Advertisement
loading...

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

Advertisement

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

 

 

MEMBUAT STORYBOARD UNTUK ANIMASI

TIK.MM02.011.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU PENILAIAN

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 


DAFTAR ISI

 

Daftar Isi                                                                                                      Hal

 

BAB I       KONSEP PENILAIAN                                                                           3

1.1   Bagaimana Instruktur Akan Menilai                                             3

1.2   Tipe Penilaian                                                                            4

 

BAB II     PELAKSANAAN PENILAIAN                                                               5

2.1   Kunci Jawaban Tugas Teori                                                        5

2.2   Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik)                                                  8

              2.3   Check List Teori dan Unjuk Kerja                                                 12

 

LEMBAR PENILAIAN                                                                                       13

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

KONSEP PENILAIAN

 

1.1. Bagaimana  Pelatih  Menilai.

 

Dalam sitem pelatihan berbasis kompetensi kerja, penilai akan mengumpulkan bukti dan membuat pertimbangan mengenai pengetahuan anda, unjuk kerja aktivitas  tugas-tugas / keterampilan anda dan sikap kerja anda terhadap pekerjaan. Anda akan dinilai untuk menentukan, apakahg anda telah mencapai kompetensi sesuai standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Pada pelatihan berbasiskan kompetensi kerja , pendekatan yang banyak digunakan untuk penilaian adalah ” Penilaian berdasarkan kriteria / Criterion – Referenced Asessment ” .  Pendekatan ini mengukur unjuk kerja anda terhadap sejumlah standar. Standar yang digunakan dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Penilaian formatif :

Penilaian dapat dilaksanakan dengan tujuan sebagai bantuan dan dukungan belajar / berlatih anda. Tipe penilaian ini adalah formatif dan merupakan proses yang sedang berjalan.

 

Penilaian Sumatif.

Penilaian juga  dapat dilaksanakan untuk menentukan apakah anda telah mencapai hasil dari program belajar dan berlatih ( contohnya pencapaian kompetensi dalam unit komptensi ). Tipe penilaian ini adalah sumatif dan merupakan penilaian akhir.

 

 

1.2. Tipe  Penilaian.

 

1.2.1. Tes  Tertulis. ( Knowledge ).

 

Dalam tes tertulis, akan menilai pengetahuan anda dan pemahaman konsep serta prisip yang merupakan dasar  unjuk kerja dalam melakukan  tugas pekerjaan anda yang dijelaskan dalam  pengetahuan (knowledge) pada kriteria unjuk kerja.

Tes tertulis biasanya berupa seri-seri pertanyaan pilihan ganda dan/ atau beberapa bentuk tes obyektif lainnya, yaitu dimana setiap pertanyaan tertulis memiliki satu jawaban yang benar.

Penilaian tes obyektif tertulis pada  umumnya   mempunyai   kisi-kisi   dengan 3 (tiga) tingkatan  kesulitan,  yaitu :

 

1). Soal Mudah.

Adalah  menghafal tanpa mengerti apa maksudnya, menyebutkan bagian-bagian   suatu   alat,    benda,     nama mesin,   memberi nama,   memberi nomor, menjodohkan informasi faktual dengan kejadian.

 

2). Soal  Sedang

Adalah  mampu mengenal dan mengerti fungsi  sesuatu / poses   sesuatu, membandingkan,   memberikan,   membedakan,   menemukan   keuntungan   dan kerugian serta memberi fisualisasi fungsi / proses.

 

3). Soal  Sulit :

Adalah  merupakan  problem solving,   menganalisis   kesalahan   dan  kerusakan, mencari pemecahan,   meramalkan   kondisi   yang   tidak menguntungkan, mencari penyebab,   menggunakan   pertimbangan   dan    mengevaluasi. Rentangan  nilai tes tertulis, yaitu  0  -  1,   artinya  nilai setiap  soal tertulis yang   dinyatakan   benar   (kompeten)   mempunyai   nilai   1  (satu),   dan   yang dinyatakan    salah  (belum kompeten)  mempunyai nilai 0 (nol).

 

1.2.2. Tes  Unjuk  Kerja  (praktek keterampilan / keahlian).

 

Dalam tes unjuk kerja , akan menilai kompetensi anda dalam menampilkan tugas pekerjaan  dari elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam keterampilan  (skill) pada kriteria unjuk kerja. Oleh sebab itu, anda akan menerapkan pengetahuan dan pemahaman anda terhadap  unjuk kerja  anda.

 

Penilaian biasanya menggunakan daftar cek analisis elemen kompetensi sebagai pedoman untuk menentukan kompetensi anda, dan akan memberikan umpan balik mengenai unjuk kerja dan jika perlu, merencanakan pelatihan lanjutan jika anda dinyatak kompeten, dan merencanakan pelatihan ulang jika anda belum dinyatakan kompeten pada kesempatan pertama ini.

 

 

Daftar Cek Unjuk Kerja, berisi :

1). Masing-masing elemen kompetensi dengan  sebaran  kriteria  unjuk  kerja harus kompeten.

2). Setiap tugas yang sedang dilaksanakan, penilai  akan mengisi daftar cek analisis elemen kompetensi yang telah disiapkan untuk menentukan kompetensi kerja anda dan umpan balik unjuk kerja anda. untuk setiap soal / perintah untuk melakukan unjuk kerja  dinyatakan benar mempunyai

3). Untuk memberi cacatan bagi diri anda dan penilai  anda.

4). Ketika tugas dari setiap indikator kerja tidak dilaksanakan sesuai standar kriteria keterampilan / kehlian secara  benar, maka  rencana pelatihan kerja ulang  akan dibicarakan antara anda dengan penilai.

 

Untuk setiap  soal / perintah   untuk melakukan unjuk kerja   mempunyai rentang nilai 0 (nol)  -  1 (satu). Bila anda melaukan untuk kerja  dinyatakan   benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan bila dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

 

1.2.3. Tes Sikap  Kerja  ( Attitude ).

 

Dalam   tes   sikap kerja ,   akan   menilai   kompetensi   anda   dalam menampilkan sikap kerja dari   elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam sikap (attitude)  pada kriteria unjuk kerja. Penilaian sikap kerja dapat dlakukan dalam waktu relatif pendek (efektif) berdasarkan atas instruksi sikap  kerja yang harus anda lakukan dalam waktu yang telah ditentukan.

 

Sikap kerja merupakan unsur kompetensi kerja yang agak sulit menilainya,   namun demikian perlu  dimulai  dari sekarang,   karena kita harus mengacu    pada   Standar Kompetensi  Kerja  Nasional  Indonesia (SKKNI)   yang telah ditetapkan,  yaitu kemampuan seseorang yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan atau keahlian dan sikap kerja sesuai pelaksanaan tugas dan syarat jabatan.

Penilaian sikap kerja, dilakukan selain melalui pemahaman sikap kerja secara tertulis , kemampuan aspek sikap ditujukan untuk meningkatkan kinerja seseorang (anda) dimasa mendatang dalam arti yang sebenarnya, dan tidak dianggap lagi sudah menyatu dengan keterampilan /  keahlian.

Anda terampil atau memiliki keahlian yang bagus,  tetapi sikap  kerja anda tidak kompeten, ini ada sesuatu  yang salah pada diri anda, termasuk penilai anda juga punya andil atas kesalahan penilaian kompetensi terhadap diri anda.

 

 

Penilaian sikap kerja.

 

Dilakukan untuk kurun waktu yang tidak terlalu panjang terhadap kriteria attitude / sikap perilaku yang mudah diamati seperti pada waktu mengerjakan pekerjaan yang dilakukan sesuai tugas atau perintah sikap dari kriteria unjuk kerja pada elemen kompetensi,  adalah  sebagai  berikut :

 

1). Pengamatan sikap kerja.

 

a.   Untuk Jaminan Keselamatan  ( Saffety Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Keselamatan. Benar Salah Keterangan

1.

Penggunaan pakaian kerja.      

2.

Kerapihan dan kebersihan tempat kerja      

3.

Penataan alat-alat kerja.      

4.

Penataan bahan-bahan kerja.      

5.

Tertib sesuai aturan / prosedur/ standar.      

6.

Ketepatan waktu kerja.      

7.

Sopan, ramah, lembut dan saabar.      

8.

Teliti, cermat, hati-hati.      

9.

Obyektif, akurat.      

10.

Bakat, minat dan temperamen kerka.      

 

 

b.  Untuk Jaminan Kualitas.  ( Quality Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Kualitas. Benar Salah Keterangan

1.

Penerimaan / kesadaran/ kemauan..      

2.

Partisipasi/ kepatuhan, ikut secara aktif.      

3.

Penilaian / penentuan sikap.      

4.

Organisasi / bertanggung jawab.      

5.

Pembentukan pola /disiplin pribadi.      

 

Rentang nilai sikap dengan pengamatan langsung untuk memenuhi jaminan keamanan ( saffety insurance ) dan jaminan kualitas ( quality insurance ), yaitu :  0 (nol) – 1 (satu). Pada setiap soal sikap kerja yang dinyatakan benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan yang dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

2). Wawancara dan /atau Tes  Tertulis Sikap Kerja.

 

Wawancara dan / atau Tes tertulis tentang pemahaman atau pengetahuan  materi sikap kerja untuk jaminan keselamatan dan jaminan kualitas (Saffety and Quality Insurance) dalam aktivitas tugas pekerjaan / perintah elemen kompetensi sesuai kriteria unjuk kerja setiap unit kompetensi, agar kinerja seseorang (anda) meningkat  lebih baik lagi.

 

Wawancara atau tes tertulis dapat  dalam satu  atau beberapa bentuk tes obyektif materi sikap kerja, mempunyai rentang nilai 0 (nol) – 1 (satu).

 

Setiap   soal   pertanyaan   yang   dinyatakan  benar   (kompeten)   mempunyai nilai  1 (satu)   dan   yang   dinyatakan   salah   (belum kompeten)     mempunyai nilai  0 (nol).

 

 

Hasil nilai sikap kerja dapat  diperoleh dengan kombinasi pengamatan sikap kerja berdasarkan atas instruksi sikap kerja   dengan tes tertulis, yaitu :

 

 

  • Nilai akhir sikap kerja  =  Nilai pengamatan benar  + Nilai  tertulis benar

2.

1  +   1

=     ———–      =     1  (satu) /   atau kompeten.

2.

  • Atau nilai akhir sikap kerja tertulis  benar = 1 (satu) / atau kompeten

 

 

  • Atau nilai akhir hasil pengamatan sikap kerja  benar  = 1 (satu) / atau kompeten

BAB II

PELAKSANAAN PENILAIAN

 

 

2.1        Kunci Jawaban Tugas Teori

 

Soal

Nomor

Kunci  Jawaban  Tugas  tertulis.

Keterangan  Nilai

a

b

c

d

Benar

Salah

1.

X

   

2.

X

   

3.

X

   

4.

X

   

5.

X

   

6.

X

   

7.

X

   

8.

X

   

9.

X

   

10.

X

   

11.

X

   

12.

X

   

13.

X

   

14.

X

   

15.

X

   

16.

X

   

17.

X

   

18.

X

   

19.

X

   

20.

X

   

21

X

   

22

X

   

23

X

   

24

X

   

25

X

   

 

 

2.2     KUNCI  JAWABAN  TUGAS UNJUK KERJA. (  Seri.  A  )

 

1.  TUGAS 1 :       Buatlah contoh penjadwalan produksi animasi sesuai dengan yang disarankan! (Boleh menggunakan Gantt chart atau jurnal biasa) (KUK 1.4, 1.5)

Waktu  :  10.  menit.

 

2. Standar Kriteria :

    Terinci sesuai dengan yang disarankan di buku informasi

 

  

3. Instruksi Kerja     :    Membuat contoh penjadwalan produksi animasi sesuai dengan yang disarankan! (Boleh menggunakan Gantt chart atau jurnal biasa) (KUK 1.4, 1.5)

 

4.Jawaban Tugas 1   : 

 

Contoh bagan yang untuk penjadwalan:

Aktivitas Februari 2007 Maret 2007
…… 21 22 23 24 ,..   30 1 2 3 4 5 6    
Narasi                                
Menggambar animasi                                
…..                                
…….                                

 

Contoh jurnal :

Minggu pertama, 22 Januari 2007
  • Rapat pertama
  • Pengembangan konsep
  • Tema dan topik
Minggu kedua, 29 Januari 2007
  • Mengumpulkan topik
  • Memilih topik akhir
Minggu ketiga, 5 Februari 2007
  • Membuat ringkasan kasar topik atau ide
Minggu keempat, 12 Februari 2007
  • Menjual konsep, menulis proposal diajukan ke studio dan presentasi
  • (tidak diperlukan jika bukan untuk diterbitkan umum)
Minggu kelima, 19 Februari 2007
 
Minggu keenam, 26 Februari 2007
 
Minggu ketujuh, 4 Maret 2007
  • Tahap produksi, jika memakai studio harus membawa dan memperlihatkan semua dokumentasi dan staf studio akan membantu dalam pemilihan dan perencanaan kedepannya
Minggu kedelapan,11 Maret 2007
 
Minggu kesembilan, 18 Maret 2007
 
Minggu kesepuluh, 25 Maret 2007
 
Minggu kesebelas, 1 April 2007
 
Minggu keduabelas, 8 April 2007
 
Minggu ketigabelas, 15 April 2007
 
Minggu keempatbelas, 22 April 2007
 
Minggu kelimabelas, 29 April 2007
 
Minggu keenambelas, 6 April 2007
  • Dirilis

 

 

1.  TUGAS 2 :       Buatlah sebuah storyboard dengan tema iklan penjualan mobil ! (Silakan menyesuaikan dengan template yang dirasa sesuai) (KUK 1.2, 1.5, 1.6, 2.1 & 2.2)

Waktu  :  10.  menit.

 

2. Standar Kriteria :

    Terinci sesuai dengan yang disarankan di buku informasi

 

  

3. Instruksi Kerja     :    Membuatlah sebuah storyboard dengan tema iklan penjualan mobil ! (Silakan menyesuaikan dengan template yang dirasa sesuai) (KUK 1.2, 1.5, 1.6, 2.1 & 2.2)

 

4.Jawaban Tugas 2   : 

2.3     KUNCI  JAWABAN  TUGAS  SIKAP  KERJA. (  Seri .  A  )

 

 

1. TUGAS 1.  :

      Waktu  :  8.  menit.

 

2. Standar Kriteria : Sesuai dengan contoh pada buku informasi

 

3.  Instruksi Sikap Kerja : Membuat anggaran informasi yang diperkirakan dalam produksi storyboard

 

4. Jawaban Tugas 1  : 

 

Pengeluaran Produksi

Pengeluaran untuk produksi haruslah diperhatikan karena merupakan hal yang terpenting dalam sebuah proyek. Contoh daftar:

  • Akuntan [$20/jam]
  • Ahli Komputer [$30/jam]
  • Sutradara [$65/jam berdasar standar per hari]
  • Dokumenter [$30/jam]
  • Musisi [$15/jam berdasar standar per hari]
  • Narator [$10/jam berdasar standar per har]
  • Perencana [$30/jam]
  • Produser [$65/jam berdasar standar per har]
  • Editor Produk [$100/jam]
  • Ahli Rekam [$30/jam]
  • Koordinator Tempat [$20/jam]
  • Teks Editor [$20/jam]
  • Penulis [$30/jam]
  • Termasuk beberapa peralatan atau bahan lainnya

Contoh :

Title: “Understanding Your Automobile” Date: 2/2/07
Producer: Jane Crankshaft Type: Preliminary

 

  Qty Hrs Unit Total Cost
Concept/Scriptwriting:
Producer 1 80 65 5,200
RFP 10 1,740
Content Writing 15 900
Production:
Director 1 65 65 4,225
Accountant 1 8 20 160
Artist 2 50 30 1,500
Narrator 1 4 10 40
Administrative/Miscellaneous:
Equipment Rental 30 430
Consulting Fees 3 12 40 480

Total…

  $14,675

 

1. TUGAS 2.  :

      Waktu  :  7.  menit.

 

2. Standar Kriteria : Sesuai dengan contoh pada buku informasi

 

3.  Instruksi Sikap Kerja : Menjalankan tahapan pembuatan storyboard.

 

4. Jawaban Tugas 2  : 

  1. Orang yang terkait dikoordinasikan untuk menginterpretasikan dan memastikan syarat-syarat animasi sehingga syarat-syarat teknis, produksi atau skrip / teks terefleksi dalam storyboard.
  2. Ikut dalam pertemuan konsep awal agar syarat-syarat produk animasi dapat dibahas.
  3. Membuat Anggaran untuk produksi.
  4. Batas tanggal produksi dari storyboard ditentukan.
  5. Cakupan storyboard direncanakan dalam:
  • Outline rincian naskah.
  • Detail grafik dan visual dalam naskah.
  • Batasan produksi.
  1. Syarat-syarat dan standarisasi storyboard disepakati dengan personil yang sesuai.

 

 

Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Tugas  Sikap   Kerja :

( Seri  A )

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu, sebelum ditandatangani.

 

No. Uraian Pertanyaan Tugas  Sikap  Kerja, Seri  A. Benar Salah

1.

2.

 

 

 

Apakah pertanyaan No.1 sampai No.2, Seri A  telah di jawab dengan benar ?

Keterangan

 

 

Total  waktu

15  menit.

 

1. Nama Peserta pelatihan :   ……………………………

 

Tanda tangan Peserta     :   ……………………………

 

2. Nama Penilai                   :    ……………………………

 

Tanda tngan Penilai         :   ……………………………

 

Catatan Penilai :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.4        Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik)

 

TUGAS – TUGAS YANG DITAMPILKAN

KOMPETEN

BELUM

KOMPETEN

TANGGAL

1 Pengenalan Animasi      
2 Mengetahui tim kerja produksi animasi      
3 Menjelaskan tahap-tahap produksi animasi      
4 Mengetahui format storyboard      
5 Membuat storyboard sendiri      

 

 

 

 

2.5 CHECK LIST TEORI DAN PRAKTEK

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani

 

No.

Uraian   Materi  Check  List.

Penge-

tahuan

Keterampilan

Sikap

Kerja.

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

1.

2.

3.

4.

5.

 

 

1. Menentukan syarat-syarat storyboard

 1. Apakah peserta pelatihan sudah membaca buku manual ?

2.

Apakah peserta pelatihan sudah mengenal apa itu animasi ?

3.

Apakah peserta pelatihan mengetahui jenis-jenis animasi ?

4.

Apakah peserta pelatihan mengenal storyboard ?

5.

Apakah peserta pelatihan mengetahui fungsi storyboard ?

6.

Apakah peserta pelatihan dapat menjelaskan tahap produksi animasi ?

7.

Apakah peserta pelatihan dapat mendeskripsikan kerja tim produksi ?

  Apakah peserta pelatihan dapat membuat daftar tim kerja dalam produksi animasi ?

8.

Apakah peserta pelatihan sudah mengetahui fungsi anggota dalam profesi tim kerja produksi animasi ?

2. Membuat storyboard

1.

Apakah peserta pelatihan bisa membuat bagan jadwal perencanaan ?  

2.

Apakah peserta pelatihan bisa membuat storyboard sendiri ?  

3.

Apakah peserta pelatihan mengerjakan soal di buku kerja ?  

4.

Apakah peserta pelatihan mengerti tentang hal yang disampaikan pelatih ?  

5.

Apakah peserta pelatihan aktif bertanya?  

6.

Apakah peserta sudah mengikuti prosedur sebelum identifikasi ?  

7.

Apakah peserta pelatihan sudah mengumpulkan, menganalisa, dan mengelompokkan semua informasi menurut prosedur dan criteria yang sudah ditentukan ?  

8.

Apakah peserta pelatihan sudah memberikan ide dan informasi yang tepat sesuai dengan  standard  yang dibutuhkan ?  

9.

Apakah peserta pelatihan menggunakan sumber-sumber yang menguntungkan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan ?  

 

 

2.6   LEMBAR  HASIL  PENILAIAN

 

- Unit Kompetensi           :  Membuat storyboard untuk animasi

 

- Kode Unit Kompetensi   :   TIK.MM02.011.01

 

 

- Nama Peserta Pelatihan :   ……………………………………………………

 

- Nama Pelatih                :   …………………………………………………….

 

 

- Kompetensi yang dicapai         :   Kompeten  :                   /  Belum Kompeten  :

 

-          Umpan Balik Untuk Peserta Pelatihan :

 

 

 

 

 

 

Tanda  tangan peserta   :

 

 

Peserta sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alas an-alasan pengambilan keputusan  dari penilai.

 

Tanda tangan Penilai :

 

 

Tanggal :

 

Saya sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasa n pengambilan keputusan tersebut.

 

Tanda tangan Peserta Pelatihan :

 

 

Tanggal :

 

 

 

Buku-buku referensi untuk pelatihan yang telah direkomendasikan :

 

  1. A.   Data Buku  Manual :

 

  1. Vaughan, Tay. (2003). Multimedia: Making It Work. 6. McGraw-Hill Internat.
  2. McGloughlin, Stephen. (2001). Multimedia: Concepts and Practice. Prentice Hall Intern.
  3. Hofstetter, Fred T. (2001). Multimedia Literacy. 3. McGraw-Hill Internat.
  4. Dastbaz, Mohammed. (2003). Designing Interactive Multimedia Systems. McGraw-Hill Internat.
  5. England, Elaine dan Andy Finney. (1999). Managing Multimedia: Project Management for Interactive Media. 2. Addison Wesley.

 

 

B. Data Buku Pendukung Teori.

 

- Lihat pada Modul Buku Informasi Membuat Storyboard untuk Animasi

 

C. Website Yang Dapat Dikunjungi.

 

LEMBAR PENILAIAN

 

Tanggal : ……………………………….

 

 

Peserta pelatihan telah dinilai

 

 

 

 

 

KOMPETEN                                              BELUM KOMPETEN

 

 

 

 

Nama Peserta Pelatihan                              Nama Penilai

 

 

 

 

……………………………..                            ……………………………..

Tanda Tangan                                          Tanda Tangan

 

 

 

 

Komentar / Saran

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

Testimoni

Advertisement
  1. Toko Kain Batik Cap Terbaik di Solo
  2. Toko Baju Batik Terbaik di Solo
  3. Aneka Kain Batik dengan Harga Murah
  4. Baju Batik Sarimbit Terbaik
  5. Dapatkan Kain Batik Berkualitas dengan Diskon 25%
  6. Aneka Baju Batik Seragam Kantor
  7. Pembuatan Seragam Batik Berlogo
slideseragambatik
Filed under : blog, tags: