Menu

Mengepak Dan Melengkapi Dengan User Manual, Kartu Garansi Dan CD Driver TIK.CS01.008.01

Jul
12
2015
by : 2. Posted in : blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR

KOMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

 

MENGEPAK DAN MELENGKAPI DENGAN USER MANUAL, KARTU GARANSI DAN CD DRIVER

TIK.CS01.008.01

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

 

DAFTAR ISI 1

 

BAB I PENGANTAR 3

1.1     Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi 3

1.2     Penjelasan Modul 3

1.3     Pengakuan Kompetensi Terkini 4

1.4     Pengertian Istilah-Istilah. 5

 

BAB II STANDAR KOMPETENSI 7

2.1     Peta Paket Pelatihan. 7

2.2     Pengertian Unit Standar 7

2.3     Unit Kompetensi Yang Dipelajari 8

2.3.1   Kode dan Judul Unit 8

2.3.2   Deskripsi Unit 8

2.3.3   Elemen Kompetensi 8

2.3.4   Batasan Variabel 9

2.3.5   Panduan Penilaian. 10

2.3.6   Kompetensi Kunci 11

 

BAB III STRATEGI DAN METODE PELATIHAN 12

3.1     Strategi Pelatihan. 12

3.2     Metode Pelatihan. 13

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI   14

4.1     Tujuan Instruksional Umum.. 14

4.2     Tujuan Instruksional Khusus 14

4.3     Hal-hal Yang Diperlukan Dalam Proses Packing. 14

4.3.1   Menyiapkan Barang Yang Akan Dipacking. 14

4.3.2   Menyiapkan Tempat Untuk Pengepakan. 17

4.3.3   Barang Lain Yang Disiapkan Dalam Packing. 18

4.3.4   Alat Yang Digunakan Dalam Pengepakkan. 19

4.4     Melakukan Proses Pengepakan. 23

4.4.1   Membackup File. 23

4.4.2   Menyiapkan Kardus 24

4.4.3   Mencopot Komponen Komputer 25

4.4.4   Mengepak Koputer Dalam Kardus 26

4.5     Mengecek Kembali Pengepakkan. 27

4.6     Menutup Kardus Pengepakan Dengan Solatip atau Lakban. 28

 

BAB V  SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI   29

5.1     Sumber Daya Manusia. 29

5.2     Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi ) 30

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang Digunakan. 30

 

DAFTAR PUSTAKA. 31

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

 

 

 

1.1     Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

 

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja (KUK).

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

 

1.2     Penjelasan Modul

 

Modul ini dirancang untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

Isi Modul

a.     Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

b.     Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

 

c.     Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

 

1.3     Pengakuan Kompetensi Terkini

 

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau

 

 

  1. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  2. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4     Pengertian Istilah-Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mencapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

 

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

 

 

2.1     Peta Paket Pelatihan

 

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. a.                                                        TIK.CS01.008.01       Mengepak Dan MElengkapi Dengan User manual, Kartu Garansi Dan CD driver.
  2. b.                                                        TIK.CS01.007.01       Memasang Label Garansi Pada Perangkat Komputer.

 

2.2     Pengertian Unit Standar

 

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Unit kompetensi ini berkaitan dengan tindakan identifikasi, persiapan dan penggunaan peralatan bantu kerja merakit komputer yang meliputi peratan bengkel (tang, obeng dan sebagainya), serta alat-alat ukur. Unit kompetensi ini diperlukan untuk membantu dan memperlancar pelaksanaan perakitan, perawatan dan perbaikan komputer.

 

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun, diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan khusus bagi para technical support, walaupun tidak menutup kemungkinan bagi semua orang yang terlibat dalam penggunaan komputer.

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan tingkat kompetensi Anda sesuai dengan tingkat yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

 

 

 

 

2.3     Unit Kompetensi Yang Dipelajari

 

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

2.3.1      Kode dan Judul Unit

 

Kode Unit      : TIK.CS01.008.01

Judul Unit      : Mengepak Dan Melengkapi Dengan User manual, Kartu Garansi Dan CD driver

 

2.3.2      Deskripsi Unit

 

Unit kompetensi ini berkaitan dengan tindakan identifikasi, persiapan dan penggunaan peralatan bantu kerja merakit komputer yang meliputi peratan bengkel (tang, obeng dan sebagainya), serta alat-alat ukur. Unit kompetensi ini diperlukan untuk membantu dan memperlancar pelaksanaan perakitan, perawatan dan perbaikan komputer.

 

2.3.3      Elemen Kompetensi

 

Berikut adalah tabel yang menunjukkan kriteria unjuk kerja (KUK) untuk masing-masing elemen :

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Mempersiapkan hal – hal yang diperlukan pada proses pengepakan 1.1. Barang yang akan dipacking disiapkan.

 

1.2. Tempat untuk pengepakan yang sesuai dengan ukuran dan berat barang disiapkan.

 

1.3. Fasilitas atau kelengkapan lain (user manual, kartu garansi dan CD driver) dari barang yang dipacking disiapkan.

 

1.4. Peralatan bantu kerja dan perlengkapan untuk pengepakan (gunting, cutter, obeng, lakban, tali dll ) disiapkan.

 

02     Melakukan proses pengepakan barang dan kelengkapan lainnya. 2.1. Pengaman untuk barang (gabus, sterofom, dll) dimasukkan pada tempat pengepakan.

 

2.2. Semua kelengkapan barang yang mau dipacking diperiksa dan dimasukkan ke dalam tempat pengepakan.

 

2.3. Fasilitas atau kelengkapan lain (user manual, kartu garansi dan CD driver) dimasukkan ke dalam tempat pengepakan secara rapi.

 

03     Memeriksa hasil  pengepakan 3.1. Barang yang sudah dipacking diperiksa kembali kelengkapannya.

 

3.2. Fasilitas atau perlengkapan lain (user manual, kartu garansi dan CD driver) diperiksa dan dipastikan kelengkapannya.

 

3.3. Tempat pengepakan ditutup dan dibungkus dengan lakban atau tali.

 

 

 

2.3.4      Batasan Variabel

 

1.  Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

2.  Sumber tenaga manusia dan peralatan mungkin beragam dari satu sektor industri ke industri lain dan mungkin mencakup:

2.1       Jenis komputer dan spesifikasi komputer.

2.2       Perangkat peripheral komputer.

2.3       Jumlah atau besar system.

2.4       Beban kerja tiap perangkat.

2.5       OS yang digunakan.

2.6       Tools yang digunakan.

3.  Rincian biaya meliputi:

3.1     Waktu pelaksanaan

3.2     Peralatan

3.3     Jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang digunakan

3.4     Penyedian barang yang dapat dikonsumsi.

4.  Kemungkinan-kemungkinan itu meliputi:

4.1     Kesulitan teknis

4.2     Pertimbangan hubungan industri.

4.3     Sakit/kecelakaan/kejadian-kejadian.

4.4     Hal-hal lain yang terkait dengan sektor.

5.  Tenaga kerja yang relevan meliputi:

5.1     Teknisi Perakitan Komputer.

5.2     Teknisi Perawatan Komputer.

5.3     Teknisi Perbaikan Komputer.

2.3.5      Panduan Penilaian

 

Panduan penilaian terdiri dari :

  1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini :

 

1.1      Pengetahuan dasar

1.1.1    Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan tertulis .

1.1.2      Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi informasi.

1.1.3      Manajemen projek.

 

1.2      Keterampilan dasar

1.2.1   Pemahaman dokumen secara akurat.

1.2.2   Membaca user manual dan menempel kartu garansi.

 

2.  Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya. Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1         Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali untuk menentukan konsistensi kemampuan)

2.2          Studi kasus.

2.3          Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4          Menanyakan secara lisan/interview.

2.5          Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6          Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7          Bukti penilaian.

 

3. Aspek penting penilaian

Pembuktian berikut ini adalah penting dalam menentukan kompetensi pada unit ini:

3.1           Suatu proposal/tender produksi yang efektif, lengkap, dan disajikan dengan baik yang memenuhi semua spesifikasi laporan.

