Advertisement
loading...

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR MULTIMEDIA

 

 

 

MEMPERBARUI ISI HALAMAN WEB

TIK.MM02.059.01

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

DAFTAR ISI 1

BAB I  3

PENGANTAR. 3

1.1 Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi 3

1.2 Desain Modul 3

1.2.2. Isi Modul 3

1.2.2  Pelaksanaan Modul 4

1.3  Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC) 4

1.4 Pengertian-pengertian Istilah. 5

BAB II        7

STANDAR KOMPETENSI 7

2.1  Peta Paket Pelatihan. 7

2.2  Pengertian Unit Standar Kompetensi 7

2.3  Unit Kompetensi yang Dipelajari 7

2.3.1 Judul Unit Kompetensi 8

2.3.2  Kode Unit Kompetensi 8

2.3.3  Deskripsi Unit 8

2.3.4 Elemen Kompetensi 8

2.3.5  Batasan Variabel 9

2.3.6 Panduan Penilaian. 10

2.3.7 Kompetensi Kunci 12

BAB III      13

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN. 13

3.1  Strategi Pelatihan. 13

3.2  Metode Pelatihan. 14

BAB IV    15

MATERI UNIT KOMPETENSI 15

MEMPERBARUI ISI HALAMAN WEB. 15

4.1 Tujuan Instruksional Umum.. 15

4.2 Tujuan Instruksional Khusus 15

4.3 Uraian singkat tentang  Web. 15

4.4  Beberapa Pengertian dalam Unit Kompetensi ini : 16

4.5  Informasi masing-masing elemen kompetensi 16

4.5.1 Memeriksa informasi untuk relevansi dan currency. 16

4.5.2 Memeriksa links dan navigasi 21

4.5.3 Mengedit informasi sesuai kebutuhan. 25

4.5.4 Menguji dan memastikan perubahan-perubahan. 35

BAB V    1

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN. 37

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI 37

5.1 Sumber Daya Manusia. 37

5.2 Sumber-sumber Perpustakaan. 37

5.3  Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan yang digunakan. 38

DAFTAR PUSTAKA. 40

 

 

 

 

 

 


BAB I

PENGANTAR

1.1 Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

 

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

1.2 Desain Modul

         Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

          1.2.2. Isi Modul

 

a.       Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

b.       Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

 

c.       Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

          1.2.2  Pelaksanaan Modul

 

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

1.3  Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

 

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)?

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama

 

1.4 Pengertian-pengertian Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi Kerja

Kompetensi  Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu  yang mencakup aspek  pengetahuan ,  keterampilan dan sikap kerja  yang sesuai dengan standar yang ditetapkan

 

Pelatihan Berbasis Kompetensi Kerja.

Pelatihan Berbasisi Kompetensi Kerja adalah  pelatihan kerja yang menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja.

 

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan / atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Sertifikasi Kompetensi Kerja.

Sertifikasi kompetensi Kerja adalah proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sitematis dan obyektif melalui uji kompetensi sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia, standar internasional dan /atau standar khusus.

 

Sertifikat Kompetensi Kerja

Sertifikat Kompetensi Kerja adalah bukti tertulis yang diterbitkan oleh lembaga sertifikasi profesi terakreditasi yang menerangkan bahwa seseorang telah menguasai kompetensi kerja tertentu sesuai dengan SKKNI.

 


BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1     Peta Paket Pelatihan

Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

2.2     Pengertian Unit Standar Kompetensi

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Unit ini akan menjelaskan tentang ketrampilan yang diperlukan untuk memperbaharui informasi pada website dalam industri seni.

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tiga sampai tujuh hari. Pelatihan ini dijutukan bagi supervisor, manajer web, programmer dan tenaga pendukung teknis, klien, Spesialis kreatif dan staf administrasi lainnya.

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3     Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

          2.3.1 Judul Unit Kompetensi

                   Memperbarui Isi Halaman Web.

          2.3.2  Kode Unit Kompetensi

                    TIK.MM02.059.01

 

          2.3.3  Deskripsi Unit

Unit ini menjelaskan ketrampilan yang diperlukan untuk memperbaharui informasi pada website dalam industri seni.

 

2.3.4 Elemen Kompetensi

 

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Memeriksa informasi untuk relevansi dan currency 1.1  Kekerapan revisi situs dengan personil dikonfirmasikan terkait

 

1.2  Materi content tambahan dan revisi didapatkan dalam bentuk elektronik dari klien

 

1.3     Batasan umur dari links yang harus dipertahankan atau dihapus, dikonfirmasikan dengan personil terkait

 

1.4     Bila perlu dikonfirmasikan dengan personil terkait mengenai    revisi lainnya

 

02     Memeriksa links dan navigasi 2.1  Dipilih software link-checking yang tepat, dijalankan untuk menguji links dan memeriksa currency links yang ada

 

2.2  Dokumen laporan disimpan sesuai  dengan persyaratan teknis dan organisasi

 

03     Mengedit informasi sesuai kebutuhan  3.1 Links yang cacat atau gagal diperiksa untuk menentukan penutupan situs atau tempat situs baru

 

3.2  Closed links ditiadakan dan dibuka situs links baru jika memungkinkan

 

3.3   Page links internal diperiksa dan diralat sesuai kebutuhan

 

3.4   Links yang tidak digunakan, dihapus bila perlu

 

3.5   Content material disisipkan dan diedit bila perlu

 

3.6   Dibuat revisi heading, typographical dan image yang diperlukan

 

3.7   Halaman tambahan yang diperlukan disisipkan, memastikan links dibuat dengan benar dalam struktur situs

 

3.8  Bila perlu, disarankan pada personel terkait mengenai button, interface atau desain navigasi baru untuk membuat materi tambahan

04     Menguji dan memastikan perubahan-perubahan 4.1  Semua links yang valid diperiksa sebelum meminta klien memeriksa semua perubahan content dan mengkonfirmasikan bahwa perubahan tersebut valid

 

4.2  Klien disediakan laporan lengkap mengenai semua  perubahan yang dibuat

 

 

 

2.3.5  Batasan Variabel

 

1.       Personil yang tepat untuk berkonsultasi dapat meliputi:

1.1     Supervisor

1.2.    Manajer web

1.3.    Programmer dan tenaga pendukung teknis

1.4.    Klien

1.5.    Spesialis kreatif dan staf administrasi lainnya

 

2.       Revisi website yang memungkinkan dapat meliputi:

2.1.    Penggantian heading

2.2.    Kesalahan tipograf

2.3.    Pengantian atau penambahan gambar

 

 

3.    Aplikasi software untuk akses internet dan mengembangkan web page dapat  meliputi:

3.1     Sejumlah program, contoh terbaru dapat meliputi:

3.2     Eudora (mengakses  world wide web)

3.3     Netscape (mengakses world wide web)

3.4     Authorware

3.5     Dreamweaver

3.6     Attain

3.7     WebCT

 

CATATAN: Program-program ini diperbaharui secara konstan dan digunakan. Harus dipilih program yang sesuai.

 

4.       Terminologi terkait yang digunakan dapat meliputi seperti di bawah ini, tetapi   tidak hanya terbatas pada hal-hal tersebut :

4.1     ISDN

4.2     PPP

4.3     TCP / IP

4.4     URL

4.5     Java

4.6     JavaScript

4.7     HTML

4.8     Download

4.9     World Wide Web

4.10   Cookies

4.11   Zip files

 

 

2.3.6 Panduan Penilaian

 

1.       Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung

Penilaian harus mencakup bukti dari pengetahuan penting dan keterampilan sebagai berikut:

1.1     Pengetahuan mengenai bagaimana untuk memulai dan mengakhiri koneksi internet

1.2   Pengetahuan mengenai software yang sesuai

1.3 Pengetahuan mengenai penggunaan yang tepat untuk protokol internet dan jenis data yang berbeda (world wide web, email, dll)

1.4 Pengetahuan mengenai tolok ukur privasi dan sekuritas yang                      berhubungan dengan pekerjaan on-line

1.5   Pengetahuan mengenai sumber informasi

 

2.       Konteks penilaian

2.1     Penilaian dapat dilaksanakan di tempat kerja, di luar tempat kerja atau gabungan diantara keduanya. Penilaian di luar tempat kerja                         harus dilaksanakan pada lingkungan simulasi seperti di tempat                          kerja.

2.2     Penilaian dapat menggunakan gabungan beberapa metode untuk menilai kemampuan dan aplikasi pengetahuan yang diperlukan, dan dapat meliputi :

2.2.1  Demonstrasi praktis (pengamatan langsung mungkin diperlukan lebih dari satu kali untuk mendapatkan konsistensi dari kemampuan)

2.2.2  Peran

2.2.3  Studi kasus

2.2.4  Contoh kerja atau aktifitas pada simulasi tempat kerja

2.2.5  Pertanyaan lisan / wawancara

2.2.6  Proyek / laporan / buku laporan kemajuan

2.2.7  Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya

2.2.8  Bukti penilaian

 

3.       Aspek penting penilaian

3.1     Unit kompetensi ini berlaku pada sektor multimedia dan sejumlah area lain. Penilaian harus dibuat untuk memenuhi kebutuhan tempat kerja tertentu dimana suatu kemampuan sedang dinilai. Penilaian harus mencakup variabel, yang ada dalam daftar variabel, untuk konteks yang dimaksud.

3.2     Bukti berikut ini penting untuk penilaian kompetensi pada unit ini:

3.2.1  Kemampuan untuk menambah atau merevisi informasi pada web page dan memeriksa ketepatan inforamsi, links dan mencatat proses tersebut dalam suatu dokumen

 

 

 

 

 

2.3.7 Kompetensi Kunci

 

NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

2

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

2

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

2

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

2

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

2

7

Menggunakan teknologi

2

 

 

 

 

 

 


BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1     Strategi Pelatihan

 

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

          Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

          Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

          Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

          Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

          Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2     Metode Pelatihan

 

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

          Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

          Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

          Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topic tertentu.

 

 

 

 

 

 


BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

MEMPERBARUI ISI HALAMAN WEB

 

4.1 Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mengetahui pengertian dari Web dan situs
  • Siswa mengetahui cara – cara pembuatan Web
  • Siswa mengerti tentang cara untuk memperbarui isi dari halaman Web

 

4.2 Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat memeriksa informasi dalam web
  • Siswa mengerti tentang merevisi link
  • Siswa mengerti instruksi-instruksi set untuk mencek link
  • Siswa dapat revisi heading, typographical dan image
  • Siswa dapat merevisi navigasi baru web
  • Siswa dapat membuat laporan hasil revisi

 

4.3 Uraian singkat tentang  Web

World wide web ( kadang disingkat web ) mendapat perhatian publik yang sangat besar yang tidak dapat disamai oleh aplikasi internet lainnya. Pada tahun 1995, www menggantikan FTP sebagai aplikasi internet yang bertanggungjawab atas sebagian besar lalu lintas internet. Web telah menjadi sedemikian terkenalnya sehingga kadang dicampuradukkan dengan istilah internet itu sendiri meskipun pengertian “di Web” dan “di Inetrnet” sebenarnya tidaklah sama.

Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). Web dikembangkan di CERN (European Center for Nuclear Research), suatu lembaga bagi penelitian fisika energi tinggi di Geneva, Swiss. Tujuan semula dari lembaga ini adalah untuk membantu para fisikawan di berbagai lokasi yang berbeda dalam bekerja sama dan berbagi material penelitian.

 

Halaman web biasanya diatur dalam koleksi material yang berkaitan yang disebut situs web“.  Situs web atau website dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, gambar gerak, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan link-link.

4.4        Beberapa Pengertian dalam Unit Kompetensi ini :

 

Beberapa pengertian yang dipergunakan di dalam unit kompetensi ini, yaitu :

  • Uniform Resource Identifier adalah sebuah string atau karakter untuk mengidentifikasi Internet Resource.

 

  • software link-checking adalah suatu software yang dapat menguji links dan memeriksa currency links yang ada.

 

  • Web server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

 

  • Cms adalah ( singkatan dari content management System ) perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web.

 

  • Web Hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web / situs Internet.

 

  • link internal adalah link yang menghubungkan link yang berada dalam satu website.

 

4.5        Informasi masing-masing elemen kompetensi

4.5.1 Memeriksa informasi untuk relevansi dan currency

 

1) Pengetahuan Kerja

 

Kekerapan revisi situs dengan personil dikonfirmasikan terkait

Untuk mendukung kelanjutan dari situs diperlukan pemeliharaan setiap waktu sesuai yang diinginkan seperti penambahan informasi, berita, artikel, link, gambar atau lain sebagainya. Tanpa pemeliharaan yang baik situs akan terkesan membosankan atau monoton juga akan segera ditinggal pengunjung.

Pemeliharaan situs dapat dilakukan per periode tertentu seperti tiap hari, tiap minggu atau tiap bulan sekali secara rutin atau secara periodik saja tergantung kebutuhan(tidak rutin). Pemeliharaan rutin biasanya dipakai oleh situs-situs berita, penyedia artikel, organisasi atau lembaga pemerintah. Sedangkan pemeliharaan periodik bisanya untuk situs-situs pribadi, penjualan/e-commerce, dan lain sebagainya.

gambar 4.1 contoh situs yang pemeriharaannya rutin (Elemen Kompetensi 1)

gambar 4.2 contoh situs yang pemeriharaannya periodik (Elemen Kompetensi 1)

Perawatan bisa dilakukan misalnya dengan memperbaiki celah keamanan. Atau jika Anda menggunakan CMS, lakukan update CMS Anda segera setelah keluar update dari situs CMS yang Anda gunakan. Ubah themes secara berkala agar situs Anda tidak membosankan. Update informasi dalam situs Anda agar pengunjung bisa menemukan hal yang baru setiap mengakses situs Anda.

 

 

Jika Anda ingin mendownload database di server dan memasukkannya di komputer lokal, lakukan export pada database Anda di server, kemudian import ke database lokal Anda.

 

Dengan cara ini Anda dapat melakukan administrasi situs dengan cepat. Akan tetapi tidak dianjurkan melakukan impor pada database server dari database lokal, dikarenakan mungkin saja data di server yang bar masuk selama proses administrasi di komputer lokal tertumpuki oleh data lama dari komputer lokal.

 

Pada saat kita memutuskan untuk membangun situs web, pada saat itu kita memutuskan untuk mencari rumah untuk situs web yang akan di bangun.  File web tersebut mau tidak mau harus di letakan di sebuah server web yang tersambung ke internet 24 jam se hari. Komputer / server tersebut dapat berupa komputer di rumah atau kantor, atau menggunakan servis web hosting yang marak di Internet. Memang servis web hosting akan menangani berbagai hal teknis yang berkaitan dengan web server, sehingga kita bisa mengkonsentrasikan diri pada pengembangan content. Pada masing-masing pilihan selalu ada pro dan kontra yang harus di perhitungkan baik-baik.

 

In-House vs. Out-of-House

 

Memang web server semakin hari semakin mudah untuk di jalankan di dan konfigurasi, akan tetapi masih membutuhkan pengorbanan waktu & kemampuan teknis yang lumayan untuk me-manage server tersebut, belum termasuk biaya yang perlu di keluarkan untuk peralatan. Jika anda baru saja start atau merupakan situs yang masih kecil, rekomendasinya adalah menggunakan hosting service. Kemungkinan ISP kita dapat memberikan hosting servis yang di maksud. Memang kemungkinan solusi awal yang ekonomis bagi perorangan atau start-up company adalah menggunakan hosting servis yang relatif ekonomis. Dengan semakin besar dan kompleks-nya situs yang kita miliki, mungkin kita perlu melihat alternatif mana yang lebih baik.

 

Dengan hosting servis memang akan menghindarkan kita untuk melakukan pengeluaran bagi perangkat keras & perangkat lunak yang berharga antara Rp. 4 juta s/d puluhan juta tergantung dari tipe peralatan-nya. Belum lagi sekedar alat tidak cukup, kita juga harus membayari administrator situs. Tentunya dengan menyewa web hosting semua ini menjadi tidak di perlukan, akan tetapi kemungkinan kita masih perlu menyewa konsultan part-time untuk membantu pemeliharaan.

 

Dengan cara di atas maka biaya yang dikeluarkan pada tahun pertama akan sangat beda sekali daripada menggunakan server / staff sendiri. Perlu kita menyadari bahwa apapun yang kita lakukan, kita masih harus bertanggung jawab untuk membayar tagihan & menjaga content dari situs. Biaya yang perlu kita keluarkan biasanya bervariasi tergantung lokasi, ISP, berbagai paket yang di berikan ISP, jenis saluran komunikasi dll.

 

Semakin kompleks situs yang kita bangun maka akan semakin tinggi biaya pengembangan & pemeliharaannya. Semakin banyak trafik yang akan di generate juga akan semakin mahal biaya-nya untuk menggunakan out-of-house provider. Sayang biaya telekomunikasi di Indonesia masih terlalu mahal, jika saja kompetisi terjadi diantara para operator telekomunikasi, maka akan lebih murah jika kita bisa mempunyai leased line 2Mbps ke rumah & mempunyai server web di rumah tentunya jika kita mempunyai tenaga tetap untuk mengadministrasi web server tersebut.

 

Materi content tambahan dan revisi didapatkan dalam bentuk elektronik dari klien

                            

Dalam era persaingan yang semakin sengit ini, setiap perusahaan  berlomba-lomba menyediakan  informasi yang cukup bagi calon pelanggan.  Jika pesaing-pesaing anda sudah memakai website, tetapi anda bersikeras tidak mau investasi di bidang internet ini, cepat atau lambat pesaing-pesaing anda akan semakin maju di depan anda dan anda akan terbelakang. Sekalipun mungkin perusahaan atau produk anda sudah terkenal, anda harus  memiliki website supaya pangsa pasar anda tidak direbut pesaing anda.

 

Maka itu banyak muncul jasa2 dalam  dunia web. Contoh nya suatu perusahaan yang Proweb. Proweb memberikan kenyamanan kepada pelanggannya dengan memberikan kemudahan mengupdate website. Hal ini disebut dengan Content Management System (CMS).

Tidak ada software yang diinstall di komputer pelanggan. Cukup dengan browser Internet Explorer atau Mozilla Firefox pelanggan dapat melakukan update website. Dalam update ini, pelanggan dapat mengupdate keseluruhan isi website misalnya Home, About Us, Product, Services, Contact Us, Address, Articles, News dan sebagainya.

 

CMS ini mendukung SEO (Search Engine Optimization).Bagi pelanggan yang optimasi keyword,pelanggan dapat melakukannya dengan menambah News atau Articles di menu News dan Articles. Dengan cara ini diharapkan pengunjung yang sedang melakukan searching di Google dengan keyword yang dioptimasi tersebut dapat menemukan website pelanggan.

 

Fasilitas pengeditan dalam update antara lain Bold, Italic, Underline, rata kiri, rata tengah, rata kanan, rata kanan-kiri, insert flash, insert gambar, penomoran otomatis, link, warna, tabel, karakter khusus dan lain-lain. Juga ada fasilitas untuk menentukan urutan artikel, show hide artikel dan lain sebagainya. CMS ini dikembangkan oleh team Proweb sendiri, sehingga mudah dimodifikasi sesuai keinginan pelanggan.

 

Batasan umur dari links yang harus dipertahankan atau dihapus, dikonfirmasikan dengan personil terkait

Ketika bot meng-index suatu halaman situs, bot tersebut juga akan mencatat kapan halaman tersebut diindex dan link-link apasaja yang ada pada halaman tersebut. Semakin lama link tersebut tercatat, maka semakin baik reputasi link tersebut.

Beberapa faktor yang mempengaruhi reputasi sebuah link adalah :

 

  • Teks anchor yang berbeda-beda

Selain berguna untuk memperbanyak kata kunci terhadap suatu link, tekx anchor yang berbeda-beda juga digunakan oleh mesin pencari untuk menganalisa suatu link (untuk mengatasi program otomatis yang membuat ribuan link) dan juga untuk mengatasi fenomena “link exchange” terhadap suatu kata kunci yang berlebihan, juga mengatasi fenomena “Google Booming”.

 

  • Rasio kedalaman link

Link dalam sebuat situs biasanya terstruktur dalam tingkatan-tingkatan. Ada kalanya sebuah link berada jauh didalam sebuah website. Jika sebuah halaman situs mempunyai backlink pada setiap halaman website yang lain, maka halaman tersebut akan mempunyai reputasi yang lebih dibandingkan dengan halaman lain. “recent post” link yang diletakkan pada setiap halaman situs digunakan untuk meningkatkan reputasi dari halaman-halaman baru.

 

  • Kualitas link sumber

Hal ini didasarkan pada siapa yang bertaut ke mereka dan kemana lagi mereka bertaut. Jadi sangat tidak sehat sebuah artikel yang tidak memiliki linkout yang merupakan situs autoritas dan merupakan referansi dari topik yang ada pada artikel tersebut. Artikel dari Wikipedia dan About.com sering dipergunakan untuk dijadikan link sumber karena kedua situs tersebut sudah memiliki reputasi yang baik di mata mesin pencari.

 

  • Teks disekitar link

Mesin pencari akan memberikan nilai lebih pada link yang disekitarnya terdapat teks asalkan masih memiliki keterkaitan topik dibandingkan link lain pada suatu halaman situs dan letaknya berada didalam konten dibandingkan link yang berada diluar konten seperti sidebar ataupun footer.

 

Reputasi sebuah link akan mempegaruhi umur sebuah link. Apabila suatu link sering dikunjungin maka akan mendapatkan suatu point. Samakin tinggi point tersebut maka link tersebut akan di pertahankan sedangkan samakin rendah point tersebut maka link itu akan dihapus.

 

Sebenarnya tidak ada yang mengetahui dengan pasti (kecuali orang dalam tentunya) karena hal ini bergantung pada algoritma dari mesin website itu sendiri. tetapi hal-hal terseut diatas dapat dijadikan dasar dalam dihapus atau dipertahankan nya suatu link.

 

 

Bila perlu dikonfirmasikan dengan personil terkait mengenai    revisi lainnya

          Pada saat suatu link dalam web melakukan revisi content nya, kita perlu mengkonfirmasikan terlebih dahulu kepada pihak-pihak yang berkaitan didalam lingkungan web tersebut. Karena setiap revisi akan mempengaruhi eksistensi suatu web di akses. Kita juga arus mempertimbangkan faktor-faktor yang berkaitan dangan masalah di atas seperti :

 

  • Reputasi link
  • Point atau nilai link
  • Keaktifan link
  • Dan sabagai nya

2)Ketrampilan kerja

Beberapa ketrampilan kerja telah disebutkan di bagian Pengetahuan Kerja.

 

3)Sikap kerja

Sikap kerja ditunjukkan pada saat melakukan aktivitas di lingkungan kerja, yaitu :

1. Mendiskusikan perubahan yang perlu di revisi

2. Bila diperlukan, maka harus dikonfirmasikan ke pihak terkait lainnya.

 

4.5.2 Memeriksa links dan navigasi

Penamaan link yang benar akan mempermudah pengunjung menemukan website/situs kita. Search Engine seperti Google memakai nama file dari link yang kita buat saat memunculkan hasil pencarian. Misal kita ingin membuat file yang berisi “perusahaan penyedia web site”. File yang pertama kita beri nama page1.htm, kemudian file yang kedua misalnya/indonesia/perusahaan_penyedia_web_site.htm.

 

Sebagai contoh ada yang searching di Google dengan frase ‘perusahaan penyedia web site indonesia’. File yang pertama yaitu page1.htm tidak akan muncul karena tidak mengandung kata ‘indonesia’. File yang kedua yaitu /indonesia/perusahaan_penyedia_web_site.htm mempunyai kemungkinan dimunculkan karena filenya mengandung kata ‘indonesia’.
Pertimbangan lain adalah bahwa search engine lebih memprioritaskan link yang nama filenya jelas daripada yang tidak jelas. Google lebih senang menampilkan file/indonesia/ perusahaan_penyedia_web_site.htm daripada page1.htm. Begitu juga untuk berita maupun artikel yang sering diupdate, akan sangat disarankan jika penamaan untuk link dilakukan secara manual daripada sekedar ‘news.php?artikel_id=2′ atau ‘news01.php’.

 

Penamaan link juga sedapat mungkin mempunyai hubungan dengan title/judul halaman yang bersangkutan. Misalnya judulnya “Proweb memberikan jasa search engine optimization(SEO)“, maka filenya bisa ‘jasa_search_engine_optiomization.htm’, atau “jasa_seo.htm”. Ini penting untuk menaikkan ranking website kita di searchengine. Maka itu pemeriksaan link web arus kita lakukan demi kelangsungan web yang kita buat itu. Sesering mungkin link dalam web kita arus diperiksa.

 

Navigasi pada sebuah website yang tertampil pada menu dan links adalah petunjuk bagi pengunjung terhadap halaman – halaman yang terdapat dalam website. Pengunjung akan semakin mudah menemukan halaman – halaman dalam website Anda jika menu – menu dan link yang ada tampil secara terstruktur. Sudah pasti pengunjung akan kesal apabila tidak mendapatkan halaman website yang ia cari gara-gara navigasi yang ruwet.

 

Beberapa faktor yang harus kita perhatikan pada navigasi adalah sebagai berikut:

 

  • ·               Rencanakan dengan Baik

Hal yang mutlak dilakukan sebelum mulai membuat sebuah web tentunya adalah pembuatan konsep dari website itu sendiri. Konsep tersebut akan memuat navigasi dasar dalam bentuk “tree view” (bercabang dan beranting) dari mulai konten yang bersifat umum hingga konten yang bersifat mendetail. Inilah garis besar navigasi dari situs yang akan dibuat.

 

  • Dimana Navigasi diletakkan

Seperti telah dikemukakan di atas, bahwa navigasi akan membawa pengunjung dari hal – hal yang bersifat umum hingga hal – hal yang bersifat mendetail. Halaman utama (index) tentu saja akan memuat menu – menu pokok yang bersifat umum. Percabangan dari menu – menu inti tersebut dapat di letakkan pada halaman – halaman cabang dari index.

Alternatif lain, Anda dapat menggunakan javascript untuk menampilkan menu dan sub-menu sekaligus.

 

  • Konsisten

Sebisa mungkin jangan merubah letak menu pada setiap halaman web sehingga pengunjung lebih mudah menemukan menu – menu tersebut. Misalnya menu utama berada di atas, setelah itu pada halaman – halaman yang terdapat dalam menu utama dapat ditampilkan sub-menu di sebelah kiri atau kanan halaman.

 

  • ·               Singkat & Deskriptif

Kata – kata yang terdapat dalam menu harus mampu memberikan petunjuk yang jelas dan singkat tentang halaman website di bawah menu tersebut. Gunakan istilah – istilah yang lazim, singkat, dan mudah dipahami.

 

  • Berikan Petunjuk pada Pengunjung

Akan lebih baik jika pada halaman website memuat strukur singkat halaman web yang sedang di tampilkan. Misal : Tentang Kami >> Visi & Misi >>

 

  • Berikan Link ke Halaman Utama

Jangan lupa untuk memberikan link ke halaman utama atau link ke halaman dalam “parent topic”. Ini akan memudahkan pengunjung jika situs Anda di bangun dalam struktur menu dan submenu yang cukup kompleks.

 

Dipilih software link-checking yang tepat, dijalankan untuk menguji links dan memeriksa currency links yang ada

Untuk menudahkan suatu check links pada situs, kita dapat mengunakan software Macromedia Dreamweaver. Dreamweaver menyediakan fasilitas Check Links yang digunakan untuk mengoreksi masalah link, menguji link serta memeriksa currency links yang ada. Selain itu , Check link juga berfungsi mencari file yang tidak terpakai dalam suatu situs. Yang dimaksud dengan file yang tidak terpakai di sini adalah suatu file yang terdapat pada suatu situs yang tidak mempunyai koneksi atau tidak memiliki link pada file-file lainnya.

 

Jika File tersebut dibiarkan begitu saja maka akan menimbulkan masalah, karena file tersebut akan memakan tempat pada disk computer. Untuk melakukan Check Links , kita dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Pilih perintah menu File ® Check page ® Check Links. Pada bagian jendela Results akan ditampilkan panel Link Checker.

 

 

        

 

Gambar 4.3 melakukan check link pada macromedia dreamweaver 8 (Elemen Kompetensi 2)

2. dari tampilan yang ada, akan terlihat file dan link yang mengalami kerusakan. Pada bagian bawah panel terdapat keterangan yang menunjukkan jumlah kerusakan link yang terdapat pada dokumen anda.

 

3. untuk melakukan pengecekan terhadap seluruh link di dalam situs anda, tekan tombol panah berwarna hiaju yang terdapat pada panel Link Checkers, kemudian pilih Check Links For Entire Site.

 

4. Selanjutnya akan ditampilkan laporan keseluruhan link yang memiliki masalah link yang tidak berfungsi.

 

Dokumen laporan disimpan sesuai  dengan persyaratan teknis  dan organisasi

Setelah kita melakukan check link dengan macromedia dreamweaver maka link-link yang tidak terpakai akan diketahui. Sebaiknya link- link yang tidak terpakai itu dihapus selain memakan size di komputer, link-link tersebut juga akan memperlambat jalannya website kita. Sedangkan link-link yang telah kita revisi disimpan dan disesuaikan dengan persyaratan yang telah ditentukan sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku.

Software akan memberikan laporan yang berupa dokumen-dokumen yang berisikan link yang cacat atau sebagai nya sehingga kita diminta untuk menghapus link tersebut atau membiarkan link tersebut berada di dalam situs yang telah kita check link.

 

2)Ketrampilan kerja

Beberapa ketrampilan kerja telah disebutkan di bagian Pengetahuan Kerja.

 

3)Sikap kerja

Sikap kerja ditunjukkan pada saat melakukan aktivitas di lingkungan kerja, yaitu :

  1. Memilih software link-checking yang tepat.
  2. Menyimpan dokumen laporan sesuai dengan tempatnya

4.5.3 Mengedit informasi sesuai kebutuhan

 

1) Pengetahuan Kerja

Links yang cacat atau gagal diperiksa untuk menentukan penutupan situs atau tempat situs baru

Broken link adalah link yang mengalami kerusakan atau kecacatan. Setelah melakukan pengecekan terhadap link, Kita dapat melakukan pengeditan Link untuk memperbaiki link yang tidak berfungsi maupun menghapus file-file yang tidak digunakan dalam sebuah situs. Kita dapat mengunakan fasilitas Check Links (macromedia Dreamweaver 8 ) untuk menemukan link yang cacat. Untuk itu ikuti langkah berikut :

 

  1. Pastikan jendela Link Checker menampilkan beberapa link yang cacat dengan memilih Broken Link pada kotak pilihan Show. Kemudian pilih link yang ingin diedit dengan mengklik file link pada kolom Broken Links.
  2. Kita dapat menganti file link dengan mengklik folder dan tentukan file link sebagai pengganti file link yang lama. Untuk mengakhiri kita dapat menekan tombol Enter pada keyboard
  3. Setelah file link tersebut diganti maka file tersebut tidak akan ditampilkan lagi pada laporan Broken Links.
  4. Untuk menghapus file yang tidak terpakai, Kita dapat mengaktifkan Orphaned Files pada pilihan Show, sehingga akan tampil laporan beberapa file yang tidak terpakai. Lakukan pemilihan file yang ingin dihapus dari situs. Setelah itu tekan tombol Delete pada keyboard untuk menghapusnya.
  5. Berikutnya tampil sebuah kotak konfirmasi yang menyatakan Apakah Anda yakin ingin menghapus file yang terpilih ? jika ingin menghapus maka tekan Yes tetapi jika tidak maka tekan tombol No.
  6. Untuk file link dan file yang tidak terpakai pada situs kita buat, kita dapat melakukan penyimpanan dengan menekan tombol Save Report pada panel Link Checker.

 

Closed links ditiadakan dan dibuka situs links baru jika memungkinkan

 

Setelah mendapatkan hasil dari pengecekan link maka kita bisa mengetahui sejumlah link-link yang berjenis closed link. Closed link itu sendiri ada lah link yang tidak terhubung ke link laen atau di sebut juga link yang kosong. Link kosong itu kita dapat menghapusnya. Cara menghapus nya sudah kita ketahui diatas dengan mengunakan dreamweaver.

 

Untuk mengantikan Closed Link maka kita dapat mengantikan link yang baru.

Cara untuk mengubah link yang sudah dibuat dengan cara :

  1. Pilih teks yang ingin diubah linknya.
  2. Pilih perintah menu Modify ® Change link.
    1. Atau melakukan perubahan pada properti link dalam Property Inspector.

 

Page links internal diperiksa dan diralat sesuai kebutuhan

Link internal  adalah link yang menghubungkan link yang laen yang berada dalam website yang sama. Link internal ini sering disebut link achor.Maka link internal sangat pembantu dalam penerusulan halaman-halaman yang disediakan oleh suatu website. Pada umumnya di gunakan untuk menghubungkan suatu tulisan dengan tulisan lain yang berada pada halaman yang berbeda atau blog yang berbeda,anchor link ini lebih banyak digunakan untuk halaman yang sama.

 

Kelebihannya dengan link biasa adalah link ini tidak perlu melakukan loading ulang untuk memanggil obyek yang telah di tandai sebagai anchor. Untuk menciptakan website yang baik maka link internal harus diperiksa secara konsisten. Misalnya dengan penambahan halaman yang semakin banyak, secara tidak sengaja mungkin saja terdapat broken link yang sulit Anda deteksi. Satu broken link saja sudah bisa menurunkan rating website Anda di search engine.

Jadi gunakan tools broken link checker yang bisa memudahkan pekerjaan kita. Untuk website dengan jumlah halaman yang banyak, penggunaan sitemap juga akan mempermudah search engine membaca keseluruhan dari content website. Sitemap ini juga bisa dibuat dengan bantuan tools khusus sehingga kita tidak perlu repot-repot membuatnya secara manual.

Links yang tidak digunakan, dihapus bila perlu

Untuk menghapus file yang tidak terpakai, dengan bantuan Macromedia Dreamweaver kita dapat mengaktifkan Orphaned Files pada pilihan Show, sehingga akan tampil laporan beberapa file yang tidak terpakai. Lakukan pemilihan file yang ingin dihapus dari situs. Setelah itu tekan tombol Delete pada keyboard untuk menghapusnya.

 

Berikutnya tampil sebuah kotak konfirmasi yang menyatakan Apakah Anda yakin ingin menghapus file yang terpilih ? jika ingin menghapus maka tekan Yes tetapi jika tidak maka tekan tombol No. Untuk file link dan file yang tidak terpakai pada situs kita buat, kita dapat melakukan penyimpanan dengan menekan tombol Save Report pada panel Link Checker.

 

Content material disisipkan dan diedit bila perlu

Dalam software macromedia dreamweaver ini untuk menambahkan dan mengubah content material kita dapat dilakukan dengan bantuan PHP. PHP cukup handal dalam menangani masalah ini. Banyak fungsi-fungsi yang dapat digunakan untuk mengatasinya.

 

Untuk menambahkan content material  dari suatu file, kita dapat mengunakan fungsi Fputs(). Urutan proses penulisan data ke dalam file adalah file dibuka terlebih dahulu dengan mengunakan fungsi Fopen() kemudian file dapat diisi dengan menggunakan fungsi Fputs(). Bentuk :

Fputs(variabel_awal,data_tambahan);

 

Untuk mengubah content material yang sudah ada, kita dapat menggunakan bentuk penulisan program berikut :

UPDATE nama_tabel SET field=nilai_baru, field2=nama_baru,… WHERE syarat1, syarat2,…

 

Keterangan :

  • Variabel_awal  : variabel yang berisikan data hasil pembacaan dari sebuah file
  • Data_tambahan : data string atau variabel yang mengandung data dan akan ditambahkan dalam file.
  • Nama_tabel       : nama tabel yang datanya akan diubah.
  • Field                 : nama kolom yang akan diubah.
  • Nilai_baru        : data dalam bentuk string atau variabel yang dijadikan data pengubah data yang lama.
  • Syarat             : ketentuan yang harus dipenuhi dalam pengubah data.

 

 

 

 

Dibuat revisi heading, typographical dan image yang diperlukan

Heading digunakan untuk membuat judul dari dokumen atau sub-subjudul berbagai level. Misalnya Anda menggunakan Heading 1 untuk judul, Heading 2 untuk subjudul tingkat pertama, dan sebagainya. Anda juga dapat menggunakan insert panel, pada Insert Panel, klik Tab Text.

gambar 4.4 Heading (Elemen Kompetensi 3)

 Page Properties adalah fasilitas untuk mengubah typographical sebuah dokumen Web, seperti judul halaman, warna-warna link, dsb. Untuk membuka Page Properties klik Modify > Page Properties. Title untuk menentukan judul dokumen. Background Image tempat memasukkan gambar sebagai latar belakang. Background menentukan warna latar. Text untuk menentukan warna teks. Links mengubah warna link. Visited Link mengubah warna link yang telah dikunjungi.

Active Link mengubah warna link yang sedang diklik. Margin menentukan margin halaman. Semua elemen ini memiliki padanannya di dalam kode HTML, yaitu dalam atribut elemen <body>. Selain mengubah format tampilan melalui Page Properties, kita juga dapat melakukannya dengan CSS (Cascading Style Sheet) yang akan kita bahas pada tutorial bagian lain. Setelah selesai, Anda dapat melihat tampilannya di browser (gambar 4.5).

 

 

gambar 4.4  Page Properties

gambar 4.5. Tampilan akhir tentangsaya.htm

Dalam membuat aplikasi, bukan hanya kehandalan aplikasi dalam mengolah data saja yang perlukan, penampilan juga perlu di perhatikan. Dengan tampilan yang cantik maka dimungkinkan user akan lebih tertarik dengan program yang kita buat. “Pandangan pertama begitu menggoda, selanjutnya?? ………… he hee”.

Selain menarik , image juga mempunyai nilai komunikatif, sehingga orang yang akan membuka situs kita akan merasa tertarik untuk membuka halaman selanjutnya. Ada 3 tipe file gambar yang digunkan di halaman web yaitu GIF, JPEG, PNG.

Untuk menyisipkan gambar ke dalam Documen window dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut :

  • Pada kategori Common di Insert bar, klik ikon image geser ikon image ke document window.
  • Kita juga dapat klik menu Insert ® Image
  • Berikutnya akan tampil kotak dialog Select Image Source seperti gambar di bawah ini. Pilih File System untuk memilih file image atau pilih Data source untuk memilih sumber data image.

gambar 4.6 otak dialog Select Image Source (Elemen Kompetensi 3)

 

  • Geser sebuah file gambar dari Assets panel pada panel Files ke lokasi yang diinginkan pada document window. Tampilkan panel Assets tampak pada gambar 4.7.
  • Kita juga dapat menyisipkan file gambar dengan insert  menekan tombol Insert di bagian bawah panel. File-file yang tampak pada panel Assets merupakan file-file dalam folder situs kita. Untuk menampilkan file-file gambar, klik ikon Images.

      

                        

klik ikon image ini untuk menampilkan daftar file gambar                                                                                 yang ada di folder image .

gambar 4.7 Tabulasi Assets pada panel Files

  • File gambar yang telah kita pilih akan ditampilkan langsung ke dalam document window.

Halaman tambahan yang diperlukan disisipkan, memastikan links dibuat dengan benar dalam struktur situs

Setelah kita membuat halaman2 tambahan pada website kita, maka kita perlu menambahkan link untuk bisa diakses dalma website kita. Link-link yang kita buat bisa berupa link pada image, link pada text sesuai dengan revisi yang kita lakukan sebelum nya.

Link sebetulnya adalah menambahkan perintah tag <a href=””></a>. Kita dapat menambahkan tag <a name> pada lokasi yang diinginkan. Tag ini merupakan semacam pemberi alamat atau penanda bagian halaman tersebut supaya dapat dikenali dan menjadi target link.Kita akan membahas tentang pembuatan link pada image dan text karena yang sering mengalami revisi pada suatu web adalah bagian image dan textnya.

Untuk membuat link pada gambar adalah sebagai berikut :

  • Sisipkan sebuah gambar ke dalam document window.
  • Pilih gambar, lakukan salah satu perintah di bawah ini :
  1. pilih perintah menu Modify ® Make link. Kemudian, tentukan alamat halaman atau situs yang ingin kita hubungkan dan klik OK.
  2. Kita juga dapat memberikan link pada gambar dengan mengunkan ikon Browse to file dan ikon Point to file. Langkah yang harus kita lakukan sama dengan saat memberikan link pada teks.
  • Tentukan tempat penampilan halaman web kita dengan memilih pada kotak list Target.

Untuk membuat link pada teks adalah sebagai berikut ini :

  • Buat sebuah teks yang akan diberi link.
  • Pilih teks tersebut, kemudian isikan alamat dalam kotak teks Link pada Property Inspector atau kita juga dapat mengunakan ikon folder untuk menentukan alamat tujuan.
  • Pada document window, teks yang dijadikan link akan diberi garis bawah.

Setelah membuat link revisi itu, maka saatnya kita mengantikan link yang lama dengan link yang telah kita revisi. Cara nya adalah sebagai berikut ini :

  • Pilih link yang ingin kita ubah
  • Pilih perintah menu Modify ® Change link.
  • Atau lakukan perubahan pada properti link dalam Property Inspector.

Bila perlu, disarankan pada personel terkait mengenai button, interface atau desain navigasi baru untuk membuat materi tambahan

Navigasi. Button, interface menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah website yang berfungsi untuk membantu pengguna (user) dalam menjelajah website kita untuk mencari informasi yang diinginkan secara mudah. Navigasi yang bagus mencerminkan struktur website yang sangat baik. Navigasi dan button dilakukan melalui perantara link. jadi kita hanya merevisi link-link yang berkaitan dengan 3 unsur di atas itu.

Kita akan membahas cara untuk mengubah navigasi yang sering dipake di dalam web yaiitu navigasi text, image , animasi , JS.

Navigasi Teks

1. Buat sebuah tulisan

2. Berikan alamat link lewat properties klik, icon folder

3.Ikuti wizard menu link, pilih tujuan dari link navigasi, OK

4. Anda dapat mengubah tampilan navigasi teks missal mengubah warna dan facefont, cukup dengan menambahkan property teks yang mengatur nilai warna dan face tertentu (sudah dibahas pekan sebelumnya)

5. Perhatikan bundle htmlnya <a href=….><font….>Teks</font></a>

 

Navigasi Image

Pada dasarnya sama seperti teks hanya saja media yang digunakan sebuah image. Sebaiknya image sudah disiapkan, dan sekali lagi, biasakan membuat sendiri, daripada sekedar copy.

 

1. Klik icon image dari insert bar, tempatkan di posisi yang diinginkan

2. Ikuti wizardnya, dan pilih image yang sudah disiapkan Bundel htmlnya, <img src=…>, modifikasi propertisnya

3. Seperti halnya teks, di properties pilih icon folder untuk membuat link

4. Ikuti wizard pemilihan file, OK

 

Navigasi image dapat dipecah lagi dalam beberapa bagian dengan menggunakan fasilitas map.

1. Klik icon map yang disukai

2. Pilih sebuah bagian dalam image dan gambarkan map di image

3. Isikan properties link yang dilinkan

 

Membuat bar navigasi image adalah sekelompok menu dalam website. Yang perlu dipahami terdapat istilah Up, Over, Down. Up adalah kondisi saat objek bebas, atau korsor di luar objek.

 

Over adalah kondisi saat kursor berada di atas objek. Down adalah kondisi saat objek dipilih atau diklik. Seperti sebelumnya, sebaiknya sudah disiapkan image di masing-masing kondisi tersebut untuk tiap-tiap menu. Misal akan dibuat 2 menu

1. Klik icon navigasi bar

2. Ikuti wizard pengisian navigasi bar

3. Element name, memberi nama elemen

4. Up image, Over image, Down image untuk mendefinisikan URL image yg dipilih

5. Alt, membuat deskripsi objek

6. Go to URL, alamat URL link saat diklik

7. Insert, mendefinisikan direction penempatan masing-masing elemen

 

 

 

Navigasi Animasi

 

Menggunakan animasi button

1. Misal akan dibuat 2 elemen navigasi

2. Buat table 1 baris dengan 2 kolom

3. Pilih lokasi untuk menempatkan animasi button, kolom 1

4. Klik icon button animasi dari tab media

5. Ikuti wizard pemilihan dan pengisian propertisnya

6. Button text, untuk memberi teks content

7. Link, menunjukkan URL yang dituju

8. Lakukan hal yang sama di kolom 2

9. Hasilnya

 

Membuat button animasi sendiri

 

(biasakan membuat setiap objek di website anda sendiri, no copy anymore)

1. Buka program M. Flash

2. Buat sebuah bentukan yang akan menjadi button. Gunakan tool untuk membuat ellips dan untuk membuat tulisan

3. Lakukan grouping dengan select semua komponen dengan tool

4. Klik kanan objek>convert to symbol

5. Pilih menjadi button

6. Double klik di objek, maka terlihat di timeline terbagi menjadi 4 bagian up, over, down dan hit

7. Klik kanan di bagian over> insert keyframe

8. Kemudian modifikasi warna objek, misal elips berubah menjadi hijau. Artinya jika kursor beraada di atas button, button akan berwarna hijau.

9. Lakukan modifikasi di down dan hit (setelah diklik) jika diinginkan terjadi

perubahan saat down dan hit.

10. Setelah selesai kembali ke stage awal, keluar dari symbol dengan klik

11. Simpan sebagai home.fla.

12. Pilih objek, dan buka panel action

13. Tuliskan di editor code

on (release) {

getURL(“home.html”);

}

14. Mainkan dengan menekan CTRL+Enter, untuk mendapatkan file home.swf

15. Di dreamveaver, pilih file home.swf lewat icon

 

Navigasi JS

 

1. Insert objek image

2. Buka panel design, pilih tab behavior

3. Klik tanda + > pilih Show popup message

4. Ikuti wizard membuat menu pulldownnya

5. Misal ada 2 menu. Menu1 dan Menu2

6. Isikan contentnya

7. Appearance untuk memodifikasi warna, font dan size serta direction tampilan menu

8. Poisition mengatur tampilan anak menu

catatan:

- Pada dasarnya semua objek bias digunakan sebagai pivot, tinggal code htmlnya

Dimodifikasi Dapat membuat Menu di dalam menu (menu bersarang).

 

2)Ketrampilan kerja

Beberapa ketrampilan kerja telah disebutkan di bagian Pengetahuan Kerja.

 

3)Sikap kerja

Sikap kerja ditunjukkan pada saat melakukan aktivitas di lingkungan kerja, yaitu :

1. Memeriksa link yang cacat

2. Melakukan penyisipan atau perbaikan bila perlu

3. Revisi heading, typographical dan image jika perlu

 

4.5.4 Menguji dan memastikan perubahan-perubahan

 

1) Pengetahuan Kerja

 

Semua links yang valid diperiksa sebelum meminta klien memeriksa semua perubahan content dan mengkonfirmasikan bahwa perubahan tersebut valid

Setelah kita melakukan revisi pada bagian website kita, kita melakukan uji ke semua link baru yang telah mengalamin perubahan. Untuk itu kita sekali lagi melakukan check link dengan software dreamweaver yang langkah2 nya adalah sebagai berikut :

  1. Pilih perintah menu File ® Check page ® Check Links. Pada bagian jendela Results akan ditampilkan panel Link Checker.

 

2. dari tampilan yang ada, akan terlihat file dan link yang mengalami kerusakan. Pada bagian bawah panel terdapat keterangan yang menunjukkan jumlah kerusakan link yang terdapat pada dokumen anda.

 

3. untuk melakukan pengecekan terhadap seluruh link di dalam situs anda, tekan tombol panah berwarna hiaju yang terdapat pada panel Link Checkers, kemudian pilih Check Links For Entire Site.

 

  1. Selanjutnya akan ditampilkan laporan keseluruhan link yang memiliki masalah link yang tidak berfungsi.

 

Setelah kita yakin web yang kita update telah valid maka kita akan membuat sebuah laporan klepada klien  kita. Dalam laporan kita harus berisi seditail mungkin perubahan yang telah kita lakukan agar klien kita tahu dibagian mana saja yang mengalamin perubahan.

 

Klien disediakan laporan lengkap mengenai semua  perubahan yang dibuat

Membuat laporan ke klien harus memenuhi syarat2 laporan pada umumnya. Syarat Umum Laporan :

 

  • Cetak atau ketik dengan menggunakan jenis teks standar seperti Times New Roman, Geneva, Bookman, Helvetia
  • Tiap paragraf sebaiknya menggunakan 1½ spasi atau 2 spasi dengan ukuran kertas A4, dengan hanya 1 halaman yang diketik (tidak bolak balik).
  • Jumlah halaman harus beraturan
  • Mulailah tiap bagian/judul pada halaman baru
  • Jangan menempatkan sub judul ataupun judul pada bagian bawah halaman, pindahkan ke halaman berikutnya
  • Buatlah tabel atau figur gambar pada sebuah halaman tunggal

 

Bukan hanya syarat-syarat suatu laporan saja yang harus di perhatikan tetapi isi laporan yang sesuai dengan fakta yang telah kita buat dan kesesuaian dari permintaan klien kita pada saat persetujuan kerja dilakukan.

 

2)Ketrampilan kerja

Beberapa ketrampilan kerja telah disebutkan di bagian Pengetahuan Kerja.

 

3)Sikap kerja

Sikap kerja ditunjukkan pada saat melakukan aktivitas di lingkungan kerja, yaitu :

1. Memeriksa link yang valid sebelum disajikan ke klien

2. Melakukan penulisan laporan lengkap tentang perubahan yang dibuat


BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1 Sumber Daya Manusia

 

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2 Sumber-sumber Perpustakaan

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi dari perusahaan / buku manual servis
  2. Lembar kerja
  3. Gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.
  6. Dengan melakukan browsing untuk mencari bahan-bahan pelatihan di Internet.
  7. Referensi dari daftar pustaka

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

Sumber-sumber bacaan yang dapat digunakan :

 

Judul

Pengarang

Penerbit

 

 

:

:

:

 

 

Macromedia Dreamweaver 8

Mei Lenawati

C.V ANDI

 

5.3        Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan yang digunakan

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Memperbarui Isi Halaman Web
  2. Kode Program Pelatihan    :    TIK.MM02.059.01

 

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Memperbarui Isi Halaman Web

TIK.MM02.059.01

  • Komputer (CPU, monitor, keyboard, mouse) dengan Windows

 

  • Buku Informasi tentang memperbarui suatu web
  • Buku Kerja
  • Buku Penilaian
  • Referensi dari Daftar Pustaka

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


DAFTAR PUSTAKA

 

Buku  :

  • Lenawati, Mei, 2006,Macromedia Dreamweaver 8 dengan PHP, Andi, Yogyakarta.

 

Website

 

 

 

 

Testimoni

Filed under : blog, tags: