Advertisement
loading...

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR MULTIMEDIA

 

 

MENERAPKAN PRINSIP-PRINSIP RANCANGAN INSTRUKSIONAL

TIK.MM01.009.01

 

 

 

 

 

 

BUKU PENILAIAN

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

DAFTAR ISI

 

 

 

 

DAFTAR ISI. 1

BAB I KONSEP PENILAIAN. 2

1.1    Bagaimana Pelatih Menilai 2

1.2    Tipe Penilaian. 3

1.2.1 Tes Tertulis (knowledge) 3

1.2.2 Tes Unjuk Kerja (Praktek keahlian / keterampilan) 3

1.2.3 Tes Sikap Kerja (Attitude) 4

 

BAB II  PELAKSANAAN PENILAIAN. 7

2.1    Kunci Jawaban Tugas Teori 7

2.2    Kunci Jawaban Tugas Unjuk Kerja (SERI A) 8

2.3    Kunci Jawaban Tugas Sikap Kerja  (SERI A) 12

2.4    Daftar Cek unjuk kerja (praktik) 14

2.5    Checklist pengetahuan, Keterampilan dan sikap kerja. 15

2.6    Lembar Hasil Penilaian. 17

LEMBAR PENILAIAN. 19

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

KONSEP PENILAIAN

 

 

 

 

1.1     Bagaimana Pelatih Menilai

 

Dalam sistem pelatihan berbasis kompetensi kerja, penilai akan mengumpulkan bukti dan membuat pertimbangan mengenai pengetahuan anda, unjuk kerja aktivitas  tugas-tugas / keterampilan anda dan sikap kerja anda terhadap pekerjaan. Anda akan dinilai untuk menentukan, apakah anda telah mencapai kompetensi sesuai standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Pada pelatihan berbasiskan kompetensi kerja, pendekatan yang banyak digunakan untuk penilaian adalah ”Penilaian berdasarkan kriteria / Criterion – Referenced Asessment ”.  Pendekatan ini mengukur unjuk kerja anda terhadap sejumlah standar. Standar yang digunakan dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Penilaian formatif :

Penilaian dapat dilaksanakan dengan tujuan sebagai bantuan dan dukungan belajar / berlatih anda. Tipe penilaian ini adalah formatif dan merupakan proses yang sedang berjalan.

 

Penilaian Sumatif.

Penilaian juga  dapat dilaksanakan untuk menentukan apakah anda telah mencapai hasil dari program belajar dan berlatih (contohnya pencapaian kompetensi dalam unit komptensi). Tipe penilaian ini adalah sumatif dan merupakan penilaian akhir.

 

 

1.2    Tipe Penilaian

 

1.2.1      Tes Tertulis (knowledge)

 

Dalam tes tertulis, akan menilai pengetahuan anda dan pemahaman konsep serta prisip yang merupakan dasar  unjuk kerja dalam melakukan  tugas pekerjaan anda yang dijelaskan dalam  pengetahuan (knowledge) pada kriteria unjuk kerja.

Tes tertulis biasanya berupa seri-seri pertanyaan pilihan ganda dan/ atau beberapa bentuk tes obyektif lainnya, yaitu dimana setiap pertanyaan tertulis memiliki satu jawaban yang benar.

Penilaian tes obyektif tertulis pada  umumnya   mempunyai   kisi-kisi   dengan 3 (tiga) tingkatan  kesulitan,  yaitu :

 

1). Soal Mudah.

Adalah  menghafal tanpa mengerti apa maksudnya, menyebutkan bagian-bagian   suatu   alat,    benda,     nama mesin,   memberi nama,   memberi nomor, menjodohkan informasi faktual dengan kejadian.

 

2). Soal  Sedang

Adalah  mampu mengenal dan mengerti fungsi  sesuatu / poses   sesuatu, membandingkan,   memberikan,   membedakan,   menemukan   keuntungan   dan kerugian serta memberi fisualisasi fungsi / proses.

 

3). Soal  Sulit :

Adalah  merupakan  problem solving,   menganalisis   kesalahan   dan  kerusakan, mencari pemecahan,   meramalkan   kondisi   yang   tidak menguntungkan, mencari penyebab,   menggunakan   pertimbangan   dan    mengevaluasi. Rentangan  nilai tes tertulis, yaitu  0  -  1,   artinya  nilai setiap  soal tertulis yang   dinyatakan   benar   (kompeten)   mempunyai   nilai   1  (satu),   dan   yang dinyatakan    salah  (belum kompeten)  mempunyai nilai 0 (nol).

 

 

1.2.2      Tes Unjuk Kerja (Praktek keahlian / keterampilan)

 

Dalam tes unjuk kerja , akan menilai kompetensi anda dalam menampilkan tugas pekerjaan  dari elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam keterampilan  (skill) pada kriteria unjuk kerja. Oleh sebab itu, anda akan menerapkan pengetahuan dan pemahaman anda terhadap  unjuk kerja  anda.

 

Penilaian biasanya menggunakan daftar cek analisis elemen kompetensi sebagai pedoman untuk menentukan kompetensi anda, dan akan memberikan umpan balik mengenai unjuk kerja dan jika perlu, merencanakan pelatihan lanjutan jika anda dinyatak kompeten, dan merencanakan pelatihan ulang jika anda belum dinyatakan kompeten pada kesempatan pertama ini.

 

Daftar Cek Unjuk Kerja, berisi :

  1. Masing-masing elemen kompetensi dengan  sebaran  kriteria  unjuk  kerja harus kompeten.
  2. Setiap tugas yang sedang dilaksanakan, penilai  akan mengisi daftar cek analisis elemen kompetensi yang telah disiapkan untuk menentukan kompetensi kerja anda dan umpan balik unjuk kerja anda. untuk setiap soal / perintah untuk melakukan unjuk kerja  dinyatakan benar mempunyai
  3. Untuk memberi cacatan bagi diri anda dan penilai  anda.
  4. Ketika tugas dari setiap indikator kerja tidak dilaksanakan sesuai standar kriteria keterampilan / kehlian secara  benar, maka  rencana pelatihan kerja ulang  akan dibicarakan antara anda dengan penilai.

 

Untuk setiap  soal / perintah   untuk melakukan unjuk kerja   mempunyai rentang nilai 0 (nol)  -  1 (satu). Bila anda melaukan untuk kerja  dinyatakan   benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan bila dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

 

1.2.3      Tes Sikap Kerja (Attitude)

 

Dalam   tes   sikap kerja ,   akan   menilai   kompetensi   anda   dalam menampilkan sikap kerja dari elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam sikap (attitude)  pada kriteria unjuk kerja. Penilaian sikap kerja dapat dlakukan dalam waktu relatif pendek (efektif) berdasarkan atas instruksi sikap  kerja yang harus anda lakukan dalam waktu yang telah ditentukan.

 

Sikap kerja merupakan unsur kompetensi kerja yang agak sulit menilainya,   namun demikian perlu  dimulai  dari sekarang,   karena kita harus mengacu    pada   Standar Kompetensi  Kerja  Nasional  Indonesia (SKKNI) yang telah ditetapkan,  yaitu kemampuan seseorang yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan atau keahlian dan sikap kerja sesuai pelaksanaan tugas dan syarat jabatan.

Penilaian sikap kerja, dilakukan selain melalui pemahaman sikap kerja secara tertulis , kemampuan aspek sikap ditujukan untuk meningkatkan kinerja seseorang (anda) dimasa mendatang dalam arti yang sebenarnya, dan tidak dianggap lagi sudah menyatu dengan keterampilan /  keahlian.

Anda terampil atau memiliki keahlian yang bagus,  tetapi sikap  kerja anda tidak kompeten, ini ada sesuatu  yang salah pada diri anda, termasuk penilai anda juga punya andil atas kesalahan penilaian kompetensi terhadap diri anda.

 

Penilaian sikap kerja.

 

Dilakukan untuk kurun waktu yang tidak terlalu panjang terhadap kriteria attitude / sikap perilaku yang mudah diamati seperti pada waktu mengerjakan pekerjaan yang dilakukan sesuai tugas atau perintah sikap dari kriteria unjuk kerja pada elemen kompetensi,  adalah  sebagai  berikut :

 

  1. 1.   Pengamatan sikap kerja.

 

  1. Untuk Jaminan Keselamatan (Safety Insurance)

 

No. Sikap untuk Jaminan Keselamatan. Benar Salah Keterangan

1.

Penggunaan pakaian kerja.      

2.

Kerapihan dan kebersihan tempat kerja      

3.

Penataan alat-alat kerja.      

4.

Penataan bahan-bahan kerja.      

5.

Tertib sesuai aturan / prosedur/ standar.      

6.

Ketepatan waktu kerja.      

7.

Sopan, ramah, lembut dan saabar.      

8.

Teliti, cermat, hati-hati.      

9.

Obyektif, akurat.      

10.

Bakat, minat dan temperamen kerka.      

 

 

  1. Untuk Jaminan Kualitas (Quality Insurance)

 

No. Sikap untuk Jaminan Kualitas. Benar Salah Keterangan

1.

Penerimaan / kesadaran/ kemauan..      

2.

Partisipasi/ kepatuhan, ikut secara aktif.      

3.

Penilaian / penentuan sikap.      

4.

Organisasi / bertanggung jawab.      

5.

Pembentukan pola /disiplin pribadi.      

 

Rentang nilai sikap dengan pengamatan langsung untuk memenuhi jaminan keamanan (safety insurance) dan jaminan kualitas (quality insurance), yaitu :  0 (nol) – 1 (satu). Pada setiap soal sikap kerja yang dinyatakan benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan yang dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

  1. 2.   Wawancara dan /atau Tes  Tertulis Sikap Kerja.

 

Wawancara dan / atau Tes tertulis tentang pemahaman atau pengetahuan  materi sikap kerja untuk jaminan keselamatan dan jaminan kualitas (Saffety and Quality Insurance) dalam aktivitas tugas pekerjaan / perintah elemen kompetensi sesuai kriteria unjuk kerja setiap unit kompetensi, agar kinerja seseorang (anda) meningkat  lebih baik lagi.

 

Wawancara atau tes tertulis dapat  dalam satu  atau beberapa bentuk tes obyektif materi sikap kerja, mempunyai rentang nilai 0 (nol) – 1 (satu).

 

Setiap   soal   pertanyaan   yang   dinyatakan  benar   (kompeten)   mempunyai nilai  1 (satu)   dan   yang   dinyatakan   salah   (belum kompeten)     mempunyai nilai  0 (nol).

 

 

Hasil nilai sikap kerja dapat  diperoleh dengan kombinasi pengamatan sikap kerja berdasarkan atas instruksi sikap kerja   dengan tes tertulis, yaitu :

 

  • Nilai akhir sikap kerja  =

 

Nilai pengamatan benar  + Nilai  tertulis benar

2

 

1  +   1

=     ———–      =     1  (satu) /   atau kompeten.

2

  • Atau nilai akhir sikap kerja tertulis  benar = 1 (satu) / atau kompeten

 

 

  • Atau nilai akhir hasil pengamatan sikap kerja  benar  = 1 (satu) / atau kompeten

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

 

PELAKSANAAN PENILAIAN

 

 

 

 

2.1     Kunci Jawaban Tugas Teori

 

Soal

Nomor

Kunci  Jawaban  Tugas  tertulis.

Keterangan  Nilai

a

b

c

d

Benar

Salah

1.

X

   

2.

X

   

3.

X

   

4.

X

   

5.

X

   

6.

X

   

7.

X

   

8.

X

   

9.

X

   

10.

X

   

11.

X

   

12.

X

   

13.

X

   

14.

X

   

15.

X

   

16.

X

   

17.

X

   

18.

X

   

19.

X

   

20.

X

   

21

X

   

22

X

   

23

X

   

24

X

   

25

X

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.2     Kunci Jawaban Tugas Unjuk Kerja (SERI A)

  1. Tugas 1

a. Waktu                      : 10 menit

 

b. Standar Kriteria        : Sesuai dengan Buku Informasi

 

c. Instruksi Kerja          : Menjelaskan macam-macam media yang dapat dipilih untuk dapat diterapkan pada perancangan instruksional pada pengembangan produk multimedia

 

 

d. Jawaban Tugas 1      :

Jenis Media Penjelasan
Video Ukuran tampilan dari setiap pembuatan video harus tepat dan disesuaikan kepada content, kebutuhan pengguna atau audience dan metode distribusi videonya.

Video menghabiskan lebih banyak ruang penyimpanan atau bandwidth daripada media lainnya dan mungkin mempengaruhi kecepatan interaksi.

Audio Audio dapat menghemat penggunaan teks yang mungkin berlebihan, sehingga menjadi lebih efektif. Selain memperlihatkan emosi seseorang, Media Audio ini perlu perawatan yang lebih untuk menghindari suara-suara yang menjadikan media jenis ini mengganggu lingkungan interaktif
Grafik Komputer Grafik komputer dapat memberikan representasi secara simbolis dan realistik. Untuk pemilihan grafik komputer juga perlu dipikirkan mengenai bagaimana cara distribusinya.
Teks Kebanyakan penggunaan teks terjadi pada produk multimedia online ketimbang multimedia offline. Terkadang, dalam mengintegrasikan suatu teks dan memelihara kualitas dalam produk multimedia offline sangat sulit. Layout, ukuran huruf dan pengertian dari teks sangat penting untuk dipikirkan dan cara baru dalam mengatur teks pada lingkungan interaktif dapat menjadi masalah pengguna atau audience produk multimedia. Untuk itu bantuan untuk pengguna dan audience sangat penting

 

Media : Video
Tipe Biaya Waktu produksi Keterangan
Drama Tinggi Panjang Hak cipta dan perizinan dapat membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit
Wawancara Rendah hingga menengah Pendek hingga menengah
Video Dokumenter Rendah hingga menengah Menengah

 

Media : Audio
Tipe Biaya Waktu produksi Keterangan
Drama Menengah Panjang Narator dengan suara yang bagus, atau mungkin artis yang menjadi narator untuk menarik perhatian dapat membutuhkan biaya besar.
Wawancara Rendah Pendek
Narasi Rendah Pendek
Musik Rendah hingga menengah Dapat dibeli dari pihak ketiga

 

Media : Grafik komputer
Tipe Biaya Waktu produksi Keterangan
Animasi 3-D kualitas tinggi Tinggi Panjang Waktu produksi mungkin lebih panjang daripada grafik komputer tetapi terkadang memiliki nilai yang lebih baik untuk total jumlah besar dari grafik yang dihasilkan
Animasi 3-D kualitas menengah Menengah Panjang
Animasi 3-D kualitas rendah Menengah Panjang
Grafik  kualitas tinggi Rendah hingga menengah Menengah
Grafik kualitas menengah Rendah hingga menengah Pendek
Grafik kualitas rendah Rendah Pendek

 

 

Media : Foto
Tipe Biaya Waktu produksi Keterangan
Film-based Rendah hingga menengah Rendah hingga menengah Banyak pilihan pada kumpulan foto-foto. Mengerjakan foto sendiri juga dapat menjadi pilihan.
Digital Rendah hingga menengah Rendah
Library Rendah hingga menengah Dapt dibeli dari pihak ketiga.

 

Media : Teks
Tipe Biaya Waktu produksi Keterangan
- Rendah Cepat Terkadang dapat membutuhkan biaya besar jika diizinkan atau membutuhkan jenis huruf pada produk multimedia offline

 

Media : Terjemahan
Tipe Biaya Waktu produksi Keterangan
Soundtrack video Menengah Menengah Jika memungkinkan, periksakan hasil dengan orang yang ahli pada bisangnya. Dan perbedaan bahasa membuat perbedaan ukuran dan waktu.
Narasi dengan waktu Menengah Menengah
Narasi tanpa waktu Menengah Pendek hinnga menengah
Teks dengan batasan ruang Menengah Pendek hingga menengah
Teks Menengah Pendek hingga menengah

 

 

 

  1. Tugas 2

a. Waktu                      : 10 menit

 

b. Standar Kriteria        : Sesuai dengan Buku Informasi

 

c. Instruksi Kerja          : Menjelaskan navigasi-navigasi yang dapat dijadikan acuan yang dapat diterapkan pada perancangan instruksional pada pengembangan produk multimedia

 

d. Jawaban Tugas 2      :

 

  1. Navigasi linear

 

Pengguna dan audience bernavigasi pada produk multimedia secara berurutan dari satu frame informasi ke frame informasi lainnya. Gambar navigasi linear tertera pada gambar dibawah ini

 

 

 

  1. Navigasi Hirarki

 

Hirarki dapat juga disebut dengan pencabangan. Pada navigasi berbentuk hirarki, pengguna dan audience bernavigasi sepanjang cabang-cabang dari struktur pohon yang dibentuk dengan logika alami sebuah content. Gambar navigasi Hirarki tertera pada gambar dibawah ini

 

 

 

 

 

  1. Navigasi Non Linear

 

Pengguna dan audience secara bebas bernavigasi melalui content tanpa ada batasan apapaun. Gambar Navigasi Non Linear tertera pada gambar dibawah ini

 

 

 

  1. Navigasi Komposit

 

Pengguna dapat bernavigasi secara bebas, tetapi jarang berbatasan dengan presentasi linear dari sebuh film atau informasi yang kritis dan atau data yang kebanyakan diatur secara hirarki.

 

 

 

 

2.3     Kunci Jawaban Tugas Sikap Kerja  (SERI A)

  1. Tugas 1

a. Waktu                      : 15 menit

 

b. Standar Kriteria        : Sesuai dengan Buku Informasi

 

c. Instruksi Kerja          : Menentukan strategi instruksional untuk perancangan instruksional pada pengembangan produk multimedia

 

d. Jawaban Tugas 1      :

                                     

Strategi Instruksional ada 5, dapat digambarkan seperti gambar yang tertera pada gambar dibawah ini

      Berikut ini adalah penjelasan dari tiap-tiap strategi :

 

 

  1. Instruksi langsung

Strategi instruksi langsung sangat efektif untuk menyediakan informasi atau mengembangkan keahlian secara tahap demi tahap.

 

  1. Instruksi tidak langsung

Kebalikan dari instruksi langsung, instruksi tidak langsung lebih berpusat kepada pembelajar, walaupun sebenarnya antara instruksi langsung dan tidak langsung dapat saling mendukung.

 

  1. Instruksi interaktif

 

Intruksi interaktif sangat bergantung pada diskusi dan tukar pikiran antar pembelajar

 

  1. Pembelajaran eksperimen

Pembelajaran eksperimen lebih menekankan pada proses belajarnya daripada materi yang diajarkan. Pelajar biasanya lebih termotivasi karena mereka aktif berpartisipasi.

 

  1. Belajar mandiri

Belajar mandiri merujuk pada jangkauan metode instruksional yang secara tujuannya disediakan untuk membantu perkembangan sendiri dalam melakukan pembelajaran.

 

 

  1. Tugas 2

a. Waktu                      : 15 menit

 

b. Standar Kriteria        : Sesuai dengan Buku Informasi

 

c. Instruksi Kerja          : Menjalankan tahapan penerapan perancangan instruksional pada pengembangan produk multimedia

 

d.  Jawaban Tugas 2     :

 

Untuk dapat menerapkan rancangan instruksional pada pengembangan produk multimedia, tahap-tahapnya ada;ah sebagai berikut :

 

1. Menerima laporan untuk perancangan instruksional, Dalam tahap ini, tujuan, otuput serta pengguna atau audience ditetapkan.

2. Menghasilkan ide-ide untuk perancangan instruksional

3. Melaksanakan riset

4. Memilih media

5. Menerapkan desain visual dan teknik komunikasi

6. Mengevaluasi teknik desain visual dan komunikasi.

 

2.4     Daftar Cek unjuk kerja (praktik)

 

TUGAS – TUGAS YANG DITAMPILKAN

KOMPETEN

BELUM

KOMPETEN

TANGGAL

1 Menentukan Media      
2 Menentukan Peta Navigasi      
3 Menentukan strategi Perancangan instruksional      
4 Menerapkan perancangan instruksional      

 


2.5     Checklist pengetahuan, Keterampilan dan sikap kerja

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.

 

No

Uraian   Materi  Check  List.

Penge

tahuan

Keterampilan

Sikap

Kerja.

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

1.

2.

3.

4.

5.

 

 

1. Menerima dan Memahami Laporan untuk desain instruksional

1. Apakah semua pembahasan teori sudah diikuti dan dipelajari?

2.

Apakah peserta pelatihan dapat mengidentifikasikan tujuan dari produk multimedia?

3.

Apakah peserta pelatihan dapat mengidentifikasikan output dari produk multimedia?

4.

Apakah peserta pelatihan mampu mengidentikasikan pada pengguna atau audience yang dituju?

2. Menghasilkan dan menilai ide-ide

1.

Apakah semua pembahasan teori sudah diikuti dan dipelajari?  

2

Apakah peserta dapat mengidentifikasi isu-isu desain  

3. Melaksanakan Riset

1.

Apakah semua pembahasan teori sudah diikuti dan dipelajari?  

2.

Apakah peserta pelatihan mampu mengidentifikasikan teknik-teknik riset untuk mendapatkan infromasi ?  

4. Memilih Media / Materi untuk Digunakan pada Desain Visual dan Komunikasi

1.

Apakah semua pembahasan teori sudah diikuti dan dipelajari?  

2.

Apakah peserta mampu menyebutkan Framework Perancangan Instruksional  

3.

Apakah peserta pelatihan mampu membedakan media?  

5. Menerapkan Desain Visual dan Teknik Komunikasi

1.

Apakah semua pembahasan teori sudah diikuti dan dipelajari?  

2.

Apakah peserta pelatihan mampu menjelaskan macam-macam peta navigasi?  

3.

Apakah peserta pelatihan mampu mengidentifikasi tampilan layar yang baik?  

6. Mengevaluasi Teknik Desain Visual dan Komunikasi

1.

Apakah semua pembahasan teori sudah diikuti dan dipelajari?  

2.

Apakah peserta dapat menjelaskan mengenai tahap evaluasi pada penerapan rancangan instruksional.  


2.6     Lembar Hasil Penilaian

 

- Unit Kompetensi              :    Menerapkan Prinsip-Prinsip Rancangan Instruksional

 

- Kode Unit Kompetensi      :   TIK.MM01.009.01

 

 

- Nama Peserta Pelatihan    :   ……………………………………………………

 

- Nama Pelatih                             :   …………………………………………………….

 

 

- Kompetensi yang dicapai   :   Kompeten  :                   /  Belum Kompeten  :

 

-  Umpan Balik Untuk Peserta Pelatihan :

 

 

 

 

 

 

Tanda  tangan peserta   :

 

 

Peserta sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasan-alasan pengambilan keputusan  dari penilai.

 

Tanda tangan Penilai :

 

 

Tanggal :

 

Saya sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasan pengambilan keputusan tersebut.

 

Tanda tangan Peserta Pelatihan :

 

 

Tanggal :

 

 

Buku-buku referensi untuk pelatihan yang telah direkomendasikan :

 

  1. A.   Data Buku  Manual :

 

  1. Vaughan, Tay. 2006. Multimedia:Making it work. Mcgraw-Hill
  2. Clark, Ruth Calvin. 2006. E-learning & the science of instruction proven guidelines for consumers and designers of multimedia learning. Pfeiffer.

 

  1. England, Elaine., Andy Finney. 2006. Managing Multimedia. Addison Wesley
  2. Elsom-cook, Mark. 2003. Principles of interactive multimedia. Mcgraw-hill

B. Data Buku Pendukung Teori.

 

- Lihat pada Modul Buku Informasi Menerapkan Prinsip-Prinsip Rancangan Instruksional

 

C. Website Yang Dapat Dikunjungi.

o     http://www.wikipedia.org

o     http://www.sasked.gov.sk.ca/docs/policy/approach/instrapp03.html

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


LEMBAR PENILAIAN

 

 

Tanggal : ……………………………….

 

Peserta pelatihan telah dinilai

 

 

KOMPETEN                                              BELUM KOMPETEN

 

 

 

Nama Peserta Pelatihan                              Nama Penilai

 

 

 

……………………………..                            ……………………………..

Tanda Tangan                                          Tanda Tangan

 

 

 

Komentar / Saran

 

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. ……………………………………………………………………………………………………………. ……………………………………………………………………………………………………………. …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

Testimoni

Filed under : blog, tags: