Advertisement
loading...

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

Advertisement

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MEMPERBAIKI

SYSTEM JARINGAN KOMPUTER

TIK.CS02.053.01

 

 

 

BUKU PENILAIAN

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

Halaman

DAFTAR ISI                                                                                                     1

 

BAB I       KONSEP PENILAIAN                                                                           2

1.1   Bagaimana Instruktur Akan Menilai                                             2

1.2   Tipe Penilaian                                                                            3

 

BAB II     PELAKSANAAN PENILAIAN                                                               4

2.1   Kunci Jawaban Tugas Teori                                                        4

2.2   Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik)                                                  6

              2.3   Check List Teori Dan Praktek                                                     14

 

LEMBAR PENILAIAN                                                                                       15

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

KONSEP PENILAIAN

 

1.1.          Bagaimana Instruktur akan Menilai

Dalam Sistem Berbasis Kompetensi, penilai akan mengumpulkan bukti dan membuat pertimbangan mengenai pengetahuan, pemahaman dan unjuk kerja tugas-tugas Anda dan sikap Anda terhadap pekerjaan. Anda akan dinilai untuk menentukan apakah Anda telah mencapai kompetensi sesuai dengan standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

Pada pelatihan berdasarkan kompetensi, pendekatan yang banyak digunakan untuk penilaian adalah “Penilaian berdasarkan criteria/Criterion-Referenced Assessment”. Pendekatan ini mengukur unjuk kerja Anda terhadap sejumlah standar. Standar yang digunakan dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

Penilaian dapat dilaksanakan dengan tujuan sebagai bantuan dan dukungan belajar. Tipe penilaian ini adalah formatif dan merupakan proses yang sedang berjalan.

Penilaian juga dapat dilaksanakan untuk menentukan apakah Anda telah mencapai hasil program belajar (contohnya pencapaian kompetensi dalam Unit). Tipe penilaian ini adalah sumatif dan merupakan penilaian akhir.

Penilaian dapat dilaksanakan di industri (ditempat kerja) atau dilembaga pelatihan (diluar tempat kerja). Jika memungkinkan, sebaiknya penilaian dilaksanakan ditempat kerja sehingga penilai dapat mengamati Anda melakukan kegiatan normal ditempat kerja.

 

 

 

 

 

 

 

 

1.2.          Tipe Penilaian  

Penilaian dilakukan dengan 2 jenis ujian, yaitu:

  1. Tes Tertulis

Test tertulis akan menilai pengetahuan Anda dan pemahaman konsep dan prinsip yang merupakan dasar unjuk kerja tugas-tugas Anda. Test tertulis biasanya berupa seri pertanyaan pilihan ganda atau beberapa bentuk test tertulis objectif lainnya, yaitu tes dimana setiap pertanyaan memiliki satu jawaban benar.

  1. Tes Unjuk Kerja

Test unjuk kerja akan menilai kompetensi Anda dalam menampilkan tugas-tugas elemen terhadap standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja. Oleh sebab itu Anda akan menerapkan pengetahuan dan pemahaman Anda terhadap unjuk kerja tugas-tugas.

Penilai biasanya menggunakan daftar cek analisis elemen sebagai pedoman untuk menentukan kompetensi Anda dan akan memberikan umpan balik mengenai unjuk kerja dan jika perlu, merencanakan pelatihan lanjutan jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

Pelaksanaan Penilaian

 

2.1        Kunci Jawaban Tugas Teori

  1. (KUK 1.1) Ciri – ciri konsetrator adalah
    1. Biasanya disebut hub
    2. Digunakan pada topologi Star
    3. Biasanya terdiri dari 8,12, atau 24 port RJ-45
    4. d.    Semua jawaban  benar

 

  1. (KUK 1.1) Perangkat keras yang digunakan untuk menguatkan signal:
    1. a.    Repeater
    2. Bridges
    3. NIC
    4. Routers

 

 

 

 

 

 

  1. (KUK 3.2 dan 3.3) Berikut ini yang termasuk tool yang digunakan untuk menampilkan informasi status koneksi dari komputeranda ke alamat IP yang dituju pada parameter alamat IP adalah:
    1. Tracert alamat_IP
    2. b.    Ping alamat_ip
    3. Winipcfg
    4. Tidak ada jawaban yang benar

 

 

 

 

 

 

  1. (KUK 3.2 dan 3.3) Berikut ini yang termasuk tool yang digunakan untuk menampilkan status router yang menjadi jembatan sepanjang jalur transmisi data dimana komputer anda berada ke alamat IP yang ditunjuk oleh parameter:
    1. a.    Tracert alamat_IP
    2. Ping alamat_ip
    3. Winipcfg
    4. Tidak ada jawaban yang benar
    5. (KUK 3.3 dan 3.4) Bila pada layar komputer anda menerima keluaran RTO, hal tersebut menandakan:
      1. Koneksi jaringan ke alamat IP tersebut terkoneksi
      2. b.    Koneksi jaringan ke alamat IP tersebut gagal
      3. Koneksi jaringan sedang dalam proses
      4. Semua jawaban tidak ada yang benar

 

 

  1. (KUK 3.2) Sistem operasi jaringan yang memungkinkan jaringan untuk mensetralisasi fungsi dan aplikasi kepada satu atau dua dedicated file servers adalah:
    1. Star
    2. Peer – to Peer
    3. c.    Client / Server
    4. BUS

 

 

 

 

 

 

 

  1. (KUK 3.2) Standar konektor untuk kabel UTP adalah:
    1. a.    RJ – 45
    2. BNC
    3. RJ – 54
    4. RJ – 48

 

 

 

 

 

 

  1. (KUK 1.1) Kartu jaringan yang saat ini populer digunakan adalah:
    1. Ethernet
    2. Local Talk
    3. Token Ring
    4. d.    Semuanya benar

 

 

  1. (KUK 3.2) Untuk melihat apakah hasil instalasi kartu jaringan tidak mengalami konflik dengan kartu yang lain anda dapat menuju ke :
    1. a.   Device manager
    2. Drivers
    3. Hardware Profiles
    4. System Restore

 

  1. (KUK 1.1) Perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer yang satu dengan yang lain disebut:
    1. Repeater
    2. Bridges
    3. c.    NIC
    4. Router

 

 

2.2        Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik)

 

TUGAS – TUGAS YANG DITAMPILKAN

KOMPETEN

BELUM

KOMPETEN

TANGGAL

1 Pendefinisian Spesifikasi Hardware      
2 Metoda dan Procedure Jaringan      
3 Identifikasi Masalah Jaringan      
4 Penanganan Eror Pada Jaringan      
5 Setting Ulang System Jaringan      

 

Berikut adalah solusi penyelesaian tes unjuk kerja (a)

Perangkat keras yang digunakan system jaringan komputer yaitu:

1.  File Servers

Sebuah file server merupakan jantungnya kebayakan Jaringan, merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori yang besar, harddisk yang memiliki kapasitas besar, dengan kartu jaringan yang cepat. Sistem operasi jaringan tersimpan disini, juga termasuk didalamnya beberapa aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk jaringan. Sebuah file server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara node/komponen dalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node, ke node yang lain, atau menerima email pada saat yang bersamaan dengan tugas yang lain terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, dia juga harus menyimpan informasi dan membaginya secara cepat. Sehingga minimal sebuah file server mempunyai beberpa karakter seperti tersebut di bawah ini :

  • Processor minimal 166 megahertz atau processor yang lebih cepat lagi (Pentium Pro, Pentium II, PowerPC).
  • Sebuah Harddisk yang cepat dan berkapasitas besar atau kurang lebih 10 GB
  • Sebuah RAID (Redundant Array of Inexpensive Disks).
  • Sebuah tape untuk back up data (contohnya . DAT, JAZ, Zip, atau CDRW)
  • Mempunyai banyak port network
  • Kartu jaringan yang cepat dan Reliabilitas
  • Kurang lebih 32 MB memori

 

2.  Network Interface Cards (NIC)

Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu internal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Beberapa komputer seperti komputer MAC, menggunakan sebuah kotak khusus yang ditancapkan ke port serial atau SCSI port komputernya. Pada computer notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot. Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah : kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring. Yang saat ini populer digunakan adalah Ethernet, lalu diikuti oleh Token Ring, dan LocalTalk.

 

3.  Hub / Konsentrator

Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi Bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub. Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju. Ciri-ciri yang dimiliki Konsentrator adalah:

  • Biasanya terdiri dari 8, 12, atau 24 port RJ-45
  • Digunakan pada topologi Bintang/Star
  • Biasanya di jual dengan aplikasi khusus yaitu aplikasi yang mengatur
  • manjemen port tersebut.
  • Biasanya disebut hub.
  • Biasanya di pasang pada rak khusus, yang didalamnya ada Bridges, router.

 

4. Repeaters

Contoh yang paling mudah adalah pada sebuah LAN menggunakan topologi Bintang dengan menggunakan kabel unshielded twisted pair. Dimana diketahui panjang maksimal untuk sebuah kabel unshileded twisted pair adalah 100 meter, maka untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut dipasanglah sebuah repeater pada jaringan tersebut.

5. Bridges / Jembatan

Adalah sebuah perangkat yang membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan, ini digunakan untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya di perlukan jembatan untuk itu. Kebanyakan Bridges dapat mengetahui masing-masing alamat dari tiap-tiap segmen komputer pada jaringan sebelahnya dan juga pada jaringan yang lain di sebelahnya pula. Diibaratkan bahwa Bridges ini seperti polisi lalu lintas yang mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk. Dia mengatur agar informasi di antara kedua sisi network tetap jalan dengan baik dan teratur. Bridges juga dapat di gunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

6. Routers

Sebuah Router mengartikan informasi dari satu jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal. Sementara Bridges dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan, router mengetahui alamat komputer, bridges dan router lainnya. router dapat mengetahui keseluruhan jaringan melihat sisi mana yang paling sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang sibuk tersebut sampai sisi tersebut bersih.

Jika sebuah perusahaan mempunyai LAN dan menginginkan terkoneksi ke Internet, mereka harus membeli router. Ini berarti sebuah router dapat menterjemahkan informasi diantara LAN anda dan Internet. ini juga berarti mencarikan alternatif jalur yang terbaik untuk mengirimkan data melewati internet.

Ini berarti Router itu :

  • Mengatur jalur sinyal secara effisien
  • Mengatur Pesan diantara dua buah protocol
  • Mengatur Pesan diantara topologi jaringan linear Bus dan (star)
  • Mengatur Pesan diantara melewati Kabel Fiber optic, kabel  koaksial atau kabel twisted pair

 

Berikut adalah solusi penyelesaian tes unjuk kerja (b)

Cara memasang kartu jaringan yaitu:

Kartu jaringan dipasang pada slot dalam CPU yang masih kosong sesuai dengan arsitektur yang tersedia. Bila Anda menggunakan kartu jaringan PCI, maka Anda harus meletakkannya pada slot PCI. Hal ini cukup mudah, karena umumnya dalam computer hanya tersedia dua macam slot, yaitu tipe ISA dan tipe PCI. Untuk komputer-komputer baru, slot ISA mulai dihilangkan sehingga Anda harus menyediakan kartu jaringan dengan arsitektur yang sama.

Setelah Anda meletakkan kartu jaringan pada slot yang bersesuaian, pastikan kartu jaringan terpasang sempurna (bagian kartu jaringan yang berwarna emas tertutupi oleh slot komputer). Anda dapat menggunakan mur untuk memastikan kartu jaringan tidak longgar atau berubah posisinya.

 

Berikut adalah solusi penyelesaian tes unjuk kerja (c)

Cara instalasi kartu jaringan yang terhubung jaringan yaitu:

  1. Matikan komputer berikut juga daya yang menyertainya.
  2. Buka penutup CPU.
  3. Siapkan kartu jaringan dengan arsitektur PCI untuk dipasang pada slot yang berada di motherboard. Pastikan ada satu atau lebih slot PCI yang kosong.
  4. Hadapkan bagian konektor (tempat terkoneksinya kabel jaringan) pada bagian belakang CPU.
  5. Tekan kartu jaringan secara perlahan hingga semua bagian emas yang meliputi bagian bawahnya masuk seluruhnya ke dalam slot PCI.
  6. Mur bagian pengaman kartu jaringan pada bodi CPU sehingga kartu tersebut tidak akan mudah bergoyang.
  7. Pasang kembali penutup CPU.
  8. Hubungkan kabel jaringan komputer yang tersedia melalui konektor yang terdapat pada kartu jaringan. Dalam hal ini kabel jaringan yang digunakan adalah tipe UTP sehingga Anda harus memastikan konektor RJ-45 telah terpasang sempurna pada soket kartu jaringan.
  9. Nyalakan komputer. Pastikan bahwa lampu indikator yang terletak pada kartu jaringan berkedap-kedip (umumnya ada dua lampu indikator yagn terletak di bagian atas soket).

 

Berikut adalah solusi penyelesaian tes unjuk kerja (d)

Tool – tool yang digunakan untuk membantu melakukan troubleshooting pada jalur koneksi ke server atau komputer lainnya yang terhubung dalam jaringan yaitu :

  1. Winipcfg (WIN98), digunakan untuk menampilkan informasi driver kartu jaringan, alamat IP komputer, alamat IP gateway, dan alamat IP DNS. Alamat IP gateway menunjukkan zona jaringan yang Anda tempati, sehingga lingkup permasalahan bias lebih difokuskan pada zona yang dimaksud.
  2. Ping alamat_IP, digunakan untuk menampilkan informasi status koneksi dari komputer Anda ke alamat IP yang dituju pada parameter alamat_IP. Bila alamat IP ini diisi oleh alamat IP komputer Anda maka tool ini dapat digunakan untuk memastikan apakah kartu jaringan Anda telah berfungsi normal atau tidak.
  3. Tracert alamat_IP, digunakan untuk menampilkan informasi status router yang menjadi jembatan sepanjang jalur transmisi data dari zona (dimana komputer Anda berada) ke alamat IP yang ditunjuk pada parameter di atas. Bisa jadi, Anda tidak melewati router dikarenakan komputer yang Anda hubungi terletak pada zona jaringan yang sama.

 

Berikut adalah solusi penyelesaian tes unjuk kerja (e)

Cara mengecek hubungan ke server adalah:

  1. Lakukan prosedur cek koneksi ke server pusat yang berada pada alamat

IP. Anda bisa menggunakan perintah ping yang dijalankan melalui Command Prompt atau langsung dari kolom Run.

  1. Bila pada layar komputer, Anda menerima keluaran Request timed out (lebih dikenal dengan RTO) atau Destination Unreachable maka koneksi jaringan ke alamat IP tersebut gagal. Cobalah dengan alamat IP dari komputer yang berada pada hub yang sama dengan komputer Anda. Bila masih gagal, maka bisa disimpulkan telah terjadi kerusakan sepanjang jalur koneksi dari komputer Anda ke hub termasuk peralatan yang terkait (komputer dan hub).

 

Berikut adalah solusi penyelesaian tes unjuk kerja (f)

Cara melakukan routing koneksi ke Server yaitu:

  1. Gunakan perintah tracert melalui Command Prompt atau dengan kolom Run untuk mengecek penjejakan koneksi (trace routing) dari komputer Anda ke server database dengan alamat IP.
  2. Bila pada layar komputer, Anda menerima keluaran Request timed out maka koneksi jaringan ke alamat IP tersebut terputus pada router dengan alamat IP terakhir yang masih bisa diakses. Untuk mengecek proses routing dalam satu zona jaringan, Anda bisa memulai routing pada komputer dengan hub yang sama.

 

Berikut adalah solusi penyelesaian tes unjuk kerja (g)

6 protokol jeringan yang banyak digunakan yaitu:

  1. NETBIOS Enhanced User Interface (NetBEUI), merupakan protokol yang digunakan untuk arsitektur jaringan komputer (LAN) sederhana dalam satu subnet yang bekerjaberdasarkan penyiaran (broadcast base). Protokol ini dibutuhkan bila Anda ingin berbagi file dan printer dengan komputer yang lain.
  2. Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange (IPX/SPX), merupakan protokol yang digunakan dalam jaringan komputer untuk produk server berbasis Novell NetWare. IPX/SPX tidak direkomendasikan untuk penggunaan sistem non- NetWare, karena IPX/SPX tidak universal seperti halnya protokol TCP/IP.
  3. Microsoft Data-link Control (DLC), merupakan protokol yang dibuat oleh Microsoft untuk komputer-komputer kelas mainframe dari produk IBM seperti AS/400.
  4. Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP), merupakan protokol yang digunakan dalam menangani transmisi paket data antar subnet bahkan lingkup jaringan komputer yang sangat luas seperti internet. Protokol ini dapat melacak paket data yang hilang dan meminta sumber untuk melakukan pengiriman ulang. TCP/IP adalah protokol yang harus ada dalam komputer Anda, karena transmisi data dari dan ke server hanya melibatkan protokol TCP/IP.
  5. Fast Infrared Protocol, merupakan protokol yang digunakan secara wireless (tanpa kabel) dalam mendukung tramsmisi data untuk jarak dekat melalui media infra merah IrDA (infrared Data Association). Protokol ini menjadi media komunikasi antara komputer dengan peralatan seperti kamera, keyboard, mouse, printer, maupun Personal Digital Assistant (PDA).
  6. Asynchronous Transfer Mode (ATM), merupakan protokol yang digunakan untuk melayani kecepatan transmisi data yang tinggi, misalnya sebagai protokol transmisi untuk data-data dalam bentuk suara dan video yang berlangsung secara real-time.

Berikut adalah solusi penyelesaian tes unjuk kerja (h)

Cara melakukan instalasi kabel jeringan yaitu:

  1. Hendaknya menggunakan kabel agak panjang, untuk menghindari adanya kekurangan.
  2. Tes tiap-tiap bagian dari jaringan yang akan diinstall, meskipun itu adalah  baru.
  3. Jika terjadi kabel melintasi lantai, sebisanya untuk dilindungi dengan protektor.
  4. Berikan label nama pada masing – masing ujung kabel.
  5. Gunakan pengikat kabel untuk menyatukan kabel jangan menggunakan isolasi.

Berikut adalah solusi penyelesaian tes unjuk kerja (i)

Cara untuk mengatasi konektor yang tidak terhubung sempurna dengan kartu jaringan yaitu:

Kemungkinan permasalahan terletak pada pemasangan konektor RJ – 45 maupun konektor BNC tidak benar. Khususnya untuk konektor RJ-45, Anda harus memastikan bagian pengait pada konektor telah terkunci pada soket (ditandai dengan bunyi “klik“). Bila konektor RJ-45 rusak karena pemakaian atau sebab lain, Anda bisa meminta pihak administrator jaringan untuk menggantinya dengan konektor yang baru karena konektor RJ-45 hanya bisa sekali pakai. Tidak seperti konektor coaxial yang mudah diperbaiki seperti halnya steker listrik.

 

Berikut adalah solusi penyelesaian tes unjuk kerja (j)

Cara mengetest kondisi kartu jaringan yaitu:

1. Untuk melihat konfigurasi jaringan yang diterapkan pada kartu jaringan, jalankan perintah winipcfg pada kolom Run.

2. Perhatikan apakah kartu jaringan Anda dapat merespon paket yang dikirimkan, gunakan perintah ping alamat_ip pada kolom Run. Anda bisa menjalankan perintah ini melalui Command Prompt untuk tampilan keluaran yang lebih baik.

3. Anda bisa menggunakan informasi dari jendela Device Manager untuk mengetahui apakah kartu jaringan tidak mengalami konflik internal dengan komponen yang lain, atau peringatan yang diberikan sistem karena kartu tidak dapat berfungsi optimal.

 

2.3     Check List Teori dan Praktek

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani

 

Penguasaan Bahan

Ya

Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?  
Apakah peserta pelatihan mampu mengidentifikasi spsesifikasi hardware yang terpasang pada system jaringan komputer?  
Apakah peserta pelatihan mampu menyiapkan peralatan bantu kerja untuk perbaikan?  
Apakah peserta pelatihan mampu memeriksa, memperlajari dan memahami log – sheet?  
Apakah peserta pelatihan mampu menentukan metoda dan prosedur yang efektif untuk perbaikan system jaringan?  
Apakah peserta pelatihan mampu melakukan identifikasi dan diagnosis permasalahan yang ada pada system jaringan komputer?  
Apakah peserta pelatihan mampu melakukan instalasi kartu jaringan?  
Apakah peserta pelatihan mampu melakukan konfigurasi kartu jaringan?  
Apakah peserta pelatihan telah mampu melakukan setting ulang system jaringan?  
Apakah peserta pelatihan mampu menangani system jaringan yang abnomal?  
Apakah peserta pelatihan mampu membuat log – sheet?  
Apakah peserta pelatihan telah mampu memastikan bahwa system jaringan dapat berjalan dengan baik atau normal?  

 


LEMBAR PENILAIAN

 

Tanggal : ……………………………….

 

 

Peserta pelatihan telah dinilai

 

 

 

 

 

KOPMPETEN                                              BELUM KOMPETEN

 

 

 

 

Nama Peserta Pelatihan                              Nama Penilai

 

 

 

 

……………………………..                            ……………………………..

Tanda Tangan                                          Tanda Tangan

 

 

 

 

Komentar / Saran

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

Testimoni

Advertisement
  1. Toko Kain Batik Cap Terbaik di Solo
  2. Toko Baju Batik Terbaik di Solo
  3. Aneka Kain Batik dengan Harga Murah
  4. Baju Batik Sarimbit Terbaik
  5. Dapatkan Kain Batik Berkualitas dengan Diskon 25%
  6. Aneka Baju Batik Seragam Kantor
  7. Pembuatan Seragam Batik Berlogo
slideseragambatik
Filed under : blog, tags: