Advertisement
loading...

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

Advertisement

SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER

 

 

MENGIDENTIFIKASIKAN

KOMPONEN SISTEM KOMPUTER

TINGKAT DASAR (PC)

TIK.OP02.008.01

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

DAFTAR ISI

 

 

Daftar Isi…………………………………………………………………………………. 2

BAB I         PENGANTAR …………………………………………………………….. 4

 

1.1.                   Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi …………………….. 4

1.2.                   Penjelasan Modul………………………………………………………… 4

1.2.1.              Isi Modul………………………………………………………………….. 4

1.2.2.              Pelaksanaan Modul………………………………………………………. 5

1.3.                   Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)……………………………….. 6

1.4.                   Pengertian-pengertian Istilah…………………………………………. 7

 

BAB II        STANDAR KOMPETENSI……………………………………………….. 9

 

2.1.                   Peta Paket Pelatihan …………………………………………………… 9

2.2.                   Pengertian Unit Standar ………………………………………………. 9

2.3.                   Unit Kompetensi yang Dipelajari………………………………………. 10

2.3.1.              Judul Unit ……………………………………………………………………        11

2.3.2.              Kode Unit……………………………………………………………………… 11

2.3.3.              Deskripsi Unit………………………………………………………………… 11

2.3.4.              Elemen Kompetensi…………………………………………………………. 11

2.3.5.              Kriteria Unjuk Kerja…………………………………………………………. 11

2.3.6.              Batasan Variabel……………………………………………………………… 12

2.3.7.              Panduan Penilaian…………………………………………………………… 12

2.3.8.              Kompetensi Kunci……………………………………………………………. 14

 

BAB III       STRATEGI DAN METODE PELATIHAN………………………………. 15

3.1.                   Strategi Pelatihan ………………………………………………………. 15

3.2.                   Metode Pelatihan ……………………………………………………….. 16

 

BAB IV       MATERI UNIT KOMPETENSI ………………………………………….. 17

4.1            ……………………………………………………………………………… Tujuan Instruksional Umum        17

4.2            ……………………………………………………………………………… Tujuan Instruksional Khusus       17

4.3.           Sekilas tentang komputer……………………………………………… 18

4.4.           Penggolongan komputer……………………………………………….. 18

4.5.           Pengenalan Hardware………………………………………………….. 18

4.6.           Perkembangan perangkat lunak / software………………………… 38

4.7.           Software Aplikasi………………………………………………………… 39

 

BAB V        SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI     42

 

5.1.                   Sumber Daya Manusia …………………………………………………. 42

5.2.                   Sumber-sumber Perpustakaan ……………………………………….. 43

5.3.                   Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan ………………………………….. 44

 

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………        45

BAB I

PENGANTAR

 

 

1.1.      Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

 

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2      Desain Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.1. Isi Modul

 

a.       Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

 

b.       Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.

  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

c.       Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.2.  Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan. Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3    Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

 

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 


1.4    Pengertian-pengertian Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1.      Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

2.1.1.                                                  TIK.OP02.001.01    Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri ( PC stand alone )

2.1.2.      TIK.OP02.003.01  Mengoperasikan Sistem Operasi

2.1.3.                                                  TIK.OP02.009.01    Mengoperasikan PC yang terhubung pada jaringan lokal.

2.1.4.                                                  TIK.OP02.010.01    Melakukan instalasi untuk koneksi internet.

2.1.5.                                                  TIK.OP02.017.01    Melakukan penanganan awal (troubleshooting) atas masalah pada PC.

 

2.2.      Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk mengoperasikan klien e-mail secara umum seperti mengambil email dan membukanya, mencetaknya serta membalas email.

 

 

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tiga sampai lima hari. Pelatihan ini dijutukan bagi semua user

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3.      Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 


KODE UNIT           : TIK.OP02.008.01

 

JUDUL UNIT         : Mengidentifikasi Komponen Sistem Komputer Tingkat Dasar (PC)

 

DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini berkaitan dengan kemampuan mengidentifikasi komponen komputer personal (PC)

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
01      Mengidentifikasi bagian-bagian koputer 1.1      Konsep dasar perangkat keras (hardware), piranti lunak (software) dan Teknologi Informasi dapat dideskripsikan.

 

1.2      Jenis-jenis komputer dapat dibedakan.

 

1.3      Istilah-istilah komputer umum dapat diterangkan.

 

1.4      Bagian-bagian utama dari sebuah PC dapat diterangkan.

 

02      Mengidentifikasi jenis-jenis perangkat keras (hardware) 2.1      Central Processing Unit (CPU) dapat diidentifikasi dan dideskripsikan kegunaannya.

 

2.2      Peralatan utama sebagai masukan data ke komputer ( input devices ) seperti mouse, keyboard, trackball, touchpad, dan lain-lain dapat diidentifikasi.

 

2.3      Jenis dan fungsi output device seperti monitor, printer, speaker dan lain-lain dapat dideskripsikan.

03      Mengidentifikasi piranti lunak (software) 3.1      Jenis dan perbedaan dari piranti lunak (sistem operasi dan aplikasi) dapat diidentifikasi dan dijelaskan.

 

3.2      Fungsi utama dari sistem operasi dapat dideskripsikan.

 

3.3          Jenis dan fungsi dari beberapa aplikasi yang sering digunakan dapat diidentifikasi dan dijabarkan.

 

3.4          Bagaimana suatu sistem berbasis komputer dibangun dapat dideskripsikan.

 

 

BATASAN VARIABEL

1.       Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi bidang operator.

2.       Unit ini terbatas pada pemahaman komputer secara umum,  jenis serta bagian-bagian yang terdapat dalam PC.

 

PANDUAN PENILAIAN

  1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini :

1.1     Pemahaman jenis-jenis komputer.

1.2     Pemahaman PC dan bagian-bagiannya.

 

2.       Konteks penilaian

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji keterampilan baik secara langsung ataupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan penunjang.

 

3.       Aspek penting penilaian

3.1     Pengetahuan di bidang komputer.

3.2     Pengetahuan bagian-bagian komputer.

3.3     Pengenalan jenis-jenis hardware.

3.4     Pengenalan jenis-jenis software.

 

4.       Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1  TIK.OP02.001.01 Mengoperasikan komputer personal yang berdiri sendiri (PC Stand Alone).

4.2         Unit ini juga mendukung kinerja dalam unit-unit kompetensi yang berkaitan dengan :

4.2.1                                                TIK.OP02.003.01 Mengoperasikan sistem operasi.

4.2.2                                                TIK.OP02.009.01 Mengoperasikan PC yang terhubung pada jaringan komputer lokal.

4.2.3                                                TIK.OP02.010.01 Melakukan instalasi untuk koneksi internet.

4.2.4                                                TIK.OP02.017.01 Melakukan penanganan awal (troubleshooting) atas masalah pada PC.

 

 

 

 

Kompetensi Kunci

 

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT
1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1
3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 1
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1
5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1
6 Memecahkan masalah 1
7 Menggunakan teknologi 1

 

 

 

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2.          Metode Pelatihan      

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 


BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

Mengidentifikasi Komponen

Sistem Komputer Tingkat Dasar (PC)

 

 

4.1 Tujuan Instruksional Umum

 

Siswa mampu mengidentifikasi komponen hardware

Siswa mengenal jenis-jenis software

 

4.2Tujuan Instruksional Khusus

 

Siswa mengenal konsep dasar perangkat keras

Siswa membedakan jenis-jenis komputer

Siswa dapat mengenali berbagai perangkat keras

Siswa mampu mendeskripsikan fungsi dari perangkat keras

Siswa dapat membedakan jenis-jenis perangkat lunak

Siswa mampu mendeskripsikan fungsi Sistem Operasi

 

 

 

 


4.3 Sekilas tentang Komputer

 

Secara sederhana komputer adalah kesatuan berbagai macam alat elektronik dengan fungsi berbeda yang disambungkan sehingga berfungsi untuk menerima input data, mengolahnya, dan mengeluarkan output berupa informasi, juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan data yang belum dan akan diolah serta menyimpan informasi yang telah diolah.

 

4.4 Penggolongan Komputer

 

Berdasarkan data yang diolah :

  • Analog Computer
  • Digital Computer
  • Hybrid Computer

 

Berdasarkan ukurannya :

  • Micro Computer
  • Mini Computer
  • Small Computer
  • Medium Computer
  • Large Computer
  • Super Computer

 

Berdasarkan penggunaannya :

  • General Purpose
  • Special Purpose

 

 

4.5 Pengenalan Hardware Komputer

 

Secara ringkas maka sistem komputer terdiri atas tiga bagian penting yaitu

1. CPU ( Central Processing Unit )/Processor

2. Memory ( RAM dan ROM )

3. Input/Output.

 

Secara sederhana Blok Diagramnya dapat dilihat pada gambar berikut ini

 

 

Dimana bagian CPU / Processor, Memori dan Port I/O terletak (terpasang) pada Mother Board, selanjutnya akan diperinci bagian-bagian dari Komputer tersebut sebagai berikut :

 

1. Central Processing Unit / Processor

Merupakan bagian utama dari komputer karena processor berfungsi untuk mengatur semua aktifitas yang ada pada komputer serta yang melakukan hitungan sehingga data dapat diubah menjadi informasi. Satuan kecepatan dari processor adalah MHz (Mega Hertz) atau GHz(1000 MegaHertz), dimana semakin besar nilainya semakin cepat proses eksekusi pada komputer.

 

2. Memori

Memori berfungsi untuk menyimpan data dan program. Memori beraneka tipe dari yang tercepat aksesnya sampai yang terlambat. Berdasarkan kecepatan aksesnya dapat dibuat hirarki memori seperti pada table berikut :

 

 

 

Selain menyatakan hubungan kecepatan, hirarki tersebut juga menyatakan hubungan – hubungan lain, yaitu :

  • Hubungan Harga : Semakin kebawah adalah harganya semakin murah. (Harga dihitung berdasarkan rupiah per bit data disimpan).
  • Hubungan Kapasitas : Semakin keatas umumnya kapasitasnya semakin terbatas.
  • Hubungan frekuensi pengaksesan : Semakin keatas semakin tinggi frekuensi pengaksesan.

 

Setiap kali pemroses melakukan eksekusi, pemroses harus membaca instruksi dari memori utama. Agara intruksi dapat dilakukan secara cepat maka harus diusahakan instruksi tersedia di memori pada hirarki berkecepatan akses lebih tinggi. Kecepatan eksekusi ini akan meningkatkan kinerja system. Untuk itu terdapat konsep memori dua level, yaitu ditampung dulu sementara di memori pada hirarki lebih tinggi.

 

2.1 Register Memori

Merupakan jenis memori dimana kecepatan akses yang paling cepat, Memori ini terdapat pada CPU/Processor.

Contoh : Register Data, Register Alamat, Stack Pointer Register, Memory Addresss Register, I/O Address register, Instruction Register , dll.

 

2.2 Cache Memori

Memori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal daripada memori utama. Cache memory ini ada diantara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu pada memori utama agar kinerja dapat ditingkatkan.

Cache Memory ini ada dua macam yaitu :

 

  1. Cache Memory yang terdapat pada internal Processor , chace memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, dan harganya sangat mahal. Hal ini bisa terlihat pada Processor yang berharga mahal seperti P4,P3,AMD-Athlon dll, semakin tinggi kapasitas L1,L2 Chace memori maka semakin mahal dan semakin ceppat Processor.

 

  1. Chace Memory yang terdapat diluar Processor, yaitu berada pada Motherboard, memori jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, meskipun tidak secepat chache memori jenis pertama ( yang ada pada internal Processor). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Hal ini bisa kita lihat pada Motherboard dengan beraneka ragam kapasitas chace memory yaitu 256kb, 512kb, 1Mb, 2Mb dll.

 

 

2.3 Memori Utama

Memori yang berfungsi untuk menyimpan data dan program.  Jenis Memori Utama :

 

  1. ROM ( Read Only memory) yaitu memory yang hanya bisa dibaca saja datanya atau programnya. Pada PC, ROM terdapat pada BIOS ( Basic Input Output System) yang terdapat pada Mother Board yang berfungsi untuk men-setting peripheral yang ada pada system.

Contoh: AMIBIOS, AWARD BIOS, dll

 

ROM untuk BIOS terdapat beragamjenis diantaranya jenis Flash EEPROM BIOS yang memiliki kemampuan untuk dapat diganti programnya dengan software yang disediakan oleh perusahhan pembuat Mother Board, yang umumnya penggantian tersebut untuk peningkatan unjuk kerja dari peripheral yang ada di Mother Board.

  1. RAM (Random Acces Memory) yang memiliki kemampuan untuk dirubah data atau program yang tersimpan didalamnya.

Ada bebrapa jenis RAM yang ada dipasaran saat ini :

  • SRAM
  • EDORAM
  • SDRAM
  • DDRAM
  • RDRAM
  • VGRAM
  • Dll.

 

Pada memori jenis RAM dikenal istilah BUS SPEED, seperti PC66, PC100, PC 133, PC200, PC 400 dll yang artinya adalah kecepatan aliran data atau program pada memori dimana semakin besar nilai BUS SPEED, maka semakin cepat akses terhadap memori tersebut.

 

2.4 Memori Sekunder

Merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. Contoh: Hardisk, Floppy Disk dll

Hubungan antara Chace Memori, Memori Utama dan Memori Sekunder dapat dijelaskan dengan gambar berikut :

Input/Output Unit

Input/Output Unit merupakan bagian dari komputer untuk menerima data maupun mengeluarkan/menampilkan data setelah diproses oleh Processor. Untuk mempermudah pembahasan tentang Input/Output unit, pada buku ini akan dijelaskan dalam dua bagian, yaitu :

  • Port I/O
  • Peripheral I/O

 

3.1 Port I/O

PortI/OmerupakanPort atau Gerbang atau tempat dipasangnya conector dari peralatan I/O. Dimana setiap port I/O dibawah kontrol dari Processor.

  1. Port Paralel (LPT1 atau LPT2)

Merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara parallel. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah :

Printer, Scanner dll.

 

  1. Port Serial (Com1, Com2 )

Merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah:

Mouse, Modem, dll.

 

  1. Port AT / PS2

Port ini umumnya digunakan untuk masukan dari Keyboard, Mouse.

 

  1. USBPort

USBPort (Universal Serial Bus ) PortmerupakanPort Serial universal bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh Peralatan yang menggunakan USB port : Camera Digital, IPOD, Handphone.

 

  1. Port VGA

Merupakan port yang berhubungan langsung dengan monitor. Port VGA didapatkan dari pemasangan VGA Card.

 

  1. Port Audio

Merupakan port yang berhubungan langsung dengan peralatan audio seperti Tape, Radio, Speaker, Microphone, dll.

 

 

 

 

 

3.2 Peripheral I/O

Peripheral adalah sesuatu yang mengacu ke peralatan external yang dihubungkan dengan komputer.

Peripheral komputer dapat dibagi ke dalam dua kategori berdasarkan fungsi. Kategori pertama terdiri atas peralatan yang melaksanakan operasi input dan output, kategori ini meliputi keyboard, trackball, mouse, printer, dan display video. Kategori kedua terdiri atas peralatan yang diutamakan pada penyimpan data sekunder, yang mana penyimpan utamanya disediakan oleh memori utama komputer.Ada banyak sekali peralatan penyimpan, seperti disk magnetic, optical disk, magnetic tapes, yang mampu untuk menyimpan data yang besar.

Pada buku ini akan dikenalkan peralatan yang umum digunakan pada Personal Computer (PC) :

 

  • KeyBoard

Alat untuk mengubah input karakter dan kode ASCII ke bentuk digital

 

  • Monitor

Alat untuk menampilkan informasi visual kepada kita. Monitor seperti layaknya TV merupakan layer yang berupa tabung sinar katoda atau Cathode Ray Tube (CRT). Tampilan monitor dilakukan dengan menyinarkan sinar electron ke suatu titik dim layer. Sinar diperkuat untuk membuat tampilan titik lebih terang dan diperlemah untuk membuat tampilan titik lebih gelap. Titik-titik ini disebut picture element atau disingkat menjadi picel atau lebih dikenal dengan pixel.

Kualitas monitor biasanya ditentukan dari besarnya resolusi dan refresh rate yang dipakai. Resolusi merupakan berapa banyak pixel yang ditampilkan oleh monitor pada display areanya. Refresh rate merupakan berapa banyak sapuan gambar yang dilakukan monitor tiap detik.

 

  • Graphic Card

Biasanya disebut VGA Card. Padahal nama ini sudah tidak tepat lagi karena resolusi gambar yang mampu ditampilkan oleh graphic card sudah melebihi resolusi warna VGA, bahkan ada yang mampu menampilkan resolusi selevel UXGA. Graphic Card sendiri sebenarnya berfungsi hanya untuk menampilkan gambar di layar monitor. Tapi seiring kemajuan teknologi graphic card juga mampu merekam gambar, menangkap siaran TV,dll. Otak dari sebuah graphic card terletak di chip GPU (Graphic Processing Unit ) disinilah segala hitungan yang berhubungan dengan grafis dilakukan. Kemampuan graphic card bukan hanya dilihat dari graphic card itu sendiri tapi juga ditentukan oleh faktor lain yaitu processor dan RAM. Ketiga hal ini sangat penting agar tidak terjadi bottleneck (macet /hang) diantaranya sehingga kinerja sistem lebih optimal. Sebuah Graphic card hanya menghitung gambar, ia tidak menghitung pergerakan dari object, yang menghitung pergerakan dari object adalah Processor, dan juga graphic card walaupun memiliki RAM sendiri, tapi RAMnya hanya digunakan untuk menyimpan data yang berhubungan dengan grafik. Oleh karena itulah sebuah komputer yang baik harus memiliki Prosesor, RAM, dan graphic card yang sesuai satu sama lainnya. Tidak boleh ada yang memiliki kemampuan lebih tinggi agar komputer lebih optimal dan efektif.

Hasil dari graphic card ditentukan oleh banyak hal yaitu Core Clock dari GPU, besarnya RAM, Memory Bandwidth, API yang disupport, besarnya memory pipeline, dll.

Core Clock suatu GPU menentukan seberapa cepatnya GPU melakukan huitungan per cycle. Jumlah RAM menentukan juga karena semakin banyak data yang mampu disimpan semakin rendah lag yang terjadi antara GPU dengan data. Semakin rendah lag semakin baik dan efisien GPU bekerja. Ada 2 jenis memory yang biasa dipakai yaitu SD-RAM dan DDR-SDRAM.

Memory bandwidth, seberapa besar lebar “jalan” antara GPU dengan RAM. Semakin besar berarti semakin rendah lag yang terjadi.

API ( Application Programming Interface ). Gabungan perintah dan urutan yang digunakan oleh pengembang software untuk mendesain games atau aplikasi. API ini menentukan kemajuan Graphic Card yang beredar. Ada 2 macam API yang beredar saat ini yaitu OpenGL dan DirectX. OpenGL dibuat oleh badan independen dan DirectX dibuat oleh Microsoft.

Memory Pipeline. Banyaknya “jalan” yang bisa dibuat antara Graphic Card dengan RAM. Sebagai contoh Radeon RV300 bisa memiliki pipeline sebanyak 8 buah dan memory bus width berjalan pada 256bit.

 

  • Mouse

Berfungsi sebagai pengontrol arah kursor di layar monitor

 

  • Track Ball

Berfungsi seperti mouse tetapi menggunakan bola kecil di atas nya untuk menggerakan kursor.

 

  • Voice recognizer

Mirip dengan microphone untuk menangkap sinyal analog dan mengubah ke bentuk digital.

 

  • Printer

Untuk mengubah bentuk digital menjadi bentuk yang dapat dicetak. Printer dapat digolongkan ke dalam beberapa macam golongan. Dipandang dari alat-alat mekaniknya, printer dapat digolongkan menjadi :

  • Impact printer : menggunakan pengetuk dan pita karbon untuk mencetak bentuk yang diinginkan. Yang termasuk dalam jenis ini adalah : Dot matrix printer, Daisy wheel printer, Thimble printer, Chain printer, Band printer, Drum printer.
  • Non impact printer : bekerja dengan cara menyemprotkan tinta. Yang termasuk dalam jenis ini antara lain : Inkjet printer, Thermal printer, Electrostatic printer, Thermal transfer printer, Laser printer.

 

Dipandang dari cara mencetaknya, printer dapat digolongkan menjadi:

  • Serial printer: disebut juga dengan character printer. Yang termasuk serial printer adalah dot matrix printer, daisy wheel printer, thimble printer, inkjet printer, thermal printer, electrostatic printer dan thermal transfer printer.
  • Line printer: bekerja dengan cara mencetak satu baris sekaligus setiap saat. Yang termasuk line printer adalah chain printer, band printer, dan drum printer.
  • Page printer : dapat mencetak satu halaman setiap saat. Yang termasuk page printer adalah laser printer.

 

  • Scanner

Sebagai pembaca secara elektronik input yang dibaca

 

  • Hard Disk

Media penyimpanan berupa kotak yang di dalamnya terdapat piringan aluminium atau keramik yang dilapisi oleh lapisan magnetis sehingga dapat ditulis atau dibaca, berkapasitas sangat besar.

 

  • CD ROM Drive

Alat pembaca Compact Disk (Piringan aluminium yang dilapisi oleh plastik transparan kapasitas 650-800MB. Ada 2 jenis CD, yaitu CD-R dan CD-RW. Dimana CD-R bersifat hanya dapat ditulis sekali saja dan dapat dibaca banyak kali, sedangkan CD-RW dapat ditulis banyak kali dan dapat dibaca berulang kali.

 

  • Floppy Disk Drive

Alat pembaca Disket (Piringan magnetis lentur yang dibungkus dengan plastik keras).

 

  • Speaker

Mengubah bentuk digital menjadi audio analog sehingga dapat didengar

 

 

 

  • Modem ( modulator – demodulator )

Pengubah sinyal analog menjadi digital dan digital menjadi analog. Biasanya digunakan untuk mentransmisikan data.

 

  • Network Adapter / LAN Card

Penghubung satu koputer dengan komputer lainnya melalui berbagai media jaringan (HUB, Switch, dll)

 

Perkembangan Hardware Komputer

Perkembangan teknologi elektronik yang paling pesat dan banyak dipakai dibanyak bidang dalam menyelasaikan pekerjaan maupun untuk memperolah informasi tidak lain adalah komputer. Perkembangan komputer ini diakibatkan oleh perkembangan mikroprosesor (processor) sebagai otak dalam menangani keseluruhan dari kerja komputer.

 

Perkembangan Mikroprosesor Intel dan Personal Computer(PC)

Sesuai dengan waktu evolusi generasi-generasi prosesor yang baru bermunculan dengan perfomance yang lebih canggih, baik dari segi kualitas maupun kerumitannya.

Perkembangan tipe prosesor :

  • XT 8086 – 8088
  • AT 286, AT 386, AT 486
  • Pentium I : AT 80586 dengan 50 Mhz, 70 Mhz, 90 Mhz, 100 Mhz, 133 Mhz
  • Pentium II : 266 Mhz., 300 Mhz, 350 Mhz, 400 Mhz, 450 Mhz.
  • Pentium III : 500 Mhz, 550 Mhz, 600 Mhz, 650 Mhz, 700 Mhz.
  • Dan generasi terbaru sekarang Pentium IV HT dan Core Duo

 

Processor selain Intel dan perkembangannya

Pangsa pasar yang menggiurkan untuk teknologi Komputer di Indonesia menyebabkan processor yang ada di Pasar tidak hanya produk Intel Co. Tetapi Perusahaan lain seperti AMD ( Advanced Micro Device ) serta Cyrix juga mengeluarkan beberapa jenis Processor yang berusaha mengimbangi produk-produk dari Intel.

Produk-Produk dari AMD antara lain :

AMD K-5, AMD K-6, AMD K6-2, AMD K6-3, AMD K-7, AMD Duron, AMD Athlon. Dimana produk-produk AMD ini ternyata beberapa dan belakangan ini berhasil melampaui kemampuan dari produk-produk Intel.

Berikut merupakan data-data perbandingan arsitektur produk AMD dan Intel serta hasil Benchmark ( Test Kehandalan uProcessor). Processor AMD dikenal dengan harga yang lebih murah dengan kehandalan yang tidak kalah dengan produk Intel.

 

Selain AMD, Processor merk lain yang beredar dipasaran Indonesia adalah processor merk Cyrix yaitu Cyrix 6×86, M-II, dan M-III, tetapi sayangnya Processor merk Cyrix ini tidak seberhasil AMD untuk membuat processor tandingan bagi Intel.

Berikut ini akan ditampilkan beberapa Gambar Processor :

 

Berikut ini adalah processor cyrix

 

Berikut ini adalah processor AMD K-5, AMD K-6

 

Berikut ini adalah processor Pentium MMX, Pentium Pro, dan Pentium-II

 

Berikut ini adalah processor celeron dan pentium-II Xeon

 

Berikut ini adalah processor AMD athlon

 

 

Mother Board

 

Mother Board merupakan board/papan induk dimana semua device dipasang mulai dari processor, memory, slot-slot untuk ekspansi, dll.

 

Yang harus diperhatikan dalam memilih ataupun merakit Motherboard adalah bahwa setiap Motherboard memiliki spesifikasi yang berbeda untuk setiap merk atau type antara lain :

 

  1. Setiap Motherboard memiliki pasangan dengan processor tertentu, yaitu type socket atau slot yang tersedia untuk prosessor.

 

  1. Kemampuan Motherboard untuk bisa di Up-grade sampai dengan kecepatan Processor berapa. Umumnya motherboard mampu untuk di-upgrade dengan mengganti processor. Informasi tentang hal ini sangat penting untuk pembelian motherboard dengan pertimbangn untuk bisa di upgrade.

 

 

  1. Kapasitas memory RAM yang bisa dipasang pada Motherboard Semakin besar kapasitas memory yang disediakn semakin menguntungkan.

 

 

  1. Slot yang tersedia untuk setiap jenis RAM, misalnya berapa slot yang disediakan untuk EDO RAM, SDRAM dll.

 

 

  1. Setting Motherboard secara BIOS (software) atu secara jumper setting .

 

  1. Jumlah slot untuk PCI dan ISA. Slot slot tersebut sangat bermanfaat untuk penambahan peripheral seperti audio card.

 

  1. Apakah motherboard Support untuk AGP bagi VGA card, support AGP akan lebih menguntungkan untuk persediaan apabila diinginkan peningkatan kemampuan grafis dari computer dengan memasang AGP card.

 

 

  1. Speed Bus untuk memory sampai dengan kecepatan berapa ( 66,100,133,200,400 Mhz).

 

 

  1. Apakah VGA card dan audio Card sudah onboard atau tidak.

 

 

10. Power Supply untuk MotherBoard AT atau ATX atau Baby AT.

 

 

Semua informasi diatas dapat diketahui dari manual book yang ada pada motherboard.

Beberapa jenis Slot atau Socket untuk processor antara lain :

 

  1. Slot 1
  2. Slot 2
  3. Socket7
  4. Slot A
  5. Socket A
  6. Socket 370
  7. Socket 8
  8. Socket 423

 

 

Slot1

Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor P-III dan celeron

 

Slot2

Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium II Xeon

 

 

Socket 7

Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD K6-2, AMD K6-3 dan Cyrix M-II serta Pentium MMX.

 

 

Slot A

Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon, AMD Thunderbird.

 

Socket A

Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon dan AMD Duron.

 

Socket 370

Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Intel® Pentium® III (Tualatin and Coppermine) /CeleronTM

 

Socket 8

Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium®II and Pentium® Pro.

 

 

Socket 423

Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium-4.

 

 

Motherboard Socket7

 

 

 

 

Motherboard Slot 1

 

 

 

 

Motherboard untuk Processor Pentium 4

 

4.6 Perkembangan perangkat lunak / Software

Pada mulanya setiap pembuat software mengembangkan masing-masing perangkat lunaknya, mulai dari awal ( dari pengontrolan hardware, proses,dll ). Sehingga proses tersebut memperlama pembuatan sebuah software karena teknologi yang terus berkembang serta perubahan-perubahan pada kondisi bisnis. Pada saat itu disebut masa  kritis software. Oleh karena itu diciptakanlah sebuah software yang bertugas mengolah dan memproses hardware komputer agar siap digunakan, software tersebut disebut sistem operasi ( Operating system ). Dengan kata lain, pembuat software masa kini tidak perlu pusing dengan perubahan teknologi hardware dan dapat memusatkan perhatiannya kepada perancangan aplikasi yang akan digunakan oleh konsumen, karena seluruh sistem hardware yang dahulunya buat sendiri, kini telah dijembatani oleh sistem operasi. Contoh sistem operasi : Microsoft Windows

Adapun tugas dari sistem operasi antara lain :

 

  • Memonitor kinerja hardware
  • Memperbaiki error
  • Menyediakan dan mengelola tampilan grafis
  • Memulai ( booting ) komputer
  • Membaca program dan menaruhnya ke dalam memory
  • Mengatur alokasi memory dari program
  • Menaruh program dan data pada media penyimpanan
  • Membuat dan mengelola directory
  • Memformat media penyimpanan
  • Mengontrol monitor
  • Mengirim pekerjaan cetak ke printer
  • Mengelola keamanan dan pembatasan akses
  • Menempatkan data
  • Mendeteksi virus
  • Menekan ( compressing ) data

 

4.7 Software Aplikasi

Software aplikasi terdiri dari 2 jenis, yaitu yang khusus dibuat untuk perusahaan tertentu dan yang dibuat untuk pengguna umum.

Ada beberapa tipe dari software aplikasi, yaitu :

 

  • Spreadsheet / lembar sebar

Sebuah program yang menampilkan lembar sebar / grid / kolom-baris, pengguna dapat memasukan teks atau bilangan ke dalam masing-masing baris-kolom. Contoh : Microsoft Excel

 

 

  • Data Management / pengolah data

Sebuah program yang mengatur data dan mengolahnya. Contoh : Microsoft access.

 

  • Word Processing / pengolah kata

Sebuah program untuk membuat dan memanipulasi tulisan dibandingkan angka, program pengolah kata saat ini mampu melakukan banyak hal seperti editing, memasukan gambar, memberikan warna, dll. Contoh : Microsoft word

 

  • Desktop Publishing

Merupakan jenis program yang mirip program pengolah kata, tetapi memiliki kelebihan pengaturan lay out yang lebih fleksibel, sehingga cocok untuk membuat pengumuman, newsletter / surat kabar, iklan, dsb.

Contoh : Microsoft Publisher

 

  • Graphic

Jenis program yang digunakan untuk membuat , menyimpan, dan menampilkan atau mencetak grafik, diagram, peta, dan gambar. Ada 3 macam yaitu : Graphic Software ( Microsoft Paints ), Presentation graphics sofware ( Microsoft Power Point ), Analysis graphics ( Corel presentations ), Computer Aided Design ( Auto CAD )

 

  • Multimedia

Program yang mengkombinasikan paling sedikit 2 media sebagai input ataupun output. Media ini dapat berupa gambar, suara, animasi, video, teks. Contoh : Macromedia Flash

 

  • Communications

Jenis program yang digunakan untuk berkomunikasi dan berbagi informasi ataupun data. Contoh : Microsoft outlook

 

  • Speech-recognition software

Jenis program yang digunakan untuk menangkap input suara dan mengolahnya. Contoh : Microsoft speech recognition

 

  • Groupware

Jenis program yang digunakan untuk memberikan fasilitas komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar orang sehingga dapat membuat grup kerja dalam satu ataupun berbeda perusahaan.

 

Untuk pembuatan seluruh program tersebut, diperlukan penguasaan bahasa pemrograman untuk pembuatannya. Ada berbagai macam bahasa pemrograman, mulai dari yang berlevel rendah ( karena berhubungan dengan hardware) seperti assembly, level menengah ( hampir tidak berhubungan dengan bahasa mesin, sudah mengarah ke bahasa pemrograman tingkat tinggi ) seperti bahasa C, level tinggi ( bahasa pemrograman yang menggunakan layar antar muka dan sudah tidak berhubungan lagi dengan penggunaan bahasa mesin ) seperti Visual Basic.


BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1.      Sumber Daya Manusia

 

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

 

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2.          Sumber-sumber Perpustakaan     

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi dari perusahan
  2. Lembar kerja
  3. Gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

 

 

5.3.          Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan       

 

  1. Judul / Nama Pelatihan    : Mengidentifikasi komponen sistem komputer tingkat dasar (PC)

 

  1. Kode Program Pelatihan  : TIK.OP02.008.001

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KE-TERANGAN

1.

Mengidentifikasi komponen sistem komputer tingkat dasar (PC) TIK.OP02.008.001 - Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive dan Floppy Disk.

- PC dengan sistem operasi Windows XP

- Keyboard dan mouse

- RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

- Printer

- Scaner

- Speaker

- Koneksi Internet

 

- Buku informasi atau manual komponen dasar komputer

- Buku informasi tentang pengenalan teknologi informasi

-

DAFTAR PUSTAKA

 

  • Website :

http://www.ilmukomputer.com/

 

  • Buku :

Turban, E. And Rainer, Kelly And Potter, Richard. 2003. Introduction to Information Technology. WILEY.

 

Testimoni

Filed under : blog, tags:
SLIDESERAGAMBATIK