Advertisement
loading...

 

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI

DAN KOMUNIKASI

SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER

 

 

MENGOPERASIKAN PIRANTI LUNAK PENGOLAH GAMBAR VEKTOR

TIK.OP02.019.01    

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

 

Daftar Isi……………………………………………………………………………………………………………………. Hal

 

BAB I     PENGANTAR ……………………………………………………………………………………………… 3

 

1.1.        Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi ………………………………. 3

1.2.        Penjelasan Modul…………………………………………………………………………….. 3

1.3.        Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)……………………………………………. 5

1.4.        Pengertian-pengertian Istilah……………………………………………………………. 5

 

BAB II    STANDAR KOMPETENSI…………………………………………………………………………… 7

 

2.1.        Peta Paket Pelatihan ……………………………………………………………………….. 7

2.2.        Pengertian Unit Standar ………………………………………………………………….. 7

2.3.        Unit Kompetensi yang Dipelajari ……………………………………………………… 7

2.3.1.       Judul Unit ………………………………………………………………………… 8

2.3.2.       Kode Unit …………………………………………………………………………. 8

2.3.3.       Deskripsi Unit …………………………………………………………………… 8

2.3.4.       Elemen Kompetensi ………………………………………………………… 8

2.3.5.       Kriteria Unjuk Kerja ………………………………………………………….. 9

2.3.6.       Batasan Variabel ……………………………………………………………… 10

2.3.7.       Panduan Penilaian ………………………………………………………….. 10

2.3.8.       Kompetensi Kunci ……………………………………………………………. 11

 

BAB III   STRATEGI DAN METODE PELATIHAN …………………………………………………….. 12

 

3.1.            Strategi Pelatihan ………………………………………………………………………….. 12

3.2.            Metode Pelatihan ………………………………………………………………………….. 13

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI ……………………………………………………………………… 14

 

BAB V   SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1.            Sumber Daya Manusia …………………………………………………………………. 37

5.2.            Sumber-sumber Perpustakaan …………………………………………………….. 38

5.3.            Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan ………………………………………………. 38

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1.        Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2.1.    Desain Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.1. Isi Modul

a.         Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

b.         Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.

  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

c.         Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.2.     Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4 Pengertian-pengertian Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1.        Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

2.1.1.       TIK.OP02.009.01   Mengoperasikan PC yang terhubung pada jaringan komputer lokal

2.1.2.       TIK.OP02.019.01  Mengoperasikan piranti lunak pengolah gambar vektor

2.1.3.       TIK.OP03.003.01   Membuat halaman web menggunakan bahasa web (HTML) tingkat dasar

2.1.4.       TIK.OP02.002.01   Mengoperasikan printer

2.1.5.       TIK.OP02.006.01   Mengoperasikan penelusur web (web browser)

2.1.6.       TIK.OP02.010.01   Melakukan instalasi untuk koneksi internet

2.1.7.       TIK.OP02.004.01 Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata tingkat dasar

2.1.8.       TIK.OP02.005.01   Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar – tingkat dasar

 

2.2.        Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk mengoperasikan piranti lunak pengolah gambar vektor, pada modul meteri diambil contoh Illustrator karena kepopulerannya.

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu satu hari. Pelatihan ini dijutukan bagi semua user terutama yang tugasnya berkaitan dengan editing, laporan, dan grafis dasar seperti operator dan staff admin.

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3.        Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

KODE UNIT : TIK.OP02.019.01

 

JUDUL UNIT : Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Gambar Vektor

 

DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini berkaitan dengan pengoperasian piranti lunak pengolah gambar pada perangkat komputer pada kondisi normal sesuai dengan petunjuk penggunaan. Pada unit dibatasi pada kemampuan mengenali mutu, membuat, membuka, menyimpan, mengenali objek-objek vektor, melakukan editing sederhana, mencetak ke printer dengan berbagai parameter standar.

 

 

 

 

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
01 Mempersiapkan piranti lunak pengolah gambar 1.1 1.2 1.3 1.4 Piranti lunak pengolah gambar telah diinstal dan dapat berjalan normal. Petunjuk penggunaan piranti lunak pengolah gambar sudah disediakan dan diidentifikasi. Perangkat komputer sudah dinyalakan, dengan sistem operasi. Piranti lunak pengolah gambar dijalankan.
02 Mengenali menu, membuat, membuka, menyimpan filegambar 2.1 2.2 2.3 Menu-menu yang disediakan beserta shortcutnya dikenali. Fitur-fitur pengelolaan file pengolah gambar dapat digunakan, seperti buat/create/new, simpan, buka, simpan dengan nama lain. Filegambar yang disimpan sudah dapat menggunakan versi dan option atribut lain yang tersedia, seperti : subject, person, status, dan sebagainya.
       
03 Melakukan lay-outdan editing sederhana 3.1 3.2 Objek-objek gambar vektor dikenali dan diaplikasikan, seperti: titik, garis, kurva, lingkaran, persegi empat, pen, dan jenis/style serta warna dan arsiran dasar. Fitur-fitur editing sederhana digunakan, seperti : mengetik huruf/kata/kalimat, memformat huruf/font, text alignment, menginsertobjek gambar, mengedit gambar sederhana.
  3.3 Fitur-fitur layoutdiidentifikasi dan diaplikasikan,
    seperti : lay out judul dan isi, ukuran objek
    gambar, pewarnaan, tekstur, efek-efek
    pencahayaan sederhana.
04 Mencetak filegambar 4.1 Filegambar dapat dicetak dengan berbagai ukuran serta parameter pencetakan.
    4.2 File pengolah gambar dapat dicetak untuk keperluan separasi dimana warna dipisahkan berdasarkan komposisi tertentu.
    4.3 Fitur-fitur dasar pencetakan dapat digunakan, seperti : page setup, printer setup, print preview

 

 

Batasan Variabel

1. Unit ini berlaku untuk sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi bidang operator.

2. Pengoperasian piranti lunak pengolah gambar ini terbatas pada :

2.1 Kondisi kerja normal dengan perangkat PC standar.

2.2 Sistem operasi berbasis Graphic User Interface (GUI).

2.3 Piranti lunak pengolah gambar sudah terinstalasi.

2.4 Editing dan lay out yang dilakukan sederhana.

 

Panduan Penilaian

 

1. Pengetahuan dan Ketrampilan Penunjang

Untuk mendemonstrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang:

1.1 Pengetahuan komposisi gambar dan warna.

1.2 Pengetahuan jenis-jenis file gambar.

2. Konteks Penilaian :

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji keterampilan baik secara langsung  ataupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan penunjang.

3. Aspek Penting Penilaian :

3.1 Pengetahuan tentang jenis-jenis file gambar.

3.2 Kemampuan mengoperasikan aplikasi pengolah gambar.

3.3 Kemampuan menghasilkan editing gambar yang baik.

3.4 Kemampuan menghasilkan gambar/lay out yang baik.

3.5 Kemampuan mencetak gambar.

4. Kaitan Dengan Unit-Unit Lain :

4.1 Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan :

4.1.1 TIK.OP02.001.01 Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC stand alone).

4.1.2 TIK.OP02.003.01 Mengoperasikan sistem operasi.

4.1.3 TIK.OP02.015.01 Mempergunakan perangkat keras dan piranti lunak untuk memindai dokumen dan gambar.

4.2 Unit ini juga mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan :

4.2.1 TIK.OP02.011.01 Mengoperasikan piranti lunak presentasi.

4.2.2 TIK.OP02.012.01 Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata – tingkat maju.

 

KOMPETENSI KUNCI

No Kompetensi Kunci Dalam Unit ini Tingkat
1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 2
3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 1
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1
5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1
6 Memecahkan masalah 1
7 Menggunakan teknologi 2

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1.        Strategi Pelatihan  

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2.            Metode Pelatihan           

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk datang bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topic tertentu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

MENGOPERASIKAN PIRANTI LUNAK

PENGOLAH GAMBAR VEKTOR

 

Salah satu pengolah gambar vektor yang populer adalah Adobe Illustrator walau ada banyak aplikasi sejenis, seperti Corel Draw. Oleh karenanya pada modul ini akan diambil contoh dari aplikasi ini. Pastikan Anda telah menginstall program ini (ikuti petunjuknya yang mudah dan masukkan nomor serialnya) untuk siap memulai materi ini.

 

Menciptakan Dokumen Baru

Langkah pertama untuk menciptakan gambar di  Adobe Illustrator image adalah menciptakan dokumen baru. Ada banyak pilihan yang bisa diseting di sini untuk menghasilkan hasil yang berbeda.

