Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Kata (Word Processor) Tingkat Dasar TIK.OP02.004.01

Apr
06
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER

 

 

 

MENGOPERASIKAN

PIRANTI LUNAK PENGOLAH KATA (WORD PROCESSOR) TINGKAT DASAR

TIK.OP02.004.01

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

Daftar Isi……………………………………………………………………………………….. Hal

 

BAB I    PENGANTAR ……………………………………………………………………….. 5

 

1.1.           Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi ……………………………….. 5

1.2.           Penjelasan Modul…………………………………………………………………… 5

1.3.           Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)………………………………………….. 7

1.4.           Pengertian-pengertian Istilah……………………………………………………. 8

 

BAB II   STANDAR KOMPETENSI………………………………………………………….. 9

 

2.1.           Peta Paket Pelatihan ……………………………………………………………… 9

2.2.           Pengertian Unit Standar …………………………………………………………. 9

2.3.           Unit Kompetensi yang Dipelajari ……………………………………………….. 10

2.3.1.      Judul Unit……………………………………………………………………………. 10

2.3.2.      Kode Unit……………………………………………………………………………. 10

2.3.3.      Deskripsi Unit ……………………………………………………………………… 10

2.3.4.      Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja…………………………………. 11

2.3.5.      Batasan Variabel …………………………………………………………………… 13

2.3.6.      Panduan Penilaian …………………………………………………………………. 13

2.3.7.      Kompetensi Kunci …………………………………………………………………. 14

 

BAB III  STRATEGI DAN METODE PELATIHAN ………………………………………… 15

 

3.1.           Strategi Pelatihan …………………………………………………………………. 15

3.2.           Metode Pelatihan ………………………………………………………………….. 16

 

 

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI …………………………………………………….. 17

 

4.1.      Tujuan Instruksional Umum………………………………………………………. 17

4.2       Tujuan Instruksional Khusus……………………………………………………… 17

4.3       Mempersiapkan Piranti Lunak Pengolah Kata…………………………………. 18

4.3.1     Petunjuk Penggunaan Piranti Lunak Pengolah Kata…………………………. 19

4.3.2     Menyiapkan Komputer…………………………………………………………….. 19

4.3.3     Memulai Piranti Lunak Pengolah Kata Microsoft Word 2003………………. 19

4.4       Bekerja Dengan Lingkungan Microsoft Word…………………………………. 20

4.4.1     Mengenali Komponen Piranti Lunak Pengolah Kata Microsoft Word……… 21

4.4.2     Membuat Dokumen Baru………………………………………………………….. 22

4.4.3     Menyimpan Dokumen……………………………………………………………… 24

4.4.3.1  Menyimpan Dokumen Baru yang Sedang atau Sudah Selesai Dibuat (Save)         24

4.4.3.2  Menyimpan Dokumen yang Sedang Dibuat……………………………………. 26

4.4.3.3  Menyimpan Dokumen Baru yang Sedang atau Sudah Selesai   Dibuat Dengan Nama Dokumen Baru (Save As)…………………………………………………………. 26

4.4.3.4  Menyimpan File Dengan Format File yang Berbeda………………………….. 27

4.4.4     Membuka Dokumen yang Sudah Ada…………………………………………… 28

4.4.5     Menutup Dokumen atau Aplikasi Microsoft Word…………………………….. 30

4.5       Melakukan Editing Sederhana……………………………………………………. 31

4.5.1     Fitur-fitur Editing Dasar…………………………………………………………… 31

4.5.1.1  Mengetik Huruf/ Kata/ Kalimat…………………………………………………… 31

4.5.1.2  Format Huruf (Font)……………………………………………………………….. 32

4.5.1.3  Penjajaran Teks (Text Alignment)………………………………………………. 35

4.5.1.4  Penomoran (Numbering)…………………………………………………………. 39

4.5.1.5  Bullet…………………………………………………………………………………. 40

4.5.1.6  Penggantian Halaman (Page Break)……………………………………………. 42

4.5.1.7  Penggunaan Kolom (Columns)…………………………………………………… 43

4.5.2     Fitur-fitur Editing Berulang……………………………………………………….. 45

4.5.2.1  Header dan Footer…………………………………………………………………. 45

4.5.2.2  Penomoran Halaman (Page Numbering)………………………………………. 47

4.6       Mencetak Dokumen Microsoft Word……………………………………………. 49

4.6.1     Mengatur Halaman yang Akan Dicetak…………………………………………. 49

4.6.2     Melihat Tampilan Sebelum Dicetak (Print Preview)………………………….. 53

4.6.3     Mengatur Parameter Pencetakan………………………………………………… 55

4.7       Membuat Tabel Pada Microsoft Word………………………………………….. 57

4.7.1     Membuat Tabel Baru……………………………………………………………….. 57

4.7.2     Menambah atau Menghapus Baris atau Kolom………………………………… 59

4.7.2.1  Menambah Baris atau Kolom…………………………………………………….. 60

4.7.2.2  Menghapus Baris atau Kolom…………………………………………………….. 62

4.7.3     Mengatur Tinggi Baris dan Lebar Kolom……………………………………….. 66

4.7.4     Mengatur Border Tabel……………………………………………………………. 68

4.7.5     Memberi Warna dan Arsiran pada Tabel……………………………………….. 69

 

BAB V   SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI .      70

 

5.1.           Sumber Daya Manusia ……………………………………………………………. 70

5.2.           Sumber-sumber Perpustakaan ………………………………………………….. 71

5.3.           Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan …………………………………………….. 72

 

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………………. 73

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1.      Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2        Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

1.2.1. Disian Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
    • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.2. Isi Modul

Modul ini terdiri dari 3 bagian, antara lain sebagai berikut:

a.  Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

b.  Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.

  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

c.  Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.3.     Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan:

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3        Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4        Pengertian-pengertian Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1.      Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

 

2.1.1.     TIK.OP02.001.01         Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC stand alone).

2.1.2.     TIK.OP02.002.01         Mengoperasikan printer.

2.1.3.     TIK.OP02.003.01         Mengoperasikan sistem operasi.

2.1.4.     TIK.OP02.005.01         Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) – tingkat dasar.

2.1.5.     TIK.OP02.011.01         Mengoperasikan piranti lunak presentasi.

2.1.6.     TIK.OP02.012.01         Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata – tingkat maju.

2.1.7.     TIK.OP02.013.01         Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar – tingkat maju.

 

2.2.      Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk mendesain LAN secara umum.

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tiga sampai lima hari. Pelatihan ini dijutukan bagi semua user terutama operator yang tugasnya berkaitan dengan pengoperasian piranti lunak pengolah kata dan sering mengelola dokumen.

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3.      Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

2.3.1 JUDUL UNIT         :       Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah  Kata (Word Processor) – Tingkat Dasar

 

2.3.2 KODE UNIT            :       TIK.OP02.004.01

 

2.3.3 DESKRIPSI UNIT   :       Unit kompetensi ini berkaitan dengan pengoperasian piranti lunak pengolah kata pada perangkat komputer dengan kondisi normal sesuai dengan petunjuk penggunaan (user manual). Pada tingkat dasar ini dibatasi pada kemampuan mengenali menu, membuat, membuka, menyimpan file, melakukan editing sederhana dan mencetak ke printer dengan parameter standar.

 

          2.3.4 ELEMEN KOMPETENSI

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

01      Mempersiapkan piranti lunak pengolah kata 1.1    Piranti lunak pengolah kata telah diinstal dan dapat berjalan normal.

 

1.2    Petunjuk penggunaan piranti lunak pengolah kata telah disediakan dan dipelajari.

 

1.3    Perangkat komputer sudah dinyalakan.

 

1.4    Piranti lunak pengolah kata dijalankan.

 

02      Mengenali menu, membuat, membuka, menyimpan dokumen 2.1    Menu-menu yang disediakan beserta tombol penyingkat (shortcut)-nya dikenali.

 

2.2    Fitur-fitur pengelolaan file/dokumen dapat digunakan, seperti: buat (create/new), simpan, buka, simpan dengan nama lain (save as).

 

2.3    File/dokumen disimpan dengan menggunakan berbagai format yang dikenal seperti: rtf, html, text

03      Melakukan editing sederhana, isian berulang 3.1    Fitur- fitur editing sederhana digunakan, seperti: mengetik huruf/ kata/ kalimat, format huruf/font, penjajaran teks (text alignment), penomoran, bullet, penggantian halaman, penggunaan kolom.

 

3.2    Fitur-fitur  untuk bagian berulang pada dokumen dapat digunakan, seperti: header, footer, page numbering.

 

04      Mencetak dokumen 4.1    Dokumen dapat dicetak dengan parameter standar, seperti: seluruhnya, halaman tertentu saja, halaman yang sedang diedit, urutan halaman pencetakan.

 

4.2    Fitur-fitur pencetakan dapat digunakan, seperti: page setup, printer setup, print preview.

 

05      Membuat tabel 5.1      Membuat (create), menambah/ menghapus baris (insert/delete row), menambah/ menghapus kolom (insert/delete column), tinggi baris (row height), lebar kolom (column width), diidentifikasikan dan diaplikasikan.

5.2      Garis dengan berbagai jenis ukuran serta warna, arsiran / shading dengan berbagai jenis dan warna serta motif dapa dibuat.

2.3.5 BATASAN VARIABEL

1.  Unit ini berlaku untuk sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi bidang operator.

2. Pengoperasian piranti lunak pengolah kata ini terbatas pada:

2.1   Kondisi kerja normal dengan perangkat PC standar.

2.2   Sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI).

2.3   Piranti lunak pengolah kata sudah terinstal.

2.4   Pengenalan dan penggunaan fungsi-fungsi dasar aplikasi pengolah.

 

2.3.6 PANDUAN PENILAIAN

 

  1. Pengetahuan dan Keterampilan Penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang:

1.1     Pengetahuan tentang jenis dan fungsi aplikasi pengolah kata.

1.2     Kemampuan untuk menjalankan dan mengoperasikan aplikasi pengolah kata.

1.3     Pengetahuan dan ketrampilan dalam pengelolaan dokumen, folder dan file.

 

2.  Konteks Penilaian

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji ketrampilan baik secara langsung ataupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan penunjang dalam pengoperasian aplikasi pengolah kata.

 

3. Aspek Penting Penilaian

3.1     Pengetahuan jenis dan fungsi aplikasi pengolah kata.

3.2     Kemampuan untuk bekerja dengan aplikasi pengolah kata.

3.3     Pencetakan dokumen dengan aplikasi pengolah kata.

4.  Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1   Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1  TIK.OP02.001.01 Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC stand alone).

4.1.2  TIK.OP02.002.01  Mengoperasikan printer.

4.1.3  TIK.OP02.003.01  Mengoperasikan sistem operasi.

4.2   Unit ini juga mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.2.1  TIK.OP02.005.01 Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) – tingkat dasar.

4.2.2  TIK.OP02.011.01  Mengoperasikan piranti lunak presentasi.

4.2.3  TIK.OP02.012.01  Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata – tingkat maju.

4.2.4  TIK.OP02.013.01  Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar – tingkat maju.

 

 

2.3.7 KOMPETENSI KUNCI

 

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT
1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 2
3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 1
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1
5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1
6 Memecahkan masalah 1
7 Menggunakan teknologi 2

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2.          Metode Pelatihan      

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

MENGOPERASIKAN PIRANTI LUNAK

PENGOLAH KATA (WORD PROCESSOR)

 

4.1            Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu menjalankan piranti lunak pengolah kata.
  • Siswa mampu membuat dokumen sederhana dengan piranti luank pengolah kata.

 

4.2            Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa mampu mengenali menu-menu piranti lunak pengolah kata.
  • Siswa mampu menjelaskan cara membuat dokumen baru.
  • Siswa mampu menjelaskan cara membuka dokumen yang sudah ada.
  • Siswa mampu menjelaskan cara menyimpan dokumen baru atau dokumen lama dengan nama baru.
  • Siswa mampu menjelaskan cara memanipulasi jenis tulisan.
  • Siswa mampu menjelaskan cara memanipulasi paragraf.
  • Siswa mampu menjelaskan cara mengubah pengaturan ukuran lembar kerja, batas sisi, dan paragraf.
  • Siswa mampu menjelaskan cara melakukan penomoran halaman.
  • Siswa mampu menjelaskan cara memasukkan bullet dan symbol.
  • Siswa mampu menjelaskan cara mencetak dokumen.
  • Siswa mampu menjelaskan cara membuat tabel dan mengubah pengaturan tabel.
  • Siswa mampu menjelaskan cara mengatur garis agar memiliki jenis, warna, ukuran, dan arsiran yang berbeda.

Piranti lunak pengolah kata (word processor) merupakan salah satu piranti lunak yang sangat banyak digunakan oleh orang – orang di seluruh dunia. Piranti lunak pengolah kata sangat efisien dalam menciptakan dan mengolah sebuah dokumen. Pada jaman dahulu orang membuat dokumen dengan menggunakan mesin ketik yang rentan dengan kesalahan. Sejak dimulainya era komputer berbasiskan tampilan pengguna grafis (graphical user interface), orang mulai membuat dokumen menggunakan piranti lunak pengolah kata dimana dokumen lebih mudah untuk dibuat dan diubah suai jika terdapat kesalahan tanpa perlu menghambur-hamburkan kertas.

Terdapat banyak piranti lunak pengolah kata yang hadir di pasaran. Salah satu piranti lunak pengolah kata yang paling banyak digunakan oleh pengguna komputer saat ini adalah Microsoft Word. Diciptakan oleh raksasa piranti lunak Microsoft, Microsoft Word menjadi pedoman orang dalam menciptakan piranti lunak pengolah kata. Saat ini banyak pula bermunculan piranti lunak gratis seperti MWord dan OpenOffice Writer. Kedua piranti lunak pengolah kata tersebut memiliki tampilan dan cara penggunaan yang sangat mirip. Memudahkan pengguna untuk beralih dari piranti lunak pengolah kata yang satu ke yang lain.

Pada materi pelatihan ini, akan digunakan piranti lunak pengolah kata milik Microsoft, yaitu Microsoft Word dengan versi 2003. Pemilihan piranti lunak pengolah kata ini adalah banyaknya pengguna Microsoft Word dan versi 2003 memiliki tampilan dan cara penggunaan yang sama dengan versi-versi sebelumnya, tetapi dengan beberapa tambahan fasilitas baru.

 

4.3            Mempersiapkan Piranti Lunak Pengolah Kata

Untuk memulai menggunakan piranti lunak pengolah kata, dalam hal ini Microsoft Word 2003, pastikan terlebih dahulu bahwa piranti lunak pengolah kata Microsoft Word 2003 telah ter-install di dalam komputer Anda dan komputer Anda menggunakan sistem operasi Microsoft Windows XP.

 

 

 

4.3.1       Petunjuk Penggunaan Piranti Lunak Pengolah Kata

Sebelum memulai, ada baiknya Anda memastikan bahwa buku petunjuk penggunaan piranti lunak pengolah kata telah tersedia dan sudah Anda baca terlebih dahulu. Hal ini membuat Anda lebih cepat menangkap isi dari piranti lunak pengolah kata.

Membaca beberapa buku petunjuk penggunaan piranti lunak pengolah kata dan buku tips dan trik dalam pengoperasian piranti lunak pengolah kata sangat disarankan. Tidak hanya mengambil dari satu sumber saja, tetapi juga membandingkan dengan sumber yang lain.

 

4.3.2       Menyiapkan Komputer

Jika Anda sudah siap untuk menggunakan piranti lunak pengolah kata, mulai dengan menyalakan komputer Anda. Tunggu hingga komputer menyelesaikan proses booting dan masuk ke layar utama desktop atau layar Microsoft Windows.

 

4.3.3       Memulai Piranti Lunak Pengolah Kata Microsoft Word 2003

Untuk menjalankan Microsoft Word 2003, Anda tinggal mengikuti langkah-langkah berikut.

  1. Tekan tombol Start  yang ada di kiri bawah layar Windows.
  2.  Pilih menu All Programs .
  3. Cari Microsoft Office (karena pada umumnya Microsoft Word di-install bersama dengan paket Microsoft Office) lalu pilih Microsoft Word 2003.

 

  1. Setelah dipilih, tunggu sebentar sampai piranti lunak pengolah kata Microsoft Word 2003 menampilkan layar olah dokumen dan siap digunakan. Layar Microsoft Word 2003 memiliki tampilan sebagai berikut

 

4.4            Bekerja Dengan Lingkungan Microsoft Word

Pada Microsoft Word, terdapat beberapa komponen penting yang perlu diperhatikan. Sebagian besar dari perintah-perintah dan fungsi pada Microsoft Word memiliki tombol pintas atau shortcut yang dapat memudahkan dan mempercepat pengguna untuk menjalankan fungsi atau perintah tertentu.

 

4.4.1       Mengenali Komponen Piranti Lunak Pengolah Kata Microsoft Word

 

Microsoft Word memiliki beberapa komponen utama yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah

Title bar

Title bar berisikan judul dari dokumen yang Anda buat. Secara default, Word akan memberikan judul Document 1. Di sebelah kanan title bar terdapat tombol untuk mengecilkan jendela Microsoft Word  (Minimize), memaksimalkan ukuran jendela atau mengembalikan ke ukuran semula  (Restore/Maximize), dan untuk menutup aplikasi Microsoft Word  (Close).

Menu bar

Menu bar berisikan menu–menu untuk melakukan berbagai fungsi dan operasi. Pada menu bar terdapat pilihan menu File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Table, Window, Help. Selain menggunakan mouse, menu-menu pada menu bar dapat dipilih dengan menekan tombol Alt + karakter yang digarisbawahi pada nama menu. Sebagai contoh untuk memilih menu File, tekan tombol Alt + F.

Toolbar

Toolbar berisikan tombol–tombol pintas atau shortcut untuk mempercepat atau mempermudah pengguna dalam menggunakan fungsi-fungsi editing maupun operasi lain pada tingkat mahir. Toolbar yang secara default muncul adalah toolbar Standard, Formatting, Drawing, dan Table and Borders. Apabila Anda ingin menampilkan toolbar lainnya, dapat dilakukan dengan memilih menu View > Toolbars, lalu pilih toolbar yang ingin Anda tampilkan. Selain itu Anda juga dapat menekan klik kanan pada mouse Anda di atas area kosong di sebelah kanan area toolbar. Pilih toolbar yang ingin Anda tampilkan.

v  Area kerja

Area kerja berupa layar putih dimana pengguna mengetikkan isi dokumen.

Ruler bar

Penggaris yang terletak di sisi atas dan kiri area kerja.

Help

Jendela yang digunakan untuk mencari panduan penggunaan Microsoft Word yang sudah disediakan secara built-in. Dapat ditutup dengan menekan tombol yang terletak di pojok kanan atas.

Status bar

Status bar menampilkan lokasi kursor berada, posisi halaman dan jumlah halaman.

 

4.4.2       Membuat Dokumen Baru

Segera setelah aplikasi Microsoft Word dijalankan, sebuah dokumen baru akan disediakan kepada pengguna. Area kerja siap digunakan dengan kursor siap di pojok kiri atas. Namun jika kita sedang bekerja pada sebuah dokumen dan ingin menciptakan dokumen baru, dapat dilakukan dengan membuat dokumen baru.

Pembuatan dokumen baru mengikuti langkah-langkah berikut

  1. Pilih File > New.

 

  1. Di sebelah kanan area kerja akan muncul menu New Document.

 

  1. Pilih Blank Document untuk menciptakan dokumen baru dengan format standar dokumen milik Microsoft Word. Anda juga dapat membuat dokumen dengan jenis yang lain seperti XML document dan web page.
  2. Sebuah area kerja baru akan ditampilkan pada jendela Microsoft Word.

Jika Anda ingin membuat dokumen baru dengan cepat, Microsoft Word juga memberi kemudahan dengan cara

  1.                  i.        Menekan tombol shortcut Ctrl + N, atau
  2.                 ii.        Menekan tombol New Blank Document    pada toolbar Standard.

 

4.4.3       Menyimpan Dokumen

Dokumen yang sudah Anda buat tentunya harus disimpan terlebih dahulu agar tidak hilang. Anda juga sangat disarankan untuk sering-sering menyimpan pekerjaan Anda untuk menghindari resiko kehilangan apabila terjadi crash atau putus listrik akibat mati lampu atau hubungan arus pendek (konslet). Secara default atau standar, Microsoft Word akan menyimpan dokumen dengan format file .doc. Namun Anda juga dapat menyimpan dokumen ke dalam berbagai format file yang lain.

Menyimpan dokumen dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu menyimpan dokumen baru sedang atau sudah selesai dibuat, menyimpan dokumen yang sedang dibuat atau dalam proses pengerjaan, dan menyimpan dokumen yang sedang atau sudah dibuat dengan nama dokumen baru.

 

4.4.3.1  Menyimpan Dokumen Baru yang Sedang atau Sudah Selesai Dibuat (Save)

       Pada saat Anda mulai bekerja dengan Microsoft Word, secara default Microsoft Word akan memberikan judul dokumen standar Document 1. Secara default pula Microsoft Word akan memberi nama file pada saat penyimpanan dengan nama file Doc1.doc. Dan apabila Anda membuat dokumen baru tanpa menutup atau menyimpan dokumen sebelumnya, maka penamaan judul dokumen berikutnya adalah Document 2, dan seterusnya. Begitu pula dengan nama file pada saat disimpan, Doc2.doc dan seterusnya.

Anda dapat menyimpan dokumen baru yang sedang Anda kerjakan untuk pertama kalinya dengan cara

  1. Pilih menu File > Save atau File > Save As.
  1. Akan muncul kotak dialog Save As.

 

  1. Pilih lokasi penyimpanan pada combo box Save In.
  2. Masukkan nama file dokumen yang Anda inginkan atau menggunakan nama file standar yang diberikan oleh Microsoft Word.
  3. Pilih tipe dokumen Word Document (*.doc).
  4. Dokumen Anda akan tersimpan.

Microsoft Word juga memberikan kemudahan bagi Anda untuk menyimpan dokumen baru dengan cara

  1. Menekan tombol shortcut Ctrl + S, atau
  2. Menekan tombol Save   pada toolbar Standard.

 

4.4.3.2  Menyimpan Dokumen yang Sedang Dibuat

Dokumen yang sedang Anda kerjakan sebaiknya sering-sering disimpan untuk menghindari resiko kehilangan dokumen Anda. Microsoft Word secara otomatis dan berkala akan menyimpan pekerjaan Anda ke dalam suatu file cadangan untuk membantu menghindari resiko kehilangan pekerjaan Anda, tetapi ada baiknya jika Anda tetap menyimpan pekerjaan Anda secara berkala. Penyimpanan dokumen berulang kali tidak memberi efek apapun terhadap aplikasi Microsoft Word ataupun komputer Anda.

Menyimpan pekerjaan yang sedang Anda buat dapat dilakukan dengan cara

  1. Memilih File > Save, atau
  2. Menekan tombol shortcut Ctrl + S, atau
  3. Menekan tombol Save   pada toolbar Standard.

 

4.4.3.3      Menyimpan Dokumen Baru yang Sedang atau Sudah Selesai   Dibuat Dengan Nama Dokumen Baru (Save As)

Dokumen yang sedang atau sudah Anda buat juga dapat Anda simpan dengan nama file lain untuk mempermudah pembuatan dokumen yang sama berulang kali. Hal ini memiliki prinsip sama dengan menduplikat file dokumen Word lalu memberi nama pada file duplikat tersebut seperti yang sudah Anda pelajari pada materi Mengoperasikan Sistem Operasi Microsoft Windows (TIK.OP02.003.01).

Untuk menyimpan dokumen yang sedang atau sudah Anda buat dengan nama dokumen baru, dapat mengikuti langkah-langkah berikut

  1. Pilih menu File > Save As.
  2. Akan muncul kotak dialog Save As.
  3. Pilih lokasi penyimpanan pada combo box Save In.
  4. Masukkan nama file dokumen baru yang Anda inginkan. Nama file tidak boleh sama dengan nama file sebelumnya apabila terletak pada lokasi yang sama. Apabila lokasi berbeda, nama file dapat sama, tetapi hati-hati jika kedua file yang sama dapat saling menimpa.
  5. Pilih tipe dokumen Word Document (*.doc).
  6. Dokumen Anda akan tersimpan dengan nama baru dan judul yang tertera Title Bar Anda akan berubah sesuai dengan nama file dokumen baru Anda.

 

4.4.3.4      Menyimpan File Dengan Format File yang Berbeda

Selain format standar .doc, Anda dapat menyimpan dokumen dalam berbagai format lain sesuai kebutuhan. Word memberikan beberapa pilihan jenis format file yang lazim digunakan, yaitu

  • XML document (*.xml)

Format Extended Markup Language yang mendukung XML editor untuk keperluan pembuatan proses bisnis.

  • Single file web page (*.mhtm; *.mhtml), Web page (*.htm; *.html), Web page, filtered (*.htm; *.html)

Format untuk menciptakan file dokumen yang dapat dimasukkan ke dalam internet

  • Document template (*.dot)

Merupakan bentuk format file template yang digunakan pada Microsoft Word. Template berfungsi untuk membuat struktur dasar yang dapat memudahkan pengguna untuk membuat dokumen berulang.

  • Rich text format (*.rtf)

File bentuk ASCII dengan perintah khusus untuk mengindikasikan adanya informasi tambahan pada dokumen.

  • Plain text (*.txt)

Bentuk format teks paling sederhana, tanpa menambahkan kode untuk modifikasi teks seperti ukuran, warna, ketebalan dan lain-lain. Dapat dibuka di hampir semua jenis editor teks.

  • Word 97 – 2003 & 6.0/95 – RTF (*.doc)

Format file pada Microsoft Word 97 dan 95.

  • Works 6.0 & 7.0 (*.wps)

File extension pada Microsoft Works.

 

4.4.4       Membuka Dokumen yang Sudah Ada

Bekerja dengan Microsoft Word tidak mengharuskan Anda untuk selalu menyelesaikan pekerjaan Anda sampai akhir. Anda juga dapat membuka kembali dokumen yang sudah Anda simpan sebelumnya untuk meneruskan pekerjaan Anda apabila pekerjaan tersebut belum selesai.

Membuka dokumen yang sudah pernah Anda buat dapat dilakukan dengan cara

  1. Pilih File > Open.

 

  1. Akan muncul kotak dialog Open.

 

  1. Cari lokasi tempat file yang ingin Anda buka disimpan. Anda juga dapat memasukkan nama file yang Anda cari beserta format file tersebut.
  2. Tekan tombol Open jika file yang Anda cari sudah ditemukan.
  3. Dokumen yang Anda cari akan terbuka.

Dokumen juga dapat dibuka dengan cara

  1. Menekan tombol shortcut Ctrl + O, atau
  2. Menekan tombol Open  pada toolbar Standard.

 

4.4.5       Menutup Dokumen atau Aplikasi Microsoft Word

Setelah Anda menyelesaikan pekerjaan Anda, aplikasi Microsoft Word dapat Anda tutup untuk kenyamanan Anda saat menggunakan aplikasi lain. Anda juga dapat menutup dokumen yang sedang Anda buat tanpa menutup aplikasi Microsoft Word.

Cara untuk menutup dokumen yang sedang Anda buat tanpa menutup aplikasi Microsoft Word adalah sebagai berikut

  1. Pilih File > Close, atau

 

  1. Menekan tombol Close Window  yang terletak di pojok kanan atas.

Adapun cara untuk menutup aplikasi Microsoft Word adalah

  1. Pilih File > Exit, atau

 

  1. Menekan tombol Close   yang terletak di pojok kanan atas, atau
  2. Menekan tombol shortcut Alt + F4.

 

4.5            Melakukan Editing Sederhana

 

4.5.1       Fitur-fitur Editing Dasar

Piranti lunak pengolah kata pada umumnya memiliki beberapa fitur standar, seperti mengetik huruf/ kata/ kalimat, format huruf (font), penjajaran teks (text alignment), dan penomoran. Pada Microsoft Word 2003, fitur-fitur standar ditambah dengan adanya bullet, penggantian halaman, penggunaan kolom.

 

4.5.1.1  Mengetik Huruf/ Kata/ Kalimat   

Pada saat dinyalakan, Microsoft Word akan berada dalam keadaan siap untuk mulai mengetik. Kursor akan berada di pojok kiri area kerja. Anda dapat segera memulai mengetik tanpa harus melakukan operasi lainnya.

Apabila kursor tidak berada di pojok kiri atas atau Anda sudah melakukan pengetikan dan ingin menyisipkan kata pada dokumen, dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut.

  1. Pindahkan pointer dengan menggunakan mouse ke lokasi dimana Anda ingin menyisipkan kata.
  2. Tekan klik kiri pada mouse sehingga kursor akan berpindah ke posisi yang diinginkan.
  3. Setelah muncul kursor pada dokumen, Anda dapat memulai mengetik huruf, kata atau kalimat dengan menggunakan keyboard Anda.

 

4.5.1.2  Format Huruf (Font)

Huruf pada Microsoft Word dapat diformat menjadi berbagai tipe tulisan, ukuran, cetak tebal, cetak miring, garis bawah dan masih banyak lainnya. Toolbar yang digunakan untuk melakukan format karakter adalah toolbar formatting, sebagai berikut:

 

Untuk memulai memformat karakter huruf pada kata atau kalimat yang ingin diubah, dilakukan dengan cara

  1. Pilih karakter yang ingin diformat dengan menyorot huruf, kata atau kalimat tersebut.

 

  1. Format dapat dilakukan dengan menggunakan 2 cara: menekan tombol shortcut atau menu pada tool bar, dan masuk ke dalam kotak dialog Font.

Tombol shortcut atau tombol pada toolbar untuk memformat huruf atau karakter akan dijelaskan melalui tabel berikut:

Nama Menu

Simbol

Shortcut

Fungsi

Bold

Ctrl + B

Membuat karakter menjadi cetak tebal

Italic

Ctrl + I

Membuat karakter menjadi cetak miring

Underline

Ctrl + U

Membuat garis bawah di bawah karakter

 

Contoh efek karakter cetak tebal (Bold) adalah sebagai berikut

 

Contoh efek karakter cetak miring (Italic) adalah sebagai berikut

 

Contoh pemberian garis bawah (Underline) adalah sebagai berikut

 

Untuk mengubah jenis huruf, dapat dilakukan dengan cara

  1. Pilih (sorot) huruf, kata, kalimat atau paragraf yang ingin diubah jenis hurufnya.
  2. Pilih jenis huruf pada combo box font  yang terdapat pada toolbar formatting.
  3. Setelah memilih, jenis huruf dari huruf, kata, kalimat, atau paragraf yang sudah dipilih akan berubah.

Sedangkan untuk mengubah ukuran huruf dapat dilakukan dengan cara

  1. Pilih (sorot) huruf, kata, kalimat atau paragraf yang ingin diubah ukuran hurufnya.
  2. Pilih ukuran yang diinginkan pada combo box size .
  3. Ukuran huruf akan berubah.

Untuk memberi warna pada huruf juga dapat dilakukan dengan cara

  1. Pilih (sorot) huruf, kata, kalimat atau paragraf yang ingin diubah warna hurufnya.
  2. Warna dapat diubah dengan memilih salah satu warna setelah menekan tombol  yang terdapat pada toolbar.

Untuk melakukan format karakter dengan lebih lengkap dan mendetil, cara berikutnya adalah dengan memilih menu Format > Font atau dengan menekan klik kanan pada mouse diatas area yang sudah disorot, lalu pilih Font.

 

Sebuah kotak dialog baru akan muncul.

Pada kotak dialog Font ini, terdapat 3 buah tab, yaitu tab Font, Character Spacing dan Text Effects. Tab Font berisi pilihan untuk memformat karakter, Tab Character Spacing berisi pilihan untuk memformat spasi atau jarak antar karakter, kalimat, atau paragraf, dan terakhir Tab Text Effects berisi pilihan untuk memberikan efek pada teks.

Pada kotak dialog Font tab Font, kita dapat memilih jenis huruf, style huruf, ukuran, warna huruf, jenis garis bawah, dan efek pada teks (subscript, superscript, strikethrough, dan lain-lain). Hasil dari format karakter dapat terlihat pada kolom preview sehingga memudahkan pengguna untuk bereksperimen dengan huruf. Setelah selesai memilih format untuk karakter yang dipilih, tekan tombol OK. Untuk membatalkan format karakter tekan Cancel.

 

4.5.1.3  Penjajaran Teks (Text Alignment)

Teks pada Microsoft Word dapat diatur menjadi rata tengah, rata kiri, rata kanan, atau rata kiri-kanan. Penjajaran teks dapat dilakukan dengan menekan shortcut atau toolbar sebagai berikut setelah menyeleksi teks yang ingin diatur penjajarannya.

Nama Menu

Simbol

Shortcut

Fungsi

Left

Ctrl + L

Membuat teks menjadi rata kiri

Center

Ctrl + E

Membuat teks menjadi rata tengah

Right

Ctrl + R

Membuat teks menjadi rata kanan

Justified

Ctrl + J

Membuat teks menjadi rata kiri-kanan

 

Pada umumnya, pada saat pertama kali dinyalakan, Microsoft Word secara standar akan memilih penjajaran teks kiri (Left). Berikut adalah contoh penjajaran teks kiri (Left)

 

Contoh penjajaran teks tengah (Center) adalah sebagai berikut

 

Contoh penjajaran teks kanan (Right) adalah sebagai berikut

 

Sedangkan contoh penjajaran teks kiri dan kanan (Justified) adalah sebagai berikut

 

Penjajaran teks yang lebih lengkap juga dapat dilakukan dengan cara

  1. Pilih menu Format > Paragraph.

 

  1. Muncul kotak dialog Paragraph.

 

  1. Jenis penjajaran (alignment) dapat dipilih pada combo box alignment. Jenis indentasi dan jaraknya secara terperinci juga dapat diatur pada kotak dialog ini. Selain itu spasi antar baris juga dapat diatur. Jenis spasi antar baris yang umum digunakan antara lain Single, Double, dan 1.5 lines. At Least, Exactly, dan Multiply digunakan jika jarak spasi memerlukan jarak secara rinci.
  2. Jika pengaturan sudah dilakukan, tekan tombol OK untuk menyelesaikan, atau tekan tombol Cancel untuk membatalkan pengaturan.

Single adalah jarak spasi standar yang umum digunakan. Pengaturan spasi Single dapat dilakukan secara cepat dengan menggunakan shortcut Ctrl + 1 setelah menyorot paragraf yang ingin diubah jarak spasi antar barisnya.

 

Double adalah jarak spasi antar baris ganda atau dua kali jarak spasi Single. Double dapat dilakukan secara cepat dengan menggunakan tombol shortcut Ctrl + 2 setelah menyorot paragraf yang ingin diubah jarak spasi antar barisnya.

 

1.5 lines adalah jarak spasi antar baris satu setengah kali jarak spasi Single. 1.5 lines dapat dilakukan secara cepat dengan menggunakan tombol shortcut Ctrl + 5 setelah menyorot paragraf yang ingin diubah jarak spasi antar barisnya.

 

4.5.1.4  Penomoran (Numbering)

Penomoran adalah salah satu fitur yang sangat baik digunakan untuk membuat urutan. Dengan adanya fasilitas penomoran, Anda tidak perlu direpotkan dengan penulisan angka 1, 2, 3, dan seterusnya. Dengan fasilitas ini pula Anda dapat melakukan penomoran bab dan sub-bab dengan cepat. Berbagai jenis penomoran juga disediakan disini.

Untuk memulai penomoran, dapat dilakukan dengan cara

  1. Pilih Format > Bullets and Numbering.

 

  1. Muncul kotak dialog Bullets and Numbering.

 

  1. Untuk membuat penomoran standar, pilih tab Numbered. Sedangkan untuk membuat penomoran bab dan sub-bab, pilih tab Outline Numbered.
  2. Pilih jenis penomoran yang Anda inginkan
  3. Apabila sebelum ini Anda sudah pernah membuat penomoran, maka akan Radio Box yang terletak di bawah dapat Anda pilih. Jika Anda ingin memulai penomoran dari awal, pilih Restart numbering. Jika Anda ingin meneruskan dari penomoran sebelumnya, pilih Continue previous list.
  4. Tekan tombol OK untuk membuat penomoran atau tekan tombol Cancel untuk membatalkan penomoran.

Nomor akan muncul pada area kerja Anda. Anda cukup mulai mengetik isi dari tiap nomor. Dan jika Anda ingin berpindah nomor, cukup dengan menekan Enter pada keyboard Anda.

 

4.5.1.5  Bullet

Bullet digunakan untuk membuat daftar tanpa mementingkan urutan. Bullet memakai simbol-simbol untuk menggantikan nomor urutan. Penggunaan fitur Bullet memiliki kesamaan dengan cara penggunaan Numbering.

  1. Pilih Format > Bullets and Numbering.
  1. Muncul kotak dialog Bullets and Numbering.

 

  1. Untuk membuat Bullet, pilih tab Bulleted.

 

  1. Pilih jenis Bullet yang Anda inginkan lalu tekan tombol OK untuk memakai Bullet, atau tekan Cancel untuk membatalkan pilihan.

 

4.5.1.6  Penggantian Halaman (Page Break)

Break digunakan untuk menambah halaman dengan berbagai pilihan. Cara untuk menggunakan break adalah

  1. Pilih Insert > Break.

 

  1. Muncul kotak dialog Break.

 

  1. Pilih jenis break yang ingin digunakan lalu tekan OK, atau tekan Cancel untuk membatalkan penggunaan break.

Break terdiri dari dua bagian, yaitu Break types dan Section break types. Pada Break types terdiri dari Page Break, Column break, dan Text Wrapping break.

Page break berguna untuk membuat halaman baru dengan format yang sama dengan halaman sebelumnya/sesudahnya.

Column break digunakan untuk membuat pemisah antara kolom jika sudah ada kolom (Columns) sebelumnya. Jika tidak, column break akan berefek sama dengan page break.

Text wrapping break digunakan untuk memisahkan teks di sekeliling objek pada halaman web, seperti caption text dengan body text. Hasil dari penggunaan Text wrapping break hanya dapat dilihat pada web browser.

Section break types digunakan untuk memisahkan dokumen ke dalam seksi-seksi (sections) untuk perubahan jenis format halaman. Perubahan format ini mencakup perubahan nomor halaman, margin, header dan footer, dan jumlah kolom. Pada Section break types terdiri dari Next page, Continuous, Even page, dan Odd page.

Next page digunakan untuk membuat section pada halaman baru dengan format yang berbeda dari halaman sebelum atau sesudahnya.

Continuous digunakan untuk membuat break di halaman yang sama.

Even page digunakan untuk membuat break, header dan footer yang berbeda untuk halaman genap.

Odd page digunakan untuk membuat break, header dan footer yang berbeda untuk halaman ganjil.

 

4.5.1.7  Penggunaan Kolom (Columns)

Kolom digunakan untuk menciptakan kolom-kolom text yang saling bersampingan, seperti pada surat kabar. Kolom dapat dibuat dengan cara

  1. Pilih Format > Columns.
  1. Muncul kotak dialog Columns.
  1. Pilih jumlah kolom yang ingin dibuat beserta ukurannya, lalu tekan tombol OK, atau tekan tombol Cancel untuk membatalkan pembuatan kolom.

Pada kotak dialog Columns, Anda dapat mengatur Presets kolom, yaitu jumlah kolom secara cepat, atau 2 kolom dengan lebar lebih besar di kolom sebelah kiri atau kanan. Anda juga dapat menentukan sendiri jumlah kolom yang Anda inginkan, garis antar kolom (Line between), lebar dan spasi antar baris dalam satu kolom (Width and spacing), dan juga kemana kolom ini akan diaplikasikan (Apply to).

Selain itu Anda juga dapat membuat kolom dengan cepat dengan menekan tombol Columns  pada toolbar Standard, lalu pilih jumlah kolom yang Anda inginkan.

 

 

4.5.2       Fitur-fitur Editing Berulang

Fitur-fitur untuk bagian berulang pada dokumen dapat menggunakan header, footer, dan page numbering.

 

4.5.2.1  Header dan Footer

Seringkali, sangatlah penting untuk meletakkan informasi dokumen Anda pada halaman dokumen. Dalam hal ini, Microsoft Word memberikan kemudahan dengan adanya fitur Header dan Footer. Header dan Footer adalah teks yang muncul di atas atau bawah dari setiap halaman dari suatu dokumen. Header dan footer digunakan untuk berbagai keperluan, seperti penomoran, judul dokumen, hak cipta, nama perusahaan dan lain-lain. Untuk memasukkan header dan footer, dapat dilakukan dengan cara berikut

  1. Pilih View > Header and Footer

 

  1. Maka halaman akan memunculkan toolbar Header dan Footer.

 

  1. Setelah toolbar muncul, maka layar editing akan berpindah menjadi layar editing header dan footer seperti berikut:

 

Diatas adalah tampilan editing footer. Sedangkan tampilan editing header adalah sebagai berikut.

 

Anda dapat berpindah dari header ke footer dan sebaliknya dengan menekan tombol Change Header Footer  yang terletak pada toolbar Header and Footer

Jika sebuah catatan dimasukkan ke dalam header atau footer, maka semua halaman akan mendapatkan header dan footer yang sama. Anda dapat melakukan perubahan header dan footer  untuk halaman berbeda dengan mengkombinasikan dengan fungsi Page Break, namun hal ini akan dijelaskan lebih lanjut pada materi tingkat lanjut.

  1. Setelah memasukkan data, tekan tombol Close pada toolbar Header and Footer.

 

4.5.2.2  Penomoran Halaman (Page Numbering)

Dokumen-dokumen yang memiliki jumlah halaman selalu diberi nomor halaman untuk memudahkan pencarian. Microsoft Word memberikan fitur penomoran halaman untuk mempermudah pengguna dalam memberikan nomor halaman.

Penomoran halaman dapat dilakukan dengan cara

  1. Pilih Insert > Page Numbers.
  1. Muncul kotak dialog Page Numbers
  1. Pilih posisi nomor halaman pada combo box Position.
  2. Pilih jenis penjajaran pada combo box Alignment.
  3. Jika Anda ingin menampilkan nomor pada halaman pertama, cek kotak Show number on first page.
  4. Jika Anda membutuhkan format tertentu, tekan tombol Format.
  5. Muncul kotak dialog Page Number Format.

 

  1. Pilih jenis format nomor halaman pada Number format, nomor bab, dan nomor awal penomoran halaman pada Page numbering.
  2. Tekan tombol OK, atau Cancel untuk membatalkan format nomor halaman.

10. Setelah kembali ke kotak dialog Page Numbers, tekan tombol OK untuk menciptakan nomor halaman, atau tekan tombol Cancel untuk membatalkan penomoran halaman.

Untuk memberikan penomoran halaman yang berbeda pada halaman tertentu, gunakan fungsi break seperti yang sudah dipelajari di atas.

 

4.6            Mencetak Dokumen Microsoft Word

Untuk mencetak dokumen dari Microsoft Word, pastikan bahwa printer telah terpasang dan sudah terbaca oleh sistem operasi Windows. Sebelum melakukan pencetakan halaman, Anda dapat melakukan pengaturan halaman yang akan dicetak dan melihat halaman yang akan dicetak.

 

4.6.1       Mengatur Halaman yang Akan Dicetak

Sebelum melakukan pencetakan, Anda dapat mengatur setting halaman, jenis kertas dan batas pada Page Setup. Cara mengakses Page Setup adalah

  1. Pilih File > Page Setup.
  2. Muncul kotak dialog Page Setup.

Dalam kotak dialog Page Setup, terdapat 4 buah tab yang mewakili 4 bagian dalam mengatur halaman, yaitu Margins, Paper, Layout, dan Document Grid.

Margins

Pada Margins, Anda dapat mengatur batas atas, bawah, kiri, dan kanan pada halaman dokumen. Anda juga dapat mengatur orientasi atau posisi dari halaman pada Orientation, menjadi vertikal/tegak (potrait) atau horizontal (landscape). Anda juga dapat mengatur pengelolaan halaman dengan Multiple Pages pada Pages, dimana halaman dapat diatur untuk saling berlawanan (mirror margins), 2 halaman dalam satu lembar (2 pages per sheet), pengaturan buku (book fold), dan pengaturan buku terbalik (reverse book fold). Anda juga dapat mengaplikasikan pengaturan halaman ke semua dokumen maupun halaman tertentu pada Preview.

 

 

Paper

 

 

Tab paper berfungsi untuk mengatur penggunaan kertas pada dokumen. Ukuran kertas dapat ditentukan sendiri atau menggunakan standar-standar ukuran yang disediakan Word pada Paper Size.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Layout

 

 

Pada tab layout, pengguna dapat menentukan layout yang digunakan dalam dokumen. Penambahan section pada Section. Pengaturan jarak header dan footer agar dapat berbeda antara halaman genap dan ganjil  (Different odd and even) dan berbeda pada halaman pertama (Different first page) pada Headers and footers. Pengaturan penjajaran halaman juga dapat ditemui pada Page.

 

 

 

 

 

 

Document Grid

 

Tab document grid berisi pengaturan arah teks pada halaman, penggunaan grid bantu agar memudahkan pengetikan.

 

4.6.2       Melihat Tampilan Sebelum Dicetak (Print Preview)

Sebelum mencetak dokumen Anda, ada baiknya untuk memastikan bahwa dokumen yang dikerjakan sudah benar. Anda dapat melihat preview dari halaman yang nantinya akan dicetak dengan cara

 

 

 

 

 

 

  1. Pilih File > Print Preview, atau

 

  1. Menekan tombol shortcut Print Preview  pada toolbar Standard
  2. Anda akan masuk ke dalam jendela Word mode preview.

 

10. Setelah melihat, Anda dapat melanjutkan pencetakan dengan menekan tombol Print , atau keluar dengan menekan tombol Close dan kembali ke mode edit seperti biasa.

 

4.6.3       Mengatur Parameter Pencetakan

Selain melalui Print Preview, Anda dapat melakukan pencetakan langsung tanpa melihat print preview terlebih dahulu dengan cara

  1. Pilih File > Print.

 

 

  1. Muncul kotak dialog Print.

 

  1. Pilih nama Printer.
  2. Pada bagian Page Range, tentukan range atau batasan pencetakan dokumen. Batasan pencetakan terdiri dari semua (All), halaman di mana kursor berada (Current Page), dan halaman tertentu (Pages). Jika Anda memilih All, maka seluruh halaman pada dokumen akan tercetak. Jika Anda memilih Current Page, maka halaman dimana kursor berada yang akan tercetak, sedangkan halaman lain dalam dokumen tidak tercetak. Jika Anda memilih Pages, maka Anda dapat memasukkan halaman mana saja yang akan dicetak dengan ketentuan : halaman dipisahkan dengan tanda koma (,), halaman dapat berupa range (contoh:12-34), halaman dapat diisi secara berurutan maupun tidak dan sesuai kebutuhan.
  3. Tentukan jumlah salinan yang ingin dicetak pada Copies. Jika Anda hanya membutuhkan 1 salinan, maka masukkan nilai 1.
  4. Jika sudah, tekan OK untuk memulai pencetakan, atau tekan Cancel untuk membatalkan pencetakan.

 

 

 

 

4.7            Membuat Tabel Pada Microsoft Word

Tabel adalah fasilitas yang disediakan oleh Word untuk membuat tabel pada dokumen Word secara langsung tanpa harus membuat file baru pada lembar sebar (spreadsheet) terpisah seperti Microsoft Excel.

 

4.7.1       Membuat Tabel Baru

Tabel baru dapat dibuat dengan mudah berkat fasilitas dari Microsoft Word. Tabel memiliki toolbar tersendiri, yaitu toolbar Tables and Borders.

 

Toolbar ini dapat dimunculkan ke layar Word dengan memilih pada View > Toolbars > Tables and Borders. Toolbar ini juga dapat ditampilkan dan dihilangkan secara cepat dengan menekan tombol Tables and Borders  yang terdapat pada toolbar Standard.

Cara membuat tabel adalah

  1. Pilih Table > Insert > Table.
  1. Muncul kotak dialog Insert Table.
  1. Tentukan ukuran tabel dengan menentukan jumlah baris dan kolom.
  2. Pilih jenis autofit behaviour. Fixed column width menentukan lebar kolom sesuai ukuran yang diinginkan. Autofit to contents membuat ukuran kolom menyesuaikan dengan isi kolom. Autofit to window membuat ukuran kolom menyesuaikan dengan jendela layar.
  3. Tekan OK untuk membuat tabel, atau tekan Cancel untuk membatalkan pembuatan tabel.

Sebuah tabel akan tercipta di lembar kerja Anda. Sebagai contoh apabila kita membuat tabel dengan jumlah kolom 4 dan jumlah baris 6, maka hasilnya akan tampil sebagai berikut

 

Jika tabel dirasa tidak cocok dan ingin dihapus, cukup dengan menekan gambar kotak yang terletak di pojok kiri atas tabel yang secara otomatis akan menyorot seluruh tabel, lalu tekan tombol Backspace pada keyboard.

Membuat tabel juga dapat dilakukan dengan cepat menggunakan tombol Insert Table   yang terletak pada toolbar Standard. Ketika menekan tombol ini, maka akan muncul semacam menu pilih ukuran tabel dengan cepat sebagai berikut

Ukuran tabel yang dapat dibuat terbatas hingga maksimum ukuran 5×4. Pilih ukuran dengan menyorot area hingga menutupi ukuran tabel yang diinginkan dengan cara menggerakkan mouse. Setelah area disorot, klik kiri pada mouse untuk menciptakan tabel dengan cepat.

 

4.7.2       Menambah atau Menghapus Baris atau Kolom

Tabel dapat ditambah atau dikurangi baris dan kolomnya sesuai kebutuhan. Ada berbagai cara untuk menghapus baris atau kolom yang diinginkan

 

 

 

 

4.7.2.1  Menambah Baris atau Kolom

       Tombol Draw Table  berguna untuk menambah baris atau kolom secara manual sesuai kebutuhan. Cara penggunaan tombol tersebut adalah dengan menggambar langsung pada area kerja.

Cara yang digunakan untuk menambah baris atau kolom adalah

  1. Letak kan kursor pada cell yang berada pada baris atau kolom yang terletak di sebelah baris atau kolom yang ingin ditambah.
  2. Pilih Table > Insert > Table / Columns / Rows / Cells.

Table > Insert > Columns to the Left berfungsi untuk menambah kolom dengan menyisipkan kolom baru di sebelah kiri dari kolom di mana cell yang dipilih berada. Table > Insert > Columns to the Right berfungsi untuk menambah kolom dengan menyisipkan kolom baru di sebelah kanan dari kolom di mana cell yang dipilih berada. Table > Insert > Rows Above berfungsi untuk menambah baris dengan menyisipkan baris baru di atas baris di mana cell yang dipilih berada. Table > Insert > Rows Below berfungsi untuk menambah baris dengan menyisipkan baris baru di bawah baris di mana cell yang dipilih berada. Table > Insert > Cells berfungsi untuk menambah cell baru.

Cara lain yang dapat digunakan untuk menambah baris baru adalah

  1. Sorot baris yang terletak di bawah baris yang ingin disisipkan nantinya.
  2. Tekan klik kanan pada mouse.
  1. Pilih Insert Rows.
  2. Baris baru akan ditambahkan di atas baris yang disorot.

Sedangkan cara lain yang dapat digunakan untuk menambah kolom baru adalah

  1. Sorot kolom yang terletak di sebelah kanan kolom yang ingin disisipkan nantinya.
  2. Tekan klik kanan pada mouse.
  1. Pilih Insert Columns.
  2. Kolom baru akan ditambahkan di sebelah kiri kolom yang disorot.

 

4.7.2.2  Menghapus Baris atau Kolom

Tombol Eraser  yang terletak pada toolbar Tables and Borders berguna untuk menghapus tabel secara manual. Dengan menggunakan tombol Eraser, sorot area yang ingin dihapus atau garis yang ingin dihapus.

Cara untuk menghapus baris atau kolom adalah

  1. Letakkan kursor pada cell yang berada pada baris atau kolom yang ingin dihapus.
  2. Pilih Table > Delete > Table / Columns / Rows / Cells.

Table > Delete > Table berfungsi untuk menghapus keseluruhan tabel. Table > Delete > Columns berfungsi untuk menghapus kolom di mana cell berada. Table > Delete > Rows berfungsi untuk menghapus baris di mana cell berada. Table > Delete > Cells berfungsi untuk menghapus cell.

Cara lain untuk menghapus baris yang dapat digunakan adalah dengan cara

  1. Sorot baris yang ingin dihapus.
  2. Tekan klik kanan pada mouse

      

  1. Pilih Delete Rows.

Cara lain untuk menghapus baris yang dapat digunakan adalah dengan cara

  1. Sorot kolom yang ingin dihapus.
  2. Tekan klik kanan pada mouse

      

  1. Pilih Delete Columns.

Selain cara di atas, masih ada cara lain untuk menghapus baris atau kolom. Cara lain tersebut adalah

  1. Klik kanan pada cell yang berada pada baris atau kolom yang ingin dihapus.
  2. Pilih Delete Cells.

 

  1. Muncul kotak dialog Delete Cells.

 

Shift cells left membuat cell-cell akan bergerak ke kiri mengisi tempat cell yang dihapus. Shift cells up membuat cell-cell bergerak ke atas mengisi tempat yang dihapus.

Delete entire row membuat seluruh baris dimana cell tersebut berada terhapus. Delete entire column membuat seluruh kolom dimana cell tersebut berada terhapus.

 

4.7.3       Mengatur Tinggi Baris dan Lebar Kolom

Untuk mengatur tinggi baris dan lebar kolom, dilakukan dengan cara

  1. Letakkan kursor pada cell yang berada pada baris atau kolom yang ingin diubah ukurannya, atau sorot baris atau kolom yang ingin diubah ukurannya, atau sorot tabel untuk mengubah ukuran baris dan kolom pada table tersebut.
  2. Pilih Table > Table Properties, atau tekan klik kanan pada mouse dan pilih Table Properties.
  1. Muncul kotak dialog Table Properties.
  1. Pada kotak dialog Table Properties, terdapat 4 buah tab, yaitu Table, Row, Column, dan Cell. Pada bagian ini yang akan digunakan hanyalah tab Row dan Column.
  2. Masukkan tinggi baris pada Specify height.
  3. Pilih tab Column.

 

  1. Masukkan lebar kolom pada Preferred width.
  2. Tekan tombol OK untuk menyelesaikan perubahan, atau tekan tombol Cancel untuk membatalkan perubahan ukuran.

 

4.7.4       Mengatur Border Tabel

Border atau garis pada tabel dapat diubah atau dimodifikasi untuk menambah daya tarik tabel yang dibuat. Cara untuk mengubah jenis atau model garis border adalah

  1. Letakkan kursor pada cell dalam tabel, tekan klik kanan pada mouse, pilih Borders and Shading, atau pilih Format > Borders and Shading.
  2. Muncul kotak dialog Borders and Shading.

 

  1. Pilih tab Borders, apabila belum terpilih.
  2. Pilih jenis border yang ingin digunakan pada Setting.
  3. Pilih jenis garis yang ingin digunakan pada Style.
  4. Pilih warna border pada Color.
  5. Pilih ketebalan border pada Width.
  6. Tekan tombol OK untuk mengakhiri modifikasi, atau tekan tombol Cancel untuk membatalkan modifikasi.

4.7.5       Memberi Warna dan Arsiran pada Tabel

Tabel juga dapat dipercantik dengan memberi warna dan arsiran pada latar belakang dari tabel. Cara memberikan warna dan arsiran adalah

  1. Letakkan kursor pada cell dalam tabel, tekan klik kanan pada mouse, pilih Borders and Shading, atau pilih Format > Borders and Shading.
  2. Muncul kotak dialog Borders and Shading.
  1. Pilih tab Shading.
  2. Pilih jenis warna untuk mengisi tabel atau cell yang disorot pada Fill.
  3. Jika ingin menggunakan arsiran, pilih pola arsiran atau pattern yang ingin digunakan pada Patterns.
  4. Tekan tombol OK untuk mengakhiri modifikasi, atau tekan tombol Cancel untuk membatalkan modifikasi.

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1.      Sumber Daya Manusia

 

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

5.2.          Sumber-sumber Perpustakaan     

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi dari perusahan
  2. Lembar kerja
  3. Gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.3.          Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan       

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Kata (Word Processor) – Tingkat Dasar
  2. Kode Program Pelatihan    :    TIK.OP02.004.01

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Mengoperasikan Piranti Lunak (Word Processor) – Tingkat Dasar

TIK. OP02.004.01

- Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive dan Floppy Disk.

- PC dengan sistem operasi Windows XP

- Keyboard dan mouse

- RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

 

- CD installer aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word 2003, MWord, atau OpenOffice Writer.

- Buku informasi atau manual aplikasi pengolah kata

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

  • Buku:
    • 101 Pertanyaan Seputar Microsoft Word 2003 (Ratih Widiatrini – Penerbit Andi)
    • Mahir Dalam 7 Hari : Microsoft Word 2003 (LPKBM MADCOMS  – Penerbit Andi)
    • Absolute Beginner’s Guide To Microsoft Office 2003 (Jim Boyce – Que Publishing)

 

Testimoni

artikel lainnya Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Kata (Word Processor) Tingkat Dasar TIK.OP02.004.01

Thursday 12 January 2012 | blog

 SURAT PERSETJUAN KERJA Nomor:0156/ARIAHASTA/SPK/X/08   Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama               : Hasto Supriyono Alamat             :…

Friday 19 December 2014 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SUB BIDANG METODOLOGI PELATIHAN KERJA            …

Friday 14 November 2014 | blog

      MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR JASA ADMINISTRASI BIDANG JASA ADAMINISRASI PERKANTORAN    …

Saturday 10 October 2015 | blog

Quotation by Fax PT. Tecma Mitratama Advertindo Fax. 62.271 - 625647 Q / No : 0351/Tec/M7/Med/X/05…