Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Mengoperasikan Piranti Lunak Lembar Sebar ( Spreadsheet ) Tingkat Dasar TIK.OP02.005.01

Jan
09
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER

 

 

MENGOPERASIKAN PIRANTI LUNAK LEMBAR SEBAR ( SPREADSHEET ) TINGKAT DASAR

TIK.OP02.005.01

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

SWN

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

Daftar Isi……………………………………………………………………………………….. Hal

 

BAB I    PENGANTAR ……………………………………………………………………….. 4

 

1.1       Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi ……………………………….. 4

1.2       Penjelasan Modul…………………………………………………………………… 4

1.3       Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)………………………………………….. 6

1.4       Pengertian-pengertian Istilah……………………………………………………. 7

 

BAB II   STANDAR KOMPETENSI………………………………………………………….. 9

 

2.1.           Peta Paket Pelatihan ……………………………………………………………… 9

2.2.           Pengertian Unit Standar …………………………………………………………. 9

2.3.           Unit Kompetensi yang Dipelajari ……………………………………………….. 10

2.3.1.      Judul Unit          ………………………………………………………………….. 10

2.3.2.      Kode Unit          …………………………………………………………………… 10

2.3.3.      Deskripsi Unit    …………………………………………………………………… 10

2.3.4.      Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja…………………………………. 11

2.3.5.      Batasan Variabel …………………………………………………………………… 13

2.3.6.      Panduan Penilaian …………………………………………………………………. 13

2.3.7.      Kompetensi Kunci …………………………………………………………………. 14

 

BAB III  STRATEGI DAN METODE PELATIHAN ………………………………………… 15

 

3.1         Strategi Pelatihan …………………………………………………………………… 15

3.2         Metode Pelatihan ……………………………………………………………………. 16

 

 

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI …………………………………………………….. 17

 

4.1       Tujuan Instruksional Umum………………………………………………………. 17

4.2       Tujuan Instruksional Khusus……………………………………………………… 17

4.3       Pengenalan Microsoft Excel………………………………………………………. 18

4.4       Persiapan…………………………………………………………………………….. 18

4.4.1     Memulai Lembar Sebar Menggunakan Tombol Start di Taskbar…………… 18

4.4.2     Pengenalan Elemen-elemen Dasar Lembar Sebar……………………………. 20

4.5       Mengenali Menu…………………………………………………………………….. 22

4.6       Penggunaan Fitur Membuat, Menyimpan, Menutup, dan Membuka Lembar Sebar 25

4.6.1     Menyiapkan Buku Kerja Baru……………………………………………………… 25

4.6.2     Membuka File Buku Kerja…………………………………………………………. 28

4.6.3     Menutup Buku Kerja……………………………………………………………….. 32

4.6.4     Menyimpan Buku Lembar Kerja Sebar………………………………………….. 33

4.7       Melakukan Pengeditan (Editing) pada Lembar Kerja Sebar………………… 35

4.8       Fitur Copy, Cut, dan Paste……………………………………………………….. 44

4.9       Formula ……………………………………………………………………………… 47

4.10      Menggunakan Fungsi………………………………………………………………. 51

4.11      Pencetakan Dokumen (Print)…………………………………………………….. 55

 

BAB V   SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI        65

 

5.1         Sumber Daya Manusia ………………………………………………………………. 65

5.2         Sumber-sumber Perpustakaan …………………………………………………….. 66

5.3         Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan ……………………………………………….. 67

 

DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………………… 68

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1        Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2      Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.1  Disian Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.2.     Isi Modul

a.  Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

b.  Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

-          Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.

-          Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

-          Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

c.  Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

 

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.3           Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3        Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :

-          Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau

-          Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau

-          Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4        Pengertian-pengertian Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1        Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

 

2.1.1       TIK.OP02.001.01      Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC stand alone).

2.1.2       TIK.OP02.002.01      Mengoperasikan printer

2.1.3       TIK.OP02.003.01      Mengoperasikan sistem operasi.

2.1.4       TIK.OP02.006.01      Mengoperasikan penelusur Web (Web Browser).

2.1.5       TIK.OP02.011.01      Mengoperasikan piranti lunak presentasi.

2.1.6       TIK.OP02.012.01      Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata – tingkat maju.

2.1.7       TIK.OP02.013.01      Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar – tingkat maju.

 

 

2.2        Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
    1. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
    2. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk mengoprasikan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) untuk tingkat dasar.

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tiga sampai lima hari. Pelatihan ini dijutukan bagi semua user terutama yang tugasnya berkaitan dengan operasional.

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3        Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

2.3.1 JUDUL UNIT           :       Mengoperasikan Piranti Lunak Lembar Sebar (spreadsheet) – Tingkat  Dasar       

 

2.3.2 KODE UNIT            :       TIK.OP02.005.01

 

2.3.3 DESKRIPSI UNIT   :       Unit kompetensi ini berkaitan dengan pengoperasian pada perangkat komputer pada kondisi normal sesuai dengan petunjuk penggunaan (user manual). Pada tingkat dasar ini dibatasi pada kemampuan mengenali menu, membuat, membuka, menyimpan file, melakukan editing isi sel dan membuat formula sederhana pada lembar kerja serta mencetak ke printer dengan berbagai parameter.

 

2.3.4 ELEMEN KOMPETENSI DAN KRITERIA UNJUK KERJA

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

  1. Mempersiapkan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet)
1.1    Piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) telah diinstal dan dapat berjalan normal.

 

1.2    Petunjuk penggunaan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) sudah disediakan dan dipahami.

 

1.3    Perangkat komputer sudah dinyalakan dengan sistem operasi dan persyaratan sesuai dengan manual instalasi.

 

1.4    Piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) dijalankan.

 

  1. Mengenali menu, membuat, membuka, menyimpan file
2.1    Menu-menu yang disediakan beserta shortcut-nya dikenali.

 

2.2    Fitur-fitur pengelolaan file/lembar sebar (spreadsheet) dapat digunakan, seperti: buat (create/new), simpan, buka, simpan dengan nama lain (save as).

 

2.3    File lembar sebar (spreadsheet) disimpan menggunakan berbagai format standar.

  1. Melakukan editing sederhana, kolom dan baris
3.1     Fitur-fitur pengubah (editing) sederhana digunakan, seperti: mengetik huruf/ kata/ kalimat/ angka, memformat huruf (font), text alignment, format data (text, date, number) dan presisi (tanda ribuan dan pecahan).

 

3.2     Fitur-fitur kolom dan baris dipahami dan diaplikasikan, seperti: menentukan lebar kolom, menentukan tinggi baris, membuat garis (border) dan arsiran atau warna (shading).

 

3.3     Fitur-fitur copy, cut dan paste diaplikasikan dengan berbagai pilihan, seperti: isi (value), format, formula atau semuanya.

 

3.4      Sering digunakan formula dan fungsi sederhana, seperti: +, -, *, /, sum, avg.

  1. Mencetak dokumen
4.1    Bagian yang ingin dicetak ditentukan.

 

4.2    Lembar kerja dapat dicetak dengan menggunakan berbagai parameter, seperti: seluruhnya, area tertentu saja, area yang sedang diedit, urutan pencetakan.

 

4.3    Fitur-fitur pendetakan dapat digunakan, seperti: page setup, printer setup, header dan footer, print preview.

 

 

          2.3.5 BATASAN VARIABEL

 

1.       Unit ini berlaku untuk sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi bidang operator.

2.       Pengoperasian piranti lunak lembar sebar ini terbatas pada:

2.1     Kondisi kerja normal dengan perangkat PC standar.

2.2     Sistem operasi berbasis Graphic User Interface (GUI).

2.3     Piranti lunak aplikasi lembar sebar (spreadsheet) sudah terinstalasi.

2.4     Pengenalan dan penggunaan fungsi-fungsi dasar aplikasi lembar sebar (spreadsheet).

 

2.3.6 PANDUAN PENILAIAN

 

1.       Pengetahuan dan Keterampilan Penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini :

 

1.1     Pengetahuan tentang jenis dan fungsi aplikasi lembar sebar (spreadsheet).

1.2     Keterampilan untuk menjalankan dan mengoperasikan aplikasi lembar sebar (spreadsheet).

1.3     Pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan data, folder dan file.

2.       Konteks Penilaian

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji keterampilan baik secara langsung ataupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan penunjang dalam pengoperasian aplikasi lembar sebar (spreadsheet).

 

3.       Aspek Penting Penilaian

Aspek yang harus diperhatikan :

3.1     Pengetahuan jenis dan fungsi aplikasi lembar sebar (spreadsheet).

3.2     Kemampuan untuk bekerja dengan aplikasi lembar sebar (spreadsheet)

3.3     Pencetakan dikumen dari aplikasi lembar sebar (spreadsheet).

 

4.       Kaitan Dengan Unit-Unit Lain :

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1  TIK.OP02.001.01    Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC stand alone).

4.1.2  TIK.OP02.002.01    Mengoperasikan printer.

4.1.3  TIK.OP02.003.01    Mengoperasikan sistem operasi.

 

4.2     Unit ini juga mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan :

4.2.1    TIK.OP02.006.01    Mengoperasikan penelusur Web (Web Browser).

4.2.2    TIK.OP02.011.01    Mengoperasikan piranti lunak presentasi.

4.2.3    TIK.OP02.012.01    Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata – tingkat maju.

4.2.4    TIK.OP02.013.01    Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar – tingkat maju.

 

2.3.7 KOMPETENSI KUNCI

 

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT
1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1
3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 1
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1
5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 2
6 Memecahkan masalah 1
7 Menggunakan teknologi 2

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

 

3.2.          Metode Pelatihan      

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

MENGOPERASIKAN PIRANTI LUNAK LEMBAR SEBAR (SPREADSHEET) – TINGKAT DASAR

 

4.1     Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu mengoperasikan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) secara sederhana.
  • Siswa mampu membuat lembar sebar (spreadsheet) yang sederhana.

 

4.2     Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa mampu menyebutkan menu-menu pengoperasian pada lembar sebar
  • Siswa mampu menyebutkan komponen lembar sebar
  • Siswa mampu menjelaskan komponen lembar sebar
  • Siswa mampu membuat lembar sebar baru
  • Siswa mampu menyimpan lembar sebar yang telah dibuat
  • Siswa mampu membuka lembar sebar yang sudah ada
  • Siswa mampu melakukan penyimpanan lembar sebar yang sudah ada dengan nama lain (save as)
  • Siswa mampu menyimpan file lembar sebar menggunakan berbagai format standar
  • Siswa mampu menggunakan fitur-fitur pengubahan (editing) sederhana pada format huruf, angka, format data, dan presisi.
  • Siswa mampu menentukan lebar kolom dan tinggi baris
  • Siswa mampu membuat garis dan arsiran atau warna
  • Siswa mampu melakukan editing terhadap garis dan warna
  • Siswa mampu menggunakan fitur copy, cut, dan paste
  • Siswa mampu menggunakan formula sederhana
  • Siswa mampu menggunakan fungsi matematik pada lembar sebar
  • Siswa mampu menentukan lembar sebar yang ingin dicetak
  • Siswa mampu mencetak lembar sebar dengan menggunakan berbagai parameter
  • Siswa mampu fitur-fitur pencetakan seperti page setup, printer setup, header dan footer, print preview

 

4.3       Pengenalan Microsoft Excel

Microsoft Excel merupakan program aplikasi yang dugunakan untuk pengolahan data-data umumnya angka-angka, dengan menggunakan fitur-fitur yang disediakan seperti fungsi-fungsi dan tabel untuk memvisualisasikan data-data yang telah diolah.

 

4.4       Persiapan

Untuk persiapan awal, pastikan bahwa Microsoft Excel telah terinstal pada komputer dan siap untuk dioperasikan.

 

4.4.1           Memulai Lembar Sebar Menggunakan Tombol Start di Taskbar

Untuk memulai atau menjalankan Lembar Sebar (Spreadsheet) menggunakan tombol Start yang ada di Taskbar, ikuti langkah berikut ini :

  1. Nyalakan komputer, tunggu sampai komputer menampilkan area kerja (desktop) Windows.
  2. Klik tombol Start yang ada di taskbar.
  3. Pilih menu Programs atau All Programs lalu pilih Microsoft Office.

 

Gambar 4.1 Area Kerja (desktop) Windows

  1. Kemudian pilih dan klik program Microsoft Excel. Tunggu sampai jendela kerja lembar sebar (spreadsheet) ditampilkan seperti pada gambar 4.2 berikut ini.

Gambar 4.2 Area Kerja Lembar Sebar (Spreadsheet)

4.4.2           Pengenalan Elemen-elemen Dasar Lembar Sebar

Elemen dasar lembar sebar yang perlu diketahui antara lain :

  • Icon Kontrol Menu (Control Menu Menu), yang digunakan untuk mengontrol jendela lembar sebar yang sedang aktif.

Gambar 4.3 Control Menu Window

  • Baris Judul (Title Bar), berisi nama file dan program aplikasi yang sedang aktif. Baris judul ini juga dapat digunakan untuk memindahkan jendela ke posisi lain.

Gambar 4.4 Baris Judul (Title Bar)

  • Baris Menu (Menu Bar), berisi barisan perintah berupa menu, antara lain menu File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Data, Windows dan Help.

Gambar 4.5 Baris Menu (Menu Bar)

 

  • Baris Toolbar (Toolbars), berisi tombol-tombol yang digunakan untuk menjalankan suatu perintah dengan cepat dan mudah, terutama untuk perintah-perintah yang sering digunakan. Pada elemen ini disediakan icon yang dapat mempermudah kita untuk mengingat fungsi tombol itu sendiri.

Gambar 4.6 Baris Toolbar (Toolbars)

  • Baris Penggulung (Scroll Bar), yang berfungsi untuk menggeser layar ke kanan atau kiri (horizontal) dan untuk menggeser layar ke atas atau bawah (vertical).

vertical

horizontal

Gambar 4.7 Baris Penggulung (Scroll Bar)

  • Tombol Ukuran (Sizing Button)

Tombol

Keterangan

Tombol Minimize (minimize button), berfungsi memperkecil jendela hingga membentuk icon aktif pada taskbar.
Tombol Maximize (maximize button), berfungsi memperbesar ukuran jendela hingga menjadi satu layar penuh.
Tombol Restore (restore button), berfungsi mengembalikan jendela ke ukuran semula atau ukuran sebelumnya.
Tombol Close (close button), berfungsi menutup jendela dan mengakhiri aktivitas di lembar sebar.

 

  • Baris Rumus (Formula Bar), berfungsi menampilkan informasi mengenai isi sel yang sedang aktif.

 

Gambar 4.8 Baris Rumus (Formula Bar)

4.5       Mengenali Menu

Di dalam lembar sebar, terdapat beberapa menu umum yang hendaknya dikenali dan dapat digunakan. Menu yang tersedia antara lain menu :

File

Pada menu ini, terdapat berbagai macam pilihan submenu dengan fungsi yang dapat digunakan seperti

Submenu

Tombol Shortcut

Fungsi

New

Ctrl+N

Membuat file lembar sebar yang baru
Open

Ctrl+O

Membuka lembar kerja yang sudah ada
Close

Menutup jendela dan mengakhiri aktivitas di lembar sebar
Save

Ctrl+S

Menyimpan file lembar kerja yang dikerjakan
Save As

Menyimpan file lembar kerja dengan nama lain
Page Setup

Mengatur ukuran dan tampilan lembar kerja
Print Preview

Melihat lembar kerja yang ingin dicetak
Print

Ctrl+P

Mencetak lembar kerja

 

Edit

Dalam menu edit ini terdapat beberapa fungsi submenu yang dapat dijalankan. Berikut fungsi yang sering dipergunakan.

Submenu

Tombol Shortcut

Fungsi

Undo

Ctrl+Z

Kembali satu langkah ke belakang.
Redo

Ctrl+Y

Kembali satu langkah ke depan
Cut

Ctrl+X

Menghilangkan objek (Text/angka/formula/gambar) atau kolom yang ditunjuk
Copy

Ctrl+C

Menyalin objek (text/angka/formula/gambar) atau kolom yang ditunjuk
Paste

Ctrl+V

Menyalin objek (text/angka/formula/gambar) atau kolom yang telah dicopy ke tempat yang telah ditunjuk
Delete

Menghapus objek (text/angka/formula/gambar) yang ditunjuk.
Find

Ctrl+F

Cara cepat mencari objek (text/angka/formula) di lembar sebar

 

View

Untuk menu view, terdapat beberapa submenu dengan fungsi yang sering digunakan. Dalam menu ini dapat dilakukan penentuan terhadap batas atas dan bawah halaman (header/footer), menyisipkan toolbars yang dapat membantu dalam pengoperasioan lembar sebar.

 

Insert

Menu insert  berfungsi untuk menyisipkan berbagai elemen lembar kerja, seperti cell, rows (baris), columns (kolom), worksheet (lembar kerja), diagram, simbol, gambar, dan sebagainya. Untuk menu insert, terdapat beberapa sub menu dengan fungsi yang sering digunakan, antara lain :

Submenu

Fungsi

Rows Menyisipkan satu baris di atas
Columns Menyisipkan satu kolom di sebelah kiri
Worksheet Menyisipkan lembar kerja baru (Sheet)
Chart Menyisipkan grafik pada lemabr kerja
Symbol Menyisipkan simbol pada cell yang ditunjuk
Picture Menyisipkan gambar / image pada lembar kerja
Diagram Menyisipkan diagram pada lembar kerja

 

Format

Menu format berfungsi untuk membantu user mengatur ukuran baris dan kolom, mengatur nama lembar kerja, serta berbagai format lain seperti latar (background) dan warna.

 

Tools

Menu tools biasanya digunakan untuk mengecek penulisan dan melakukan proteksi terhadap lembar sebar yang dibuat. Melalui menu ini, user dapat membatasi pengaksesan lembar sebar, seperti protect sheet untuk melakukan proteksi terhadap lembar kerja yang ingin diproteksi di dalam file atau protect workbook untuk melakukan proteksi terhadap file lembar sebar(secara keseluruhan satu file).

 

Data

Menu Data dapat digunakan untuk melakukan penyusunan data (sorting), melakukan filter, menghitung sub total, serta membuat tabel.

 

Window

Di dalam menu ini dapat digunakan fugnsi submenu untuk membuka window lembar sebar yang baru (new window), menyembunyikan lembar seabr (hide), serta fungsi freeze panes untuk mempermudah melihat data yang banyak tanpa harus berpindah-pindah.

 

Help

Menu ini berguna bagi user untuk mempelajari cara kerja di dalam lembar sebar dengan adanya petunjuk-petunjuk yang disediakan.

         

4.6        Penggunaan Fitur Membuat, Menyimpan, Menutup dan Membuka  Lembar Sebar

 

4.6.1   Menyiapkan Buku Kerja Baru

Untuk menyiapkan buku kerja baru yang masih kosong, Terdapat dua cara yang dapat dilakukan.

Cara 1:

  1. Pilih dan klik menu File > New (Ctrl+N). Akan muncul Task Pane di sebelah kanan lembar kerja.

Blank workbook

Gambar 4.9 Task Pane

  1. Pilih blank workbook. Maka lembar sebar yang baru akan ditampilkan.

Cara 3:

Menggunakan tombol toolbar:

Toolbar

Perintah

Keterangan

New Digunakan untuk menyiapkan buku kerja (workbook) baru yang masih kosong.

 

Setelah menekan tombol New  , maka buku kerja baru akan segera terbuat.

Apabila anda memerlukan lembar kerja baru pada buku kerja yang sedang anda gunakan sekarang, cukup dilakukan dengan cara memilih atau mengklik tabulasi (tab) yang terletak di bawah lembar kerja, yang dalam keadaan defaultnya diberi nama Sheet 1, Sheet 2, Sheet 3 dan seterusnya.

Gambar 4.10 Tabulasi pada lembar kerja

 

Apabila dibutuhkan lembar kerja yang cukup banyak dalam satu buku kerja, dapat ditambahkan. Caranya:

  1. Klik kanan pada tabulasi.
  2. Pilih Insert

Gambar 4.11 Menu yang muncul pada tabulasi

  1. ketika muncul window berikut, pilih worksheet.

 

Gambar 4.12 Window untuk insert sheet

  1. Klik OK, maka lembar kerja baru akan disisipkan.

Gambar 4.13 Worksheet baru disisipkan

 

4.6.2   Membuka File Buku Kerja

Banyak cara dapat anda gunakan untuk membuka kembali file buku kerja yang telah anda simpan, di antaranya adalah sebagai berikut.

 

4.6.2.1      Membuka File Buku Kerja Melalui Menu File Open

Untuk membuka kembali file buku kerja yang ada melalui menu File Open, ikuti langkah berikut ini:

  1. Pilih dan klik menu File, Open  (Ctrl+O) atau klik tombol toolbar Open. Kotak dialog open akan ditampilkan.

Gambar 4.14 Menu untuk membuka file buku kerja

Gambar 4.15 Kotak dialog open

  1. Pada tombol daftar pilihan Look in, pilih drive dan folder tempat di mana file tersimpan. Anda juga dapat membuka kembali file yang tersimpan pada folder tertentu yang terdapat pada folder bar (history, my documents,desktop, favorits dan web folders).  Untuk menampilkan isi folder yang ada pada folder bar, cukup dilakukan dengan cara mengklik icon foldernya.
  2. Pada kotak isian File name, ketikkan nama file buku kerja yang anda inginkan atau klik dua kali pada nama file yang anda inginkan. Apabila diperlukan  pada tombol daftar pilihan files of type, anda dapat memilih jenis dan bentuk format penyimpanan file yang ingin ditampilkan atau dibuka kembali.
  3. Klik tombol perintah open, maka file yang ingin kita buka akan tampil di lembar sebar.

 

4.6.2.2      Membuka File Buku Kerja Melalui Tombol Toolbar

Untuk membuka lembar sebar yang baru, dapat digunakan tombol toolbar. Cara ini dapat kita lakukan apabila kita sudah berada di dalam lembar sebar. Ketika tombol toolbar diklik, akan muncuk kotak dialoq open yang dama seperti di atas (Gambar 4.15). Setelah itu dilanjutkan ke langkah-langkah selanjutnya (langkah 3-5) seperti di atas. Berikut ini icon toolbar yang dapat kita gunakan.

Toolbar

Perintah

Keterangan

Open Digunakan untuk membuka file buku kerja yang telah anda simpan.

 

Cara pintas untuk dapat membuka kotak dialog Open tersebut dapat pula menggunakan shortcut, yaitu Ctrl+O.

 

4.6.2.3      Membuka File Buku Kerja Melalui Tombol Start

Untuk membuka file buku kerja melalui tombol Start, ikuti langkah berikut ini:

  1. Klik tombol Start yang ada di taskbar Windows.

Gambar 4.16 Tombol Start pada taskbar Windows

  1. Pilih dan klik menu Open Office Document. Kotak dialog Open Office Document akan ditampilkan (Gambar 4.15).

Gambar 4.17 Open Office Document

  1. Pada tombol daftar pilihan Look in, pilih drive dan folder tempat di mana file tersimpan. Anda juga dapat membuka kembali file yang tersimpan pada folder tertentu yang terdapat pada folder bar (history, my documents,desktop, favorits dan web folders).  Untuk menampilkan isi folder yang ada pada folder bar, cukup dilakukan dengan cara mengklik icon foldernya.
  2. Pada kotak isian File name, ketikkan nama file buku kerja yang anda inginkan atau klik dua kali pada nama file yang anda inginkan.
  3. Pada tombol daftar pilihan Files of type, pilih dan klik jenis dan bentuk format penyimpanan filenya.
  4. Klik tombol perintah Open.

 

4.6.2.4      Membuka File Buku Kerja Melalui Menu Document

Untuk membuka file buku kerja yang telah anda simpan menggunakan menu documents, ikuti langkah berikut ini:

  1. Klik tombol Start yang ada di taskbar. Pilih menu My Document.

Gambar 4.18 Menu My Document

  1. Kemudian pilih dan klik file buku kerja yang anda inginkan.

 

4.6.3   Menutup Buku Kerja

Apabila buku kerja telah selesai dan tidak akan anda sunting lagi, anda dapat menutupnya dengan memilih dan mengklik menu File > Close (Ctrl+W) atau klik tombol Close  . Tombol ini hanya akan menutup buku kerja yag sedang aktif satu per satu. Apabila ingin mengakhiri semua buku kerja yang sedang dibuka secara cepat, dapat langsung mengklik size button untuk Close, yaitu .

 

4.6.4   Menyimpan Buku kerja Lembar Sebar

Buku kerja (workbook) dengan seluruh lembar kerjanya dapat disimpan ke hard disk atau ke disket dengan menggunakan langkah berikut:

  1. Pilih dan klik menu File,Save (Ctrl+S). Apabila menyimpan buku kerja untuk pertama kali, kotak dialog Save As akan ditampilkan.

Gambar 4.19 Kotak dialog Save As

  1. Pada tombol daftar pilihan save in,pilih drive dan folder tempat dimana file akan disimpan. Dapat pula menyimpan pada folder tertentu yang terdapat pada folder bar, di antaranya dapat menyimpan pada folder history, my documents, desktop, favorites and web folders. Untuk memilih folder yang ada pada folder bar, cukup dilakukan dengan cara mengklik icon foldernya.
  2. Untuk memberi nama file cukup dilakukan dengan cara mengetikkan nama yang anda inginkan pada kotak isian file name.  Apabila diperlukan dapat memilih jenis dan bentuk format penyimpanan file pada tombol daftar pilihan Save as type.
  3. Klik tombol perintah Save.

Dapat pula jika ingin menggunakan tombol pada toolbar. Berikut tombol yang dapat digunakan untuk menyimpan lemabr kerja yang telah dibuat.

Toolbar

Perintah

Keterangan

Save

Digunakan untuk menyimpan buku kerja / lembar sebar ke hardisk atau disket.

 

Berikut ini beberapa toolbar yang terdapat pada kotak dialog save as.

Toolbar

Keterangan

Digunakan untuk kembali ke pemilihan drive atau pemilihan folder sebelumnya.
Digunakan untuk naik satu level ke level folder sebelumnya atau di atasnya.
Digunakan untuk membuka web browser yang terpasang pada komputer anda.
Digunakan untuk menghapus file sedang dipilih.
Digunakan untuk membentuk atau membuat folder baru.
Digunakan untuk tampilan isi drive atau folder tertentu.

Untuk menyimpan kembali buku kerja yang pernah anda simpan dengan menggunakan nama yang sama, pilih menu File > Save (Ctrl+S) atau klik tombol toolbar Save. Sedangkan bila anda bermaksud untuk menyimpan buku kerja yang pernah anda simpan dengan nama lain, pilih dan klik menu File >  Save As.

File Excel dapat disimpan dalam berbagai format selain .xls. Format-format dapat diubah pada combo box Save as Type

 

4.7        Melakukan Pengeditan (Editing) Pada Lembar Sebar

Pada lembar sebar, dapat dilakukan beberapa pengeditan agar lembar kerja yang dibuat terkesan lebih indah. Berikut ini beberapa fitur editing sederhana pada lembar sebar.

Cell Formatting

Cell Formatting artinya melakukan pengeditan pada cell, ada beberapa jenis formatting antara lain :

  • Format Font (Font Face)

Jenis font pada text atau angka yang digunakan pada cell tertentu dapat diubah. Caranya adalah :

  1. Sorot cell yang ingin diubah dengan melakukan operasi Klik dan Drag
  2. Menu Format > Cell pilih Tab Font, kemudian ubah jenis tulisan dan ukuran yang diinginkan.  Kemudian Klik OK (Gambar 4.21).
  3. Atau dapat pula dilakukan melalui Toolbar.

Gambar 4.20 Toolbar untuk Format Font pada Cell

  • Font Color

Untuk mengubah warna font dapat dilakukan dengan cara :

  1. Sorot Cell yang ingin diubah warnanya.
  2. Menu Format > Cell, pada bagian color ubahlah jenis warnanya. Atau dapat dilakukan dari Icon  , yang terdapat di Toolbar.

 

Gambar 4.21 Kotak dialog Format Cell

 

  • Font Alignment / Text Alignment

Tulisan yang terdapat dalam Cell juga dapat diatur Alignment-nya sehingga dapat diletakkan secara rata kiri, rat akanan, atau rata tengah. Pengaturan Alignment ini sangat membantu visualisasi terhadap data apabila data yang diolah banyak. Cara pengaturannya :

  1. Sorotlah Cell yang ingin diubah Alignmentnya, biasanya mengklik kolom sehingga text atau tulisan yang terdapat pada kolom tersebut menjadi satu Alignment.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebagai contoh ubahlah Alignment dari kolom A, Nomor sehingga rata tengah.

Gambar 4.22 Range yang akan diubah Alignment Cell-nya

  1. Kemudian dari Toolbar klik icon  atau dari Menu Format > Cell pilih Tab Alignment.
  2. Pada bagian Text Alignment setting agar horizontalnya menjadi center, dan juga dapat mengatur vertikalnya menjadi center, kemudian klik tombol OK.

Gambar 4.23 Kotak dialog Format Cell – Alignment

  • Format Data (Cell Data Type)

Kita dapat mengatur jenis data yang tersimpan Cell, misalnya Cell menyimpan data text, tanggal, atau numerik dan sebagainya. Cara untuk melakukan format Cell Type, dapat dilakukan cara sebagai berikut :

  1. Pilih Cell atau kolom yang ingin menyimpan data type numeric sebagai contoh.
  2. Menu Format > Cell, pilih Tab Number.  Atau klik kanan dan pilih Format Cell.
  3. Pilihlah jenis data di Category menjadi Number kemudian dapat dilakukan pengaturan angka decimal di belakang koma.

 

Gambar 4.24 Kotak dialog Format Cell – Number

 

Selain Numerik, dapat pula mengatur Cell Data Type sesuai dengan yang diinginkan. Cara masuk ke dalam Format Cell sama seperti langkah 1-2 di atas. Kemudian pilih data type yang ingin ditampilkan.

 

  • Presisi

Untuk menentukan presisi atau tanda ribuan dan pecahan. Caranya hampir sama dengan cara menentukan format Cell Data Type di atas. Hanya untuk menentukan presisi, dapat melakukan berbagai pilihan sebagai berikut :

Category

Keterangan

Number

Untuk menampilkan angka dalam format normal (angka general)

Currency

Untuk memformat angka atau nilai mata uang secara general dengan menggunakan format akuntansi dan penempatan angka desimal

Accounting

Menentukan simbol keuangan dan desimal dalam kolom

Fraction

Menentukan nilai pecahan terhadap numerik pada kolom atau cell.

 

Untuk category currency dan accounting, akan muncul pilihan simbol yang biasanya dapat kita pilih simbol mata uang yang diinginkan.

 

  • Mengatur dan Edit Kolom dan Baris

Untuk mengatur ukuran tinggi dan lebar kolom dan baris, dapat dilakukan dengan langkah di bawah ini.

Untuk mengatur tinggi baris

  1. Pilih dan Klik bagian baris yang ingin diatur tingginya.
  2. Pilih Menu Format, lalu pilih Row > Height

Gambar 4.25 Baris yang akan diatur

 

  1. Akan keluar kotak dialog untuk mengubah ukuran tinggi baris seperti gambar di bawah. Lakukan perubahan ukuran. Ukuran standar  adalah 12.75 inch.

Gambar 4.26 Kotak dialog tinggi baris

Atau dapat dilakukan dengan cara klik kanan header/footer sebagai berikut :

  1. Pilih dan Klik bagian baris yang ingin diatur tingginya.
  2. Klik kanan header/footer dan pilih Row Height

Gambar 4.27 Menu hasil klik kanan pada baris

  1. Lalu akan muncul kotak dialog seperti gambar 4.26. Ketik ukuran yang diinginkan.

 

Untuk mengatur lebar kolom

  1. Pilih dan Klik bagian kolom  yang ingin diatur ukuran lebarnya.
  2. Pilih Menu Format, lalu pilih Column > Width.

Gambar 4.28 Kolom yang akan diatur

  1. Akan keluar kotak dialog untuk mengubah ukuran lebar kolom seperti gambar di bawah. Lakukan perubahan ukuran. Ukuran standar  adalah 8.43 inch.

Gambar 4.29 Kotak dialog lebar kolom

Atau dapat dilakukan dengan cara klik kanan header/footer sebagai berikut :

  1. Pilih dan Klik bagian kolom yang ingin diatur lebarnya.
  2. Klik kanan header/footer dan pilih Column Width.

Gambar 4.30 Menu hasil klik kanan pada kolom

  1. Lalu akan muncul kotak dialog seperti gambar 4.29. Ketik ukuran yang diinginkan.

 

  • Border / Bingkai

Border juga berguna dalam mengelompokkan dan memvisualisasikan data sehingga tampak lebih rapih. Cara membuatnya adalah dengan :

  1. Sorotlah Cell yang ingin dibuatkan border.
  2. Pilih menu Format > Cell, lalu pilih Tab Border.

Gambar 4.31 Kotak dialog Format Cell – Border

  1. Atau dari toolbar, Klik Icon  kemudian klik segitiga di sampingnya untuk memilih jenis border.

Gambar 4.32 Pilihan border

 

  • Warna

Mengubah warna Font/Text di dalam Cell, dapat dilakukan tahap berikut :

  1. Sorot Cell yang ingin diubah warnanya atau Blok tulisan / text yang ada di dalam Cell (jika hanya sebagian test saja).
  2. Pilih menu Format => Cell => Tab Font, pada bagian Color ubah jenis warnanya. Atau dari Icon  yang terdapat pada Toolbar.

Gambar 4.33 Kotak dialog Format Cell untuk mengatur warna font

Mengubah warna Cell, dapat dilakukan langkah sebagai berikut :

  1. Sorot Cell yang ingin diubah warnanya.
  2. Pilih menu Format > Cell > Tab Patterns, pada bagian Color ubah jenis warnanya. Atau dari Icon  yang terdapat pada Toolbar.

Gambar 4.34 Kotak dialog Format Cell untuk mengatur warna cell

 

4.8        Fitur Copy, Cut, dan Paste

Di dalam lembar sebar, kita dapat menggunakan fitur untuk menyalin dan memindahkan data, seperti copy (untuk menyalin), cut (memotong/memindahkan), dan paste (meletakkan obyek yang telah di-copy atau di-cut ke tempat lain).

Copy

Untuk menggunakan fitur copy, dapat dilakukan seperti langkah berikut ini:

  1. Sorotlah cell atau range yang datanya akan disalin.  Misalnya Sorot range B3:D8.
  2. Pilih dan klik menu Edit, Copy (Ctrl+C). Atau dapat pula menggunakan cara lain dengan menempatkan petunjuk header/footer tetap pada posisi cell atau range yang disorot, kemudian tekan tombol header/footer sebelah kanan satu kali sampai menu shortcut ditampilkan, lalu pilih dan klik Copy.

Gambar 4.35 Sorotan Cell yang akan di-copy

  1. Pindahkan penunjuk cell ke posisi  baru untuk menempatkan hasil penyalinan yang diinginkan. Sebagai contoh pindahkan penunjuk cell ke cell F3.
  2. Pilih dan klik menu Edit, Paste (Ctrl+V). Dapat juga dengan menenpatkan penunjuk header/footer tetappada posisi cell atau range yang disorot, kemudian tekan tombol header/footer sebelah kanan satu kali sampai menu shortcut ditampilkan, lalu pilih dan klik Paste. Tetapi sebenarnya dapat lebih cepat dengan menekan tombol Enter. Hasil penyalinan terlihat pada gambar berikut ini.

Gambar 4.36 Hasil Copy

Cut

Untuk menggunakan fitur cut, dapat dilakukan seperti langkah berikut ini :

  1. Sorotlah cell atau range yang datanya akan dipindahkan. Misalnya Sorot range B3:D8.
  2. Pilih dan klik menu Edit, Cut (Ctrl+X). Atau dapat pula menggunakan cara lain dengan menempatkan petunjuk header/footer tetap pada posisi cell atau range yang disorot, kemudian tekan tombol header/footer sebelah kanan satu kali sampai menu shortcut ditampilkan, lalu pilih dan klik Cut.

 

Gambar 4.37 Sorotan Cell yang akan di-cut

  1. Pindahkan penunjuk cell ke posisi baru yang diinginkan. Sebagai contoh pindahkan penunjuk cell ke cell F3.
  2. Pilih dan klik menu Edit, Paste (Ctrl+V). Dapat juga dengan menenpatkan penunjuk header/footer tetappada posisi cell atau range yang disorot, kemudian tekan tombol header/footer sebelah kanan satu kali sampai menu shortcut ditampilkan, lalu pilih dan klik Paste. Tetapi sebenarnya dapat lebih cepat dengan menekan tombol Enter. Hasil penyalinan terlihat pada gambar berikut ini.

 

Gambar 4.38 Hasil Cut

 

Menggunakan Tombol ToolBar

Toolbar

Perintah

Keterangan

Copy

Digunakan untuk menyalin data yang disorot ke Clipboard

Cut

Digunakan untuk memindahkan data yang disorot ke Clipboard

Paste

Digunakan untuk mengambil data yang ada di Clipboard dan menempatkannya di posisi penunjuk cell sekarang berada.

 

4.9        Formula

Di dalam lembar sebar, terdapat formula yang biasanya dikenal dengan istilah rumus atau fungsi. Untuk tahap ini, akan dipelajari formula sederhana berupa rumus untuk penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan fungsi untuk menghitung penjumlahan data (sum) dan menghitung rata-rata data (avg).

Operator hitung (operator aritmatik) yang dapat digunakan pada rumus, di antaranya :

+     (plus)           : penjumlahan

-      (minus)         : pengurangan

*     (kali)            : perkalian

/      (bagi)           : pembagian

^     (pangkat)     : pangkat

Proses perhitungan akan dilakukan sesuai dengan derajat urutan atau hierarki operator hitung sebagai berikut.

Pertama     ^

Kedua        * atau /

Ketiga        + atau –

 

Catatan : rumus yang diapit dengan tanda kurung ”(  )” akan diproses terlebih dahulu.

Sebagai contoh, ketiklah pada lembar kerja data berikut ini :

1.Pada cell B3, B4, C3, C4, E3, E4, E5, dan E6 ketiklah sesuai dengan yang tertera di gambar di bawah (Gambar 4.39).

2.Pada cell G3 ketik dengan menggunakan rumus : =B4+C4

3.Pada cell G4 ketik dengan menggunakan rumus : =B4-C4

4.Pada cell G5 ketik dengan menggunakan rumus : =B4*C4

5.Pada cell G6 ketik dengan menggunakan rumus : =B4/C4

6.Hasil akan terlihat seperti gambar berikut ini.

 

Gambar 4.39 Contoh Hasil Penggunaan Formula

 

Atau dapat pula dilakukan dengan menggeserkan ke arah cell yang diinginkan. Misalnya untuk menggunakan rumus ”=B4+C4” dapat dilakukan dengan cara :

  1. Ketik = di cell G3, lalu pilih dan klik cell B4 (cell yang berisi angka 9)

 

Gambar 4.40 Penggunaan Formula Penjumlahan tahap 1

  1. Lalu ketik + dan pilih cell C4 (berisi angka 3)

 

Gambar 4.41 Penggunaan Formula Penjumlahan tahap 2

  1. Setelah itu tekan enter, maka akan muncul angka 12 di cell G3, seperti pada gambar berikut.

 

Gambar 4.42 Penggunaan Formula Penjumlahan tahap 3

Catatan : Setiap penulisan rumus, harus diawali dengan lambang sama dengan ( = )

 

4.10     Menggunakan Fungsi

Fungsi merupakan formula berupa rumus yang sudah siap pakai yang digunakan sebagai alat untuk membantu perhitungan. Fungsi-fungsi yang disediakan oleh lembar sebar dikelompokkan menjadi beberapa kelompok fungsi, di antaranya kelompok fungsi keuangan, matematika, statistika, logika, teks, database dan kelompok fungsi lainnya.

Umumnya penulisan fungsi harus dilengkapi dengan argumen yang dapat berupa angka, label, rumus, alamat cell atau range. Argumen ini biasanya ditulis dengan diapit tanda kurung.

 

SUM

Sebagai contoh, perhatikan penulisan fungsi yang digunakan untuk penjumlahan data berikut :

=SUM(100,1500,5000)   Hitung jumlah angka 100, 1500, 5000

=SUM(B2,E5,G5)            Hitung jumlah isi cell B2, E5, dan G5

=SUM(B3/4, A3*5,C3)    Hitung jumlah isi cell B3 dibagi 4, cell A3 dikali 5 dan cell C3

=SUM(B3:B6)                Hitung jumlah data dalam range B3 sampai B6

Untuk menggunakan fungsi dapat dengan cara langsung mengetiknya (manual) atau dengan menggunakan tombol toolbar Paste Function untuk memasukkan fungsi secara otomatis.

 

 

Sebagai contoh, dapat dilakukan perhitungan untuk angka-angka berikut.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini :

1. Ketik angka-angka pada lembar kerja seperti gambar berikut ini.

Gambar 4.43 Contoh untuk menggunakan fungsi

2. Buat perhitungan dengan menggunakan fungsi penjumlahan (sum)

Gambar 4.44 Menggunakan Rumus fungsi ’=sum(500,3000,5000)’ yang akan menghasilkan nilai 8500

 

Gambar 4.45 Menggunakan Rumus fungsi ’=sum(E3,E4,E5)’ yang akan menghasilkan nilai 8500

 

Gambar 4.46 Menggunakan Rumus fungsi ’=sum(E3/2,E4*2,E5)’ yang akan menghasilkan nilai 11250

 

Gambar 4.47 Menggunakan Rumus fungsi ’=sum(E3:E5)’ yang akan menghasilkan nilai 8500

 

Dapat pula dengan menggunakan tombol toolbar untuk AutoSum seperti yang terlihat pada gambar berikut ini.

Gambar 4.48 Penggunaan AutoSum

AutoSum digunakan untuk menjumlahkan data pada suatu baris atau kolom tertentu secara otomatis.

 

AVERAGE

Average (avg) merupakan fungsi yang sering digunakan untuk menghitung rata-rata data.

Perhatikan contoh berikut ini.

               

Gambar 4.49 Penggunaan Average

Untuk perumusan rata-rata digunakan penulisan : =AVERAGE(range yang ingin dihitung rata-rata datanya)

 

4.11     Pencetakan Dokumen (Print)

Untuk mencetak dokumen dari lembar sebar, pastikan bahwa printer telah terpasang dan sudah terbaca oleh sistem operasi Windows. Anda dapat mengatur setting halaman, jenis kertas dan batas pada Page Setup. Cara mengakses Page Setup adalah sebagai berikut :

  1. Pilih File > Page Setup.
  2. Muncul kotak dialog Page Setup.

Gambar 4.50 Kotak dialog Page Setup untuk Page

 

Dalam kotak dialog Page Setup, terdapat 4 buah tab yang mewakili 4 bagian dalam mengatur halaman, yaitu Page, Margins, Header/Footer, dan Sheet.

Page

Pada Page, dapat diatur jenis dan ukuran dokumen yang diinginkan pada Paper size. Serta dapat mengatur orientasi atau posisi dari halaman pada Orientation, menjadi vertikal/tegak (potrait) atau horizontal (landscape). Pada kotak daftar pilihan Print quality, dapat dipilih tingkatan kualitas hasil pencetakan yang diinginkan.

Catatan : Kualitas hasil pencetakan ditentukan berdasarkan jumlah dpi (dots per inch), semakin besar jumlah dpi-nya maka semakin baik kualitasnya.

 

 

 

Margins

Gambar 4.51 Kotak dialog Page Setup untuk Margins

 

Pada Margins, dapat diatur batas atas(Top), bawah(Bottom), kiri(Left), dan kanan (Right) pada halaman dokumen. Agar tampilan hasil pencetakan terlihat baik, dapat diatur agar hasil pencetakan ditempatkan di tengah halaman kertas, dengan cara pada bagian Center on Page, beri tanda atau klik kotak cek Horizontally dan/atau kotak cek Vertically.

 

 

 

 

 

 

 

 

Header/Footer

Gambar 4.52 Kotak dialog Page Setup untuk Header/Footer

 

Pada bagian ini, dapat dipilih isi header/footer ynang diinginkan. Bila pilihan yang tersedia tidak sesuai dengan yang diinginkan, dapat dibuat header dan footer sendiri sesuai dengan keinginan. Untuk membuat header dan footer sendiri, klik tombol perintah Custom Header dan/atau Custom Footer. Kotak dialog Header dan/atau Footer akan tampil.

 

Gambar 4.53 Kotak dialog untuk mengatur header dan/atau footer

Catatan : Isi header dan/atau footer yang diketik dapat ditempatkan pada tiga posisi, yaitu kiri (Left section), tengah (Center section), dan kanan (Right section).

Pada kotak isian header dan footer selain dapat ditulis teks, dapat pula menempatkan informasi nomor halaman, jumlah total halaman, tanggal, waktu, nama file dan nama tab lembar kerja. Untuk menempatkan posisi tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan tombol toolbar header/footer.

 

Tombol Toolbar Header/Footer :

Toolbar

Perintah

Keterangan

Font Digunakan untuk mengatur format tampilan huruf

 &

Page Number & Total Pages Digunakan untuk menempatkan nomor halaman dan jumlah total halaman

 &

Date & Time Digunakan untuk menempatkan informasi tanggal dan waktu yang berlaku pada sistem komputer.

 &

File Name & Sheet Name Digunakan untuk menempatkan nama file atau nama tab lembar kerja

 

 

 

 

 

 

 

 

Sheet

Gambar 4.54 Kotak dialog Page Setup untuk Sheet

Apabila mencetak lembar kerja yang cukup panjang/lebar hingga memerlukan beberapa halaman pencetakan, akan berakibat judul lembar kerja hanya akan ada di halaman pertama saja. Untuk mengatasi hal ini, dapat mengatur agar bagian lembar kerja yang merupakan judul dapat selalu tercetak di setiap halaman. Untuk memberi judul di setiap halaman pencetakan, ikuti langkah berikut ini:

  1. Pilih dan klik menu File > Page Setup. Kotak dialog Page Setup akan ditampilkan.
  2. Pada kotak dialog Page Setup, klik tab Sheet.
  3. Pada bagian Print titles, tentukan range judul lembar kerja yang ingin Anda tampilkan di setiap halaman pencetakan. Untuk judul berupa baris Anda isikan pada kotak isian Rows to repeat at top dan untuk judul berupa kolom Anda isikan pada kotak isian Columns to repeat at left.
  4. Klik OK.

Sebelum mencetak, biasanya kita akan mengecek hasil yang akan kita peroleh pada saat akan mencetak. Hasil tersebut dapat kita lihat melalui print perview. Untuk melakukan print Preview, dapat dilakukan dengan langkah berikut :

  1. Pilih File > Print Preview, atau

Gambar 4.55 Menu Print Preview

 

  1. Menekan tombol shortcut Print Preview  pada toolbar Standard
  2. Anda akan masuk ke dalam jendela Word mode preview.

Gambar 4.56 Hasil Print Preview

 

  1. Setelah melihat, Anda dapat melanjutkan pencetakan dengan menekan tombol Print , atau keluar dengan menekan tombol Close dan kembali ke mode edit seperti biasa.

 

Selain melalui Print Preview, Anda dapat melakukan pencetakan langsung tanpa melihat print preview terlebih dahulu dengan cara

  1. Pilih File > Print (Ctrl+P).

Gambar 4.57 Menu Print

  1. Muncul kotak dialog Print.

Nama Printer

Jumlah yang akan dicetak

Print Range

Gambar 4.58 Kotak dialog Print

  1. Pilih nama Printer.
  2. Tentukan range atau batasan pencetakan dokumen pada Page Range. Batasan pencetakan terdiri dari semua (All), halaman di mana kursor berada (Current Page), dan halaman tertentu (Pages).
  3. Tentukan jumlah salinan yang ingin dicetak pada Copies.

Jika sudah, tekan OK untuk memulai pencetakan, atau tekan Cancel untuk membatalkan pencetakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1        Sumber Daya Manusia

 

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2        Sumber-sumber Perpustakaan       

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

-          Buku referensi dari perusahan

-          Lembar kerja

-          Gambar

-          Contoh tugas kerja

-          Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

5.3        Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan         

  1. Judul/Nama Pelatihan : Mengoperasikan Piranti Lunak Lembar Sebar (Spreadsheet) – Tingkat Dasar

 

  1. Kode Program Pelatihan  : TIK.OP02.005.01

 

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Mengoperasikan Piranti Lunak Lembar Sebar (Spreadsheet) – Tingkat Dasar

    

TIK.OP02.005.01

- Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive dan Floppy Disk.

- Sistem operasi pada PC berbasiskan Windows.

- Piranti lunak Microsoft Excel telah terinstal di dalam PC

- Keyboard dan mouse

- RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

- Printer

 

- Buku informasi tentang mengoperasikan piranti lunak lembar sebar (spreadsheet) – tingkat dasar

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  • Tutorial Praktis Menggunakan Microsoft Excel 2003, Andreas Agus, Andi

 

  • Panduan Belajar Langkah demi Langkah Miicrosoft Excel 2003, Hery Karyono, Andi

 

  • Website :

 

Testimoni

artikel lainnya Mengoperasikan Piranti Lunak Lembar Sebar ( Spreadsheet ) Tingkat Dasar TIK.OP02.005.01

Wednesday 5 November 2014 | blog

No. 157/RB/I/13 28 Januari 2013 Ir. Edward Hutabarat Direktur PT Bina Reka Nusa Rasuna Epicentrum Blok…

Friday 4 July 2014 | blog

The Civic HF membantu membuat sebagian besar setiap tetes gas [2]. Ini adalah Win-Win. Anda tidak…

Saturday 10 October 2015 | blog

Bahasa Mandarin merupakan bahasa yang amat menarik untuk dipelajari. Selain karena kekayaan kosakatanya, huruf bahasa Mandarin…

Wednesday 19 August 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI            …