Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Menggunakan Perangkat Lunak Pembuat Presentasi

Jan
31
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

BAB I.

PENDAHULUAN 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ringkasan Materi

 

  1. 1.      Mengenal PowerPoint

Microsoft PowerPoint merupakan software produk Microsoft® yang dikhususkan untuk pembangunan atau pembuatan slide untuk presentasi. Microsoft PowerPoint memiliki beberapa alat bantu (tools) yang membantu perancang slide untuk mendesain slide sehingga tampil lebih menarik dan mudah dikendalikan saat melakukan presentasi.

Sebelum kita mengenal PowerPoint, kita buka dulu software Microsoft PowerPoint. Untuk membukanya, klik tombol Start à All Program à Microsoft Office à Microsoft PowerPoint

 

 

 

Gambar 1.1. Membuka Microsoft PowerPoint

 

 

 

Sesaat kemudian Microsoft PowerPoint akan ditampilkan seperti gambar di bawah ini.

 

10

9

7

8

5

6

4

3

2

1

 

Gambar 1.2 Microsoft PowerPoint

 

Keterangan:

  1. Titlebar
  2. Menubar
  3. Standard Toolbar
  4. Format Toolbar
  5. Outlining Tab
  6. Sliding Tab
  7. Sliding Viewer
  8. Drawing Toolbar
  9. Design Slide
  10. Task Pane

 

Titlebar, merupakan judul slide yang sedang didesain. Judul slide ini akan sesuai dengan nama file simpanan dari slide yang sedang didesain.

Menubar, merupakan baris menu mulai dari File, Edit, View… sampai dengan Help. Fungsi dari masing-masing menu sesuai dengan namanya, misalnya menu File berfungsi untuk pengelolaan file seperti menyimpan, membuka, menutup dan mencetak file.

Standard Toolbar, merupakan tombol pintas (shortcut)  yang sebagian besar adalah fungsi-fungsi pada menu File dan Edit.

Format Toolbar, merupakan tombol pintas (shortcut) yang sebagian besar adalah fungsi-fungsi pada menu Format.

Outlining Tab, merupakan tab yang menampilkan ouline/teks  isi dari slide yang sedang didesain.

Sliding Tab, merupakan tab yang menampilkan slide yang sedang didesain dalam miniatur.

Sliding Viewer, merupakan shortcut untuk menampilkan slide yang sedang didesain.

Drawing Toolbar, merupakan shortcut yang berisi sekelompok alat bantu (tools) untuk meng-kanvas pada slide yang sedang didesain.

 

Design Slide, adalah tampilan dari slide yang sedang didesain.

Task Pane, adalah sebuah tool untuk memonitor dan mempermudah proses yang sedang dikerjakan.

 

 

  1. 2.      Fungsi-fungsi Toolbar
  • Standard Toolbar

Gambar 1.3. Toolbar Standard

 

Tombol

Keterangan

Untuk membuat slide baru
Untuk membuka slide yang sudah ada
Untuk menyimpan slide
Untuk mengirim slide melalui e-mail sebagi attachment
Untuk mencetak slide
Untuk preview slide
Untuk menaktifkan speeling dang rammer dari teks pada slide
Untuk translator bahasa (kamus)
Untuk memindahkan objek dari slide ke clipboard
Untuk mengcopy objek dari slide ke clipboard
Untuk menempelkan objek dari clipboard ke slide
Untuk menduplikasi format satu objek ke objek lainnya
Untuk menampilkan kembali kondisi sebelumnya
Untuk menampilkan kembali kondisi sesudahnya

 

  • Format Toolbar

Gambar 1.4. Format Toolbar

Tombol

Keterangan

Untuk memilih jenis font/huruf
Untuk memilih ukuran huruf
Untuk memberi efek cetak tebal pada teks
Untuk memberi efek cetak miring pada teks
Untuk memberi efek bergaris bawah pada teks
Untuk memberi efek bayangan pada teks
Untuk memformat teks rata kiri
Untuk memformat teks di tengah-tengah
Untuk memformat teks rata kanan
Untuk memberikan urutan penomoran pada item
Untuk memberikan penekanan tanpa penomoran pada item
Untuk menambah ukuran tinggi karakter
Untuk mengurangi ukuran tinggi karakter

  • Drawing Toolbar

Gambar 1.5. Drawing Toolbar

Tombol

Keterangan

Untuk mengelola posisi objek, misal: membalik, memutar, mengelompakkan, overlap, dan lain-lain.
Untuk memilih/seleksi objek
Untuk meng-kanvaskan bentuk-bentuk objek khusus, missal: Lines, Connector, Basic Shapes, Block Arrows, Flowchart, dan lain-lain
Untuk membuat bentuk garis
Untuk membuat bentuk anak panah
Untuk membuat bentuk segiempat
Untuk membuat bentuk lingkaran
Untuk menambahkan objek teks pada slide
Untuk menambahkan objek wordart pada slide
Untuk menambahkan objek diagram dan struktur organisasi
Untuk menambahkan objek clipart, sound, dan movie
Untuk menambahkan objek gambar dari file
Untuk memberi warna dasar pada bentuk-bentuk tertentu
Untuk memberi warna garis pada bentuk-bentuk tertentu
Untuk memberi warna font/teks
Untuk memilih ketebalan garis
Untuk memilih jenis-jenis garis
Untuk memilih jenis-jenis bentuk anak panah
Untuk memberi efek bayangan pada objek
Untuk memberi efek tiga dimensi pada objek

 

Soal

 

Jelaskan fungsi dari

  1. Titlebar :

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Menubar

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Standard Toolbar

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Format Toolbar

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Outlining Tab

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Sliding Tab

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Sliding Viewer

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Drawing Toolbar

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Design Slide

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Task Pane

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

 

 

 

 

BAB II.

MEMBUAT PRESENTASI TEKS DENGAN VARIASI TABEL, GRAFIK, GAMBAR, DAN DIAGRAM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ringkasan Materi

 

Menggunakan WordArt

WordArt merupakan objek tulisan yang memiliki bentuk dan gaya yang unik. Untuk menyisipkan WordArt pilih menu Insert à Picture à WordArt. Atau bisa langsung meng-klik tombol WordArt  pada Drawing Toolbar.

Kemudian kita akan dihadapkan pada WordArt Gallery yang merupakan pilihan bentuk-bentuk WordArt. Pilih salah satu bentuk yang diinginkan kemudian klik tombol [OK]. WordArt akan menampilkan Input Box  yang harus kita isi dengan tulisan yang akan dijadikan objek WordArt.

Gambar 2.8. WordArt Gallery

Gambar 2.10. WordArt pada Slide PowerPoint

 

Menggunakan ClipArt

ClipArt merupakan objek yang bisa berupa foto, suara, atau film. ClipArt dapat kita sisipkan dala, slide yang sedang kita desain dengan memili menu Insert à Picture à ClipArt, atau dengan meng-klik tombol ClipArt  dari Drawing Toolbar.

Perhatikan bagian kanan dari IDE PowerPoint, Task Pane akan mengaktifkan ClipArt. Pada Task Pane ClipArt terdapat fasilitas untuk mencari kategori ClipArt dan lokasi pencariannya.

Gambar 2.11. Fasilitas Pencarian ClipArt pada Task Pane

Untuk menyisipkan ClipArt ke slide cukup men-drag ClipArt yang diinginkan dan di-drop pada slide yang dimaksud. Atau dengan meng-klik tombol dropdown sebelah kanan dari ClipArt yang diinginkan kemudian pilih Insert.

Drag and drop

Gambar 2.13. Drag and drop ClipArt

Gambar 2.14. Menyisipkan ClipArt dengan dropdown list Insert

Menggunakan Diagram and Organization Chart

PowerPoint menyediakan fasilitas untuk pembuatan bentuk-bentuk diagram dan struktur organisasi.  Pilih menu Insert à Diagram, atau dengan meng-klik tombol Diagram and Organization Chart  pada Drawing Toolbar.

Gambar 2.15. Menyisipkan Diagram atau Struktur Organisasi

Gambar 2.16. Diagram Gallery

Dari diagram gallery kita bisa memilih bentuk diagram yang kita inginkan.

Gambar 2.17. Struktur Organisasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Membuat Background

Agar lebih menarik, slide dapat kita tambahkan background. Background untuk slide dapat berupa warna tunggal, warna gradient, texture, pattern (arsir), dan picture (gambar). Untuk membuat background, pilih menu Format à Background, sehingga tampil gambar seperti di bawah ini.

Gambar 2.19. Membuat Background Slide

 

Untuk membuat background warna tunggal, cukup memilih warna yang sudah disediakan pada color palette melalui more color. Fill Effect dapat kita gunakan untuk memilih background berupa gradient warna, texture, pattern, dan picture.

Gambar 2.20. Color Pallate

Gambar 2.21. Background dengan Fill Effect

Setelah kita memilih background yang sesuai, maka kita harus menerapkan background ke slide. Ada 2 (dua) pilihan penerapan background ke slide, yaitu Apply to All dan Apply. Apply to All artinya bahwa background yang sudah kita tentukan akan diterapkan untuk seluruh slide, tetapi jika Apply saja, background akan diterapkan pada slide yang sedang aktif.

Gambar 2.22. Dialog penerapan background slide

Membuat Tabel

PowerPoint juga menyediakan fasilitas untuk pembuatan table, pilih menu Insert à Table.

Gambar 2.24. Menyisipkan Tabel

 

Isikan jumlah kolom table yang akan kita buat pada Number of columns, PowerPoint secara default memberikan jumlah kolom 2 (dua). Isikan juga jumlah baris table yang akan kita buat pada Number of rows, PowerPoint secara default memberikan jumlah baris 2 (dua).

Gambar 2.25. Menyisipkan Tabel pada Slide

Menyisipkan Tabel dari Microsoft Excel

Untuk menyisipkan tabel dari Microsoft Excel ke slide, buka dulu file yang berisi tabel dengan Microsoft Excel. Kemudian bagian yang akan di sisipkan ke slide diblok seperti gambar di bawah ini.

Gambar 2.26. Mengcopy Tabel dari Microsoft Excel

Klik tombol Copy  pada Standard Toolbar, kemudian aktifkan slide PowerPoint yang akan disisipi tabel. Klik tombol Paste  pada Standard Toolbar.

Gambar 2.27. Menyisipkan Tabel dari Microsoft Excel ke Slide

 

Menyisipkan Grafik dari Microsoft Excel

Sama halnya dengan menyisipkan tabel, untuk menyisipkan grafik dari Microsoft Excel, buka file yang berisi grafik dengan Microsoft Excel. Seleksi grafik yang akan disisipkan, kemudian klik tombol Copy  pada Standard Toolbar.

 

Gambar 2.28. Mencopy grafik dari Microsoft Excel

Aktifkan slide PowerPoint yang akan disisipi grafik. Klik tombol  Paste pada Standard Toolbar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Menggunakan Design Template

PowerPoint sudah menyediakan desain standard yang unik dan langsung bisa kita pake untuk mempercantik tampilan slide PowerPoint Kita. Desain standard tersebut dikenal dengan Design Template. Design Template menyediakan desain background, tulisan, dan slide master.

Untuk mengaktifkan Design Template, pilih menu Format à Slide Design. Perhatikan IDE PowerPoint bagian kanan, Task Pane menampilkan daftar Design Template yang bervariasi. Pilih salah satu desian, maka desain tersebut akan langsung diterapkan pada slide kita.

Gambar 2.30. Mengaktifkan Design Template

Gambar 2.31. Menerapkan Design Template ke Slide

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cara Presentasi Yang Baik dan Berbicara Di Depan Umum  -

Presentasi, untuk sobat yang masih duduk dibangku sekolah atau mungkin di bangku kuliah pasti udah sering banget ni ngelakuin hal ini. Ya presentasi. Presentasi memang selalu bikin tegang, walaupun sudah sering di jalani tapi tetep aja tegang pas maju presentasi.

Banyak hal yang membuat presentasi terasa menakutkan. Salah satunya adalah kurang percaya diri ( grogi ) jika bicara didepan orang banyak, namun ada juga yang tidak percaya diri pada penguasaan materi yang akan di presentasikan, pokoknya banyak deh yang bikin kita jadi kurang percaya diri untuk presentasi. Nah disini saya akan memberikan sedikit tips Cara Presentasi Yang Baik dan Berbicara Di Depan Orang Banyak , dari pengalaman saya kepada sobat semua.

  1. 1.      Belajar Menatap Lawan Bicara

Grogi saat menatap lawan bicara? Sudah biasa, saya juga dulu begitu kok. Perasaan kurang nyaman aja jika kita menatap langsung mata dari lawan bicara kita. Tapi itu bisa dihilangkan kok, dengan terus berlatih untuk menatap mata lawan bicara setiap kita berinteraksi dengan orang lain, pasti nanti akan terbiasa dan akan membuat kita lebih percaya diri jika berbicara di depan mata orang banyak.

  1. 2.      Kuasai Pertanyaan Sebelum Presentasi

Loh? Darimana kita bisa tau pertanyaan orang, kalo presentasinya aja belom dimulai? Mungkin agak aneh ya memang, tapi jika kita teliti slide atau power point yang akan kita presentasikan pasti secara gak sadar kita akan bertanya-tanya, ini maksudnya apa? Nah, disitu bisa kita bisa simpulkan kemungkinan besar hal yang ditanyakan adalah hal yang kita lihat itu. Jadi carilah jawaban dari materi yang sekiranya akan ditanyakan itu, kuasai materi tersebut, dijamin pasti sobat semua akan was wes wos deh saat menjawab pertanyaan.

  1. 3.      Berikan Point Point-nya Saja dari Materi Yang Akan Kita Presentasikan

Dengan memberikan point-point pentingnya saja pada slide atau power point yang akan kita presentasikan akan lebih memudahkan kita untuk berbicara panjang lebar, tanpa harus membaca isi slide.

Nah dengan slide yang berisi point-point tersebut, maka kita bisa dengan bebas sesuai dengan bahasa yang sesuai dengan pikirian kita untuk mendeskripsikan tentang daun, batang dan akar.

  1. 4.      Sisipkan Gambar dan Video Pada Slide atau Power Point

Sebuah gambar berisi ribuan kata. Ya ungkapan tersebut memang benar, dengan menyisipkan sebuah gambar pada slide atau power point kita, kita bisa mendeskripsikan banyak kata dari gambar tersebut. Selain itu, gambar dan video juga membuat orang yang memperhatikan presentasi kita lebih tertarik untuk mengikuti apa yang anda bicarakan dibandingkan jika anda hanya menyisipkan tulisan-tulisan saja pada presentasi yang anda bawakan.

  1. 5.      Jangan Terlalu Serius

Sedikit celetukan yang membuat peserta presentasi tertawa lebih baik dibandingkan harus serius terus. Karena konsentrasi manusia mudah teralihkan, maka jika kita selalu serius akan membuat para peserta presentasi menjadi jenuh dan yang ada malah peserta presentasi akan lebih asik sendiri seperti ngobrol ke teman-temannya dan tidak memperhatikan kita. Nanti malah yang akan kita bicarakan malah tidak sampai ke peserta presentasi.
Sumber: http://ananda-7.blogspot.com/2012/10/Cara-Presentasi-Yang-Baik-dan-Berbicara-Di-Depan-Orang-Banyak.html#ixzz2EiGax7sq

 

 


BAB. III

TIPS MENGGUNAKAN GAMBAR DALAM PRESENTASI

Sebuah gambar bisa bermakna seribu kata.

 

Ikuti tips berikut ini:

1. Gambar bukan dekorasi

Fungsi gambar adalah untuk membantu memperjelas gagasan yang sedang Anda sampaikan. Ingat, gambar dalam sebuah presentasi bukan untuk dekorasi atau ornamen. Jika Anda menggunakan gambar sebagai dekorasi, maka yang sering terjadi adalah Anda memaksakan gambar yang tidak tepat sehingga pesan yang seharusnya jelas malah menjadi kabur.

Perhatikan contoh berikut:

Contoh slide di atas bercerita tentang cara menghadapi gempa. Secara umum slide ini tidak ideal karena teksnya terlalu banyak sehingga sulit dibaca. Namun menambahkan sebuah clipart dengan gambar bola dunia semakin membuat slide ini terlihat sangat sibuk dan terlalu penuh. Jika diperhatikan tidak ada hubungan antara bola dunia dengan cara menghadapi gempa.

Jika audiens Anda kritis, maka ketika slide ini tampil dia akan berpikir keras apa hubungannya antara bola dunia dengan cara menghadapi gempa? Di sini gambar yang dipakai malah mengalihkan perhatian audiens.

 

Contoh slide di atas juga banyak terjadi. Seorang presenter menambahkan clipart ke dalam presentasi. Clipart ini meskipun sepintas kelihatan berhubungan dengan isi slide yang bercerita tentang sejarah telepon namun tidak membantu memperjelas isi slide itu sendiri. Inilah contoh gambar yang dipaksakan sebagai dekorasi. Jika diperhatikan dengan teliti, clipart yang dipakai menunjukkan prangko yang didalamnya berisi gambar telepon.

Clipart ini dipaksakan untuk memenuhi isi slide yang tanpa gambar pun sudah sangat padat. Dan menambahkan clipart yang tidak pada tempatnya memberi kesan presentasi ini murahan sekaligus tidak profesional.

2. Gambar harus relevan

Anda harus paham tujuan kita menambahkan gambar dalam sebuah presentasi adalah untuk memperkuat pesan, bukan membuatnya menjadi kabur. Karena itu, pastikan Anda menggunakan gambar yang relevan. Gambar yang sesuai dengan ide yang sedang disampaikan. Gambar yang mendukung kata-kata yang muncul dalam slide Anda.

Perhatikan contoh berikut:

Slide di atas sangat sederhana hanya berisi teks singkat dan gambar sebuah jam tangan. Perhatikan bagaimana gambar yang dipakai membantu menciptakan asosiasi antara produktivitas dengan waktu.

 

Slide ini memperlihatkan gambar seseorang yang sedang mengerjakan sesuatu dengan sangat serius. Ini mendukung teks yang memperjelasnya yakni Fokus: mengerjakan satu pekerjaan dalam satu waktu. Dengan demikian, antara gambar dan teks saling melengkapi.

 

Slide berisi gambar buku yang ditumpuk ini dipakai ketika menyampaikan presentasi di TEDx Jakarta 2011 dengan judul “Membaca Cepat Untuk Mengubah Dunia Anda”. Perhatikan bagaimana gambar yang dipakai mendukung pertanyaan yang ditampilkan dalam slide yakni, “Berapa banyak buku yang Anda baca dalam setahun terakhir?”

Gambar tumpukan buku ini memberi asosiasi yang kuat terhadap teks yang ditampilkan dalam slide tersebut.

3. Gunakan foto untuk dampak yang kuat

Tentu Anda sering mencari gambar lewat mesin pencari, situs khusus gambar seperti Flickr, dan situs gambar lainnya.

Namun adakalanya Anda pun bisa menggunakan gambar hasil jepretan sendiri yang bisa memberi kekuatan pada presentasi Anda. Syaratnya tentu saja gambar tersebut harus relevan. Dan karena milik sendiri, tentunya Anda punya resolusi tertinggi sehingga gambar bisa ditampilkan secara full screen dengan baik.

Mari kita simak contoh di bawah ini:

Slide yang Anda lihat di atas bagian dari Slide Inspiratif berjudul Tips Mengelola Dana THR. Slide ini ingin menjelaskan hal pertama yang perlu dilakukan adalah menghitung dan mengeluarkan zakat.

Untuk memberi kesan yang kuat, ditambahkan foto yang diambil sendiri tentang seorang bapak yang sehari-harinya mengumpulkan barang bekas. Foto ini terlihat alami sekaligus memberi dampak visual yang kuat untuk teks penjelasnya.

 

Slide dengan gambar anak SD di atas saya pakai untuk menjelaskan bahwa kecepatan baca rata-rata orang dewasa kurang lebih setara dengan kecepatan anak SD yakni 200 kata per menit. Jika saya memakai teks 200 kata per menit, maka slide tersebut tidak kuat karena orang tidak bisa melakukan asosiasi dengan angka tersebut. Tapi ketika dipadukan dengan gambar asosiasi maka tercipta asosiasi sederhana namun kuat bahwa angka tersebut sama dengan kecepatan anak SD.

Dan gambar yang dipakai adalah foto yang saya ambil sendiri ketika melakukan kegiatan sosial ke salah satu sekolah di wilayah Surabaya beberapa waktu lalu.

Jadi, suatu saat Anda ingin membuat presentasi dengan gambar yang menggugah, cobalah keluar sebentar dan ambil beberapa jepretan dari kamera pribadi Anda.

 

 

4. Posisikan gambar dengan tepat

Sebuah gambar sebaiknya berada pada posisi yang tepat dalam sebuah slide. Ini akan membantu memperjelas pesan sekaligus memberi kekuatan pada seluruh slide itu sendiri.

Model paling standar adalah gambar di atas dan teks di bawah. Cara ini dalam banyak kasus bisa dipakai dan cukup membantu. Namun karena terlalu sering bentuk ini muncul maka adakalanya Anda bisa bereksperimen dengan bentuk yang berbeda.

Dalam contoh slide di atas, gambar Einstein diletakkan di tengah sama dengan teks yang mengiringinya yakni ucapan sang tokoh tersebut. Desain ini sudah baik namun terlihat sangat umum dan standar.

Berikut beberapa cara penempatan gambar yang lebih baik:

Dalam contoh slide di atas, gambar Einstein diletakkan di sebelah kanan sehingga wajahnya terlihat menghadap ke kiri. Dengan demikian di sebelahnya bisa diisi teks berisi ucapan sang tokoh. Dengan posisi seperti ini, slide menjadi sangat kuat karena seolah-olah Einstein berbicara langsung dan teksnya ditemukan persis di sebelah wajahnya.

Dalam contoh slide sederhana berikut ini ingin ditampilkan Presiden Soekarno sebagai seorang tokoh dan periode beliau menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Karena wajah beliau menghadap ke kanan, maka posisi gambar paling pas ditempatkan di kiri sehingga memberi ruang untuk teks penjelas di sebelah kanannya.

Secara visual penempatan gambar seperti ini nyaman dipandang mata karena dia logis secara visual. Orang akan melihat wajah sang tokoh kemudian mengikuti arah pandangannya dan di sana audiens akan menemukan teks penjelas.

5. Hilangkan gambar jika tidak diperlukan

Seperti yang telah dijelaskan pada tips pertama, gambar bukanlah dekorasi. Jangan memaksakan menambah gambar jika tidak diperlukan. Ada kalanya sebuah slide yang berisi teks saja sudah cukup dan memberi kekuatan pesan.

Karena itu jika tidak diperlukan, hilangkan gambar.

 

Soal

 

  1. Hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam melakukan presentasi di depan orang banyak ?
    1. …………………

Penjelasan : …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

  1. …………………

Penjelasan : …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

  1. …………………

Penjelasan : …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

  1. …………………

Penjelasan : …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

  1. …………………

Penjelasan : …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

 

  1. Hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam menyisipkan gambar dalam slide presentasi?
    1. …………………

Penjelasan : …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

  1. …………………

Penjelasan : …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

 

  1. …………………

Penjelasan : …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

  1. …………………

Penjelasan : …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

  1. …………………

Penjelasan : …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

  1. Buatlah suatu presentasi tentang :

a)      Lingkungan

b)      Cinta Indonesia

c)      Penemu

d)      Kasih Sayang  & Persahabatan

e)      Profesi / Cita – cita

Dalam pembuatan masing – masing presentasi max menggunakan 10 slide  !!

 

 

Testimoni

artikel lainnya Menggunakan Perangkat Lunak Pembuat Presentasi

Monday 4 May 2015 | blog

// Yth, Pelanggan / member Palur Network Bussiness and Onlineshop, diberitahukan bahwa : Pembayaran sewa lapak…

Friday 8 June 2012 | blog

Disini akan penulis paparkan beberapa link alamat untuk melakukan romosi secara online. Silahkan anda coba dan…

Wednesday 18 January 2012 | blog

87. Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA)…

Wednesday 13 August 2014 | blog

  No Kegiatan Target Ketercapaian Akar Masalah Tindakan Koreksi 1. Latihan  soal sesuai dengan penggunaan basa…