Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Mengembalikan File Pada Hard Disk Yang Terhapus Atau Data Hilang TIK.CS02.041.01

Aug
15
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MENGEMBALIKAN FILE PADA HARD DISK YANG TERHAPUS ATAU DATA HILANG

TIK.CS02.041.01

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan


DAFTAR ISI

 

Daftar Isi……………………………………………………………………………………………. 1

 

BAB I  3

PENGANTAR   3

1.1 Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi 3

1.2 Penjelasan Modul 3

1.2.1 Desain Modul 3

1.2.2 Isi Modul 4

1.2.3 Pelaksanaan Modul 4

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)  5

1.4 Pengertian-pengertian Istilah  5

 

BAB II  7

STANDAR KOMPETENSI  7

2.1 Peta Paket Pelatihan  7

2.2 Pengertian Unit Standar Kompetensi 7

2.3 Unit Kompetensi yang Dipelajari 8

2.1.1 Kode Unit  8

2.1.2 Judul Unit  8

2.1.3 Deskripsi Unit  8

2.1.4 Elemen Kompetensi 8

2.1.5 Batasan Variabel 9

2.1.6 Panduan Penilaian  10

2.1.7 Kompetensi Kunci 12

 

BAB III  13

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN   13

3.1 Strategi Pelatihan  13

3.2 Metode Pelatihan  14

 

BAB IV   15

MATERI UNIT KOMPETENSI  15

4.1 Tujuan Instruksional Umum   15

4.2 Tujuan Instruksional Khusus  15

4.3 Mendiagnosa Penyebab Data Hilang  16

4.3.1 Identifikasi Data yang Hilang  16

4.3.2 Penyebab Hilangnya atau terhapusnya suatu Data  17

4.4 Melakukan Installasi Software Utility Recovery Data  18

4.4.1 Memilih Software Utility Recovery Data  18

4.4.2 Installasi Software Utility Recovery Data  19

4.5 Menjalankan Program Recovery Data  21

4.6 Menguji Hasil Recovery Data  34

 

BAB V   36

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN  

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI  36

5.1 Sumber Daya Manusia  36

5.2 Sumber-sumber Perpustakaan  37

5.3 Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan  38

 

DAFTAR PUSTAKA   39

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1 Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

 

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2 Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

 

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

1.2.1 Desain Modul

Modul ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri :

  • Pelatihan Konvensional/Klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan

 

  • Pelatihan Individual/Mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta secara mandiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

1.2.2 Isi Modul

Modul ini terdiri dari 3 bagian, antara lain sebagai berikut:

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.3 Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan:

-    Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-    Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-    Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-    Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan:

- Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

- Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

- Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

- Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

- Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

 

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)?

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4 Pengertian-pengertian Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

 

 

 


BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

 

2.1 Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

 

  • TIK.CS02.041.01  Mengembalikan File pada Hard Disk yang Terhapus atau Data Hilang.

 

  • TIK.CS02.038.01 Memperbaiki Hard Disk yang Bad Sector.

 

  • TIK.CS02.039.01  Mendiagnosa dan Memperbaiki Kegagalan Operasi Hard Disk

 

 

2.2 Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk mengembalikan file pada hard disk yang terhapus atau hilang termasuk di dalamnya mendiagnosa penyebab hilangnya data dan langkah-langkah yang dilakukan untuk melakukan recoverydata.

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan bagi semua user terutama yang tugasnya berkaitan dengan jaringan seperti staff support dan staff admin jaringan.

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3 Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

2.1.1 Kode Unit

Kode Unit     : TIK.CS02.041.01

 

2.1.2 Judul Unit

Judul Unit     : Mengembalikan File pada Hard Disk yang Terhapus atau Data Hilang

 

2.1.3 Deskripsi Unit

Unit Kompetensi ini berkaitan dengan mengembalikan file pada hard disk yang terhapus atau hilang. Unit ini mencakup: mendiagnosa penyebab data hilang, melakukan instalasi Software utility recovery data, menjalankan program recoverydata, dan menguji hasil recovery data.

 

 

2.1.4 Elemen Kompetensi

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Mendiagnosa penyebab data hilang 1.1  Data yang terhapus/hilang dapat diidentifikasi.

 

1.2.   Penyebab data yang hilang dapat diidentifikasi.

 

02     Melakukan instalasi Softwareutility recoverydata 2.1  Software utility recovery data disiapkan.

 

2.2  Instalasi Software Utility Recovery Datasesuai SOP.

 

03     Menjalankan program recoverydata 3.1 Software Utility Recovery Data dapat dijalankan sesuai SOP.

 

3.2  Data yang terhapus karena delete dapat dikembalikan lagi secara software.

 

3.3  Data yang hilang akibat hard disk terformat dapat dikembalikan lagi secara software.

 

 

3.1.       Data yang hilang akibat partisi table rusak dapat dikembalikan secara software.

 

04     Menguji hasil recoverydata 4.1  Data yang terhapus akibat delete dapat identifikasi kembali.

 

4.2  Data yang hilang akibat terformat dapat diidentifikasi kembali.

 

4.3  Data yang hilang akibat partisi table rusak dapat diidentifikasi kembali.

 

 

 

2.1.5 Batasan Variabel

  1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

 

  1. Sumber tenaga manusia dan peralatan mungkin beragam dari satu sektor industri ke industri lain dan mungkin mencakup:

2.1. Jenis komputer dan spesifikasi komputer

2.2. Perangkat peripheral komputer

2.3   Jumlah atau besar sistem

2.4   Beban Kerja tiap perangkat

2.5   OS yang digunakan

2.6   Tools yang digunakan

 

 

  1. Rincian biaya

3.1     Waktu pelaksanaan

3.2     Peralatan

3.3     Jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang digunakan

3.4     Penyediaan barang yang dapat dikonsumsi

 

  1. Kemungkinan-kemungkinan itu meliputi:

4.1     Kesulitan teknis

4.2     Pertimbangan hubungan industri

4.3     Sakit/kecelakaan/kejadian-kejadian

4.4     Hal-hal lain yang terkait dengan sektor

 

  1. Tenaga kerja yang relevan meliputi:

5.1     Teknisi Perakitan Komputer

5.2     Teknisi Perawatan Komputer

5.3     Teknisi Perbaikan Komputer

 

2.1.6 Panduan Penilaian

  1. 1.   Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini :

1.1   Pengetahuan dasar

1.1.1  Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi, laporan  tertulis.

1.1.2  Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi  informasi.

1.1.3  Manajemen projek.

 

1.2   Keterampilan dasar

1.2.1  Kemampuan  menyeluruh sektor industri.

1.2.2  Kemampuan menangani  dokumen secara akurat.

1.2.3  Format penyajian proposal/tender efektif yang tepat.

 

 

2.  Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau di luar pekerjaan atau merupakan kombinasi dari keduanya. Penilaian di luar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya.

 

Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1         Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali             untuk menentukan konsistensi kemampuan).

2.2         Studi kasus.

2.3         Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4         Menanyakan secara lisan/interview.

2.5         Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6         Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7         Bukti penilaian.

 

3. Aspek penting penilaian

Unit kompetensi ini menerapkan serangkaian sektor-sektor. Fokus penilaian akan tergantung pada sektor industri. Penilaian harus dibuat untuk memenuhi kebutuhan sektor tertentu dimana kemampuan tertentu sedang dinilai.

 

Penilaian ini sebaiknya tidak hanya ditujukan pada variabel-variabel,yang diterapkan kontek yang dipilih. Pembuktian berikut ini adalah penting dalam menentukan kompetensi pada unit ini:

3.1     Suatu proposal/tender produksi yang efektif, lengkap, dan disajikan dengan baik yang memenuhi semua spesifikasi laporan.

3.2     Proses pekerjaan yang sesuai untuk pengembangan proposal atau tender.

 

4.  Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dengan:

4.1.1  TIK.CS02.038.01  Memperbaiki Hard Disk yang Bad Sector.

4.1.2  TIK.CS02.039.01  Mendiagnosa dan Memperbaiki Kegagalan Operasi Hard Disk.

 

4.2    Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/ khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.1.7 Kompetensi Kunci

 

NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

3

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

2

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

2

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

3

7

Menggunakan teknologi

3

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1 Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu sistem berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

 

3.2 Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

MENGEMBALIKAN FILE PADA HARD DISK YANG TERHAPUS ATAU DATA HILANG

 

 

 

 

4.1 Tujuan Instruksional Umum

Siswa mampu menganalisa penyebab hilangnya data

Siswa mampu melakukan program recovery data

 

 

4.2 Tujuan Instruksional Khusus

Siswa mampu mengidentifikasi data yang terhapus/hilang tersebut

Siswa mampu mengidentifikasi penyebab hilangnya data tersebut

Siswa mampu memilih software utility recovery  data yang tepat

Siswa mampu menginstall software utility recovery data secara benar

Siswa mampu menggunakan software utility recovery data dengan baik dan benar

Siswa mampu mengembalikan data hilang akibat terformatnya hard disk

Siswa mampu mengembalikan data hilang akibat partisi table rusak

Siswa mampu mengembalikan data hilang akibat ketidaksengajaan dalam penghapusan

 

4.3 Mendiagnosa Penyebab Data Hilang

4.3.1 Identifikasi Data yang Hilang

Untuk mengidentifkasi data yang hilang, terlebih dahulu kita harus mengetahui jenis kerusakan pada data. Kerusakan pada data dapat dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu:

  1. Ketika hard drive komputer masih bekerja dengan baik tetapi anda telah menghapus file tersebut, memformat drive tersebut, atau kehilangan data karena alasan-alasan lain. Hal ini dikategorikan sebagai masalah logikal.
  2. Ketika hard drive komputer mempunyai permasalahan fisik dan beberapa komponen dari suatu drive rusak, sebagai contoh ketika terjadinya kebakaran atau banjir. Inilah yang dikategorikan sebagai masalah fisik.

 

Dalam banyak kasus yang terjadi berkaitan dengan masalah logikal, solusi dari software utility recovery dapat digunakan untuk mengembalikan data. Hanya jika drive tersebut mempunyai masalah fisik maka harus mengirimnya ke perusahaan recoveryhardware.

 

Untuk mengidentifikasi data yang hilang, kita dapat menggunakan software Recover Deleted Files. Software ini dapat mencari lebih dari 200 type file spesifik dari file yang terhapus. Terdapat 2 metode untuk data recovery, yaitu:

  1. Semua file di dalam computer, termasuk yang sudah terhapus, teridentifikasi oleh sebuah record di dalam table yang disebut Master File Master File Table (MFT). Record MFT dapat memberitahu computer tentang nama file dan juga lokasi dimana file tersebut tersimpan. Recover Deleted Files membaca record MFT untuk mencari dan mengembalikan file yang hilang atau terhapus.

 

  1. Dalam beberapa kasus, record MFT bisa saja corrupt atau rusak. Dalam hal ini, Windows tidak mempunyai informasi referensi untuk menemukan file yang hilang atau terhapus terebut. Tetapi Recover Deleted Files dapat mencari dan menemukan type file yang dispesifikasi user dengan men-scan media penyimpanan dan mencari struktur unik file, yaitu header yang unik, isi, dan footer.

 

Langkah-langkah penggunaan Recover Deleted Files adalah sebagai berikut:

  1. Tentukan pencarian apa yang ingin anda jalankan sesuai dengan situasi anda, sebagai contoh ketika anda akan menghapus file atau memformat drive anda maka gunakan pilihan”Fast Search”.

 

  1. Pilih drive yang anda inginkan untuk melakukan pencarian. Ketika anda tidak lagi dapat melihat drive letter, maka Recover Deleted File akan mecari drive pada tingkatan fisik, yang artinya akan mencari drive di PC anda, mulai dari awal sampai akhir, dan mengabaikan semua drive letter dalam drive.

 

  1. Pilih tipe file spesifik yang ingin anda cari.

 

  1. Mulailah pencarian, anda akan dapat melihat nama-nama file kemudian pilihlah file tersebut untuk melakukan preview dan menyimpan hasilnya di drive lain.

 

4.3.2 Penyebab Hilangnya atau terhapusnya suatu Data

Hilangnya atau terhapusnya suatu data dapat dikarenakan oleh berbagai faktor, antara lain sebagai berikut:

  1. Menghapus (delete) file secara tidak sengaja

Sering kali kesalahan ini justru dilakukan oleh pemakai yang mahir menggunakan komputer. Biasanya pemakai komputer yang ahli dalam melakukan setup Windows akan mematikan hal-hal yang dianggap tidak penting. Tanpa sengaja, file yang penting terhapus tanpa adanya tanda peringatan. Mereka yang tidak terlalu mahir menggunakan komputer, sangatlah jarang melakukan kesalahan ini karena mereka justru akan sangat berhati-hati dalam menempatkan atau menghapus file tersebut.

 

  1. Memformat hard disk secara tidak sengaja

Pada sistem Windows XP, seseorang sangatlah mudah melakukan format. Seringkali dalam melakukan format, tanpa sengaja melakukan penghapusan pada partisi hard disk yang berisikan data penting. Pemakai komputer yang sudah berpengalaman akan menempatkan sebuah data pada sebuah hard disk dengan drive letter tertentu. Misalnya menempatkan data penting pada hard disk pertama atau kedua. Sebelum melakukan format, pemakai harus memeriksa kembali dan memastikan drive letter yang akan diformat bukanlah drive letter atau hard disk yang berisikan data penting. Kesalahan ini dapat terjadi karena turunnya konsentrasi seseorang ketika melihat nama drive letter serta partisi pada sebuah komputer yang hendak dihapus atau cursor mouse tanpa sengaja tergeser ke partisi yang tidak ingin diformat.

 

  1. Menghilangkan partisi secara tidak sengaja

Pada sistem Windows XP sangat memudahkan seseorang membuat partisi. Sedangkan untuk sistem Windows 98, partisi harus dibuat dengan sistem DOS. Sayangnya, hal yang mendasar untuk membuat partisi pada sistem Windows XP terkadang kurang dipahami. Dan secara tidak sengaja anda melakukan penghapusan pada partisi hard disk yang berisikan data penting. Sedangkan sistem Windows 98, kejadian partisi hilang karena pemakai computer lupa memindahkan option pilihan hard disk. Terlebih bila mengunakan 2 hard disk dengan kapasitas dan pembagian yang sama paling sering terjadi.

 

4.  Menempatkan data pada hard disk yang usang

Seringkali pemakai komputer tetap menggunakan hard disk yang usang. Tetapi perlu kita ketahui bahwa hard disk memiliki jangka waktu pemakaian. Menempatkan data yang penting pada hard disk usang bukanlah hal bijaksana. Lebih baik melakukan backup atau setidaknya menempatkan data pada 2 hard disk berbeda untuk melakukan duplikat. Ketika hard disk tua mulai terjadi kerusakan fisik seperti bad sector atau hard disk mendadak tidak dapat diakses barulah disadari masih tertinggal data penting di dalamnya.

 

4.4 Melakukan Installasi Software Utility Recovery Data

4.4.1 Memilih Software Utility Recovery Data

Data Recovery sebenarnya dimungkinkan karena desain dari sistem operasi Microsoft Windows yang dikembangkan untuk memaksimalkan kecepatan penggunaan komputerdan penghapusan data. Sekarang ini prosedur dari Data Recovery berkembang dengan pesatnya. Hal ini mungkin dikarenakan oleh lembaga-lembaga hukum pemerintah seluruh dunia untuk menangani masalah bukti elektronik. Program tersebut dapat mengembalikan file yang terhapus dari Windows Recycle Bin, atau hilang karena format, infeksi virus, sistem shutdown yang tidak terduga atau kegagalan software dan bahkan mengembalikan file sementara file yang tidak pernah disimpan pun.

 

Program tersebut memiliki kemampuan mengembalikan file dokumen, grafik, foto dari kamera digital, file Zip, email, musik, video, dan sebagainya. Fitur-fitur tersebut tentu saja bergantung dari software recovery data yang dipilih. Sekarang ini banyak tersedia software recovery data yang bisa anda pilih. Penjelasan berikut akan membantu anda untuk memilih software-software untuk data recovery tersebut.

 

TuneUp Utilities

Software ini bukan merupakan software khusus untuk recovery tetapi di dalamnya terdapat suatu fitur file recoveryand distruction yang mampu mencari file atau direktori yang terhapus pada suatu drive letter. Software ini bisa di-download di situs Tune-up.com

 

Recover4All

Software ini mempunyai kemampuan khusus untuk melakukan pencarian file yang terhapus. Software utility tersebut dapat mencari nama file yang telah terhapus dan memilih apakah kondisi file yang terhapus masih baik atau utuh. Software undelete file membutuhkan input dari pemakai untuk mengembalikan nama file aslinya. Karena pada sistem Windows, file yang dihapus akan dihapus karakter paling depan. Misalnya file anggaran.xls masih dapat ditemukan dengan nama ?nggaran.xls. Dan karakter awal harus dimasukkan secara manual. Software ini bisa di-download di situs Recover4All.com.

 

Stellar Phoenix, GetDataBack, dan RecoverMyFiles

Ketiga software tersebut mampu mengambil data dari sebuah storage yang telah hilang sampai tingkat logical drive atau drive letter maupun informasi pada partisi. Artinya, sebuah hard disk yang sudah dianggap tidak memiliki partisi lagi (blank), ternyata masih dapat dicari sisa data dari file yang ada dalam hard disk. Bahkan software recoverydata ini akan mencoba mencari data walaupun hard disk atau storage media mengalami cacat fisik, misalnya bad sector.

Software ini juga memiliki kemampuan lain. Pertama, mendukung FAT16, FAT32, VFAT, dan NTFS. Kedua, mampu melakukan recover file yang terhapus, termasuk folder. Ketiga, mengembalikan file yang hilang dari terhapusnya partisi, bahkan yang terformat dengan sistem cepat/QUICK. Keempat, mengembalikan data dari storage yang tidak dapat diakses lagi atau terjadinya corruption file dengan pencarian sektor. Kelima, mendukung multidisk format seperti IDE sampai SCSI. Keenam, bekerja pada sistem Windows 95-XP dan 2003 untuk Stellar.

 

4.4.2 Installasi Software Utility Recovery Data

Cara Penginstallan dari Software Utility Recovery Datatergantung dari software apa yang anda pilih untuk melakukan data recovery. Selain itu, ada hal penting yang  perlu anda ketahui untuk mencegah kehilangan data secara permanen, yaitu:

Pertama, gunakan dua hard disk. Hard disk yang mengalami kerusakan atau datanya hilang digunakan sebagai hard disk kedua (slave). Sedangkan hard disk pertama digunakan sebagai sistem recoverydan melakukan backup data yang hilang.

Kedua, bila memiliki satu hard disk berisikan boot sistem dengan satu partisi dengan primary partition, langkah terbaik adalah tidak mengunakan hard disk tersebut untuk melakukan recover data. Gunakan storage (media simpan) lain untuk melakukan recover dengan menginstal software recoverydata. Upaya ini untuk mencegah data terhapus secara permanen.

Ketiga, bila terdapat beberapa drive letter misalnya C, D, dan E, gunakan sistem recoverydata pada drive yang tidak mengandung data. Sebagai contoh, data berada di dalam drive letter E maka tidak boleh mengunakan drive letter E untuk menginstal program apa pun. Program recoverydata dapat ditempatkan pada drive letter lain, misalnya di C dan D.

Keempat, bila secara tak sengaja menghapus partisi hard disk, jangan gunakan hard disk tersebut untuk menginstal software apa pun. Gunakan hard disk lain untuk mencari data dalam hard disk yang terhapus.

Kelima, sekalipun hard disk telah kehilangan informasi atau hard disk mulai mengalami gangguan seperti bad sector, sistem recoverydata dapat melakukan pengembalian data yang hilang. Asal, hard disk masih dapat dikenal oleh hard disk pembantu untuk melakukan recovery.

Berikut akan dijelaskan tentang penginstallan salah satu software utility recovery data, sebagai contoh: kita akan menginstall GetDataBack. Pertama-tama, kita harus melakukan setup recovery komputer:

  1. Bila drive yang ingin anda kembalikan datanya berasal dari Master/Boot-Drive (C:) maka pindahkan dari system dan jadikan slave/ second drive di computer lain. Cara untuk memindahkan drive dan menjadikannya slave drive adalah sebagai berikut:
  • Pertama-tama, matikan kompute dan cabut kabel power. Kemudian anda harus membuka casing computer, anda akan melihat hard-driver yang terhubung dengan kabel IDE dan kabel power. Anda harus membuka hard drive dan ambil drive tersebut untuk diinstal di computer lain. Terdapat 2 pilihan, yaitu:
    • Bila anda mempunyai computer lain yang bekerja, install drive tersebut sebagai slave drive. Berhati-hatilah anda harus mempunyai free space yang cukup di hard drive untuk meng-copy file-file yang ter-recoverytersebut.
    • Jika anda tidak mempunyai 2 komputer, maka anda dapat juga mengatur computer lama menjadi recoverycomputer. Hanya saja, anda tetap harus menyediakan hard drive dengan free space yang cukup untuk menyimpan data ter-recoverydan menginstall system operasi Window. Jadikan drive tersebut menjadi master dan drive yang bermasalah tersebut sebagai slave.

 

  • Langkah kedua adalah dengan menginstall drive sebagai second drive/slave. Anda harus memindahkan jumper drivenya sebagai slave. Pastikan juga terhubung dengan kabel power. Langkah ketiga adalah menghubungkan kabel power utama dan nyalakan RecoveryComputer. Pastikan second drive terdeteksi. Lihat di Windows Disk Management. Caranya adalah dengan masuk ke Start> Control Panel> Administrative Tools> Computer Management> Storage> Disk Management.

 

2. Download free demo version dari GetDataBack. Terdapat 2 versi, yaitu GetDataBack FAT dan GetDataBack NTFS. Bila anda tidak mengetahui apakah drive anda FAT atau NTFS, maka ada sedikit petunjuk untuk anda. Bila system operasi pada drive bermasalah anda adalah Window 95, 98, ME atau Compact Flash Card, USB Stick, drive eksternal yang tidak pernah anda format, floopy disk. Sistem file yang sering dipakai adalah FAT maka gunakan GetDataBack FAT. Bila system operasi anda adalah Window NT, 2000,atau XP maka kemungkinan system file nya menggunakan NT. Oleh karena itu anda harus menggunakan  GetDataBack NTFS. Window XP dapat menggunakan kedua jenis system file di atas. Tetapi pada umumnya, drive yang lebih besar dari 32 GB menggunakan NTFS. Jika anda masih tidak yakin, maka tidak berbahaya untuk mencoba salah satu versi. Bila setelah proses scan di langkah 2 tidak menemukan entry system file yang berguna maka ulangilah dan coba versi yang lain. Install GetDataBack pada Master Boot(C:) dari komputer recovery yang digunakan.

 

 

4.5 Menjalankan Program Recovery Data

Mulai menjalankan GetDataBack dengan meng-klik Start> All Programs> GetDataBack maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

 

 

Terdapat 4 pilihan pada GetDataBack, yaitu:

1. I don’t know, use default setting

Pilihan ini untuk pemula pemakai software GetDataBack. GetDataBack akan mengambil semua langkah dari 3 step pilihan yang ada.

 

2. Systematic file system damage

Pilihan ini diambil bila media penyimpanan atau hard disk storage telah dilakukan format atau ada hilangnya partisi. Bahkan sistem hard disk anda tidak memiliki partisi lagi dapat mengunakan GetDataBack untuk melakukan recovery file dengan syarat hard disk anda memang masih dapat bekerja.

 

 

 

3. Sustained file system damage

Kondisi paling parah yang dapat terjadi dimana file yang ada pada sistem hard disk sudah tertimpa data baru, misalnya dengan menginstall OS. Walaupun sangat tipis kemungkinannya menemukan data yang telah terhapus, diharapkan masih sedikit tersisa data anda yang dapat diselamatkan oleh GetDataBack.

 

4. I want to recover Delete file

Cara ini paling umum terjadi karena data ter-delete. GetDataBack dapat melakukan recover data baik file maupun directory untuk dikembalikan utuh seperti semula termasuk nama file dan nama directory.

Kemudian tekan next.

 

Mengembalikan Data yang Terhapus Karena Delete dengan GetDatBack

Untuk mengembalikan file karena terhapus tidak sengaja, ada 4 langkah melakukan recoverydengan GetDataBack.

Langkah pertama adalah memilih kondisi penyelamatan yaitu dengan option I want to recover Delete file.

Langkah kedua akan ditampilkan letak suatu data pada sebuah storage misalnya hard disk. Anda dapat memilih drive letter dari letak data yang ingin diselamatkan. Berikut adalah tampilan yang muncul dari langkah kedua.

Langkah ketiga akan menampikan kondisi data anda, bila indikator menunjukan warna hijau maka data dapat dikembalikan secara utuh.

 

Langkah keempat adalah mencari nama file dan directory dari daftar software GetDataBack. Dan anda cukup meng-copy file yang anda inginkan untuk di-backup ke media atau storage lain

 

 

Pada test undelete GetDataback untuk NTFS, semua file yang akan di-recoverydapat dikembalikan dengan nama-nama file seperti semula. Untuk kecepatan melakukan recovery data yang ter-delete, dibutuhkan waktu sekitar 15 menit dari 50GB partisi.

 

Mengembalikan Partisi yang Hilang atau Hard Disk yang terformat dengan GetDatBack

Berbeda dengan langkah untuk mengembalikan file yang terhapus karena delete, langkah untuk terformat atau hilangnya partisi mengharuskan anda setidaknya mengetahui letak partisi atau hard disk yang terhapus.

Langkah pertama setelah anda memilih option Systematic file system damage, maka anda harus memilih media / drive letter (partisi) yang telah terhapus yang berisikan data file anda.

Pada gambar dibawah ini, storage GIGABYTA i-RAM disk berkapasitas 2GB FAT dibuat terhapus oleh Windows. Anda cukup meng-click nomor media atau nama hard disk storage anda

 

 

Langkah kedua, anda harus memilih indikator berwarna hijau. Kondisi tersebut diartikan file anda tetap berada didalam hard disk atau storage, tetapi anda sudah kehilangan partisi anda.

 

Langkah ketiga adalah ketika GetDataBack mencari file yang hilang tetapi masih tersimpan di dalam storage. Gambar di bawah ini adalah tampilan setelah langkah kedua dilakukan dimana file dan directory dapat ditemukan kembali. Anda cukup meng-klik kanan mouse dan meng-copy data anda kembali ke media penyimpanan lain untuk melakukan backup.

 

Test GetDataBack untuk mencari file yang hilang setelah terhapusnya partisi atau terformat memerlukan waktu lebih lama. Pada test pencarian 50GB dibutuhkan waktu 1 jam lebih. Tetapi seluruh file yang dicari dapat dikembalikan seperti semula termasuk nama directory serta nama file.

Selain menggunakan software GetDataBack, anda juga dapat memanfaatkannya software Recover My Files Data Recoveryuntuk mengembalikan file-file yang telah terhapus tersebut. Software ini juga mampu melakukan recoveryuntuk file-file yang ter-delete, baik dari media hard drive, floppy disks, kamera digital, drive USB, ZIP disk, CompactFlash card, Smart Media, atau Sony Memory Sticks. Jenis-jenis file yang dapat direcover juga bermacam-macam mulai dari format Word, Excel, PowerPoint, Outlook, Outlook Express, Hotmail, Yahoo, Netscape, IncrediMail, database, AutoCAD, Microsoft Money, QuickBooks, Microsoft SQL, MYOB, sampai dengan file MPEG, AVI dan Mp3. Software ini juga dapat mencari file yang telah terhapus dari hard disk yang telah diformat ulang. Sebagai pelengkap, software ini juga memiliki fitur CD dan DVD burning.

Langkah-langkah cepat untuk mengembalikan file yang hilang adalah sebagai berikut:

1.  Persiapan awal

Pertama-tama, buka tool ini dari menu “Start | All Programs | Recover My Files”. Sebuah wizard akan menyambut Anda untuk memulai proses pencarian. Apabila Anda tidak ingin menggunakannya, Anda bisa membuang checkmark pada “Show Wizard on start up”. Kini pilih “Manual Set Option” untuk men-setting tool. Pada tab “File Types”, Anda dapat menentukan jenis file yang dicari. Pada tab “Search”, Anda dapat menentukan ukuran file yang hilang. Sementara pada tab “Advanced”, di bagian “Search level”, gunakan pilihan “Sector Level Search” untuk pencarian yang lebih dalam, lalu klik “OK”.

2.    Filter file yang akan dicari

Dalam melakukan pencarian, Anda dapat membatasi prosesnya agar pencarian dapat berjalan cepat melalui fitur “Filter”. Klik tombol “Filter” pada menu bar. Dalam jendela filter, Anda dapat mengklasifikasikan pencarian berdasarkan nama file, ukuran, tanggal file, dan kata kunci file. Anda tinggal memberikan checkmark pada pilihan yang ingin Anda gunakan. Contohnya, jika Anda ingin mencari berdasarkan nama file, Anda aktifkan pilihan “By Filename” lalu isilah nama file pada kotak yang berada di sampingnya. Selanjutnya, klik “OK”.

3.  Menentukan lokasi pencarian

Langkah ketiga ini mengajak Anda untuk memulai proses pencarian. Pilih “Start Search” untuk kembali ke wizard. Selanjutnya, klik pada pilihan “Complete Search” untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Klik “Next” untuk menuju ke jendela berikutnya. Pada jendela yang muncul, Anda dapat menentukan pilihan lokasi pencarian dengan mengaktifkan salah satu drive atau folder. Sebaiknya cara ini Anda gunakan jika mengetahui letak folder file yang terhapus tersebut. Namun, jika tidak, sebaiknya Anda aktifkan saja semuanya.

4.  Memulai proses pencarian

Untuk memulai proses pencarian, lanjutkan langkah ketiga dengan mengklik tombol “Next”. Di sini, Anda dapat menambahkan format file yang akan dicari. Tetapi semakin banyak format file yang Anda pilih, semaikn lama juga jalannya proses pencarian. Apabila tidak ada perubahan yang Anda lakukan pada bagian ini, Anda dapat segera memulai proses pencarian file dengan mengklik “Start”. Setelah itu, Anda tinggal menunggu hasilnya. Selanjutnya, Anda dapat melihat hasilnya pada bagian “Search Result”.

 

5.  Mengekspor list ke file

Setelah proses di atas selesai, tool akan menampilkan hasilnya di hadapan Anda. Anda bisa melihat keterangan tentang file tersebut pada tab “Preview” dan “Event Log” di bagian bawah. Semua keterangan akan ditampilkan secara rinci, termasuk jenis recovery yang bisa dilakukan. Simpan file tersebut melalui “Save Files” pada menu bar. Setiap hasil pencarian, tool selalu membuat laporannya dan Anda dapat menyimpan laporan tersebut. Klik “File | Export list to CSV file” untuk mengekspor laporan dalam format “.CSV”. Untuk membuka format ini Anda dapat menggunakan Excel.

 

6.  Melakukan proses pembakaran

Apabila file yang di-recoverytergolong besar, tentu saja Anda membutuhkan media penyimpan yang memadai. Untuk kondisi seperti ini, lebih tepat jika Anda menggunakan media CD atau DVD sebagai tempat penyimpanannya. Anda dapat melakukannya melalui pilihan “Recover | Save to CD/DVD”. CD-RW ataupun DVD-RW ROM akan terdeteksi secara otomatis pada bagian “Select Device”. Selanjutnya, klik “Start Burn” untuk memulai proses pembakaran. Cepat lambatnya proses pembakaran bergantung pada kecepatan CD yang digunakan.

Berikut akan diberikan lagi suatu contoh installasi dan penggunaan dari software File Recovery. File Recovery dapat di download dalam situs situsnya langsung di www.pcinspector.de/file_recovery.

 

Setelah File Recovery selesai di download, untuk menjalankan tool tersebut kita hanya menekan filerecovery.exe. Saat pertama kita menjalankan File Recovery akan masuk ke halaman utama yang berisi menu pilihan aksi apa yang akan dilakukan selanjutnya.

 

 

 

Recover Deleted Files

Digunakan untuk mengembalikan data yang telah dihapus dari tempat pembuangan data sementara (Recycle Bin).

  • Pilih logical drive, dimana Logical Drive itu maksudnya adalah bagian dari partisi hard disk yang dapat kita lihat di Windows Explorer.
  • Setelah menekan tombol OK maka File Recovery akan mencari file-file baik yang sudah ataupun belum terhapus. Tool  ini akan mencari dalam sector dan cluster pada drive
  • Pilih file yang dicari dalam folder “Deleted”. Klik kanan pada mouse.
  • Setelah itu save to ke tempat dimana kita akan meletakkannya.

 

 

 

 

 

Find Lost Data

Digunakan jika kita ingin mencari data yang telah hilang saat melakukan quick-formatting atau sistem yang hancur.

  • Pilih logical drive. Tekan OK.
  • Masukkan berapa minimum dan maximum alamat cluster tempat yang akan kita cari isi filenya. Tekan OK.
  • Pilih file yang kita cari dalam folder “Lost”. Lalu Save ke tempat dimana kita akan meletakannya.
  • Nama dalam folder “Lost” tersebut semua bernama Cluster.

 

Find Lost Drive

Digunakan untuk mencari drive sebelumnya yang hilang. Disini kitaakan mencari drive hilang yang telah terdapat dalam sector pada hard disk.

  • Pilih Physical Drive lalu Find Logical drives.
  • Pilih berapa start sector(min) dan End Sector(max).
  • Pilih file yang dicari dalam folder “Root”. Klik kanan pada mouse.
  • Setelah itu save ke tempat dimana kita akan meletakkannya.

 

 

4.6 Menguji Hasil Recovery Data

Uji coba dilakukan untuk mengetahui kinerja Software Recovery Data. Uji coba juga dilakukan sebagai sarana evaluasi sehingga dapat diketahui keakuratan software tersebut dalam merecoveryfile yang hilang.

 

Pengujian dilakukan dengan cara setiap hasil recoveryfile terdapat pencatatan kapasitas masing-masing data atau file yang di-recovery. Hasil pencatatan ini digunakan untuk melihat perbandingan keakuratan software recoverydata dalam mengembalikan file yang hilang tersebut.

 

Pertama-tama, besar data atau file dibedakan dalam 3 kelas, yaitu:

  • Kelas pertama 30 kb – 100 kb untuk data gambar atau foto.
  • Kelas kedua 4,920 kb – 27,322 kb untuk data aplikasi.
  • Kelas ketiga 105 kb – 2,381 kb untuk data dokumen.

 

Dalam setiap kelas terdapat 5 data yang akan di hapus lalu di-recover kembali. Setelah itu dibuat kelas data. Hasil uji coba digambarkan dalam grafik untuk melihat kemampuan atau keakuratan Software RecoveryData.

 

Data untuk kelas gambar sebelum dan sesudah di-recover.

No Nama Data Sebelum Dihapus Sesudah Recovery
1 Pic01.jpeg 30 Kb 30 Kb
2 Gambar.bmp 45 Kb 45 Kb
3 Picture.jpeg 60 Kb 60 Kb
4 Picture_35.jpeg 80 Kb 80 Kb
5 New_pic.jpeg 100 Kb 100 Kb

 

 

Data untuk kelas aplikasi sebelum dan sesudah di-recover.

No Nama Data Sebelum Dihapus Sesudah Recovery
1 Spybotsd14 4,920 Kb 4,920 Kb
2 Phptriad2-2-1 13,150 Kb 13,150 Kb
3 Easyphp 1-8_setup 7,896 Kb 7,896 Kb
4 Pack_Vista_Inspirat_1.1 27,322 Kb 27,322 Kb
5 Record-xp 8,801 Kb 8,801 Kb

 

Data untuk kelas dokumen sebelum dan sesudah di-recover.

No Nama Data Sebelum Dihapus Sesudah Recovery
1 Doc1 105  Kb 105  Kb
2 Doc2 323 Kb 323 Kb
3 Doc3 857 Kb 857 Kb
4 Doc4 1025 Kb 1025 Kb
5 Doc5 2381 Kb 2381 Kb

 

Berdasarkan pencatataan yang dilakukan dengan menggunakan software File Recoverytersebut, dapat terlihat bahwa bila file penting yang terhapus atau terformat dari computer kita, apat kita kembalikan dengan software tersebut dengan keakuratan data recovery100% dari data atau file yang dihapus secara terpisah tidak berada dalam satu folder. Hanya saja untuk data yang berada di dalam satu folder tidak dapat dikembalikan seutuhnya.

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1 Sumber Daya Manusia

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

 

  • Pembimbing

Pembimbing Anda merupakan orang yang dapat diandalkan karena beliau memiliki pengalaman. Peran Pembimbing adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.


5.2 Sumber-sumber Perpustakaan

Pengertian sumber-sumber kepustakaan adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

 

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi:

1.   Buku referensi (text book)

2.   Lembar kerja

3.   Diagram-diagram, gambar

4.   Contoh tugas kerja

5.   Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi. Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternatif lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

5.3 Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Mengembalikan File pada Hard Disk yang Terhapus  atau Data Hilang

 

  1. Kode Program Pelatihan    :    TIK.CS02.041.01

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR

BAHAN

KETERANGAN

1.

Mengembalikan File pada Hard Disk yang Terhapus  atau Data Hilang TIK.CS02.041.01

 

 

  • Unit PC (Personal Computer) dengan CD/DVD-RW.
  • PC dengan sistem operasi Windows dan Program Recovery Data, seperti Software GetDataBack, File Recovery, dan sebagainya.
  • Keyboard, mouse, dan monitor.
  • RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.
  • CD Installer Software Recovery Data
  • media penyimpanan data yang telah direcovery, bisa berupa CD, DVD, Hard Disk
    • CD installer
    • Microsoft Office.
    • Buku informasi, artikel, atau manual tentang data recovery

-

 

 

 

 

 

 

 


DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Testimoni

artikel lainnya Mengembalikan File Pada Hard Disk Yang Terhapus Atau Data Hilang TIK.CS02.041.01



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Tuesday 23 December 2014 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SUB BIDANG METODOLOGI PELATIHAN KERJA     MEMILIH SUMBERDAYA PELATIHAN UNTUK…

Wednesday 13 February 2013 | blog

Ada cara mudah untuk membuat anda lebih besar dan lebih penting dengan berpikir seperti orang-orang besar…

Friday 30 October 2015 | blog

ReadMore >>Testimoni Related posts: SP03 GANTI CARTRIDGE PRINTER CANON 745 746 SP01 GANTI CARTRIDGE PRINTER CANON…

Saturday 22 November 2014 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR GARMEN SUB SEKTOR CUSTOM-MADE WANITA       MEMELIHARA ALAT JAHIT…