Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Mempersiapkan CD-RW TIK.CS02.023.01

Aug
04
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MEMPERSIAPKAN CD-RW

TIK.CS02.023.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

 

 

 

DAFTAR ISI. 1

 

BAB I  PENGANTAR   3

1.1     Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi 3

1.2     Penjelasan Modul 3

1.2.1   Desain Modul 3

1.2.2   Isi Modul 4

1.2.3   Pelaksanaan Modul 4

1.3     Pengakuan Kompetensi Terkini 5

1.4     Pengertian Istilah-Istilah. 5

 

BAB II  STANDAR KOMPETENSI  7

2.1     Peta Paket Pelatihan. 7

2.2     Pengertian Unit Standar 7

2.3     Unit Kompetensi Yang Dipelajari 8

2.3.1   Kode dan Judul Unit 8

2.3.2   Deskripsi Unit 8

2.3.3   Elemen Kompetensi 8

2.3.4   Batasan Variabel 9

2.3.5   Panduan Penilaian. 9

2.3.6   Kompetensi Kunci 11

 

BAB III STRATEGI DAN METODE PELATIHAN   12

3.1     Strategi Pelatihan. 12

3.2     Metode Pelatihan. 13

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI   14

4.1     Tujuan Instruksional Umum.. 14

4.2     Tujuan Instruksional Khusus 14

4.3     Sekilas Tentang Optical Devices 15

4.3.1   Mengapa Kita Membutuhkan Optical Devices 15

4.3.2   Macam-Macam Optical Devices 15

4.3.3   CD-R, CD-RW dan Drive CD-RW.. 16

4.4     Memasang CD-RW.. 17

4.4.1   Set-Up BIOS Untuk CD-RW.. 21

4.5     Menginstall Driver CD-RW Yang Tidak Support 22

4.6     Menginstall Software Untuk Burning Menggunakan Nero 5. 23

 

 

 

 

 

BAB V  SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI   28

5.1     Sumber Daya Manusia. 28

5.2     Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi ) 29

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang Digunakan. 29

 

DAFTAR PUSTAKA. 30

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

 

 

 

1.1     Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja (KUK).

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

 

1.2     Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

 

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.1      Desain Modul

Modul ini dirancang untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri:

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.2      Isi Modul

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

 

1.2.3      Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan:

-    Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-    Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-    Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-    Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan:

- Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

- Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

- Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

- Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

- Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

 

1.3     Pengakuan Kompetensi Terkini

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)?

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah:
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4     Pengertian Istilah-Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mencapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

 

 

2.1     Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. a.    TIK.CS02.023.01   Mempersiapkan CD-RW
  2. b.    TIK.CS02.024.01         Mengoperasikan CD-RW
  3. c.    TIK.CS03.011.01  Memperbaiki CD-RW

 

 

2.2     Pengertian Unit Standar

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari bagaimana mempersiapkan CD-RW yang terdiri dari komponen, memasang CD-RW, identifikasi dukungan OS terhadap CD-RW, instalasi driver CD-RW untuk OS yang tidak sesuai, instalasi software untuk burning, dan identifikasi disk drive CD-RW.

 

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun, diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan khusus bagi para technical support, walaupun tidak menutup kemungkinan bagi semua orang yang terlibat dalam penggunaan komputer.

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan tingkat kompetensi Anda sesuai dengan tingkat yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

 

 

 

 

 

2.3     Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

 

2.3.1      Kode dan Judul Unit

Kode Unit     : TIK.CS02.023.01

Judul Unit     : Mempersiapkan CD-RW

 

 

2.3.2      Deskripsi Unit

Unit kompetensi  ini berkaitan dengan Mempersiapkan CD-RW yang terdiri dari komponen, memasang CD-RW, identifikasi dukungan OS terhadap CD-RW, instalasi driver CD-RW untuk OS yang tidak sesuai, instalasi software untuk burning, dan identifikasi disk drive CD-RW.

 

 

2.3.3      Elemen Kompetensi

Berikut adalah tabel yang menunjukkan kriteria unjuk kerja (KUK) untuk masing-masing elemen:

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Memasang CD-RW 1.1  CD-RW dipasang pada tempatnya dan dibaut.

1.2  Peralatan Bantu disiapkan sesuai dengan keperluan

02     Menginstal driver CD-RW untuk OS yang tidak Support 2.1  Support OS terhadap CD-RW dapat di identifikasi.

2.2  Driver CD-RW disiapkan.

2.3  Intalasi CD-RW dilakukan sesuai dengan SOP.

2.4  Disk drive CD-RW dapat diidentifikasi

 

03     Menginstall software untuk burning 3.1  Software untuk burning disiapkan.

3.2  Instalasi software dilakukan sesuai dengan SOP

 

 

 

2.3.4      Batasan Variabel

1.  Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

2.  Sumber tenaga manusia dan peralatan mungkin beragam dari satu sektor industri ke industri lain dan mungkin mencakup:

2.1       Jenis komputer dan spesifikasi komputer.

2.2       Perangkat peripheral computer.

2.3       Jumlah atau besar system.

2.4       Beban kerja tiap perangkat.

2.5       OS yang digunakan.

2.6       Tools yang digunakan.

3.  Rincian biaya meliputi:

3.1     Waktu pelaksanaan

3.2     Peralatan

3.3     Jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang digunakan

3.4     Penyedian barang yang dapat dikonsumsi.

4.  Kemungkinan-kemungkinan itu meliputi:

4.1     Kesulitan teknis

4.2     Pertimbangan hubungan industri.

4.3     Sakit/kecelakaan/kejadian-kejadian.

4.4     Hal-hal lain yang terkait dengan sektor.

5.  Tenaga kerja yang relevan meliputi:

5.1     Teknisi Perakitan Komputer.

5.2     Teknisi Perawatan Komputer.

5.3     Teknisi Perbaikan Komputer.

 

 

2.3.5      Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari:

  1. 1.     Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Penilaian harus mencakup pembuktian berdasarkan pengetahuan dasar dan ketrampilan dalam bidang-bidang berikut:

1.1   Pengetahuan dasar

1.1.1    Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan tertulis.

1.1.2        Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi informasi.

1.1.3        Pengamatan

1.1.4        Managemen proyek

1.2   Keterampilan dasar

1.2.1   Pengetahuan menyeluruh sektor industri

1.2.2    Pemahaman dokumen secara akurat

1.2.3    Format penyajian proposal/tender efektif yang tepat.

 

 

  1. 2.     Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya.

Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1     Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali untuk menentukan konsistensi kemampuan)

2.2     Studi kasus.

2.3     Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4     Menanyakan secara lesan/interview.

2.5     Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6     Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7     Bukti penilaian.

 

 

  1. 3.     Aspek penting penilaian

Unit kompetensi ini menerapkan serangkaian sektor-sektor. Fokus penilaian akan tergantung pada sektor industri. Penilaian harus dibuat untuk memenuhi kebutuhan sektor tertentu dimana kemampuan tertentu sedang dinilai. Penilaian ini sebaiknya tidak hanya ditujukan pada variabel-variabel , yang terkait dengan serangkaian variabel pernyataan, yang diterapkan pada kontek yang dipilih. Pembuktian berikut ini adalah penting dalam menentukan kompetensi pada unit ini:

3.1   Suatu proposal/tender produksi yang efektif, lengkap, dan disajikan dengan baik yang memenuhi semua spesifikasi laporan;

3.2   Proses pekerjaan yang sesuai untuk pengembangan proposal atau tender

 

 

  1. 4.     Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1  Unit Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya:

4.1.1    TIK.CS02.024.01   Mengoperasikan CD-RW.

4.1.2    TIK.CS03.011.01   Memperbaiki CD-RW.

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/ khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

 

2.3.6      Kompetensi Kunci

 

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

3

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

3

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

3

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

3

5

Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika

2

6

Memecahkan masalah

2

7

Menggunakan teknologi

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

 

 

3.1     Strategi Pelatihan

 

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

 

 

 

 

3.2     Metode Pelatihan

 

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

 

 

 

 

4.1     Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu memasang CD-RW.
  • Siswa mampu menginstall driver untuk CD-RW yang tidak support OSnya.
  • Siswa mampu memilih jenis prosesor yang sesuai.
  • Siswa mampu menginstall software untuk burning

 

 

 

 

4.2     Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat memasang CD-RW pada tempatnya.
  • Siswa dapat memasang kabel data dan power supply.
  • Siswa dapat memilih prosesor yang sesuai.
  • Siswa dapat mengidentifikasi OS yang support CD-RW.
  • Siswa mampu menginstall driver CD-RW.
  • Siswa dapat melakukan instalasi software yang akan digunakan untuk burning.

 

 

4.3    Sekilas Tentang Optical Devices

Optical Devices adalah perangkat penyimpanan yang menggunakan alat baca/tulis berupa optik.  Media penyimpanannya berupa piringan CD/ DVD.  Biasanya interface datanya melalui kabel IDE, namun ada juga yang sudah dikonversi menjadi USB pada external Optical drive.

 

 

4.3.1      Mengapa Kita Membutuhkan Optical Devices

Alasan kenapa kita membutuhkan media Optical devices adalah karena:

  1. Pada proses instalasi, kita membutuhkan sebuah media untuk memulai booting komputer yang belum memiliki sistem operasi.
  2. Untuk beberapa master software, kita membutuhkan data yang read only / tidak dapat dirubah / termodifikasi oleh sistem lain.
  3. Pada zamannya, untuk pertukaran data menggunakan kepingan CD/DVD lebih praktis daripada harus membawa hardisk.

 

Kita membutuhkan backup data yang aman. Pada penyimpanan di hardisk, kita masih terancam kehilangan data karena rusaknya hardisk akibat bad sector atau faktor lain, ancaman virus yang seringkali merusak data pada hardisk, atau modifikasi data oleh orang lainyang menemukan file kita secara sengaja atau tidak sengaja.yang telah di-ekstrak tersebut. Artinya fungsi dan prosedur inilah yang membentuk modul program untuk membaca data dari basis data.

 

 

4.3.2      Macam-Macam Optical Devices

Jenis-jenis Optical devices antara lain yaitu:

  1. CD-ROM

CD-ROM adalah perangkat optik yang hanya dapat digunakan untuk membaca CD saja. Perangkatnya berisi optik, motor, tray,dan case.  Pemilihan CD-ROM ini berdasarkan kecepatan bacanya.  Pada zaman dahulu CDROM hanya memiliki keccepatan baca 1x, 2x, 4x, 12x, namun kini CD-ROM telah mampu melakukan pembacaan hingga 56x.

 

  1. CD-RW

CD-RW adalah perangkat yang mampu melakukan pembacaan dan penulisan terhadap CD.  Artinya kita dapat menyimpan data ke dalam sbuah CD blank.  CD-RW biasanya memiliki 3 variable yaitu write/rewrite/read.  Misal CD-RW 52x/32x/52x berarti perangkat tersebut memiliki kemampuan tulis 52x, kemampuan menulis ulang/menindih 32x, dan kemampuan baca 52x.

 

  1. DVD-ROM

DVD-ROM adalah perangkat optik yang mampu membaca CD dan DVD. Bedanya dengan CD adalah DVD berisi data lebih banyak, yaitu + 4,5 GB.  Kecepatan baca DVD hingga kini masih 16x, namun DVD-ROM mampu membaca CD hingga 52x.

 

  1. DVD-Combo

DVD-Combo adalah perangkat yang memiliki gabungan fungsi 2 macam perangkat yaitu DVD-ROM dan CD-RW.  Kemampuannya yaitu dapat membaca CD dan DVD, serta mampu menulis pada keping CD.

 

  1. DVD-RW

 

 

 

DVD-RW merupakan perangkat tercanggih di kelas Optical drive masa kini.  Perangkat ini dapat melakukan pembacaan DVD dan CD serta mampu melakukan penulisan pada CD dan DVD.  Kecepatan penulisan DVD hingga kini masih 16X saja.

 

 

4.3.3      CD-R, CD-RW dan Drive CD-RW

CD-R singkatan dari Compact Disc Recordable. Piringan ini umumnya berwarna hijau, tetapi ada yang berwarna biru, merah dan hitam. Proses pembuatannya hampir sama dengan CD-ROM, yaitu dengan cara menaruh selembar lapisan dan plastik. Perbedaannya plastik itu belum disinari oleh laser. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan pemantul. Lalu kapan lembaran plastik itu akan disinari laser? Jawabannya nanti pada saat kita hendak merekamnya. Itulah sebabnya CD-R disebut juga dengan CD-Blank karena isinya masih kosong.

Menentukan kualitas CD-R juga sama dengan kualitas CD-ROM. Tapi ada yang harus jadi perhatian ekstra, yaitu karena proses rekaman dilakukan setelah CD tercetak dan ada begitu banyak CD-R yang dijual dipasaran, maka kualitas lembaran di dalam CD-R itu harus cocok dengan CD Writernya

CD-R(Compact Disc Recordable) adalah sebuah jenis CD yang dapat kita isi menggunakan komputer. Baik bentuk fisik maupun kapasitas seperti CD-ROM. Sekali CD-R kita isi, maka isinya tidak dapat lagi kita hapus atau kita ganti, hanya dapat ditambah hingga penuh isinya. Sedangkan CD-RW(Compact Disc Rewriteable) adalah sejenis CD ayng dapat kita isi dan lain waktu dapat kita hapus jika diinginkan,dan mengisinya dengan data yang lain.

 

Agar dapat kita merekam atau menyimpan data-data ke dalam CD-R maupun CD-RW, kita membutuhkan sebuah devices atau alat yang bernama Drive CD-RW. Setelah CD-R atau CD-RW kita isi, selanjutnya CD-R atau CD-RW sudah dapat dibaca menggunakan drive CD-ROM atau drive CD-RW atupun drive  DVD.

 

Saat ini kapasitas tertinggi CD-R maupu CD-RW adalah 700MB. Jika anda membeli CD-R atau CD-RW jangan lupa melihat kapasitas ayng tercantum di sampul  CD-R atau CD-RW. Jika Drive CD-RW anda berkecepatan 32x 12x 48x misalnya, maka drive CD-RW tersebut hanya dapat menggunakan CD-R atau CD-RW yang berkecepatan 52x kebawah.

 

 

4.4     Memasang CD-RW

CD-RW adalah komponen unutk membaca dan menulis data dari piringan CD. Adapun jenis datanya, baik berupa video, data, gambar atau suara dibaca oleh komputer setelah dimasukan ke dalam drive ini.

 

Adapun langkah-langkah dalam memasang CD-RW adalah sebagai berikut:

  1. Siapkanlah kabel data IDE yang berguna untuk menghubungkan data transfer data antara CD-RW drive dengan motherboard.

 

  1. Ambillah CD-RW drive yang dibeli. Ambil dari kotaknya lalu perhatikan bagian belakngnya.

 

 

  1. Sebuah drive CD-RW atau CD-ROM umumnya memiliki empat bagian di belakangnya. Bagian paling kanan adalah power konektor, sebelah kirinya terdapat data, lalu kirinya lagi yaitu slot jumper untuk mengatur posisi master/slave, dan bagian paling kirinya yaitu slot untuk audio.

 

  1. Tentukanlah apakah anda ingin membuat ”peringkat” drive optik tersebut sebagai master atau slave. Master memiliki kedudukan lebih utama dan juga lebih mendapatkan prioritas urutan pertama ketika akan booting.

 

  1. Sekarang letakkan drive CD-RW tersebut kedalam tempatnya di casing. Di bagian depan atas dari casing, memasukannya bisa dari depan atau dari belakang, namun sepertinya lebih mudah dari depan karena tidak terhalangi oleh motherboard ataupun perangkat lainya.

 

 

Jika casing anda berjenis mini-ATX atau mikro-ATX, hampir pasti anda memasukannya dari depan, karena dari belakang tidak memungkinkan.

Gambar langkah memasukan drive CD ke dalam casing

 

  1. Kemudian tariklah kabel daya dari power supply dan tancapkanlah ke slot paling kanan di belakangdrive optik. Yang dimaksud kabel daya dari power supply adalah yang terdiri dari empat kabel berwarna merah, hitam, dan kuning. Cara memasuknnya yaitu dengan melihat bentuk geometri colokan daya tersebut dan cocokan sesuai dengan bentuk slot-nya. Lalu tekan bagian plastik dari kabel daya tersebut dengan jari tangan anda, sehingga melesak masuk kedalam slot tersebut. Jika belum sampai masuk bisa jadi kabel daya tidak bisa menghubungkan tenaga listrik dengan sempurna.

 

 

Gambar kabel power terpasang pada bagian belakang optic drive

 

 

 

  1. Lanjutkan dengan memasang kabel data ke slot bagian kirinya. Ketika memasang kabel data, caranya dengan melihat posisi tonjolan di bawahnya lalu melihat analoginya di slot data dari drive CD-RW. Tonjolan itu harus terletak di atas menyesuaikan dengan lokasi di slot. Masukan memakai tangan anda sehingga masuk sempurna.

 

 

  1. Setelah posisi drive  optic stabil ditempatnya, kini anda siap untuk menghubungkan kabel data dengan slot IDE di motherboard. Sebuah motherboard umumnya memilikidua slot IDE yang dapat mengakomodasi empat piranti IDE karena tiap slot bisa menangani dua piranti, sebagai master dan slave.
  1. Cara memasukan kabel data IDE ke slot-nya di motherboard sama sperti ketika memasukannya di slot yang terdapat di drive CD-RW karena bentuk slot maupun plug-nya sama persis.

 

Gambar langkah-langkah memasang kabel IDE pada slot motherboard

 

 

Terakhir kuatkan posisi drive optic dengan cara memberikan mounter atau mur lalu putar menggunakan obeng.

 

 

4.4.1      Set-Up BIOS Untuk CD-RW

Setelah CD-RW sudah terpasang maka kita bisa melihat setting konfigigurasinya melalui BIOS.

 

Pertama, ketika awal mula menyalakan komputer. Tekan tombol delete pada keyboard. Setelah anda menekan tombol tersebut, maka tunggulah sampai masuk ke menu BIOS komputer anda. Tapi jika anda telat menekan tombol delete, maka komputer akan mendeteksi harddisk anda, dan langsung membaca harddisk anda. Disini menggunakan standar ISA BIOS.

 

  1. Setelah masuk kedalam  BIOS, pilih standar CMOS features.

 

 

  1. Setelah masuk, anda akan melihat tampilan berikut:

 

 

 

  1. Lalu pilih CD-RW anda dan tekan enter (di gambar menggunakan DVD-RW), maka anda akan melihat tampilan seprti dibawah.

 

 

  1. Setelah masuk kedalam menu ini, maka ubahlah IDE channel 1 master dan access mode menjadi auto.

 

  1. Setelah di setting, maka keluar dari menu ini dan pilih SAVE & EXIT SETUP kemudian enter.

 

  1. Setelah itu keluar pertanyaan : SAVE to CMOS and EXIT (y/n). jawab dengan mengetik ‘y’ kemudian enter.

 

Maka komputer akan di restart dan perubahan pada setting BIOS akan disimpan.

 

 

4.5     Menginstall Driver CD-RW Yang Tidak Support

Sebuah CD-RW biasanya dibuat untuk beberapa tipe OS saja. Seperti OS-nya windows 98(SE), Windows 2000, Windows Millennium Edition(ME) atau windows XP yang sekarang banyak digunakan oleh semua orang.

 

Namun beberapa tipe OS seperti OS-nya Linux yang terdiri dari Unix, Suse Linux, Ubuntu dan lain-lain, tidak dapat membaca drive CD-RW tersebut.

 

Oleh karena itulah diperlukan sebuah driver untuk bisa menjalankan drive CD-RW nya. Biasanya driver CD-RW tidak di dapat pada bundle CD-RW, karena memang drive tersebut sudah di desain untuk tipe OS tertentu saja. Namun kita bisa mendapatkan driver tersebut dari internet dan men-download-nya. Maka kunjungi situsnya. Dan cari driver-nya dan download.

 

Setelah driver tersebut berhasil di download, maka ikutilah langkah-langkah berikut:

  1. Ekstrak lah file zip yang telah di download tersebut.
  2. Setelah itu jalankan file.exe-nya
  3. Setelah proses instalasi selesai cek lah ke my computer (jika pada windows).
  4. Lihat apakah sudah ada drive CD-RW tersebut atau belum.
  5. Jika sudah terdeteksi, berarti proses instalasi driver tersebut telah berhasil.

 

 

 

Jika berhasil, maka dapat terlihat drive CD-RW tersebut (di lingkaran merah)

 

 

4.6     Menginstall Software Untuk Burning Menggunakan Nero 5

Setelah anda berhasil memasang drive CD-RW, maka selanjutnya lakukan proses instalasi software Nero 5, dimana software ini berfungsi untuk memburn data anda ke dalam CD. Walaupun kita sudah memasang drive CD-RW, tetapi kita tidak bisa menggunakannya jika tidak dengan menggunakan software burn ini. Maka dari itu, lakukanlah proses instalasi software ini.

 

Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pertama-tama siapkan CD installer-nya dan masukan ke dalam drive CD anda. Setelah itu akan keluar tampilan seperti berikut

 

 

 

  1. Setelah itu lanjutkan dengan mengklik tombol next.

 

  1. Dihalaman selanjutnya yaitu halaman user agreement, aktifkan tombol “I accept…” lalu klik next, seperti gambar dibawah ini:

 

  1. Selanjutnya anda akan diminta memasukan serial number, dimana jika anda salah dalam memasukan serial number-nya, maka proses instalasi tidak akan bisa dilakukan. Lihatlah dibagian cover CD Nero, disitu tertera serial number  yang bisa digunakan.

 

 

Dihalaman ini juga anda diminta memasukan user name dan organisasi. Isilah sesuka anda.

 

  1. Setelah anda berhasil memasukan serial number-nya. Maka lanjutkan dengan memilih tipe peng-install-an. Sebaiknya kita memilih yang typical. Karena tipe yang ini, kita meng-install keseluruhan program tersebut. Jika kita pilih yang compact, maka kita akan meng-install file general-nya atau file umumnyta saja. Dan jika kita memilih yang custom, maka kta akan memilih sendiri file apa saja yang akan di-install.

 

Lanjutkan dengan menglik tombol next.

  1. Di halaman ini cukup klik tombol install, maka proses instalasi akan dilakukan.

 

  1. Pada tampilan seperti dibawah, proses instalasi sedang berlangsung. Maka tunggulah sampai proses instalasi benar-benar selesai.

 

Pada halaman ini, proses instalasi telah selesai. Dan anda bisa segera membuka atau menjalankan program ini dengan mengklik icon

 

 

 

di desktop PC anda. Atau dengan cara klik menu start|all program|ahead Nero|Nero burning ROM. Dan anda akan masuk ke menu utama Nero. Dan anda bisa membuat copy-an CD dengan menggunakan drive CD-RW anda.

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER – SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN

KOMPETENSI

 

 

 

5.1     Sumber Daya Manusia

 

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

 

  • Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk:

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

 

5.2     Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi )

 

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

 

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi:

  1. Buku referensi (text book)/ buku manual servis
  2. Lembar kerja
  3. Diagram-diagram, gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternatif lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang Digunakan

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Mempersiapkan CD-RW

 

  1. Kode Program Pelatihan    :    TIK.CS02.023.01

 

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Mempersiapkan CD-RW

TIK.CS02.023.01

-  Seperangkat    komputer PC

-  Drive CD-RW

-  Driver CD-RW

-  Software Nero 5

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 

Website

  • http://www.infokomputer.com
  • http://www.bhinneka.com
  • http://en.wikipedia.org
  • http://www.inspirelab.com
  • http://www.nero.com

 

 

Testimoni

artikel lainnya Mempersiapkan CD-RW TIK.CS02.023.01

Thursday 30 October 2014 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SUB BIDANG METODOLOGI PELATIHAN KERJA   MEMIMPIN KEGIATAN PEMBELAJARAN PLK.MP03.001.01  …

Tuesday 18 October 2011 | blog

membuat pin dengan corel draw 64. Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk Sekolah Menengah…

Tuesday 1 May 2012 | blog

FORM INTERVIEW CV. ARIAHASTA   JABATAN YANG DILAMAR              :   DATA PRIBADI                      Nama                                                  ReadMore >>Testimoni Related…

Thursday 24 October 2013 | blog

contoh Faktur F   A   K   T   U   R No. : ……………… Pesanan No  : 001 /…