Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Menerapkan Keterampilan Di Dalam Pengelolaan Waktu Dasar TIK.PR01.007.01

Apr
20
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

 

 

 

MENERAPKAN KETERAMPILAN DI DALAM PENGELOLAAN WAKTU DASAR

TIK.PR01.007.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

Daftar Isi                                                                                                  1

 

BAB I. 4

PENGANTAR. 4

1.1 Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi 4

1.2 Penjelasan Modul 4

1.2.1 Desain Modul 5

1.2.2 Isi Modul 5

1.2.3 Pelaksanaan Modul 6

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini 6

1.4 Pengertian Istilah-Istilah. 6

 

BAB II. 9

STANDAR KOMPETENSI. 9

2.1 Peta Paket Pelatihan. 9

2.2 Pengertian Unit Standar 9

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari 9

2.3.1 Judul Unit Kompetensi 10

2.3.3 Deskripsi Unit : 10

2.3.4 Elemen Kompetensi 10

2.3.5 Batasan Variabel 11

2.3.6 Panduan Penilaian. 12

2.3.7 Kompetensi Kunci 13

 

BAB III. 14

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN. 14

3.1 Strategi Pelatihan. 14

3.2 Metode Pelatihan. 15

 

BAB IV. 16

MATERI UNIT KOMPETENSI. 16

4.1 Tujuan Instruksional Umum.. 16

4.2 Tujuan Instruksional Khusus 16

4.3 Uraian Singkat Materi : 16

4.4 Beberapa Pengertian dalam Unit Kompetensi Ini : 17

4.5 Informasi masing-masing elemen kompetensi 17

4.5.1 Kontribusi pada pengembangan jadwal proyek. 17

4.5.2 Menerapkan keterampilan pengelolaan penjadwalan. 31

4.5.3 Partisipasi dalam menilai hasil pengelolaan waktu. 33

 

 

 

SUMBER – SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK   PENCAPAIANKOMPETENSI  36

5.1 Sumber Daya Manusia. 36

5.2 Literatur 37

 

DAFTAR PUSTAKA. 38

 

 

                        BAB I

                   PENGANTAR

 

 

Section 1.01               1.1 Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

 

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berbasis kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan secara kompeten. Lalu, apa arti kompeten di tempat kerja?

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, berarti Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif di tempat dimana Anda bekerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui dan ditetapkan.

 

 

Section 1.02               1.2 Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

 

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan pseserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

1.2.1 Desain Modul

Modul ini dirancang untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri:

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.2 Isi Modul

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

1.2.3 Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan:

-    Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-    Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-    Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-    Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan:

- Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

- Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

- Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

- Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

-  Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

Section 1.03               1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini

 

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah:
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

Section 1.04               1.4 Pengertian Istilah-Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi Kerja

Kompetensi  Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu  yang mencakup aspek  pengetahuan ,  keterampilan dan sikap kerja  yang sesuai dengan standar yang ditetapkan

 

Pelatihan Berbasis Kompetensi Kerja.

Pelatihan Berbasisi Kompetensi Kerja adalah  pelatihan kerja yang menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja.

 

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan / atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Sertifikasi Kompetensi Kerja.

Sertifikasi kompetensi Kerja adalah proses pemberian sertifikat kompetensi yang

dilakukan secara sitematis dan obyektif melalui uji kompetensi sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia, standar internasional dan /atau standar khusus.

 

Sertifikat Kompetensi Kerja

Sertifikat Kompetensi Kerja adalah bukti tertulis yang diterbitkan oleh lembaga sertifikasi profesi terakreditasi yang menerangkan bahwa seseorang telah menguasai kompetensi kerja tertentu sesuai dengan SKKNI.

 

 

 

 

BAB II

        STANDAR KOMPETENSI

 

Section 1.05               2.1 Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini bertujuan untuk mencapai satu unit kompetensi. Adapun kompetensi ini termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit kompetensi berikut:

  1. TIK.PR01.007.01     MENERAPKAN KETERAMPILAN DI DALAM   PENGELOLAAN WAKTU DASAR

 

Section 1.06               2.2 Pengertian Unit Standar

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apakah yang akan anda pelajari dari Unit Kompetensi ini ?

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari ketrampilan dasar dalam mengelola waktu

 

Berapa lama unit kompetensi ini dapat diselesaikan ?

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari.

 

Berapa banyak/kesempatan yang anda miliki untuk mencapai kompetensi ?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

Section 1.07                   2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

2.3.1 Judul Unit Kompetensi

MENERAPKAN KETERAMPILAN DI DALAM PENGELOLAAN WAKTU DASAR.

 

    2.3.2 Kode Unit Kompetensi :

TIK.PR01.007.01

2.3.3 Deskripsi Unit :

Unit ini menentukan kompetensi dan pengelolaan waktu proyek dari suatu aktifitas yang berkaitan dengan pengembangan, analisis, dan pengendalian jadwal proyek

2.3.4 Elemen Kompetensi

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01 Kontribusi pada pengembangan jadwal proyek 1.1      Kontribusi dalam proses tim dibuat untuk menetapkan durasi dan usaha kerja, rangklaian dan ketergantungan pada tugas untuk memenuhi sasaran proyek.

 

1.2      Tool-tool dan teknik penjadwalan proyek digunakan menetapkan dan memadukan jadwal, mengalokasikan simber dan kebutuhan keuangan dalam rencana pengelolaan.

 

1.3      Kontribusi dibuat agar penjadwalan dari klien dan stakeholder   lainnya dapat dilaksanakan.

 

02 Menerapakan ketrampilan pengelolaan jadwal 2.1  Mekanisme digunakan untuk mengukur, mencatat dan melaporkan kemajuan aktifitas sehubungan dengan penjadwalan dan perencanaan.

 

2.2  Variasi diantara kemajuan aktual dan perencanaan dicatat dan dilaporkan pada otoritas proyek yang lebih tinggi untuk remidial.

 

2.3  Kontribusi untuk menganalisis pilihan dan meramalkan pengaruh pada perubahan penjadwalan yang dibuat.

 

2.4    Perubahan pada jadwal yang          disetujui diperbaharui seperti yang     telah diatur untuk mengakomodasi perubahan situasi selama siklus     hidup proyek.

 

 

 

03      Partisipasi dalam menilai hasil pengelolaan waktu 3.1     Hasil proyek ditinjau keefektifan dan pendekatan pengelolaan waktu.

3.2     Hal-hal penjadwalan dan pengelolaan waktu beserta responnya dilaporkan kepada otoritas proyek yang lebih tinggi untuk aplikasi di dalam pengembangan proyek yang akan datang.

 

 

2.3.5       Batasan Variabel

1.  Unit ini berlaku untuk seluruh sector teknologi informasi dan komunikasi

2.  Komunikasi ditempat kerja bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi

2.3.6 Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari :

  1. 1.     Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti keterampilan           dan pengetahuan di bidang berikut ini :

 

1.1     Pengetahuan dasar:

1.1.1    Pengelolaan waktu dalam rangka pengelolaan proyek yang luas.

1.1.2    Aplikasi dari tool-tool dan teknik-teknik dari keah;lian secara individu.

1.1.3  Mengidentifikasi jadwal proyek, memonitor dan mengimplementasi proses pelaporan.

 

1.2   Keterampilan dasar

1.2.1  Daftar dari aktifitas proyek termasuk jadwal, sumber dan perkiraan biaya.

1.2.2  Digunakannya tool-tool dan teknik-teknik penjadwalan.

1.2.3  Mencatat kemajuan dan penyimpangan dari jadwal proyek.

1.2.4    Laporan pada otoritas proyek yang lebih tinggi.

1.2.5    Kontribusi pada tinjauan jadwal proyek.

 

2.  Konteks penilaian

Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara teori

 

3. Aspek penting penilaian

Aspek yang harus diperhatikan

3.1   Kemampuan di dalam pengembangan penjadwalan proyek untuk memenuhi sasaran proyek.

3.2     Kemampuan menggunakan mekanisme untunk mengukur, mencatat dan membuat laporan kemajuan menggunakan tool-tool spesifik

 

4.  Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1   Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang lain:

  1. TIK.PR01.003.01 Merencanakan dan mengorganisasikan Kerja individu
  2. Mengopreasikan software aplikasi spesifik

 

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias      terhadap sector tertentu. Batasan variable akan membantu dalam hal ini. Untuk sector tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

2.3.7 Kompetensi Kunci

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

1

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

1

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

1

7

Menggunakan teknologi

1

 

 

 

 

 


BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

 

Section 1.08               3.1 Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu Sistem Berbasis Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

Section 1.09                3.2 Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

     BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

MENERAPKAN KETERAMPILAN DI DALAM PENGELOLAAN WAKTU DASAR

 

 

Section 1.10               4.1 Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu menerapkan keterampilan di dalam pengelolaan waktu pada sebuah proyek
  • Siswa mengenal tool-tool dan teknik penjadwalan sebuah proyek

Section 1.11               4.2 Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa mengerti dan mampu Menerapkan Keterampilan Di Dalam Pengelolaan Waktu Dasar secara baik dan benar.
  • Siswa mampu menggunakan tool-tool dalam panjadwalan suatu proyek.
  • Siswa mengerti dan melakukan pengumpulan informasi yang dibutuhkan.
  • Siswa mengerti dan melakukan pengolahan informasi yang diiginkan dalam perusahaan.

 

Section 1.12               4.3 Uraian Singkat Materi :

 

MENERAPKAN KETERAMPILAN DI DALAM PENGELOLAAN WAKTU DASAR

 

Sekilas mengenai definisi pengelolaan waktu dan penggunaannya

Secara umum pengelolaan waktu ialah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan perencanaan, pengorganisasian, pemanfaatan, pengendalian waktu yang dipakai dalam suatu proyek atau kegiatan untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Pengelolaan waktu sering dipakai dalam suatu proyek untuk mempermudah merencanakan pengelolaan proyek tersebut.

Kunci dari pengelolaan waktu ialah penggunaan sumber daya atau tool-tool yang mendukung terciptanya optimalisasi dari rencana proyek yang sedang dijalankan. Sumber daya disini ialah tim yang bekerja dan tool-tool yang dipakai ialah garfik-grafik atau cara yang dipakai untuk mempermudah perkerjaan untuk mencapai sasaran yang diinginkan.

 

Section 1.13               4.4 Beberapa Pengertian dalam Unit Kompetensi Ini :

 

Beberapa pengertian yang dipergunakan di dalam unit kompetensi ini, yaitu :

 

  1. Tool-tool, adalah sekumpulan peralatan atau cara yang dipakai dalam melakukan suatu kegiatan atau proyek yang bertujuan untuk mempermudah perngejaan dari suatu proyek.
  2. Stakeholder, adalh orang-orang yang ikut membiayai suatu proyek atau disebut juga pemegang saham.

 

 

 

Section 1.14               4.5 Informasi masing-masing elemen kompetensi

Section 1.15               4.5.1 Kontribusi pada pengembangan jadwal proyek

 

1)  Pengetahuan kerja

Secara umum dapat diartikan bahwa pengelolaan proyek adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan perencanaan, pengorganisasian, penempatan orang (staffing), pengendalian dan pengarahan sumber daya dalam suatu waktu tertentu dan mencapai hasil akhir tertentu pula. Sumber daya yang dimaksud adalah personalia, Imaterial, dan semua fasilitas yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu proyek.

Yang diartikan dengan suatu proyek ialah suatu tugas yang perlu didefenisikan dan terarah ke suatu sasaran yang dituturkan secara konkret serta yang harus diselesaikan dalam kurun waktu tertentu dengan menggunakan tenaga manusia terbatas dan dengan alat-alat terbatas pula, dan sedemikian rumit atau baru, sehingga diperlukan suatu jenis pimpinan dan bentuk kerjasama yang berlainan daripada yang biasa digunakan. Sebelum bisa dikatakan suatu proyek, harus dipenuhi dahulu beberapa syarat dasar berikut :

  • pemberian kekuasaan dari yang berwenang untuk mendefenisikan atau membuat batasan proyek
  • mengajukan perencanaan untuk menggunakan waktu, uang dan faktor- faktor produksi
  • persetujuan dari yang berkepentingan
  • memperoleh kesediaan kerjasama
  • keterlibatan orang-orang yang berwenang pada pelaksanaan
  • pemberian informasi kepada pihak-pihak lain dan selebihnya kepada yang secara langsung berkaitan dengan proyek
  • pemimpin proyek disertai tugas-tugasnya yang dibatasi dengan wewenang yang sah
  • pandangan/sependapat antar departemen dan kemungkinan-kemungkinan untuk memperkerjakan pegawai baru
  • alat-alat pengawasan
  • ruangan
  • rekan kerja proyek yang memberikan sahamnya pada pedefenisian dan    perencanaan proyek
  • kesepakatan dalam regu proyek dan diluarnya

 

Sesuatu proyek tidak dari awalnya bergerak dalam suatu struktur. Lingkungan suatu proyek bisa tiap kali berbeda-beda. Oleh karenanya maka proyek itu bisa bersifat intern atau ekstern terhadap organisasi sendiri dan bersifat pusat atau tidak berpusat dalam organisasi. Proyek-proyek bisa berjalan dalam suatu organisasi dan merupakan suatu kegiatan dalam organisasi normal yang diarahkan ke tercapainya suatu maksud terbatas / yang telah dididefenisikan. Hal ini dapat dilihat seperti pada lembaga-lembaga kebudayaan dan pendidikan, pemerintahan dan lembaga-lembaga multi-nasional.

 

Dalam menjalankan sebuah proyek Anda tidak hanya ingin proyek Anda tetap seperti itu karena setiap proyek perlu adanya pengembangan di dalamnya untuk mendapat hasil yang lebih baik lagi. Salah satu pengembangannya ialah pengembangan jadwal yang bertujuan untuk mengklarifikasi jadwal yang sudah ada dan mengembangkannya menjadi lebih baik dan efisien agar proyek dapt lebih cepat dan lebih optimal.

 

2) Keterampilan kerja

 

2.1 Kontribusi dalam proses tim dibuat untuk menetapkan durasi dan usaha   kerja, rangkaian dan ketergantungan pada tugas untuk memenuhi sasaran proyek

 

Dalam sebuah proyek terdapat tim yang bekerja yang kita sebut sebagai tim proyek. Tim proyek tersebut mempunyai perana yang sangat penting yaitu sebagai pelaksana proyek dan juga sebagai penganggung jawab atas proyek dan harus melapor kepada atasan.

 

Ada dua tempat kedudukan tim proyek. Yang pertama tim inti bertempat di kantor pusat, yang akan menangani pekerjaan-pekerjaan perencanaan : menyusun jadwal dan anggaran, desain dan rekayasa, kegiatan-kegiatan pembelian material dan perlengkapan pendukung proyek. Yang bertempat dikantor pusat adalah manajer proyek serta para staf ahli untuk bidang-bidang yang tercakup dalam perencanaan, desain dan rekayasa serta pengadaan. Sedangkan untuk tim anggota proyek yang lain bertempat dilokasi proyek dengan dipimpin oleh seorang manajer lapangan. Tugas utama tim ini adalah melaksanakan pekerjaan konstruksi /pembangunan dan pekerjaan-pekerjaan lain yang berhubungan dengan konstruksi ini.

Manajer proyek dan manajer fungsional dalam suatu proyek memiliki peranan dan tanggung jawab. Untuk itu perlu diuraikan peranan dan tanggung jawab kedua manajer itu sebagai berikut:

 

Testimoni

artikel lainnya Menerapkan Keterampilan Di Dalam Pengelolaan Waktu Dasar TIK.PR01.007.01



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Tuesday 17 January 2017 | blog

Selepas berjamaah solat duhur saya rapat kecil dengan adik adik Dan pengurus santri senior bertempat diberanda…

Sunday 11 October 2015 | blog

Aplikasi Pengolah Angka dengan Microsoft Excel Pekerjaan yang dilakukan dengan computer tidak selalu menggunakan tulisan berupa…

Tuesday 1 May 2012 | blog

FORM INTERVIEW CV. ARIAHASTA   JABATAN YANG DILAMAR              :   DATA PRIBADI                      Nama                                                  ReadMore >>Testimoni Related…

Wednesday 12 November 2014 | blog

    MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR JASA PERUSAHAAN BIDANG JASA ADMINISTRASI PERKANTORAN      …