3.2          Proses pekerjaan yang sesuai untuk pengembangan proposal atau tender.

4.  Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1      Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1   TIK.CS01.007.01   Memasang Label Garansi Pada Perangkat  Komputer.

 

4.2           Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/ khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

2.3.6      Kompetensi Kunci

 

NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

1

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

1

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

2

7

Menggunakan teknologi

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

 

 

3.1     Strategi Pelatihan

 

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

 

 

 

 

3.2     Metode Pelatihan

 

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

 

 

 

4.1     Tujuan Instruksional Umum

 

  • Siswa mampu menyiapkan hal-hal yang perlau dilakukan pada proses pengepakan.
  • Siswa mampu melakukan proses pengepakan perangkat.
  • Siswa mampu memeriksa hasil pengepakan.

 

4.2     Tujuan Instruksional Khusus

 

  • Siswa dapat mengetahui cara mengepak perangkat komputer yang baik, aman serta benar.

 

4.3     Hal-hal Yang Diperlukan Dalam Proses Packing

 

Dalam proses pengepakan suatu perangkat komputer, tentunya kita membutuhkan alat-alat bantu guna mendukung pekerjaan tersebut. Oleh karena itu, hal yang pertama kita lakukan adalah menyiapaka alat-alat tersebut.

Selain itu kelengkapan serta perangkat yang kita packing juga tentunya sudah mesti disiapkan. Perangkat komputer seperti Motherboard, kartu VGA, kartu expansi, dan lainnya. Namun, dalam pembahasan disini, kita menggunakan contoh pengepakan kartu VGA.

 

4.3.1  Menyiapkan Barang Yang Akan Dipacking

 

Semua perangkat komputer merupakan barang yang rentan terhadap apapun, seperti rentan terhadap guncangan, basah, dan lainnya. Oleh karena itu, dalam menyimpan perangkat komputer, perlu dilakukan pengepakan yang baik dan benar, agar terhindar dari musibah seperti jatuh atau terkena air dan segala macamnya.

Berikut ini adalah beberapa komponen komputer yang harus di packing :

  1. 1.    Motherboard

Dalam komponen PC, motherboard juga sering disebut sebagai mainboard. Juga ada beberapa istilah lain untuk menyebutnya, seperti mobo atau singkatan MB. Tugasnya pada PC adalah sebagai komponen circuit board utama yang menghubungkan banyak komponen lain. Mulai dari CPU/processor, RAM, video card, harddisk, dan seterusnya. Pada motherboard terdapat BIOS (Basic Input/Output System), yang akan di-loading kali pertama sistem menyala. BIOS mendefinisikan komponen yang terhubung dengan motherboard. Motherboard adalah komponen yang sangat rawan akan guncangan serta basah. Oleh karena itu, sebuah motherboard haruslah disimpan dengan baik dan aman.

Gambar Motherboard Modern

 

  1. 2.    Kartu VGA dan Kartu Expansi Lainnya

Kartu VGA adalah sebuah papan PCB yang dihubingkan dengan personal komputer utnuk memberikan kemampuan komputer dalam mengolah gambar.

Sedangkan definisi dari kartu expansi adalah sebuah papan PCB yang bisa ditambahkan ke PC untuk memberikan kemampuannya. Kartu expansi ada beberapa tipe seperti :

  • VGA card
  • Sound card
  • Accelerator board
  • Internal modem
  • dll

Sama seperti motherboard. Kartu VGA dan expansi juga merupakan rentan terhadap guncangan dan basah. Karena komponen ini tidak memiliki penutup langsung

Gambar VGA Card

 

  1. 3.    Harddisk, Optik Drive dan Floppy disk

Harddisk (harddrive)merujuk kepada sebuah komponen yang digunakan untuk menyimpan data, yang terpasang di dalam komputer dan dapat menyimpan data dengan lebih banyak dibandingkan dengan penyimpan data portabel seperti disket, CD-ROM, atau kaset.

Disket atau floppy disk adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan fleksibel dan dilapisi lapisan plastik berbentuk kotak atau persegi panjang. Disket “dibaca” dan “ditulis” menggunakan floppy disk drive, yang terletak di CPU. Kapasitas disket yang paling umum adalah 1,44 MB (seperti yang tertera pada disket), meski kapasitas sebenarnya adalah sekitar 1,41 MB.

Pada komputer, sebuah optic drive adalah sebuah disk drive yang menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai bagian dari proses pembacaan dan penulisan data. Drive optic adalah perangkat komputer yang berguna untuk membaca CD. Ada drive optic yang bias digunakan selain untuk baca CD, juga ada untuk menulis data ke CD.

Perangkat yang dijelaskan diatas merupakan perangkat yang sangat sensitive terhadap guncangan. Maka dari itu dalam pengepakan perangkat ini, butuh suatu perdam. Untuk menghindari guncangan yang berlebih.

Gambar CD Drive, Harddisk dan Floppy disk(kiri ke kanan)

 

  1. 4.    Perangkat komputer lainnya

Perangkat komputer lainnya yang juga harus dilakukan pengepakan adalah :

  • Processor
  • Monitor
  • Keyboard
  • Mouse
  • Dll

4.3.2  Menyiapkan Tempat Untuk Pengepakan

 

Dalam menyiapkan tempat untuk pengepakan komponen komputer, biasanya perangkat tersebut diukur terlebih dahulu. Pasnya kira-kira ukuran berapa. Seperti untuk kartu VGA, kardusnya tidak usah terlalu besar. Buatlah yang ukurannya tidak terlalu besar, juga tidak terlallu sempit, karena untuk menaruh barang lainnya seperti CD driver buku manual dan lainnya.

 

Gambar Kotak VGA card Ge Force 7600

 

Namun jika barang yang akan di packing adalah barang yang berukuran besar, seperti monitor, maka sesuaikanlah ukuran kardus yang disiapkan, usahakan yang ukurannya agak lebih besar sedikit dari monitor, untuk menaruh barang atau peripheral lainnya, seperti user manual, kartu garansi dan CD driver.

 

4.3.3  Barang Lain Yang Disiapkan Dalam Packing

 

Dalam mengepak perangkat komputer, kita juga harus memasukan perlengkapan pendukung perangkat tersebut, seper :

  • CD driver

CD driver adalah sebuah CD yang berisi software yang berfungsi untuk menghubungkan antara PC dengan komponen komputer tersebut agar bias saling berinteraksi. Tanpa Driver ini, sebuah perangkat komputer tentu tidak akan bias digunakan. Oleh karena itu, driver ini sangat lah penting. Dan jangan lupa untuk dimasukkan kedalam pengepakan.

 

Gambar CD driver Untuk Motherboard

 

  • Buku Manual

Buku manual juga merupakan komponen penting sebuah perangkat. Karena tanpa buku tersebut, pembeli atau pengguna tidak akan tahu bagaimana cara memasang serta menggunakan perangkat terrsebut dengan baik dan benar.

Gambar User manual Kartu VGA

 

  • Buku Garansi

Buku garansi sangat penting untuk disimpan, lakukan penyimpanan bersama barang nya. Karena jika barang atau komponen kita rusak, kita bias menukarnya kembali dengan yang baru ditempat kita membeli komponen tersebut dengan menggunakan buku garansi atau kartu garansi.

 

Gambar Kartu Garansi Dari Produk CD RW Sony

 

4.3.4  Alat Yang Digunakan Dalam Pengepakan

 

Dalam proses pengepakan komponen komputer, kita membutuhkan alat dalam membantu mengepak komponen komputer. Alat tersebut adalah :

 

  1. 1.   Gunting

Gunting digunakan untuk memotong. Karena bias dipastikan selama kita mengepak barang, kita pasti menggunakan lakban, sehingga untuk memotongnya kita memerlukan gunting

 

Gambar Gunting

 

  1. 2.   Cutter

Cutter digunakan untuk memotong papan Styrofoam yang besar. Untuk dapat memotongnya tentu kita membutuhkan alat potong yang tepat, yaitu cutter

Gambar Cutter

 

  1. 3.   Solatip atau lakban

Solatip atau lakban digunakan untuk menempelkan sesuatu. Seperti ketika Anda ingin menutup tutup kardus, maka gunakan lah lakban sebagai perapat. Karena tanpa alakban, maka kardus akan mudah terbuka.

Gambar Lakban atau Selotip untuk Packing

 

  1. 4.   Gabus Styrofoam

Gabus atau Styrofoam, digunakan untuk melindungi komponen komputer yang akan kita packing agar tidak rusak ketika terkena guncangan. Styrofoam digunakan pada saat komponen dimasukan kedalam kardus, isikan pinggiran dalam kardus dengan Styrofoam, sehingga kedudukan komponen bias pas, dan jika packing tersebut jatuh atau terguncang, maka komponen didalamnya tidak rusak, karena telah dilindungi oleh gabus atau Styrofoam yang menahan benturan tersebut. Namun, bentuk Styrofoam harus di potong dan disesuaikan dengan kardus atau komponen tersebut.

 

Gambar Berbagai Bentuk Styrofoam

 

  1. 5.   Alat tulis atau Spidol

Alat tulis digunakan ketika kita selesai membungkus komputer kedalam kardus. Untuk bisa membedakan mana-mana yang telah di packing. Sehingga ketika kita membuka packing tadi, kita tidak ribet memilihnya kembali.

Gambar Spidol

 

  1. 6.   Kardus

Kardus digunakan untuk menaruh komputer kita. Tanpa kardus, tentunya proses pengepakan tidak akan terjadi, karena dalam mengepak, kardus merupakan elemen terpenting. Dimana kardus ini digunakan untuk menyimpan komponen komputer. Pilihlah kardus yang sesuai dengan ukuran komputer.

 

 

Gambar Kardus

 

  1. 7.   Bubble wrap

Bubble wrap digunakan untuk membungkus komputer agar lebih aman dari guncangan atau benturan. Karena komputer merupakan barang yang mudah rusak jika terkena benturan.

Gambar Buble Wrap

 

  1. 8.   Obeng

Obeng adalah perlengkapan untuk memutar sekrup yang digunakan sebagai pengencang maupun pengendur berbagai komponen, seperti casing, motherboard, dan kartu ekspansi.

Ada banyak jenis obeng yang umum digunakan, namun yang sering digunakan dalam perawatan atau perbaikan komputer adalah obeng minus dan plus.

Gambar Bentuk Obeng Minus dan Plus

 

Obeng plus atau biasa disebut blimbing berfungsi memutar skrup atau baut yang beralur plus.

Obeng minus atau biasa disebut obeng gepeng digunakan untuk memutar skrup atau baut yang beralur minus

Anda bisa menyiapkan berbagai ukuran obeng untuk berjaga-jaga apabila ada komputer yang memiliki jenis skrup yang unik.

 

  1. 9.   Meteran atau alat ukur lainnya

Meteran kita gunakan ketika kita mengukur dimensi casing komputer kita agar ketika melakukan pembelian box, kita bisa tahu ukuran box yang sesuai dengan ukuran komputer yang akan di packing nanti.

 

 

10.     Wadah

Wadah digunakan untuk mengelompokkan barang-barang kecil seperti sekrup, mounter, dan lainnya agar tidak berserakan. Wadah juga digunakan untuk melindungi komponen agar tidak kotor atau rusak.

Gambar Wadah Plastik

 

Gunakanlah wadah plastik yang transparan untuk meletakkan kabel-kabel maupun komponen komputer yang berjenis kabel.

Untuk komponen-komponen elektronik yang rentan terhadap listrik statis ESD, Anda bisa menggunakan plastik pembungkus anti statik yang Anda dapatkan ketika membeli perangkat tersebut pertama klai. Motif standar plastik ini adalah garis-garis hitam.

Untuk sekrup, mur, atau mounter, silahkan letakkan pada wadah plastik tertentu agar tidak kesulitan ketika mencari kembali.

 

4.4     Melakukan Proses Pengepakan

 

Proses pengepakan dilakkan jika kita ingin melakukan perpindahan lokasi komputer yang jauh, seperti ketika kita akan melakukan pindahan ruang kerja atau pindah gedung kantor atau juga ketika Anda akan melakukan  pindahan rumah, maka kita perlu melakukan pengepakan komputer. Hal-hal yang harus dilakukan ketika melakukan pengepakan adalah :

 

4.4.1Membackup File

 

Ketika kita hendak melakukan pengepakan ,pastikan terlebih dahulu file yang terdapat pada komputer di backup ke CD atau DVD, atau alat penyimpan data lainnya. Sehingga jika terjadi kecelakaan dan komputer tersebut tidak bisa digunakan, maka data nya masih ada, karena telah kita backup terlebih dahulu.

Gambar CD backup File

 

4.4.2   Menyiapkan Kardus

 

Setelah data kita telah berhasil di backup, maka kita perlu menyiapkan kardus untuk menyimpan komputer kita. Kita bisa gunakan kardus ketika kita membeli komputer kita, atau jika kardus tersebut telah  hilang, maka kita bisa membeli kardus baru, pastikan kita mengukur ukuran dimensi dari komponen  komputer, seperti ukuran casing dan monitor. Agar ketika membeli kardus tidak salah memilih ukuran.

 

Gambar Cara Mengukur Komputer

 

Gambar Kardus Untuk Membungkus Komputer

          4.4.3  Mencopot Komponen Komputer

 

Setelah kita menyiapkan kardus, sebaiknya kita memisahkan komponen komputer yang rentan terhadap guncangan, seperti harddisk. Copotlah harddisk pada komputer Anda dengan menggunakan obeng, karena harddisk merupakan komponen yang rentan terhadap guncangan.

Setelah itu perangkat lain saperti monitor, keyboard, mouse, speaker, printer scanner dam lainnya di copot dari komputer Anda. Dan masukan perangkat tersebut kedalam kardus sendiri.

Sedangkan perangkat dalam casing komputer lainyya seperti VGA card, memory, dan lainnya, Anda boleh mencopotnya dan masukkan kedalam kardus pembungkus sendiri(gunakan kardus ketika Anda membeli komponen tersebut). Namun kalau menurut penulis, sebaiknya komponen tersebut tidak perlu dicopot. Karena akan menambah repot, tetapi jika Anda merasa harus dicopot dari komputer, maka copotlah.

Sebelum mematikan komputer, pastikan dalam disk drive anda tidak terdapat CDnya.

Dan pastikan kabel-kabel lain, seperti kabel power dan kabel koneksi perangkat lainnya dicopot sebelum anda mengepak komputer.

 

Gambar Mencopot Kabel Koneksi Perangkat Lain

 

Jika kita ingin memberikan label pada kabel-kabel komputer tersebut agar mudah dipakai kembali, gunakanlah selotip kertas agar bisa dinamai.

Masukan kabel-kabel tersebut kedalam wadah pelastik, dan namai wadah tersebut, sehingga kita  tidak bingung ketika akan merakit komputer kembali. Pastikan menaruh kabel tersebut dikotak atau kardus yang berisi peralatan komputer tersebut, agar tidak repot mencarinya kembali.

Taruhlah Kabel Kedalam Wadah Plastik

 

          4.4.4  Mengepak Komputer Dalam Kardus

 

Setelah perlengkapan tersebut dipisahkan, maka saatnya Anda mengepak komputer dan moniotor Anda.pertama-tama, siapkan kardus yang sesuai dengan komputer anda, setelah itu, pada tiap-tiap sudut komputer Anda, pasangkan styrofoam yang berbentuk sudut, sperti pada gambar di bawah:

 

Gambar Styrofoam Pada Komputer

 

Namun jika Anda tidak mempunyai bentuk styrofoam seperti digambar, maka Anda bisa membuatnya terlebih dahulu, cukup dengan memotong kotak styrofoam yang besar, dan memotongnya menjadi kotak-kotak kecil dan gabungkan kotak tersebut sehingga membentuk seperti gambar diatas. Pastikan ukurannya sesuai dengan komputer Anda.

Atau juga jika Anda tidak memiliki styrofoam seperti di atas, anda bisa membeli styrofoam yang berukuran kecil-kecil seperti gambar dibawah :

Gambar Strofoam Ukuran kecil-kecil

 

Dan letakkan atau sebarkan styrofoam kecil tersebut kedalam kardus, dan masukan komputer Anda kedalamnya.

Atau jika Anda tidak memiliki styrofoam, Anda bisa menggunakan bubble wrap untuk membungkus komputer Anda didalam kardus pengepakkan, seperti gambar dibawah ini :

 

Gambar komputer Yang di Bungkus Dengan Styrofoam

 

Setelah komputer diletakkan dengan aman di dalam kardus yang berisi styrofoam atau bubblewrap, Anda bisa memasukan komponen pendukung komputer Anda kedalamnya, masukan lah CD driver-CD driver komputer Anda, masukan juga User manual komputer Anda kedalamnya, jangan lupa masukan juga buku atau kartu garansi kedalamnya. Sehingga Anda bisa dengan mudah menggunakan komputer Anda jika komputer dibuka kembali dan dipasang kembali.

         

4.5     Mengecek Kembali Pengepakan

 

Jika semua peralatan sudah dimasukan kedalam kardus, sebelum Anda memberikan lakban untuk menutup kardus, maka sebaiknya Anda memeriksa kembali kardus tersebut, apakah sudah di masukan semua komponen komputer yang di bungkus. Pastikan komputer sudah aman dari benturan di dalam kardus, pastikan semua kelengkapan sudah ada dalam kardus komputer anda, baik itu user manual, CD driver ataupun kartu garansi komputer Anda.

Jika sudah yakin akan kelengkapan barang-barang tersebut sudah aman di dalam kardus, Anda bisa menutupnya.

 

4.6     Menutup Kardus Pengepakan Dengan Selotip atau Lakban

 

Setelah Anda pastikan bahwa semua kelengkapan komputer serta keamanan komputer sudah terjamin, maka Anda bisa menyelotip atau melakban kardus tersebut.

Gambar Kardus Pengepakan Yang Diselotip Dengan Lakban

 

Setelah itu namailah kardus tersebut sesuai dengan isinya dengan menggunakan spidol atau alat tulis lainnya. Sebaiknya gunakan spidol atau alat tulis yang tidak mudah luntur, sehingga nama yang terdapat pada kardus tidak mudah terhapus.

Gambar Kardus Yang Diberikan Nama

 

 

 

BAB V

SUMBER – SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

 

 

5.1     Sumber Daya Manusia

 

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

  • Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk:

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

 

 

 

 

5.2     Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi )

 

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi (text book)/ buku manual servis
  2. Lembar kerja
  3. Diagram-diagram, gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternatif lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang Digunakan

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Mengepak dan Melengkapi Dengan User manual, Kartu Gransi Dan CD driver
  2. Kode Program Pelatihan    :    TIK.CS01.008.01

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Mengepak dan Melengkapi Dengan User manual, Kartu Gransi Dan CD driver

TIK.CS01.008.01

-  Seperangkat    komputer PC

-  Peralatan bantu(spidol, cutter, gunting, solati atau lakban dll)

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Website

 

 

artikel lainnya Mengepak Dan Melengkapi Dengan User Manual, Kartu Garansi Dan CD Driver TIK.CS01.008.01

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Monday 23 June 2014 | blog

CV. KAMA sadar bahwa kenyaman bertransaksi adalah garansi utama untuk pelanggan, sedangkan pembelian secara online adalah…

Friday 9 January 2015 | blog

Dear All Team, Berikut Kami informasikan list Mekanisme dan MIL Home Fiesta 25 April – 25…

Tuesday 27 November 2012 | blog

Yah Kiat Anti Miskin, Siapa siih yang ingin Miskin , saya rasa orang tidak suka yaa …

Tuesday 13 September 2011 | blog

    Alooooo tentunya kalo bersentuhan dengan computer perlu mengenal yang namanya YOUTILITY hehe maaf salah…