Advertisement
loading...

 

MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

Advertisement

SUB SEKTOR METODOLOGI PELATIHAN KERJA

 

 

MEMVALIDASI RANCANGAN

PROGRAM PELATIHAN

PLK.MP02.011.01

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 51 Lt. 6.A Jakarta Selatan

 

KATA PENGANTAR

 

Dalam rangka mewujudkan pelatihan kerja yang efektif dan efesien dalam rangka meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja diperlukan suatu sistem pelatihan yang sama. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 31 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional yang mengamanatkan bahwa pelatihan kerja berbasis kompetensi.

Dalam rangka menerapkan pelatihan berbasis kompetensi tersebut diperlukan adanya standar kompetensi kerja sebagai acuan yang diuraikan lebih rinci ke dalam program, kurikulum dan silabus serta modul pelatihan.

Untuk memenuhi salah satu komponen dalam proses pelatihan tersebut maka disusunlah modul pelatihan berbasis kompetensi “Memvalidasi Rancangan Program Pelatihan” yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Sektor Jasa Kemasyarakatan, Sosial, Budaya dan Perorangan Sub Sektor jasa Kegiatan Lainnya Bidang Jasa Lainnya Sub Bidang Metodologi Pelatihan Kerja yang telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I. Nomor KEP.140/MEN/VI/2008.

Modul pelatihan berbasis kompetensi ini, terdiri dari 3 buku yaitu Buku Informasi, Buku Kerja dan Buku Penilaian. Ketiga buku tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh, dimana buku yang satu dengan yang lainnya saling mengisi dan melengkapi, sehingga dapat digunakan untuk membantu pelatih dan peserta pelatihan untuk saling berinteraksi.

Demikian modul pelatihan berbasis kompetensi ini kami susun, semoga bermanfaat untuk menunjang proses pelaksanaan pelatihan di lembaga pelatihan kerja.

Jakarta,     Desember 2009


DAFTAR ISI

 

 

KATA PENGANTAR —————————————————————————  1

 

DAFTAR ISI ———————————————————————————–  2

 

BAB I    STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA (SKKNI) DAN SILABUS PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK) —————————————————  3

 

  1. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) —————  3
  2. Unit Kompetensi Prasyarat ————————————————  5
  3. Silabus Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) —————————  6

 

BAB II   URAIAN SINGKAT MATERI PELATIHAN —————————————–  9

 

  1. Latar Belakang ————————————————————–  9
    1. Tujuan ———————————————————————–  9
    2. Ruang Lingkup ————————————————————-  9
    3. Pengertian-Pengertian—————————————————– 9
    4. Diagram Alir Pencapaian Unjuk Kerja ———————————– 10
    5. Materi Pelatihan Memvalidasi Rancangan  Program Pelatihan——– 10
      1. Mengevaluasi Tujuan Pelatihan————————————– 10
      2. Memvalidasi Muatan Materi Pelatihan.—————————— 16
      3. Mengevaluasi Kualitas Rancangan Program Pelatihan.———— 20
      4. Penyusunan Laporan ——————————————————  21

 

BAB III SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI —– 38

 

  1. Sumber-sumber Perpustakaan
  2. Daftar Pustaka ———————————————————-  38
  3. Buku Referensi ———————————————————-  38
  4. Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan
    1. Daftar Peralatan dan Mesin ——————————————-  38
    2. Daftar Kebutuhan Bahan Pelatihan ———————————–  38

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL (SKKNI)

DAN SILABUS PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK)

 

 

A. STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA (SKKNI)

 

  1. KODE UNIT            :   PLK.MP02.011.01
  2. 2.  JUDUL UNIT          :   Memvalidasi Rancangan  Program Pelatihan
    1. DESKRIPSI UNIT     Unit ini merupakan kompetensi yang berhubungan dengan    pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam memvalidasi rancangan  program pelatihan

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

1. Mengevaluasi tujuan pelatihan 1.1.  Tujuan pelatihan diidentifikasi

1.2.  Tujuan pelatihan diverifikasi sesuai dengan kebutuhan pelatihan.

  1. 2.  Memvalidasi muatan materi pelatihan.
2.2     Muatan materi pelatihan diidentifikasi secara menyeluruh terhadap setiap satuan materi (unit kompetensi)

2.2. Muatan materi pelatihan dikaji kesesuaiannya dengan tujuan pelatihan.

3. Mengevaluasi kualitas rancangan program pelatihan. 3.1.  Program pelatihan diidentifikasi kesesuaiannya dengan format standar

3.2. Isi program pelatihan divalidasi kesesuaiannya dengan tujuan pelatihan.

3.3. Program pelatihan divalidasi kesesuaiannya dengan kebutuhan sumber daya pelatihan (SDP).

 

  1. BATASAN VARIABEL
    1. Konteks variabel :

Unit ini berlaku untuk mengevaluasi tujuan pelatihan dan memvalidasi muatan materi pelatihan serta mengevaluasi kualitas program pelatihan dalam rangka memvalidasi rancangan program pelatihan pada bidang metodologi pelatihan.

  1. Perlengkapan untuk memvalidasi rancangan  program pelatihan mencakup :

Alat evaluasi.

1)  Format program pelatihan.

2)  Standar kompetensi.

3)  Format daftar kebutuhan sumber daya pelatihan (SDP).

4)  Buku referensi/literatur.

5)  Alat tulis kantor.

  1. Tugas pekerjaan untuk memvalidasi rancangan  program pelatihan meliputi :

1)     Melakukan verifikasi tujuan pelatihan sesuai dengan kebutuhan pelatihan.

2)     Mengkaji muatan materi pelatihan sesuai tujuan pelatihan.

3)     Memvalidasi kesesuaian isi program dengan tujuan pelatihan.

4)     Memvalidasi kesesuaian tujuan pelatihan dengan kebutuhan sumber daya pelatihan (SDP).

  1. Peraturan untuk memvalidasi rancangan  program pelatihan adalah :

Pedoman penyusunan program pelatihan.

1)  Standar prosedur operasi.

 

  1. PANDUAN PENILAIAN :
    1. Penjelasan prosedur penilaian :

Alat, bahan dan tempat penilaian serta unit kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya yang diperlukan sebelum menguasai unit kompetensi ini dengan unit-unit kompetensi yang terkait :

ü                  PLK.MP02.001.01   Memilih sumber daya pelatihan untuk penyusunan   program pelatihan.

ü              PLK.MP02.002.01 Menentukan tujuan, prasyarat, dan materi pelatihan.

  1. Kondisi Penilaian :

Kondisi penilaian merupakan aspek dalam penilaian yang sangat berpengaruh atas tercapainya kompetensi tersebut yang terkait dengan mengevaluasi tujuan pelatihan dan memvalidasi muatan materi pelatihan serta mengevaluasi kualitas program pelatihan dalam rangka memvalidasi program pelatihan yang akan digunakan untuk memvalidasi program pelatihan sebagai bagian dari program pelatihan.

1)                                         Penilaian dapat dilakukan dengan cara : lisan, tertulis, demonstrasi/praktik.

2)  Penilaian dapat dilaksanakan secara : simulasi di workshop dan/atau di tempat kerja.

  1. Pengetahuan yang dibutuhkan :

Pengetahuan yang dibutuhkan untuk mendukung unit kompetensi ini sebagai berikut :

1)  Identifikasi tujuan pelatihan.

2)  Identifikasi muatan materi pelatihan secara menyeluruh dan setiap satuan materi (unit kompetensi).

3)  Identifikasi program pelatihan kesesuaiannya dengan format standar.

4)  Jenis sumber daya pelatihan.

5)  Model-model pelatihan

6)  Teknik merancang program pelatihan

7)  Pengembangan kurikulum

  1. Keterampilan yang dibutuhkan :

Keterampilan yang dibutuhkan untuk mendukung unit kompetensi ini sebagai berikut :

1)          Melakukan verifikasi tujuan pelatihan sesuai dengan kebutuhan pelatihan.

2)          Mengkaji muatan materi pelatihan sesuai tujuan pelatihan.

3)          Memvalidasi kesesuaian isi program dengan tujuan pelatihan.

4)  Memvalidasi kesesuaian tujuan pelatihan dengan kebutuhan sumber daya pelatihan (SDP).

 

  1. Aspek Kritis :

Aspek kritis  yang merupakan kondisi kerja untuk diperhatikan dalam mendukung unit kompetensi ini, sebagai berikut :

1)          Perbedaan persepsi.

2)          Sumber daya manusia (SDM) yang variatif.

3)          Model program pelatihan yang bervariasi.

 

 

  1. KOMPETENSI KUNCI

 

No.

Kompetensi Kunci  dalam Unit Ini

Tingkat

1

Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi

2

2

Mengkomunikasikan informasi dan ide-ide

2

3

Merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan

2

4

Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok

2

5

Menggunakan gagasan secara teknis dan matematis

2

6

Pemecahan masalah

2

7

Penggunaan teknologi

1

 

 

 

  1. B.   UNIT KOMPETENSI PRASYARAT

Sebelum mengikuti pelatihan unit kompetensi Memvalidasi Rancangan  Program Pelatihan

ini peserta harus sudah kompeten untuk unit kompetensi sebagai berikut:

  1. PLK.MP02.001.01: Memilih sumber daya pelatihan untuk penyusunan pro-gram pelatihan.
  2. PLK.MP02.002.01 : Menentukan tujuan, prasyarat, dan materi pelatihan.

 

 

 

 

  1. C.   SILABUS PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK)

 

Judul Unit Kompetensi                       :     Memvalidasi Rancangan Program Pelatihan

Kode Unit Kompetensi                       :     PLK.MP02.011.00

Deskripsi Unit Kompetensi                 :     Unit ini merupakan kompetensi yang berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam memvalidasi rancangan  program pelatihan

Prakiraan Waktu Pelatihan                  :     24 jampel @ 45 menit

Tabel Silabus Unit Kompetensi           :

 

Elemen Kompetensi

Kriteria

Unjuk Kerja

Indikator

Unjuk Kerja

Materi Pelatihan

Prakiraan

Waktu Pelatihan

Pengetahuan

Keterampilan

Sikap

Penge-tahuan

Keteram-pilan

  1. Mengevaluasi tujuan pelatihan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.1  Tujuan pelatihan diidentifikasi

 

 

 

 

 

1.2  Tujuan pelatihan diverifikasi sesuai dengan kebutuhan pelatihan

 

– Dapat menjelaskan tentang identifikasi tujuan pelatihan

– Mampu mengidentifikasi tujuan pelatihan

– Harus bersikap cermat, teliti, obyektif, dan taat asas

 

– Dapat menjelaskan verifikasi tujuaan terhadap kebutuhan pelatihan

 

 

 

– Identifikasi tujuan pelatihan

 

 

 

 

 

 

– verifikasi kebutuhan pelatihan

 

 

 

 

– Mengidentifikasi tujuan pelatihan

 

 

 

 

 

– Memverifikasi kesesuai-an tujuan pelatihan dengan kebutuhan pelatihan

 

1)  Cermat

2)  Teliti

3)  Obyektif

Taat asas

 

 

 

4)  Cermat

5)  Teliti

6)  Obyektif

Taat asas

 

2

6

  1. Memvalidasi muatan materi pelatihan
2.1  Muatan materi pelatihan diidentifikasi secara menyeluruh terhadap setiap satuan materi (unit kompetensi)

 

2.2  Muatan materi pelatihan dikaji kesesuaiannya dengan tujuan pelatihan

– Dapat menjelaskan pedoman mengidentifikasi materi pelatihan terhadap unit kompetensi terkait

– Mampu mengidentifikasi materi pelatihan terhadap unit kompetensi terkait

– Harus bersikap cermat, teliti, obyektif, dan taat asas

 

– Dapat menjelaskan pedoman mengkaji materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan

– Mampu mengkaji materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan

– Harus bersikap cermat, teliti, obyektif, dan taat asas

 

– Pedoman mengidentifikasi materi pelatihan terhadap unit kompetensi terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

– Pedoman mengkaji materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan

– Mengidentifikasi materi pelatihan terhadap unit kompetensi terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

– Mengkaji materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan

– Cermat

– Teliti

– Obyektif

Taat asas

 

 

 

 

 

 

 

– Cermat

– Teliti

– Obyektif

Taat asas

2

6

  1. Mengevaluasi kualitas ran-cangan program pelatihan
3.1  Program pelatihan diidentifikasi kesesuaiannya dengan format standar

 

 

 

3.2  Isi program pelatihan divalidasi kesesuaiannya dengan tujuan pelatihan

 

 

 

3.3  Program Pelatihan di validasi kesesuaianya dengan kebutuhan sumber daya pelatihan (SDP)

– Dapat menjelaskan pedoman mengidentifikasi kesesuaian program pelatihan terhadap format standard

– Mampu mengidentifikasi kesesuaian program pelatihan terhadap format standard

– Harus cermat, teliti, obyektif, dan taat asas

 

 

– Dapat menjelaskan pedoman memvalidasi isi program pelatihan terhadap tujuan pelatihan

– Mampu pedoman memvalidasi isi program pelatihan terhadap tujuan pelatihan

– Harus cermat, teliti, obyektif, dan taat asas

 

– Dapat menjelaskan pedoman memvalidasi  program pelatihan Kesesuaianya dengan kebutuhan SDP

– Mampu memvalidasi kesesuaian program pelatihan terhadap SDP

– Harus cermat, teliti, obyektif, dan taat asas

 

 

 

 

– Pedoman mengidentifikasi ke-sesuaian program pelatihan terhadap format standard

 

 

 

 

 

 

– Pedoman memvalidasi isi program pelatihan terhadap tujuan pelatihan

 

 

 

 

 

 

 

 

Pedoman memvalidasi program pelatihan terhadap SDP

– Mengidentifikasi kese-suaian program pelati-han terhadap format standard

 

 

 

 

 

– Memvalidasi isi prog-ram pelatihan terhadap tujuan pelatihan

 

 

 

 

 

 

 

Pedoman memvalidasi program pelatihan terhadap SDP

– Cermat

– Teliti

– Obyektif

– Taat asas

 

 

 

 

 

 

 

– Cermat

– Teliti

– Obyektif

– Taat asas

 

 

 

 

 

 

– Cermat

– Teliti

– Obyektif

Taat asas

2

6

 

BAB II

MEMVALIDASI RANCANGAN PROGRAM PELATIHAN

 

 

 

A. Latar Belakang

 

Kebutuhan pelatihan dapat di peroleh dari proses analisis kebutuhan pelatihan baik dari analisis jabatan, analisis standard kompetensi maupun analisis Standart Profil yang dikehendaki dari hasil identifikasi kebutuhan pelatihan.

Kebutuhan pelatihan merupakan acuan dalam proses penyusunan program pelatihan, sehingga rancangan program latihan merupakan peranan penting sebelum di implementasikan dalam penyelenggaraan pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja.

Rancangan program latihan sangat berkaitan dengan kondisi sumber daya pelatihan sehingga kualitas rancangan program di tentukan ketersediaan sumber pelatihan yang memadai.

Oleh sebab itu rancangan program pelatihan perlu di validasi agar supaya dalam imflementasi berjalan lancar sesuai dengan tujuan pelatihan untuk memenuhi kebutuhan pelatihan.

 

B. Tujuan

 

Modul Memvalidasi Rancangan Program Pelatihan bertujuan untuk dapat memberikan pengetahuan tentang cara melakukan Evaluasi Tujuan Pelatihan, Memvalidasi Muatan materi pelatihan dan, mengevaluasi kualitas Rancangan Program Pelatihan melalui validasi terhadap kebutuhan Sumber Daya Pelatihan (SDP), Agar supaya diperoleh gambaran tentang rancangan program latihan yang berkualitas dalam pemenuhan kebutuhan pelatihan.

 

C. Ruang Lingkup

 

Ruang lingkup  unit kompetensi memvalidasi rancangan program pelatihan meliputi :

  1. Mengevaluasi Tujuan Pelatihan
  2. Memvalidasi Muatan materi pelatihan
  3. Mengevaluasi kualitas Rancangan Program Pelatihan melalui validasi terhadap kebutuhan Sumber Daya Pelatihan (SDP)

 

  1. D.  Pengertian Istilah

 

  1. Rancangan adalah rangkaian proses kegiatan menyiapkan keputusan apa yang diharapkan terjadi dan apa yang akan dilakukan. Rangkaian proses itu dilaksanakan agar harapan tersebut dapat terwujud.
  2. Rancangan Program pelatihan adalah rangkaian proses kegiatan menyiapkan keputusan tertulis disusun secara sistematis untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja.
  3. Memvalidasi adalah mensahihkan/menjadikan dapat diterima karena dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/kesempurnaannya
  4. Program pelatihan adalah suatu rumusan tertulis yang memuat tentang pemaketan unit-unit kompetensi sesuai dengan area kompetensi jabatan pada area pekerjaan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi.
  5. Evaluasi adalah alat ukur kondisi awal, kemajuan proses, kondisi akhir dan kelanjutan penerapan hasil akhir yang dicapai dari suatu kegiatan.

Identifikasi verifikasi dan kajian evaluasi

 

  1. E.  Diagram Alir Pencapaian Unjuk Kerja

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. F.  Memvalidasi Rancangan Program Pelatihan

 

  1. Mengevaluasi tujuan pelatihan

a. Pengetahuan

Dalam proses mengevaluasi Tujuan Pelatihan dapat digambarkan seperti bagan berikut :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam mengevaluasi tujuan pelatihan dilakukan beberapa kegiatan yaitu menidentifikasi tujuan pelatihan selanjutnya hasil identifikasi tersebut digunakan sebagai alat untuk memverifikasi kebutuhan pelatihan.

Hasil verifikasi tujuan pelatihan terhadap kebutuhan pelatihan akan di gunakan untuk Memvalidasi isi/muatan materi pelatihan atau unit-unit kompetensi yang dibutuhkan dalam pencapaian tujuan pelatihan guna  memenuhi kebutuhan pelatihan

Tujuan pelatihan yang terdapat dalam komponen program pelatihan perlu dicermati/diteliti baik format/rumusan maupun isi/muatan materinya sehingga diperoleh suatu rumusan dan isi yang diharapkan sesuai kebutuhan pelatihan.

1)    Identifikasi tujuan pelatihan

a) Pengembangan Kurikulum

(1) Prinsip-prisip Umum

Pertama : Prinsip Relevansi

-  Relevansi Keluar tujuan, isi dan proses pelatihan hendaknya relevan  dengan tuntutan kebutuhan dan pengembangan masyarakat

-  Relevansi kedalam adanya kesesuaian dan konsestensi antara komponen kurikulum, tujuan, isi, proses, PBK dan penilaian.

 

Kedua    : Prinsip Fleksibilitas

Kurikulum landasanya bersifat lentur/fleksibel yaitu mempersiapkan calon peserta untuk masa sekarang dan masa yang akan datang atau penyesuaian-penyusuaian berdasarkan kondisi daerah, waktu pelaksanaan dan kemampuan calon peserta.

 

Ketiga    : Prinsip Kontinuitas atau Kesinambungan

Pengembangan dan proses belajar calon peserta berlangsung secara berkesinambungan tidak terputus-putus atau berhenti dan dilakukan secara berjenjang.

 

Keempat :Prinsip Praktis/efisiensi

Kurikulum hendaknya mudah dilakukandengan menggunakan alat/bahan yang sederhana dengan biaya relatif murah atau prinsip efesiensi.

 

Kelima    : Prinsip Efektivitas

Meskipun murah dan sederhana tetapi keberhasilan, dan kualitas pelatihannya harus tetap dijaga.

 

(2)    Prinsip-prinsip Khusus

Prinsip ini berkenaan dengan penyusunan tujuan, isi, pengalaman/proses berlatih dan penilaian.

 

(a) Prinsip yang berkenaan dengan tujuan pelatihan.

Perumusan komponen kurikulum hendaknya mengacu pada tujuan pelatihan. Perumusan tujuan pelatihan hendaknya mengacu pada :

- Kebijakan pemerintah pemerintah,

- Survey kebutuhan masyarakat

- Pandangan para ahli/profesi,

- Penelitian

- Survey tentang tenaga kerja

- Pengalaman negara lain

(b) Prinsip yang berkenaan dengan pemilihan isi/materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pelatihan perlu mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

- Penjabaran tujuan pelatihan dalam bentuk aktivitas hasil pelatihan yang khusus dan sederhana yang di maksudkan dalam unit kompetensi.

-  Isi/materi pelatihan meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap.

-  Unit-unit kompetensi pada kurikulum harus disusun secara berurutan, logis dan sistematis, pengetahuan, ketrampilan dan sikap diberikan secara simultan.

 

(c)  Prinsip yang berkenaan dengan proses pelatihan yang harus diperhatikan adalah hal-hal berikut :

-   Kesesuaian materi, metode dan teknis pembelajaran

-   Variasi penerapan metode dan teknis pembelajaran untuk melayani perbedaan individu peserta

-   Metoda dan teknis pembelajaran harus dapat menciptakan kegiatan untuk mencapai tujuan pelatihan.

 

(d) Prinsip yang berkenaan dengan media dan alat pembelajaran PBM perlu didukung penggunaan media dan alat-alat bantu pengajar dan penggunaan multi media sebagai berikut :

-   Ketersediaan media/alat bantu mengajar

-   Pembuatan dan pendanaannya

-   Pengorganisasian media/alat bantu dan materi pembelajaran

-   Kemungkinan penggunaan multimedia

 

(e)  Prinsip berkenaan dengan pemilihan kegiatan penilaian

-   Penyusunan alat tes/penilaian

-   Jadwal kegiatan dan waktu penilaian

-   Pengolahan hasil penilaian berdasarkan acuan norma yang digunakan

-   Penggunaan hasil tes

 

  1. Teknik Merancang Program Pelatihan

Dalam merancang program pelatihan perlu dilakukan identifikasi dan analisis kebutuhan pelatihan yang akan digunakan untuk penyusunan rancangan program pelatihan dan evaluasi dengan prinsip prinsip penegmbangan kurikulum

 

1)   Identifikasi Kebutuhan Pelatihan

Identifikasi Kebutuhan Pelatihan merupakan kegiatan pengumpulan data/informasi yang bekaitan dengan kebutuhan pelatihan yang akan digunakan untuk penyusunan program pelatihan.

Data informasi yang diharapkan berupa :

 

 

(a)  Kemamapuan/kompetensi (pengetahuan, keterampilan, dan sikap) yang harus dilakukan pada setiap pelaksanaan tugas pekerjaan

(b) Uraian tugas dan kondisi kemampuan riel yang harus dimiliki

(c)  Diskripsi secara rinci kemampuaan-kemampuan yang sebenarnya

(d) Persyaratan pelaksanaan pekerjaan

(e)  Hasil Analisis data yang akan digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan

(f)   Data/bahan perencanaan program pelatihan

 

2)   Analisis Kebutuhan Pelatihan

Seperti diketahui bahwa dalam rangka penyusunan program pelatihan kebutuhan pelatihan dapat diperoleh dari analisis kebijakan pelatihan yang merupakan pernyataan dari pejabat pimpinan puncak organisasi dibidang pelatihan kerja baik secara tertulis baikpun lisan.

Analisis kebijakan pelatihan selanjutnya menjadi acuan dasar untuk menganalisis standard kompetensi, profil kompetensi yang dikehendaki, analisis jabatan/pekerjaan dan analisis informasi pasar kerja hal ini merupakan pihak yang membutuhkan tenaga kerja (demand) serta analisis calon peserta pelatihan (supply)

Setelah diperoleh hasil analisis kedua belah pihak terdapat kesenjangan/gap yang disebut kebutuhan pelatihan.

Kebutuhan pelatihan ini merupakan unit-init kompetensi yang hendak dicapai melalui penyelenggaraan program pelatihan.

 

3)      Cara melakukan identifikasi tujuan pelatihan adalah menuliskan kondisi riel kedalam tujuan pelatihan yang tertuang dalam rancangan program pelatihan. Selanjutnya dilakukan pengamatan secara cermat dan teliti dikaitkan dengan kreteria perumusan tujuan dan isi/muatannya sehingga diperoleh kesesuaiannya.

 

Langkah-langkah  mengidentifikasi tujuan pelatihan adalah :

a)  Tuliskan tujuan pelatihan di dalam rancangan program pelatihan pada kolom tujuan

b)  Tuliskan Kriteria standart penulisan tujuan pedoman penyusunan program PBK pada kolom Kriteria

c)   Bandingkan isi tujuan dengan isi kriteria standart

d)  Berikan tanda (√) pada kolom hasil sesuai (S) atau tidak sesuai (TS)

e)  Berikan tanggapan / komentar bila hasil identifikasi tidak sesuai

 

Tabel Identifikasi Tujuan Program Pelatihan

 

No. Tujuan Kriteria Hasil Tanggapan
S TS
1 Dapat Melakukan

-     Komunikasi

-     ……..

-     …..

Rumusan aktivitas kondisi standar

Gambaran Unit Kompetensi kejuruan

 

 

Rumusan Tujuan belum sesuai.

Merumuskan Tujuan dengan unit kompetensi.

Dari identifikasi tujuan pelatihan diatas selanjutnya dilakukan perbaikan baik isi maupun rumusanya dengan memasukan tanggapan / komentar menjadi usulan perbaikan yang merupakan rekomondasi hasil akhir identifikasi tujuan pelatihan.

 

Tabel hasil  Identifikasi Tujuan Program Pelatihan

 

No.

Tujuan

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1 Dapat Melakukan

-     Komunikasi

-     ……..

-     …..

Rumusan Tujuan belum sesuai.

Merumuskan Tujuan dengan unit kompetensi.

     

 

2)    verifikasi kebutuhan pelatihan

 

Verifikasi kebutuhan pelatihan adalah memverifikasi kesesuaian tujuan pelatihan dengan kebutuhan pelatihan

 

Untuk mengetahui  rancangan program pelatihan tersebut layak/sesuai dengan kebutuhan pelatihan dapat dilihat dari hasil identifikasi tujuan pelatihan. Cara untuk melakukan verifikasi tujuan pelatihan terhadap Kebutuhan pelatihan adalah membandingkan dan mencocokan antara hasil identifikasi tujuan pelatihan dan daftar kebutuhan bahan pelatihan.

Tabel verifikasi tujuan pelatihan terhadap kebutuhan pelatihan dapat menggunakan format  dan langkah-langkah sebagai berikut :

 

a)  Pindahkan atau tuliskan tujuan pelatihan hasil identifikasi pada format verifikasi

b)  Tuliskan atau salin kebutuhan pelatihan dari daftar kebutuhan pelatihan yang tersedia (Hasil analisis kebutuhan pelatihan untuk menyusun rancangan program pelatihan yang dimaksud)

c)  Bandingkan isi tujuan pelatihan dengan isi kebutuhan pelatihan

d)  Berikan tanda (√ ) dari hasil kolom sesuai (S) atau tidak sesuai (TS)

e)  Berikan tanggapan / komentar apakah hasilnya tidak sesuai

Tanggapan tanggapan tersebut pindahkan pada formay hasil verifikasi

Tabel memverifikasi keseuaian tujuan pelatihan dengan kebutuhan pelatihan

 

No.

Tujuan

Kebutuhan

Hasil

Tanggapan

S

TS

   

 

 

 

 

 

 

 

       

Format hasil verifikasi

 

Tabel hasil verifikasi tujuan pelatihan terhadap kebutuhan pelatihan

 

No. Tujuan Tanggapan Usulan Perbaikan Rumusan Rekomondasi
   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

       

 

Dalam mengevaluasi tujuan pelatihan yang tertuang dalam rancangan program pelaihan diperlukan keterampilan dalam penyesuaian alat dan bahan evaliasi pelaksanaan evaluasi/rekomendasi dari hasil identifikasi dan verifikasi tujuan pelatihan terhadap kebutuhan pelatihan.

 

b. Keterampilan

1)    Mengidentifikasi tujuan pelatihan

 

Tabel Identifikasi Tujuan Program Pelatihan

 

No. Tujuan Kriteria Hasil Tanggapan
S TS
  -        
  -        
  -        
  -        

 

Dari identifikasi tujuan pelatihan diatas selanjutnya dilakukan perbaikan baik isi maupun rumusanya dengan memasukan tanggapan / komentar menjadi usulan perbaikan yang merupakan rekomondasi hasil akhir identifikasi tujuan pelatihan.

 

Tabel hasil  Identifikasi Tujuan Program Pelatihan

 

No.

Tujuan

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

  -        
  -        
  -        
  -        
  -        
  -        

 

 

 

2)    Memverifikasi kesesuaian tujuan pelatihan dengan kebutuhan pelatihan

Tabel memverifikasi keseuaian tujuan pelatihan dengan kebutuhan pelatihan

 

 

No.

Tujuan

Kebutuhan

Hasil

Tanggapan

S

TS

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

       

 

Tabel hasil verifikasi tujuan pelatihan terhadap kebutuhan pelatihan

 

No. Tujuan Tanggapan Usulan Perbaikan Rumusan Rekomondasi
   

 

 

 

 

 

 

 

 

       

 

  1. Sikap

1)    Mengidentifikasi tujuan pelatihan harus dilakukan secara cermat dan teliti

2)    Memverifikasi kesesuaian tujuan pelatihan dengan kebutuhan pelatihan harus dilakukan secara obyektif dan taat azas

 

2.  Memvalidasi muatan materi pelatihan

a. Pengetahuan

Bagan memvalidasi Muatan Materi Program Pelatihan

 

            

Memvalidasi muatan materi program pelatihan dilakukan dengan cara mengidentifikasi secara menyeluruh terhadap setiap satuan materi/unit kompetensi yang selanjutnya hasil identifikasi setiap satuan dikaji  kesesuaianya dengan tujuan pelatihan.

 

1)    Pedoman mengidentifikasi materi pelatihan terhadap unit kompetensi terkait

 

a)    Evaluasi kurikulum

Dalam konsep kurikulum strategi pelatihan kerja menekankan kepada :

(1).Isi kurikulum

- Tuntutan masyarakat

- Perubahan dasar filosofis tentang struktur kompetensi

- Berorientasi pada pekerjaan

 

(2).      Situasi lingkungan lembaga diklat

-  Kurikulum sektor pertanian

-  Industri manufaktur

-  Aneka kejuruan/pengrajin

 

(3).Organisasi

-  Berkenaan dengan proses pelatihan (materi,metoda,media)

-  Sistem instruksional, pengorganisasian materi, alat dan bahan pengajaran berprogram, modular dan pengajaran jarak jauh dengan bantuan internet/komputer/e-learning

 

b)     Peranan evalusi kurikulum

1)   Penekanan inovasi

2)   Penekanan skala lokal/nasional/internasional

3)   Berdasarkan bantuan luar negri

4)   Dipengaruhi kebiasaan peneliti yang bersifat psikometris

5)   Kebijakan evaluasi kurikulum meliputi :

- Evaluasi sebagai moral judgement (evaluasi dan keputusan/evaluasi dengan nilai konsensus) hasil dari suatu evaluasi berisi  nilai yang akan digunakan untuk menentukan tindakan selanjutnya

-   Evaluasi dan penentuan keputusan

-   Evaluasi dan konsensus nilai

 

 

2)    Pedoman mengkaji materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan

 

a)    Indentifikasi Muatan Satuan Materi Program Pelatihan (Unit kompetensi) terhadap tujuan pelatihan.

 

Cara mengidentifikasi muatan satuan materi program pelatihan terhadap tujuan pelatihan diteliti dan dicari kesesuaian atau tidak kesesuaiannya. Hasil identifikasi berupa usulan perbaikan.

 

Tabel Identifikasi Muatan Satuan Materi Pelatihan

 

No.

Muatan Satuan Materi/

Unit-unit kompetensi

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S

TS

1 2 3 4 5
   

 

 

 

 

 

 

     
  1. nomor urut
  2. unit kompetensi pada kurikulum
  3. kriteria pedoman  meniggentifikasi pelatihan
  4. hasil identifikasi
  5. tanggapan atas identifikasi muatan materi pelatihan

 

Tabel Hasil Identifikasi Muatan Satuan Materi  Pelatihan

 

No.

Muatan Satuan Materi/

Unit-unit kompetensi

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1 2 3 4 5 6
     

 

 

 

     
  1. nomor urut
  2. unit kompetensi pada kurikulum
  3. tanggapan
  4. usulan perbaikan
  5. rumusan untuk perbaikan selanjutnya
  6. rekomendasi yang akan dilaksanakan

 

b)  Pengkajian Muatan Materi Program Pelatihan terhadap Tujuan Pelatihan

 

Cara mengkaji muatan materi program pelatihan dengan meneliti unit kompetensi yang menjadi usulan perbaikan untuk selanjutnya dikaji kesesuaianya dengan tujuan pelatihan. Hasil pengkajian kemudian direkomondasikan untuk dilakukan perbaikan atau diabaikan.

 

Tabel Kajian  muatan materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan

 

No.

Muatan Satuan Materi/

Unit-unit kompetensi

Tujuan Pelatihan

Hasil

Tanggapan

S

TS

1 2 3 4 5
           
  1. nomor urut
  2. unit kompetensi pada kurikulum
  3. tujuan diadakan pelatihan
  4. hasil kajian muatan materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan
  5. tanggapan atas hasil dari kajian tersebut

Tabel Hasil Kajian  muatan materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan

 

 

No.

Muatan Satuan Materi/

Unit-unit kompetensi

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomendasi

1 2 3 4 5 6
 

 

 

 

         
  1. nomor urut
  2. unit kompetensi pada kurikulum
  3. tanggapan atas hasil dari kajian tersebut
  4. usulan perbaikan terhadap hasil kajian
  5. rekomendasi yang diberikan

 

b. Keterampilan

1)    Mengidentifikasi materi pelatihan terhadap unit kompetensi terkait

Tabel Identifikasi Muatan Satuan Materi Pelatihan

 

No.

Muatan Satuan Materi/

Unit-unit kompetensi

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S TS
1 2 3 4 5
   

 

 

 

 

 

 

     

 

 

Tabel Hasil Identifikasi Muatan Satuan Materi  Pelatihan

 

No.

Muatan Satuan Materi/

Unit-unit kompetensi

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

     

 

 

 

     

 

2)    Mengkaji materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan

 

Tabel Kajian  muatan materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan

 

No.

Muatan Satuan Materi/

Unit-unit kompetensi

Tujuan Pelatihan

Hasil

Tanggapan

S

TS

           

 

Tabel Hasil Kajian  muatan materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan

 

 

No.

Muatan Satuan Materi/

Unit-unit kompetensi

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

 

 

 

 

 

 

         

 

c. Sikap

1)    Mengidentifikasi materi pelatihan terhadap unit kompetensi terkait harus dilakukan secara cermat dan teliti

 

2)    Mengkaji materi pelatihan terhadap tujuan pelatihan harus dilakukan secara obyektif dan taat asas

 

3. Mengevaluasi kualitas rancangan program pelatihan

 

a. Pengetahuan

Cara Mengevaluasi kualitas rancangan program latihan

 

 

 

 

Dalam mengevaluasi kualitas Rancangan Program Pelatihan dilakukan beberapa kegiatan yaitu mengidentifikasi kesesuaian isi susunan dan format program pelatihan, memvalidasi muatan materi dengan tujuan pelatihan serta memvalidasi isi/muatan materi program pelatihan terhadap kebutuhan sumber daya pelatihan.

 

 

1)    Pedoman mengidentifikasi kesesuaian program pelatihan terhadap format standard

 

a)    Susunan Program dan Format Pelatihan Berbasis Kompetensi

(1).    Cover Program Pelatihan mencakup :

(a)  Logo pemilik program pelatihan

(b) Tulisan ” PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI”

(c)  Nama Program Pelatihan

(d)  Kode Program Pelatihan

(e)  Gambar identitas program pelatihan

(f)   Nama dan alamat pemilik program pelatihan

(g)  Tahun penerbitan

(2).          Kata Pengantar

Kata pengantar berisi tentang arti penting dan manfaat penyusunan program pelatihan. Kata pengantar ditanda tangani oleh pimpinan lembaga pemilik program pelatihan serta dilengkapi tempat, bulan dan tahun penerbitan.

 

(3).          Nama Pelatihan

Nama Pelatihan ditetapkan sesuai dengan acuan yang digunakan dalam penyusunan program yaitu :

(a)  Jabatan;

(b) Kualifikasi;

(c)  Kluster;

(d) Pesanan dari pengguna/industri (Taylor Made)

(4).       Kode Program Pelatihan

Pengisian kode program bukan merupakan suatu keharusan, tergantung dari nama pelatihan. Untuk mengisi kode program yang sesuai dengan nama pelatihan apabila program disusun dengan  menggunakan :

(a)  Pendekatan Jabatan, kode program apabila akan diisi dapat mengacu kepada ketentuan yang ditetapkan oleh sektor;

(b) Pendekatan Kualifikasi, kode program diisi berdasarkan KKNI;

(c)  Pendekatan kluster, kode program apabila akan diisi mengacu kepada ketentuan     sektor atau lembaga pelatihan;

(d) Pendekatan Taylor Made, kode program apabila akan diisi dapat mengacu kepada ketentuan sektor atau lembaga pelatihan.

(e)  Apabila Kode Program Pelatihan akan diisi mengacu kepada  format kodefikasi, maka penulisannya sebagai berikut :

X

00

0

0

0

0

0

 

 

(1)       (2)        (3)     (4)     (5)     (6)      (7)       (8)      (9)

(1)         :     Katagori, diisi dengan huruf dari katagori lapangan usaha

(2)         :     Golongan Pokok, diisi dengan 2 digit angka sesuai nama golongan pokok lapangan usaha

(3)         :     Golongan, diisi dengan 1 digit angka sesuai nama golongan lapangan usaha

(4)         :     Sub golongan, diisi dengan 1 digit angka sesuai nama sub golongan lapangan usaha

(5)         :     Kelompok, diisi dengan 1 digit angka sesuai dengan nama kelompok lapangan usaha

(6)         :     Subkelompok, diisi satu angka sesuai dengan nama sub kelompok lapangan usaha, jika tidak ada sub kelompok diisi dengan huruf 0

(7)         : Bagian, diisi satu angka sesuai dengan nama, bagian lapangan usaha dan/atau negara tujuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), jika tidak ada nama bagian lapangan usaha diisi dengan huruf 0

(8)         : Versi Program Pelatihan, diisi dengan nomor urut versi program pelatihan menggunakan 2 digit angka, mulai dari 01, 02, 03 dan seterusnya dalam tahun bersangkutan serta tahun berikutnya kembali mulai dari 01, 02, 03 dan seterusnya

(9)         :     Tahun Pembuatan Standar Pelatihan Berbasis Kompetensi, diisi dengan tahun kalender menggunakan 2 digit angka, misal tahun 2006, ditulis 06, dan seterusnya.

 

(5).       Jenjang Program Pelatihan

Jenjang Program Pelatihan adalah suatu jenjang berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), baik program pelatihan kerja berjenjang maupun non jenjang (spesifik & unit) yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja, diisi dengan Level I sampai dengan IX, sesuai clustering yang telah disepakati oleh stakeholder atau sesuai kebutuhan pasar kerja dan dunia usaha/industri barang dan jasa.

Contoh penulisan jenjang program pelatihan

(a)  Penulisan jenjang program pelatihan yang mengacu kepada KKNI Jenjang program pelatihan :   Level 1, Level2, Level 3, dan seterusnya

(b) Penulisan jenjang program pelatihan yang tidak mengacu pada KKNI Jenjang program pelatihan : Non Jenjang

(6).    Tujuan Pelatihan

Tujuan pelatihan adalah abstraksi yang menggambarkan cakupan kompetensi yang harus dicapai peserta pelatihan  sampai dengan akhir proses pelatihan kerja, dirumuskan dengan ketentuan sebagai berikut:

(a)  Menguraikan cakupan pelatihan yang menggambarkan kesenjangan   kemampuan (lack of skill)

(b) Merupakan kalimat yang menggambarkan keseluruhan tujuan pelatihan

(c)  Menggambarkan uraian ringkas jabatan/pekerjaan

(d) Memenuhi kriteria Kemampuan, Kondisi dan Standar

 

(7).    Unit Kompetensi yang Ditempuh

Di dalam konsep Pelatihan Berbasis Kompetensi antara lain disebutkan bahwa PBK adalah suatu sistem pelatihan kerja yang mengacu pada SKKNI, Standar Khusus dan Standar Internasional  yang sesuai dengan kebutuhan industri/pasar kerja.

Pemaketan unit kompetensi difokuskan pada tujuan yang diharapkan dapat dilakukan pekerja di tempat kerja, merefleksikan seluruh aspek pelaksanaan kerja, berkaitan dengan tempat kerja yang nyata, dimiliki dan berasal dari kebutuhan industri/pasar kerja masa kini dan yang akan datang.

Penulisan unit kompetensi yang ditempuh ditulis dengan format sebagai berikut:

(a)  No. urut

(b) Kode unit kompetensi

(c)  Judul unit kompetensi

 

(8).    Perkiraan Waktu Pelatihan

Pada dasarnya pelatihan berbasis kompetensi tidak dibatasi waktu, karena lebih berorientasi pada capaian kompetensi. Namun, pada proses penyelenggaraan pelatihan terstruktur dibutuhkan rentang waktu untuk pencapaian kompetensi oleh sekolompok orang dalam proses pembelajaran. Ukuran waktu ditentukan dalam jam latihan @ 45 menit setiap 1 (satu) jam pelatihan.

Jumlah jam tersebut sangat terkait dengan variasi yang ditetapkan pada tujuan pelatihan atau uraian silabus pada masing-masing mata latihan (unit kompetensi).

Perkiraan waktu pelatihan ditentukan oleh :

(a)  Kompleksitas pengetahuan dan keterampilan yang harus dicapai.

(b) Kedalaman pengetahuan dan keterampilan yang harus dicapai

(c)  Latar belakang pengetahuan dan keterampilan yang dipersyaratkan, yaitu:

-   Level kompetensi kunci yang dipersyaratkan

-   Unit prasyarat yang dipersyaratkan dalam unit kompetensi

-   Pengetahuan yang disampaikan merupakan teori pengantar praktik (must know). Alokasi jam untuk pengetahuan dan praktik dibuat secara proporsional. Waktu praktik setidak-tidaknya memenuhi kebutuhan aplikasi (mencoba), praktik masih dengan bimbingan dan praktik mandiri.

-   Perkiraan waktu pelatihan merupakan akumulasi jam pelatihan yang tercantum dalam silabus.

 

(9).    Persyaratan Peserta Pelatihan

Persyaratan Peserta Pelatihan merupakan batasan-batasan tertentu yang harus dipenuhi oleh calon peserta pelatihan.

Persyaratan tersebut meliputi :

(a)  Pendidikan

(b) Pelatihan

(c)  Pengalaman kerja

(d) Umur

(e)  Jenis kelamin

(f)   Kesehatan

(g) Persyaratan Khusus (bila diperlukan)

 

(10).    Kurikulum Pelatihan

Kurikulum pelatihan berisi materi pelatihan yang terdiri atas unit-unit kompetensi dan non-unit kompetensi yang ditempuh oleh setiap peserta pelatihan sesuai nama pelatihan untuk memenuhi kesenjangan kemampuan.

Format Kurikulum Pelatihan, terdiri atas :

 

Format baris, berisi :

(a)  Kelompok  Unit Kompetensi Umum, meliputi sejumlah unit kompetensi umum (01)

(b) Kelompok Unit Kompetensi Inti, meliputi sejumlah unit kompetensi inti (02)

(c)  Kelompok Unit Kompetensi Khusus, meliputi unit kompetensi spesialis/pilihan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas jabatannya di tempat kerja (03).

(d) Pelaksanaan pelatihan di tempat kerja (On The Job Training = OJT)

Format kolom, terdiri atas :

(a)  Nomor urut (Diisi angka romawi)

(b) Materi Pelatihan (Diisi dengan kelompok unit kompetensi dan non-unit kompetensi)

(c)  Kode unit kompetensi (diisi kode unit sesuai dengan Standar Kompetensi)

(d) Perkiraan waktu (di isi perkiraan waktu dalam jam pelatihan (jp) pengetahuan, keterampilan (termasuk di dalamnya sikap kerja) dan jumlah jam pelatihan.

 

(11).    Silabus

Silabus merupakan penjabaran setiap unit kompetensi yang diuraikan secara rinci, sistematis dan terpadu ke dalam program pelatihan sesuai dengan persyaratan suatu jabatan/pekerjaan, yang mengarah kepada tercapainya tujuan pelatihan dan jenjang pelatihan yang ditetapkan.

 

Format Silabus, terdiri atas :

(a)   Nomor Urut

(b)  Unit Kompetensi

(c)   Kode Unit Kompetensi

(d)  Elemen Kompetensi

 

(e)   Kriteria Unjuk Kerja

Unit Kompetensi, Kode Unit Kompetensi, Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja diisi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja.

(f)   Perkiraan Waktu Pelatihan

Perkiraan waktu pelatihan diisi dengan perkiraan waktu pelatihan yang  diperlukan untuk 1 (satu) unit kompetensi

(g)   Indikator Unjuk Kerja

Indikator Unjuk Kerja (IUK) diisi dengan indikasi pencapaian kriteria unjuk kerja yang mengandung aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja. Penulisan IUK menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur dan dibuat materi pelatihannya.

(h)   Materi Pelatihan

Materi pelatihan meliputi pengetahuan (knowlegde), keterampilan (skill)

dan sikap kerja (attitude) yang diperlukan pada setiap KUK/Elemen Kompetensi

(i)  Jam Pelatihan

Jam Pelatihan diisi dengan perkiraan waktu pelatihan per elemen kompetensi

(12).    Pelatihan di Tempat Kerja (On the Job Training / OJT)

Pelatihan di tempat kerja merupakan pelaksanaan unjuk kerja peserta pelatihan untuk memperoleh pengalaman kerja sesuai dengan unit komptensi yang telah ditempuh di lembaga pelatihan.

 

Format OJT diisi :

(a)  Unit Kompetensi

(b) Kode Unit Kompetensi

(c)  Tabel yang berisi kolom elemen kompetensi dan kolom indikator pelaksanaan di tempet kerja

 

(13).       Daftar Peralatan dan Bahan Pelatihan

Peralatan dan bahan pelatihan diperlukan untuk proses pelaksanaan pelatihan, penyusunannya dibuat pada setiap unit kompetensi.

 

Format daftar peralatan dan bahan terdiri atas:

 

(a)  Nomor Urut

(b) Judul Unit Kompetensi

(c)  Kode unit Kompetensi

(d) Daftar Peralatan

(e)  Daftar Bahan

(f)    Keterangan

Daftar peralatan diisi dengan rincian kebutuhan jenis peralatan yang digunakan dalam proses pelatihan pada unit kompetensi, sedangkan daftar bahan diisi rincian kebutuhan  bahan-bahan yang digunakan habis dalam proses pelatihan dengan spesifikasi tertentu sehingga mencapai kompetensi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan

Susunan isi dan Format Program Pelatihan dapat dilihat pada contoh terlampir

 

b)  Model-model Pelatihan :

(1).    Institusional Training

Sistim pelatihan ini seluruh kegiatan pelatihanya diselenggarakan di lembaga         pelatihan

(2).  On The Job Training

Sistim pelatihan ini seluruh kegiatan pelatihanya diselenggarakan di Perusahaan     dalam rangka pemenuhan kursil di Lembaga Diklat

(3).  In Plint Training

Sistim pelatihan ini seluruh kegiatan pelatihanya diselenggarakan di Perusahaan atas permintaan pihak Industri

(4).  Production Training

Sistim pelatihan ini seluruh kegiatan pelatihanya untuk memperoleh peningkatan SDM sekaligus menghasilkan Produk/jasa yang dapat dijual

(5).  Apprenticeship Training

Sistim pelatihan ini seluruh kegiatan pelatihanya diselenggarakan di Perusahaan dan LPK/ULP (Unit Pelatihan Perusahaan)

(6).  Competency Based Training

Sistim pelatihan ini seluruh kegiatan pelatihanya diselenggarakan secara mandiri berdasarkan Standard Kompetensi Kerja

(7).  Community Based Training

Sistim pelatihan ini seluruh kegiatan pelatihanya diselenggarakan atas permintaan Masyarakat

 

c)      Kelembagaan dan Kebutuhan Sumber Daya Pelatihan

(1).    Kelembagaan Pelatihan

Lembaga yang terkait dalam proses penyelenggaraan pelatihan berdasarkan program, sistem dan metoda pelatihan yang digunakan meliputi Lembaga Pelatihan Kerja, Perusahaan,  Lembaga Sertifikasi dan instansi pemerintah.

(2).       Sumber Daya Pelatihan

Pada umumnya sumber daya pelatihan terdiri dari :

(a)   Sarana dan Fasilitas

Ruang peraktek, Ruang teori, Peralatan, Mesin dan Bahan Pelatihan

(b)   Sumber Daya Manusia

Pengelola, Penyelenggara, Instruktur/Pembimbing Teknis, dan Peserta Pelatihan dari masing-masing Lembaga

(c)       Program Pelatihan

Nama pelatihan dan Isi/Muatan Kurikulum Silabus Pelatihan

 

 

(d) Sistem dan Metode Pelatihan

Sistem dan Metode Pelatihan yang digunakan berdasarkan Program Pelatihan

(e)  Pendanaan

Sumber dana dan alokasi/komponen pembiayaan dalam pelaksanaan pelatihan

Dalam mengevaluasi kualitas rancangan program sesuai modul pelatihan dan kebutuhan sumber daya pelatihan dapat diidentifikasi dengan tabel dibawah

 

Tabel Kelembagaan dan Kebutuhan Sumber Daya Pelatihan

 

NO

Model Pelatihan

Kelembagaan Terkait

 

Sumber Daya Pelatihan

LPK

Perusahaan

Lembaga Uji/SERT

Instansi Pemerintah

Program

Sarfas

SDM

SISMET

DANA

ULP

UPROD

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

 

 

 

 

 

 

                     

 

Keterangan :

Kolom 1 diisi nomor urut

Kolom 2 diisi model pelatihan yang dipilih

Kolom 3-7 diisi nama lembaga yang terkait

Kolom 8 diisi unit kompetensi pada kurikulum program pelatihan

Kolom 9-12 diisi ketersediaan sumber daya pelatihan

 

d)   Identifikasi isi Format Standar Rancangan Program PBK

Program pelatihan yang telah disusun dilakukan identifikasi kesesuaian dari setiap item/komponen program pelatihan kemudian dibandingkan dengan ketentuan dari format standard yang telah dibakukan.

Panduan/pedoman penyusunan program pelatihan dan formatnya mengacu kepada pedoman yang disusun oleh Direktorat Stankomproglat Ditjen Binalattas.

Tabel Identifikasi Judul/nama Program Pelatihan

 

No.

Judul/nama

Program Pelatihan

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S

TS

1 2 3 4 5
1 Operator Permesinan Jabatan/profil pekerjaan yang mengacu buku pedoman KBLUI/ISCO

 

Jabatan/profil pekerjaan sesuai kebutuhan industri / pasar kerja

Kejuruan

 

 

 

  Mengacu SKKNI (level)
  1. nomor urut
  2. program pelatihan yang akan dilaksanakan
  3. kriteria untuk mengisi jabatan
  4. kesesuaian kriteria yang akan digunakan pada jabatan
  5. tanggapan terhadap hasil identifikasi

Tabel Hasil Identifikasi Judul/nama Program Pelatihan

 

No.

Muatan Satuan Materi/

Unit-unit kompetensi

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1 2 3 4 5 6
1 -     Operator Permesinan Mengacu pada SKKNI (level)    

 

Judul tetap
  1. nomor urut
  2. unit kompetensi pada program pelatihan
  3. tanggapan terhadap hasil identifikasi
  4. kesesuaian kriteria yang akan digunakan pada jabatan
  5. tanggapan terhadap hasil identifikasi

 

Tabel Identifikasi  Kode Program Pelatihan

 

No.

Kode

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S

TS

1 2 3 4 5
1 P.28 2.2000 101 Penulisan nomor/kode huruf

-   Urutan

-   Penomoran

-    Kesepakatan/job order

 

 

 

-

  Sesuai dengan KBLUI
  1. nomor urut
  2. kode pada program pelatihan
  3. kriterian pembuatan kode
  4. kesesuaian kriteria pembuatan nomer dengan kode program pelatihan
  5. tanggapan dari hasil identifikasi

 

Tabel Hasil Identifikasi  Kode Program Pelatihan

 

No.

Kode

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1 2 3 4 5 6
1 P.28 2.2000 101 Sesuai dengan KBLUI    

 

Kode tetap
  1. nomor urut
  2. kode pada program pelatihan
  3. tanggapan dari hasil identifikasi
  4. usulan berbaikan dari hasil identifikasi
  5. rumusan penyelesaian
  6. rekomendasi yang dilakukan untuk perbaikan

Tabel Identifikasi  Jenjang Program Pelatihan

No.

Jenjang Program Pelatihan

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S TS
1 2 3 4 5
1. Level 1 Jenjang jabatan/level pada KKNI

Non jenjang pada KKNI

Pemaketan/clustering

  Sesuai level KKNI
  1. nomor urut
  2. jenjang pelatihan pada program pelatihan
  3. kriteria dari jenjang jabatan tersebut
  4. kesesuaian kriteria jenjang jabatan dengan nama jabatan
  5. tanggapan dari hasil identifikasi

Tabel Hasil Identifikasi  Jenjang Program Pelatihan

 

No.

Jenjang Program Pelatihan

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1 2 3 4 5 6
1 -     Level 1 Sesuai level KKNI    

 

Jenjang tetap
  1. nomor urut
  2. jenjang pada program pelatihan
  3. tanggapan dari hasil identifikasi
  4. usulan perbaikan untuk jenjang pada program pelatihan
  5. rumusan untuk perbaikan
  6. rekomendasi dari hasil rumusan perbaikan

Tabel Identifikasi  Tujuan Program Pelatihan

 

No.

 

 

Tujuan Program Pelatihan

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S TS
1 2 3 4 5
1 Dapat Melakukan

-     Komunikasi

-     ……..

-     …..

Rumusan aktivitas kondisi standar

Gambaran Unit Kompetensi kejuruan

 

 

Rumusan Tujuan belum sesuai

Merumuskan Tujuan unit kompetensi

  1. nomor urut
  2. tujuan dari progam yang dilakukan
  3. pembuatan program pelatihan
  4. kesesuaian kriteria dengan tujuan program pelatihan
  5. tanggapan dari hasil identifikasi

 

Tabel Hasil Identifikasi  Tujuan Program Pelatihan

 

No.

Tujuan Program Pelatihan

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1 2 3 4 5 6
1 Dapat Melakukan

-     Komunikasi

-     ……..

-     …..

Rumusan Tujuan belum sesuai

Merumuskan Tujuan unit kompetensi

Perbaikan rumusan tujuan pelatihan Rumusan Tujuan menjadi…. Perubahan ganti tujuan pelatihan
  1. nomor urut
  2. tujuan dari progam yang dilakukan
  3. tanggapan dari hasil identifikasi
  4. usulan perbaikan yang akan dilakukan
  5. rumusan untuk mengatasi permasalahan
  6. rekomendasi yang dilakukan

Tabel Identifikasi Unit-Unit Kompetensi yang akan dipelajari

 

No.

Unit Kompetensi yang dipelajari

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S TS
1 2 3 4 5
1. Melakukan komunikasi timbal balik.

Menerapkan prinsip K3

Urutan penulisan

Pemaketan

Ketercukupan

 

 

Penulisan unit pemaketan
  1. nomor urut
  2. unit kompetensi pada program pelatihan
  3. kriteria penggunaan unit kompetensi
  4. kesesuaian kriteria penggunaan unit kompetensi dengan dengan program pelatihan
  5. tanggapan dari hasil identifikasi

 

Tabel Hasil Identifikasi  Unit-Unit Kompetensi yang akan dipelajari

 

No.

Unit Kompetensi yang dipelajari

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1 2 3 4 5 6
1. Melakukan komunikasi timbal balik.

-     Menerapkan prinsip K3

Penulisan unit pemaketan Urutan penulisan diganti

Pemaketan disesuaiakan

Penulisan menjadi…

Pemaketan menjadi…

Revisi penulisan dan pemaketan
  1. nomor urut
  2. unit kompetensi pada program pelatihan
  3. tanggapan dari hasil identifikasi
  4. usulan perbaikan yang akan dilakukan
  5. rumusan untuk mengatasi permasalahan
  6. rekomendasi yang dilakukan

 

Tabel Identifikasi Perkiraan Waktu/Lama Pelatihan

 

No.

Lama Pelatihan

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S TS
1 2 3 4 5
1. Lama pelatihan 852 jam Pelatihan

(@ 45 menit)

-  Kompleksitas

-  Kedalaman materi

-  Prasarat

- Rincian jp, sub total dan    total jp

 

 

 

 

Kompleksitas dan kedalaman materi belum sesuai
  1. nomor urut
  2. perkiraan waktu pada program pelatihan
  3. kriteria penggunaan waktu
  4. kesesuaian kriteria penggunaan waktu dengan dengan program pelatihan
  5. tanggapan dari hasil identifikas

 

 

Tabel Hasil Identifikasi  Perkiraan Waktu/Lama Pelatihan

 

No.

Lama Pelatihan

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1 2 3 4 5 6
1 Lama pelatihan 852 jam Pelatihan

-     (@ 45 menit)

Kompleksitas dan kedalaman materi belum sesuai Penamabahan materi Materi pengetahuan dan ketrampilan ditamabah Penambahan materi pelatihan
  1. nomor urut
  2. perkiraan waktu pada program pelatihan
  3. tanggapan dari hasil identifikasi
  4. usulan perbaikan yang akan dilakukan
  5. rumusan untuk mengatasi permasalahan
  6. rekomendasi yang dilakukan

 

Tabel Identifikasi  Persyaratan Peserta

 

No.

Persyaratan Peserta

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S

TS

1

2

3

4

5

1.

2.

3.

4.

5.

Pendidikan minimal SLTA

Pencaker

Usia minimum 18 tahun

Jenis kelamin pria/wanita

Kesehatan

 

Test kemapuan

Persyaratan

-       Administrasi

-       Fisik

Kompetensi teknik

 

Prerequisite

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Persyaratan yang dicantumkan belum sesuai dengan sistem PBK

 

  1. nomor urut
  2. persyaratan peserta untuk mengisi jabatan
  3. kriteria pada persyaratan jabatan
  4. kesesuaian kriteria persyaratan jabatan dengan dengan jabatan yang akan disandang
  5. tanggapan dari hasil identifikasi

 

 

Tabel Hasil Identifikasi  Persyaratan Peserta

 

No.

Persyaratan Peserta

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1

2 3 4 5 6

1.

2.

3.

4.

5.

Pendidikan minimal SLTA

Pencaker

Usia minimum 18 tahun

Jenis kelamin pria/wanita

Kesehatan

Test kemapuan

Persyaratan yang dicantumkan belum sesuai dengan sistem PBK Perbaikan persyaratan melalui tes kemampuan Persyaratan ditambah RCC Penggantian persyaratan peserta

 

  1. nomor urut
  2. persyaratan peserta untuk mengisi jabatan
  3. tanggapan dari hasil identifikasi
  4. usulan perbaikan yang akan dilakukan
  5. rumusan untuk mengatasi permasalahan
  6. rekomendasi yang dilakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tabel Identifikasi  Kurikulum Pelatihan

 

No.

Kurikulum

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S

TS

1

2

3

4

5

1 Lihat kurikulum program pelatihan berbasis kompetensi diatas A. Format

  1. Nomor
  2. Unit kompetensi
  3. Kode unit
  4. Jam pelatihan

- Pengetahuan

- Ketrampilan

- Jumlah JP

B. Isi

  1. Pengelompokan unit kompetensi
  2. Materi lain
  3. Jam unit kompetensi
  4. sub total
  5. Total
 

 

 

   
  1. nomor urut
  2. kurukulum pelatihan
  3. kriteria pada kurikulum pelatihan
  4. kesesuaian kriteria kurikulum pelatihan dengan dengan jabatan yang akan disandang
  5. tanggapan dari hasil identifikasi

 

Tabel Hasil Identifikasi  Kurikulum Pelatihan

 

No.

Kurikulum

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1 2 3 4 5 6
1

 

 

Lihat kurikulum program pelatihan berbasis kompetensi diatas       Susunan kurikulum tetap
  1. nomor urut
  2. kurukulum pelatihan
  3. tanggapan dari hasil identifikasi
  4. usulan perbaikan yang akan dilakukan
  5. rumusan untuk mengatasi permasalahan
  6. rekomendasi yang dilakukan

 

Tabel Identifikasi  Silabus Pelatihan

No.

Silabus

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S TS
1 3 4 4 5
1 Lihat silabus program pelatihan berbasis kompetensi diatas A. Format

  1. Elemen Kompetensi
  2. Kriteria Unjuk Kerja
  3. Materi Pelatihan :

- Pengetahuan

- Keterampilan

- Sikap Kerja

  1. Jam Pelatihan

- Pengetahuan

- Keterampilan

 

B. Isi

1. Kedalaman dan keluasan menyangkut kecukupan materi yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dibutuhkan untuk mencapai Kriteria Unjuk Kerja.

 

2. Ketepatan/kesesuaian pengetahuan, keterampilan dan sikap maupun waktu yang dibutuhkan untuk mencapai KUK.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Format terpenuhi,

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Isi :

-  Kedalaman dan keluasan materi tidak sesuai.

 

-  Ketepatan materi, waktu dengan Kriteria Unjuk Kerja belum sesuai.

  1. nomor urut
  2. silabus pada program pelatihan
  3. kriteria pada pembuatan silabus pelatihan
  4. kesesuaian kriteria pembuatan silabus dengan dengan silabus pada program pelatihan
  5. tanggapan dari hasil identifikasi

 

Tabel Hasil Identifikasi  Silabus Pelatihan

 

No.

Silabus

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

1 2 3 4 5 6
1

 

 

Lihat silabus program pelatihan berbasis kompetensi diatas Format terpenuhi,

 

Isi :

-  Kedalaman dan keluasan materi tidak sesuai.

-  Ketepatan materi, waktu dengan     Kriteria Unjuk Kerja belum sesuai.

Penamabhan materi dan waktu Materi ditambah menjadi…

Waktu menjadi…

Revisi sesuai dengan materi dan waktu yang diusulkan
  1. nomor urut
  2. silabus pada program pelatihan
  3. tanggapan dari hasil identifikasi
  4. usulan perbaikan yang akan dilakukan
  5. rumusan untuk mengatasi permasalahan
  6. rekomendasi yang dilakukan

 

2)    Pedoman memvalidasi isi program pelatihan terhadap tujuan pelatihan

 

Memvalidasi Kesesuaian Isi Program Pelatihan dengan Tujuan Pelatihan

Contoh : Silabus program pelatihan berbasis kompetensi

 

Cara memvalidasi kesesuaian isi program pelatihan dengan tujuan pelatihan berbasis kompetensi dengan mengamati dan meneliti isi program yang terdapat pada silabus khususnya pengetahuan, ketrampilan dan sikap terhadap masing-masing kriteria unjuk kerja. Selanjutnya dilkukan validasi kurikulum/unit-unit kompetensi terhadap tujuan pelatihan, namun demikian validasi isi/muatan materi program pelatihan telah divalidasi pada elemen kompetensi kedua, maka hasil validasi isi program pelatihan dapat dikatakan bahwa dengan mengkaji silabus program pelatihan terhadap kriteria unjuk kerja menghasilkan validitas isi/materi program pelatihan dalam pencapaian tujuan pelatihan.

 

 

Langkah-langkah pengkajian silabus terhadap kriteria unjuk kerja :

a)     Tuliskan hasil identifikasi silabus ke dalam tabel kajian silabus terhadap kriteria unjuk kerja

b)     Tuliskan kriteria unjuk kerja yang terdapat pada format silabus atau format standart kompetensi

c)     Kaji kesesuaiannya atau ketidaksesuaiannya

d)     Tuliskan pada kolom hasil kajian tanda √ pada kolom S jika sesuai atau pada kolom TS jika tidak sesuai

e)     Berikan tanggapan bila tidak sesuai atau ada penambahan

f)      Tuangkan tanggapan ke dalam tabel hasil kajian

 

Tabel Kajian Isi Materi Pelatihan Terhadap Kriteria Unjuk Kerja

No.

Silabus

KUK

Hasil

Tanggapan

1

2

3

4

5
 

P

K

S

S

TS

 
               
  1. nomor urut
  2. silabus pada program pelatihan
  3. kriteria unjuk kerja pada setiap el;emen kompetensi
  4. kesesuaian kriteria unjuk kerja dengan dengan silabus pada program pelatihan
  5. tanggapan dari hasil identifikasi

 

Tabel hasil  Validasi Kesesuaian Isi Program Pelatihan dengan Tujuan Pelatihan

 

No.

Silabus

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

 

P

K

S

       
 

       
  1. nomor urut
  2. silabus pada program pelatihan
  3. tanggapan dari hasil identifikasi
  4. usulan perbaikan yang akan dilakukan
  5. rumusan untuk mengatasi permasalahan
  6. rekomendasi yang dilakukan

 

3)    Pedoman memvalidasi program pelatihan terhadap SDP

 

e)    Cara Memvalidasi Program Kesesuaian Program Pelatihan terhadap Kebutuhan Sumber Daya Pelatihan

 

Dalam memvalidasi kesesuaian program pelatihan dan kebutuhan sumber daya pelatihan perlu memperhatikan model/jenis program pelatihan, Kelembagaan Pelatihan baik Pemerintah atau Swasta.

Selanjutnya  pada setiap unit kompetensinya dikaitkan dengan ketersediaan sumber daya pelatihan  baik sarana prasarana/fasilitas, sumber daya manusia, sistim dan metoda pelatihan serta pendanaan

 

Tabel Kelembagaan dan Kebutuhan Sumber Daya Pelatihan

 

NO.

Model Pelatihan

Kelembagaan Terkait

 

Sumber Daya Pelatihan

LPK

Perusahaan

Lembaga Uji/SERT

Instansi Pemerintah

Prog-ram

Sar-fas

SDM

SIS-MET

DA-NA

ULP

UPROD

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

 

 

 

 

 

 

                     

 

Keterangan :

 

Kolom 1 diisi nomor urut

Kolom 2 diisi model pelatihan yang dipilih

Kolom 3-7 diisi nama lembaga yang terkait

Kolom 8 diisi unit kompetensi pada kurikulum program pelatihan

Kolom 9-12 diisi ketersediaan sumber daya pelatihan

 

Dalam memvalidasi kesesuaian program pelatihan dan kebutuhan sumber daya pelatihan perlu memperhatikan model/jenis program pelatihan. Namun demikian pada intinya dalam setiap unit kompetensinya dikaitkan dengan ketersediaan sumber daya pelatihan  baik sarana prasarana/fasilitas, sumber daya manusia, sistim dan metoda pelatihan serta pendanaan.

 

Tabel  Validasi Kesesuaian Program Pelatihan Terhadap

Kebutuhan Sumber Daya Pelatihan

 

 

Nama Program Pelatihan   :

Kode Program                  :

Tujuan Pelatihan               :

NO.

DAFTAR UNIT KOMPETENSI

SUMBER DAYA PELATIHAN

KET

SARfAS

SDM

SISMET

DANA

1

2

3

4

5

6

7

 

Keterangan :

Kolom 1 diisi nomor urut

Kolom 2 diisi unit kompetensi pada kurikulum program pelatihan

Kolom 3-6 diisi ketersediaan sumber daya pelatiha

b. Keterampilan

1)    Mengidentifikasi kesesuaian program pelatihan terhadap format standard

 

No.

Komponen program pelatihan

Kriteria

Hasil

Tanggapan

S TS
1 Judul/nama

Program Pelatihan

       
2 Kode Program Pelatihan        
3 Jenjang program pelatihan        
4 Tujuan pelatihan        
5 Muatan Satuan Materi/

Unit-unit kompetensi

       
6 dst        

 

2)    Memvalidasi isi program pelatihan terhadap tujuan pelatihan

Tabel Kajian Isi Materi Pelatihan Terhadap Kriteria Unjuk Kerja

No.

Silabus

KUK

Hasil

Tanggapan

 

P

K

S

S

TS

 
               

 

Tabel hasil  Validasi Kesesuaian Isi Program Pelatihan dengan Tujuan Pelatihan

 

No.

Silabus

Tanggapan

Usulan Perbaikan

Rumusan

Rekomondasi

 

P

K

S

       
 

       

 

3)    memvalidasi program pelatihan terhadap SDP

 

Tabel Kelembagaan dan Kebutuhan Sumber Daya Pelatihan

 

NO.

Model Pelatihan

Kelembagaan Terkait

 

Sumber Daya Pelatihan

LPK

Perusahaan

Lembaga Uji/SERT

Instansi Pemerintah

Prog-ram

Sar-fas

SDM

SIS-MET

DA-NA

ULP

UPROD

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

 

 

 

 

 

 

                     

 

Keterangan :

 

Kolom 1      diisi nomor urut

Kolom 2      diisi model pelatihan yang dipilih

Kolom 3-7   diisi nama lembaga yang terkait

Kolom 8      diisi unit kompetensi pada kurikulum program pelatihan

Kolom 9-12 diisi ketersediaan sumber daya pelatihan

 

 

Tabel  Validasi Kesesuaian Program Pelatihan Terhadap

Kebutuhan Sumber Daya Pelatihan

 

 

Nama Program Pelatihan   :

Kode Program                  :

Tujuan Pelatihan               :

NO.

DAFTAR UNIT KOMPETENSI

SUMBER DAYA PELATIHAN

KET

SARfAS

SDM

SISMET

DANA

1

2

3

4

5

6

7

 

 

 

Keterangan :

Kolom 1 diisi nomor urut

Kolom 2 diisi unit kompetensi pada kurikulum program pelatihan

Kolom 3-6 diisi ketersediaan sumber daya pelatihan

 

  1. Sikap

1)   Mengidentifikasi kesesuaian program pelatihan terhadap format standard  harus dilakukan secara cermat dan teliti

 

2)   Memvalidasi isi program pelatihan terhadap tujuan pelatihan harus dilakukan secara obyektif

 

3)   Pedoman memvalidasi program pelatihan terhadap SDP harus dilakukan secara obyektif dan taat asas

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

 

A. Sumber-sumber Perpustakaan

 

  1. 1.             Daftar Pustaka

Prof. Nana Saudih Sukmadinata, Pengembangan kurikulum, pengarang : PT. Remaja Rosdakarya Bandung.

Modul Pedagogi Pelatihan, pengarang : Puslatker.

 

  1. 2.             Buku Referensi

Buku pedoman penyusunan program pelatihan berbasis kompetensi. DEPNAKERTRANS RI

 

B. Daftar Peralatan/Mesin Dan Bahan       

 

  1. Daftar Peralatan/Mesin

 

No.

Nama Peralatan/Mesin

Keterangan

1.1 Laptop Untuk di ruang teori
2 Peralatan game (meteran kayu lipat, bangku kecil, pentagon) Untuk setiap fff

 

  1. Daftar Bahan

 

No.

Nama Bahan

Keterangan

1

-    Buku Kerja Setiap peserta

2

-    Balon Setiap peserta

3

-    Isolasi kertas besar Setiap peserta

4

-    Spidol besar Setiap peserta

5

-    Modul (buku informasi, buku penilaian) Setiap peserta

6

-    Materi test Setiap peserta

7

-    Kertas HVS A4 Setiap peserta

 

 

TIM PENYUSUN

 

 

No.

Nama

Institusi

Keterangan

Bambang Purwoprasetyo Asosiasi Instruktur Metodologi Pelatihan (AIMP)  
Robert B. Sitorus Asosiasi Instruktur Metodologi Pelatihan (AIMP)  
Rubito Asosiasi Instruktur Metodologi Pelatihan (AIMP)  
Ali Darokah BBPLKDN Bandung  
Annoordin BBPLKDN Bandung  
Herwadi BBPLKDN Bandung  
Rahmat Sudjali Badan Nasional Sertifikasi Profesi  
Darma Setiawan Badan Nasional Sertifikasi Profesi  
Sjahruddin Kaliky BBLKI Serang  
  1. 10.
Bambang Trianto BBLKI Serang  
  1. 11.
Muh. Yasir BBPLKLN Cevest Bekasi  
  1. 12.
Karyaman BBPLKLN Cevest Bekasi  
  1. 13.
Subandi Dit. Stankomproglat  
  1. 14.
Bayu Priantoko Dit. Stankomproglat  
  1. 15.
Atiek Chrisnarini Biro Hukum Depnakertrans  
  1. 16.
Senggono BLK Pasar Rebo  

 

 

Testimoni

Advertisement
  1. Toko Kain Batik Cap Terbaik di Solo
  2. Toko Baju Batik Terbaik di Solo
  3. Aneka Kain Batik dengan Harga Murah
  4. Baju Batik Sarimbit Terbaik
  5. Dapatkan Kain Batik Berkualitas dengan Diskon 25%
  6. Aneka Baju Batik Seragam Kantor
  7. Pembuatan Seragam Batik Berlogo
slideseragambatik
Filed under : blog, tags: