Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Gambar Vektor TIK.OP02.019.01

Jan
18
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

 

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI

DAN KOMUNIKASI

SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER

 

 

MENGOPERASIKAN PIRANTI LUNAK PENGOLAH GAMBAR VEKTOR

TIK.OP02.019.01

 

 

 

 

 

 

 

BUKU PENILAIAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

Daftar Isi……………………………………………………………………………………………. Hal

 

BAB I    KONSEP PENILAIAN…………………………………………………………………… 2

 

1.1.           Bagaimana Instruktur akan Menilai ……………………………………… 2

1.2.           Tipe Penilaian ……………………………………………………………….. 2

 

BAB II   PELAKSANAAN PENILAIAN ………………………………………………………….. 4

 

2.1.           Kunci Jawaban Tugas-tugas Teori ……………………………………….. 4

2.2.           Daftar Check Unjuk Kerja (Praktek) …………………………………….. 8

 

LEMBAR PENILAIAN

 

Buku-buku Referensi untuk bahan pelatihan yang telah direkomendasikan:

 

 

1.Data Buku Pendukung Teori

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

KONSEP PENILAIAN

 

 

1.1.              Bagaimana Instruktur akan Menilai

 

Dalam sistem berdasarkan Kompetensi, penilai akan mengumpulkan bukti dan membuat pertimbangan mengenai pengetahuan, pemahaman dan unjuk kerja tugas-tugas Anda dan sikap Anda terhadap pekerjaan. Anda akan dinilai untuk menentukan apakah Anda telah mencapai kompetensi sesuai dengan standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Pada pelatihan berdasarkan kompetensi, pendekatan yang banyak digunakan untuk penilaian adalah “Penilaian berdasarkan criteria/Criterion-Referenced Assessment”. Pendekatan ini mengukur unjuk kerja Anda terhadap sejumlah standar. Standar yang digunakan dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Penilaian dapat dilaksanakan dengan tujuan sebagai bantuan dan dukungan belajar. Tipe penilaian ini adalah formatif dan merupakan proses yang sedang berjalan.

 

Penilaian juga dapat dilaksanakan untuk menentukan apakah Anda telah mencapai hasil program belajar (contohnya pencapaian kompetensi dalam Unit). Tipe penilaian ini adalah sumatif dan merupakan penilaian akhir.

 

Penilaian dapat dilaksanakan di industri (ditempat kerja) atau dilembaga pelatihan (diluar tempat kerja). Jika memungkinkan, sebaiknya penilaian dilaksanakan ditempat kerja sehingga penilai dapat mengamati Anda melakukan kegiatan normal ditempat kerja.

1.2.      Tipe Penilaian     

 

Test Tertulis

Test tertulis akan menilai pengetahuan Anda dan pemahaman konsep dan prinsip yang merupakan dasar unjuk kerja tugas-tugas Anda. Test tertulis biasanya berupa seri pertanyaan pilihan ganda atau beberapa bentuk test tertulis objectif lainnya, yaitu tes dimana setiap pertanyaan memiliki satu jawaban benar.

 

Test Unjuk Kerja

Test unjuk kerja akan menilai kompetensi Anda dalam menampilkan tugas-tugas elemen terhadap standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja. Oleh sebab itu Anda akan menerapkan pengetahuan dan pemahaman Anda terhadap unjuk kerja tugas-tugas.

 

Penilai biasanya menggunakan daftar cek analisis elemen sebagai pedoman untuk menentukan kompetensi Anda dan akan memberikan umpan balik mengenai unjuk kerja dan jika perlu, merencanakan pelatihan lanjutan jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB II

PELAKSANAAN PENILAIAN

 

  1. Kunci Jawaban Tugas-tugas Teori
    1. a
    2. b
    3. c
    4. d
    5. e

 

  1. Kunci Jawaban Tugas-tugas Praktek

 

Contoh untuk nomor 1

 

LANGKAH 1

Buka Ilustrator dan buatlah sebuah dokumen kerja baru. Selanjutnya, jika boks dialog Styles yang berisi kuas dan pilihan warna belum muncul, klik [Windows] [Show Styles] atau tekan [Shift] + [F5].

 

 

LANGKAH 2

Buatlah sebuah bentuk. Di sini kami membuat sebuah bulatan dengan menggunakan [Ellipse Tool] pada toolbox. Isikan bagian dalam lingkaran dengan bentuk bintang memakai [Star Tool].

 

LANGKAH 3

Warnai lingkaran. Klik [Select Tool] berikon tanda panah hitam, klik-dobel kotak [Fill], pilih warna dari Color Picker, dan klik [OK]. Hilangkan garis tepi gambar dengan mengeklik kotak [Stroke], lalu klik [None], kotak putih bergaris merah.

 

LANGKAH 4

Seleksi keseluruhan gambar yang Anda buat dengan menekan [Shift], lalu klik satu per satu komponen gambar. Klik palet [Swatches]. Tarik gambar ke dalam palet “Swatches”, hingga masuk ke dalam daftar.

 

LANGKAH 5

Buatlah lagi beberapa gambar untuk dimasukkan ke dalam palet “Swatch”. Bentuknya sesuka Anda. Klik-dobel salah satu gambar yang sudah masuk. Pada boks dialog yang muncul, namai gambar, lalu klik [OK].

 

LANGKAH 6

Buatlah kuas melalui palet [Brushes]. Klik segitiga di sudut kanan atas, lalu pilih [New Brush...]. Pada boks dialog New Brush, pilih [New Pattern Brush].

 

LANGKAH 7


Boks Pattern Brush Options akan muncul. Ketikkan nama brush pada kotak “Name:”. Klik kotak “Side Tile”, lalu pilih swatch buatan Anda dari daftar di bawah. Gambar akan muncul di kotak.

 

 

LANGKAH 8

Gambar di kotak “Side Tile” ini akan menjadi pola utama dari kuas. Anda bisa saja memasukkan lebih dari satu gambar (swatch) pada kuas agar lebih kaya. Caranya sama dengan Langkah 7.

 

LANGKAH 9

Ada beberapa setting yang bisa Anda kelola. Misalnya, jika gambar dalam kuas ingin tampil terbalik, klik opsi [Flip Along] atau [Flip Across]. Tidak diset pun tak apa. Klik saja [OK]. Kuas buatan Anda akan muncul di daftar kuas dalam palet Brushes.

 

 

LANGKAH 10

Ujilah kuas dengan mengeklik [Paintbrush Tool] dalam toolbox, lalu pilih brush buatan Anda. Goreskan kuas ke layar kerja dan lihat hasilnya. Jika belum memuaskan, klik-dobel kuas tersebut dalam palet Brushes. Pilih ulang gambar yang digunakan.

 

LANGKAH 11

Cobalah membuat sebuah bentuk bintang dengan [Star Tool]. Klik kuas yang Anda buat pada palet Brushes. Lihatlah hasilnya. Bisa tak terduga lho. Cobalah berkreasi dengan bentuk-bentuk lain.

 

 

Contoh untuk nomor 2

LANGKAH 1

Munculkan grid atau garis pandu pada dokumen baru Adobe Illustrator. Walau tidak mutlak perlu, garis ini dapat membantu Anda untuk mendesain ikon dengan lebih proporsional. Caranya, klik [View] [Show grid]. Fokuskan pada satu area untuk menggambar.

 

LANGKAH 2

Aktifkan [Pen Tool], boleh dengan mengeklik ikonnya pada toolbox atau dengan menekan [P] pada kibor.

 

LANGKAH 3

Gambarlah bagian belakang untuk ikon folder. Buatlah bagian depannya pada layer baru. Pastikan layer baru berada di atas layer pertama.

 

LANGKAH 4

Kita akan memperhalus sudut-sudut gambar tersebut. Saat gambar bagian depan folder masih terseleksi, tekan [Shift] + [C], maka fungsi Convert Anchor Point Tool aktif dan bentuk pointer pun berubah. Klik-tarik nodes pada bentuk tersebut, jadikan sedikit melengkung.

 

LANGKAH 5

Klik gambar bagian belakang folder, pada layer 1. Lakukan hal yang sama seperti pada Langkah 4 untuk memperhalus sudut gambar.

 

LANGKAH 6

Windows XP menggunakan serangkaian warna yang khas pada ikonnya. Lihat boks di halaman ini untuk mengetahui rumus warna primer pada ikon XP. Nah, kita akan mengesetnya sekarang untuk mewarnai desain ikon ini. Klik [Window], pastikan opsi [Color] dan [Swatches] tercentang untuk mengaktifkan kedua palet.

 

LANGKAH 7

Pada palet Color, klik ikon segitiga, dan pilih opsi [RGB]. Slider RGB pun muncul. Kita akan mengeset warna kuning gelap untuk outline gambar folder. Isikan 255 untuk “R”, 204 untuk “G”, dan 0 untuk “B”. Klik [New Swatch] pada palet Swatches, maka warna baru muncul pada palet tersebut.

 

LANGKAH 8

Lanjutkan dengan mengeklik salah satu gambar, lalu tekan tombol [Stroke] pada palet Color. Warnai dengan warna yang baru saja kita set melalui palet Swatches. Beri warna juga outline untuk gambar bagian belakang folder dengan warna yang sama.

 

LANGKAH 9

Atur ketebalannya. Caranya, klik palet [Stroke], lalu isi “Weight:” dengan nilai 2 pt.

 

LANGKAH 10

Bikin warna baru untuk mewarnai gambar folder. Klik [Fill] pada panel [Color]. Set “R” = 255, “G” = 255, “B” = 153. Pilih kedua gambar.

 

LANGKAH 11

Beralih ke palet [Gradient], klik tombol segitiga dan pilih [Show Options]. Pilih “Type:” [Linear]. Klik slider sebelah kiri, sambil memencet [Alt] pada kibor, pilih warna kuning muda barusan. Tahan terus tombol [Alt], klik slider sebelah kanan, dan pilih warna kuning tua yang sudah kita set di Langkah 7 tadi.

 

LANGKAH 12

Set “Angle:” menjadi -45. Klik slider tengah gradient, maka opsi Location akan aktif. Isikan dengan nilai 70. Hasilnya akan tampak seperti screenshot berikut.

 

LANGKAH 13

Klik di area kosong untuk membebaskan seleksi pada kedua gambar, lalu pilih lagi gambar bagian depan folder. Pindah ke palet [Transparency]. Atur “Opacity:” menjadi 60%. Pilih [Edit] [Copy], lalu [Edit] [Paste in Front]. Nonaktifkan warna Fill. Ekspor gambar ke format PSD, dengan color model RGB.

 

Untuk nomor 3 lihat langkahnya pada buku informasi

 

 

 

  1. Daftar Check Unjuk Kerja (Praktek)

 

TUGAS – TUGAS YANG DITAMPILKAN KOMPETEN BELUM

KOMPETEN

TANGGAL
1. Membuat kuas sendiri      
2. Membuat ikon      
3. Mencetak tugas 2      


LEMBAR PENILAIAN

 

Tanggal : ……………………………….

 

 

Peserta pelatihan telah dinilai

 

 

 

 

 

KOPMPETEN                                              BELUM KOMPETEN

 

 

 

 

Nama Peserta Pelatihan                              Nama Penilai

 

 

 

 

……………………………..                            ……………………………..

Tanda Tangan                                          Tanda Tangan

 

 

 

 

Komentar / Saran

 

……………………………………………………………………………………………………….

 

……………………………………………………………………………………………………….

 

……………………………………………………………………………………………………….

 

……………………………………………………………………………………………………….

 

……………………………………………………………………………………………………….

 

 

 

 

 

 

 

 

Buku-buku Referensi untuk bahan pelatihan yang telah direkomendasikan:

 

  1.             2.                Data Buku Manual
  2.             3.                Data Buku Pendukung Teori

 

Testimoni

artikel lainnya Mengoperasikan Piranti Lunak Pengolah Gambar Vektor TIK.OP02.019.01

Tuesday 15 December 2015 | blog

Seringkali kita melihat iklan scroll yang berisi listing link bisnis, bagaimana cara membuatnya ? mari kita…

Monday 25 August 2014 | blog

Tes Lisan Satuan Pendidikan : SD Mata Pelajaran       : Bahasa Indonesia Kelas                        : I Kompetensi dasar  …

Monday 20 April 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI             MERENCANAKAN…

Wednesday 18 June 2014 | blog

BELAJAR CEPAT, BIAYA HEMAT , HANYA DI BINTANG PRIVAT Jl. Urip Sumoharjo Sragen CP : Bp.…