Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Memperbaiki Harddisk Yang Bad Sector TIK.CS02.038.01

Jun
05
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

 

 

MEMPERBAIKI HARDDISK YANG BAD SECTOR

TIK.CS02.038.01

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU PENILAIAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

DAFTAR ISI. 2

 

BAB  I. 3

KONSEP   PENILAIAN. 3

1.1      Bagaimana  Pelatih  Menilai. 3

1.2      Tipe  Penilaian. 3

1.2.1       Tes  Tertulis. ( Knowledge ). 3

1.2.2       Unjuk  Kerja  (praktek keterampilan / keahlian). 4

1.2.3       Sikap  Kerja  ( Attitude ). 5

 

BAB II. 8

PELAKSANAAN PENILAIAN. 8

2.1      KUNCI JAWABAN  TUGAS  TERTULIS. (  Seri.  A  ) 8

2.2      KUNCI  JAWABAN  TUGAS  PRAKTEK (  Seri .  A  ) 9

2.3      KUNCI  JAWABAN  TUGAS  SIKAP  KERJA. (  Seri .  A  ) 10

2.4      Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik) 12

2.5      CHECK LIST PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP KERJA. 14

 

LEMBAR PENILAIAN. 18

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB  I

KONSEP   PENILAIAN

 

1.1        Bagaimana  Pelatih  Menilai.

 

Dalam sitem pelatihan berbasis kompetensi kerja, penilai akan mengumpulkan bukti dan membuat pertimbangan mengenai pengetahuan anda, unjuk kerja aktivitas  tugas-tugas / keterampilan anda dan sikap kerja anda terhadap pekerjaan. Anda akan dinilai untuk menentukan, apakahg anda telah mencapai kompetensi sesuai standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Pada pelatihan berbasiskan kompetensi kerja , pendekatan yang banyak digunakan untuk penilaian adalah ” Penilaian berdasarkan kriteria / Criterion – Referenced Asessment ” .  Pendekatan ini mengukur unjuk kerja anda terhadap sejumlah standar. Standar yang digunakan dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Penilaian formatif :

Penilaian dapat dilaksanakan dengan tujuan sebagai bantuan dan dukungan belajar / berlatih anda. Tipe penilaian ini adalah formatif dan merupakan proses yang sedang berjalan.

 

Penilaian Sumatif.

Penilaian juga  dapat dilaksanakan untuk menentukan apakah anda telah mencapai hasil dari program belajar dan berlatih ( contohnya pencapaian kompetensi dalam unit kompetensi ). Tipe penilaian ini adalah sumatif dan merupakan penilaian akhir.

 

 

1.2        Tipe  Penilaian.

1.2.1           Tes  Tertulis. ( Knowledge ).

 

Dalam tes tertulis, akan menilai pengetahuan anda dan pemahaman konsep serta prisip yang merupakan dasar  unjuk kerja dalam melakukan  tugas pekerjaan anda yang dijelaskan dalam  pengetahuan (knowledge) pada kriteria unjuk kerja.

 

Tes tertulis biasanya berupa seri-seri pertanyaan pilihan ganda dan/ atau beberapa bentuk tes obyektif lainnya, yaitu dimana setiap pertanyaan tertulis memiliki satu jawaban yang benar.

Penilaian tes obyektif tertulis pada  umumnya   mempunyai   kisi-kisi   dengan 3 (tiga) tingkatan  kesulitan,  yaitu :

 

1). Soal Mudah.

Adalah  menghafal tanpa mengerti apa maksudnya, menyebutkan bagian-bagian   suatu   alat,    benda,     nama mesin,   memberi nama,   memberi nomor, menjodohkan informasi faktual dengan kejadian.

 

2). Soal  Sedang

Adalah  mampu mengenal dan mengerti fungsi  sesuatu / poses   sesuatu, membandingkan,   memberikan,   membedakan,   menemukan   keuntungan   dan kerugian serta memberi fisualisasi fungsi / proses.

 

3). Soal  Sulit :

Adalah  merupakan  problem solving,   menganalisis   kesalahan   dan  kerusakan, mencari pemecahan,   meramalkan   kondisi   yang   tidak menguntungkan, mencari penyebab,   menggunakan   pertimbangan   dan    mengevaluasi. Rentangan  nilai tes tertulis, yaitu  0  -  1,   artinya  nilai setiap  soal tertulis yang   dinyatakan   benar   (kompeten)   mempunyai   nilai   1  (satu),   dan   yang dinyatakan    salah  (belum kompeten)  mempunyai nilai 0 (nol).

 

1.2.2           Unjuk  Kerja  (praktek keterampilan / keahlian).

 

Dalam tes unjuk kerja , akan menilai kompetensi anda dalam menampilkan tugas pekerjaan  dari elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam keterampilan  (skill) pada kriteria unjuk kerja. Oleh sebab itu, anda akan menerapkan pengetahuan dan pemahaman anda terhadap  unjuk kerja  anda.

 

Penilaian biasanya menggunakan daftar cek analisis elemen kompetensi sebagai pedoman untuk menentukan kompetensi anda, dan akan memberikan umpan balik mengenai unjuk kerja dan jika perlu, merencanakan pelatihan lanjutan jika anda dinyatak kompeten, dan merencanakan pelatihan ulang jika anda belum dinyatakan kompeten pada kesempatan pertama ini.

 

Daftar Cek Unjuk Kerja, berisi :

1). Masing-masing elemen kompetensi dengan  sebaran  kriteria  unjuk  kerja harus kompeten.

2). Setiap tugas yang sedang dilaksanakan, penilai  akan mengisi daftar cek analisis elemen kompetensi yang telah disiapkan untuk menentukan kompetensi kerja anda dan umpan balik unjuk kerja anda. untuk setiap soal / perintah untuk melakukan unjuk kerja  dinyatakan benar mempunyai

3). Untuk memberi cacatan bagi diri anda dan penilai  anda.

4). Ketika tugas dari setiap indikator kerja tidak dilaksanakan sesuai standar kriteria keterampilan / kehlian secara  benar, maka  rencana pelatihan kerja ulang  akan dibicarakan antara anda dengan penilai.

 

Untuk setiap  soal / perintah   untuk melakukan unjuk kerja   mempunyai rentang nilai 0 (nol)  -  1 (satu). Bila anda melaukan untuk kerja  dinyatakan   benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan bila dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

 

1.2.3           Sikap  Kerja  ( Attitude ).

 

Dalam   tes   sikap kerja ,   akan   menilai   kompetensi   anda   dalam menampilkan sikap kerja dari   elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam sikap (attitude)  pada kriteria unjuk kerja. Penilaian sikap kerja dapat dlakukan dalam waktu relatif pendek (efektif) berdasarkan atas instruksi sikap  kerja yang harus anda lakukan dalam waktu yang telah ditentukan.

 

Sikap kerja merupakan unsur kompetensi kerja yang agak sulit menilainya,   namun demikian perlu  dimulai  dari sekarang,   karena kita harus mengacu    pada   Standar Kompetensi  Kerja  Nasional  Indonesia (SKKNI)   yang telah ditetapkan,  yaitu kemampuan seseorang yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan atau keahlian dan sikap kerja sesuai pelaksanaan tugas dan syarat jabatan.

 

Penilaian sikap kerja, dilakukan selain melalui pemahaman sikap kerja secara tertulis , kemampuan aspek sikap ditujukan untuk meningkatkan kinerja seseorang (anda) dimasa mendatang dalam arti yang sebenarnya, dan tidak dianggap lagi sudah menyatu dengan keterampilan /  keahlian.

 

Anda terampil atau memiliki keahlian yang bagus,  tetapi sikap  kerja anda tidak kompeten, ini ada sesuatu  yang salah pada diri anda, termasuk penilai anda juga punya andil atas kesalahan penilaian kompetensi terhadap diri anda.

 

Penilaian sikap kerja.

 

Dilakukan untuk kurun waktu yang tidak terlalu panjang terhadap kriteria attitude / sikap perilaku yang mudah diamati seperti pada waktu mengerjakan pekerjaan yang dilakukan sesuai tugas atau perintah sikap dari kriteria unjuk kerja pada elemen kompetensi,  adalah  sebagai  berikut :

 

1). Pengamatan sikap kerja.

 

a.   Untuk Jaminan Keselamatan  ( Saffety Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Keselamatan. Benar Salah Keterangan

1.

Penggunaan pakaian kerja.      

2.

Kerapihan dan kebersihan tempat kerja      

3.

Penataan alat-alat kerja.      

4.

Penataan bahan-bahan kerja.      

5.

Tertib sesuai aturan / prosedur/ standar.      

6.

Ketepatan waktu kerja.      

7.

Sopan, ramah, lembut dan saabar.      

8.

Teliti, cermat, hati-hati.      

9.

Obyektif, akurat.      

10.

Bakat, minat dan temperamen kerka.      

 

 

b.  Untuk Jaminan Kualitas.  ( Quality Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Kualitas. Benar Salah Keterangan

1.

Penerimaan / kesadaran/ kemauan..      

2.

Partisipasi/ kepatuhan, ikut secara aktif.      

3.

Penilaian / penentuan sikap.      

4.

Organisasi / bertanggung jawab.      

5.

Pembentukan pola /disiplin pribadi.      

 

Rentang nilai sikap dengan pengamatan langsung untuk memenuhi jaminan keamanan ( saffety insurance ) dan jaminan kualitas ( quality insurance ), yaitu :  0 (nol) – 1 (satu). Pada setiap soal sikap kerja yang dinyatakan benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan yang dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

2). Wawancara dan /atau Tes  Tertulis Sikap Kerja.

 

Wawancara dan / atau Tes tertulis tentang pemahaman atau pengetahuan  materi sikap kerja untuk jaminan keselamatan dan jaminan kualitas (Saffety and Quality Insurance) dalam aktivitas tugas pekerjaan / perintah elemen kompetensi sesuai kriteria unjuk kerja setiap unit kompetensi, agar kinerja seseorang (anda) meningkat  lebih baik lagi.

 

Wawancara atau tes tertulis dapat  dalam satu  atau beberapa bentuk tes obyektif materi sikap kerja, mempunyai rentang nilai 0 (nol) – 1 (satu).

 

Setiap   soal   pertanyaan   yang   dinyatakan  benar   (kompeten)   mempunyai nilai  1 (satu)   dan   yang   dinyatakan   salah   (belum kompeten)     mempunyai nilai  0 (nol).

 

 

Hasil nilai sikap kerja dapat  diperoleh dengan kombinasi pengamatan sikap kerja berdasarkan atas instruksi sikap kerja   dengan tes tertulis, yaitu :

 

 

  • Nilai akhir sikap kerja  =  Nilai pengamatan benar  + Nilai  tertulis benar

2.

1  +   1

=     ———–      =     1  (satu) /   atau kompeten.

2.

  • Atau nilai akhir sikap kerja tertulis  benar = 1 (satu) / atau kompeten

 

  • Atau nilai akhir hasil pengamatan sikap kerja  benar  = 1 (satu) / atau kompeten

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB II

PELAKSANAAN PENILAIAN

 

2.1        KUNCI JAWABAN  TUGAS  TERTULIS. (  Seri.  A  )

 

Soal

Nomor

Kunci  Jawaban  Tugas  tertulis.

Keterangan  Nilai

A

B

c

D

Benar

Salah

1.

X

   

2.

X

   

3.

X

   

4.

X

   

5.

X

   

6.

X

   

7.

X

   

8.

X

   

9.

X

   

10.

X

   

11.

X

   

12.

X

   

13.

X

   

14.

X

   

15.

X

 

   

16.

X

   

17.

X

   

18.

X

   

19.

X

   

20.

X

   

21

X

   

22

X

   

23

X

   

24

X

   

25

X

   

 

 


2.2        KUNCI  JAWABAN  TUGAS  PRAKTEK (  Seri .  A  )

 

Kasus:

Anda mempunyai PC dengan hard disk yang sudah digunakan 3 bulan. Berawal dari ketika Anda sedang menyalakan komputer, setelah proses reboot berjalan, tiba-tiba saja kondisi reboot kembali lagi ke awal. Kondisi reboot kembali ke awal ini terjadi beberapa kali hingga akhirnya Anda berhasil login dan masuk ke Windows XP Anda. Setelah diidentifikasi ternyata hard disk komputer Anda terkena bad sector. Nah, sekarang tugas Anda adalah:

 

  1. TUGAS 1. 

Berdasarkan kasus di atas, coba lakukan perbaikan pada hard disk yang bad sector tersebut (KUK 2.1, KUK 2.2, dan KUK 2.6)

 

Waktu  10  menit.

 

2. Standar Kriteria :

Mampu memperbaiki hard disk yang bad sector dengan baik.

 

3.  Instruksi Sikap Kerja :

Bimbinglah  peserta pelatihan untuk menspesifikasikan dan memperbaiki hard disk yang bad sector dengan baik.

 

4. Jawaban Tugas 1  : 

 

1. Melakukan Low Level Format (LLF), yang dilakukan dari BIOS komputer bukan software. Cara ini berfungsi untuk menghapus seluruh informasi baik partisi, data di dalam harddisk, serta informasi bad sector. Setelah menjalankan program LLF, maka harddisk akan benar-benar bersih seperti kondisi pertama kali digunakan.

2. Melakukan partisi hard disk dengan menggunakan Utility Disk / Drive Manager HD-nya, memilih partisi dengan menggunakan file system fat32 ( bagian ini dipilih karena sudah diformat sebelumnya), kemudian dapat lakukan scandisk. Scandisk ini berguna untuk memeriksa harddisk dan mencari kemungkinan adanya error maupun bad sector, dan kemudian membetulkannya secara otomatis. Kadang-kadang, sebuah program tidak terhapus sepenuhnya dan Scandisk cukup pintar untuk menolong Anda mengembalikan bit-bit yang hilang pada harddisk yang mungkin tidak bisa Anda gunakan sambil membetulkan error-error yang lain. Tetapi jika Anda ingin melakukan artisi dengan satu partisi saja dapat digunakan FDISK.

 

 

1. TUGAS 2. 

Berdasarkan kasus di atas, coba lakukan pemetaan hard disk yang bad sector (KUK 3.3).

Waktu  :  10  menit.

 

2. Standar Kriteria :

Mampu memetakan hard disk yang bad sector.

 

3.  Instruksi Sikap Kerja :

          Bimbinglah  peserta pelatihan untuk memetakan hard disk yang bad sector.

 

4. Jawaban Tugas 2  : 

            Langkah – langkah yang dilakukan dalam pemetaan hard disk yang bad sector, adalah:

  1. 1.       Pada Desktop kik dua kali My Computer
  2. 2.       Klik kanan dan pilih Properties pada drive yang salah
  3. 3.       Buka tab Tool
  4. 4.       Pilih Check Now di bawah Error Checking
    1. 5.       Pilih opsi Automatic Fix File System Errors dan Scan For And Attempt Recovery For Bad Sectors
    2. 6.       Klik Start

 

 

2.3        KUNCI  JAWABAN  TUGAS  SIKAP  KERJA. (  Seri .  A  )

 

1. TUGAS 1.  Mengikuti latihan mengidentifikasi hard disk yang bad sector.

 

   Waktu  :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria :

 

Mampu mengidentifikasi  hard disk yang bad sector dengan benar, dengan  menggunakan informasi-informasi yang diperoleh.

 

  1. Instruksi Sikap Kerja :

 

Mengumpulkan informasi dan menggunakannya untuk mengidentifikasi hard disk yang bad sector.

 

  1. Jawaban Tugas 1

 

  1. Mengikuti pelatihan dengan tertib dan baik
  2. Aktif mencari informasi baik melalui membaca buku tentang bad sector maupun melalui internet.
  3. Menggunakan informasi yang diperoleh untuk menspesifikasi hard disk yang bad sector.
  4. Aktif dalam memberikan pertanyaan, apabila ada yang kurang mengerti tentang hard disk yang bad sector.

 

1. TUGAS 2.  Aktif dalam menjawab dan bertanya tentang atas kasus-kasus yang diberikan dalam latihan.

 

   Waktu  :  5  menit.

 

2. Standar Kriteria :

 

Jawaban dan penyelesaian soal-soal atau pertanyaan-pertanyaan yang diberikan benar dan tepat.

 

3. Instruksi Sikap Kerja :

 

Aktif dalam mengajukan pertanyaan maupun menjawab pertanyaan.

 

4. Jawaban Tugas 2

  1. Mengikuti pelatihan dengan tertib dan baik.
  2. Mendengarkan pertanyaan yang diajukan pelatih, menganalisa pertanyaan dan menjawab dengan baik.
  3. Tidak takut dalam memberikan jawaban.
  4. Membuat penyelesaian-penyelesaian kasus dengan baik dan benar.
  5. Mengajukan pertanyaan untuk bahan pelatihan yang tidak dimengerti dengan jelas dan tertib.

 

1. TUGAS 3.  Bagaimana memperbaiki hard disk yang bad sector?

 

   Waktu  :  10  menit.

 

2. Standar Kriteria :

 

Memperbaiki hard disk yang bad sector dengan baik dan tepat waktu.

 

3. Instruksi Sikap Kerja :

 

Menguasai dengan benar informasi-informasi dan cara-cara untuk memperbaiki hard disk yang bad sector.

 

4. Jawaban Tugas 3

 

  1. Membaca dan memahami informasi-informasi dan cara-cara untuk memperbaiki hard disk yang bad sector.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada pelatih apabila tidak mengerti tentang bagaimana memperbaiki hard disk yang bad sector.
  3. Aktif menjawab pertanyaan yang diberikan oleh para pelatih.
  4. Menggunakan pengetahuan yang dimiliki untuk memperbaiki hard disk yang bad sector, dengan menganalisis keadaan hard disk yang bad sector, mencari informasi tentang memperbaiki hard disk yang bad sector baik dengan menggunakan software, dan menggunakan software  maupun cara-cara yang lain untuk memperbaiki hard disk.

 

 

2.4        Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik)

 

Berikut adalah daftar cek unjuk kerja dalam pelatihan ini.

 

Kode unit

: TIK.CS02.038.01

Judul Unit

: Memperbaiki Hard Disk Yang Bad Sector

Nomor Elemen

Ya

Tidak

KUK

Ya

Tidak

1 Mendiagnosa kerusakan hard disk bad sector

1.1 Data rusak yang menempati bad sector dapat diidentifikasi.

 

1.2  Indikator computer sering hand akibat kerusakan hard disk bad sector pada awal-awal track diidentifikasi.

 

1.3 Bad Sector pada hard disk dapat diperiksa dan diidentifikasi secara software.

 

2 Memperbaiki kerusakan hard disk bad sector

2.1 Low Level Format(LLF) pada hard disk bad sector dilakukan agar harddisk bersih dan berada pada kondisi seperti awal dipakai.

 

2.2 Partisi hard disk dengan satu partisi dilakukan.

 

2.3 Periksa bad sector dengan format/c untuk mencatat posisi bad sector.

 

2.4 Partisi ulang sesuai dengan prosentase bad sector pada hard disk dilakukan.

 

2.5 Posisi bad sector pada hard disk dilakukan partisi kembali sesuai dengan catatan kerusakan yang terjadi.

 

2.6 Perbaikan kerusakan pada hard disk bad sector dapat dilakukan secara software seperti HDD Regenerator, Norton Utility (software utility) dll.

3 Menguji perbaikan hard disk bad sector

3.1 Pastikan terlebih dahulu kondisi platter hard disk yang rusak menjadi bersih seperti saat pertama digunakan.

 

3.2 Pastikan partisi hard disk dengan satu partisi berhasil dengan baik.

 

3.3 Pemetaan hard disk yang bad sector dapat diidentifikasi dengan baik.

 

3.4 Data dapat disimpan dalam hard disk dengan baik.

 

3.5 Komputer tidak sering terjadi hang dapat diidentifikasi.

4 Membuat laporan perbaikan hard disk bad sector

4.1 Catat penyebab kerusakan hard disk bad sector.

 

4.2 Catak hasil perbaikan kerusakan hard disk bad sector.

Kondisi Unjuk Kerja

Penunjang Ketrampilan dan Pengetahuan

Aspek – aspek penting dalam Pengujian

 

 

 

2.5        CHECK LIST PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP KERJA

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.

 

No.

Uraian   Materi  Check  List.

Penge-

tahuan

Keterampilan

Sikap

Kerja.

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

1.

2.

3.

4.

5.

 

 

1. Mendiagnosa kerusakan hard disk bad sector

  1. Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?

2.

Apakah peserta pelatihan mampu mengidentifikasi seringnya komputer hang sebagai akibat dari kerusakan hard disk bad sector sebagai awal – awal track?

3.

Apakah peserta pelatihan mampu mengidentifikasi dan memeriksa bad sector pada hard disk dengan menggunakan software tertentu?

2. Memperbaiki kerusakan hard disk bad sector

4.

Apakah peserta pelatihan mengerti dan tau melakukan Low Level Format(LLF) pada hard disk bad sector agar harddisk bersih dan berada pada kondisi seperti awal dipakai.

5.

Apakah peserta pelatihan mampu melakukan partisi hard disk dengan satu partisi?

6.

Apakah peserta pelatihan mampu memeriksa bad sector dengan format/c untuk mencatat posisi bad sector?

7.

Apakah peserta pelatihan mampu melakukan partisi ulang sesuai dengan prosentase bad sector pada hard disk?

8.

Apakah peserta pelatihan telah mampu partisi kembali sesuai dengan catatan kerusakan yang terjadi?

9.

Apakah peserta pelatihan telah mampu melakukan perbaikan kerusakan pada hard disk bad sector dengan menggunakan software?

 

3. Menguji perbaikan hard disk bad sector

10.

Apakah peserta pelatihan mampu memastikan terlebih dahulu kondisi platter hard disk yang rusak menjadi bersih seperti saat pertama digunakan?

11.

Apakah peserta pelatihan mampu memastikan partisi hard disk dengan satu partisi berhasil dengan baik?

12.

Apakah peserta pelatihan mampu  mengidentifikasi pemetaan hard disk yang bad sector?

13.

Apakah peserta pelatihan mampu   memeriksa data apakah dapat disimpan dalam hard disk dengan baik.

14.

Apakah peserta pelatihan mampu   mengidentifikasi bahwa komputer tidak sering lagi hang sebagai akibat bahwa hard disk bad sector sudah baik?

4. Membuat laporan perbaikan hard disk bad sector

15.

Apakah peserta pelatihan mampu mencatat penyebab kerusakan hard disk bad sector?

16.

Apakah peserta pelatihan mampu  mencatak hasil perbaikan kerusakan hard disk bad sector?

 

 

Jakarta,  ……………2007

                      Peserta  pelatihan,                                          Penilai,

 

(………………………)                                    (…………………..)

 

2.6   LEMBAR  HASIL  PENILAIAN

 

- Unit Kompetensi           :  Memperbaiki Hard Disk Yang Bad Sector.

 

- Kode Unit Kompetensi   :  TIK.CS02.038.01

 

- Nama Peserta Pelatihan :   ……………………………………………………

 

- Nama Pelatih                :   …………………………………………………….

 

 

- Kompetensi yang dicapai         :   Kompeten  :                   /  Belum Kompeten  :

- Umpan Balik Untuk Peserta Pelatihan :

 

 

 

 

 

 

Tanda  tangan peserta   :

 

 

Peserta sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasan-alasan pengambilan keputusan  dari penilai.

 

Tanda tangan Penilai :

 

 

Tanggal :

 

Saya sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasa n pengambilan keputusan tersebut.

 

Tanda tangan Peserta Pelatihan :

 

 

Tanggal :

 

 

Buku-buku referensi untuk pelatihan yang telah direkomendasikan :

A.      Data Buku  Manual :

 

-

 

B.      Data Buku Pendukung Teori.

 

- Lihat pada Modul Buku Informasi Memperbaiki Hard Disk Yang Bad Sector.

 

 

C.      Website Yang Dikunjungi

 

 


LEMBAR PENILAIAN

 

Tanggal : ……………………………….

 

 

Peserta pelatihan telah dinilai

 

 

 

KOMPETEN                                              BELUM KOMPETEN

 

 

 

 

 

Nama Peserta Pelatihan                              Nama Penilai

 

 

……………………………..                            ……………………………..

Tanda Tangan                                          Tanda Tangan

 

 

 

 

 

Komentar / Saran

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

 

 

 

 

 

Testimoni

artikel lainnya Memperbaiki Harddisk Yang Bad Sector TIK.CS02.038.01

Thursday 4 September 2014 | blog

SILABUS SMA/MA Mata Pelajaran : BAHASA INGGRIS - WAJIB Kelas : X Kompetensi Inti : KI…

Wednesday 27 August 2014 | blog

1. DARI KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN PENGUMUMAN Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Formasi…

Thursday 20 November 2014 | blog

            PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR JASA PERUSAHAAN BIDANG ADMINISTRASI PERKANTORAN KLASTER…

Wednesday 14 October 2015 | blog

Nomer : Lampiran : Perihal : Perijinan Izin Pendirian Latihan Kerja Swasta Dengan hormat, Bersama ini…