Advertisement
loading...

 

 

Advertisement

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

 

 

 

 

MENGOPERASIKAN PRINTER

TIK.OP02.002.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

DAFTAR ISI. 1

BAB I. 3

PENGANTAR. 3

1.1 Konsep Dasar Competency Based Training (CBT) 3

1.2 Penjelasan Modul 3

1.2.1 Desain Modul 3

1.2.2 Isi Modul 4

1.2.3 Pelaksanaan Modul 4

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC) 5

1.4 Pengertian-Pengertian / Istilah. 5

BAB II. 7

STANDAR KOMPETENSI. 7

2.1 Peta Paket Pelatihan. 7

2.2 Pengertian Unit Standar Kompetensi 7

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari 8

2.3.1 Judul Unit Kompetensi 8

2.3.2 Kode Unit Kompetensi 8

2.3.3 Deskripsi Unit 8

2.3.4 Elemen Kompetensi 8

2.3.5 Panduan Penilaian. 10

2.3.6 Kompetensi Kunci 11

BAB III. 12

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN. 12

3.1 Strategi Pelatihan. 12

3.2 Metode Pelatihan. 12

BAB IV. 14

MATERI UNIT KOMPETENSI. 14

4.1 Tujuan Instruksional Umum.. 14

4.2 Tujuan Instruksional Khusus 14

4.3 Uraian Singkat Tentang Memperbaiki Printer 14

4.4 Beberapa Pengertian Dalam Unit Kompetensi Ini 18

4.5 Informasi Masing-Masing Elemen Kompetensi 18

4.5.1 Mempersiapkan pra- penyalaan komputer 18

4.5.2 Menyalakan dan menyiapkan penggunaan printer 21

4.5.3 Pengoperasian printer 23

4.5.4    Mematikan  printer, dan mengamati proses de-aktifasi hingga selesai 30

BAB V. 32

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN                          KOMPETENSI  32

5.1 Sumber Daya Manusia. 32

5.2 Sumber-sumber Kepustakaan (Buku Informasi) 33

5.3 Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan. 34

DAFTAR PUSTAKA. 35

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

 

1.1 Konsep Dasar Competency Based Training (CBT)

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

 

1.2 Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

 

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.1 Desain Modul

Modul ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual / mandiri:

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual / mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur / sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.2 Isi Modul

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

 

1.2.3 Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan:

-    Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-    Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-    Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-    Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan:

- Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

- Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

- Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

- Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

-  Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

 

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)?

Jika anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena anda telah:
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4 Pengertian-Pengertian / Istilah

Berikut adalah pengertian dari beberapa istilah yang digunakan dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi, antara lain:

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi Kerja

Kompetensi  Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu  yang mencakup aspek  pengetahuan ,  keterampilan dan sikap kerja  yang sesuai dengan standar yang ditetapkan

 

Pelatihan Berbasis Kompetensi Kerja

Pelatihan Berbasisi Kompetensi Kerja adalah  pelatihan kerja yang menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja.

 

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan / atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Sertifikasi Kompetensi Kerja.

Sertifikasi kompetensi Kerja adalah proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sitematis dan obyektif melalui uji kompetensi sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia, standar internasional dan /atau standar khusus.

 

Sertifikat Kompetensi Kerja

Sertifikat Kompetensi Kerja adalah bukti tertulis yang diterbitkan oleh lembaga sertifikasi profesi terakreditasi yang menerangkan bahwa seseorang telah menguasai kompetensi kerja tertentu sesuai dengan SKKNI.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1 Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini bertujuan untuk mencapai satu unit kompetensi. Adapun kompetensi ini termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. TIK.OP02.001.01  Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC stand alone)
  2. TIK.OP02.009.01  Mengoperasikan PC yang terhubung pada jaringan komputer lokal

 

Modul ini juga mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan pengoperasian piranti lunak aplikasi.

 

 

2.2 Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari bagaimana cara mengoperasikan printer, dalam hal ini pemasangan sampai penggunaan printer.

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari.

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

 

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

 

2.3.1 Judul Unit Kompetensi

Judul Unit          : Mengoperasikan printer

 

 

2.3.2 Kode Unit Kompetensi

Kode Unit          : TIK.OP02.002.01

 

2.3.3 Deskripsi Unit

Unit ini akan menentukan kompetensi yang diperlukan untuk   mengoperasikan printer. Cara pengoperasian printer yang dibahas dalam unit ini adalah untuk PC sesuai dengan petunjuk penggunaan (user manual). Unit ini juga menjelaskan tentang pengoperasian printer menyangkut penyalaan, pengoperasian dan pematian (power-off) printer.

2.3.4 Elemen Kompetensi

                                                                                    ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01   Mempersiapkan pra- penyalaan komputer 1.1      Koneksi catu daya sudah tersambung.

 

1.2      Perangkat protektif seperti UPS dan stabilizer (jika ada) sudah dinyalakan.

 

1.3      Printer sudah tersambung dengan PC dan atau perangkat lain sesuai dengan petunjuk pada petunjuk penggunaan.

 

1.4      Semua peralatan sudah disiapkan untuk kondisi penyalaan normal (default).

 

02   Menyalakan dan menyiapkan penggunaan printer 2.1    Indikator penyalaan seperti lampu dan atau suara muncul secara benar sesuai dengan petunjuk penggunaan.

 

2.2 Tahapan inisialisasi berjalan sampai dengan kondisi yang menandakan printer siap pakai sesuai dengan petunjuk penggunaan.

2.3    Penyiapan lokasi objek operasi dari printer seperti tempat masuk dan keluarnya kertas.

 

2.4    Pemasangan kertas/transparan pada printer.

 

2.5    Pemasangan /penggantian pita/toner pada printer sesuai dengan petunjuk pada petunjuk penggunaan.

 

2.6    Pemilihan opsi atau penyesuaian (customization) melalui panel menu/tombol pada printer dapat dialkukan sesuai kebutuhan pemakaian printer.

 

03   Pengoperasian printer 3.1    Printer sudah diaktifkan melalui alat piranti lunak (software tools) yang digunakan.

 

3.2  Pemilihan opsi,   penyesuaian dan konfigurasi properti dapat dilakukan sesuai kebutuhan pemakaian printer melalui alat piranti lunak yang digunakan.

 

3.3   Printer   dapat  dioperasikan  sesuai    petunjuk penggunaan.

 

04    Mematikan  printer, dan mengamati proses de-aktifasi hingga selesai 4.1    Semua   kondisi/ setting    pheriperal       sudah dikembalikan untuk pematian secara normal/default sesuai dengan petunjuk penggunaan.

 

4.2   Tahapan  de-aktifasi  berjalan   sampai  dengan kondisi yang menandakan pheriperal yang digunakan sudah dalam kondisi mati.

 

4.3    Indikator  seperti  lampu  dan atau  suara   akan tampak/terdengar secara benar sesuai dengan petunjuk penggunaan.

 

Tabel 1 Elemen Kompetensi

 

2.3.4 Batasan  Variabel 

Unit ini berlaku untuk sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi bidang Operator.

  1. Mengoperasikan printer ini  terbatas pada:

Kondisi kerja normal dengan perangkat PC standar.

Sistem operasi berbasis Grahic User Interface (GUI)

Printer yang lengkap dengan petunjuk penggunaannya dan drivernya.

 

 

2.3.5 Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari:

1. Pengetahuan dan Ketrampilan Penunjang

Untuk mendemonstrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang:

1.1     Proses pemasangan printer pada PC.

1.2   Pencetakan pada printer.

 

 

2. Konteks Penilaian

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji keterampilan baik secara langsung ataupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan penunjang dalam pengoperasian printer.

 

 

3. Aspek Penting Penilaian

3.1   Kemampuan untuk melakukan proses pengoperasian printer.

3.2   Pengetahuan tentang proses kerja printer.

 

 

4. Kaitan Dengan Unit-Unit Lain

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan pengorasian PC.

4.2     Unit ini juga mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan pengoperasian piranti lunak aplikasi.

 

 

2.3.6 Kompetensi Kunci

No

Kompetensi Kunci Dalam Unit ini

Tingkat

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

1

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

1

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika

1

6

Memecahkan masalah

1

7

Menggunakan teknologi

2

Tabel 2 Kompetensi Kunci

 


BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1 Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu Sistem Berbasis Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melakukan praktek sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2 Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

 

4.1 Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu memasang printer dengan benar.
  • Siswa mampu mengoperasikan printer.
  • Siswa dapat menggunakan printer.

 

4.2 Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat mengetahui cara pemasangan printer
  • Siswa dapat mengetahui cara peletakan objek operasi dari printer.
  • Siswa dapat memasang tinta pada printer dan disesuaikan.
  • Siswa dapat melakukan konfigurasi pada printer, menyalakan dan mematikan printer.

 

4.3 Uraian Singkat Tentang Memperbaiki Printer

 

Sebelum membahas tentang perbaikan printer, maka sebaiknya mendalami terlebih dahulu hal yang berkaitan dengan komputer.

 

Menyalakan Komputer

Komputer adalah sebuah alat elektronik untuk menyimpan maupun memproses informasi. Untuk menggunakan printer kita harus pertama tama menyalakan komputer. Komputer dapat memanipulasi data berdasarkan sederetan perintah yang mana membuatnya menjadi suatu contoh yang sangat tepat sebagai sistem untuk memproses data.

 

Sebagaimana kita tahu bahwa komputer adalah sebuah alat elektronik, maka kita perlu tahu bagaimana cara mengoperasikannya.

 

Pertama-tama langkah yang perlu dilakukan untuk menyalakan komputer adalah dengan memastikan bahwa komputer tersambung dengan kabel-kabel yang sesuai dan power menyala pada plug socket (perlu diingat untuk tidak memasang kabel jika power menyala). Komputer perlu tersambung ke aliran listrik dari jaringan PLN atau alat-alat bantu seperti UPS(Uninterruptible Power Supply), AVR(Advanced Virtual RISC), soft start atau lainnya.

 

Perangkat bantu seperti UPS (Uninterruptible Power Supply) mempunyai baterai yang akan menyimpan aliran listrik untuk beberapa waktu apabila terjadi putus aliran listrik. Alat ini memungkinkan user untuk melakukan shut down pada komputernya semestinya dan menyimpan data-data penting sebelum pemutusan aliran listrik dari sumbernya. Apabila komputer tersambung pada alat-alat bantu seperti ini, maka kita haruis memsatikan bahwa alat-alat bantu ini memiliki ketersediaan aliran listrik.

 

Apabila sudah dipastikan bahwa komputer telah tersambung pada aliran listrik, langkah berikutnya adalahn menekan tombol power yang terletak didepan casing komputer. Hal ini cukup dilakukan sekali, tekan dengan seksama, kemudian lepaskan. Biasanya tombol power tersebut adalah tombol yang ukurannya lebih besar dari tombol lainnya.

 

Setelah tombol power ditekan kita perlu menunggu beberapa saat supaya komputer menyala dan menloading piranti lunak (Operating System) atu dikenal dengan istilah boot up. Prosedur ini juga menentukan alat-alat periperal apa yang terhubung ke komputer. Ada beberapa warna lampu yang dapat dijadikan indikator.

-   Warna Hijau menandakan bahwa power menyala dan peralatan tersebut bekerja dengan baik.

-   Warna oranye menandakan bahwa peralatan tersebut berada pada kadaan low-power atau sleep mode. Peralatan tersebut masih menyala tetapi tidak bekerja.

 

Mengenali Printer

Kita akan memulai pelajaran kita dengan mengenali printer dan bagian – bagiannya dahulu. Pengenalan dari printer di bawah mengambil contoh dari printer HP Deskjet 9800.

 

 

Langkah 1: Periksa isi kemasan.

1) Printer HP Deskjet 9800 series,

2) Kabel daya,

3) Manual cetak (poster pemasangan dan panduan pemasangan,

4) CD Starter (perangkat lunak dan manual elektronik),

5) Catridge tinta printer hitam dan catridge tinta 3 warna (merah, biru, kuning),

6) Aksesori pencetakan dua-sisi otomatis opsional, yang disertakan bersama printer HP Deskjet 9800d, 9803d, dan 9808d.

 

 

Langkah 2: Lepaskan bahan-bahan pengemas.

Lepaskan semua pita pengemas dari printer.

 

 

 

 

Langkah 3: Kenali bagian-bagian printer (depan).

1) Baki masuk yang dapat diperpanjang,

2) Baki keluar yang dapat diperpanjang,

3) Pembatas kertas pengumpanan manual depan,

4) Lubang pengumpanan manual depan,

5) Penutup atas,

6) Pengunci catridge cetak,

7) Tempat catridge cetak,

8) Pengunci baki masuk,

9) Pembatas media kecil,

10) Pembatas lebar kertas,

11) Lampu catridge cetak,

12) Tombol Cancel (Batal),

13) Tombol dan lampu Resume (Lanjut),

14) Tombol dan lampu Power (Daya),

15) Pelepas media kecil.

 

 

 

Kenali bagian-bagian printer (belakang).

1) Port Universal Serial Bus (USB),

2) Port paralel,

3) Panel akses belakang,

4) Lubang pengumpanan manual belakang,

5) Pembatas kertas pengumpanan manual belakang,

6) Tombol pelepas panel akses belakang,

7) Soket daya masuk,

8) Aksesori pencetakan dua-sisi otomatis opsional (unit dupleks).

 

4.4 Beberapa Pengertian Dalam Unit Kompetensi Ini

Beberapa pengertian yang mungkin digunakan dalam unit kompetensi ini yaitu :

  1. Komputer, adalah sebuah alat elektronik untuk menyimpan maupun memproses informasi.
  2. Catridge, adalah komponen dari printer yang berfungsi menyediakan tinta untuk mencetak.
  3. Printer, adalah salah satu perangkat keluaran yang menerima masukan dari komputer dan mencetak di atas kertas.

 

 4.5 Informasi Masing-Masing Elemen Kompetensi

4.5.1 Mempersiapkan pra- penyalaan komputer

1) Pengetahuan Kerja

 

Pemasangan Printer

 

Langkah 1: (HP Deskjet 9800d, 9803d, dan 9808d).

1) Lepaskan panel akses belakang dengan menekan tombol pelepas ke arah satu sama lain.

2) Tarik panel akses belakang sampai terlepas dari printer.

 

Catatan: Ketika memasang unit dupleks, jangan menekan tombol pada kedua sisi unit ini. Gunakan tombol-tombol ini hanya untuk melepaskan unit dupleks dari printer.

 

 


Langkah 2: Pasang kabel daya.

1) Pasang kabel daya ke printer.

2) Pasang kabel daya ke catu daya.

Catatan:   Hubungkan printer ke komputer (melalui kabel USB atau paralel) hanya setelah perangkat lunak selesai diinstal atau bila diminta untuk melakukan hal tersebut dalam proses penginstalan.

3) Masukkan unit dupleks secara lurus ke bagian belakang printer sampai kedua sisi masuk ke tempatnya

 

 

2) Ketrampilan Kerja

 

Ketrampilan kerja yang diperlukan dalam berkaitan dengan unit kompetensi ini, yaitu :

 

1.       Koneksi catu daya sudah tersambung

  • Memeriksa apakah catu daya yang diperlukan sudah memadai.
  • Memeriksa apakah catu daya sudah terpasang dengan benar.
  • Memeriksa apakah catu daya sudah benar tersambung.

 

2.       Perangkat protektif seperti UPS dan stabilizer (jika ada) sudah dinyalakan

  • Menyediakan perangkat protektif seperti UPS dan stabilizer.
  • Menyalakan perangkat protektif untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
  • Memeriksa apakah perangkat protetif sudah bekerja dengan benar.

 

3.       Printer sudah tersambung dengan PC dan atau perangkat lain sesuai dengan petunjuk pada petunjuk penggunaan

  • Memeriksa apakah printer sudah tersambung dengan PC dan perangkat lain.
  • Memeriksa apakah printer sudah tersambung dengan benar.

 

4.       Semua peralatan sudah disiapkan untuk kondisi penyalaan normal (default)

  • Memeriksa kesiapan peralatan untuk penyalaan normal.
  • Memeriksa kelengkapan peralatan untuk penyalaan normal.

 

3) Sikap Kerja

 

Sikap kerja yang berkaitan dengan unit kompetensi ini yaitu :

  1. Menyambungkan koneksi catu daya.
  2. Menyalakan perangkat protektif UPS dan stabilizer.
  3. Menyambungkan printer ke PC dan perangkat penting lainnya.
  4. Menyiapkan semua peralatan untuk penyalaan normal (default).

 


4.5.2 Menyalakan dan menyiapkan penggunaan printer

1) Pengetahuan Kerja

 

Penyalaan printer sebelumnya didahului oleh penyiapan penggunaan printer. Tahapan ini akan dikerjakan setelah pra-penyiapan penggunaan printer telah terselesaikan sepenuhnya. Beberapa hal mendetail akan dijelaskan lebih lanjut di bagian ketrampilan kerja.

 

Indikator Acuan Lampu Printer

Lampu printer berfungsi menunjukkan status printer dan berguna untuk mendiagnosis masalah printer. Tabel berikut berisi penjelasan mengenai pola lampu printer yang mungkin terjadi sewaktu proses penginstalan.

 

Daftar lengkap uraian lampu printer dapat diperoleh pada lokasi berikut:

•   Panduan pengguna di layar yang terdapat pada CD Starter: Lihat bagian “Printer lights reference” (Acuan mengenai lampu printer).

 

•   Driver Printer: Klik kanan ikon printer. Pilih Printing Preferences (Preferensi Cetak). Dari tab Services (Layanan), pilih Help with Printer Lights (Bantuan mengenai Lampu Printer).

 

•   Halaman diagnostik: Tekan terus tombol Power (Daya), tekan tombol Resume (Lanjut) empat kali, kemudian lepaskan tombol Power (Daya).

 

Indikasi lampu printer: Penjelasan dan tindakan yang dianjurkan

Lampu catridge cetak kiri dan kanan. Lampu catridge cetak kiri menunjukkan status catridge cetak 3 warna, lampu catridge cetak kanan menunjukkan status catridge cetak hitam atau catridge foto. Lampu catridge cetak dapat menyala atau berkedip bersamaan dengan lampu Power (Daya) dan lampu Resume (Lanjut) yang tercantum dalam tabel ini.

 

 

 

 

 

  • Menyala: Tinta pada catridge cetak tinggal sedikit atau sudah habis. Gantilah segera catridge cetak. Untuk petunjuk, lihat panduan penggunaan di layar.

 

  • Berkedip: Catridge cetak rusak, tidak ada, atau tidak kompatibel. Ulangi pemasangan catridge, atau gantilah catridge. Untuk informasi lebih lanjut, lihat panduan pengguna di layar. Jika mencetak dengan hanya satu catridge cetak, abaikan lampu ini.

 

Lampu printer menyala bergantian.

Lampu printer akan menyala bergantian bila printer melakukan inisialisasi ulang.

 

  • Tidak diperlukan tindakan apa-apa.
Lampu daya berkedip.

Printer sedang mencetak atau memproses pekerjaan cetak.

 

  • Tidak diperlukan tindakan apa-apa.
 

 

 

Lampu Power (Daya) dan Resume (Lanjut) menyala.

Periksa kondisi berikut ini:

  • Pastikan penutup atas dalam keadaan tertutup.
  • Pastikan panel akses belakang atau unit dupleks terpasang dengan benar dan terkunci pada tempatnya.

 

 

 

2) Ketrampilan Kerja

 

Ketrampilan kerja yang diperlukan dalam berkaitan dengan unit kompetensi ini, yaitu :

 

1.       Indikator penyalaan seperti lampu dan atau suara muncul secara benar sesuai dengan petunjuk penggunaan

  • Menggunakan indikator penyalaan lampu dan suara sebagai tanda siapnya printer digunakan.
  • Memperhatikan lampu/suara yang muncul ketika printer dinyalakan.

 

2.       Tahapan inisialisasi berjalan sampai dengan kondisi yang menandakan printer siap pakai sesuai dengan petunjuk penggunaan

  • Memeriksa inisialisasi yang menandakan printer siap dipakai.
  • Pemeriksaan sesuai dengan petunjuk penggunaan.

3.       Penyiapan lokasi objek operasi dari printer seperti tempat masuk dan keluarnya kertas

  • Melakukan persiapan lokasi objek operasi dari printer.
  • Memeriksa tempat masuk dan keluar kertas printer telah siap digunakan.

 

4.       Pemasangan kertas/transparan pada printer

  • Menyediakan kertas/transparan.
  • Memasukkan kertas/transparan ke printer.

 

5.       Pemasangan /penggantian pita/toner pada printer sesuai dengan petunjuk pada petunjuk penggunaan

  • Menyediakan pita/toner untuk diganti.
  • Mengganti pita/toner sesuai dengan petunjuk penggunaan.

 

6.       Pemilihan opsi atau penyesuaian (customization) melalui panel menu/tombol pada printer dapat dilakukan sesuai kebutuhan pemakaian printer

  • Mempelajari buku manual printer tentang penyesuaian pada panel menu.
  • Melakukan penyesuaian pada printer sesuai dengan pemakaian.

 

3) Sikap Kerja

 

Sikap kerja yang berkaitan dengan unit kompetensi ini yaitu :

  1. Memperhatikan indikator penyalaan lampu dan suara sesuai dengan petunjuk penggunaan.
  2. Menyiapkan kertas untuk pencetakan pada printer.
  3. Menggunakan panel menu untuk menyesuaikan pilihan pada printer.

 

4.5.3 Pengoperasian printer

1) Pengetahuan Kerja

 

 

 

Langkah 1: Instal perangkat lunak, kemudian hubungkan printer.

Masukkan CD Starter ke drive CD-ROM, kemudian ikuti prosedur yang sesuai untuk sistem operasi dan koneksi (USB atau paralel) yang Anda gunakan.

 

Catatan:   Hubungkan printer ke komputer hanya jika perangkat lunak selesai diinstal atau bila diminta untuk melakukan hal tersebut sewaktu menginstal. Juga, hubungkan hanya kabel yang Anda pilih sewaktu menginstal. Jika printer telah dihubungkan ke komputer sebelum perangkat lunak diinstal, lihat “To connect the printer before installing the software” (Cara menghubungkan printer sebelum menginstal perangkat lunak) dalam panduan pengguna di layar pada CD Starter untuk menyelesaikan pemasangan printer.

 

Langkah-langkah:

-   Klik pada Start, kemudian pilih Setting dan pilih Printer & Faxes

 

-   Sebuah Active Windows akan keluar.

 

-   Double klik pada Add Printer

 

-   Maka akan muncul screen Add Printer Wizard. Pilih Local printer attached to this computer. Check pada Automatically detect and install my Plug and Play printer jika ingin menginstall printer secara otomatis. Jangan check jika ingin install secara manual. Disini saya menerangkan secara manual.

 

-   Klik Next, Select a PrinterPort. Jika printer anda menggunakan port LPT klik pada LPT1. Jika menggunakan USB klik pada USB.

 

-   Klik Next. Ini adalah bagian untuk memilih model printer. Pilih model printer. Jika tidak terdapat model printer anda, masukkan cd atau disket yang diberikan bersama printer dan klik pada Have Disk.

 

-   Klik Next. Masukkan nama printer tersebut, biasanya secara default akan keluar sendiri.

 

-   Klik Next. Selesai. Klik pada Finish. Anda sudah berhasil memasang dan menginstall drive pada computer anda.

 

5

 

Langkah 2: Uji penginstalan perangkat lunak.

Setelah perangkat lunak selesai diinstal dan printer sudah dihubungkan ke komputer, anda dapat mencoba mencetak satu dokumen menggunakan aplikasi yang sering anda gunakan misal Microsoft Word dengan membuka menu File – Print atau shortcut key Ctrl + P.

 

Langkah 3: Daftarkan printer.

Daftarkan printer anda agar bisa memperoleh dukungan dan informasi teknis yang penting. Jika anda belum mendaftar ketika menginstal perangkat lunak, anda dapat melakukannya di http://www.register.hp.com.

 

 

 

 

 

Pengaturan konfigurasi printer

Aturlah konfigurasi printer anda dengan mengakses Printer Properties dari Control Panel – Printer & Faxes, kemudian pilihlah printer yang ingin anda konfigurasikan, kemudian right-click – Properties untuk melihat dan mengatur beberapa konfigurasi seperti terlihat pada gambar. Untuk pengaturan kualitas hasil cetakan, ukuran kertas, layout serta beberapa petunjuk lainnya dapat dilihat dari Printing Preferences.

 

Memasukkan Kertas dan Memasang Catridge cetak pada Printer

 

 

 

Langkah 1: Masukkan kertas.

1)    Angkat baki keluar. Tunggu beberapa detik sampai printer melakukan inisialisasi.

2a)   Tekan pengunci baki masuk.

2b)  Tarik perpanjangan baki masuk.

3)    Tekan tombol di atas pembatas lebar kertas, kemudian geser pembatas ke arah kiri sampai ke posisi paling ujung.

4)    Masukkan hingga 150 lembar kertas, dengan sisi cetak menghadap ke bawah dan kertas menempel ke sisi kanan baki masuk, hingga kertas terhenti.

5)    Tekan tombol di atas pembatas lebar kertas, kemudian geser pembatas ke kanan hingga pembatas berhenti di tepi media (kertas) tersebut.

 

 

6a)   Tekan pengunci baki masuk.

6b) Dorong baki ke dalam hingga berhenti pada tepi media.

7)    Turunkan baki keluar.

 

 

 

Langkah 2: Hidupkan printer, kemudian pasang catridge cetak.

1) Tekan tombol Power (Daya) untuk menghidupkan printer.

2) Buka penutup atas, kemudian tunggu hingga printer melakukan inisialisasi.

Catatan:   Sebelum memasukkan catridge cetak, tunggu beberapa detik hingga kereta catridge terlepas.

3) Angkat pengunci catridge cetak.

 

 

 

 

4) Keluarkan catridge cetak 3 warna dari kemasannya, kemudian lepaskan pita bening pelindung nozel dengan menarik tonjolan berwarna merah muda.

Awas: Jangan menyentuh nozel tinta atau bidang kontak tembaga, dan jangan melepaskan bidang kontak tembaga.

5) Masukkan catridge cetak 3 warna ke tempat catridge sebelah kiri.

6) Tekan pengancing hingga tertutup.

7) Ulangi langkah sebelumnya untuk memasang catridge cetak hitam ke tempat catridge sebelah kanan.

8) Tutup penutup atas.

Catatan:   Setelah selesai memasang catridge cetak, sewaktu akan mencetak akan ditanyakan jenis catridge cetak anda {Black (16) / Black (17) dan Color (26) / Color (27)}. Sesuaikan dengan jenis tinta anda.

 

2) Ketrampilan Kerja

 

Ketrampilan kerja yang diperlukan dalam berkaitan dengan unit kompetensi ini, yaitu :

 

  1. 1.   Printer sudah diaktifkan melalui alat piranti lunak (software tools) yang digunakan
  • Melakukan instalasi perangkat lunak yang digunakan oleh printer terlebih dahulu.
  • Mengaktifkan printer dengan perangkat lunak yang diinstal.

 

  1. 2.   Pemilihan opsi,   penyesuaian dan konfigurasi properti dapat dilakukan sesuai kebutuhan pemakaian printer melalui alat piranti lunak yang digunakan
  • Menggunakan perangkat lunak untuk memilih opsi, menyesuaikan dan mengkonfigurasi properti printer.
  • Memilih opsi yang sesuai dengan yang diperlukan untuk pencetakan.

 

  1. 3.   Printer   dapat  dioperasikan  sesuai    petunjuk penggunaan
  • Menggunakan printer dengan baik dan benar.
  • Menggunakan petunjuk penggunaan sebagai panduan pengoperasian printer.

 

3) Sikap Kerja

 

Sikap kerja yang berkaitan dengan unit kompetensi ini yaitu :

  1. Mengaktifkan printer menggunakan perangkat lunak yang diinstal untuk printer.
  2. Mengoperasikan printer sesuai dengan petunjuk penggunaan.

 

4.5.4  Mematikan  printer, dan mengamati proses de-aktifasi hingga selesai

1) Pengetahuan Kerja

 

Mematikan Printer

Setelah mencetak dengan printer, tentunya jangan lupa mematikan printer. Untuk mematikan printer kita hanya cukup menekan tombol Power (Daya) pada printer sehingga lampunya benar – benar mati. Pastikan setelah mematikan tombol Power (Daya), harus melakukan pencabutan kabel daya dari catu daya dan printer, diikuti dengan mencabut kabel usb penghubung printer dengan komputer

Mengatasi Masalah

Jika printer tidak mau mencetak, pastikan:

1) Lampu daya menyala.

2) Lampu pada modul catu daya menyala.

3)  Kabel daya terpasang dengan kuat.

4) Panel akses belakang terkunci pada tempatnya.

5) Catridge cetak terpasang dengan benar.

6) Kertas sudah dimasukkan ke dalam baki masuk.

7) Penutup atas dalam keadaan tertutup. Jika printer masih tidak dapat mencetak, lihat “Troubleshooting” (Mengatasi Masalah) dalam panduan pengguna di layar pada CD Starter.

 

Printer akan meluruskan catridge cetak secara otomatis dan mencetak halaman pelurusan (alignment). Proses pelurusan ini memerlukan waktu beberapa menit.

 

Catatan:   Jangan membuka penutup atas bila printer sedang meluruskan catridge cetak.

 

2) Ketrampilan Kerja

 

Ketrampilan kerja yang diperlukan dalam berkaitan dengan unit kompetensi ini, yaitu :

 

  1. 1.   Semua   kondisi/ setting    pheriperal sudah dikembalikan untuk pematian secara normal/default sesuai dengan petunjuk penggunaan.
  • Mengatur setting kembali secara normal sebelum dimatikan.
  • Membaca petunjuk penggunaan untuk melakukan pengembalian setting secara benar.

 

  1. 2.   Tahapan  de-aktifasi  berjalan   sampai  dengan kondisi yang menandakan pheriperal yang digunakan sudah dalam kondisi mati.
  • Menjalankan tahapan de-aktifkasi sampai kondisi pheriperal dalam kondisi mati.
  • Mengikuti petunjuk penggunaan dalam melakukan de-aktifasi.

 

  1. 3.   Indikator  seperti  lampu  dan atau  suara   akan tampak/terdengar secara benar sesuai dengan petunjuk penggunaan.
  • Mencocokkan indikator lampu/suara apakah sudah benar sesuai dengan petunjuk penggunaan.

 

 

3) Sikap Kerja

 

Sikap kerja yang berkaitan dengan unit kompetensi ini yaitu :

  1. Mengembalikan settingan printer kembali normal.
  2. Mengikuti petunjuk penggunaan untuk indikator lampu/suara printer yang menandakan de-aktifasi printer.

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN                          KOMPETENSI

 

5.1 Sumber Daya Manusia

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

 

  • Pembimbing

Pembimbing Anda merupakan orang yang dapat diandalkan karena beliau memiliki pengalaman. Peran Pembimbing adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2 Sumber-sumber Kepustakaan (Buku Informasi)

Pengertian sumber-sumber kepustakaan adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

 

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi:

1.   Buku referensi (text book)

2.   Lembar kerja

3.   Diagram-diagram, gambar

4.   Contoh tugas kerja

5.   Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi. Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternatif lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

Untuk referensi mengenai materi-materi yang dapat digunakan, Anda dapat melihat dari Daftar Pustaka yang terlampir dihalaman terakhir modul ini.

 

 

 

 

 

 

5.3 Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Mengoperasikan Printer

 

  1. Kode Program Pelatihan    :    TIK.OP.02.002.01

 

NO UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT DAFTAR PERALATAN DAFTAR BAHAN KETERANGAN
1. Mengoperasikan Printer TIK.OP02.002.01 -   Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive dan Floppy Disk.

-   PC dengan sistem operasi Windows XP

-   Keyboard dan mouse

-   RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

-  Aplikasi windows yang untuk melakukan pencetakan dengan printer (Microsoft Word)

-   Printer plug & play dan manual serta CD software printer tersebut.

-   Catridge cetak untuk pemasangan tinta printer.

-   Kertas sebagai media cetak printer.

 

- CD / Installer software Printer

-  Panduan penggunaan (user manual) Printer.

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Testimoni

Filed under : blog, tags:
SLIDESERAGAMBATIK