Advertisement
loading...

 

 

Advertisement

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR PROGRAMMER KOMPUTER

 

 

 

MENGOPERASIKAN BAHASA PEMROGRAMAN DATA DESKRIPSI (SQL) LANJUT

TIK.PR03.002.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU KERJA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

Daftar Isi………………………………………………………………………………………….. 1

 

BAB I       STANDAR KOMPETENSI…………………………………………………………..         2

1.1   Unit Kompetensi Yang Dipelajari………………………………………….       2

1.1.1  Kode dan Judul Unit………………………………………………..        2

1.1.2  Deskripsi Unit………………………………………………………..        2

1.1.3  Elemen Kompetensi……………………………………………….. 3

1.1.4  Batasan Variabel…………………………………………………….        4

1.1.5  Panduan Penilaian…………………………………………………..        4

1.1.6  Kompetensi Kunci…………………………………………………..         6

 

BAB II     TAHAPAN BELAJAR…………………………………………………………………       7

 

BAB III    TUGAS DAN TEORI UNJUK KERJA……………………………………………..   14

3.1   Tugas Teori………………………………………………………………….    14

3.2   Tugas Unjuk Kerja………………………………………………………….   21

3.3   Daftar Cek Unjuk Kerja…………………………………………………….. 26

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

STANDAR KOMPETENSI

 

 

1.1        Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

1.1.1   Kode dan Judul Unit

Kode Unit     : TIK.PR03.002.01

Judul Unit     : Mengoperasikan Bahasa Pemrograman Data  Deskripsi (SQL – Structured Query Language) Lanjut

 

1.1.2   Deskripsi Unit

Unit ini akan menentukan kompetensi yang diperlukan untuk   mengoperasikan perangkat aplikasi (bahasa pemrograman) berbasis data deskripsi atau SQL (Structured Query Language) . Kemampuan dalam mengoperasikan bahasa data deskripsi atau SQL dapat menggunakan perintah-perintah DDL (Data Definition Language) dan DML (Data Manipulation Language). Kemampuan yang dimiliki pada tingkat lanjut ini adalah kemampuan yang telah dimiliki pada tingkat dasar dan ditambah kemampuan untuk membuat dan mengoperasikan prosedur, fungsi dan trigger.

 

 

 

 

 

 

1.1.3   Elemen Kompetensi

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01  Membuat dan mengoperasikan prosedur 1.1      Prosedur dibuat dan diatur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML.

 

1.2      Parameter prosedur diproses sesuai dengan kebutuhan di dalam prosedur.

 

1.3      Prosedur disimpan dan diberi nama.

 

1.4      Prosedur dapat dijalankan dan bekerja dengan benar.

02 Membuat dan mengoperasikan prosedur dan fungsi 2.1      Fungsi dibuat dan diatur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML.

 

2.2      Parameter fungsi diproses sesuai dengan kebutuhan di dalam fungsi.

 

2.3      Fungsi disimpan dan diberi nama.

 

2.4      Fungsi dapat dijalankan dan bekerja dengan benar.

03 Membuat dan     mengoperasikan trigger 3.1  Trigger dibuat dan diatur dengan peng-gunaan perintah standar pada DDL / DML.

3.2     Trigger disimpan dan diberi nama.

 

3.3    Trigger dapat dijalankan dan bekerja   dengan     benar.

04 Mengoperasikan Commit         dan Rollback data tabel 4.1  Perintah commit digunakan untuk penyimpanan data ke dalam fisik file.

 

4.2      Perintah rollback digunakan untuk pembatalan perintah yang telah dikerjakan dan  penyimpanan data ke dalam fisik file tidak termasuk.

 

4.3   Perintah commit dan rollback dipastikan bekerja dengan benar.

 

 

1.1.4   Batasan Variabel

Batasan variabel unit kompetensi ini adalah sebagai berikut:

  1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.
  2. Mengoperasikan bahasa pemrograman data deskripsi (SQL – Structured Query Language) Level 2 bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi.

 

1.1.5   Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari :

  1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan dibidang berikut  ini :

1.1     Pengetahuan dasar yang dibutuhkan :

1.1.1    Pengoperasian software aplikasi basis data.

1.1.2    On site training sesuai dengan perangkat lunak bahasa pemrograman basis data yang digunakan.

1.1.3    Konsep basis data.

 

 

 

  1. Konteks penilaian

Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau tempat lain secara teori dan praktek dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.

 

  1. Aspek penting penilaian

Aspek yang harus diperhatikan

3.1   Kemampuan untuk prosedur dibuat dan diatur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML.

3.2     Kemampuan membuat dan mengoperasikan prosedur dan fungsi.

3.3     Kemampuan membuat dan mengoperasikan trigger.

3.4     Kemampuan mengoperasikan commit dan rollback data table.

 

  1. Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1     Unit ini didukung di dalam mengoperasikan bahasa pemrograman data deskripsi (SQL-Structured Query Language) lanjut, contoh mencakup namun tidak terbatas pada : Seluruh unit pemrograman basis data.

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

 

 

 

1.1.6   Kompetensi Kunci

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

2

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

2

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

2

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

2

6

Memecahkan masalah

2

7

Menggunakan teknologi

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

TAHAPAN BELAJAR

 

 

Langkah-langkah/tahapan belajar

  1. Penyajian bahan, pengajaran dan peserta harus yakin dapat memenuhi seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi.
  2. Isi perencanaan merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan.
  3. Peserta harus mengerti dan memahami konsep basis data dengan baik
  4. Peserta mengetahui, mengerti dan menguasai bahasa pemrograman data deskripsi (SQL) dasar
  5. Peserta  belajar mengembangkan dan mengaplikasikan pengetahuan dasar yang dimiliki kedalam proses yang lebih kompleks.
  6. Peserta mempelajari fungsi-fungsi lanjut untuk mempermudah proses pengolahan data dan untuk menyelesaikan proses yang lebih kompleks.

 

K U K

Indikator Kerja

Tahapan Belajar

Sumber

1.1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Prosedur dibuat dan diatur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML Mengetahui perintah-perintah DDL dan DML untuk membuat prosedur
  • Memahami apa yang dimaksud dengan DDL dan DML

 

  • Membaca referensi atau manual dari aplikasi SQL yang digunakan mengenai sintaks untuk membuat prosedur

 

  • Melakukan latihan dengan membuat beberapa prosedur sederhana
  • SQL Dasar
 

  • Internet

 

  • Manual Aplikasi SQL yang dipakai

 

  • Buku Informasi

 

Dapat mengidentifikasi perintah DDL dan DML
Mengerti bagaimana cara kerja prosedur
Dapat membuat prosedur
1.2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Parameter prosedur diproses sesuai dengan kebutuhan di dalam prosedur Memahami alur proses masalah yang akan dibuat prosedurnya Memahami apa yang dimaksud dengan parameter

 

Menganalisa masalah dan membuat algoritma mengenai alur proses prosedur yang akan dibuat (business logic)

 

Memutuskan parameter yang diperlukan beserta tipe datanya

 
Tahu fungsi parameter yang digunakan
Dapat menentukan jumlah dan parameter apa saja yang diperlukan dalam prosedur yang di buat
1.3 Prosedur disimpan dan diberi nama.

 

Prosedur yang Anda buat telah tersimpan dan dapat dijalankan
  • Buat prosedur

 

  • Coba panggil prosedur Anda

 

  • Buat prosedur baru dengan nama yang sama, jika prosedur Anda sebelumnya disimpan maka prosedur baru dengan nama sama ini tidak akan dibuat.
 
1.4 Prosedur dapat dijalankan dan bekerja dengan benar.

 

Prosedur yang dijalankan memberikan respon dan hasil yang benar serta tidak ada kesalahan
  • Jalankan prosedur yang Anda buat

 

  • Jika tidak ada kesalahan, maka periksa hasilnya apakah sudah benar. Jika ada kesalahan maka cobalah perbaiki kesalahan tersebut

 

 
     
  • Cobalah uji prosedur Anda dengan memberikan parameter yang salah untuk melihat apakah ada penanganan kesalahan

2.1 Fungsi dibuat dan diatur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML Mengetahui perintah DDL untuk membuat fungsi dan DML apa saja yang dapat dipergunakan
  • Membaca referensi atau manual dari aplikasi SQL yang digunakan mengenai sintaks untuk membuat fungsi dan fungsi-fungsi yang sudah ada

 

  • Melakukan latihan dengan membuat beberapa fungsi sederhana
  • Internet
 

  • Manual Aplikasi SQL yang dipakai

 

Mengetahui fungsi-fungsi apa saja yang disediakan aplikasi SQL yang digunakan
2.2 Parameter fungsi diproses sesuai dengan kebutuhan di dalam fungsi.

 

 

 

Memahami alur proses masalah yang akan dibuat fungsinya
  • Menganalisa masalah dan membuat algoritma mengenai alur proses fungsi yang akan dibuat

 

  • Memutuskan parameter yang diperlukan beserta tipe datanya

 

  • Menggunakan fungsi-fungsi yang ada dengan tujuan yang tepat
 
Tahu fungsi parameter yang digunakan
Dapat menentukan jumlah dan parameter apa saja yang diperlukan dalam fungsi yang di buat
2.3 Fungsi disimpan dan diberi nama.

 

Fungsi yang Anda buat telah tersimpan dan dapat dijalankan
  • Buat fungsi dan coba jalankan

 

 
2.4 Fungsi dapat dijalankan dan bekerja dengan benar Fungsi yang dijalankan memberikan respon dan hasil yang benar serta tidak ada kesalahan
  • Jalankan fungsi yang Anda buat

 

  • Jika tidak ada kesalahan, maka periksa hasilnya apakah sudah benar. Jika ada kesalahan maka cobalah perbaiki kesalahan tersebut
 
3.1 Trigger dibuat dan diatur dengan penggunaan perintah standar pada DDL dan DML Mengetahui perintah DDL untuk membuat fungsi dan DML apa saja yang dapat dipergunakan
  • Membaca referensi atau manual dari aplikasi SQL yang digunakan mengenai sintaks untuk membuat trigger

 

  • Melakukan latihan dengan membuat beberapa fungsi sederhana
  • Internet
 

  • Manual Aplikasi SQL yang dipakai

 

3.2 Trigger disimpan dan diberi nama Trigger yang Anda buat telah tersimpan dan dapat dijalankan
  • Buat fungsi dan coba jalankan
 
3.3 Trigger dapat dijalankan dan bekerja dengan benar

 

Trigger yang dijalankan memberikan respon dan hasil yang benar serta tidak ada kesalahan
  • Jalankan fungsi yang Anda buat

 

  • Jika tidak ada kesalahan, maka periksa hasilnya apakah sudah benar. Jika ada kesalahan maka cobalah perbaiki kesalahan tersebut
 
4.1 Perintah commit digunakan untuk penyimpanan data ke dalam fisik file.

 

Tahu cara kerja transaksi
  • Membaca referensi atau manual dari aplikasi SQL yang digunakan mengenai transaksi

 

  • Buat prosedur sederhana dengan menerapkan prinsip transaksi

 

  • Lihat apakah data berubah setelah perintah COMMIT dijalankan

 

  • Internet

 

  • Manual Aplikasi SQL yang dipakai

 

Mengerti fungsi perintah COMMIT
Tahu kapan dan bagaimana menggunakan perintah COMMIT
4.2 Perintah rollback digunakan untuk pembatalan perintah yang telah dikerjakan dan  penyimpanan data ke dalam fisik file tidak termasuk.

 

Mengerti fungsi perintah ROLLBACK
  • Membaca referensi atau manual dari aplikasi SQL yang digunakan mengenai pembatalan transaksi

 

  • Buat prosedur sederhana dengan menerapkan prinsip transaksi

 

  • Lihat apakah data berubah setelah perintah ROLLBACK dijalankan

 

  • Internet

 

  • Manual Aplikasi SQL yang dipakai

 

Tahu kapan dan bagaimana menggunakan perintah ROLLBACK
4.3 Perintah commit dan rollback dipastikan bekerja dengan benar Transaksi yang dibuat memberikan respon yang benar baik ketika berhasil maupun ketika gagal.
  • Buat prosedur sederhana dengan menerapkan prinsip transaksi

 

  • Gagalkan transaksi secara sengaja dengan membuat kesalahan lalu lihat apakah data berubah dan sebaliknya.

 

 

 

BAB III

TUGAS TEORI DAN UNJUK KERJA

 

 

3.1        Tugas Teori

Bacalah soal-soal berikut dengan seksama dan kerjakanlah dengan tepat!

  1. Perhatikan  pernyataan berikut!

 

CASE

WHEN @X = @Y THEN NULL

ELSE @X

END

 

Cara lain untuk mendefinisikan pernyataan diatas adalah: (KUK 2.1)

  1. NullIf(@X, @Y)
  2. IF @X = @Y THEN NULL

ELSE @X

  1. IF @X = @Y

BEGIN

NULL

END

ELSE

RETURN @X

  1. Tidak ada jawaban yang benar

 

  1. Dibawah ini yang merupakan pernyataan DML – SQL adalah: (KUK 1.1)
    1. CREATE …
    2. SELECT …
    3. ALTER …
    4. DROP …

 

 

 

  1. Berikut ini yang tidak termasuk constraint adalah: (KUK 1.1)
    1. Primary Key
    2. Unique
    3. Default
    4. Alternate Key

 

 

 

 

  1. Yang merupakan bentuk lain dari check constraint adalah: (KUK 1.1)
    1. Stored procedure
    2. Trigger
    3. Rule
    4. Semua jawaban benar

 

 

 

  1. Perhatikan penggalan pernyataan berikut!

 

CREATE TABLE mtabel (kd_tabel INT)

ALTER TABLE mtabel

ADD CONSTRAINT pk_tabel PRIMARY KEY(kd_tabel)

 

Berikut ini yang merupakan penjelasan yang paling tepat dan dapat disimpulkan dari pernyataan diatas adalah: (KUK 1.1)

  1. Pernyataan diatas mendefinisikan kd_tabel sebagai primary key pada mtabel yang belum memiliki primary key.
  2. Pernyataan diatas menunjukkan cara mengubah primary key pada mtabel
  3. Pernyataan diatas adalah satu-satunya cara mendefinisikan primary key pada mtabel.
  4. Semua jawaban benar

 

  1. Dibawah ini yang merupakan flow statement of control adalah: (KUK 2.1)
    1. Cursor
    2. Selection
    3. Querying
    4. Validation

 

 

 

  1. Cara lain untuk melakukan perulangan tanpa menggunakan WHILE adalah dengan perintah: (KUK 2.1)
    1. CONTINUE
    2. BREAK
    3. RETURN
    4. GOTO

 

 

 

 

  1. Dibawah ini, pernyataan dalam SQL Server untuk menginisialisasi nilai 2 pada variabel x adalah (KUK 2.1)
    1. SELECT @X = 2
    2. SET @X = 2
    3. @X = 2
    4. b dan c keduanya benar

 

 

 

  1. Perhatikan penggalan pernyataan berikut!

 

…(LEFT(kd,2)=’AA’ OR LEFT(kd,2)=’AB’)

 

Pernyataan berikut yang memiliki arti sama dengan pernyataan diatas adalah: (KUK 2.4)

  1. … LEFT(@kd,2) EXIST (’AA’,’AB’)
  2. … MID(@kd,2,1) IN (’AA’,’AB’)
  3. … LEFT(@kd,2) IN (’AB’,’AA’)
  4. … MID(@kd,1,2) EXIST (’AA’,’AB’)

 

  1. Tujuan dari pendefinisian DEFAULT constraint adalah: (KUK 1.2)
    1. Memastikan bahwa nilai dari data tidak berubah
    2. Memberikan nilai default pada data dalam suatu tabel bila data tidak diisi
    3. Memberikan nilai pada data secara otomatis sehingga kita tidak perlu menginisialisasi nilai pada data
    4. Menyamakan nilai pada data yang satu dengan yang lain

 

  1. Perhatikan pernyataan berikut!

 

SET @kddepartemen = ’HRD’

SELECT @keterangan=

CASE @kddepartemen

WHEN ’HRD’ THEN ’Human Resource Department’

WHEN ’CSO’ THEN ’Customer Service’

WHEN ’MAR’ THEN ‘Marketing’

PRINT @kddepartemen

 

Jika pernyataan diatas dijalankan , maka hasil yang ditampilkan di layar adalah: (KUK 2.4)

 

 

  1. kddepartemen
  2. Human Resource Department

 

  1. HRD
  2. Tidak ada yang ditampilkan

 

 

  1. Dari pernyataan No. 11 diatas, Jika saya ingin menampilkan ‘Marketing’ maka berikut ini pernyataan yang benar adalah: (KUK 2.2)
    1. SET @kddepartemen = ‘MAR’

PRINT @keterangan

  1. SET @kddepartemen = ‘MAR’

PRINT @kddepartemen

  1. SET @keterangan = ‘MAR’

PRINT @keterangan

  1. Jawaban b dan c benar

 

  1. Perhatikan pernyataan berikut!

 

SET @a = 2

SET @b = 5

PRINT ‘A * B =’ + (@a * @b)

 

Jika pernyataan diatas dijalankan maka hasilnya adalah: (KUK 2.4)

 

  1. Terjadi Error
  2. A * B = @a * @b
  3. A * B = 10
  4. A * B = 2 * 5

 

 

  1. Kumpulan pernyataan SQL yang dapat digunakan/dijalankan kapan saja untuk melakukan perintah tertentu tanpa harus mendefinisi ulang perintah-perintah setiap diperlukan dinamakan: (KUK 1.1)
    1. Trigger
    2. Stored Procedure
    3. Rule
    4. Semuanya benar
    5. Untuk membuat prosedur, T-SQL menggunakan perintah: (KUK 1.1)
      1. CREATE PROC
      2. CREATE PROCEDURES
      3. CREATE FUNCTION
      4. Jawaban a dan b benar

 

 

 

 

 

 

  1. Fungsi utama dari Instead of Trigger adalah: (KUK 3.1)
    1. Mempermudah mekanisme insert, update dan delete
    2. Memperbaharui data di dalam view, yang pada dasarnya memang tidak dapat diperbaharui
    3. Meningkatkan efisiensi proses pengoperasian pada trigger
    4. Jawaban a dan c benar

 

  1. Yang bukan merupakan fungsi cursor adalah: (KUK 2.2)
    1. Memilih sekelompok data (recordset) dari hasil operasi pernyataan SELECT
    2. Mengakses setiap baris data (record) di dalam recordset
    3. Memindahkan atau mengurutkan data di dalam recordset
    4. Menyimpan hasil query untuk digunakan kembali

 

Perhatikan pernyataan berikut untuk menjawab soal 18 dan 19!

 

WHILE (@@fetch_status = 0)

BEGIN

FETCH cur_Pegawai INTO @nip, @nama,

@no_ktp, @alamat

END

 

 

  1. Yang dimaksud WHILE(@@fetch_status = 0) adalah (KUK 2.2)
    1. Perulangan WHILE dihentikan bila status fetch bernilai 0
    2. Pernyataan di dalam blok WHILE dijalankan sampai fetch berhasil mengambil data
    3. Perulangan WHILE tidak akan dijalankan bila fetch berhasil mengambil data
    4. Pernyataan di dalam blok WHILE tidak akan dijalankan bila fetch tidak berhasil mengambil data

 

  1. Pernyataan berikut yang tidak menjelaskan

 

FETCH cur_Pegawai INTO @nip, @nama,

@no_ktp, @alamat

 

di dalam blok WHILE adalah: (KUK 2.4)

  1. Pernyataan ini digunakan untuk mengambil data berikutnya pada cursor
  2. Pernyataan ini mengisi data posisi cursor saat itu kedalam cursor cur_pegawai
  3. Pernyataan ini memajukan cursor ke baris berikutnya, mengambil datanya dan menyimpannya dalam cursor cur_pegawai
  4. Tidak ada jawaban yang benar

 

  1. Berikut ini yang merupakan pernyataan-pernyataan mengenai trigger yang tepat dan benar adalah: (KUK 3.1)
    1. Untuk mendefinisikan trigger pada view, kita hanya dapat menggunakan perintah Instead of Trigger
    2. Trigger merupakan obyek dalam database yang digunakan untuk menjalankan suatu fungsi
    3. Trigger dapat dijalankan sebagaimana kita menjalankan procedure
    4. Tidak ada jawaban yang salah

 

  1. Pernyataan berikut yang menggambarkan transaksi dengan tepat adalah: (KUK 4.1)
    1. Perubahan data selalu disimpan untuk menjaga konsistensi dan integritas data
    2. Bila perintah ROLLBACK dijalankan maka data akan dikosongkan
    3. Hanya melakukan proses terhadap semua perubahan yang terjadi atau tidak sama sekali
    4. Perintah BEGIN TRANSACTION dapat dihilangkan ketika membuat transaksi

 

  1. Sistem akan selalu berada pada kondisi yang valid meskipun terjadi kegagalan pada sistem merupakan karakteristik transaksi yang dinamakan: (KUK 4.1)
    1. durability
    2. isolation
    3. consistency
    4. atomicity

 

 

 

  1. Yang dinamakan Logical Unit of Work adalah: (KUK 1.1)
    1. Query / View
    2. Stored procedure
  2. Constraint/Rule
  3. Transaction

 

 

 

  1. Yang merupakan stored procedure dengan parameter default: (KUK 1.2)
    1. CREATE PROC _proc @id CHAR(3) = ‘sha’ AS …
    2. CREATE PROC _proc @id CHAR(3) DEFAULT AS …
    3. CREATE PROCEDURE _proc DF @id CHAR(3) AS …
    4. CREATE PROC _proc DEFAULT (@id CHAR(3),’sha’) AS …

 

  1. Perhatikan prosedur berikut!

BEGIN

– Proses

SET @kdError = @@ERROR

IF (@kdError <> 0) GOTO hError

END

COMMIT TRANSACTION

hError:

ROLLBACK TRANSACTION

RETURN(@kdError)

 

Apa yang terjadi jika prosedur diatas dijalankan? (KUK 4.3)

  1. Data diproses sebagaimana mestinya
  2. Data berubah tetapi muncul error
  3. Data tidak pernah diproses
  4. Data ter-update seteleh COMMIT dijalankan

3.2        Tugas Unjuk Kerja

Kerjakanlah soal berikut dengan seksama! Tes dilakukan dengan menggunakan aplikasi QueryAnalyzer Microsoft SQL Server

 

Tabel TesKaryawan

 

 

Tabel TesDepartemen

 

 

Tabel TesStatusAbsen

 

 

Tabel TesKeteranganAbsensi

 

 

 

 

Tabel TesAbsensiHeader

 

 

Tabel TesAbsensiDetil

 

 

  1. (3) Buatlah sebuah database dengan nama TesK_**** dimana **** adalah nomor tes anda. Lalu buatlah struktur tabel seperti yang Anda lihat pada gambar diatas dengan menggunakan DDL. Gunakan constraint sebagaimana dianggap perlu dan pastikan semua data tidak boleh ada yang bernilai Null. Format cNIP harus seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Kemudian isilah tabel yang telah Anda buat sesuai dengan data seperti yang ditunjukkan dalam gambar. (KUK 1.1)

 

  1. (5) Buatlah stored-procedure untuk mengisi data Departemen dan harus menggunakan penanganan error dan parameter. Cobalah prosedur yang telah Anda buat hanya dengan mengirim 2 parameter : ‘SEC’, ‘Keamanan’ (KUK 1.1, 1.2, 1.3)

 

 

 

  1. (12) Buatlah stored-procedure untuk mengisi data Karyawan baru dengan menerapkan fungsi cursor untuk memvalidasi data. Bila data yang dimasukkan sudah ada di dalam tabel maka munculkan pesan:

“Maaf, Kode pegawai yang Anda masukkan telah terdaftar”

 

 

Jika terjadi kesalahan, maka tampilkan pesan dari sistem. Sedangkan jika berhasil maka tampilkan pesan:

“{nama_karyawan_baru}, Selamat bergabung di PT. Kita”

Setelah Anda membuat prosedur, cobalah dengan mengisi data dengan cNIP yang sudah ada di dalam tabel, mengisi data dengan format cNIP yang salah, dan terakhir mengisi data yang benar-benar baru. (KUK 1.1 – 1.4)

 

 

 

 

 

  1. (15) Buatlah insert, update dan delete trigger untuk tabel TesKaryawan. Cek maksimal karyawan pada departemen yang bersangkutan ketika Anda melakukan insert data karyawan baru. Lalu ketika Anda mengupdate gaji karyawan pastikan gaji yang baru lebih besar dari gaji yang lama. Dan terakhir pastikan tidak ada data yang boleh dihapus dari tabel TesKaryawan. Setelah Anda selesai, Cobalah trigger yang telah Anda buat dengan memasukkan data yang salah dan benar. Tampilkan pesan-pesan untuk keberhasilan dan kegagalan proses tersebut misalnya jika proses gagal tampilkan pesan: (KUK 3.1 – 3.3)

“Maaf, Tidak ada lowongan lagi di bagian “ {nama_departemen}

 

 

 

 

 

 

 

 

 

dan jika benar tampilkan pesan :

“Selamat bergabung di bagian “ {nama_departemen}

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. (15) Buatlah sebuah procedure dengan 4 buah parameter yakni NIP, Waktu dan Jam Hadir, Status Absen dan Detil Absensi. Detil Absensi dapat diisi lebih dari satu record dalam sekali proses. Artinya pengisian 1 data pada tabel TesAbsensiHeader sekaligus memungkinkan kita mengisi satu atau lebih data di dalam tabel TesAbsensiDetil hanya dengan sekali menjalankan prosedur. Gunakan prinsip-prinsip transaction untuk menangani absensi karyawan, yakni ketika mengisi data pada tabel TesAbsensiHeader dan TesAbsensiDetil. Buat juga fungsi yang kemudian dapat Anda gunakan untuk menampilkan hasil transaksi secara langsung begitu transaksi di-COMMIT seperti ditunjukkan dalam gambar. (KUK 2.1 – 2.2 & 4.1 – 4.3)

 

 

 

 

 

 

 

3.3 Daftar Cek Unjuk Kerja

Demonstrasikan validitas perencanaan berkaitan komponen standar kompetensi

 

Kode unit

: TIK.PR03.002.01

Judul Unit

: Mengoperasikan bahasa pemrograman Data Deskripsi (SQL-Structured  Query Language) Lanjutan

Nomor Elemen

Ya

Tidak

KUK

Ya

Tidak

1  Membuat dan mengoperasikan prosedur

1.1  Prosedur dibuat dan diatur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML

1.2  Parameter   prosedur diproses sesuai dengan kebutuhan di dalam prosedur

1.3  Prosedur disimpan dan diberi nama

1.4  Prosedur dapat dijalankan dan bekerja dengan benar

2  Membuat dan mengoperasikan prosedur dan fungsi

2.1 Fungsi dibuat dan diatur dengan menggunakan perintah standar pada DDL dan DML

2.2  Parameter fungsi diproses sesuai dengan kebutuhan di dalam fungsi

2.3  Fungsi disimpan dan diberi nama

2.4  Fungsi dapat dijalankan dan bekerja dengan benar

3  Membuat dan mengoperasikan trigger

3.1  Trigger dibuat dan diatur dengan peng-gunaan perintah standar pada DDL / DML

3.2  Trigger disimpan dan diberi nama

3.3  Trigger dapat dijalankan dan bekerja   dengan benar

4  Mengoperasikan Commit dan Rollback data tabel

4.1  Perintah commit digunakan untuk penyimpanan data ke dalam fisik file.

4.2  Perintah rollback digunakan untuk pembatalan perintah yang telah dikerjakan dan  penyimpanan data ke dalam fisik file tidak termasuk

4.3  Perintah commit dan rollback dipastikan bekerja dengan benar

Kondisi Unjuk Kerja

Penunjang Ketrampilan dan Pengetahuan

Aspek – aspek penting dalam Pengujian

 

Testimoni

Advertisement
  1. Toko Kain Batik Cap Terbaik di Solo
  2. Toko Baju Batik Terbaik di Solo
  3. Aneka Kain Batik dengan Harga Murah
  4. Baju Batik Sarimbit Terbaik
  5. Dapatkan Kain Batik Berkualitas dengan Diskon 25%
  6. Aneka Baju Batik Seragam Kantor
  7. Pembuatan Seragam Batik Berlogo
slideseragambatik
Filed under : blog, tags: