Home » blog » Mengontrol Bahaya Resiko Di Tempat Kerja TIK.PR01.005.01
Filed: blog
Advertisement
loading...

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

 

 

 

MENGONTROL BAHAYA RESIKO DI TEMPAT KERJA

TIK.PR01.005.01

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU KERJA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

 

DAFTAR ISI. 1

BAB I. 1

STANDAR KOMPETENSI. 1

1.1          Unit Kompetensi Yang Dipelajari 1

1.1.1       Kode dan Judul Unit 1

1.1.2       Deskripsi Unit 1

1.1.3       Elemen Kompetensi 1

1.1.4       Batasan Variabel 3

1.1.5       Panduan Penilaian. 3

BAB II. 6

TAHAPAN BELAJAR. 6

2.1          Langkah-langkah / Tahapan Belajar. 6

2.2          Indikator Kerja. 6

BAB III. 1

TUGAS TEORI, UNJUK KERJA DAN SIKAP KERJA. 1

3.1       Tugas Tertulis  : 1

3.2       Tugas Unjuk Kerja : 8

3.3.      Tugas  Sikap  Kerja . 10

3.4       Daftar Cek Unjuk Kerja. 14

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB I

STANDAR KOMPETENSI

 

1.1     Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

1.1.1  Kode dan Judul Unit

Kode Unit     : TIK.PR01.005.01

Judul Unit     : Mengontrol Bahaya Resiko Di Tempat Kerja

 

1.1.2  Deskripsi Unit

Unit ini menentukan kompetensi yang diperlukan untuk mengontrol bahaya (resiko) ditempat kerja yang dilakukan oleh pengguna pada semua jenjang/tingkatan. Kegiatan mengontrol resiko diantaranya mengindentifikasi bahaya atau resiko dan mengambil tindakan yang tepat dalam menanggulanginya.

 

 

1.1.3   Elemen Kompetensi

Elemen kompetensi untuk modul Mengontrol Bahaya Resiko Di Tempat Kerja, terdiri dari hal-hal berikut ini, yaitu:

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01  Mengindentifikasi bahaya (hazard) 1.1    Kondisi tempat kerja dianalisis agar bahaya (hazard) dapat teridentifikasi.

 

1.2    Informasi keselamatan kerja diakses dan dianalisis dari buku manual  yang relevan

 

02 Mengidentifikasi resiko 2.1    Kejadian-kejadian atau peristiwa harus diidentifikasi factor-faktor resikonya

 

2.2    Faktor resiko  sebagai konsekuensi  dari peristiwa yang terjadi, dievaluasi dan dipastikan secara bertingkat

 

03 Mengidentifikasi resiko yang tidak dapat diperkirakan 3.1    Kriteria untuk menentukan resiko yang dapat    diperkirakan/tidak, diidentifikasi sesuai   syarat-syarat standar kesehatan dan         keselamatan kerja

 

3.2    Langkah-langkah untuk mengatasi resiko yang tidak dapat diperkirakan, diidentifikasi sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan.

 

04 Mengidentifikasi dan      memutuskan tindakan   yang tepat 4.1  Kegiatan pengontrolan yang dapat mengurangi resiko diidentifikasi sesuai  factor    resiko

4.2    Kemungkinan-kemungkinan penyelesaian masalah ditentukan berdasarkan fakor resiko yang telah diidentifikasi.

4.3    Alternatif yang dapat dilakukan diidentifikasi sesuai analisis tindakan dan cara yang telah terevaluasi.

4.4  Alternatif yang dapat dilakukan, dianalisis secara detail untuk menentukan sumber-sumber yang diperlukan.

4.5     Tindakan-tindakan yang sesuai untuk   situasi tertentu dipilih berdasarkan alternatif yang telah dianalisis.

 

05 Mengidentifikasi dan      memutuskan tindakan   yang tepat  5.1 Tindakan-tindakan direncanakan dan disiapkan secara rinci sesuai sumber yang  digunakan

5.2 Prosedur dan informasi keselamatan kerja diidentifikasi dan diterapkan melalui pelaksanaan kerja

06 Melengkapi laporan dan      catatan  6.1 Informasi yang tepat dan implementasinya dikomunikasikan dengan personel yang terkait.

6.2  Seluruh bahaya dan tindakan untuk pengukuran resiko personal dicatat dan dilaporkan.

   

 

 

1.1.4  Batasan Variabel

Batasan variabel dalam bahasan ini adalah:

1.  Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

2.   Menerapkan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi.

1.1.5  Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari :

  1. 1.                   Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang:

 

1.1  Pengetahuan dasar :.

1.1.1   Prinsip-prinsip umum kesehatan dan keselamatan kerja.

1.1.2     Pengetahuan luas tentang syarat-syarat kesehatan dan keselamatan yang berhubungan dengan keamanan kerja, faktor lingkungan dan pertimbangan ergonomic.

1.1.3   Prinsip dasar tentang praktek etika kerja mempromosikan organisasi dengan cara yang konsisten sesuai dengan misi organisasi.

1.1.4   Pengetahuan luas tentang “code of conduct” keorganisasian dan nilai-nilai yang konsisten dengan misi organisasi.

1.1.5     Pengertian dasar tentang sistim organisasi.

1.1.6     Pengetahuan tentang produk-produk hardware dan software beserta fitur-fiturnya.

1.1.7     Pengetahuan dasar tentang arah produk vendor.

1.2  Keterampilan dasar

1.2.1  Menerapkan keselamatan kerja

1.2.2  Melaksanakan pembuatan perencanaan kerja

1.2.3  Membuat struktur pengorganisasian kerja/struktur kerja

1.2.4 Menentukan perlengkapan kerja

 

2.       Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya.

Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1     Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali  untuk menentukan konsistensi kemampuan).

2.2     Studi kasus.

2.3     Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4     Menanyakan secara lisan/interview.

2.5     Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6     Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7     Bukti penilaian.

 

3.       Aspek penting penilaian

Aspek yang harus diperhatikan :

3.1  Kemampuan untuk mengidentifikasi bahaya ditempat kerja

3.2     Kemampuan untuk mengidentifikasi resiko yang tidak dapat    diterima

3.3     Kemampuan untuk mengidentifikasi dan memutuskan tidakan yang   tepat dan alternatif-alternatif sesuai situasi tertentu Melengkapi laporan dan catatan untuk seluruh bahaya dan tindakan

 

  1. 4.               Kaitan dengan unit-unit lainnya

Kaitan unit dengan unit-unit lainnya, hádala sebagai berikut:

 

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan dasar-dasar teknologi informasi:

4.1.1    TIK.PR01.002.01 Menerapkan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja.

4.1.2    TIK.PR01.003.01 Merencanakan dan mengorganisasikan kerja individu.

4.2     Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sekor tertentu. Batasan       variable akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus,          pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 


1.1.6  Kompetensi Kunci

NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

2

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

2

3

Merencanakan dan mengorganisir aktifitas-aktifitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

1

7

Menggunakan teknologi

1

 


BAB II

TAHAPAN BELAJAR

 

 2.1    Langkah-langkah / Tahapan Belajar.

 

  1. Penyajian bahan, pengajaran dan peserta harus yakin dapat memenuhi seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi.
  2. Isi perencanaan merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan.
  3. Peserta harus mengidentifikasi bahaya (hazard) dan resiko.
  4. Peserta pelatihan mengidentifikasi resiko yang tidak dapat diperkirakan.
  5. Peserta dapat mengidentifikasi dan memutuskan tindakan   yang tepat.
  6. Peserta dapat melengkapi laporan dan catatan.

 

2.2     Indikator Kerja

 

Merupakan  pernyataan persyaratan tingkat standar kriteria kinerja pelaksanaan tugas pekerjaan ( task ) / unit kompetensi untuk mencapai  mencapai kompetensi dari setiap kegiatan atau langkah kerja ( aktivitas ) / elemen kompetensi  yang terukur pada masing-masing kriteria unjuk kerja dengan persyaratan yang dibutuhkan ( domein K, S, A ) pada kategori  jenis perilaku dan kemampuan internal setiap individu peserta pelatihan kerja, yaitu :

 

  1. Pengetahuan / Knowledge ( Kognitif ).

 

  1. Pada umumnya digunakan kata  : “ Dapat.
  2. Jenis kategori perilaku :

2.1.   Pengetahuan, Pemahaman.

-  Kemampuan internal : Dapat  mengetahui, memahami,……….dll.

-  Tahapan Belajar        : Pengetahuan, Pemahaman,…….dst.

2.2.   Penerapan, Analisa , dst..

 

  1. Keterampilan / Skill  ( Psikomotorik ).

 

  1. Pada umumnya digunakan  kata :  “ Mampu.”
  2. Jenis kategori perilaku :

Persepsi, Kesiapan, Gerakan terbimbing, Gerakan Biasa,

- Kemampuan internal  : Mampu menyiapkan, melakukan, ….. dll.

- Tahapan Berlatih       : Kesiapan, Gerakan biasa, ………dst.

Gerakan Komplek,  Penyesuaian Pola Gerakan, dst..

 

  1. Sikap Kerja  / Attitude  ( Affektif ).

 

  1. Pada umumnya digunakan  kata :  “ Harus.”
  2. Jenis kategori perilaku :

2.1. Penerimaan, Partisipasi, Tanggung Jawab, Ketelitian, Kecermatan, dst.

-  Kemampuan internal  : Harus menunjukkan, bertanggung jawab,

-  Kemampuan safety   : Harus Teliti, Cermat, Ramah, Sabar………..dll.

-  Tahapan Berlatih       :  Sikap,

2.2. Penentuan sikap / Penilaian,  dst..

 

 

Tabel  Indikator Kerja :

Tabel indikator kerja, terdiri atas Nomor, KUK,  indikator, tahapan berlajar dan sumber belajar. Pada Unit Kompetensi TIK.PR01.005.01 ,  meliputi 6 (enam) elemen kompetensi dan  15 (lima belas) Kriteria Unjuk Kerja, dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

 

K U K

Indikator Kerja

Tahapan Belajar

Sumber

01 Mengindentifikasi bahaya (hazard)
1.1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kondisi tempat kerja dianalisis agar bahaya (hazard) dapat teridentifikasi. 1.1 Dapatmenganalisis kondisi tempat kerja.

 

1.2 Mampu mengetahui bahaya-bahaya yang bisa terjadi.

 

 

1.3 Harus dapat mengidentifikasi bahaya sesuai dengan kondisi tempat kerja.

 

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam menganalisis

 

 

  • Tahapan sikap : Pelatihan
  • Referensi dari daftar pustaka
 

  • Internet
  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja
  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
1.2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Informasi keselamatan kerja diakses dan dianalisis dari buku manual  yang relevan 1.1 Dapat mengakses informasi keselamatan kerja dari buku manual yang relevan.

 

 

1.2 Mampu

menganalisis informasi keselamatan kerja dari buku manual yang relevan.

 

 

1.3 Harus dapat mengimplementasikannya dalam kondisi tempat kerja.

 

 

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

 

 

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam menganalisis

 

 

 

 

  • Tahapan sikap : Pelatihan
  • Buku panduan tentang keselamatan kerja.
 

  • Referensi dari daftar pustaka

 

  • Internet

 

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)

 

02 Mengidentifikasi resiko
2.1 Kejadian-kejadian atau peristiwa harus diidentifikasi factor-faktor resikonya 1.1 Dapat memahami kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam tempat kerja.

 

1.2 Mampu

mengidentifikasi factor-faktor resikonya

 

 

 

 

1.3 Harus menyesuaikan dengan kejadian-kejadian dan faktor resiko yang ada.

 

 

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

 

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam mengidentifikasi faktor-faktor resiko atas kejadian-kejadian dalam tempat kerja.

 

  • Tahapan sikap : Memahami kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam tempat kerja.

 

 

  • Buku atau artikel tentang faktor-faktor resiko atas kejadian-kejadian dalam tempat kerja.

 

  • Internet

 

  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja

 

  • SOP

 

2.2 Faktor resiko  sebagai konsekuensi  dari peristiwa yang terjadi, dievaluasi dan dipastikan secara bertingkat 1.1 Dapat memahami faktor resiko sebagai konsekuensi dari peristiwa yang terjadi.

 

1.2 Mampu

menganalisis faktor resiko sebagai konsekuensi dari peristiwa yang terjadi.

 

 

1.3 Harus mampu

memastikan faktor resiko sebagai konsekuensi dari peristiwa yang terjadi secara bertingkat.

 

 

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam menggunakan metode DFD

 

  • Tahapan sikap : Menggunakan metode dengan benar

 

  • Buku atau artikel tentang faktor resiko  sebagai konsekuensi  dari peristiwa yang terjadi dalam tempat kerja.

 

  • Internet

 

  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja

 

  • SOP

 

03 Mengidentifikasi resiko yang tidak dapat diperkirakan
3.1 Kriteria untuk menentukan resiko yang dapat diperkirakan/tidak, diidentifikasi sesuai syarat-syarat standar kesehatan dan keselamatan kerja 1.1 Dapat menentukan kriteria untuk menentukan resiko yang dapat diperkirakan.

 

 

1.2 Mampu menentukan kriteria untuk menentukan resiko yang tidak dapat diperkirakan

 

 

 

 

 

 

1.3 Harus dapat mengidentifikasi kriteria-kriteria tersebut sesuai syarat-syarat standar kesehatan dan keselamatan kerja

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam menentukan kriteria-kriteria resiko yang dapat/tidak diperkirakan

 

  • Tahapan sikap : Mengidentifikasi kriteria-kriteria tersebut sesuai syarat-syarat standar kesehatan dan keselamatan kerja

 

  • Buku atau artikel tentang kriteria-kriteria resiko yang dapat/tidak diperkirakan

 

 

 

  • Internet
  • SOP

 

 

 

 

  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja

 

3.2 Langkah-langkah untuk mengatasi resiko yang tidak dapat diperkirakan, diidentifikasi sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. 1.1 Dapat mengetahui langkah-langkah untuk mengatasi resiko yang tidak dapat diperkirakan

 

1.2 Mampu mengidentifikasi langkah-langkah untuk mengatasi resiko yang tidak dapat diperkirakan sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan

 

1.3 Harus dapat menyesuaikan kriteria-kriteria yang ada dengan langkah-langkah untuk mengatasi resiko yang tidak dapat

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam menentukan langkah-langkah untuk mengatasi resiko yang tidak dapat diperkirakan

 

  • Tahapan sikap : mengidentifikasi langkah-langkah untuk mengatasi resiko yang tidak dapat diperkirakan sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan

 

  • Buku atau artikel tentang langkah-langkah untuk mengatasi resiko yang tidak dapat diperkirakan

 

 

 

  • Internet

 

  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja

 

  • SOP

 

04 Mengidentifikasi dan memutuskan tindakan          yang tepat
4.1 Kegiatan pengontrolan yang dapat mengurangi resiko diidentifikasi sesuai  factor resiko 1.1 Dapat mengidentifikasi kegiatan pengontrolan yang dapat mengurangi resiko.

 

1.2 Mampu menyesuaikan kegiatan pengontrolan dengan faktor resiko.

 

1.3 Harus dapat menerapkan kegiatan pengontrolan yang dapat mengurangi resiko.

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam mengidentifikasi kegiatan pengontrolan yang dapat mengurangi resiko

 

  • Tahapan sikap : menyesuaikan kegiatan pengontrolan dengan faktor resiko.
  • Buku atau artikel tentang kriteria-kriteria resiko yang dapat/tidat diperkirakan
 

  • Internet

 

  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja

 

  • SOP

 

4.2 Kemungkinan-kemungkinan penyelesaian masalah ditentukan berdasarkan fakor resiko           yang telah diidentifikasi. 1.1 Dapat menentukan kemungkinan-kemungkinan penyelesaian masalah.

 

1.2 Dapat mengidentifikasi faktor resiko.

 

1.3 Harus dapat menerapkan kemungkinan-kemungkinan penyelesaian masalah tersebut dengan benar.

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam menentukan kemungkinan-kemungkinan penyelesaian masalah

 

  • Tahapan sikap : mengidentifikasi faktor resiko
  • Buku atau artikel tentang kriteria-kriteria resiko yang dapat/tidat diperkirakan
 

  • Internet
  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja
  • SOP

 

4.3 Alternatif yang dapat dilakukan diidentifikasi sesuai analisis tindakan dan cara yang telah terevaluasi. 1.1 Dapat mengidentifikasi alternatif yang dapat dilakukan sesuai analisis tindakan dan cara yang telah terevaluasi.

 

 

 

 

1.2 Mampu mengevaluasi cara-cara penggunaan alternatif.

 

 

 

 

 

 

 

1.3 Harus dapat melakukan alternatif yang telah diidentifikasi.

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam mengidentifikasi alternatif yang dapat dilakukan sesuai analisis tindakan dan cara yang telah terevaluasi

 

  • Tahapan sikap : melakukan alternatif yang telah diidentifikasi.
  • Buku atau artikel tentang alternatif yang dapat dilakukan sesuai analisis tindakan dan cara yang telah terevaluasi
 

  • Internet
  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja
  • SOP

 

4.4 Alternatif yang dapat dilakukan, dianalisis secara detail untuk menentukan sumber- sumber yang diperlukan. 1.1 Dapat menganalisis secara detail alternatif yang dapat dilakukan

 

1.2 Mampu menentukan sumber- sumber yang diperlukan.

 

 

1.3 Harus dapat menggunakan hasil analisis untuk menentukan sumber-sumber yang diperlukan.

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam menganalisis secara detail alternatif yang dapat dilakukan untuk menentukan sumber-sumber yang diperlukan.

 

  • Tahapan sikap : menganalisis secara detail
    • Internet
 

  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja

 

  • SOP

 

4.5 Tindakan-tindakan yang sesuai untuk   situasi tertentu dipilih berdasarkan alternatif yang telah dianalisis. 1.1 Dapat menganalisis alternatif yang dapat menentukan tindakan-tindakan dalam keselamatan kerja.

 

1.2 Mampu memilih tindakan-tindakan yang sesuai untuk   situasi tertentu berdasarkan alternatif yang telah dianalisis.

 

1.3 Harus sesuai dengan prioritas yang tepat.

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam menganalisis alternatif yang dapat menentukan tindakan-tindakan dalam keselamatan kerja.

 

  • Tahapan sikap : menganalisis alternatif yang dapat menentukan tindakan-tindakan dalam keselamatan kerja dengan benar.
  • Referensi dari daftar pustaka
 

  • Internet

 

 

  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di tempat kerja

 

  • SOP

 

05 Mengidentifikasi dan memutuskan tindakan          yang tepat
5.1 Tindakan-tindakan direncanakan dan disiapkan secara rinci sesuai sumber yang digunakan 1.1 Dapat merencanakan tindakan-tindakan secara rinci sesuai sumber yang digunakan.

 

 

1.2 Mampu menyiapkan tindakan-tindakan secara rinci sesuai sumber yang digunakan.

 

 

1.3 Harus dapat memutuskan tindakan-tindakan yang tepat.

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam merencanakan dan menyiapkan tindakan-tindakan secara rinci sesuai sumber yang digunakan.

 

  • Tahapan sikap : Merencanakan dan menyiapkan tindakan-tindakan secara rinci sesuai sumber yang digunakan dengan benar.
  • Referensi dari daftar pustaka
 

  • Internet

 

  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja

 

  • SOP

 

5.2 Prosedur dan informasi keselamatan kerja diidentifikasi dan diterapkan melalui pelaksanaan kerja 1.1 Dapat mengidentifikasi prosedur dan informasi keselamatan kerja dalam pelaksanaan kerja.

 

1.2 Mampu menerapkan prosedur dan informasi keselamatan kerja dalam pelaksanaan kerja.

 

 

1.3 Harus dapat menganalisis hasil terapan apakah berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam mengidentifikasi dan menerapkan prosedur dan informasi keselamatan kerja dalam pelaksanaan kerja.

 

  • Tahapan sikap : Mengidentifikasi dan menerapkan prosedur dan informasi keselamatan kerja dalam pelaksanaan kerja dengan benar.
  • Buku atau artikel tentang prosedur dan informasi keselamatan kerja
 

  • Internet
  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja

 

  • SOP

 

06  Melengkapi laporan dan catatan
6.1 Informasi yang tepat dan implementasinya dikomunikasikan dengan personel yang   terkait. 1.1 Dapat memberikan informasi yang tepat kepada personel yang terkait.

 

1.2 Mampu mengkomunikasikan implementasi yang tepat dengan personel yang terkait.

 

1.3 Harus memastikan bahwa pengkomunikasian informasi dan implementasi berjalan dengan baik sesuai rencana.

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam mengkomunikasikan informasi dan implementasi yang tepat dengan personel yang terkait.

 

  • Tahapan sikap : Mengkomunikasikan informasi dan implementasi dengan benar.
  • Internet
  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja
  • SOP
 
6.2 Seluruh bahaya dan tindakan untuk pengukuran resiko personal dicatat dan dilaporkan. 1.1 Dapat mencatat seluruh bahaya dan tindakan untuk pengukuran resiko personal.

 

1.2 Mampu melaporkan seluruh bahaya dan tindakan untuk pengukuran resiko personal.

 

1.3 Harus dapat menyusun laporan dengan jelas, benar dan mudah dipahami.

  • Tahapan belajar : Pengetahuan

 

  • Tahapan berlatih : Partisipasi dalam mencatat dan melaporkan seluruh bahaya dan tindakan untuk pengukuran resiko personal.

 

  • Tahapan sikap : Mencatat dan melaporkan seluruh bahaya dan tindakan untuk pengukuran resiko personal dengan benar dan tepat waktu.
  • Buku atau artikel tentang pencatatan dan penysuanan laporan
 

  • Internet
  • Buku informasi Mengontrol Bahaya Resiko di Tempat Kerja
  • SOP

 

 

 

 

 


BAB III

TUGAS TEORI, UNJUK KERJA DAN SIKAP KERJA

 

TUGAS TEORI , UNJUK KERJA DAN  SIKAP  KERJA :   

 

Berlaku untuk setiap elemen kompetensi dan krteria unjuk kerja dalam level Unit Kompetensi TIK.PR01.005.01, Mengontrol Bahaya Resiko Di Tempat Kerja dan  jumlah nilai tingkat gradasi kompetensi kunci yang terindikasi pada 7 (tujuh) kompetensi kunci.

 

Tugas teori dan tugas unjuk kerja dalam Bab III  pada  Buku Kerja ini, meliputi :

 

3.1        Tugas Tertulis :

  • Tugas tertulis untuk  menilai pengetahuan ( Knowledge ) seseorang dalam menampilkan elemen kompetensi dan kriteria unjuk kerja.
  • Dapat dipergunakan untuk mengidentifikasi penilaian unjuk kerja dan unjuk sikap kerja.
  • Didukung  aspek pengetahuan yang dibutuhkan dalam panduan penilaian yang terindikasi pada kiteria unjuk kerja  dan kompetensi kunci.
  • Dapat dimasukkan penilaian pengetahuan sikap kerja.

 

3.2.      Tugas  Unjuk Kerja :

  • Tugas unjuk kerja untuk menilai keterampilan ( Skill ) seseorang dalam menampilkan elemen komptensi dan kriteria unjuk kerja.
  • Didukung  aspek keterampilan  yang dibutuhkan dalam panduan penilaian yang terindikasi pada kriteria unjuk kerja dan kompetensi kunci.

 

3.3.      Tugas  Sikap  Kerja :

  • Tugas unjuk sikap kerja untuk menilai sikap ( Attitude ) seseorang dalam menampilkan elemen kompetensi dan kriteria unjuk kerja.

Didukung aspek kritis atau penyikapan kerja  dalam panduan penilaian yang terindikasi pada kriteria unjuk kerja dan kompetensi kunci.

 

3.1 Tugas Tertulis  :

 

3.1.1.  Memiliki tingkatan kesulitan :

  1. Soal mudah.
  2. Soal sedang.
  3. Soal sulit.

Kisi-kisi  soal dan jumlah soal dibedakan pada setiap level unit kompetensi.

3.2.2.  Bentuk tugas tertulis adalah Obyektive Test., terdiri atas :

  1. Pilihan Ganda  (Multiple Choice).
  2. Menjodohkan (Matching).
  3. Jawaban Singkat (Short Answer)

 

Penilaian dengan menggunakan satu atau lebih dari satu pertanyaan untuk setiap elemen kompetensi,   jika penilai   kurang puas   dengan   kesiapan anda   dalam melakukan  penilaian unjuk kerja dan sikap kerja anda,   maka rencana pelatihan unjuk kerja dan sikap kerja  ulang / remidial akan dibicarakan antara anda dengan penilai.

 

 

        PILIHAN GANDA :

( Seri  A ).

 

  1. Selesaikan semua tugas tertulis sesuai pertanyaan masing-masing dengan mengacu pada bentuk soal pilihan ganda (Multiple Choise), seri A.
  2. Waktu tersedia 25 menit, jumlah soal 25 pertanyaan.

 

 

Tugas :  Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar dengan memberi tanda  X pada  huruf a, b, c dan d yang anda pilih.

 

  1. Kerugian Finansial yang muncul dalam terjadi satu kali disaster (Resiko) disebut dengan : (KUK 1.1)

 

  1. ARO (Annualized Rate of Occurance)
  2. ALE (Annualized Lost Expectancy)
  3. SLE (Single Lost Expectancy)
  4. Gabungan dari ARO dan ALE

 

2.   Jika diberikan pernyataan “Diperkirakan akan terjadi banjir besar 6 tahun sekali”, maka nilai ARO nya adalah:  (KUK 1.1)

Tahap apa yang diberi tanda tanya dan metode apa yang digunakan?

a. 6 tahun sekali

b. 1/72

c. 6

d. 1/6

 

3.     Pernyataan berikut benar tentang service interceptor, kecuali: (KUK 1.2)

 

  1. Menangkap setiap aktivitas pemakai selama menggunakan komputer
  2. Mendelete setiap aktivitas Anda selama menggunakan komputer
  3. Mencatat setiap aktivitas Anda selama menggunakan komputer
  4. Menuliskannya setiap aktivitas ke dalam arsip catatan (log file)

 

  1. Berikut merupakan celah-celah yang memungkinkan terancamnya suatu data dalam komputer jaringan, kecuali: (KUK 1.2)
    1. Komputer Workstation Ditanam Interceptor
    2. Komputer Workstation Ditanam Backdoor
    3. Komputer Workstation Ditanam Receiver
    4. Komputer Gateway Ditanam Sniffer

 

 

5.    Program pengintai yang tidak ditanam langsung di komputer yang digunakan  “korban”, adalah: (KUK 1.2)

  1. Sniffer
  2. Backdoor
  3. Interceptor
  4. Virus.

 

6.    Program pengendali jarak jauh yang ditanam di sebuah komputer yang terhubung dengan jaringan lokal maupun internet adalah: (KUK 1.2)

 

  1. Interceptor
  2. Trapdoor
  3. Sniffer
  4. Backdoor

 

 

  1. Salah satu cara untuk memperkecil resiko kemungkinan berjalannya service interceptor yang paling mudah dan tepat, adalah: (KUK 1.2)
    1. Menutup perimeter jaringan
    2. Tekanlah ctrl + alt + del, lalu matikan aplikasi yang tidak lazim
    3. Menggunakan jalur aman (secure mode) yang ditandai dengan singkatan https (hypertext transfer protocol secure) di web browser.
    4. Tidak jawaban yang benar.

 

 

  1. Faktor-faktor resiko kejadian-kejadian atau peristiwa yang terjadi dalam perusahaan dalam hubungannya dengan keselamatan  kerja hal-hal di bawah ini, kecuali: (KUK 2.1)
    1. Adanya pengontrolan yang baik dan rutin dalam perusahaan.
    2. Kurangnya fasilitas maupun layanan dalam memastikan bahwa asset yang mereka miliki aman.
    3. Penerapan teknologi informasi dalam bisnis proses perusahaan.
    4. Kepercayaan/kebebasan sepenuhnya pada pihak-pihak yang terlibat dalam perusahaan tanpa adanya kontrol

 

  1. Dalam penerapan teknologi informasi dalam perusahaan, hal penting yang harus disiapkan terlebih dahulu adalah: (KUK 2.2)
    1. Peralatan jaringan berupa modem, router dan lain-lain.
    2. Aplikasi jaringan yang bagus.
    3. Sumber daya manusia
    4. Ruangan yang strategis dan aman.

 

  1. Kiriteria yang dapat dijadikan untuk menentukan resiko yang dapat diperkirakan dan tidak dapat diperkirakan adalah, kecuali: (KUK 3.1)
    1. Hilangnya atau menurunnya reputasi atau citra perusahaan di mata masyarakat maupun dalam persaingan usaha.
    2. Kerugian finansial
    3. Hilangnya keunggulan bersaing.
    4. Banyaknya simpati dari lingkungan bisnis maupun masyarakat.
    5. Perhatikan point-point di bawah ini! (KUK 3.1)
      1. Menerapkan sistem keamanan komputer yang kuat.
      2. Mengawasi dan mengontrol proses dan prosedur kerja seluruh tim perusahaan.
      3. Menciptakan bagian keamanan komputer dari pekerjaan setiap orang.
      4. Penyediaan fasilitas keamanan secara fisik yang tangguh, dan kuat.

Urutan yang benar di atas sebagai langkah-langkah mengatasi masalah:

  1. 3-4-1-2
  2. 3-1-2-4
  3. 2-1-4-3
  4. 2-3-1-4

 

  1. Yang tidak termasuk dalam pengontrolan akses di bawah ini, adalah: (KUK 4.1)
    1. Administrative.
    2. Identifikasi
    3. Akuntabilitas
    4. Autorisasi

 

 

 

  1. Mengontrol dan mengawasi kemampuan tiap-tiap orang terlibat dalam perusahaan, merupakan pengontrolan: (KUK 4.1)
    1. Kontrol Teknis
    2. Kontrol Fisik
    3. Kontrol Sumber Daya
    4. Kontrol Administrative

 

  1. Percobaan identifikasi dan autentikasi, file-servis-dan sumber daya yang dipakai, perintah yang diberikan, dan pelanggaran keamanan, disebut juga dengan: (KUK 4.1)
    1. System-level events
    2. Application-level events
    3. User-level events
    4. Access-level events

 

 

  1. Tabel berisi subjek dan objek yang menunjukkan tindakan apa yang dapat dilakukan subjek terhadap objek, adalah: (KUK 4.1)
    1. Access control lists
    2. Access control matrix
    3. Table control lists
    4. Table control matrix

 

 

 

  1. Pernyataan-pernyataan di bawah ini merupakan kemungkinan-kemungkinan mudah dalam penyelesaian masalah berdasarkan faktor resiko yang telah diidentifikasi, kecuali: (KUK 4.2)
  2. Memindahkan lokasi perusahaan ke tempat yang aman.
  3. Meninjau kembali pelaksanaan kontrol-kontrol.
    1. Melakukan pelatihan atau penyuluhan kepada setiap karyawan yang terlibat fungsi dalam penggunaan teknologi informasi.
    2. Mendiskusikan penerapan dan perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan dalam hal teknologi informasi

 

  1. Persyaratan keamanan minimum bagi semua perusahaan yang terhubung dengan Internet, adalah: (KUK 4.3)
    1. Modem
    2. DSL modem
    3. Firewall
    4. Router

 

  1. Yang diberi nama A ada gambar di bawah ini, adalah: (KUK 4.3)

 

  1. a.    Repeater
  2. Firewall
  3. c.    Modem
  4. DSL modem
  5. Analisa yang menentukan resiko tantangan organisasi dimana penilaian tersebut dilakukan berdasarkan intuisi, tingkat keahlian dalam menilai jumlah resiko yang mungkin terjadi dan potensi kerusakannya,adalah metodologi analisa resiko:

(KUK 4.3)

  1. Kualitatif
  2. Kuantitatif
  3. Mix (Kualitatif dan Kuantitatif)
  4. Berkala

 

  1. Diberikan beberapa tahap analisis resiko: (KUK 4.3)
    1. Melakukan analisa tantangan/resiko
    2. Menentukan nilai informasi dan asset baik secara tangible dan intangibel.
    3. Menetukan estimasi kerugian untuk setiap resiko yang teridentifikasi.
    4. Derive the overall loss potential per risk.

 

Urutan yang benar adalah:

  1. 2-3-1-4
  2. 1-2-3-4
  3. 1-4-3-2
  4. 2-1-3-4 

 

  1. Menjalankan program anti-virus terkini yang dijalankan sepanjang waktu, merupakan bagian dari tindakan: (KUK 4.5)
    1. Menggelar pertahanan desktop aktif.
    2. Menyalakan update otomatis, dan menjadwalkan pemindaian regular.
    3. Derive the overall loss potential per risk
    4. Tidak ada jawaban yang benar

 

  1. Siapakah yang bertanggung jawab untuk memeriksa sistem untuk melihat apakah sistem tersebut telah memenuhi kebutuhan keamanan TI: (KUK 5.2)
    1. Administrator
    2. Konsultan
    3. Auditor
    4. Manager TI

 

  1. Kegiatan untuk mengembangkan proses untuk mengenali resiko yang ada dalam siklus hidup organisasi, disebut: (KUK 5.2)
    1. Disaster Recovery/Contingency Planning
    2. Risk Management/Planning
    3. Pelatihan
    4. Auditing

 

  1. Berikut merupakan langkah-langkah yang penting diinformasikan dalam penanganan kebakaran: (KUK 6.1)
    1. Segera laksanakan prosedur evakuasi yang telah ditetapkan, yaitu pergi ke pintu keluar.
    2. Berusahalah untuk tetap tenang (tidak panik).
    3. Bunyikan tanda kebakaran yang tersedia (alarm).
    4. Hubungi pihak pemadam kebakaran.
    5. Bila terjebak asap, berusahalah supaya asap tidak terlalu banyak terhirup

 

  1. 3-2-1-5-4
  2. 2-3-1-5-4
  3. 1-3-2-4-5
  4. d.    4-3-2-1-5

 

  1. Pemasangan alarm pencuri, detektor asap, pemasangan CCTV di dalam gedung, pemasangan genset, kontrol akses gedung oleh satpam, merupakan bagian dari control?  (KUK 4.1)
    1. Kontrol Fisik
    2. Kontrol Gedung
    3. Kontrol Teknis
    4. Kontrol Akses

 

Lembar Pemeriksaan Peserta  untuk Tugas Tertulis :

(  Seri   A  )

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu, sebelum ditandatangani.

No.

Uraian Pertanyaan Tugas Tertulis Seri A.

Benar

Salah

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

22.

23.

24.

25.

 

 

 

 

Apakah pertanyaan No.1 sampai No.25  Seri  A, telah di jawab dengan benar ?

Keterangan

 

 

 

 

Total wakti

25 menit.

 

 

 

1. Nama Peserta pelatihan :   ……………………………

 

Tanda tangan Peserta     :   ……………………………

 

2. Nama Penilai                   :    ……………………………

 

Tanda tangan Penilai       :   ……………………………

 

 

Catatan Penilai :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.2 Tugas Unjuk Kerja :

( Seri A ).

 

  1. Selesaikan semua tugasunjuk kerja  sesuai instruksi unjuk kerja  masing-masing sesuai instruksi kerja dengan batasan pada indikator kerja dan mengacu pada standar kriteria masing-masing, seri A.
  2. Waktu tersedia 20  menit, jumlah soal   2 Instruksi Kerja..

 

TUGAS 1 :  Perusahaan tempat Anda bekerja mengalami kebakaran dan Anda terjebak pada gedung lantai 3, dan kondisi kebakaran yang terjadi masih tingkat awal. Semua orang sudah pada panik dan berusaha lari. Untuk dapat menyelamatkan diri dan perusahaan Anda dari kebakaran yang lebih besar, apa yang harus Anda lakukan?

 

a. Waktu                     :    10.  menit.

 

b. Alat                        :    Alarm, Alat Pemadam Kebakaran, dan Alat komunikasi seperti HP.

 

c. Bahan                      :    Prosedur penanganan kebakaran.

 

d. Indikator Kerja         :    Mengenal situasi dan mengikuti prosedur penyelamatan.

e. Standar Kriteria        :    Mampu melakukan penyelamatan diri dan bahaya kebakaran yang lebih besar.

 

f. Instruksi Kerja          :  Bimbinglah  peserta pelatihan untuk melakukan dan mengikuti langkah-langkah penyelamatan dengan baik.

 

 

TUGAS 2 :  Anda adalah seorang pimpinan perusahaan dalam suatu perusahaan menengah. Berdasarkan laporan yang diterima pada bulan ke-2 Anda bekerja terdapat berbagai gangguan-gangguan dalam keselamatan kerja Untuk mengatasi hal tersebut  prosedur kerja apa yang akan Anda lakukan melalui pelaksanaan kerja emua karyawan?

 

a. Waktu                     :    10.  menit.

 

b. Alat                        :    Email, Software Office.

 

c. Bahan                      :    Buku panduan tentang prosedur keselamatan kerja.

 

d. Indikator Kerja         :  Mampu menspesifikasi dan menganalisis masalah-         masalah yang terjadi dalam perusahaan perihal keselamatan kerja.

e. Standar Kriteria        :    Mampu mengkomunikasikan dan menerapkan prosedur keselamatan kerja yang telah disusun.

 

f. Instruksi Kerja          :  Bimbinglah  peserta pelatihan untuk  menyusun dan mengkomunikasikan suatu kebijaksanaan keselamatan kerja dengan baik.

 

 

Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Tugas Unjuk  Kerja :

       (  Seri  A  )

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu, sebelum ditandatangani.

 

No.

Uraian Pertanyaan Tugas Unjuk Kerja, seri A

Benar

Salah

1.

2.

 

 

Apakah pertanyaan No.1 sampai No.2, Seri A  telah di jawab dengan benar ?

Keterangan

 

 

Total waktu

20  menit.

 

 

1. Nama Peserta pelatihan :   ……………………………

 

Tanda tangan Peserta     :   ……………………………

 

2. Nama Penilai                   :    ……………………………

 

Tanda tangan Penilai       :   ……………………………

 

 

Catatan Penilai :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.3. Tugas  Sikap  Kerja .

(  Seri  A  ).

 

  1. a.   Selesaikan semua tugas unjuk kerja  sesuai instruksi sikap  kerja  masing-masing sesuai instruksi kerja dengan batasan pada indikator kerja dan mengacu pada standar kriteria masing-masing, seri A.
  2. b.   Waktu tersedia 20  menit, jumlah soal   3  Instruksi Sikap Kerja.

 

 

TUGAS 1 :  Mengikuti latihan menspesifikasikan masalah-masalah atau resiko-resiko yang terjadi perihal keselamatan kerja.

a. Waktu                      :    5  menit.

 

b. Alat                         :    Ms Word

c. Bahan                      :    Buku informasi tentang masalah-masalah atau resiko-resiko yang terjadi perihal keselamatan kerja.

 

d. Indikator Kerja         :  Peserta pelatihan mampu mengidentifikasi masalah-masalah atau resiko-resiko yang terjadi perihal keselamatan kerja.

e. Standar Kriteria        :    Masalah-masalah, resiko-resiko yang dispesifikasikan  benar.

 

f. Instruksi Sikap          :    Mengidentifikasikan masalahmasalah maupun resiko-resiko yang terjadi dengan sungguh-sungguh dan boleh bertanya kepada pembimbing atau diskusi dengan sesama peserta pelatihan dengan tertib.

 

TUGAS 2 :  Memberikan pertanyaan dan menjawab pertanyaan selama pelatihan untuk mengambil tindakan-tindakan yang tepat dalam mengatasi resiko keselamatan kerja.

a. Waktu                     :    5  menit.

 

b. Alat                        :    Ms Word

c. Bahan                      :    Buku informasi tentang tindakan-tindakan dalam mengatasi resiko keselamatan.

 

d. Indikator Kerja         :    Dapat memutuskan tindakan-tindakan yang tepat  dalam mengatasi resiko keselamatan.

e. Standar Kriteria        :    Memberikan pertanyaan buat topik yang dibahas maupun menjawab pertanyaan yang diajukan pembimbing pelatihan.

 

f. Instruksi Sikap          :    Aktif dalam mengajukan pertanyaan maupun menjawab pertanyaan

 

TUGAS 3 :  Mempraktekkan prosedur keselamatan dengan kondisi ketika pakaian mereka terbakar api.

a. Waktu                     :    10  menit.

 

b. Alat                        :    Ms Word

c. Bahan                      :    Buku informasi tentang prosedur keselamatan kerja dalam kebakaran.

 

d. Indikator Kerja         :    Peserta pelatihan mampu menguasai/mengamati situasi lingkungan sehingga lebih mudah mengambil tindakan.

e. Standar Kriteria        :    Mampu mempraktekkan prosedur keselamatan ketika pakaian mereka terbakar api.

 

f. Instruksi Sikap          :  Rajin berlatih dalam mengamati situasi atau kondisi bahaya dengan cepat sehingga lebih mudah melakukan tindakan penyelamatan.

 

Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Tugas  Sikap   Kerja :

( Seri  A )

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu, sebelum ditandatangani.

 

No. Uraian Pertanyaan Tugas  Sikap  Kerja, Seri  A. Benar Salah

1.

2.

3.

 

 

 

Apakah pertanyaan No.1 sampai No.3, Seri A  telah di jawab dengan benar ?

Keterangan

 

 

Total  waktu

20  menit.

 

1. Nama Peserta pelatihan :   ……………………………

 

Tanda tangan Peserta     :   ……………………………

 

2. Nama Penilai                   :    ……………………………

 

Tanda tngan Penilai         :   ……………………………

 

Catatan Penilai :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

        Buku-buku referensi untuk pelatihan yang telah direkomendasikan :

 

  1. A.   Data Buku  Manual :

 

  1. © 2005 Kelompok 129M IKI-83408T MTI UI. Proteksi dan KeamananTeknologi Informasi. 2005.
  2. @2005 Kelompok 71 Pagi IKI-83408T MTI UI. PROTEKSI DAN TEKNIK KEAMANAN SISTEM INFORMASI. 2004.
  3. @2005 Kelompok 104 IKI-83408T MTI UI. Proteksi dan Teknik Keamanan Sistem Informasi. 2005.

 

 

B. Data Buku Pendukung Teori.

 

- Lihat pada Modul Buku Informasi Mengontrol Bahaya Resiko Di Tempat Kerja.

 

 

C. Website Yang Dikunjungi

 

3.4 Daftar Cek Unjuk Kerja

 

Demonstrasikan validitas perencanaan berkaitan komponen standar kompetensi

 

Kode unit

: TIK.PR01.005.01

Judul Unit

: Mengontrol Bahaya Resiko Di Tempat Kerja.

Nomor Elemen

Ya

Tidak

KUK

Ya

Tidak

1 Mengindentifikasi bahaya (hazard)     1.1      Kondisi tempat kerja dianalisis agar bahaya (hazard) dapat teridentifikasi

 

      1.2      Informasi keselamatan kerja diakses dan dianalisis dari buku manual  yang relevan

 

2 Mengidentifikasi resiko     2.1    Kejadian-kejadian atau peristiwa harus diidentifikasi factor-faktor resikonya

      2.2      Faktor resiko  sebagai konsekuensi  dari peristiwa yang terjadi, dievaluasi dan dipastikan secara bertingkat

 

03 Mengidentifikasi  resiko yang tidak dapa diperkirakan     3.1    Kriteria untuk menentukan resiko yang dapat diperkirakan/tidak, diidentifikasi sesuai syarat-syarat standar kesehatan dan keselamatan kerja

 

      3.2    Langkah-langkah untuk mengatasi resiko yang tidak dapat diperkirakan, diidentifikasi sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan.

04 Mengidentifikasi dan memutuskan tindakan yang tepat     4.1    Kegiatan pengontrolan yang dapat mengurangi resiko diidentifikasi sesuai factor resiko

              Kemungkinan-kemungkinan penyelesaian   masalah ditentukan berdasarkan fakor resiko    yang telah diidentifikasi

              Alternatif yang dapat dilakukan diidentifikasi sesuai analisis tindakan dan cara yang telah terevaluasi.

              Alternatif yang dapat dilakukan, dianalisis secara detail untuk menentukan sumber-sumber yang diperlukan.

              Tindakan-tindakan yang sesuai untuk situasi tertentu dipilih berdasarkan alternatif yang telah dianalisis.

05 Mengidentifikasi dan memutuskan tindakan yang tepat     5.1    Tindakan-tindakan direncanakan dan disiapkan secara rinci sesuai sumber yang digunakan

5.2      Prosedur dan informasi keselamatan kerja diidentifikasi dan diterapkan melalui pelaksanaan kerja

 

06 Melengkapi laporan dan catatan     6.1    Informasi yang tepat dan implementasinya dikomunikasikan dengan personel yang terkait

 

      6.2      Seluruh bahaya dan tindakan untuk pengukuran resiko personal dicatat dan dilaporkan

 

Kondisi Unjuk Kerja

Penunjang Ketrampilan dan Pengetahuan

Aspek – aspek penting dalam Pengujian

 

 

 

 

Testimoni

Related Post Mengontrol Bahaya Resiko Di Tempat Kerja TIK.PR01.005.01

Mengidentifikasi Komponen Multimedia TIK.MM01.005.01

Contoh Surat Permohonan Sosialisasi

Pentingnya Orasi dan Aksi damai Nusantara

J6 Jasa Website 350000 batik hadiningrat

Menginstalasi Dan Mengkonfigurasi DHCP Server TIK.JK04.013.01