 

Di sini Anda akan melakukan hal berikut:

  • Menciptakan file Illustrator baru
  • Mengatur properti file properties menurut spesifikasi Anda

Sebelum Memulai

Sebelum Anda mulai memahami pilihan file Anda harus membuka Adobe Illustrator dan menciptakan file baru.

 

1     Buka Adobe Illustrator.

2     Pilih File > New. Sebuah jendela kecil New Document akan muncul.

 

 

Di sini Anda dapat merubah beberapa seting yang mendasar. Bagian Artboard Setup berisi pilihan untuk penamaan file, manipulasi ukuran dengan preset dimensions, mendefinisikan lebar dan tinggi, unit pengukuran, dan orientasi.

 

3     Klik di bagian Size. Maka akan terlihat beberapa ukuran berbeda yang tersedia.

4     Klik di bagian units. Maka akan terlihat beberapa unit pengukuran yang tersedia. Ini tidak mempengaruhi ukuran gambar, tetapi mempengaruhi nilai penggaris yang digunakan sebagai bahan referensi.

 

Di bagian atas jendela palet New Document adalah textbox Name. Nilai textbox ini menunjukkan nama file. Pada bagian Orientation ada dua ikon, yang di kiri adalah bentuk tinggi yang lebih besar dari lebar, disebut “Portrait” dan di kanan bentuk lebar yang lebih besar dari tinggi, disebut “Landscape.”

 

Bagian Color Mode section ada dua pilihan, CMYK color dan RGB color. CMYK dipilih ketika gambar yang akan diciptakan akan dicetak. CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, and Black (K) ) adalah tipe pewarnaan yang digunakan pada printer warna skala besar. RGB dipilih ketika gambar akan tetap disimpan dalam format digital, seperti website dan dokumen elektrik. RGB (Red, Green and Blue) nilai yang dimanipulasi untuk menciptakan warna.

 

5     Klik textbox berlabel Name, isikan dengan

6     Klik bagian Size, pilih 640×480.

7     Klik bagian Units, pilih Points.

8     Klik bagian kanan ikon Orientation (“Landscape”) dan pilih RGB color mode. Klik OK.

9     Klik tombol maximize, dilingkari merah pada gambar di bawah. Sekarang bar judul bergabung dengan Adobe Illustrator dan menciptakan ruang berkreasi yang lebih luas.

sebelum                   sesudah

 

Pilihan Editing

Salah satu cara untuk menseting file gambar Anda dan mengontrolnya adalah melalui pilihan editing.

 

Pilih Edit > Preferences > General untuk membuka jendela palet Preferences atau menekan tombol CTRL + K.

 

Ada sembilan pilihan file, yaitu:

  • General – pilihan kontrol acak
  • Type & Auto Tracing – pilihan fonts, character spacing, languages dan tracing
  • Units & Display Performance – unit pengukuran dan kualitas hand tool movement
  • Guides & Grid – selection tool outlines dan artboard display grid
  • Smart Guides dan Slices – toggle hint displays, smart guide angles dan slice options
  • Hyphenation – pilihan hyphenation
  • Plug-ins & Scratch Disks – pilih lokasi dari Adobe Illustrator plug-ins dan penyimpanan sementara
  • File Handling & Clipboard – [pilihan ini tidak bisa diaplikasikan pada kualitas produksi  Illustrator]

 

 

 

Palet

 

Ketika menciptakan gambar di Adobe Illustrator ada banyak tool yang terletak pada masing-masing palet di sini kita akan melihat lebih dekat tool dan palet ini.

 

Di sini Anda akan belajar:

  • Membuka dan menutup palet (beberapa akan dikenalkan di sini)
  • Menggunakan paket untuk memanipulasi file gambar
  • Pilih palet yang benar dan efek yang diinginkan

Sebelum Memulai

Mulai dengan membuka Adobe Illustrator dan buat file baru.

Pilih File > Open. Pilih file bernama paletteObjects.ai.  Klik OK

 

Sebelum merubah penampilan palet manapun, tampilan default Illustrator menunjukkan toolbar dasar, seperti palet warna, Swatches, Graphic Styles/Brushes/Symbols, dan Stroke/Gradasi/Transparency. Untuk mendapatkan ruang kerja lebih, tekan tombol Tab untuk menyembunyikan semua palet dan toolbar. Tekan tab untuk memunculkannya lagi. Tekan tombol Tab sambil menekan Shift untuk menyembunyikan semua palet, tetapi tidak untuk toolbar. Lakukan sekali lagi untuk memunculkan palet.

 

Mengetahui Palet yang Mana

Setiap palet mengkontrol tool yang berbeda atau set tool. Palet manapun bisa ditambilkan dengan memilih Window > [nama palet].

Ini adalah interface visual pada toolbar Adobe Illustrator. Beberapa tool memiliki pilihan lain, ditunjukkan dengan adanya panah kecil di pojok kanan bawah. Kliklah tool beberapa saat untuk memunculkan pilihan tersebut.

 

 

 

Selection Tool

Magic Wand Tool

Pen Tool

Line Segment Tool

Paintbrush Tool

Rotate Tool

Warp Tool
Symbol Sprayer Tool
Mesh Tool

Eyedropper Tool

Slice Tool

Hand Tool

Fill/Stroke Color
Default Fill dan Stroke
Color/Gradient/None

Standard Screen Mode

 

 

 

 

Direct Selection Tool
Lasso Tool

Type Tool
Rectangle Tool

Pencil Tool
Scale Tool

Free Transform Tool
Column Graph Tool

Gradient Tool

Blend Tool
Scissors Tool
Zoom Tool

Swap Fill dan Stroke

 

Full Screen Mode with Menu Bar

Full Screen Mode

 

 

 

  • Actions palette – merekam, memainkan, edit, dan menghapus aksi, juga untuk menyimpan, membuka, dan menggantikan set aksi.

 

  • A – Toggles item on atau off.
  • B – Toggles modal control on atau off.
  • F – berhenti memainkan/merekam
  • C  –  Set.
  • D  – Aksi
  • E – perintah yang terekam
  • G – mulai merekam
  • H – mainkan pilihan saat ini
  • I – buat set baru
  • J – buat aksi baru
  • K – hapus seleksi

 

  • Align palette – digunakan untuk menata atau mendistribusikan objek yang diseleksi sepanjang axis yang sudah didefinisikan.

 

  • A – Pengaturan Horisontal kiri
  • B – Pengaturan Horisontal tengah
  • C – Pengaturan Horisontal kanan
  • D – Pengaturan Vertikal atas
  • E – Pengaturan Vertikal tengah
  • F – Pengaturan Vertikal bawah
  • G – Atur Palette Options
  • H – Distribusi Horisontal kanan
  • I – Distribusi Horisontal tengah
  • J – Distribusi Horisontal kiri
  • K – Distribusi Vertikal bawah
  • L – Distribusi Horisontal tengah
  • M – Distribusi Horisontal atas

 

Bagaimana menggunakan Align palette:

1     Pilih Window > Align atau tekan F7 + Shift untuk membuka the Align palette.

2     Pilih selection tool () dari toolbar.

3     Klik dan drag untuk memiilh tiga garis lurus di bagian “Straight Lines”

4     Klik berbagai tombol pada Align Objects dan Distribute Objects dan perhatiakan perbedaaannya.

5     Klik tombol Options Align Palette di pojok kanan atas palet dan pilih Show Options. Sekarang bagian ketiga yang disebut Distribute Spacing muncul. Gunakan panah atas/bawah di sebelah di sebelah drop-down box di kanan untuk menentukan berapa banyak space antara objek. Dua tombol langsung berada di bawah Distribute Spacing header mengontrol apakah jarak diletakkan vertikal (tombol kiri) atau horisontal (tombol kanan).

 

  • Appearance palette – menampilkan atribut yang berkaitan dengan objek tertentu yang dipilih.

 

  • A – Objek dengan stroke, fill (radiant), Feather efek, dan pengurangan opasitas
  • B – Stroke dengan ketebalan 3 pt dan bentuk bundar
  • C – efek Feather (dobel klik untuk merubah)
  • D – New Art (Has Basic/Maintains) tombol Appearance
    • Has Basic () seting aplikasikan hanya atribut stroke dan fill attributes
    • Maintains () seting aplikasikan semua penampilan sekarang
  • E – Clear Appearance (menghilangkan semua atribut, bahkan fill dan stroke)
  • F – Reduce to Basic Appearance (menghilangkan semua atribut, kecuali single fill dan stroke)
  • G – Duplicate Selected Item (menduplikasikan atribut objek)
  • H – Delete Selected Item (menghapus atribut appearance)
  • Attributes palette – menseting pilihan berkaitan dengan overprinting, path-determined fills, dan image maps.

 

  • A – Overprint Fill toggle
  • B – Overprint Stroke toggle
  • C – Don’t Show Center (removes center dot from selection guides)
  • D – Show Center (applies center dot to selection guides [Default])
  • E – Reverse Path Direction Off
  • F – Reverse Path Direction On
  • G – gunakan Non-Zero Winding Fill Rule
  • H – gunakan Even-Odd Fill Rule
    • Gambar sebelah kiri menggunakan Non-Zero Winding Fill Rule. Sebelah kanan menggunakan Even-Odd Fill Rule.

 

  • I – Image Map drop-down
    • Image maps digunakan untuk menghubungkan area sebuah gambar, disebut hotspot, ke sebuah URL. Seperti potongan, tapi ditampilkan dalam kesatuan file dan beragam bentuknya.
  • J – URL
    • Digunakan untuk memberikan URL ke hotspot tertentu.
  • K – Browser
    • Setelah URL telah dipasangkan ke hotspot, klik tombol ini untuk mengikuti link tersebut.
  • Brushes palette – menangani kuas untuk dokumen, membuat, memodifikasi, dan menghapusnya.

 

 

  • A – ukuran kuas dan bentuknya yang sudah didefinisikan
  • B – gaya kuas
  • C – pilihan Brushes palet
  • D – Scrollbar
  • E – menghilangkan Brush Stroke
  • F – pilihan untuk objek yang dipilih
    • Mengklik bagian ini dengan sebuah brush stroke dipiilh akan membuka jendela Stroke Options

 

 

 

    • Pilihan Art Brush (kiri) muncul jika brush stroke yang dipilih menggunakan applied visual style
    • Piilhan Calligraphic Brush (kanan) muncul jika brush stroke yang dipilih memiliki bentuk yang sederhana
    • Gunakan selection tool () dan isi dari bagian “Brush Strokes” untuk mempelajari dan mengetes fitur Stroke Options palettes dan pastikan menyalakan fitur Preview.
  • G – menciptakan kuas baru
  • H – menghapus

Untuk memilih dari serangkaian gaya kuas, klik Brushes palette options button (C) dan klik Open Brush Library dan pilih serangkaian gaya kuas.

 

  • Color palette – mengaplikasikan warna ke objek, edit dan mencampur warna.

 

  • A – kotak warna untuk mengisi
  • B – kotak warna untuk garis
  • C – menghilangkan warna
    • D – slider warna Cyan
    • E – slider warna Magenta
    • F – slider warna Yellow
    • G – slider warna Black

>>Palet ini tidak hanya bisa menampilkan set warna CMYK.

 

  • H – pilihan Color palette 
    • Klik untuk melihat pilihan warna, termasuk set warna yang berbeda. “Invert” dan “Complement” akan merubah warna yang dipilih (Fill atau Stroke) menjadi kebalikan atau warna komplementernya.
    • I – spektrum warna CMYK
      • Gunakan mouse untuk memilih warna di antara spektrum.
      • Gradient palette – memodifikasi efek gradasi  untuk isi atau warna garis

 

  • A – Gradasi preview
  • B – tipe Gradasi Type
  • Pilih Radial atau Linear gradasi.
  • Hanya bekerja pada tipe Linear
  • D – pilihan Gradasi palet
  • E – nilai Lokasi
  • F – Slider Gradasi
  • C – sudut Gradasi

Layers palette – mendaftarkan dan mengontrol semua layer di dokumen. Urutannya menentukan urutan ditampilkannya.

 

  • A – Visibility (menentukan layer terlihat atau tidak)
  • B – Lock (mengunci isi layer)
  • C – pilihan Layers palet
  • D – daftar layer yang dipilih
  • E – Objek pada layer
  • F – buat/melepaskan Clipping Mask (toggles clipping mask)
  • G – buat sublayer baru
  • H – buat layer baru
  • I – hapus yang dipilih  (layer, sublayer, atau objek)
  • Magic Wand palette – Piilh semua objek dalam dokumen dengan warna isi yang sama atau mirip, ketebalan gurasan, opasitas, atau blending mode. Tentukan jangkauan warna, untuk dipilih Magic Wand () tool.

 

 

 

  • A – Fill Color (pilih jika ingin pilihan memiliki warna isi yang mirip)
  • B – Stroke Color (pilih jika ingin pilihan memiliki warna gurasan yang mirip)
  • C – Stroke Weight (pilih jika ingin pilihan memiliki ketebalan gurasan yang mirip)
  • D – Opacity (pilih jika ingin pilihan memiliki opasitas yang mirip)
  • E – Blending Mode (pilih jika ingin pilihan memiliki blending mode yang mirip)
  • F – Magic Wand palette options
  • G – Fill Color Tolerance
    • Menentukan jangkauan warna isi yang akan dipilih magic wand tool.
    • H – Stroke Color Tolerance
      • Menentukan jangkauan warna gurasan yang akan dipilih magic wand tool.
      • I – Stroke Weight Tolerance
        • Menentukan jangkauan ketebalan gurasan yang akan dipilih magic wand tool.
        • J – Opasitas Tolerance
          • Menentukan jangkauan opasitas yang akan dipilih magic wand tool.
            • Toleransi yang rendah akan memilih objek yang sangat mirip dan toleransi yang lebih tinggi akan memilih objek dengan jangkauan yang lebih luas.

 

  • Stroke palette – mengontrol atribut garis apkah solid atau terputus-putus.

 

  • A – Stroke Weight (gunakan panah atas/bawah untuk menentukan ketebalan garis)
  • B – Miter Limit
  • C – Dashed Line, menciptakan garis putus-putus
  • D – Dash Patterns text boxes

 

6pt garis putus-putus dengan jarak 2, 12, 16, 12

A. Butt cap

B. Round cap

C. Projecting cap

  • E – Butt Cap (piilh untuk gurasan garis dengan ujung kotak)
  • F – Round Cap (piilh untuk gurasan garis dengan ujung semi bulat)
  • G – Projecting Cap
  • H – Stroke palette options
  • I – Miter Join (piilh untuk gurasan garis dengan ujung tajam)
  • J – Round Join (piilh untuk gurasan garis dengan ujung bulat)
  • K – Bevel Join (piilh untuk gurasan garis dengan ujung kotak)
    • SVG Interactivity palette – menambah interaksi pada gambar ketika digunakan di browser. SVG singkatan untuk Scalable Vector Graphics.

 

  • A – SVG Interactivity palette options
  • B – Event menu (pilih the event untuk memanggil JavaScript)
  • C – JavaScript Files (piilh file JavaScript yang akan digunakan)
  • D – JavaScript Files Dialog Box (manipulasi kode manipulate JavaScript untuk objek)
  • E – Link JavaScript Files (menghubungkan file JavaScript files ke SVG objek)
  • F – Remove Selected Entry (menghapus event JavaScript)
    • JavaScript events, beberapa di antaranya:

onfocusin –  memancing aksi saat pointer mouse difokuskan

onfocusout –  memancing aksi ketika elemen tidak difokuskan lagi

onactivate –  memancing aksi ketika ada klik mouse atau tombo yang ditekan

onmousedown – memancing aksi tombol mouse ditekan pada suatu elemen

onmouseup –  memancing aksi ketika mouse dilepaskan pada elemen

onclick – memancing aksi ketika mouse diklik

onmouseover – memancing aksi ketika mouse melewati elemen

onmousemove – memancing aksi ketika mouse bergerak melewati elemen

onmouseout – memancing aksi ketika mouse di luar elemen

onkeydown – memancing aksi ketika tombol ditekan

onkeypress – memancing aksi ketika tombol ditekan

onkeyup – memancing aksi ketika tombol dilepas

 

  • Transform palette – manampilkaninformasi tentang lokasi, ukuranm dan orientasi satu atau lebih objek yang dipilih. Dengan memberikan nilai baru, Anda bisa memodifikasi objek, titik transformasinya dan mengunci proporsional objek.

 

 

  • Transparency palette – menentukan opasitas dan blending mode objek, untuk menciptakan opasitas masks.

 

 

  • Variables palette – bekerja dengan variabel dan data set. Tipe dan nama setiap variabel di dokumen terdaftar di palet.

 

 

  • Swatches palette – mengontrol warna dokumen, gradasi, pola, dan tints.

 

 

 

 

 

 

 

Bentuk

 

 

Banyak objek di Adobe® Illustrator® bisa diciptakan dengan bentuk dasar dan mengeditnya untuk menciptakan bentuk baru. Anda akan mempelajari enam bentuk dasar dan bagaimana mengontrol mereka.

 

Bentuk yang akan dibuat:

  • Segi empat
  • Segi empat bulat
  • Elips
  • Poligon
  • Bintang
  • Sinaran

 

Sebelum Memulai

Sebelumnya Anda harus membuka Adobe Illustrator dan buat file baru.

1      Pilih File > New dan buat file baru dan pilih ukuran 800×600. Pilih  orientasi landscape dan  RGB Color Mode.

 

2      Pilih File > Save As, simpan dengan shapes.ai, dan klik Save dalam Illustrator Format dialog box, pilih version 11.0 of Illustrator dan klik OK.

Segi empat

Bentuk segi empat  adalah bentuk yang paling mendasar dari semua bentuk. Pilih renctangle tool () dari toolbar dan klik di mana saja pada ruang kerja. Sebuah  palet akan muncul memberikan pilihan lebar dan tinggi dengan unit pengukuran yang telah Anda tentukan sebelumnya

 

Masukkan ukuran yang diiinginkan dan klik OK untuk lanjut atau cancel untuk membatalkan.

Cara lain adalah dengan mengklik pada ruang kerja dan menarik sesuai ukuran yang diinginkan. Sambil menekan tombol mouse Anda bisa menekan tombol berikut untuk:

 

Shift segi empat  akan menjadi persegi
Alt segi empat  dapat dimodifikasi pada titik tengahnya
Spacebar Sambil menekan ini, maka segi empat dapat digerakkan pada ruang kerja

 

 

Segi empat Bulat

Segi empat bulat sama seperti segi empat kecuali dengan ujung yang membulat. Membuatnya sama seperti segi empat dengan pilihan tambahan untuk mengisikan radius ujung yang akan dibuat. Pilih rounded rectangle tool () dengan mengklik rectangle tool () sampai muncul tool lain yang tersedia (lihat gambar di bawah). Semua bentuk lain yang diajarkan dapat dipilih dari tool ini.

lepaskan mouse pada panah kecil yang dilingkari pada gambar di atas dan klik di mana saja untuk memunculkan palet segi empat bundar. Isikan ukurannya seperti sebelumnya dan ukuran ujung radius. Semakin besar, maka semakin bundar pula bentuk yang tercipta.

Untuk cara lainnya dan tombol yang dapat digunakan untuk memodifikasi bentuk segi empat bundar sama seperti pada bentuk segi empat.

 

Elips

Elips tool digunakan untuk menggambar elips. Pilih elips tool () dengan mengklik rectangle  tool () dan tunggu sampai elips tool muncul dan klik di mana saja untuk memunculkan jendela paletnya..

Masukkan ukuran yang diinginkan dan klik OK. Cara lain adalah dengan menarik mouse sebesar keinginan Anda.tekan tombol berikut sambil menarik mouse:

Shift elips akan memiliki bentuk yang proporsional, membentuk lingkaran
Alt elips dimodifikasi pada titik tengahnya
Spacebar Sambil menekan ini Anda bisa menggerakkannya

 

 

 

Poligon

poligon tool bisa menciptakan beragam bentuk geometri. Pilih poligon tool () dengan mengklik rectangle tool () sampai muncul jendela paletnya.

Masukkan radius dan jumlah sudut yang diinginkan dan klik OK. Cara lain adalah dengan mendrag. Tidak seperti bentuk lain, poligon tercipta dengan sendirinya. Yang bisa dikontrol adalah rotasi dan radius.  Beberapa tombol yang dapat digunakan untuk memodifikasi poligon:

Shift poligon tidak berotasi, tetapi Anda bisa memodifikasi nilai radius
Up/Down Arrows Meningkatkan/menurunkan jumlah sudut poligon
Spacebar Sambil menekan ini Anda bisa menggerakkannya

 

 

Bintang

Star tool digunakan untuk membuat bintang. Pilih star tool () dengan mengklik rectangle  tool () dan tunggu jendela paletnya muncul.

 

 

Shift bintang tidak berotasi, tetapi Anda bisa memodifikasi nilai radius
Up/Down Arrows Meningkatkan/menurunkan jumlah sudut bintang
Spacebar Sambil menekan ini Anda bisa menggerakkannya
Alt Menekan ini membuat sisi pada bintang lurus
Ctrl Menekan ini nilai radius dalam akan konstan.

Bentuk bintang dikontrol dua titik radius dan sejumlah titik.  Masukkan nilai radius dan titik untuk bintang dan klik OK

Cara lain  untuk menciptakan bintang adalah dengan mengklik pada ruang kerja dan menarik mouse sesuai ukuran yang diinginkan. Sambil menekan mouse dapat menggunakan tombo berikut untuk memodifikasi :

Sinaran

Flare tool menciptakan objek mirip sinaran saat memoto. Sinaran memiliki sebuah titik tengah, titik akhir, sinar, gemerlap dan cincin. Ini adalah bentuk yang mudah untuk mempercantik gambar yang Anda buat.

 

A – titik tengah

B – titik akhir

C – sinar

D – gemerlap

E – cincin

Pilih flare tool () dengan mengklik rectangel tool () dan tunggu sampai jendela paletnya muncul.

Pilihan pada bagian center mengontrol penampilan gemerlap yang mengelilingi titik tengah, termasuk opasitas, diameter, dan terangnya. Pilihan pada bagian Rays mengontrol penampilan sinar yang keluar dari titik tengah, termasuk jumlah, panjang sinar terpanjang, dan fuzziness. Fuzziness adalah ukuran acak panjang sinar. Nilai 0 akan menghasilkan semua sinar yang memiliki panjang yang sama.

 

Bagian gemerlap termasuk memodifikasi growth dan fuzziness. Growth adalah ukuran relatif dari diameter gemerlap dan cincin. Pilihan pada Rings termasuk path (jarak antara titik tengah dan akhir), number (banyaknya cincin), largest (ukuran cincin terbesar) dan direction (sudut path dari titik tengah ke titik akhir).

 

Cara lain untuk menciptakan sinaran adalah mengklik di ruang kerja dan menarik mouse untuk menciptakan bagian tengahnya. Klik lagi untuk memposisikan titik akhir. Sambil menekan mouse(pertama kali), ada beberapa tombol yang dapat digunakan, yaitu:

Shift sinaran tidak berotasi, tetapi dapat dikendalikan bagian tengahnya
Up/Down Arrows Meningkatkan/manurunkan jumlah sinar
Spacebar Sambil menekan ini Anda bisa menggerakkannya
Ctrl Sambil menekan ini, titik tengah akan tetap konstan dan dapat memodifikasi radius gemerlap

 

Sambil menekan mouse(kedua kali), tombol yang dapat digunakan:

Up/Down Arrows Meningkatkan/manurunkan jumlah cincin
Spacebar Sambil menekan ini Anda bisa menggerakkannya
Ctrl Sambil menekan ini Anda bisa memodifikasi radius

 

Instruksi Mencetak

 

1. buka Page Setup (File>Page Setup.)

2. piilh “Publishing Centre” (atau Splash Server) di area Format for

3. pilih ukuran kertas (ingat pilih ukuran yang lebih besar dari dokumen Anda)

4. pilih orientasi dokumen dan klik OK

 

 

5. klik Page Tool di toolbar (biasanya tersembunyi di bawah Hand Tool). Page tool menyesuaikan page grid untuk mengontrol di mana gambar muncul pada hasil cetakan.

 

6. sesuaikan page tool sehingga semua halaman akan dicetak

 

belum disesuaikan                                      sudah disesuaikan

7. buka Print dialogue box (File>Print.)

8. pilih “Publishing Centre” (untuk Splash Colour) in the Printer area.

 

9. klik Print.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1.        Sumber Daya Manusia    

 

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

5.2.            Sumber-sumber Perpustakaan          

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi dari perusahan
  2. Lembar kerja
  3. Gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

Sumber-sumber bacaan yang dapat digunakan :

Judul

Pengarang

Penerbit

 

Judul

Pengarang

Penerbit

 

:

:

:

 

:

:

:

 

20 Teknik Mahir Adobe Illustrator

Yoga

Elex media Komputindo

 

PL: Memakai Adobe Illustrator CS2

Adi Kusrianto

Elex media Komputindo

 

 

5.3.            Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan    

  • Komputer (CPU, monitor, keyboard, mouse)
  • Program pengolah gambar vektor
  • Printer

Testimoni

Filed under : blog, tags: