Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Menerapkan Ketrampilan Dalam Pengelolaan Komunikasi Dasar TIK.PR01.011.01

Jun
04
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

MENERAPKAN KETRAMPILAN DALAM PENGELOLAAN KOMUNIKASI DASAR

TIK.PR01.011.01

 

 

 

 

BUKU PENILAIAN

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

Daftar Isi

BAB.  I. 3

KONSEP   PENILAIAN. 3

1.1 Bagaimana  Pelatih  Menilai 3

1.2 Tipe  Penilaian. 3

 

BAB II. 8

PELAKSANAAN PENILAIAN. 8

2.1 KUNCI JAWABAN  TUGAS  TERTULIS. (  Seri.  A  ) 8

2.2 KUNCI  JAWABAN  TUGAS UNJUK KERJA. (  Seri.  A  ) 9

2.3 KUNCI  JAWABAN  TUGAS  SIKAP  KERJA. (  Seri .  A  ) 15

2.4 Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik) 16

2.5 CHECK LIST PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP KERJA. 16

2.6 LEMBAR  HASIL  PENILAIAN. 18

 

LEMBAR PENILAIAN. 21

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB.  I.

KONSEP   PENILAIAN

 

 

1.1 Bagaimana  Pelatih  Menilai

 

Dalam sitem pelatihan berbasis kompetensi kerja, penilai akan mengumpulkan bukti dan membuat pertimbangan mengenai pengetahuan anda, unjuk kerja aktivitas  tugas-tugas / keterampilan anda dan sikap kerja anda terhadap pekerjaan. Anda akan dinilai untuk menentukan, apakahg anda telah mencapai kompetensi sesuai standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Pada pelatihan berbasiskan kompetensi kerja , pendekatan yang banyak digunakan untuk penilaian adalah ” Penilaian berdasarkan kriteria / Criterion – Referenced Asessment ” .  Pendekatan ini mengukur unjuk kerja anda terhadap sejumlah standar. Standar yang digunakan dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Penilaian formatif :

Penilaian dapat dilaksanakan dengan tujuan sebagai bantuan dan dukungan belajar / berlatih anda. Tipe penilaian ini adalah formatif dan merupakan proses yang sedang berjalan.

 

Penilaian Sumatif.

Penilaian juga  dapat dilaksanakan untuk menentukan apakah anda telah mencapai hasil dari program belajar dan berlatih ( contohnya pencapaian kompetensi dalam unit komptensi ). Tipe penilaian ini adalah sumatif dan merupakan penilaian akhir.

 

 

1.2 Tipe  Penilaian.

 

1.1.1. Tes  Tertulis. ( Knowledge ).

 

Dalam tes tertulis, akan menilai pengetahuan anda dan pemahaman konsep serta prisip yang merupakan dasar  unjuk kerja dalam melakukan  tugas pekerjaan anda yang dijelaskan dalam  pengetahuan (knowledge) pada kriteria unjuk kerja.

Tes tertulis biasanya berupa seri-seri pertanyaan pilihan ganda dan/ atau beberapa bentuk tes obyektif lainnya, yaitu dimana setiap pertanyaan tertulis memiliki satu jawaban yang benar.

Penilaian tes obyektif tertulis pada  umumnya   mempunyai   kisi-kisi   dengan 3 (tiga) tingkatan  kesulitan,  yaitu :

 

1). Soal Mudah.

Adalah  menghafal tanpa mengerti apa maksudnya, menyebutkan bagian-bagian   suatu   alat,    benda,     nama mesin,   memberi nama,   memberi nomor, menjodohkan informasi faktual dengan kejadian.

 

2). Soal  Sedang

Adalah  mampu mengenal dan mengerti fungsi  sesuatu / poses   sesuatu, membandingkan,   memberikan,   membedakan,   menemukan   keuntungan   dan kerugian serta memberi fisualisasi fungsi / proses.

 

3). Soal  Sulit :

Adalah  merupakan  problem solving,   menganalisis   kesalahan   dan  kerusakan, mencari pemecahan,   meramalkan   kondisi   yang   tidak menguntungkan, mencari penyebab,   menggunakan   pertimbangan   dan    mengevaluasi. Rentangan  nilai tes tertulis, yaitu  0  -  1,   artinya  nilai setiap  soal tertulis yang   dinyatakan   benar   (kompeten)   mempunyai   nilai   1  (satu),   dan   yang dinyatakan    salah  (belum kompeten)  mempunyai nilai 0 (nol).

 

1.2.2. Tes  Unjuk  Kerja  (praktek keterampilan / keahlian).

 

Dalam tes unjuk kerja , akan menilai kompetensi anda dalam menampilkan tugas pekerjaan  dari elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam keterampilan  (skill) pada kriteria unjuk kerja. Oleh sebab itu, anda akan menerapkan pengetahuan dan pemahaman anda terhadap  unjuk kerja  anda.

 

Penilaian biasanya menggunakan daftar cek analisis elemen kompetensi sebagai pedoman untuk menentukan kompetensi anda, dan akan memberikan umpan balik mengenai unjuk kerja dan jika perlu, merencanakan pelatihan lanjutan jika anda dinyatak kompeten, dan merencanakan pelatihan ulang jika anda belum dinyatakan kompeten pada kesempatan pertama ini.

 

 

Daftar Cek Unjuk Kerja, berisi :

1). Masing-masing elemen kompetensi dengan  sebaran  kriteria  unjuk  kerja harus kompeten.

2). Setiap tugas yang sedang dilaksanakan, penilai  akan mengisi daftar cek analisis elemen kompetensi yang telah disiapkan untuk menentukan kompetensi kerja anda dan umpan balik unjuk kerja anda. untuk setiap soal / perintah untuk melakukan unjuk kerja  dinyatakan benar mempunyai

3). Untuk memberi cacatan bagi diri anda dan penilai  anda.

4). Ketika tugas dari setiap indikator kerja tidak dilaksanakan sesuai standar kriteria keterampilan / kehlian secara  benar, maka  rencana pelatihan kerja ulang  akan dibicarakan antara anda dengan penilai.

 

Untuk setiap  soal / perintah   untuk melakukan unjuk kerja   mempunyai rentang nilai 0 (nol)  -  1 (satu). Bila anda melaukan untuk kerja  dinyatakan   benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan bila dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

 

1.2.3. Tes Sikap  Kerja  ( Attitude ).

 

Dalam   tes   sikap kerja ,   akan   menilai   kompetensi   anda   dalam menampilkan sikap kerja dari   elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam sikap (attitude)  pada kriteria unjuk kerja. Penilaian sikap kerja dapat dlakukan dalam waktu relatif pendek (efektif) berdasarkan atas instruksi sikap  kerja yang harus anda lakukan dalam waktu yang telah ditentukan.

 

Sikap kerja merupakan unsur kompetensi kerja yang agak sulit menilainya,   namun demikian perlu  dimulai  dari sekarang,   karena kita harus mengacu    pada   Standar Kompetensi  Kerja  Nasional  Indonesia (SKKNI)   yang telah ditetapkan,  yaitu kemampuan seseorang yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan atau keahlian dan sikap kerja sesuai pelaksanaan tugas dan syarat jabatan.

Penilaian sikap kerja, dilakukan selain melalui pemahaman sikap kerja secara tertulis , kemampuan aspek sikap ditujukan untuk meningkatkan kinerja seseorang (anda) dimasa mendatang dalam arti yang sebenarnya, dan tidak dianggap lagi sudah menyatu dengan keterampilan /  keahlian.

Anda terampil atau memiliki keahlian yang bagus,  tetapi sikap  kerja anda tidak kompeten, ini ada sesuatu  yang salah pada diri anda, termasuk penilai anda juga punya andil atas kesalahan penilaian kompetensi terhadap diri anda.

 

 

Penilaian sikap kerja.

 

Dilakukan untuk kurun waktu yang tidak terlalu panjang terhadap kriteria attitude / sikap perilaku yang mudah diamati seperti pada waktu mengerjakan pekerjaan yang dilakukan sesuai tugas atau perintah sikap dari kriteria unjuk kerja pada elemen kompetensi,  adalah  sebagai  berikut :

 

1). Pengamatan sikap kerja.

 

a.   Untuk Jaminan Keselamatan  ( Saffety Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Keselamatan. Benar Salah Keterangan

1.

Penggunaan pakaian kerja.      

2.

Kerapihan dan kebersihan tempat kerja      

3.

Penataan alat-alat kerja.      

4.

Penataan bahan-bahan kerja.      

5.

Tertib sesuai aturan / prosedur/ standar.      

6.

Ketepatan waktu kerja.      

7.

Sopan, ramah, lembut dan saabar.      

8.

Teliti, cermat, hati-hati.      

9.

Obyektif, akurat.      

10.

Bakat, minat dan temperamen kerka.      

 

 

b.  Untuk Jaminan Kualitas.  ( Quality Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Kualitas. Benar Salah Keterangan

1.

Penerimaan / kesadaran/ kemauan..      

2.

Partisipasi/ kepatuhan, ikut secara aktif.      

3.

Penilaian / penentuan sikap.      

4.

Organisasi / bertanggung jawab.      

5.

Pembentukan pola /disiplin pribadi.      

 

Rentang nilai sikap dengan pengamatan langsung untuk memenuhi jaminan keamanan ( saffety insurance ) dan jaminan kualitas ( quality insurance ), yaitu :  0 (nol) – 1 (satu). Pada setiap soal sikap kerja yang dinyatakan benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan yang dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

2). Wawancara dan /atau Tes  Tertulis Sikap Kerja.

 

Wawancara dan / atau Tes tertulis tentang pemahaman atau pengetahuan  materi sikap kerja untuk jaminan keselamatan dan jaminan kualitas (Saffety and Quality Insurance) dalam aktivitas tugas pekerjaan / perintah elemen kompetensi sesuai kriteria unjuk kerja setiap unit kompetensi, agar kinerja seseorang (anda) meningkat  lebih baik lagi.

 

Wawancara atau tes tertulis dapat  dalam satu  atau beberapa bentuk tes obyektif materi sikap kerja, mempunyai rentang nilai 0 (nol) – 1 (satu).

 

Setiap   soal   pertanyaan   yang   dinyatakan  benar   (kompeten)   mempunyai nilai  1 (satu)   dan   yang   dinyatakan   salah   (belum kompeten)     mempunyai nilai  0 (nol).

 

 

Hasil nilai sikap kerja dapat  diperoleh dengan kombinasi pengamatan sikap kerja berdasarkan atas instruksi sikap kerja   dengan tes tertulis, yaitu :

 

 

  • Nilai akhir sikap kerja  =  Nilai pengamatan benar  + Nilai  tertulis benar

2.

1  +   1

=     ———–      =     1  (satu) /   atau kompeten.

2.

  • Atau nilai akhir sikap kerja tertulis  benar = 1 (satu) / atau kompeten

 

 

  • Atau nilai akhir hasil pengamatan sikap kerja  benar  = 1 (satu) / atau kompeten

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PELAKSANAAN PENILAIAN

 

 

2.1 KUNCI JAWABAN  TUGAS  TERTULIS. (  Seri.  A  )

 

 

Soal

Nomor

Kunci  Jawaban  Tugas  tertulis.

Keterangan  Nilai

a

b

c

d

Benar

Salah

1.

X

   

2.

X

   

3.

X

   

4.

X

   

5.

X

   

6.

X

   

7.

X

   

8.

X

   

9.

X

   

10.

X

   

11.

X

   

12.

X

   

13.

X

   

14.

X

   

15.

X

   

16.

X

   

17.

X

   

18.

X

   

19.

X

   

20.

X

   

21

X

   

22

X

   

23

X

   

24

X

   

25

X

   

 

 


2.2     KUNCI  JAWABAN  TUGAS UNJUK KERJA. (  Seri.  A  )

 

Tugas 1 :  Menjelaskan pengertian komunikasi

 

1. Waktu  :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria   : Terjawab dengan benar

 

3. Instruksi Kerja     : Sebutkan dan jelaskan pengertian komunikasi

4.Jawaban Tugas 1   :  Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik langsung secara lisan, maupun tak langsung melalui media.

 

Tugas 2 :  Menjelaskan tahap-tahap perencanaan komunikasi

 

1. Waktu  :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria   : Terinci dengan benar

 

3. Instruksi Kerja     : Sebutkan dan jelaskan tahap-tahap perencanaan komunikasi

 

4.Jawaban Tugas 2   : 

PROBLEM ANALYSIS

Analisis masalah adalah langkah awal dalam melakukan suatu perencanaan komunikasi. Masalah adalah  adanya gap antara idealita (kondisi ideal yang diharapkan) dan realita yang terjadi.

Analisis masalah baru dapat dilakukan ketika kita sudah memperoleh data riil di lapangan. Data yang diperlukan dalam analisis masalah ini adalah : kenyataan / realitas yang ada, segmentasi audience, perilaku audience, serta kekuatan di lapangan.

Metodologi Riset

  • Secara garis besar ada 3 bentuk metodologi riset untuk mendapatkan data yang dibutuhkan di lapangan :

–        Survey lapangan : menggunakan kuesioner untuk menginterview sejumlah besar orang yang diseleksi melalui metode sampling tertentu, dan mewakili karakteristik spesifik dari target audience tertentu

–        Penelitian Focus Group Discussion (FGD) : merupakan interview terhadap sekelompok kecil orang yang diasumsikan sebagai karakteristik yang mewakili segmentasi target audience

–        Wawancara Mendalam : seperti FGD, tetapi menginterview sejumlah kecil orang, tetapi melibatkan mereka sebagai individu. Biasanya metodologi ini digunakan sebagai tindaklanjut FGD disebut sessi individual

MENENTUKAN OBJECTIVE

Sebelum menentukan bentuk kegiatan dari perencanaan komunikasi harus ditentukan dulu objective atau tujuan dari perencanaan komunikasi ini. Untuk menetapkan objective harus diketahui  terlebih dulu segmentasi audience yang akan menjadi target dari kegiatan.

Ada tiga jenis objective yang harus dipenuhi :

-      Global Objective (tujuan umum)

-      Intermediate objective (tujuan antara)

-      terminal objective (tujuan akhir)

MERENCANAKAN KAMPANYE PESAN

Setelah menentukan tujuan, langkah selanjutnya adalah mengembangkan rencana untuk pesan. Jika komunikasi yang direncanakan tidak berkaitan dengan tujuan akhir, maka kampanye tidak bisa mencapai hasil yang diinginkan.

  • Terminal Objective mengidentifikasi tampilan kriteria yang harus diproduksi oleh pesan kampanye.

–        Misal jika terminal objective menyatakan bahwa audience harus bisa mengetahui tima layanan yang dimiliki oleh klien, maka kelima layanan ini harus tampil pada pesan di kampanye.

  • Kreatifitas adalah proses yang membuat pesan yag telah ditetapkan dalam TO dan membuatya menjadi lebih efektif melalui eksekusi yang imajinatif
  • Feedback dapat digunakan untuk memastikan bahwa :

–        Tema pesan berkaitan dengan TO

–        tema yang terlalu besar tidak dapat memberikan kontribusi bagi tujuan yang telah ditetapkan

  • Pengecekan ulang diperlukan untuk mengetahui apakah suatu kampanye akan memberikan hasil yang diinginkan

MEDIA PLANNING

Setelah kampanye pesan dirumuskan, langkah selanjutnya adalah perencanaan media (Media Planning).

  • Semua media dapat digunakan dalam perencanaan media.
  • Prinsipnya bagaimana menyampaikan pesan secara efisien kepada target audience
  • harus diketahui : karakter media yang dapat menjangkau target audience, menganalisa biaya yg efektif, frekuensi pesan, strategi penyampaian, dll
  • Media yg digunakan bisa media massa dan saluran komunikasi yg lain seperti konferensi, newsletter, pameran, event, dll

MENYUSUN ANGGARAN

Budget atau anggaran adalah penting dalam perencanaan suatu kegiatan. Suatu kegiatan akan sukses ketika perhitungan budget juga tepat.

Beberapa fungsi penyusunan anggaran :

  • Penggunaan management : seorang manager atau planner, perlu mengetahui total budget beserta biaya-biaya yg dikeluarkan. Untuk mendapatkan biaya riil yg dibutuhkan suatu kampanye, seorang manager harus mengetahui informasi mendetail pada semua faktor dlm budget
  • Penggunaan administratif : sebagai manager atau planner, anda akan dihargai sbg bagian dr administrasi dari suatu kampanye. Dengan budget yg detail, anda akan memiliki kontrol, dan anda akan dapat menyusun sistem akutansi yg bisa mengatakan berapa banyak dibutuhkan untuk setiap kategori biaya
  • Penggunaan presentasi : dlm beberapa kasus, seseorang yg membuat keputusan untuk membiayai suatu kampanye hanya ingin mengetahui informasi umum saja. Tetapi ada pula klien yg ‘sadar biaya’ atau manager atasan kita cenderung ingin mengetahui biaya detail. Mereka ingin mengetahui biaya riil dari suatu kampanye, apakah ada versi alternatif berkaitan dengan budget untuk efektivitas biaya dari suatu perencanaan

EVALUASI PROGRAM

Setelah program direncanakan dengan baik, ada satu hal penting yang harus dilakukan yaitu evaluasi. Kepentingan evaluasi adalah untuk mengetahui seberapa jauh program ini berhasil. Penentuan evaluasi tidak bisa lepas juga dari terminal objective yang telah ditentukan sebelumnya.

Pentingnya evaluasi dalam Perkom :

  • Menentukan apakah perlengkapan komunikasi yang digunakan benar-benar menjangkau target audience, mengekpos pesan kampanye secara tepat
  • memastikan apakah anggota dari target audience benar-benar mendengar, melihat atau membaca pesan kampanye dan memahami isi pesannya
  • Mengetahui apakah target audience menampakkan pemahaman mereka terhadap pengetahuan, pengaruh pd perilaku & motivasi yang seharusnya muncul sebagai dampak dari kampanye
  • menentukan apakah anda bisa mencari alternatif penjelasan dari hasil kampanye, termasuk sumber atau perilaku yang menarik dari audience

 

Tugas 3 :  Menjelaskan tahap-tahap pengolahan infomasi

 

1. Waktu                   :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria   : Terinci dengan benar

  

3. Instruksi Kerja     : Sebutkan dan jelaskan tahap-tahap pengolahan informasi

 

4.Jawaban Tugas 3   : 

 

Mencari Informasi

Dalam pengolahan data menjadi sebuah informasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah pengumpulan data itu sendiri. Disini dibutuh sebuah kejelian untuk mendapat data-data tersebut.

 

Memilah dan Menyimpan Informasi

Setelah data-data untuk informasi tersebut didapatkan, langkah selanjutnya adalah memilah data tersebut, yaitu mengambil data-data yang dianggap aktual, terpercaya, akurat dan uptodate. Sehingga data-data yang tidak diperlukan dapat disisihkan dari data yang akan diambil.

Data-data yang dianggap perlu, dikelompokkan kemudian disimpan, ingat dalam penyimpanan harus memperhatikan aspek pengarsipan, sehingga jika diperlukan nantinya secara cepat dapat diambil kembali.

 

Pengolahaan Informasi Menjadi Informasi Baru

Dari data-data yang telah disimpan, dapat dibeda menjadi dua jenis :

-      Data informasi yang langsung dapat ditampilkan.

-      Data informasi yang harus diolah dulu, baru bisa ditampil menjadi informasi baru.

Mengolah data untuk menjadi sebuah informasi baru, dapat dilakukan dengan pengeditan, penambahan, pengkonversian, penggabungan dari banyak data dan sebagainya.

Merepresentasikan

Data yang telah diolah tersebut, akan menjadi sebuah informasi baru, dan dapat direpresentasikan dalam bentuk apapun.

 

 

 

Tugas 4 :  Menjelaskan tahap-tahap metodologi manajemen proyek

 

 1. Waktu                  :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria   : Terinci dengan benar

  

3. Instruksi Kerja     : Sebutkan tahap-tahap metodologi manajemen proyek

 

4.Jawaban Tugas 4   : 

Metodologi Manajemen Proyek yg terdiri dari 7 fase : Definisi, Analisis, Desain, Pemrograman, Sistem Tes, Penerimaan tes dan Operasi/Implementasi.

 

Fase 1/Definisi

 

  • Proposal
  • 2 fase Proyek software proposal

-          Analisa Proposal

-          Pembuatan Proposal

  • Menulis Proposal
  • Informal Proposal
  • Persetujuan Internal Proposal
  • Presentasi Proposal
  • Negosiasi dan Kontrak
  • Negosiasi

-          Ilmu Pengetahuan dan Seni Bernegosiasi

-          3 Item penting yang perlu dinegosiasikan dalam proyek software

  • Kontrak

-                       Term dan kondisi

-                       Kontrak harga tetap (Fixed Price / FP)

-                       Kontrak biaya tambahan (Cost Plus /CP)

 

Fase 2/Analisis

 

  • Pendahuluan
  • Analisa alur data Yourdon / Metode peta Bubble
  • Spesifikasi fungsi (Functional Specifications / FS)
  • Penulisan teknis untuk pembaca non teknis
  • CASE Software tools untuk menganalisa

 

Fase 3/ Desain

 

Sistem Desain :

  • Pendahuluan
  • Struktur desain (Top Down / Bottom Up)
  • Desain Top Level
  • Desain siap pakai (Desain Walk Throughs)
  • Desain Medium Level
  • Desain Kamus
  • Struktur Modul
  • Desain File
  • RDBMS
  • Proses Desain
  • Dokumentasi Teknis
  • Desain Waktu
  • Outline Spesifikasi Desain
  • Desain Testing

 

Penerimaan Tes

(Acceptance Test Plan / ATP)

  • Pendahuluan
  • Periode percobaan (Trial Period)
  • Solusi
  • Tabel Tes / Metode Tes
  • Menulis Hasil Tes

 

Fase 4 / Programing

 

Programing :

  • Pendahuluan
  • Langkah-langkah pemrograman : Perencanaan integrasi, Mendesain modul, desain modul siap pakai, Bagaimana mengetes modul, Kode setiap modul, Mengetes modul, mengetes level terendah dari integrasi. Menyimpan semua hasil tes dan user dokumentasi.
  • Programing CASE tools : Programming language, Language Sensitive Editor (LSE), Debugger, Code Management System (CMS), Module Management System (MMS), Test Manager (TM).

 

 

 

Tugas 5 :  Menjelaskan mengenai implementasi pengelolaan komunikasi

 

1. Waktu                   :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria   : Terjawab dengan benar

  

3. Instruksi Kerja     : Jelaskan  bagaimana, kapan dan mengapa proses pengelolaan komunikasi diimplementasikan

 

4.Jawaban Tugas 5   : 

Hasil proyek di tinjau untuk menetapkan keefektifan dari aktivitas pengelolaan komunikasi. Setelah pengelolaan komunikasi diketahui efektivitasnya maka dilakukan implementasi pengelolaan komunikasi.

 

Implementasi pengelolaan komunikasi dilakukan untuk mendapatkan respon-respon.

 

Hal-hal pengelolaan komunikasi dan respon-respon dilaporkan pada otoritas proyek yang lebih tinggi untuk aplikasi proyek dimasa depan

Kesimpulan : pertama-tama meninjau hasil proyek untuk menetapkan keefektivan dari aktivitas pengelolaan komunikasi setelah itu dilakukan implementasi. Dari implementasi tersebut terdapat berbagai respon dan semuanya dilaporkan kepada otoritas proyek yang lebih tinggi untuk kepentingan aplikasi proyek di masa depan agar lebih baik.

 

2.3     KUNCI  JAWABAN  TUGAS  SIKAP  KERJA. (  Seri .  A  )

 

Tugas 1 :  Melakukan komunikasi dasar

 

1. Waktu  :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria : Terpenuhinya penjelasan komunikasi

 

3.  Instruksi Sikap Kerja : Melakukan komunikasi dasar

 

4. Jawaban Tugas 1melakukan komunikasi baik secara langsung maupun tidak langsung

 

 

Tugas 2Mengelola informasi

 

1.  Waktu  :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria : Terpenuhinya penjelasan pengelolaan informasi

 

3.  Instruksi Sikap Kerja : Merinci infomasi yang didapat

 

4. Jawaban Tugas 2  :  mengumpulkan informasi, memvalidasi informasi, menyimpan informasi, mendapatkan kembali informasi, menyaring informasi, menseminasi informasi

 

 

Tugas 3Membuat laporan

 

1.  Waktu  :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria : Terpenuhinya penjelasan pembuatan laporan

 

3.  Instruksi Sikap Kerja : Membuat laporan

 

4. Jawaban Tugas 3membuat laporan sesuai proses dan prosedur yang ditentukan

 

2.4 Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik)

 

TUGAS – TUGAS YANG DITAMPILKAN

KOMPETEN

BELUM

KOMPETEN

TANGGAL

1 Melakukan komunikasi dasar      
2 Mengelola Informasi      
3 Membuat laporan      

 

 

2.5     CHECK LIST PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP KERJA

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani

 

 

No.

Uraian   Materi  Check  List.

Penge-

tahuan

Keterampilan

Sikap

Kerja.

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

1.

2.

3.

4.

5.

 

 

1. Kontribusi pada perencanaan komunikasi

 1. Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?

2.

Apakah peserta pelatihan dapat melakukan komunikasi dengan baik?

3.

Apakah peserta pelatihan dapat memproses informasi dengan baik?

4.

Apakah peserta pelatihan dapat memberikan pertanyaan atau informasi dengan baik?

5.

Apakah peserta pelatihan sudah mengumpulkan, menganalisa, dan mengelompokkan semua informasi menurut prosedur dan criteria yang sudah ditentukan ?

6.

Apakah peserta pelatihan sudah memberikan ide dan informasi yang tepat sesuai dengan  standard  yang dibutuhkan ?

7.

Apakah peserta pelatihan menggunakan sumber-sumber yang menguntungkan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan ?

   

2. Mengadakan aktivitas-aktivitas pengelolaan informasi

8.

Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?

9.

Apakah peserta pelatihan dapat melakukan komunikasi dengan baik?

10

Apakah peserta pelatihan dapat memproses informasi dengan baik?  

11

Apakah peserta pelatihan dapat memberikan pertanyaan atau informasi dengan baik?  

12

Apakah peserta pelatihan sudah mengumpulkan, menganalisa, dan mengelompokkan semua informasi menurut prosedur dan kriteria yang sudah ditentukan ?  

13

Apakah peserta pelatihan sudah memberikan ide dan informasi yang tepat sesuai dengan  standard  yang dibutuhkan ?  

14

Apakah peserta pelatihan menggunakan sumber-sumber yang menguntungkan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan ?  

 

3. Mengkomunikasi informasi proyek

 

15

Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?  

16

Apakah peserta pelatihan dapat melakukan komunikasi dengan baik?  

17

Apakah peserta pelatihan dapat memproses informasi dengan baik?  

18

Apakah peserta pelatihan dapat memberikan pertanyaan atau informasi dengan baik?  

19

Apakah peserta pelatihan sudah mengumpulkan, menganalisa, dan mengelompokkan semua informasi menurut prosedur dan criteria yang sudah ditentukan ?  

20

Apakah peserta pelatihan sudah memberikan ide dan informasi yang tepat sesuai dengan  standard  yang dibutuhkan ?  

21

Apakah peserta pelatihan menggunakan sumber-sumber yang menguntungkan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan ?  

4. Berkontribusi untuk menetapkan penilaian hasil pengelolaan komunikasi  

22

Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?  

23

Apakah peserta pelatihan dapat melakukan komunikasi dengan baik?  

24

Apakah peserta pelatihan dapat memproses informasi dengan baik?  

25

Apakah peserta pelatihan dapat memberikan pertanyaan atau informasi dengan baik?  

26

Apakah peserta pelatihan sudah mengumpulkan, menganalisa, dan mengelompokkan semua informasi menurut prosedur dan criteria yang sudah ditentukan ?  

27

Apakah peserta pelatihan sudah memberikan ide dan informasi yang tepat sesuai dengan  standard  yang dibutuhkan ?  

28

Apakah peserta pelatihan menggunakan sumber-sumber yang menguntungkan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan ?  

  Jakarta,  ……………2007

                      Peserta  pelatihan,                                          Penilai,

 

(………………………)                                    (…………………..)

 

 


2.6     LEMBAR  HASIL  PENILAIAN

 

- Unit Kompetensi           :  Menerapkan ketrampilan dalam pengelolaan komunikasi dasar

 

- Kode Unit Kompetensi   :   TIK.PR01.011.01

 

 

- Nama Peserta Pelatihan :   ……………………………………………………

 

- Nama Pelatih                :   …………………………………………………….

 

 

- Kompetensi yang dicapai         :   Kompeten  :                   /  Belum Kompeten  :

 

-          Umpan Balik Untuk Peserta Pelatihan :

 

 

 

 

 

 

Tanda  tangan peserta   :

 

 

Peserta sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alas an-alasan pengambilan keputusan  dari penilai.

 

Tanda tangan Penilai :

 

 

Tanggal :

 

Saya sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasa n pengambilan keputusan tersebut.

 

Tanda tangan Peserta Pelatihan :

 

 

Tanggal :

Buku-buku referensi untuk pelatihan yang telah direkomendasikan :

 

  1. A.   Data Buku  Manual :
    1.  KOMUNIKASI ORGANISASI
      Pengarang : R.WAYNE PACE/DON F. FAULES
    2. Komunikasi Bisnis, 6/e jilid 1
      Penulis: Bovee
    3. Komunikasi Bisnis, 6/e jilid 2
      Penulis: Bovee
    4. ILMU KOMUNIKASI SUATU PENGANTAR
      Pengarang : DEDDY MULYANA
    5. ILMU KOMUNIKASI TEORI DAN PRAKTEK ONONG UCHJANA EFFENDY

 

 

 

B. Data Buku Pendukung Teori.

 

- Lihat pada Modul Buku Informasi Menerapkan ketrampilan dalam  pengelolaan komunikasi dasar

 

 


 

LEMBAR PENILAIAN

 

 

Tanggal : ……………………………….

 

 

Peserta pelatihan telah dinilai

 

 

 

KOMPETEN                                              BELUM KOMPETEN

 

 

 

 

 

Nama Peserta Pelatihan                              Nama Penilai

 

 

……………………………..                            ……………………………..

Tanda Tangan                                          Tanda Tangan

 

 

 

 

 

Komentar / Saran

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

Testimoni

artikel lainnya Menerapkan Ketrampilan Dalam Pengelolaan Komunikasi Dasar TIK.PR01.011.01

Friday 23 January 2015 | blog

YAYASAN PENDIDIKAN WARGA SURAKARTA SMA WARGA SKA JL. MONGINSIDI No. 21 TELP. 638873 SURAKARTA 57128 RENCANA…

Thursday 20 November 2014 | blog

            PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR JASA PERUSAHAAN BIDANG ADMINISTRASI PERKANTORAN KLASTER…

Sunday 1 March 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI             MENYELENGGARAKAN…

Monday 18 May 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR PROGRAMMER KOMPUTER   MEMBUAT PROGRAM APLIKASI MICROSOFT…