB)
  • Stabilizer/UPS (jika tersedia)

 

Testimoni

Filed under : blog, tags: