Advertisement
loading...

 

 

Advertisement

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

 

 

 

MENERAPKAN PROSES-PROSES PENGELOLAAN RESIKO

TIK.PR01.013.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU KERJA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI. 2

BAB I. 3

STANDAR KOMPETENSI. 3

1.1 Unit Kompetensi Yang Dipelajari 3

1.1.1   Kode dan Judul Unit 3

1.1.2   Deskripsi Unit 3

1.1.3   Elemen Kompetensi 3

1.1.4   Batasan Variabel 4

1.1.5   Panduan Penilaian. 4

1.1.6 Kompetensi Kunci 5

BAB II. 7

TAHAPAN BELAJAR. 7

2.1 Langkah-langkah / Tahapan Belajar. 7

2.2 Indikator Kerja. 7

BAB III. 14

TUGAS TEORI, UNJUK KERJA  DAN SIKAP KERJA. 14

3.1 TUGAS  TERTULIS  : 14

3.2 Tugas Unjuk Kerja : ( Seri A ). 21

3.3 Tugas Sikap Kerja : ( Seri A ). 23

3.4 Daftar Cek Unjuk Kerja. 25

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB I

STANDAR KOMPETENSI

 

1.1     Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

1.1.1   Kode dan Judul Unit

Kode Unit               : TIK.PR01.013.01

Judul Unit               : Menerapkan Proses-Proses Pengelolaan Resiko

1.1.2   Deskripsi Unit

Unit kompetensi ini diperlukan untuk mendukung , melaksanakan prosedur-prosedur yang menyediakan panduan-panduan untuk mengidentifikasi, menganalisis,       mengevakuasi, mengurangi dan memonitor resiko dalam perubahan teknologi. 

1.1.3   Elemen Kompetensi

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01      Menetapkan konteks resiko 1.1     Lingkungan organisasi dan teknis ditetapkan dan didokumentasikan

1.2     Batas-batas resiko ditetapkan  dan didokumentasikan sesuai dengan operasi perusahaan dan strategi lingkungan

 

02      Mengidentifikasi faktor-faktor, resiko 2.1     Resiko proyek berdasarkan skala, kepentingan, kerumitan dan waktu diidentifikasi serta di dokumentasikan sesuai standar kompetensi

2.2     Secara teknologi sesuai dengan strategi bisnis faktor-faktor resiko yang ada di    identifikasi dan di dokumentasikan

2.3     Pengaruh perubahan sesuai dengan arah bisnis saat ini dam masa depan di identifikasi dan di dokumentasikan

 

03      Mengimplementasikan rencana pengelolaan resiko 3.1   Setiap factor resiko ditinjau menurut klasifikasinya dan dimonitor

3.2   Resiko yang terukur di identifikasi sesuai           standar buku

3.3     Butir-butir interfensi pengelolaan resiko ditoleransi unjuk kerjanya menurut standar buku

3.4   Resiko yang mungkin terjadi dari semua resiko yang ada dan tidak dapat dikurangi, ditangani sesuai dengan kebutuhan bisnis

3.5   Tahap-tahap implementasi dan penuntunan dilakukan untuk menggolongkan faktor-faktor resiko

 

04      Memonitor,memperbaharui dan profil pelaporan resiko 4.1     Resiko umum yang rutin diperbaharui, resiko baru ditambahkan dan resiko lama dipindahkan, contohnya ketika sebagian        sistim telah bermigrasi maka migrasi berhenti menjadi suatu resiko tetapi implementasinya menjadi satu resiko baru

4.2     Tinjauan resiko yang belum deprogram dilakukan pada proyek yang besar

4.3     Umpan balik untuk menyediakan peringatan adanya resiko baru sesuai dengan kebutuhan bisnis ditetapkan

 

 

                                                               

 

1.1.4   Batasan Variabel

1.   Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi

2.  Menerapkan proses-prose pengelolaan resiko bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi

 

1.1.5   Panduan Penilaian

1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang untuk mendemontrasikan        kompetensi, memerlukan bukti keterampilan dan pengetahuan dibidang         berikut ini :

 

1.1   Pengetahuan dasar :.

1.1.1  Migrasi ke teknologi baru

1.1.2    Perancangan proses bisnis

1.1.3  Pemeliharaan dan administrasi situs

1.1.4  Memahami bagaimana situs e-bisnis yang tepat pada strategi          korporasi

1.1.5    Kebijakan penulisan diseminasi

1.1.6    Spesifikasi teknik dokumentasi

1.1.7    Memahami rantai suplai bisnis

1.1.8    Memahami analisis pengguna

1.1.9    Hak cipta dan property intelektual

 

1.2           Substansi didalam keahlian ini :

1.2.1  Kapasitas perencanaan

1.2.2  Migrasi ke teknologi baru

1.2.3  Arsitektur informasi

1.2.4    Menggunakan software dan hardware untuk perancangan situs

1.2.5    Pengelolaan proyek

 

2.  Konteks penilaian

Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara teori

 

3. Aspek penting penilaian

Aspek yang harus diperhatikan

3.1  Kemampuan mengidentifikasi dan mendokumentasikan faktor-faktor resiko sesuai strategi bisnis

3.2   Kemampuan menangani resiko yang ada sesuai dengan kebutuhan lingkungan

 

4.  Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1   Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan :

4.1.1    TIK.PR01.003.01Merencanakan dan mengorganisasikan kerja individu

4.1.2    TIK.PR01.017.01 Migrasi ke teknologi baru

 

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu        dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi         harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sekor tertentu. Batasan        variable akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus,        pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

1.1.6 Kompetensi Kunci

 

 NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

3

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

3

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

3

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

3

5

Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika

3

6

Memecahkan masalah

3

7

Menggunakan teknologi

3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB II

TAHAPAN BELAJAR

2.1 Langkah-langkah / Tahapan Belajar.

 

  • Penyajian materi,  pengajaran /  pelatihan  kerja, peserta pelatihan dan  penilai / asesor harus yakin dapat memenuhi seluruh rincian yang tertuang dalam unit komoetensi dari standar kompetensi kerja nasional Indonesia.
  • Isi perencanaan dari buku kerja ini merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok-pokok pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja

 

2.2 Indikator Kerja

 

Merupakan pernyataan persyaratan tingkat standar kriteria kinerja pelaksanaan tugas pekerjaan ( task ) / unit kompetensi untuk mencapai  mencapai kompetensi dari setiap kegiatan atau langkah kerja ( aktivitas ) / elemen kompetensi  yang terukur pada masing-masing kriteria unjuk kerja dengan persyaratan yang dibutuhkan ( domein K, S, A ) pada kategori  jenis perilaku dan kemampuan internal setiap individu peserta pelatihan kerja, yaitu :

 

  1. Pengetahuan / Knowledge ( Kognitif ).

 

  1. Pada umumnya digunakan kata  : “ Dapat.
  2. Jenis kategori perilaku :

2.1.       Pengetahuan, Pemahaman.

-  Kemampuan internal : Dapat  mengetahui, memahami,……….dll.

-  Tahapan Belajar        : Pengetahuan, Pemahaman,…….dst.

2.2.       Penerapan, Analisa , dst..

 

  1. Keterampilan / Skill  ( Psikomotorik ).

 

  1. Pada umumnya digunakan  kata :  “ Mampu.”
  2. Jenis kategori perilaku :

Persepsi, Kesiapan, Gerakan terbimbing, Gerakan Biasa,

- Kemampuan internal  : Mampu menyiapkan, melakukan, ….. dll.

- Tahapan Berlatih       : Kesiapan, Gerakan biasa, ………dst.

Gerakan Komplek,  Penyesuaian Pola Gerakan, dst..

 

  1. Sikap Kerja  / Attitude  ( Affektif ).

 

  1. Pada umumnya digunakan  kata :  “ Harus.”
  2. Jenis kategori perilaku :

2.1. Penerimaan, Partisipasi, Tanggung Jawab, Ketelitian, Kecermatan, dst.

-  Kemampuan internal  : Harus menunjukkan, bertanggung jawab,

-  Kemampuan safety   : Harus Teliti, Cermat, Ramah, Sabar………..dll.

-  Tahapan Berlatih       :  Sikap,

2.2. Penentuan sikap / Penilaian,  dst..

 

Tabel  Indikator Kerja :

Tabel indikator kerja, terdiri atas Nomor, KUK,  indikator, tahapan berlajar dan sumber belajar. Pada Unit Kompetensi TIK.PR01.013.01,  meliputi 4 (empat) elemen kompetensi dan  13 (tiga belas) Kriteria Unjuk Kerja, dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

 

 

NO

K U K

Indikator Kerja

Tahapan Belajar

Sumber

  01 Menetapkan konteks resiko
1.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lingkungan organisasi dan teknis ditetapkan dan didokumentasikan 1.1 Dapat mengidentifikasi dan menganalisa lingkungan internal dan eksternal organisasi

 

1.2 Mampu mengidentifikasi dan menganalisa lingkungan teknis.

 

1.3 Harus disesuaikan dengan prosedur kerja

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
 

  • Buku manual

 

 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Batas-batas resiko ditetapkan  dan didokumentasikan sesuai dengan operasi perusahaan dan strategi lingkungan

 

1.1 Dapat menentukan batasan-batasan resiko sesuai dengan lingkungan organisasi

 

1.2 Mampu mendokumentasikan batas-batas resiko

 

1.3 Harus disesuaikan dengan prosedur kerja

 

 

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
 

  • Buku manual

 

 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
  2 Mengidentifikasi faktor-faktor resiko
1 Resiko proyek berdasarkan skala,kepentingan, kerumitan dan waktu diidentifikasi serta didokumentasikan sesuai standar kompetensi 1.1 Dapat menentukan resiko proyek sesuai skala dan kepentingan serta waktu

 

1.2 Mampu mendokumentasikan resiko proyek sesuai dengan skala, kepentingan dan waktu

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

 

 

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
 

  • Buku manual

 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

 

 

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
2 Secara teknologi sesuai dengan strategi bisnis faktor-faktor resiko yang ada diidentifikasi dan di dokumentasikan

 

1.1 Dapat menentukan faktor-faktor resiko sesuai strategi bisnis

 

1.2 Mampu mengidentifikasi dan menganalisa strategi bisnis

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

 

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
 

  • Buku manual

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
3 Pengaruh perubahan sesuai dengan arah         bisnis saat ini dam masa depan di identifikasi dan didokumentasikan

 

1.1 Dapat menentukan pengaruh perubahan

 

1.2 Mampu mendokumentasikan perubahan sesuai dengan arah bisnis

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

 

 

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
  • Buku manual
 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
  3 Mengimplementasikan rencana pengelolaan resiko
1 Setiap faktor resiko ditinjau menurut klasifikasinya dan dimonitor 1.1 Dapat menentukan klasifikasi faktor resiko

 

1.2 Mampu meninjau faktor resiko

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

 

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
  • Buku manual
 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
2 Resiko yang terukur diidentifikasi sesuai standar buku

 

 

1.1 Dapat menentukan klasifikasi faktor resiko

 

1.2 Mampu mengukur faktor resiko

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

 

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
  • Buku manual
 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
3 Butir-butir interfensi pengelolaan resiko ditoleransi unjuk kerjanya menurut standar buku

 

1.1 Dapat memahami butir-butir interferensi pengelolaan resiko

 

1.2 Mampu menoleransi interferensi pengelolaan resiko

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

 

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
  • Buku manual
 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
4 Resiko yang mungkin terjadi dari semua resiko yang ada dan tidak dapat dikurangi, ditangani sesuai dengan kebutuhan bisnis

 

1.1 Dapat menentukan resiko yang mungkin terjadi

 

1.2 Mampu mengurangi resiko yang mungkin terjadi

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

 

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
  • Buku manual
 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
5 Tahap-tahap implementasi dan penuntunan dilakukan untuk menggolongkan faktor-faktor resiko

 

1.1 Dapat menentukan resiko yang mungkin terjadi

 

1.2 Mampu mengurangi resiko yang mungkin terjadi

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

 

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
  • Buku manual
 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
  04 Memonitor, memperbaharui dan profil pelaporan resiko
1 Resiko umum yang rutin diperbaharui, resiko           baru ditambahkan dan resiko lama dipindahkan 1.1 Dapat menentukan resiko baru

 

1.2 Mampu memperbarui resiko baru

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
  • Buku manual
 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka

 

  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
2 Tinjauan resiko yang belum diprogram dilakukan pada proyek yang besar 1.1 Dapat menentukan resiko baru yang belom diprogram

 

1.2 Mampu melakukan tinjauan resiko

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
  • Buku manual
 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka
  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
3 Umpan balik untuk menyediakan peringatan adanya resiko baru sesuai dengan kebutuhan bisnis ditetapkan 1.1 Dapat mengetahui gejala-gejala timbulnya resiko

 

1.2 Mampu mengidentifikasikan kebutuhan bisnis

 

1.3 Harus disesuaikan dengan standar kompetensi

 

  • Tahapan belajar : pemahaman

 

 

  • Tahapan  berlatih : persepsi

 

  • Tahapan sikap : Partisipasi
  • Internet
  • Buku manual
 

 

 

  • Buku referensi dari daftar pustaka
  • SOP (Standar Operasional Prosedur)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB III

TUGAS TEORI, UNJUK KERJA  DAN SIKAP KERJA

 

TUGAS TEORI , UNJUK KERJA DAN  SIKAP  KERJA :

 

Berlaku untuk setiap elemen kompetensi dan krteria unjuk kerja dalam level Unit Kompetensi TIK.PRO1.013.01, Menerapkan proses-proses pengelolaan resiko dan  jumlah nilai tingkat gradasi kompetensi kunci yang terindikasi pada 13(tiga belas) kompetensi kunci.

 

Tugas teori dan tugas unjuk kerja dalam Bab III  pada  Buku Kerja ini, meliputi :

 

3.1        Tugas Tertulis :

  • Tugas tertulis untuk  menilai pengetahuan ( Knowledge ) seseorang dalam menampilkan elemen kompetensi dan kriteria unjuk kerja.
  • Dapat dipergunakan untuk mengidentifikasi penilaian unjuk kerja dan unjuk sikap kerja.
  • Didukung  aspek pengetahuan yang dibutuhkan dalam panduan penilaian yang terindikasi pada kiteria unjuk kerja  dan kompetensi kunci.
  • Dapat dimasukkan penilaian pengetahuan sikap kerja.

 

3.2.      Tugas  Unjuk Kerja :

  • Tugas unjuk kerja untuk menilai keterampilan ( Skill ) seseorang dalam menampilkan elemen komptensi dan kriteria unjuk kerja.
  • Didukung  aspek keterampilan  yang dibutuhkan dalam panduan penilaian yang terindikasi pada kriteria unjuk kerja dan kompetensi kunci.

 

3.3.      Tugas  Sikap  Kerja :

  • Tugas unjuk sikap kerja untuk menilai sikap ( Attitude ) seseorang dalam menampilkan elemen kompetensi dan kriteria unjuk kerja.
  • Didukung aspek kritis atau penyikapan kerja  dalam panduan penilaian yang terindikasi pada kriteria unjuk kerja dan kompetensi kunci.

 

3.1 TUGAS  TERTULIS  :

 

3.1.1.  Memiliki tingkatan kesulitan :

  1. Soal mudah.
  2. Soal sedang.
  3. Soal sulit.

Kisi-kisi  soal dan jumlah soal dibedakan pada setiap level unit kompetensi.

3.2.2.  Bentuk tugas tertulis adalah Obyektive Test., terdiri atas :

  1. Pilihan Ganda  (Multiple Choice).
  2. Menjodohkan (Matching).
  3. Jawaban Singkat (Short Answer)

 

              Penilaian dengan menggunakan satu atau lebih dari satu pertanyaan untuk setiap elemen kompetensi,   jika penilai   kurang puas   dengan   kesiapan anda   dalam melakukan  penilaian unjuk kerja dan sikap kerja anda,   maka rencana pelatihan unjuk kerja dan sikap kerja  ulang / remidial akan dibicarakan antara anda dengan penilai.

 

        PILIHAN GANDA :

( Seri  A ).

 

  1. Selesaikan semua tugas tertulis sesuai pertanyaan masing-masing dengan mengacu pada bentuk soal pilihan ganda (Muliple Choise), seri A.
  2. Waktu tersedia 25 menit, jumlah soal 25 pertanyaan.

 

Tugas :  Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar dengan memberi tanda  X pada  huruf a, b, c dan d yang anda pilih.

 

  1. Hal yang menjadi faktor utama dalam penerapan manajemen resiko di suatu organisasi yaitu(KUK 1.2)

a. Risk management culture

b. Biaya produksi yang berlebihan

c. Informasi teknologi Master Plan

d. Kestabilan tim pelaksana manajemen resiko

 

  1. Suatu sistem yang digunakan untuk mengukur kecepatan organisasi dalam menghadapi risiko serta monitor dan kontrol pengendalian resiko adalah (KUK 4.3)

a.Early Wasting Systems

b. Early Wanted Systems

c. Early Warning Systems

d. Early wacthing Systems

 

  1. Dibawah ini merupakan resiko kegagalan dalam aspek pemasaran, kecuali: (KUK 2.1)

a. Perubahan permintaan pasar

 

b. Biaya produksi yang berlebihan

c. Performance produk yang rendah

d. Pemalsuan

 

  1. Secara umum resiko dapat diklasifikasikan sebagai berikut, kecuali:  (KUK 3.1)

a. Resiko strategis

       b. Resiko murni

       c. Resiko spekulatif

d. Resiko fundamental

 

  1. Pernyataan dibawah yang benar adalah: (KUK 4.2, KUK 2.1, KUK 2.2, KUK 3.2)

a. Pengawasan resiko dapat dilakukan dengan menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan fisik dan mental

b. Resiko dapat didefinisikan menjadi tiga yaitu resiko bisnis, proyek, dan strategis

c. Model framework manajemen IT terdiri dari soruce, event dan effect

d. Strategi kepemimpinan untuk mencapai keberhasilan dalam penerapan  IT adalah menyelaraskan IT dengan strategi bisnis.

 

  1. Proses manajemen resiko yaitu, kecuali: (KUK 3.3)

a. Analisa resiko

b. Identifikasi resiko

c. Pengurangan resiko

d. Evaluasi resiko

 

  1.  Prinsip dasar yang harus diikuti pada saat penerapan manajemen resiko adalah:(KUK 3.5)

a. Pengukuran yang akurat

b. Pengambilan keputusan yang tepat

c. Menentukan resiko

d. Tidak ada yang benar

 

  1. Faktor-faktor resiko yang timbul pada saat implementasi kecuali: (KUK 3.5)

a. Tidak sesuai antara kebutuhan bisnis dan sistem informasi

b. Banyak aplikasi tambal sulam

c. Investasi yang digunakan berlebih

d. Standar kualitas sistem informasi tidak sesuai

 

  1. Resiko yang timbul sejalan perkembangan teknologi secara global adalah: (KUK 3.4)

 

       a. Resiko strategis

b. Resiko fundamental

c. Resiko partikular

d. Resiko murni

 

 

  1. Pengawasan resiko melalui pendekatan fisik dilakukan melalui: (KUK 4.2)

 

       a. Menerima resiko

b. Menghindari resiko

c. Mengontrol resiko

d. Semua benar

.

  1. Dibawah ini yang merupakan kejahatan dalam dunia internet adalah,kecuali: (KUK 4.1)


       a. Pencurian kartu kredit

b. Hacking

c. Cracking

d. Mentransmisi data

 

  1. Tugas manajer proyek pada tahap memonitor resiko adalah: (KUK 2.1)

a. Merancang cara terbaik untuk menekan resiko

b. mengevaluasi resiko yang ada

c. mentransfer resiko

d. tidak ada yang benar

 

 

  1. Strategi manajemen resiko agar proyek berjalan lancar, kecuali (KUK 4.2)

a. Melakukan organisasi ulang tim proyek

b. Mengganti komponen rusak dengan komponen baru yang lebih baik

c. Restrukturisasi organisasi

d. Pelatihan staff

 

  1. Salah satu dimensi yang secara langsung berpengaruh terhadap tingkat resiko pelaksanaan proyek sistem informasi, kecuali: (KUK 4.3)

a. Ukuran dan batasan proyek

b. Penguasaan Teknologi

c. Stabilitas tim proyek

d. Struktur Proyek

 

  1. Dibawah ini merupakan Metodologi pengurangan resiko:(KUK 3.3)

a. Melakukan penilaian resiko kembali

b. Melakukan cost-benefit analysis

c. Melakukan analisis faktor resiko

d. Salah semua

 

  1. Penentuan level resiko dari sistem TI yang merupakan pasangan ancaman/vulnerability merupakan suatu fungsi dari:(KUK 3.3)

a. Kecenderungan suatu sumber ancaman menyerang vulnerability dari sistem TI.

b. Besaran dampak yang akan terjadi jika sumber ancaman sukses  menyerang vulnerability dari sistem TI.

c. Terpenuhinya perencanaan kontrol keamanan yang ada untuk mengurangi dan menghilangkan resiko.

d. Semua benar

 

  1. Lingkungan eksternal yang mempengaruhi timbulnya resiko adalah: (KUK 1.1)

a. Sumber daya manusia

b.  Budaya

c. Top manajemen

d. Semua benar

 

  1. Suatu proses dimana berbagai resiko diidentifikasi, diukur dan dikendalikan di seluruh bagian organisasi disebut:(KUK 1.1)

a. Identifikasi resiko

b. Manajemen resiko terintegrasi

c. Analisa resiko

d.Pengendalian resiko

 

  1. Resiko yang dialami oleh organisasi jika terjadi kegagalan dalam proses reengineering khususnya saat perubahan teknologi, kecuali: (KUK 2.1)

a. Resiko teknis

b. Resiko parsial

c. Resiko finansial

d. Resiko politis

 

  1. Memperhitungkan masing-masing resiko yang telah dikenal dan mengidentifikasi strategi untuk menangani resiko disebut: (KUK 3.1)

a. Perencanaan resiko

b. Pengendalian resiko

c. Analisa resiko

d. Manajemen resiko

 

 

  1. Suatu resiko yang penyebabnya dilakukan oleh individu dan dampaknya terbatas, di mana kita dapatmenunjuk individu/seseorang yang menyebabkannya disebut: (KUK 3.1)

a. Resiko murni

b. Resiko fundamental

c. Resiko particular

d. Resiko spekulatif

 

  1. Beberapa manfaat dari informasi teknologi Master Plan yaitu:(KUK 3.1)

a. Menjadi alat kontrol dan parameter kesuksesan implementasi

b. Mengurangi berbagai resiko yang mungkin timbul dalam implementasi informasi teknologi

c. dasar bagi perencanaan perusahaan dalam implementasi TI

d. Semuanya benar

 

  1. Resiko yang biasanya mengancam proyek-proyek infrastruktur berskala besar adalah: (KUK 2.1)

a. Ketidakmatangan perencanaan

b. Cost overruns

c. Kegagalan manajer proyek

d. Semua salah

 

  1. Pernyataan dibawah ini yang salah adalah: (KUK 2.3, KUK 3.1, KUK 3.5)

a. Manajemen perubahan berperan sebagaisalah satu penopang pengelolaan resiko terintegrasi.

b. Mengelola sesuatu ketidakpastian menjadi pasti disebut dengan master plan.

c. Independensi merupakan salah satu prinsip dasar yang akan menjadi penentu arah dalam menyusun kerangka kerja Manajemen Resiko yang handal

d.Salah satu resiko baru yang dihadapi oleh perusahaan dalam mengembangkan teknologi adalah internet

 

  1. Resiko yang sering muncul pada aspek keuangan adalah:
    1. Pinjaman yang berlebihan
    2. Kurangnya perencanaa keuangan
    3. Tidak adanya yang mengurus keuangan
    4. Adanya tindakan KKN

 

Lembar Pemeriksaan Peserta  untuk Tugas Tertulis :

(  Seri   A  )

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu, sebelum ditandatangani.

 

No.

Uraian Pertanyaan Tugas Tertulis Seri A.

Benar

Salah

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21

22

23

24

25

 

 

Apakah pertanyaan No.1 sampai No.25  Seri  A, telah di jawab dengan benar ?

Keterangan

 

 

 

 

Total  waktu

25 menit.

 

1. Nama Peserta pelatihan     :   ……………………………

 

Tanda tangan Peserta       :   ……………………………

 

2. Nama Penilai                   :    ……………………………

 

Tanda tangan Penilai       :   ……………………………

 

 

Catatan Penilai :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.2 Tugas Unjuk Kerja : ( Seri A ).

 

  1. Selesaikan semua tugas unjuk kerja  sesuai instruksi unjuk kerja  masing-masing sesuai instruksi kerja dengan batasan pada indikator kerja dan mengacu pada standar kriteria masing-masing, seri A.
  2. Waktu tersedia 5  menit, jumlah soal   1  Instruksi Kerja..

 

Tugas 1: Menjelaskan model framework manajemen resiko IT

 

a. Waktu                   :    5 menit.

 

b. Alat                      :    Pulpen/Pensil

c. Bahan                   :    Buku catatan

 

d. Indikator Kerja      :    Mampu menjawab dengan jelas dan tepat

 

e. Standar Kriteria     :    Terinci dengan benar

 

f. Instruksi Kerja       :    Sebutkan dan jelaskan model framework manajemen resiko IT! (KUK 3.2)

 

Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Tugas Unjuk  Kerja :

       (  Seri  A  )

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu, sebelum ditandatangani.

No.

Uraian Pertanyaan Tugas Unjuk Kerja, seri A

Benar

Salah

1.

 

 

Apakah pertanyaan No.1 Seri A  telah di jawab dengan benar ?

Keterangan

 

 

Total waktu

5 menit.

 

1. Nama Peserta pelatihan :   ……………………………

 

Tanda tangan Peserta     :   ……………………………

 

2. Nama Penilai                   :    ……………………………

 

Tanda tangan Penilai       :   ……………………………

 

 

Catatan Penilai :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.3 Tugas Sikap Kerja : ( Seri A ).

  1. Selesaikan semua tugas sikap kerja  sesuai instruksi sikap kerja  masing-masing sesuai instruksi kerja dengan batasan pada indikator kerja dan mengacu pada standar kriteria masing-masing, seri A.
  2. Waktu tersedia 5  menit, jumlah soal   1  Instruksi Kerja..

 

Tugas 1 :  Mengawasi resiko yang mungkin muncul

 

a. Waktu                     :    5  menit.

 

b. Alat                        :    Pulpen/Pensil

c. Bahan                      :    Buku catatan

 

d. Indikator Kerja         :    Mampu menjawab dengan jelas dan tepat

 

e. Standar Kriteria        :    Terinci dengan benar

 

f. Instruksi Kerja        :   Terdapat dua pendekatan untuk mengawasi resiko yang mungkin muncul. Sebutkan dan jelaskan (KUK  4.2)

 

Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Tugas Sikap  Kerja :

       (  Seri  A  )

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu, sebelum ditandatangani.

No.

Uraian Pertanyaan Tugas Sikap Kerja, seri A

Benar

Salah

1.

 

 

Apakah pertanyaan No.1 Seri A  telah di jawab dengan benar ?

Keterangan

 

 

Total waktu

5  menit.

 

1. Nama Peserta pelatihan     :   ……………………………

 

Tanda tangan Peserta       :   ……………………………

 

2. Nama Penilai                   :    ……………………………

 

Tanda tangan Penilai       :   ……………………………

 

 

Catatan Penilai :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Buku-buku referensi untuk pelatihan yang telah direkomendasikan :

A. Data Buku  Manual :

 

  1. Manajemen Resiko

Iban Sofyan, CV. Graha Ilmu.

 

  1. Manajemen Resiko

Rajagrafindo Persada, Januari 2007.

 

  1. Manajemen Risiko Bisnis: Pendekatan Finansial dan Nonfinansial

Husein Umar, Januari 1998

 

B. Data Buku Pendukung Teori.

-           Lihat pada Modul Buku Informasi Menerapkan Proses-Proses Pengelolaan Resiko

 

C. Website yang Dapat Dikunjungi.

 

 

 

3.4 Daftar Cek Unjuk Kerja

Demonstrasikan validitas perencanaan berkaitan komponen standar kompetensi

 

Kode unit

: TIK.PR01.013.01

Judul Unit

: Menerapkan Proses-Proses Pengelolaan Resiko

Nomor Elemen

Ya

Tidak

KUK

Ya

Tidak

1. Menetapkan konteks resiko

1.1    Lingkungan organisasi dan teknis ditetapkan dan didokumentasikan

 

 

1.2    Batas-batas resiko ditetapkan dan didokumentasikan sesuai dengan operasi perusahaan dan strategi lingkungan

 

2. Mengidentifikasi faktor- faktor, resiko

2.1    Resiko proyek berdasarkan skala, kepentingan, kerumitan dan waktu diidentifikasi serta di dokumentasikan sesuai  standar kompetensi

 

 

2.2    Secara teknologi sesuai dengan strategi bisnis faktor-faktor resiko yang ada di   identifikasi dan di dokumentasikan

 

 

2.3 Pengaruh perubahan sesuai dengan arah bisnis saat ini dam masa depan di identifikasi dan didokumentasikan

3.Mengimplementasikan rencana pengelolaan resiko

3.1    Setiap factor resiko ditinjau menurut klasifikasinya dan dimonitor

 

3.2    Resiko yang terukur di identifikasi sesuai   standar buku

 

 

3.3    Butir-butir interfensi pengelolaan resiko ditoleransi unjuk kerjanya menurut standar buku

 

 

3.4    Resiko yang mungkin terjadi dari semua resiko yang ada dan tidak dapat dikurangi, ditangani sesuai dengan kebutuhan bisnis

 

 

3.5    Tahap-tahap implementasi dan penuntunan dilakukan untuk menggolongkan faktor-faktor resiko

 

4. Memonitor, memperbaharui dan profil pelaporan resiko

4.1    Resiko umum yang rutin diperbaharui, resiko baru ditambahkan dan resiko lama dipindahkan, contohnya ketika sebagian sistem telah bermigrasi maka migrasi berhenti menjadi suatu resiko tetapi implementasinya menjadi satu resiko baru

 

 

 

4.2  Tinjauan resiko yang belum diprogram dilakukan pada proyek yang besar

 

 

 

4.3 Umpan balik untuk menyediakan peringatan adanya resiko baru sesuai dengan kebutuhan bisnis ditetapkan

Kondisi Unjuk Kerja

Penunjang Ketrampilan dan Pengetahuan

Aspek – aspek penting dalam Pengujian

 

 

Testimoni

Advertisement
  1. Toko Kain Batik Cap Terbaik di Solo
  2. Toko Baju Batik Terbaik di Solo
  3. Aneka Kain Batik dengan Harga Murah
  4. Baju Batik Sarimbit Terbaik
  5. Dapatkan Kain Batik Berkualitas dengan Diskon 25%
  6. Aneka Baju Batik Seragam Kantor
  7. Pembuatan Seragam Batik Berlogo
slideseragambatik
Filed under : blog, tags: