Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Mengoperasikan Piranti Lunak Lembar Sebar Dengan Ms Excel –Tingkat Maju TIK.OP02.013.01.A

Apr
12
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER

 

 

 

MENGOPERASIKAN PIRANTI LUNAK LEMBAR SEBAR DENGAN MS EXCEL –TINGKAT MAJU

TIK.OP02.013.01.A

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

Daftar Isi Hal…………………………………………………………………………………….. 2

 

BAB I       PENGANTAR ……………………………………………………………………….. 4

 

1.1.               Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi ……………………………….. 4

1.2.               Penjelasan Modul…………………………………………………………………… 4

1.3.               Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)………………………………………….. 6

1.4.               Pengertian-pengertian Istilah……………………………………………………. 7

 

BAB II     STANDAR KOMPETENSI………………………………………………………….. 9

 

2.1.               Peta Paket Pelatihan ……………………………………………………………… 9

2.2.               Pengertian Unit Standar …………………………………………………………. 9

2.3.               Unit Kompetensi yang Dipelajari ……………………………………………….. 10

2.3.1.  Judul Unit       …………………………………………………………………… 10

2.3.2.  Kode Unit        …………………………………………………………………… 10

2.3.3.  Deskripsi Unit …………………………………………………………………… 10

2.3.4.  Elemen Kompetensi …………………………………………………………….. 11

2.3.5.  Kriteria Unjuk Kerja …………………………………………………………….. 11

2.3.6.  Batasan Variabel ………………………………………………………………… 12

2.3.7.  Panduan Penilaian ………………………………………………………………. 13

2.3.8.  Kompetensi Kunci ……………………………………………………………….. 14

 

BAB III    STRATEGI DAN METODE PELATIHAN ………………………………………… 15

 

3.1.               Strategi Pelatihan …………………………………………………………………. 15

3.2.               Metode Pelatihan ………………………………………………………………….. 16

 

BAB IV     MATERI UNIT KOMPETENSI …………………………………………………….. 18

 

4.1.       Menggunakan Fungsi dan Formula …………………………………………………. 19

4.2.       Fungsi Matematika dan Statistik ……………………………………………………. 23

4.3.       Fungsi-Fungsi Lain……………………………………………………………………… 31

4.4.       Membuat Diagram/ Grafik (Chart)…………………………………………………… 33

4.5.       Menggunakan Filter (Autofilter) dan Sorting……………………………………… 38

 

BAB V      SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI .      42

 

5.1.               Sumber Daya Manusia ……………………………………………………………. 42

5.2.               Sumber-sumber Perpustakaan ………………………………………………….. 43

5.3.               Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan…………………………………. 44

 

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………………………… 45

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1.      Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

 

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2      Penjelasan Modul

 

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

 

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

 

 

 

 

 

1.2.1. Isi Modul

 

a.  Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

b.  Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.

  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

c.  Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

 

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.2       Pelaksanaan Modul

 

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3         Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :

 

 

  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4     Pengertian-pengertian Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

 

 

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

 

2.1.      Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

2.1.1.      TIK.OP02.012.01A          Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata dengan MS Word – tingkat maju

2.1.2.      TIK.OP02.012.01B Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata dengan Open Office (Writer) – tingkat maju

2.1.3.      TIK.OP02.013.01A          Mengoperasikan piranti lunak lembar sebar dengan MS Excel – tingkat Maju

2.1.4.      TIK.OP01.004.01            Mengidentifikasi sistem dan prosedur pengelolaan infrastruktur komputer

 

2.2.      Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk megoperasikan piranti lunak lembar sebar dengan MS Excel secara umum.

 

 

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tiga sampai lima hari. Pelatihan ini dijutukan bagi semua user terutama yang tugasnya berkaitan dengan pekerjaan operator.

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

 

2.3.      Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria untuk  kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

2.3.1 JUDUL UNIT           :       Mengoperasikan Piranti Lunak Lembar Sebar Dengan Ms Excel – Tingkat Maju.         

 

2.3.2 KODE UNIT            :       TIK.OP02.013.01A

 

2.3.3 DESKRIPSI UNIT    :      Unit kompetensi ini berkaitan dengan pengoperasian piranti lunak pengolah kata pada perangkat komputer pada kondisi normal sesuai dengan Petunjuk Penggunaan (User Manual). Pada tingkat maju difokuskan pada kemampuan membuat chart/grafik, negoperasikan formula, bekerja dengan fungsi, dan menggunakan filter.

 

          2.3.4 ELEMEN KOMPETENSI

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

01          Mengerjakan dengan menggunakan chart (grafik) 1.1     Jenis-jenis chart/grafik dapat dikenali.

 

1.2     Grafik dibuat dari data dalam lembar sebar.

 

1.3         Objek dalam grafik dapat diatur dengan parameter tertentu.

 

1.4         Sumber data dapat diubah.

 

1.5         Judul, legend dan gridline dapat ditambahkan.

02          Mengerjakan dengan menggunakan rumus (formula) 2.1     Cell dan cell range dapat diidentifikasi.

 

2.2     Fungsi rumus (formula) dimasukkan.

 

2.3         Fungsi rumus (formula) penambahan otomatis dapat diaplikasikan.

 

2.4         Rumus (formula) berkondisi (IF) dapat diaplikasikan.

 

2.5         Rumus (formula) yang salah (error) dapat diperbaiki.

 

03          Mengerjakan dengan menggunakan fungsi yang tersedia. 3.1         Fungsi-fungsi built-in yang tersedia pada aplikasi lembar-sebar dapat diidentifikasi.

 

3.2         Sintaks fungsi dapat diidentifikasi.

 

3.3         Fungsi-fungsi tertentu dapat diaplikasikan.

04          Mengerjakan dengan filter. 4.1         Langkah-langkah pengurutan data (sorting) dapat diidentifikasi.

 

4.2         Pengurutan data dapat dilakukan.

 

4.3         Filter dapat diaplikasikan.

 

4.4         Autofilter dapat diaplikasikan.

 

 

2.3.5 BATASAN VARIABEL

1.       Unit ini berlaku untuk sektor Teknologi Informasi Dan Komunikasi bidang operator.

 

2.       Unit ini terbatas pada :

2.1         Kondisi kerja normal dengan perangkat PC standar.

2.2         Sistem Operasi berbasis Grapich User Interface (GUI).

2.3         Piranti lunak aplikasi pengolah kata sudah terinstalasi.

2.4         Pengenalan dan penggunaan fungsi – fungsi lanjut aplikasi lembar sebar.

 

2.3.6 PANDUAN PENILAIAN

 

  1. Pengetahuan dan Keterampilan Penunjang

Untuk mendemostrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang :

1.1.       Pengetahuan tentang jenis dan fungsi aplikasi lembar sebar.

1.2.       Kemampuan untuk menjalankan dan mengoperasikan fungsi – fungsi seperti kemampuan membuat chart/grafik, mengoperasikan formula, bekerja dengan fungsi dan menggunakan filter.

1.3.       Kemampuan pengelolaan folder dan file.

 

  1. Konteks penilaian

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji keterampilan baik secara langsung ataupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan penunjang.

 

  1. Aspek penting penilaian

Kemampuan mengoperasikan fungsi-fungsi lanjut dari aplikasi pengolah kata, seperti :

3.1         Bekerja dengan chart.

3.2         Bekerja dengan formula.

3.3         Bekerja dengan fungsi.

3.4         Bekerja dengan filter.

 

 

 

 

4.       Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1  TIK.OP02.001.01    Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC Stand Alone).

4.1.2  TIK.OP02.003.01    Mengoperasikan sistem operasi.

4.1.3  TIK.OP02.004.01    Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata (Word Processor) – tingkat dasar.

4.1.4 TIK.OP02.005.01    Mengoperasikan piranti lunak lembar-sebar (spreadsheet) – tingkat dasar.

 

4.2         Unit ini juga mendukung kinerja dalm unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.2.1    TIK.OP02.012.01    Mengoperasikan piranti lunak pengolah kata – tingkat maju.

4.2.2    TIK.OP02.011.01    Mengoperasikan piranti lunak presentasi.

 

 

2.3.7 KOMPETENSI KUNCI

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT
1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1
3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 2
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1
5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1
6 Memecahkan masalah 2
7 Menggunakan teknologi 2

 

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

 

 

 

 

 

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2.          Metode Pelatihan      

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

 

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

MENGOPERASIKAN PIRANTI LUNAK LEMBAR SEBAR DENGAN MS EXCEL – TINGKAT MAJU

 

 

Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu menjelaskan kegunaan serta cara menggunakan fungsi pada piranti lunak lembar sebar.
  • Siswa mampu menerapkan dan mengaplikasikan formula dan fungsi dalam piranti lembar sebar secara tepat.

 

Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa mengerti apa yang dimaksud dengan fungsi.
  • Siswa mampu bekerja dengan fungsi.
  • Siswa mampu bekerja dengan chart.
  • Siswa mampu mengoperasikan formula.
  • Siswa mampu bekerja dengan filter.

 

Fungsi dapat dikatakan sebagai sejenis perintah, yang dilakukan untuk menghasilkan suatu hasil yang dapat dipercaya, tanpa perlu mengetahui bagimana fungsi itu bekerja. Sebgai lembar kerja, Microsoft Excel dilengkapi dengan berbagai macam fungsi yang dapat memecahkan berbagai macam perhitungan.

 

 

 

 

 

Adapun hal-hal yang terkait denga fungsi adalah :

  • Nama fungsi

Untuk dapat menggunakan suatu fungsi, user harus mengetahui nama fungsi yang akan digunakan tersebut. Penulisan nama fungsi tidak case sensitive.

  • Kegunaan fungsi

Untuk dapat menjalankan suatu fungsi, user harus mengetahui hal-hal apa saja yang dibutuhkan fungsi tersebut agar fungsi tersebut bisa dijalankan.

  • Hasil dari fungsi

User perlu mengetahui hasil dri fungsi tersebut, sehingga dapat digunakan untuk keperluan selanjutnya.

 

 

4.1.      Menggunakan Fungsi dan formula

Formula dimasukkan dalam worksheet sel dan harus dimulai dengan dengan tanda sama dengan. “=”. Formula lalu dimasukkan ke alamat sel yang bernilai akan di manipulasi dengan sesuai penempatan. Setelah formula diketikan ke dalam sel, kalkulasi dilaksanakan segera dan formula itu sendiri terlihat dalam formula bar. Lihat contoh dibawah untuk melihat tampilan formula untuk kalkulasi harga buku. Formula akan mengalikan dan menjumlahkan jumlah dan harga tiap buku dan memasukkannya dalam total.

Linking Worksheet

Anda akan menggunakan nilai value dari sel dalam worksheet lain dalam workbook yang sama. Untuk contoh, value sel A1 dalam worksheet dan sel A2 dalam worksheet kedua bisa dimasukkan dengan menggunakan format “sheetname!celladdress”. Formula untuk contoh ini akan menjadi “=A1+Sheet2!A2″ dimana value dari sel A1 dalam worksheet dimasukkan ke value pada sel A2 dalam worksheet yang diberi nama “Sheet2″.

Cara penulisan fungsi yang benar pada Microsoft Excel adalah sebagai berikut :

  • =OperanOperatorOperan

Contoh : Menjumlahkan isi sel A1 dengan isi sel B9 → =A1+B9

Isi sel A1 sama dengan sel A2 → =A2 (pada sel A1)

  • =Fungsi(operan Operator operan )

Contoh : Menjumlahkan isi sel A6-A11 → =SUM(A6:A11)

Relative, Absolute, dan Mixed Referencing

Memanggil sel hanya dengan menulis kolom dan baris label (seperti”A1″) ini disebut juga relative referencing. Ketika formula berisi relative referencing dan dicopy dari satu sel ke sel, Excel tidak membuat salinan berupa formula. Ini akan mengubah alamat sel relatif kolom dan baris yang dipindahkan. Untuk contoh , Jika masukkan formula sederhana dalam sel C1 “=(A1+B1)” disalin ke C2, formula akan berubah ke “=(A2+B2)” untuk mencerminkan baris baru. Untuk mencegah perubahan ini, sel harus diisi dengan absolute referencing dan ini akan dikerjakan dengan menempatkan tanda “$” dalam alamat sel dalam formula. Melanjutkan contoh sebelumnya, formula dalam sel C1 akan terbaca “=($A$1+$B$1)” jika value dari C2 harus merupakan penjumlahan dari sel A1 and B1. Kolom dan baris sel akan menjadi absolut dan tidak akan berubah ketika disalin. Mixed referencing bisa juga digunakan dimana hanya baris atau kolom yang tetap. Untuk contoh, dalam formula “=(A$1+$B2)”, baris sel A1 is tetap dan kolom sel B2 juga tetap

Fungsi Dasar

Fungsi bisa lebih efisien dengan operasi matematika dari pada formula. Untuk contoh, jika anda ingin memasukkan values sel D1 sampai D10, anda akan mengetikan rumus formula “=D1+D2+D3+D4+D5+D6+D7+D8+D9+D10″. Jalan pintas akan digunakan menjumlah (SUM) cara sederhana”=SUM(D1:D10)”.

Function Wizard

Tampilan semua fungsi ada dalam Function Wizard.

  1. Aktifkan sel dimana fungsi akan ditempatkan dan klik tombol Function Wizard pada standar toolbar.
  2. Dari kotak dialog Paste Function, browse sampai fungsi dengan mengklik dalam Function category menu pada sebelah kiri dan pilih fungsi dari pilihan Function name pada sebelah kanan. Masing-masing nama fungsi akan disorot dan deskripsi akan tampil dibawah dua kotak yang disediakan.
  3. Klik OK untuk memilih fungsi
  4. Jendela berikutnya mengijinkan anda untuk memilih sel yang akan dimasukkan ke dalam fungsi. Pada contoh dibawah, sel B4 dan C4 akan otomatis dipilih untuk fungsi penjumlahan pada Excel. Sel values {2, 3} terletak dikanan dari Number 1 field dimana alamat sel terdaftar. . Jika satuan sel lain, seperti B5 dan C5, perlu dimasukkan ke fungsi, sel itu akan ditambahkan dalam format “B5:C5″ ke Number 2 field.

 

  1. Klik OK ketika semua sel untuk fungsi telah dipilih.

 

 

4.2.  Fungsi Matematika dan Statistik

 

Sebelum mengetahui fungsi-fungsi yang akan digunakan lebih lanjut pada Microsoft Excel, perlu terlebih dahulu diketahui operasi-operasi matematika apa saja yang digunakan oleh Microsoft Excel.

Microsoft Excel mengenal operasi-operasi aljabar seperti penambahan (+), pengurangan (-), perkalian (x), pembagian (/). Operasi-operasi ini dapat disertakan bersamaan dengan penulisan fungsi pada sel, pada saat menjalankan suatu operasi.

 

4.2.1. Fungsi Penjumlahan

Fungsi penjumlahan merupakan fungsi yang paling dasar dan merupakan fungsi yang paling banyak digunakan pada Microsoft Excel. Fungsi ini digunakan untuk menemukan hasil penjumlahan dari beberapa nilai yang terdapat dalam beberapa sel. Hasil penjumlahan tersebut kemudian dapat ditampilkan pada sel, atau digunakan sebagai ekspresi untuk operasi selanjutnya.

Tombol yang digunakan untuk melakukan penjumlahan adalah tombol AutoSum yang terdapat pada Standard Toolbar. Adapun langkah-langkah untuk melakukan penjumlahan adalah sebagai berikut :

  1. Penjumlahan nilai pada sel-sel yang berdekatan.
  • Pilih atau tentukan sel yang akan menjadi tempet hasil penjumlahan tersebut, atau sel yang akan menampilkan hasil fungsi penjumlahan tersebut. Cara pemilihannya dapat dengan meng-klik kursor pemilih sel pada sel yang diinginkan tersebut.
  • Klik tombol AutoSum yang terdapat pada Standard Toolbar.
  • Pilih beberapa sel yang letaknya berdekatan, yang nilainya akan dijumlahkan. Caranya adalah klik pada sel awal, selanjutnya sambil terus di-klik, gerakkan (drag) kursor panah ke arah sel akhir. Kemudian tekan Enter.
  • Selanjutnya secara otomatis, hasil penjumlahan akan muncul pada sel yang tadi telah ditentukan.

 →

Gambar Penjumlahan Sel yang Berdekatan

  • Apabila user ingin menggunakan hasil penjumlahan tersebut dalam suatu operasi lagi, maka ketik saja tambahan operasi yang ingin dilakukan pada tempat atau textfield isi sel.

Gambar Isi Sel Fungsi Penjumlahan

Cara lain untuk melakukan penjumlahan ini adalah :

  • Pilih atau tentukan sel yang akan menjadi tempat hasil penjumlahan tersebut, atau sel yang akan menampilkan hasil fungsi penjumlahan tersebut. Cara pemilihannya dapat dengan meng-klik pada salah satu sel, atau memindahkan kursor pemilih sel pada sel yang diinginkan tersebut.
  • Selanjutnya pada textfield isi sel, ketik fungsi =SUM( ).

Gambar Penulisan Fungsi SUM

  • Selanjutnya isi argumen fungsi tersebut. Pindahkan terlebih dahulu kursor ke dalam tanda kurung ( ).
  • Kemudian klik sel awal yang engandung nilai yang ingin dijumlahkan, setelah itu ketik : Maka penulisan fungsi menjadi =SUM(selAwal: )
  •  Setelah itu, klik sel akhir dengan deretan nilai yang ingin dijumlahkan tersebut. Maka penulisan fungsi menjadi =SUM(selAwal:selAkhir).

 

  • Tekan Enter, maka nilai hasil penjumlahan ditampilkan pada sel hasil.

Gambar Penulisan Akhir Fungsi SUM

  • Apabila user ingin menggunakan hasil penjumlahan tersebut dalam suatu operasi lagi, maka ketik saja tambahan operasi yang ingin dilakukan pada tempat atau textfield isi sel.

 

  1. Penjumlahan nilai pada sel-sel yang tidak berdekatan.
  • Pilih atau tentukan sel yang akan menjadi tempat hasil penjumlahan tersebut, tau sel yang menampilkan hasil fungsi penjumlahan tersebut. Cara pemilihannya dapat dengan meng-klik pada salah satu sel, atau memindahkan kursor pemilih sel pada sel yang diinginkan tersebut.
  • Klik tombol AutoSum yang terdapat pada Standard Toolbar atau ketik =SUM( ) pada textfield yang menyatakan tempat isi sel.
  • Selanjutnya isi argumen fungsi tersebut. Pindahkan terlebih dahulu kursor ke dalam tanda kurung ( ).
  • Setelah itu, klik sel tempat nilai yang ingin dijumlahkan, maka nama sel tersebut akan tampil pada textfield isi teks, lalu ketik tanda koma (,).
  • Selanjutnya klik sel berikutnya tempat nilai yang ingin dijumlhkan, dan ketik tanda koma (,), begitu seterusnya.
  • Apabila semua sel telah dimasukkan ke dalam argumen fungsi, lalu tekan Enter, nilai hasil penjumlahan ditampilkan pada sel hasil.

Gambar Penghitungan Jumlah Sel yang Tidak Berdekatan

 

 

4.2.2.     Fungsi Absolute

Nilai absolute suatu bilangan positif x dan x itu sendiri. Jika bilangan tersebut adalah negatif, maka nilai absolutenya adalah nilai positif dari bilangan tersebut. Contoh: nilai absolute dari -14 adalah 14.

Sintaks fungsi absolute adalah ABS(bilangan). Argumen dari fungsi ini adalah bilangan yang akan dicari nilai absolutenya.

 

4.2.3. Fungsi Ceiling

Fungsi ceiling bertujuan untuk membulatkan suatu bilangan ke bilangan bulat terdekat tertinggi. Contoh: nilai ceiling dari 17,453 adalah 18, nilai ceiling dari -17,453 adalah – 16.

Sintaks fungsi ceiling adalah : CEILING (bilangan,significance).

 

4.2.4. Fungsi Floor

Fungsi floor bertujuan untuk membulatkan suatu bilangan ke bilangan bulat terdekat terendah. Contoh: nilai floor dari 17,453 adalah 16, nilai floor dari 17,453 adalah -18.

Sintaks fungsi floor adalah : FLOOR (bilangan, significance ).

 

 

4.2.5. Fungsi Pangkat (Power)

Fungsi power bertujuan untuk menghitung nilai pangkat dari suatu bilangan, yaitu nilai xy. Contoh : dua pangkat delapan (28) = 512.

Sintaks penggunaan fungsi pangkat adalah : POWER(bilangan, pangkat).

Argumen dari fungsi ini adalah bilangan serta pangkat bilangan tersebut.

 

4.2.6. Fungsi Eksponensial (Exponential)

Microsoft Excel juga menyediakan fungsi eksponensial dengan sintaks EXP(bilangan). Argumen fungsi ini adalah bilangan yang akan dicari nilai eksponensialnya. Jika nilai eksponensial yang dihasilkan lebih kecil dari -708.395996093, maka hasilnya akan dinyatakan 0. namun, jika nilai eksponensial yang dihasilkan lebih besar dari 709.78222656, maka hasil akan dinyatakan tak terhingga ( overflow ).

 

4.2.7. Fungsi Logaritma (Log10)

Fungsi Log10 bertujuan untuk menghitung nilai logaritma basis 10 dari suatu bilangan. Y = Log10X ekuivalen dengan X = 10y.

Sintaks untuk fungsi logaritma adalah LOG10(bilangan). Argumen fungsi ini adalah bilangan yang akan dicari nilai logaritmanya.

 

4.2.8. Fungsi Akar Pangkat Dua (Square Root)

Fungsi akar pangkat dua bertujuan untuk menghitung nilai akar pangkat dua dari suatu bilangan. Contoh : nilai akar pangkat 2 dari 9 adalah 3.

Sintaks untuk fungsi akar pangkat dua ini adalah SQRT(bilangan). Argumen dari fungsi ini adalah bilangan yang akan dicari nilai akar pangkat duanya.

 

4.2.9. Fungsi Rata-rata (Average).

Fungsi rata-rata bertujuan untuk menghitung nilai rata-rata dengan nilai tengah dari sekelompok atau beberapa nilai.

Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan untuk menggunakan fungsi ini :

  • Penghitungan nilai rata-rata pada sel-sel yang berdekatan
  1. Pilih atau tentukan sel yang akan menjadi tempat hasil nilai rata-rata, atau sel yang akan menampilkan hasil perhitungan nilai rata-rata beberapa bilangan tersebut. Cara pemilihannya dapat dengan meng-klik pada salah satu sel, atau memindahkan kursor pemilih sel pada sel yang diinginkan tersebut.
  2. Klik tanda panah disebelah tombol AutoSum yang terdapat pada Standard Toolbar, dan pilih fungsi Average.

Gambar Menu Fungsi

 

  1. Pilih beberapa sel yang letaknya berdekatan, yang ingin dihitung nilai rata-ratanya. Caranya adalah klik pada sel awal, selanjutnya sambil terus diklik, gerakkan (drag) kursor panah ke arah sel akhir, kemudian tekan Enter.
  2. Selanjutnya secara otomatis, hasil penghitungan nilai rata-rata akan muncul pada sel yang tadi telah ditentukan.

 →

Gambar Penghitungan Rata-rata Sel yang Berdekatan

 

 

  1. Apabila user ingin menggunakan nilai rata-rata tersebut dalam suatu operasi lagi, maka ketik saja tambahan operasi yang ingin dilakukan pada tempat atau textfield isi sel.

 

Gambar Isi Sel Fungsi Rata-rata

 

 

Cara lain untuk melakukan penghitungan nilai rata-rata ini adalah :

  1. a.   Pilih atau tentukan sel yang akan mejadi empat hasil penghitungan nilai rata-rata, atau sel yang akan menampilkan hasil penghitungan nilai rata-rata tersebut. Cara pemilihannya dapat dengan meng-klik pada salah satu sel, atau memindahkan kursor pemilih sel pada sel yang diinginkan tersebut.
  2. b.   Selanjutnya pada textfield isi sel, ketik fungsi =AVERAGE( ).

Gambar Penulisan Fungsi Average

  1. c.    Selanjutnya isi argumen fungsi tersebut. Pindahkan terlebih dahulu kursor ke dalam tanda ( ).
  2. d.   Kemudian klik sel awal tempat nilai awal dari sekelompok nilai yang akan dihitung nilai rata-ratanya tersebut, setelah itu ketik : Maka penulisan fungsi menjadi =AVERAGE(selAwal: )
  3. e.   Setelah itu, klik sel akhir dari deretan nilai yang ingin dihitung nilai rata-ratanya tersebut. Maka penulisan fungsi menjadi =AVERAGE(selAwal:selAkhir).
  4. f.     Tekan Enter, maka hasil penghitungan nilai rata-rata ditampilkan pada sel hasil.

Gambar Penulisan Akhir Fungsi Average

  1. g.   Apabila user ingin menggunakan hasil penjumlahan tersebut dalam suatu operasi lagi, mka ketik saja tambahan operasi yang ingin dilakukan pada tempat atau textfield isi sel.

 

  • Penghitungan nilai rata-rata pada sel-sel yang tidak berdekatan
  1. Pilih atau tentukan sel yang akan mejadi tempat hasil penghitungan nilai rata-rata, atau sel yang akan menampilkan hasil penghitungan nilai rata-rata tersebut. Cara pemilihannya dapat dengan meng-klik pada salah satu sel, atau memindahkan kursor pemilih sel pada sel yang diinginkan tersebut.
  2. Klik tanda panah disebelah tombol AutoSum yang terdapat pada Standard Toolbar, dan pilih fungsi Average atau ketik = AVERAGE ( ) pada textfield yang menyatakan tempat isi sel.
  3. Selanjutnya isi argumen fungsi tersebut. Pindahkan terlebih ahulu kursor ke dalam tanda kurung ( ).
  4. Setelah itu, klik sel tepat salah satu nilai dari sekelompok nilai yang ingin dihitung nilai rata-ratanya, maka nama sel tersebut akan tampil pada textfield isi teks, lalu ketik tanda koma (,).
  5. Selanjutnya klik sel berikutnya tempat nilai dari sekelompok nilai yang ingin dihitung nilai rata-ratanya, dan ketik tanda koma (,), begitu seterusnya.
  6. Apabila semua sel telah dimasukkan ke dalam argumen fungsi, lalu tekan Enter, hasil penghitungan nilai rata-rata tersebut ditampilkan pada sel hasil.

Penghitungan Nilai Rata-rata pada Sel yang tidak Berdekatan

 

4.2.10.  Fungsi Count

Fungsi Count berfungsi untuk menghitung banyak data yang bukan kosong dalam suatu rentang. Contoh :=COUNT(H5:H11)

 

4.2.11.  Fungsi MAX

Fungsi Max berfungsi untuk mencari data terbesar dalam suatu rentang atau interval. Contoh: =MAX(A5:A15).

 

4.2.12.  Fungsi MIN

Fungsi Min berfungsi untuk mencari data terkecil dalam suatu rentang atau interval. Contoh: =MIN(A5:A15).

 

 

4.3.      Fungsi-Fungsi Lain

Excel juga menyediakan fungsi-fungsi lain yang berhubungan dengan pengelolaan data pada Excel diantaranya adalah :

 

  1. LEFT (Label,n)

Fungsi ini digunakan untuk mengambil bagian dari sebelah kiri dari suatu label sebanyak karakter tertentu. Contoh =LEFT(”Latihan”,3) adalah Lat.

  1. RIGHT(Label,n)

Fungsi ini digunakan untuk mengambil bagian dari sebelah kanan dari suatu label sebanyak karakter tertentu. Contoh =RIGHT(”Latihan”,3) adalah han.

  1. MID(Label,x,n)

Fungsi ini digunakan untuk mengambil bagian tertentu dari suatu label sebanyak karakter tertentu, dimana nilai x adalah posisi awal karakter yang hendak diambil dan n adalah banyaknya karakter yang akan diambil. Contoh =MID(”Latihan”,3,5) adalah tihan.

  1. DATE(Tanggal,Bulan,Tahun)

Fungsi date ini berguna untuk data berjenis tanggal, sehingga data tersebut dapat diolah dalam proses perhitungan. Contoh =DATE(7,2,02).

  1. Fungsi IF

Fungsi IF merupakan fungsi fungsi logik yang melakukan pengecekan terhadap suatu kondisi tertentu. Sintaks untuk penulisan fungsi ini adalah :

 

=IF(KondisiyangDiperiksa,HalyangDilakukanJikaKondisiBenar,HalyangDilakukanJikaKondisiSalah)

Contoh : =IF(g15>=10,”Pass”,”Fail”)

  1. AND

Fungsi logical yang membutuhkan semua logical benar.

Sintaksnya adalah: =AND(logical 1;logical 2;…)

  1. OR

Fungsi logical yang hanya membutuhkan satu nilai benar dari semua logical yang ada.

Sintaksnya: =OR(logical 1;logical 2;…)

  1. VLOOKUP

Fungsi ini digunakan untuk mengambil data dari suatu tabel refferensi dengan mencocokkan kode yang ada di tabel utama dan tabel referensi.

Catatan tabel referensi yang digunakan harus vertikal.

Sintaksnya: =VLOOKUP(lookup_value;table_array;col_index_num;range_lookup)

  1. HLOOKUP

Fungsi ini digunakan untuk mengambil data dari suatu table referesi dengan mencocokkan kode yang ada di table utama dan table referensi.

Catatan table referensi yang digunakan harus horisontal.

Sintaksnya: =HLOOKUP(lookup_value;table_array;row_index_num;range_lookup)

10. VALUE

Merubah format text dalam bentuk angka menjadi format angka.

Sintaksnya: =VALUE(text)

11. SUMIF

Menjumlahkan suatu data tergantung dengan situasi suatu data yang lain.

Sintaksnya: =SUMIF(range;criteria;sum_range)

 

4.4.      Membuat Diagram/Grafik (Chart)

  1. Pilih range data yang akan dibuat Grafiknya (sebaiknya mencakup judul baris dan kolomnya).

 

  1. Klik Insert, pilih Chart lalu klik.
  2. Pilih tipe grafik (Chart Type) dan sub tipe grafik (Chart Sub Type), lalu klik Next.

  1. Periksa data range, serta series yang anda inginkan (coloum/row), klik tab Series, bila anda ingin mengganti nama seriesnya, lalu klik Next.

 

  1. Klik tab Titles, untuk membuat judul Grafik, sumbu X, sumbu Y dan sumbu Z pada kotak masing-masing.

 

  1. Klik tab Axes, digunakan untuk mengatur judul sumbu (X,Y,Z) mau ditampilkan atau tidak.

 

  1. Klik tab Gridlines, digunakan untuk menampilkan garis (grid) sebagai skala pembantu grafik.

  1. Klik tab Legend, digunakan untuk mengatur tampilan legenda grafik.

 

  1. Klik Data Labels, digunakan untuk menempatkan label data pada Grafik.

 

  1. Klik Data Table, digunakan untuk menempatkan tabel data dibagian bawah Grafik.

 

  1. Klik Next.
  2. Pilih tempat yang akan ditampilkannya Grafik.
  1. As new sheet, untuk menempatkan grafik pada lembar grafik yang terpisah dari lembar kerja data.
  2. As object in, digunakan untuk menempatkan grafik pada lembar kerja data secara bersamaan atau berdampingan.

 

  1. Klik Finish untuk selesai.

 

 

 

4.5.      Menggunakan Filter (Autofiler) dan sorting

 

Filter digunakan untuk menampilkan data dari suatu baris pada lembar kerja berdasarkan criteria tertentu yang user inginkan. Dengan menggunakan fasilitas filter Anda langsung dapat melihat suatu data yang Anda inginkan berdasarkan yang Anda cari. Adapun langkah-langkah mengaktifkan filter adalag sebagai berikut:

  • Pilih single cels yang ingin Anda sorot dan filter.
  • Pilih dan klik tab data > filter > Autofilter.

 

 

 

  • Setelah itu pilih data yang ingin Anda tampilkan berdasarkan criteria Anda.

 

 

 

  • Setelah Anda sorot data yang anda inginkan akan tampil hasil seperti di bawah ini.

 

 

 

Basic Sorts
Untuk melaksanakan pengurutan secara secara alfabet baik menaik maupun menurun, sorot kolom pada sel yang akan diurutkan klik Sort Ascending (A-Z) atau Sort Descending (Z-A) pada standar toolbar

Complex Sorts
Untuk menyorot berbagai kolom, ikuti langkah berikut :

  1. Sorot sel, baris, atau kolom yang akan disortir.
  2. Pilih Data|Sort dari menu bar.
  3. Dari kotak dialog Sort, pilih kolom pertama untuk disortir dari menu panah bawah menu Sort By dan pilih ascending atau descending.
  4. Pilih kolom kedua dan, jika perlu isi kolom yang ketiga dari menu panah bawah Then By .
  5. Jika sel yang anda sorot termasuk teks dalam baris pertama, beri tanda My list hasHeader row dan baris pertama akan tersisa pada atas worksheet.
  6. Klik tombol Options untuk yang bukan alfabet seperti bulan dalam setahun dan hari dalam seminggu. .
  7. Klik OK untuk melaksanakan sort

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

 

5.1.      Sumber Daya Manusia

 

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

 

 

 

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

 

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2.          Sumber-sumber Perpustakaan     

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi dari perusahan
  2. Lembar kerja
  3. Gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

 

 

 

 

 

5.3.          Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan

  1. Judul/Nama Pelatihan        : Mengoperasikan Piranti Lunak Lembar Sebar dengan MS Excel – Tingkat Maju
  2. Kode Program Pelatihan    :    TIK.OP02.013.01A

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

  1. 1.    
Mengoperasikan Piranti Lunak Lembar Sebar dengan MS-EXCEL – Tingkat Maju

TIK.OP02.013.01A

-       Personal Computer

-       PC dengan Sistem Operasi dan Software Lembar Sebar.

-       Buku informasi tentang dan manual book MS-EXCEL.

-


DAFTAR PUSTAKA

  • Microsoft Office 2003, Kurweni Ukar, Elex Media Komputindo.
  • http://www.ilmu-komputer.com/

Testimoni

artikel lainnya Mengoperasikan Piranti Lunak Lembar Sebar Dengan Ms Excel –Tingkat Maju TIK.OP02.013.01.A



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Friday 30 January 2015 | blog

Disetujui Oleh Diperiksa Oleh Disahkan Oleh Waka Kurikulum Manajemen Representative Kepala SMA Warga Ska    …

Saturday 13 December 2014 | blog

Lampiran 1   STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR TINGKAT SD, MI, DAN SDLB     1.  …

Tuesday 30 December 2014 | blog

SILABUS PEMBELAJARAN Sekolah                       : SD………….. Kelas / Semester         : V / II Mata Pelajaran…

Monday 17 November 2014 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI   SUBSEKTOR METODOLOGI PELATIHAN KERJA     MERANCANG DAN MENCIPTAKAN LINGKUNGAN…