Home » blog » Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Kata Dengan Ms Word – Tingkat Maju TIK.OP02.012.01.A
Filed: blog
Advertisement
loading...

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER

 

MENGOPERASIKAN PIRANTI LUNAK PENGOLAH KATA DENGAN MS WORD – TINGKAT MAJU

TIK.OP02.012.01.A

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

SWN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

Daftar Isi……………………………………………………………………………………… Hal

 

BAB I   PENGANTAR ……………………………………………………………………… 5

 

1.1.           Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi ……………………………….. 5

1.2.           Penjelasan Modul…………………………………………………………………… 5

1.3.           Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)………………………………………….. 7

1.4.           Pengertian-pengertian Istilah……………………………………………………. 8

 

BAB II             STANDAR KOMPETENSI……………………………………………. 9

 

2.1.           Peta Paket Pelatihan ……………………………………………………………… 9

2.2.           Pengertian Unit Standar …………………………………………………………. 9

2.3.           Unit Kompetensi yang Dipelajari ……………………………………………….. 10

2.3.1.      Judul Unit ………………………………………………………………… 11

2.3.2.      Kode Unit ………………………………………………………………… 11

2.3.3.      Deskripsi Unit …………………………………………………………… 11

2.3.4.      Elemen Kompetensi …………………………………………………….. 11

2.3.5.      Kriteria Unjuk Kerja …………………………………………………….. 11

2.3.6.      Batasan Variabel ………………………………………………………… 12

2.3.7.      Panduan Penilaian ………………………………………………………. 13

2.3.8.      Kompetensi Kunci ………………………………………………………. 15

 

BAB III            STRATEGI DAN METODE PELATIHAN ………………………… 16

 

3.1.           Strategi Pelatihan …………………………………………………………………. 16

3.2.           Metode Pelatihan ………………………………………………………………….. 17

 

 

BAB IV MATERI UNIT KOMPETENSI ……………………………………………….. 19

4.1.   Menggunakan Style ……………………………………………………………………. 19

4.2.   Menggunakan Template ………………………………………………………………. 25

4.3.   Menyisipkan Gambar…………………………………………………………………… 30

4.4.   Membuat Surat Massal…………………………………………………………………. 39

4.5.   Memberikan Nomor Outline pada Paragraf………………………………………… 44

4.6.   Menempatkan Footnote atau Endnote……………………………………………… 46

4.7.   Membuat Daftar Isi…………………………………………………………………….. 48

 

 

BAB V  SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI………………………………………………………………………………… 51

 

5.1.           Sumber Daya Manusia ……………………………………………………………. 51

5.2.           Sumber-sumber Perpustakaan ………………………………………………….. 52

5.3.           Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan…………………………………. 53

 

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………. 54

 


BAB I

PENGANTAR

 

1.1.      Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensii dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

1.2.      Desain Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.1.     Isi Modul

a.       Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

b.       Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikall maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

c.       Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.2.     Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3.      Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4.      Pengertian-pengertian Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1.      Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

2.1.1.      TIK.OP02.012.01A          Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata dengan MS Word – tingkat maju

2.1.2.      TIK.OP02.012.01B           Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata dengan Open Office (Writer) – tingkat maju

2.1.3.      TIK.OP02.013.01A                    Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar dengan MS Excel – tingkat Maju

2.1.4.      TIK.OP01.004.01            Mengidentifikasi sistem dan prosedur pengelolaan infrastruktur komputer

 

2.2.      Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk megoperasikan piranti lunak pengolah kata dengan MS Word secara umum.

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tiga sampai lima hari. Pelatihan ini dijutukan bagi semua user terutama yang tugasnya berkaitan dengan pekerjaan operator.

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

2.3.      Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria untuk  kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

 

KODE UNIT          : TIK.OP02.012.01A

JUDUL UNIT         : Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Kata Dengan Ms Word – Tingkat Maju.

DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini berkaitan dengan pengoperasian piranti lunak pengolah kata pada perangkat komputer pada kondisi normal sesuai dengan Petunjuk Penggunaan (User Manual). Pada tingkat maju difokuskan pada kemampuan bekerja dengan template dan styles, bekerja dengan gambar, membuat surat masal, dan ke printer dengan parameter standar.

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

01          Mengerjakan dengan format template 1.1     Template yang sudah tersedia dapat digunakan.

1.2     Template baru dapat dibuat.

1.3     Paragraph Styles dapat dibuat dan diaplikasikan.

1.4     Font Styles dibuat dan diaplikasikan.

1.5     Styles dapat dimodifikasi.

 

02          Menggambar dan bekerja dengan gambar 2.1     Obyek gambar pada dokumen dapat dibuat.

2.2         Obyek gambar dapat dipilih, diatur dan dihapus.

2.3         Obyek Clip-art dapat dimasukkan.

2.4         Gambar dari  file dapat dimasukkan.

2.5         Posisi obyek gambar dalam dokumen dipindah.

 

03          Membuat surat masal (Mail Merge) 3.1     Perbedaan antara dokumen surat dan dokumen data dapat diketahui.

3.2     Data penerima (recipient) dibuat dan ditambah.

3.3         Dokumen surat telah dibuat.

3.4         Fungsi surat masal dapat dijalankan.

 

04          Mengerjakan Outline dan dokumen panjang 4.1     Outline dokumen dapat dibuat.

4.2     Footnote dapat dibuat.

4.3         Daftar isi, daftar gambar, dan daftar tabel dapat dibuat secara otomatis.

4.4         Beberapa dokumen digabungkan menjadi sebuah dokumen master.

BATASAN VARIABEL

1.       Unit ini berlaku untuk sektor teknologi informasi dan komunikasi bidang operator.

2.       Unit ini terbatas pada :

2.1         Kondisi kerja normal dengan perangkat PC standar.

2.2         Sistem Operasi berbasis Grapich User Interface (GUI).

2.3         Piranti lunak aplikasi pengolah kata sudah terinstalasi.

2.4         Pengenalan dan penggunaan fungsi – fungsi lanjut aplikasi pengolah kata.

 

PANDUAN PENILAIAN

  1. Pengetahuan dan Keterampilan Penunjang

Untuk mendemostrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang :

1.1.       Pengetahuan tentang jenis dan fungsi aplikasi presentasi.

1.2.       Kemampuan untuk menjalankan dan mengoperasikan fungsi – fungsi seperti penggunaan template dan styles, outline dan surat masal pada aplikasi pengolah kata.

1.3.       Pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan gambar.

1.4.       Kemampuan pengelolaan folder dan file.

  1. Konteks penilaian

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji keterampilan baik secara langsung ataupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan penunjang.

 

  1. Aspek penting penilaian

Kemampuan mengoperasikan fungsi-fungsi lanjut dari aplikasi pengolah kata, seperti :

3.1         Bekerja dengan template dan styles.

3.2         Bekerja dengan gambar.

3.3         Bekerja dengan fasilitas Outline.

3.4         Membuat surat masal.

 

4.       Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1  TIK.OP02.001.01    Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC Stand Alone).

4.1.2  TIK.OP02.003.01    Mengoperasikan sistem operasi.

4.1.3  TIK.OP02.004.01    Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata (Word Processor) – tingkat dasar.

4.1.4 TIK.OP02.005.01    Mengoperasikan piranti lunak lembar-sebar (spreadsheet) – tingkat dasar.

 

4.2         Unit ini juga mendukung kinerja dalm unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.2.1    TIK.OP02.013.01    Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar – tingkat maju.

4.2.2    TIK.OP02.011.01    Mengoperasikan piranti lunak presentasi.

 

 

 

 

Kompetensi Kunci

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT
1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1
3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 2
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1
5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1
6 Memecahkan masalah 2
7 Menggunakan teknologi 2

 

 

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

3.2.          Metode Pelatihan      

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

MENGOPERASIKAN PIRANTI LUNAK PENGOLAH KATA DENGAN MS WORD – TINGKAT MAJU

 

Tujuan Instruksional Umum

Siswa mampu mengoperasikan piranti lunak pengolah kata dengan MS-Word tingkat lanjut.

Siswa mampu mengaplikasikannya menggunakan template dan style yang sudah disediakan piranti lunak pengolah kata.

Tujuan Instruksional Khusus

Siswa mampu bekerja dengan template dan style.

Siswa mampu bekerja dengan gambar.

Siswa mampu bekerja dengan fasilitas Outline.

Siswa mampu membuat surat masal.

 

4.1.       Menggunakan Style

Style adalah kumpulan format khusus yang diberi nama dan disimpan. Misalnya style untuk suatu paragraf yang berisi format huruf Arial, 12-point, indentasi kiri 0.5 inci, jarak spasi dua dan perataan penuh.

Keuntungan menggunakan style adalah Anda dapat melakukan format yang sama ke teks atau paragraf lain dalam dokumen dengan lebih cepat dibandingkan dengan membuat format teks atau paragraf dengan elemen format yang sama atu per satu. Keuntungan lainnya, jika Anda mengubah style tersebut di kemudian hari semua teks dalam dokumen yang menggunakan style tersebut akan otomatis diubah.

 

Adapun jenis-jenis style adalah Paragraph style, Character style, Table style, dan List style. Pada dasarnya, Microsoft Word mempunyai dua jenis style, yaitu :

  1. Style Paragraf

Style ini mengatur seluruh paragraph dan dapat berisi semua aspek pemformatan dalam Word seperti : jenis huruf, besar spasi, indentasi teks, tabulasi, garis, dan sebagainya. Setiap paragraph pasti memiliki style, format style pada awalnya adalah Style Normal.

  1. Style Character

Style ini mengatur beberapa bagian teks dan berisi beberapa jenis pemformatan yang dapat digunakan untuk karakter tunggal seperti nama font beserta ukurannya, underline (garis bawah), bold (bold), italic (miring) dan yang lainnya. Tidak ada format default untuk style character.

Memasang style pada paragraph

Untuk memasang style ke suatu paragraph dalam dokumen,ikuti langkah berikut ini :

  1. Tempatkan titik sisip pada paragraph atau pilih beberapa paragraph yang kan di beri style.
  2. Pada tombol daftar pilihan  style yang terdapat pada baris toolbar Formatting, pilih klik salah satu style yang tersedia.

Selain menggunakan cara di atas, dapat juga memasang style ke suatu paragraph dalam dokumen, menggunakan langkah berikut ini:

  1. Tempatkan titik sisip pada paragraph atau pilih beberapa paragraph yang akab diberi style.
  2. Pilih dan klik menu Format, Styles and Formatting Jendela Task Pane – Styls and Formatting akan ditampilkan.
  3. Pada kotak daftar pilihan Pick formatting to apply, pilih dan klik style yang ingin digunakan.

 

Membuat atau Mendefinisikan Style Baru

Apabila pilihan style yang ada tiak sesuai denga kebutuhan, Anda dapat membuat atau mendefinisikan style baru, menggunakan langkah berikut ini:

  1. Tempatkan titik sisip pada paragraph yang mempunyai style tertentu, dimana style pada paragraph yang sedang ditunjuk ini kan dipakai sebagai style dasar (style based on) untuk style baru yang akan Anda buat.
  2. Pilih dan klik menu Format, Styles and Formatting. Jendela Task Pane Styles and Formatting akan ditampilkan.
  3. Untuk membuat atau mendefinisikan style baru, klik tombol perintah New Style. Kotak dialog New Style akan ditampilkan.

  1. Pada bagian Propeties, lakukan pengisian dan pemilihan berikut ini:
  • Pada kotak isian Name, ketikkan nama style baru yang Anda inginkan.
  • Style type, digunakan untuk memilih apakah anda ingin medefinisikan Paragraf style, Character style, Table style atau List style.
  • Style based on, digunakan untuk memilih style yang akan dipakai sebagai style untuk style baru yang akan Anda buat.
  • Style for following paragraph, digunakan untuk menetukan style berikutnya yang akan diaplikasikan jika telah selesai menggunakan style baru ini.
  1. Pada bagian Formatting, lakukan pemilihan dan penhaturan format tampilan paragraph, karakter atau table sesuai dengan keinginan Anda. Untuk pengaturan format tampilan lebih lanjut, klik tombol perintah Format.
    1. Klik OK untuk mengakhiri pendefinisian dan pembuatan style baru.

 

 

 

Memodifikasi Style

User juga dapat melakukan modifikasi terhadap style yang telah ada. Caranya adalah :

  • Pilih style yang ingin dimodifikasi dari daftar style yang terdapat di window Formatting of Selected Text, sebelah kanan layer.
  • Klik tanda panah yang tampil ketika memilih style tersebut.
  • Pilih Modify Style, maka akan tampil kotak dialog baru seperti kotak dialog pembuatan style baru.
  • Lakukan pengaturan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

      Gambar Modify Styles                                             Gambar Kotak Dialog Modify Styles

 

4.2.      Menggunakan Template

Template adalah dokumen yang digunakan sebagai model untuk membuat dokumen yang lainnya. Dengan menggunakan template, user akan semakin mudah membuat dokumen, karena akan menghemat waktu untuk merancang dan melakukan format terhadap dokumen.

Untuk menggunakan template yang telah disediakan oleh Microsoft Word, pilih menu File > New, selanjutnya akan tampil task pane new document pada bagian kanan layar. Pada kategori Template, pilih On my computer, kemudian akan tampil suatu kotak dialog. Pilih kategori template yang diinginkan pada bagian atas kotak dialog, setelah itu pilih template yang diinginkan, lalu klik tombol OK.

 

Membuat Template Baru

Microsoft Word memiliki kemampuan untuk user dapat membuat template yang diinginkan.

  • Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat suatu template baru: Pilih menu File > New, maka akan tampil suatu task pane new document baru pada bagian kanan layar.

Gambar New Document Task Pane

  • Pada kategori Template, pilih On my computer, kemudian akan tampil suatu kotak dialog.
  • Tandai radio button Template yang terdapat di sudut kanan bawah kotak dialog. Jika ingin membuat template baru berdasarkan template yang telah ada, pilih icon template tersebut pada kotak dialog, atau pilih icon Blank Document pada menu General di bagaian atas kotak dialog. Selanjutnya akan tampil, dokumen kosong, yang langsung dapat ditulis.

 

  • Setelah selesai membuat template tersebut, maka simpan template dengan memilih menu File > Save. Tulis nama template pada kotak File Name, selanjutnya pilih tombol OK. Template telah selesai dibuat, dan dapat digunakan sewaktu-waktu untuk menjadi model acuan membuat dokumen lain.

Modifikasi Template

Microsoft Word telah memiliki berbagai macam jenis template yang dapat digunakan user. User dapat menggunakan salah satunya, kemudian melakukan modifikasi terhadap template tersebut dan menyimpannya menjadi template yang sama atau sebagai template yang baru.

Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Buka template dengan cara pilih menu File > Open, atau klik icon Open pada Standard Toolbar.
  2. Masuk ke folder C:\Program Files\Microsoft Office\Templates\1033 melalui kotak Look in, jika ingin membuka template yang telah disediakan oleh Microsoft Word. Namun jika ingin memodifikasi template yang dibuat sendiri, maka user dapat memasuki folder tempat penyimpanan template tersebut.
  3. Buatlah perubahan pada dokumen template tersebut sesuai dengan yang diinginkan.
  4. Klik icon Save pada Standard Toolbar atau pilih menu File > Save, jika ingin menyimpan template yang telah diperbaharui dengan nama yang sama. Namun apabila ingin menyimpan template hasil modifikasi tersebut dengan nama yang berbeda, maka pilih menu File > Save as, kemudian tentukan nama template yang baru pada kotak File name dan simpan template tersebut sebagai template dengan memilih Document Template pada Save as type.
  5. Klik tombol Save.

 

Membuat Template dari Suatu Dokumen

Jika ingin membuat template dari suatu dokumen yang telah ada, berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan :

  1. Buka dokumen yang akan dibuat templatenya. Pilih menu File > Open atau klik icon Open yang terdapat pada Standard Toolbar, kemudian pilih dokumen yang diinginkan.
  2. Lakukan perubahan pada dokumen tersebut sesuai kebutuhan.
  3. Simpan dokumen tersebut sebagai template. Pilih menu File > Save as.
  4. Ketik nama dokumen pada kotak File name, tentukan jenis dokumen dengan memilih Document Template pada combobox Save as type.

Gambar Kotak Dialog Menyimpan Template

Pilih lokasi atau folder tempat ingin menyimpan template tersebut. Untuk terakhir, klik tombol Save. Template telah berhasil dibuat berdasarkan dokumen tersebut.

 

Memperbarui Dokumen bila Templatenya Berubah

Jika suatu template diperbarui, maka hanya dokumen-dokumen baru yang akan dibuat sesuai dengan template baru tersebut. Sementara, dokumen yang lama tidak secara otomatis berubah menurut format dari template yang baru diubah tersebut. Namun, user tetap dapat memperbarui dokumen-dokumen lama tersebut, melalui langkah-langkah sebagai berikut :

  • Buka dokumen yang ingin diperbarui. Pilih menu File > Open atau klik icon Open yang terdapat pada Standard Toolbar, kemudian pilih dokumen yang diinginkan.
  • Pilih menu Tools > Templates and Add-ins. Selanjutnya akan muncul suatu kotak dialog, dimana terdapat nama template yang digunakan oleh dokumen tersebut.
  • Pilih check box Automatically Update Document Style, kemudian klik OK. Dengan demikian dokumen akan secara otomatis diperbarui sesuai dengan template yang baru tersebut.

Gambar Kotak Dialog Template and Add-ins

  • Selanjutnya simpan dokumen yang telah diperbarui tersebut. Pilih menu File > Save atau klik icon Save yang terdapat pada Standard Toolbar.

 

4.3.      Menyisipkan Gambar

Menyisipkan Clip Art

Untuk menyisipkan gambar berupa clip art pada dokumen, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Pilih menu Insert >Picture > Clip Art, maka akan tampil suatu menu pada Taskbar yang terletak di sebelah kanan layar.
  • Pada kotak yang tersedia di tampilan menu tersebut, ketik nama gambar yang dicari untuk disisipkan pada dokumen. Kemudian klik tombol Go.
  • Setelah itu, akan tampil daftar gambar-gambar yang berhubungan dengan kata yang dimasukkan tersebut.
  • Pilih salah satu dari gambar yang ada, dengan mengklik dua kali, maka gambar tersebut akan disisipkan pada dokumen yang sedang dikerjakan.

Gambar ClipArt Menu

 

Menyisipkan Gambar dari File

Gambar yang ingin disisipkan pada suatu dokumen tidak hanya berasal dari koleksi clip art, namun dapat juga berupa file gambar yang disimpan pada suatu lokasi folder. Untuk menyisipkan gambar dari file, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Pilih menu Insert >Picture From file, maka akan tampil suatu kotak dialog.

 

Gambar Insert Picture Dialog

  • Tentukan lokasi tempat penyimpanan gambar yang akan disisipkan.
  • Klik salah satu file gambar yang ingin disisipkan tersebut.
  • Klik tombol Insert, maka file gambar tersebut telah disisipkan pada dokumen yang sedang dikerjakan.
  • Gambar yang telah disisipkan pada dokumen tersebut memiliki Shortcut Menus, yang dapat diakses dengan melakukan klik kanan pada gambar tersebut.

Gambar Shortcut Menus Gambar

Adapun perintah-perintah yang terdapat pada Shortcut Menus tersebut adalah:

Cut

Perintah ini dapat digunakan untuk memindahkan gambar, namun dapat juga digunakan untuk menghapus gambar.

Copy

Perintah ini digunakan untuk menggandakan gambar

Paste

Perintah ini digunakan untuk menyalin gambar yang telah di-copy atau dicut.

Show Picture Toolbar

Perintah ini untuk menampilkan Picture Toolbar.

Borders and Shading

Perintah ini untuk mengatur border dan shading dari gambar tersebut.

Caption

Perintah ini digunakan untuk membuat judul atau nama dari gambar tersebut.

Format Picture

Perintah ini digunakan untuk melakukan format atau modifikasi terhadap gambar tersebut, baik dari segi warna, garis, ukuran dan sebagainya.

Hyperlinks

Perintah ini digunakan untuk menyisipkan alamat dari suatu web site atau web page sebagai link dari gambar tersebut.

Menyisipkan Grafik

Microsoft Word juga memiliki kemampuan untuk membuat suatu grafik menjadi bagian dari suatu dokumen. User dapat dengan mudah memasukkan data yang akan direpresentasikan untuk kemudian menjadi grafik pada suatu dokumen. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membuat atau menyisipkan grafik pada suatu dokumen :

  • Pilih menu Insert > Picture > Chart.

Gambar Chart Menu

  • Selanjutnya akan muncul tampilan grafik dengan Datasheet sebagai berikut :

Gambar Tampilan Awal Grafik

 

Kemudian isi Datasheet dengan data yang ingin direpresentasikan oleh grafik.

  • Isi baris paling atas kolom A, B, C, D dan seterusnya (tambahkan kolom yang digunakan, jika perlu atau hapus jika tidak perlu) dengan item yang ingin digambarkan pada sumbu x.
  • Isi kolom paling kiri baris 1, 2, 3 dan seterusnya (tambahkan baris yang digunakan, jika perlu atau hapus jika tidak perlu) dengan item yang ingin digambarkan pada sumbu y.
  • Selanjutnya isi data-data yang merupakan nilai dari hubungan tiap baris dan kolom tersebut.

Seperti yang terlihat pada gambar berikut :

Gambar Menyisipkan Grafik

Setelah selesai pengisian data, maka klik pada sembarang tempat di halaman dokumen tersebut. Grafik telah disisipkan pada dokumen tersebut.

 

Menyisipkan Bagan

Selain grafik Microsoft Word juga dapat menyisipkan bagan(organization chart) pada suatu dokumen. Langkah-langkah dalam membuat atau menyisipkan bagan tersebut adalah sebagai berikut :

  • Pilih menu Insert > Picture > Organization Chart.

Gambar Organization Chart Menu

  • Maka, akan tampil suatu bagan yang akan dimodifikasi pada halaman dokumen, seperti berikut :

 

  • Selain itu juga terdapat Organization Chart Toolbar, yang memuat daftar shortcut yang diperlukan untuk melakukan modifikasi terhadap bagan tersebut.

  • Untuk menambah komponen dari bagan tersebut, pilih Insert Shape yang terdapat pada Organization Chart Toolbar.

-          Subordinate :

 

-          Coworker :

 

-          Assistant :

 

Tentukan tampilan dari bagan dengan memilih daftar tampilan melalui Layout.

Untuk mengatur posisi bagan terhadap teks, piih icon Text Wrapping yang terdapat pada Organization Chart Toolbar.

 

4.4.      Membuat Surat Masal (Mail Merge)

  • Klik Tools Letters and Mailings Mail Merge Wizard  
    • Pilih type dokumen yang akan menggunakan mail merge (Letters, Envelopes, Labels, Directory)

ü  Contoh  : Pilih  Letters

ü  Klik Next

  • Pilih Dokumen yang digunakan:

ü  Pilih use the current documents

ü  Klik Next

  • Pilih sumber data yang akan digunakan untuk mail merge

ü  Pilih Type a new list untuk membuat sumber data baru

ü  Klik Create

ü  Klik Customize  untuk mengatur Field yang kita butuhkan

  • Klik Delete untuk menghapus Field yang tidak digunakan
  • Klik Add untuk menambah Field yang dibutuhkan
  • Setelah itu Klik OK

 

 

¨      Isi setiap Field dangan data yang kita gunakan

¨      Klik  New Entry untuk mengisi ke data selanjutnya

¨      Setelah semua data terisi Klik Close

¨      Save dan beri nama file data sumber tersebut

ü  Maka Task Pane Step ke-3 akan terlihat seperti gambar disamping

  • Select a different list bila ingin mengganti data sumber
  • Edit recipient list untuk mengedit data sumber

ü  Klik Next pada Task Pane Step ke-3

 

  • Ketik Letter yang akan anda gunakan, bila belum menulis suratnya, setelah itu Klik Next

  • Insert (sisipkan) Field mail merge pada document

ü  Klik More items pada Task Pane step ke-4 atau  pada toolbars Mail Merge

  • Pilih Fields yang akan disisipkan ke dokument, lalu Klik Insert
  • Lalukan berulang-ulang untuk semua Fields yang dibutuhkan
  • Bila sudah selesai Klik Close
  • Klik Next pada Task Pane untuk melanjutkan ke step ke-5
  • Klik   pada toolbar mail merge untuk menampilkan isi data sumber pada document
  • Klik  pada toolbar untuk melihat setiap records pada data sumber, atau klik  pada task pane step ke5
  •  Klik Next pada Task Pane untuk melanjutkan ke step ke-6 (terakhir)
  • Klik Print pada Task Pane atau  pada toolbar untuk mencetak mail merge tersebut

ü  All                             memcetak semua record pada data sumber

ü  Current record          mencetak record yang aktif

ü  From……. To…..        mencetak dari record tertentu sampai ke record tertentu

4.5.      Memberikan Nomor Outline pada Paragraf

Untuk memberikan nomor outline pada paragraf, ikuti langkah berikut ini:

  1. a.   Pilih paragraf yang akan diberi nomor outline, atau tempatkan titik sisip pada baris kosong di tempat anda akan memulai pengetikkan paragraph.
  2. b.   Pilih dan klik menu Format, Bullets and Numbering. Kotak dialog Bullets and Numbering ditampilkan.
  3. c.    Pada kotak dialog klik tab Outline Numbered.

  1. d.   Pada kotak dialog pilih dan klik jenis nomor outline yang anda inginkan.
  2. e.   Klik tombol perintah Customize untuk memilih dan mengatur format, gaya tampilan dan posisi nomor outline.

Pada kotak dialog dilakukan pemilihan dan pengaturan berikut ini:

  • Pada kotak pilihan Level, pilih dan klik tingkatan nomor yang akan Anda ubah.
  • Pada tombol daftar pilihan Number style, pilih gaya tampilan nomor yang anda inginkan.
  • Pada kotak isian Number format, jika diperlukan Anda akan menambahkan karakter yang mendahului atau mengakhiri nomor tersebut.
  • Pada kotak isian Start at, tentukan nomor awal yang Anda ininkan.
  • Anda dapat menyisipkan nomor pada level sebelumnya di posisi titik sisip pada kotak isian Number format dengan cara memilih tingkat yang anda inginkan pada kotak pilihan Previous level number.
  • Jika diperlukan klik tombol perintah font untuk mengatur format karakter dari nomor.
  • Pada kotak Number position, pilih dan klik perataan dari nomor yang anda inginkan.
  • Pada kotak isian Aligned at, tentukan posisi awal perataan terhadap margin kiri.
  • Pada kotak Text position, tentukan jarak indentasi teks terhadap margin kiri pada kotak isian Indent at.
  1. f.         Klik OK.

4.6.       Menempatkan Footnote atau Endnote

Catatan kaki (footnote) dan catatan akhir (endnote) merupakan informasi tambahan mengenai suatu topic dalam dokumen.

Untuk membuat footnote atau endnote ikuti langkah berikut ini:

  1. Tempatkan titik sisip di tempat anda akan menyisipkan tanda footnote dan endnote.
  2. Pilih dan klik menu Insert > Reference> Footnote.

Kotak dialog footnote and endnote akan ditampilkan.

  1. Pada bagian location, pilih dan klik tombol pilihan berikut ini:
  • Footnote, jika Anda ingin menyisipkan catatan kaki. Pada tombol daftar pilihan di sebelah kanannya tentukan lokasi penempatan footnote.
  • Endnote, jika anda ingin menyisipkan catatan akhir. Pada tombol daftar pilihan disebelah kanannya tentukan lokasi penempatan endnote.
  • Number format, digunakan untuk memilih bentuk format tampilan penomoran footnote atau endnote.
  • Custom mark, jika anda ingin tanda penomoran diganti dengan penempatan symbol tertentu. Untuk memilih bentuk simbolnya, klik tombol perintah symbol. Kotak dialog symbol akan ditampilkan.
  1. Pada bagian format, lakukan pemilihan dan pengisian berikut ini:

Pada kotak dialog Symbol, lakukan pemilihan symbol sesuai dengan keinginan. Klik OK.

  • Start at, digunakan untuk menentukkan angka awal penomoran pada footnote dan endnote.
  • Numbering, digunakan untuk menentukkan apakah penomoran akan meningkat secara terus menerus pada seluruh halaman dokumen atau meningkat hanya pada section dan ahalaman tertentu saja sehingga ketika pindah section atau halaman penomoran dilakukan dari awal lagi.
  1. Pada bagian Apply changes, tentukan apakah pengaturan footnote dan endnote berlaku pada seluruh dokumen atau hanya pada bagian tertentu saja.
  2. Klik tombol perintah Insert. Dengan langkah ini titik sisip akan dibawa ke daerah pengetikan footnote atau endnote yang ada di margin bawah.
  3. Pada daerah pengetikkan Anda dapat mengetikkan isi dari footnote atau endnote sesuai dengan keinginan.

 

4.7.      Membuat Daftar Isi

Untuk membuat daftar isi berdasarkan judul yang Anda format memakai heading style, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Tempatkan titik sisip di tempat daftar isi yang akan anda tampilkan. Biasanya ditempatkan pada akhir dokumen.
  2. Pilih dan klik menu Insert, Reference, Index and Tables. Kotak dialog Index and Tables akan ditampilkan.
  3. Pada kotak dialog klik Table of Contents.

  1. Pada tombol daftar pilihan Formats, pilih dan klik format tampilan daftar yang anda inginkan dan lihat hasilnya dalam kotak Print Preview dan Web Preview.
  2. Beri tanda atau klik kotak cek Show Page Number, untuk menampilkan nomor halaman.

  1. Pada kotak isian Show Levels, tentukan banyaknya tingkat judul yang kan Anda pakai dalam daftar isi.
  2. Beri tanda atau klik kotak cek Right align page numbers, agar nomor halaman ditempatkan rata kanan. Pada tombol daftar pilihan Tab leader, tentukan karakter yang mendahului nomor halaman.
  3. Apabila Anda ingin menempatkan daftar isi berupa halaman Web, Anda dapat memberi tanda kotak cek Use hyperlinks instead of page number. Agar daftar isi dianggap sebagai daftar link untuk pindah ke halaman tertentu.
  4. Klik OK, dengan langkah ini daftar isi akan dibentuk dan ditempatkan pada posisi titik sekarang berada.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1.      Sumber Daya Manusia

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

5.2.          Sumber-sumber Perpustakaan     

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi dari perusahan
  2. Lembar kerja
  3. Gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

 

5.3.          Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan

  1. Judul/Nama Pelatihan        : Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Kata Dengan MS-Word – Tingkat Maju
  2. Kode Program Pelatihan    :    TIK.OP02.012.01A

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

  1. 1.    
Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Kata Dengan MS-Word – Tingkat Maju

TIK.OP02.012.01A

-       Personal Computer

-       PC dengan Sistem Operasi dan Software Pengolah Kata.

-       Buku informasi tentang dan manual book MS-WORD.

-


DAFTAR PUSTAKA

  • Microsoft Office 2003, Kurweni Ukar, Elex Media Komputindo.
  • http://www.ilmu-komputer.com/

 

 

Testimoni

Related Post Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Kata Dengan Ms Word – Tingkat Maju TIK.OP02.012.01.A

Memperbarui Isi Halaman Web TIK.MM02.059.01

Mengelola Peralatan Pelatihan PLK.MP01.007.01

Membuat Dokumen Dengan HTML Sesuai Spesifikasi TIK.PR.02.024.01

Contoh Surat Permohonan Mengikuti Pelatihan Kewirausahaan dan Seleksi Peserta Program Bantuan Dana Bagi Wirausaha Pemula TA. 2013

BIKIN UNDANGAN PERNIKAHAN MURAH PALUR