Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Mengidentifikasi Kode Etik Dan Hki Di Bidang TIK TIK.OP01.002.01

Mar
31
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

 

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

MENGIDENTIFIKASI KODE ETIK DAN HKI DI BIDANG TIK

TIK.OP01.002.01

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU PENILAIAN

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

BAB I. 3

KONSEP PENILAIAN. 3

1.1       Bagaimana Penilai Akan Menilai 3

1.2       Tipe Penilaian. 3

BAB II. 8

PELAKSANAAN PENILAIAN. 8

2.1       Kunci Jawaban Tugas Teori 8

2.2      Kunci Jawaban  Tugas  Unjuk Kerja (  Seri.  A  ) 9

2.3     Kunci Jawaban Tugas Unjuk Kerja (Seri. A) 10

2.4      Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik) 11

2.5       CHECK LIST TEORI DAN PRAKTEK. 11

2.6       LEMBAR  HASIL  PENILAIAN. 12

LEMBAR PENILAIAN. 14

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB I

KONSEP PENILAIAN

 

 

1.1   Bagaimana Penilai Akan Menilai

 

Dalam sitem pelatihan berbasis kompetensi kerja, penilai akan mengumpulkan bukti dan membuat pertimbangan mengenai pengetahuan anda, unjuk kerja aktivitas  tugas-tugas / keterampilan anda dan sikap kerja anda terhadap pekerjaan. Anda akan dinilai untuk menentukan, apakahg anda telah mencapai kompetensi sesuai standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Pada pelatihan berbasiskan kompetensi kerja , pendekatan yang banyak digunakan untuk penilaian adalah ” Penilaian berdasarkan kriteria / Criterion – Referenced Asessment ” .  Pendekatan ini mengukur unjuk kerja anda terhadap sejumlah standar. Standar yang digunakan dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Penilaian formatif :

Penilaian dapat dilaksanakan dengan tujuan sebagai bantuan dan dukungan belajar / berlatih anda. Tipe penilaian ini adalah formatif dan merupakan proses yang sedang berjalan.

 

Penilaian Sumatif.

Penilaian juga  dapat dilaksanakan untuk menentukan apakah anda telah mencapai hasil dari program belajar dan berlatih ( contohnya pencapaian kompetensi dalam unit komptensi ). Tipe penilaian ini adalah sumatif dan merupakan penilaian akhir.

 

1.2   Tipe Penilaian

 

1.2.1   Tes  Tertulis. ( Knowledge )

 

Dalam tes tertulis, akan menilai pengetahuan anda dan pemahaman konsep serta prisip yang merupakan dasar  unjuk kerja dalam melakukan  tugas pekerjaan anda yang dijelaskan dalam  pengetahuan (knowledge) pada kriteria unjuk kerja.

Tes tertulis biasanya berupa seri-seri pertanyaan pilihan ganda dan/ atau beberapa bentuk tes obyektif lainnya, yaitu dimana setiap pertanyaan tertulis memiliki satu jawaban yang benar.

Penilaian tes obyektif tertulis pada  umumnya   mempunyai   kisi-kisi   dengan 3 (tiga) tingkatan  kesulitan,  yaitu :

 

1). Soal Mudah.

Adalah  menghafal tanpa mengerti apa maksudnya, menyebutkan bagian-bagian   suatu   alat,    benda,     nama mesin,   memberi nama,   memberi nomor, menjodohkan informasi faktual dengan kejadian.

 

2). Soal  Sedang

Adalah  mampu mengenal dan mengerti fungsi  sesuatu / poses   sesuatu, membandingkan,   memberikan,   membedakan,   menemukan   keuntungan   dan kerugian serta memberi fisualisasi fungsi / proses.

 

3). Soal  Sulit :

Adalah  merupakan  problem solving,   menganalisis   kesalahan   dan  kerusakan, mencari pemecahan,   meramalkan   kondisi   yang   tidak menguntungkan, mencari penyebab,   menggunakan   pertimbangan   dan    mengevaluasi. Rentangan  nilai tes tertulis, yaitu  0  -  1,   artinya  nilai setiap  soal tertulis yang   dinyatakan   benar   (kompeten)   mempunyai   nilai   1  (satu),   dan   yang dinyatakan    salah  (belum kompeten)  mempunyai nilai 0 (nol).

 

1.2.2.    Tes  Unjuk  Kerja  (praktek keterampilan / keahlian)

 

Dalam tes unjuk kerja , akan menilai kompetensi anda dalam menampilkan tugas pekerjaan  dari elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam keterampilan  (skill) pada kriteria unjuk kerja. Oleh sebab itu, anda akan menerapkan pengetahuan dan pemahaman anda terhadap  unjuk kerja  anda.

 

Penilaian biasanya menggunakan daftar cek analisis elemen kompetensi sebagai pedoman untuk menentukan kompetensi anda, dan akan memberikan umpan balik mengenai unjuk kerja dan jika perlu, merencanakan pelatihan lanjutan jika anda dinyatak kompeten, dan merencanakan pelatihan ulang jika anda belum dinyatakan kompeten pada kesempatan pertama ini.

 

 

Daftar Cek Unjuk Kerja, berisi :

1). Masing-masing elemen kompetensi dengan  sebaran  kriteria  unjuk  kerja harus kompeten.

2). Setiap tugas yang sedang dilaksanakan, penilai  akan mengisi daftar cek analisis elemen kompetensi yang telah disiapkan untuk menentukan kompetensi kerja anda dan umpan balik unjuk kerja anda. untuk setiap soal / perintah untuk melakukan unjuk kerja  dinyatakan benar mempunyai

3). Untuk memberi cacatan bagi diri anda dan penilai  anda.

4). Ketika tugas dari setiap indikator kerja tidak dilaksanakan sesuai standar kriteria keterampilan / kehlian secara  benar, maka  rencana pelatihan kerja ulang  akan dibicarakan antara anda dengan penilai.

 

Untuk setiap  soal / perintah   untuk melakukan unjuk kerja   mempunyai rentang nilai 0 (nol)  -  1 (satu). Bila anda melaukan untuk kerja  dinyatakan   benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan bila dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

 

1.2.3.    Tes Sikap  Kerja  ( Attitude )

 

Dalam   tes   sikap kerja ,   akan   menilai   kompetensi   anda   dalam menampilkan sikap kerja dari   elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam sikap (attitude)  pada kriteria unjuk kerja. Penilaian sikap kerja dapat dlakukan dalam waktu relatif pendek (efektif) berdasarkan atas instruksi sikap  kerja yang harus anda lakukan dalam waktu yang telah ditentukan.

 

Sikap kerja merupakan unsur kompetensi kerja yang agak sulit menilainya,   namun demikian perlu  dimulai  dari sekarang,   karena kita harus mengacu    pada   Standar Kompetensi  Kerja  Nasional  Indonesia (SKKNI)   yang telah ditetapkan,  yaitu kemampuan seseorang yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan atau keahlian dan sikap kerja sesuai pelaksanaan tugas dan syarat jabatan.

 

Penilaian sikap kerja, dilakukan selain melalui pemahaman sikap kerja secara tertulis , kemampuan aspek sikap ditujukan untuk meningkatkan kinerja seseorang (anda) dimasa mendatang dalam arti yang sebenarnya, dan tidak dianggap lagi sudah menyatu dengan keterampilan /  keahlian.

 

Anda terampil atau memiliki keahlian yang bagus,  tetapi sikap  kerja anda tidak kompeten, ini ada sesuatu  yang salah pada diri anda, termasuk penilai anda juga punya andil atas kesalahan penilaian kompetensi terhadap diri anda.

 

 

Penilaian sikap kerja.

 

Dilakukan untuk kurun waktu yang tidak terlalu panjang terhadap kriteria attitude / sikap perilaku yang mudah diamati seperti pada waktu mengerjakan pekerjaan yang dilakukan sesuai tugas atau perintah sikap dari kriteria unjuk kerja pada elemen kompetensi,  adalah  sebagai  berikut :

 

1). Pengamatan sikap kerja.

 

a.   Untuk Jaminan Keselamatan  ( Saffety Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Keselamatan. Benar Salah Keterangan

1.

Penggunaan pakaian kerja.      

2.

Kerapihan dan kebersihan tempat kerja      

3.

Penataan alat-alat kerja.      

4.

Penataan bahan-bahan kerja.      

5.

Tertib sesuai aturan / prosedur/ standar.      

6.

Ketepatan waktu kerja.      

7.

Sopan, ramah, lembut dan saabar.      

8.

Teliti, cermat, hati-hati.      

9.

Obyektif, akurat.      

10.

Bakat, minat dan temperamen kerka.      

 

 

b.  Untuk Jaminan Kualitas.  ( Quality Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Kualitas. Benar Salah Keterangan

1.

Penerimaan / kesadaran/ kemauan..      

2.

Partisipasi/ kepatuhan, ikut secara aktif.      

3.

Penilaian / penentuan sikap.      

4.

Organisasi / bertanggung jawab.      

5.

Pembentukan pola /disiplin pribadi.      

 

Rentang nilai sikap dengan pengamatan langsung untuk memenuhi jaminan keamanan ( saffety insurance ) dan jaminan kualitas ( quality insurance ), yaitu :  0 (nol) – 1 (satu). Pada setiap soal sikap kerja yang dinyatakan benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan yang dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

2). Wawancara dan /atau Tes  Tertulis Sikap Kerja.

 

Wawancara dan / atau Tes tertulis tentang pemahaman atau pengetahuan  materi sikap kerja untuk jaminan keselamatan dan jaminan kualitas (Saffety and Quality Insurance) dalam aktivitas tugas pekerjaan / perintah elemen kompetensi sesuai kriteria unjuk kerja setiap unit kompetensi, agar kinerja seseorang (anda) meningkat  lebih baik lagi.

 

Wawancara atau tes tertulis dapat  dalam satu  atau beberapa bentuk tes obyektif materi sikap kerja, mempunyai rentang nilai 0 (nol) – 1 (satu).

 

Setiap   soal   pertanyaan   yang   dinyatakan  benar   (kompeten)   mempunyai nilai  1 (satu)   dan   yang   dinyatakan   salah   (belum kompeten)     mempunyai nilai  0 (nol).

 

Hasil nilai sikap kerja dapat  diperoleh dengan kombinasi pengamatan sikap kerja berdasarkan atas instruksi sikap kerja   dengan tes tertulis, yaitu :

 

  • Nilai akhir sikap kerja  =  Nilai pengamatan benar  + Nilai  tertulis benar

2.

1  +   1

=     ———–      =     1  (satu) /   atau kompeten.

2.

  • Atau nilai akhir sikap kerja tertulis  benar = 1 (satu) / atau kompeten

 

  • Atau nilai akhir hasil pengamatan sikap kerja  benar  = 1 (satu) / atau kompeten

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB II

PELAKSANAAN PENILAIAN

 

2.1   Kunci Jawaban Tugas Teori

 

Soal

Nomor

Kunci  Jawaban  Tugas  tertulis.

Keterangan  Nilai

a

b

c

d

Benar

Salah

1.

X

   

2.

X

   

3.

X

   

4.

X

   

5.

X

   

6.

X

   

7.

X

   

8.

X

   

9.

X

   

10.

X

   

11.

X

   

12.

X

   

13.

X

   

14.

X

   

15.

X

   

16.

X

   

17.

X

   

18.

X

   

19.

X

   

20.

X

   

21

X

   

22

X

   

23

X

   

24

X

   

25

X

   

 

 


2.2   Kunci Jawaban  Tugas  Unjuk Kerja (  Seri.  A  )

 

Tugas 1 :  Menjelaskan fungsi dari kode etik profesi

 

1. Waktu  :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria   : Terjawab dengan benar

 

3. Instruksi Kerja     : Sebutkan 3 hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi. (KUK 1.1)!

4. Jawaban Tugas 1  : 

Ada 3 hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi, yaitu:

  1. Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Yang dimaksudkan adalah bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dia lakukan dan yang tidak boleh dia lakukan.
  2. Kode etik profesi merupakan sarana control social bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan, dimana etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar dapat turut memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan kerja.
  3. Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Maksudnya adalah bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di instansi atau perusahaan lain.

 

 

Tugas 2 :  Menjelaskan kategori kejahatan dalam bidang TI secara umum

 

1. Waktu  :  10.  menit.

 

2. Standar Kriteria   : Terjawab dengan benar

 

3. Instruksi Kerja     : Sebutkan 3 hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi. (KUK 1.1)!

4. Jawaban Tugas 2  : 

 

 

 

Kejahatan dalam bidang TI secara umum terdiri dari 2 kelompok, yaitu:

  1. Kejahatan biasa yang menggunakan TI sebagai alat bantu

Pencurian uang atau pembelian barang menggunakan kartu kredit curian melalui media internet dapat menelpon korban di wilayah hukum negara lain, dimana hal ini adalah suatu hal yang jarang terjadi dalam kejahatan konvensional.

  1. Kejahatan muncul setelah adanya internet, di mana yang menjadi objek atau korban adalah sistem komputer.

Contoh kejahatan dalam kelompok ini adalah perusak situs internet, pengiriman virus atau program-program komputer yang bertujuan merusak sistem kerja komputer tujuan.

 

2.3     Kunci Jawaban Tugas Unjuk Kerja (Seri. A)

 

Tugas 1 :  Menjelaskan kondisi terjadinya pembajakan suatu perangkat lunak.

 

1. Waktu  :  10.  menit.

 

2. Standar Kriteria : Terpenuhinya sikap nyata dari kondisi instruksi kerja

 

3.  Instruksi Sikap Kerja :

Sebutkan kondisi-kondisi yang terpenuhi untuk menyatakan bahwa telah terjadi pembajakan atas suatu perangkat lunak. (KUK 2.1-2.2)

 

4. Jawaban Tugas 1

Suatu tindakan pembajakan perangkat lunak terjadi apabila dipenuhi unsur-unsur berikut:

  1. Melakukan perbanyakan perangkat lunak (menggandakan atau menyalin program komputer dalam bentuk source code atau pun program aplikasinya)
  2. Perbanyakan perangkat lunak dilakukan dengan sengaja dan tanpa hak (artinya tidak memiliki hak ciptan atau lisensi hak cipta untuk menggunakan atau memperbanyak perangkat lunak)
  3. Perbanyakan perangkat lunak dilakukan untuk kepentingan komersial (kepentingan komersial diterjemahkan secara praktek adalah perangkat lunak tersebut digunakan untuk kepentingan komersial, di perjual belikan, disewakan atau cara-cara lain yang menguntungkan pelaku perbanyakan secara komersial)

 

 

 

 

 

2.4   Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik)

 

TUGAS – TUGAS YANG DITAMPILKAN

KOMPETEN

BELUM

KOMPETEN

TANGGAL

1 Pengetahuan akan hak cipta      
2 Pengetahuan akan norma yang berlaku di dunia IT      
3 Menerapkan etika profesi IT      
4 Menerapkan aspek legal dalam penggunaan hasil karya orang lain      
5 Pemahaman cyberlaw      
6 Pemahaman UU perlindungan hak cipta      

 

 

2.5   CHECK LIST TEORI DAN PRAKTEK

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani

 

No.

Uraian   Materi  Check  List.

Penge-

tahuan

Keterampilan

Sikap

Kerja.

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

1.

2.

3.

4.

5.

 

01  Mengidentifikasi kode etik yang berlaku di dunia TIK
 1. Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?  

2. Apakah peserta latihan dapat menjelaskan dasar perlindungan hak atas kekayaan intelektual dengan baik?  

3. Apakah peserta pelatihan dapat menerapkan etika profesi IT dengan baik ?  

4. Apakah peserta pelatihan dapat memahami aspek legal dalam pembuatan suatu hasil karya dengan baik?  

  02  Mengidentifikasi hal-hal yang berkaitan dengan HAKI di dunia TIK
5. Apakah peserta pelatihan dapat memahami pengertian cyberlaw dengan baik?  

6. Apakah peserta pelatihan dapat menerapkan cyberlaw dengan baik?  

7. Apakah peserta pelatihan dapat menerapkan UU perlindungan hak cipta dalam etika kerja dengan baik?  

8. Apakah peserta pelatihan sudah mengumpulkan, menganalisa, dan mengelompokkan semua informasi menurut prosedur dan criteria yang sudah ditentukan ?  

     

 

2.6   LEMBAR  HASIL  PENILAIAN

 

- Unit Kompetensi           :  Mengidentifikasi kode etik dan HAKI Bidang TIK

 

- Kode Unit Kompetensi   :   TIK.OP01.002.01

 

- Nama Peserta Pelatihan :   ……………………………………………………

 

- Nama Pelatih                :   …………………………………………………….

 

 

- Kompetensi yang dicapai:   Kompeten  :                   /  Belum Kompeten  :

-      Umpan Balik Untuk Peserta Pelatihan :

 

 

 

 

 

 

Tanda  tangan peserta   :

 

 

Peserta sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alas an-alasan pengambilan keputusan  dari penilai.

 

Tanda tangan Penilai :

 

 

Tanggal :

 

Saya sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasa n pengambilan keputusan tersebut.

 

Tanda tangan Peserta Pelatihan :

 

 

Tanggal :

 

Buku-buku referensi untuk pelatihan yang telah direkomendasikan :

 

  1. A.   Data Buku  Manual :

 

B.  Data Buku Pendukung Teori.

 

- Lihat pada Modul Buku Informasi Mengidentifikasi Kode Etik dan HAKI di Bidang TIK.

 

  1. C.  Website Yang Dapat Dikunjungi.

 

  • http://www.wikipedia.org
  • http://office.microsoft.com
  • http://www.openoffice.org
  • http://www.personal-computer-tutor.com

 

 

 


LEMBAR PENILAIAN

 

 

Tanggal : ……………………………….

 

 

Peserta pelatihan telah dinilai

 

 

 

 

 

KOPMPETEN                                              BELUM KOMPETEN

 

 

 

 

Nama Peserta Pelatihan                              Nama Penilai

 

 

 

 

……………………………..                            ……………………………..

Tanda Tangan                                          Tanda Tangan

 

 

 

 

Komentar / Saran

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

Testimoni

artikel lainnya Mengidentifikasi Kode Etik Dan Hki Di Bidang TIK TIK.OP01.002.01



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Monday 17 August 2015 | blog

Program beasiswa ditujukan bagi siwa SD/SLTP/SMA yang kurang mampu. Dilaksanakan setiap semester menjelang registrasi/pembayaran SPP. Orang…

Thursday 7 February 2013 | blog

Diagram Analisa Tulang Ikan merupakan formula untu mengembangkan diribagi anda terutama bagi PNS. PNS MAMPU MENGEMBANGKAN…

Sunday 22 July 2012 | blog

NAMA PEMESAN    : ALAMAT     : TANGGAL ORDER DITERIMA     : NO    KETERANGAN    PENILAIAN Faktor  Positif…

Monday 5 January 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER     MENGIDENTIFIKASI SISTEM DAN…