Advertisement
loading...

l

 

Advertisement

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

 

 

MEMBUAT LAPORAN KERJA PERAKITAN, PERAWATAN DAN PERBAIKAN

TIK.CS01.010.01

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

Daftar Isi                                                                                                        1

 

BAB I  4

PENGANTAR  4

1.1  Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi 4

1.2 Penjelasan Modul 4

1.2.1 Desain Modul 4

1.2.2 Isi Modul 5

1.2.3 Pelaksanaan Modul 5

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini 6

1.4 Pengertian Istilah-istilah  6

 

BAB II  8

STANDAR KOMPETENSI  8

2.1 Peta Paket Pelatihan  8

2.2 Pengertian Unit Standar 8

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari 8

2.3.1 Kode dan Judul Unit 9

2.3.2 Deskripsi Unit 9

2.3.3 Elemen Kompetensi 9

2.3.4 Batasan Variabel 10

2.3.5 Panduan Penilaian  11

2.3.6 Kompetensi Kunci 12

 

BAB III  13

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN  13

3.1 Strategi Pelatihan  13

3.2 Metode Pelatihan  14

 

BAB IV  15

MATERI UNTI KOMPETENSI  15

MEMBUAT LAPORAN KERJA PERAKITAN, PERAWATAN DAN PERBAIKAN  15

4.1 Tujuan Instruksional Umum   15

4.2 Tujuan Instruksional Khusus 15

4.3 Uraian Singkat Materi : 16

4.4 Beberapa Pengertian dalam Unit Kompetensi ini : 16

4.5 Informasi masing-masing elemen kompetensi 16

4.5.1 Menyiapkan pembuatan laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan  16

4.5.2 Membuat laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan  20

4.5.3 Memeriksa hasil pembuatan laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan  21

 

BAB V  29

SUMBER- SUMBER YANG DIPERLUKAN  29

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI  29

5.1 Sumber Daya Manusia  29

5.2 Literatur 30

 

DAFTAR PUSTAKA  32

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1  Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berbasis kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan secara kompeten. Lalu, apa arti kompeten di tempat kerja?

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, berarti Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif di tempat dimana Anda bekerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui dan ditetapkan.

 

1.2 Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

 

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan pseserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

1.2.1 Desain Modul

Modul ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual / mandiri:

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual / mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur / sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.2 Isi Modul

Modul ini terdiri dari 3 bagian, antara lain sebagai berikut:

 

Buku Informasi

Buku informasi merupakan sumber materi pelatihan bagi pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Konvensional maupun Pelatihan Individual/Mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami materi/informasi yang disajikan.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memantau pencapaian ketrampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.3 Pelaksanaan Modul

Pada Pelatihan Klasikal/Konvensional, pelatih akan:

-      Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-      Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-      Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-      Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/ tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan Individual/Mandiri, peserta pelatihan akan:

-      Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

-      Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

-      Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

-      Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

-      Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah:

  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama, atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama, atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4 Pengertian Istilah-istilah

Berikut adalah pengertian dari beberapa istilah yang digunakan dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi, antara lain:

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta ketrampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

 

Kompetensi Kerja

Kompetensi  Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu  yang mencakup aspek  pengetahuan ,  keterampilan dan sikap kerja  yang sesuai dengan standar yang ditetapkan

 

Pelatihan Berbasis Kompetensi Kerja

Pelatihan Berbasis Kompetensi Kerja adalah  pelatihan kerja yang menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja.

 

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan / atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Sertifikasi Kompetensi Kerja

Sertifikasi kompetensi Kerja adalah proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sitematis dan obyektif melalui uji kompetensi sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia, standar internasional dan /atau standar khusus.

 

Sertifikat Kompetensi Kerja

Sertifikat Kompetensi Kerja adalah bukti tertulis yang diterbitkan oleh lembaga sertifikasi profesi terakreditasi yang menerangkan bahwa seseorang telah menguasai kompetensi kerja tertentu sesuai dengan SKKNI.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1 Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini bertujuan untuk mencapai satu unit kompetensi. Adapun kompetensi ini termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. TIK.CS01.010.01     Membuat Laporan Kerja Perakitan, Perawatan dan

Perbaikan

 

2.2 Pengertian Unit Standar

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apakah yang akan anda pelajari dari Unit Kompetensi ini ?

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari pemrograman data deskripsi lanjut untuk melengkapi pengetahuan yang telah Anda kuasai pada pelatihan mengenai pemrograman data deskripsi dasar sebelumnya.

 

Berapa lama unit kompetensi ini dapat diselesaikan ?

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan bagi semua pengguna terutama yang tugasnya berkaitan dengan persiapan identifikasi, mengidentifikasi dan memeriksa identifikasi dari perangkat penyusun komputer.

 

Berapa banyak/kesempatan yang anda miliki untuk mencapai kompetensi ?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

2.3.1 Kode dan Judul Unit

Kode Unit     : TIK.CS01.010.01

Judul Unit     : Membuat Laporan Kerja Perakitan, Perawatan dan Perbaikan

 

2.3.2 Deskripsi Unit

Unit kompetensi ini berkaitan dengan tindakan membuat laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan meliputi menyiapkan pembuatan laporan kerja, membuat laporan kerja dan memeriksa hasil pembuatan laporan kerja. Unit kompetensi ini diperlukan untuk mengetahui hasil kerja perakitan, perawatan dan perbaikan sehingga dapat digunakan sebagai acuan pelaksanaan perakitan, perawatan dan perbaikan selanjutnya.

 

 

2.3.3 Elemen Kompetensi

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01 Menyiapkan pembuatan laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan 1.1   Judul dan tujuan pembuatan laporan kerja ditentukan.

 

1.2   Bahan/referensi lain yang mendukung dalam pembuatan laporan kerja disiapkan.

 

1.3   Buku atau referensi lain tentang cara atau metode pembuatan laporan kerja yang baik dan benar dibaca.

 

1.4   Data atau catatan ( mengenai analisa, kerusakan, perbaikan dll ) dari hasil pelaksanaan perakitan, perawatan dan perbaikan disiapkan.

 

1.5   Perangkat pendukung (komputer) dalam pembuatan laporan kerja disiapkan.

 

02 Membuat laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan 2.1   Komputer dinyalakan dan diidentifikasi tidak ada error.

 

2.2 Software word processing dibuka.

 

2.3   Semua referensi yang mendukung, data maupun catatan hasil pelaksanaan kegiatan perakitan, perawatan dan perbaikan diketik.

 

2.4   Laporan disusun sesuai dengan format/susunan yang telah dibuat.

 

03 Memeriksa hasil pembuatan laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan 3.1  Laporan kerja yang sudah diketik diperiksa (susunan laporan, halaman, font, paragraf dll) dan diidentifikasi tidak ada kesalahan.

 

3.2  Laporan kerja yang sudah diperiksa kebenarannya dicetak.

 

3.3  Laporan kerja yang sudah dicetak disusun sesuai dengan urutan halaman dan dijilid.

 

3.4  Laporan kerja yang sudah dijilid diperiksa kembali dan disimpan pada tempat yang aman, bersih dan mudah dijangkau.

 

 

 

2.3.4 Batasan Variabel

Batasan variabel unit kompetensi ini adalah sebagai berikut:

1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

 

2. Sumber tenaga manusia dan peralatan mungkin beragam dari satu sektor industri ke industri lain dan mungkin mencakup:

2.1    Jenis komputer dan spesifikasi komputer.

2.2    Perangkat peripheral komputer.

2.3    Jumlah atau besar sistem.

2.4    Beban kerja tiap perangkat.

2.5    OS yang digunakan.

2.6    Tools yang digunakan.

 

3.   Rincian biaya meliputi:

3.1   Waktu pelaksanaan

3.2   Peralatan

3.3   Jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang digunakan

3.4   Penyedian barang yang dapat dikonsumsi

 

4.  Kemungkinan-kemungkinan itu meliputi:

4.1   Kesulitan teknis

4.2   Pertimbangan hubungan industri

4.3   Sakit/kecelakaan/kejadian-kejadian

4.4   Hal-hal lain yang terkait dengan sektor

 

5.   Tenaga kerja yang relevan meliputi:

5.1   Teknisi Perakitan Komputer.

5.2   Teknisi Perawatan Komputer.

5.3   Teknisi Perbaikan Komputer.

 

2.3.5 Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari :

  1. 1.   Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, memerlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini :

 

1.1          Pengetahuan dasar

1.1.1   Pengetahuan menyeluruh sektor industri.

1.1.2 Format penyajian proposal/tender efektif yang tepat.

 

1.2                 Keterampilan dasar

1.2.1    Komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan tertulis .

1.2.2    Pemahaman dokumen secara akurat

  1. 2.   Konteks penilaian

Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara teori dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.

 

  1. 3.   Aspek penting penilaian

Aspek yang harus diperhatikan :

3.1   Suatu proposal/tender produksi yang efektif, lengkap, dan disajikan dengan baik yang memenuhi semua spesifikasi laporan.

3.2   Proses pekerjaan yang sesuai untuk pengembangan proposal atau tender.

 

  1. 4.   Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1   Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1    TIK.CS01.009.01   Melakukan Inventarisasi Software.

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu / khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

2.3.6 Kompetensi Kunci

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

2

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

2

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

2

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

1

7

Menggunakan teknologi

1

 

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

 

3.1 Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu Sistem Berbasis Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2 Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk datang bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNTI KOMPETENSI

MEMBUAT LAPORAN KERJA PERAKITAN, PERAWATAN DAN PERBAIKAN

 

 

4.1 Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu menceritakan dan menjelaskan tentang pembuatan laporan kerja
  • Siswa dapat  membuat laporan kerja sesuai yang diinginkan

 

 

4.2 Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat menjelaskan persiapan untuk membuat laporan kerja
  • Siswa mengerti bagaimana bentuk sebuah laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan
  • Siswa mengetahui dan mampu memeriksa hasil pembuatan laporan kerja
  • Siswa dapat menggunakan laporan untuk mengetahui hasil kerja perakitan, perawatan dan perbaikan

 

4.3 Uraian Singkat Materi :

Membuat Laporan Kerja Perakitan, Perawatan dan Perbaikan

 

Sekilas Tentang Definisi Laporan Kerja

Sebuah laporan adalah bentuk khusus tulisan yang diorganisasi sedemikian rupa dalam mengidentifikasi dan menganalisis berita, kejadian atau penemuan yang telah terjadi secara aktual seperti kejadian yang terjadi dalam suatu organisasi atau penemuan dari sebuah penelitian. Kejadian-kejadian ini mungkin berhubungan dengan kejadian atau informasi yang telah dipresentasikan dalam suatu bentuk literatur. Kunci untuk menulis laporan adalah menginformasikan pembaca secara sederhana dan objektif tentang semua isu yang berhubungan.

 

4.4 Beberapa Pengertian dalam Unit Kompetensi ini :

 

Beberapa pengertian yang dipergunakan di dalam unit kompetensi ini, yaitu :

a. Font, adalah sekumpulan grafik yang membentuk huruf dan tulisan yang sedemikian rupa sehingga mempunyai jenis tulisan yang unik dan menarik.

b. Akronim, adalah sebuah singkatan yang menjadi sebuah kata tersendiri. Contoh : Sinetron – sinema elektronik, Asbun – asal bunyi, Kades – Kepala Desa, dan lain sebagainya.

c. Bold, adalah jenis huruf yang dicetak tebal.

d. Italics, adalah jenis huruf yang dicetak miring.

e. Underline, adalah jenis huruf yang digarisbawahi.

 

4.5 Informasi masing-masing elemen kompetensi

4.5.1 Menyiapkan pembuatan laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan

 

1)  Pengetahuan kerja

 

Menulis surat, laporan, catatan dan bentuk komunikasi lainnya merupakan ketrampilan untuk bisnis dan kehidupan pribadi. Surat yang bagus membantu mencapai hasil sementara yang jelek membuat gagal. Orang menilai yang lain atas kualitas dari tulisan mereka, jadi sangat membantu jika dapat menulis dengan baik. Di sini ada beberapa tips sederhana untuk menulis berbagai macam tulisan termasuk laporan:

 

  • Umumnya, apapun yang anda tulis, haruslah langsung ke inti permasalahan, jelas dan sederhana. Hindari pengantar yang panjang dan jangan menghabiskan waktu menjelaskan latar belakang dan sebagainya.

 

  • Pakailah bahasa yang pembaca anda mengerti.

 

  • Hindarilah kesalahan penyusunan kalimat karena dapat membuat kalimat terasa ambigu sehingga menyebabkan salah persepsi bagi pembaca.

 

  • Hindari akronim dan penyingkatan kata  kecuali sangat penting dan diperlukan.

 

  • Jenis font / bentuk tulisan akan memberikan gambaran yang berbeda. Jenis font Sans serif (seperti Arial, Helvetica dan Tahoma) kelihatan bersifat modern dan memberikan kesan modern. Jenis font Serif (seperti Garamond, Goudy dan Times New Roman), kelihatan tua dan cenderung memberikan kesan kurang modern.

 

  • Hindari jenis font yang terlalu rumit. Memang terlihat praktis dan inovatif tetapi akan sulit untuk dibaca dan beberapa diantaranya tidak mungkin terbaca.

 

  • Gunakan ukuran 10 – 12 untuk badan tulisan atau teks. Ukuran 14-20 dapat digunakan untuk judul, boleh ditebalkan dan untuk sub judul ukuran 10-12 ditebalkan.

 

  • Semua materi cetak akan terlihat berantakan jika menggunakan lebih dari dua jenis font yang berbeda dan dua jenis ukuran yang berbeda. Umumnya lebih sedikit lebih bagus.

 

  • Teks hitam pada latar putih adalah warna kombinasi yang paling mudah terbaca. Hindarilah jika mungkin untuk memakai latar berwarna dan hitam.

 

  • Hindari grafik atau gambar di latar yang ada dibelakang teks

 

  • Italics kurang mudah dibaca juga jenis yang terlalu tebal.

 

  • Jika aturan diatas harus dilanggar, lakukanlah hanya pada judul tulisan

 

  • Batas kata untuk menarik perhatian pada judul adalah tidak lebih dari 15 kata.

 

  • Buatlah posisi judul di antara 1/3 dari halaman di atas. Hal ini adalah tempat dimana mata secara alamiah mulai melihat lembaran.

 

  • Gunakan posisi rata kiri teks karena jenis ini yang paling mudah dibaca.

 

  • Hindari jenis rata kiri dan kanan karena akan menciptakan spasi antar kata yang tidak seimbang dan akan lebih sulit dibaca.

 

  • Ingatlah untuk menggunakan komunikasi tertulis yang efektif sehingga pembaca dapat mengerti dalam kata yang sesedikit mungkin.

 

Saran untuk Menulis Laporan Jika Tidak Yakin Apa Yang Diperlukan Didalamnya

 

Jika dihadapkan dengan tugas menulis sebuah laporan dan tidak yakin bagaimana menuliskannya, disini ada beberapa tips yang dapat dipraktekkan. Sangatlah umum jika diminta untuk menulis laporan dalam bisnis dan organisasi untuk semua jenis alasan. Kadangkala laporan diperlukan untuk alasan yang bagus namun ada juga yang hanya membuang waktu. Kadangkala laporan diminta sesuai dengan bentuk dan kriteria yang jelas, namun kebanyakan tidak ada ketentuan tetap. Penulis akan menghabiskan berhari-hari mengeluhkan bagaimana laporan tersebut harus mencakup ide-ide dan bagaimana laporan tersebut akan terlihat, sepanjang apakah harus ditulis, atau apakah harus memasukkan rekomendasi atau haruskah dimasukkan informasi detail dan sebagainya. Semua kebingungan ini tidaklah perlu dan dapat dihindari dengan mempertanyakan beberapa pertanyaan mudah.

 

Kebanyakan orang yang baru terhadap penulisan laporan berpikir bahwa bertanya tentang bagaimana bentuk laporan adalah hal yang pantang karena akan membuatnya terlihat tidak yakin dan tidak mampu. Tetapi kenyataannya sebelum menulis laporan, penulis harus selalu pertama mencari klarifikasi apa yang tepatnya dibutuhkan. Jika permintaan untuk sebuah laporan tertulis tidak jelas, carilah klarifikasi. Orang yang berpengalaman bertanya dan mencari klarifikasi setiap kali, hal itu tepat dan logis untuk dilakukan.

 

Melihat sampel laporan dari industri atau organisasi lain tidak selalu berguna. Sampel laporan dari situasi yang berbeda menjadi salah karena tidak sesuai. Sampel laporan yang bagus sebenarnya sangat sulit dicari karena kebanyakan diperuntukan untuk komersial atau alasan kerahasiaan. Yang paling penting adalah bertanya kepada bos atau klien (siapapun yang meminta laporan) tentang format ideal dan jika memungkinkan bertanya tentang contoh apa yang dapat menjadi format ideal yang cocok untuk mereka. Diskusikan spesifikasi dengan orang yang meminta laporan – jika mereka juga tidak yakin, kemudian bantulah mereka untuk membuat kriteria dengan pertanyaan yang membantu, seperti :

  • Apakah ada spesifikasi tertulis atau “ bentuk referensi”  untuk laporan ini?
  • Darimana permintaan original untuk laporan datang dan apa yang mereka harapkan dan perlukan?
  • Dapatkah kita mencari sesuatu yang lebih yang diharapkan di laporan ini?
  • Berapa banyak kata atau halaman?
  • Untuk siapa laporan ini dan untuk apa?
  • Apakah mereka ingin rekomendasi atau kesimpulan?

 

 

2) Ketrampilan kerja

- dijelaskan dari KUK, yaitu :

 

2.1 Judul dan tujuan pembuatan laporan kerja ditentukan

Apakah anda yakin yang ditulis adalah sebuah laporan? Jika benar, haruslah terlebih dahulu mengerti apa yang dimaksud dengan laporan.

  • Sebuah laporan adalah penulisan formal tentang sebuah pengalaman praktek, proyek atau investigasi penelitian

 

  • Sebuah laporan akan menjelaskan bagian yang dipresentasikan dalam format standar yang digunakan untuk memberitahukan pembaca apa yang telah dilakukan, mengapa dan bagaimana dan apa yang ditemukan.

 

  • Sebuah laporan ditulis dengan anggapan bahwa pembaca tidak mengetahui penelitian atau eksperimen anda.

 

  • Laporan ditulis dengan penjelasan yang cukup sehingga jika seseorang membacanya akan mampu mereplikasi percobaan anda dengan serupa.

 

Diyakinkan anda harus mengetahui apa yang anda tulis. Apakah sudah mengerti instruksi yang telah diberikan? Apakah yang laporan yang ditulis berupa laporan kerja perakitan, perawatan atau perbaikan? Setelah itu tentukan judul dari laporan yang ingin ditulis dan definisikan tujuan dari penulisan laporan tersebut.

 

2.2 Bahan/referensi lain yang mendukung dalam pembuatan laporan kerja disiapkan

Untuk mendukung fakta dan proses penulisan laporan kerja, sebelumnya bahan tulisan maupun referensi dapat dipersiapkan karena dapat digunakan sebagai dasar penulisan laporan. Hal ini dapat dimulai dan diketahui dari pembimbing atau buku panduan yang terdapat struktur penulisan sesuai dengan subjek.

 

2.3 Buku atau referensi lain tentang cara atau metode pembuatan laporan kerja yang baik dan benar dibaca

Anda akan menemukan bahwa sangatlah berguna membaca bagian “Gaya dan Bahasa Penulisan” sehingga akan terasa jelas bagaimana laporan tersebut akan dituliskan. Referensi yang digunakan dapat berupa buku panduan menulis (Dapat ditemukan diperpustakaan atau membelinya di toko buku) atau dapat dilihat pada website yang ada di daftar pustaka.

 

2.4 Data atau catatan ( mengenai analisa, kerusakan, perbaikan dll ) dari hasil pelaksanaan perakitan, perawatan dan perbaikan disiapkan

Setelah mengenal berbagai macam penulisan laporan, format laporan yang akan digunakan serta kegunaan dari laporan, hal selanjutnya yang dilakukan adalah mencari data atau catatan (mengenai analisa, kerusakan dan yang lainnya) dari hasil pelaksanaan perakitan, perawatan dan perbaikan. Dari data yang dikumpulkan maka proses persiapan penulisan laporan kerja hampir mendekati selesai.

 

2.5 Perangkat pendukung (komputer) dalam pembuatan laporan kerja disiapkan

Setelah semua proses persiapan pembuatan laporan di atas telah dilakukan, maka hal terakhir yang disiapkan adalah perangkat pendukung. Dalam hal ini biasanya adalah komputer dengan perangkat lunak Microsoft Office. Perangkat lunak yang paling sering digunakan adalah Microsoft Word. Dalam hal ini, sistem operasi komputer yang digunakan adalah Windows, bisa berupa Windows XP, Windows 2000 ataupun Windows Vista. Jika pada sistem operasi Linux, word prosessor yang sering digunakan berupa Open Office.

 

3) Sikap kerja

- ditunjukkan pada saat pelaksanaan kerja yaitu :

3.1 Menentukan judul dan tujuan laporan kerja

3.2 Mencari referensi untuk mendukung laporan kerja

3.3 Membaca buku referensi supaya dapat membuat laporan kerja dengan benar

3.4 Menyiapkan data terkait untuk menulis laporan kerja

3.5 Menyiapkan perangkat pendukung untuk membuat laporan kerja, seperti komputer, mouse, dan keyboard.

 

4.5.2 Membuat laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan

1)  Pengetahuan kerja

Setelah tahap persiapan pembuatan laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan dilalui, maka akan dilanjutkan ke tahap pembuatan laporan itu sendiri. Sebelumnya buku manual dan referensi harus dibaca terlebih dahulu supaya menghindari kesalahan yang mungkin terjadi di tahap berikutnya.

 

2) Ketrampilan kerja

-dijelaskan dari tiap KUK, yaitu :

 

2.1 Komputer dinyalakan dan diidentifikasi tidak ada error

Hal pertama yang dilakukan untuk memulai penulisan laporan ada memastikan apakah perangkat komputer yang digunakan dapat beroperasi dengan baik. Sebelum menyalakan komputer, periksalah kabel-kabel apakah telah terhubung dengan baik. Kemudian komputer siap dinyalakan. Ketika proses penyalaan komputer berhasil dilakukan, maka dapat diidentifikasikan tidak ada error yang terjadi.

 

2.2 Software word processing dibuka

Bukalah Microsoft Word. Cobalah ketik beberapa kata untuk memastikan apakah keyboard dan mouse berfungsi. Jika semua berhasil dilakukan maka bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya.

 

2.3 Semua referensi yang mendukung, data maupun catatan hasil pelaksanaan kegiatan perakitan, perawatan dan perbaikan diketik

Semua data dan catatan yang telah dianalisis dan dikumpulkan diketikkan pada perangkat lunak Microsoft Word. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, dokumen akan disimpan terlebih dahulu. Save dokumen sesering mungkin sehingga hasil ketikan tidak akan hilang.

 

2.4 Laporan disusun sesuai dengan format/susunan yang telah dibuat.

Setiap laporan kerja mempunyai format yang standar. Di bawah ini ada beberapa contoh laporan yang dapat digunakan sebagai panduan untuk membuat laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan.

 

 

 

3) Sikap kerja

- Ditunjukkan pada saat pelaksanaan kerja :

3.1 Mengidentifikasi komputer bahwa tidak ada error dan siap digunakan

3.2 Membuka perangkat lunak untuk mengetik

3.3 Mengumpulkan semua referensi dan data yang mendukung penulisan laporan kerja

3.4 Menyusun laporan sesuai dengan format standar yang telah ditentukan

4.5.3 Memeriksa hasil pembuatan laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan

 

1)  Pengetahuan kerja

Syarat Umum Laporan :

  • Cetak atau ketik dengan menggunakan jenis teks standar seperti Times New Roman, Geneva, Bookman, Helvetia
  • Tiap paragraf sebaiknya menggunakan 1½ spasi atau 2 spasi dengan ukuran kertas A4, dengan hanya 1 halaman yang diketik (tidak bolak balik).
  • Jumlah halaman harus beraturan
  • Mulailah tiap bagian/judul pada halaman baru
  • Jangan menempatkan sub judul ataupun judul pada bagian bawah halaman, pindahkan ke halaman berikutnya
  • Buatlah tabel atau figur gambar pada sebuah halaman tunggal

 

 

2) Ketrampilan kerja

2.1 Contoh format laporan :

  • Contoh format laporan perawatan komputer :

 

 

Checklist For Computer Maintenance Form

Name of computer  
Form filled out by  
Date  
Type of NIC  
MAC of NIC  
 
Precautions
ࢯ Backups of system partition(s) and data created

Owner requested

Image(s) created:

ࢯ no system backups ࢯ no data backups

ࢯ system partition(s) ࢯ data partition(s)

ࢯ Backups on media (CD, DVD, tape)
ࢯ TCP/IP settings safe
ࢯ see notes ࢯ DHCP ࢯ no dialup ࢯ untouched
Interiors and Cleaning

 

ࢯ Dust removed

ࢯ No loose parts

ࢯ Airflow is O.K.

ࢯ Fans are operating

ࢯ Noise does not indicate hardware failure

ࢯ Noise is all in all low

Basics, BIOS, and Hardware
ࢯ BIOS up-to-date

ࢯ BIOS settings checked and set

ࢯ untouched or

ࢯ Turbo Settings loaded ࢯHDD set to LBA ࢯ HDD S.M.A.R.T. enabled ࢯPassword set

ࢯ 24 hour memory test

ࢯ Laptop’s battery run-time is normal

Viruses, and Malware
ࢯ Off-line virus check and removal

ࢯ Off-line check for malware and removal

ࢯ Checked for rootkits

ࢯ Windows Auto Startup Folders and Registry checked

Hard Disks
ࢯ Acoustic management activated/enabled (knoppix: hdparm -M 128 /dev/hda )

ࢯ Write cache enabled (knoppix: hdparm -W1 /dev/hda )

ࢯ S.M.A.R.T. enabled (knoppix: smartctl -s on /dev/hda )

ࢯ S.M.A.R.T. overall status is PASSED (knoppix: smartctl -a /dev/hda | grep overall )

ࢯ S.M.A.R.T. captive long test completed without errors (knoppix: smartctl -C -t long

/dev/hda )

ࢯ checked with knoppix: badblocks -svw

ࢯ checked with manufacturer’s tool

ࢯ Windows chkdsk /R without bad sectors ࢯ Event Log/Viewer checked (no bad sectors)

 

DVD/RW/Combo Drive(s)

 

ࢯ CD/RW-drive firmware up-to-date

ࢯ DVD-drive firmware up-to-date

 

Windows
ࢯIndexing disabled for hard disk partitions C:, D:, …, Z:

ࢯDMA status of disks checked ࢯ enabled ࢯuntouched

ࢯCPU Fan/Noise + Temperature tested with Scientific Calc of 120000!

ࢯTime is set and in sync with timeserver(s)

ࢯUnnecessary automaticly starting applications removed

 

Windows Software Updates

 

ࢯ Windows Updatesࢯautomatic updates enabled

ࢯ OpenOffice and MS Office Updates

ࢯ Virus definitions ࢯ automatic updates enabled

ࢯ Personal Firewall

ࢯ PuTTY SSH Client

ࢯ Mozilla Firefox

ࢯ Flash and Shockwave (Plugins)

ࢯ Java JRE

ࢯ SSH Secure Shell

ࢯ VNC Server

ࢯ CD+DVD Burning Software

ࢯ Jellicles:

ࢯ IrfanView ࢯ WinAMP ࢯ AntiMalWare

 

Clearance
ࢯ Unused software removed

ࢯ Temporary files removed, Recycle Bin and caches emptied (dclean)

ࢯ Windows partitions defragmented

Finish, and Cleaning

ࢯ Laptop’s battery not empty

ࢯ Periphery devices clean

ࢯ Monitor ࢯ PC case ࢯ Keyboard ࢯ Mouse

ࢯ No discs left in any drives ;-)

Documentation And Backups
ࢯ Image of system partition created

ࢯ System Information saved (eNTennfo :)

ࢯS.M.A.R.T. report saved

ࢯ PC inventory card updated

ࢯ … and filed and ࢯ copy attached to or put into computer

ࢯ Windows Event Log/Viewer checked

ࢯ TCP/IP, proxy, and dialup settings restored

ࢯ _____________________________________________________

ࢯ _____________________________________________________

ࢯ _____________________________________________________

ࢯ _____________________________________________________

 

Summary
ࢯ Computer is in good condition

ࢯ Computer needs some repairing

  • Contoh laporan kerja perbaikan sederhana:

 

AHS Computer Troubleshooting Checklist Form

Stay relaxed.

Explain exactly what the problem is? _____________________________________

Has it ever worked before? _________

If yes, when was the last time it worked? _________________________________

What has changed since it worked? ______________________________________

 

Cables/Electrical

√ Are all of the cables plugged in firmly?

√ Is the computer plugged in?

√ Is the power strip on?

√ Does the electrical outlet work?

√ Exchange it with cables that work.

 

Disk Drives – CD-ROM Drives

√ Is there anything stuck in the drives?

√ Does the caddy come out?

 

Computer

√ Is the power switch on?

√ Have you tried restarting the computer?

Monitor

√ Is the power switch on?

√ Is the brightness or contrast adjusted?

√ Is the horizontal or vertical contrast adjusted?

 

Printer

√ Are there error messages on the printer?

√ Is the printer online and ready to print?

√ Can you print anything else from another program?

√ Have you tried to print the document on another computer and/or printer?

√ Have you turned off the printer and turned it back on?

√ Did you look in the print monitor of the computer to see if there is a problem?

 

Software

√ Is the software compatible with the system and/or printer?

√ Are you selecting the correct features?

√ Have your read the manual?

 

Login to System

√ Is your username typed correctly – upper case and lower case are important?

√ Is your password typed correctly – upper case and lower case are important?

√ Is the Caps lock down?

√ Did you change your password recently?

 

If you have tried all of these things, put the problem in your log book and contact your Technology Coach.

 

The problems that occur :

Fixing done :

Summary :
 

 

 

Techinician’s Name :  
Form filled by :  
Date of checking error :  
Date of fixing error :  
Date of ready :  

 

  • Contoh laporan kerja perakitan sederhana :

 

Laporan Kerja Perakitan Komputer

Laporan ini diisi oleh :  
Tanggal pengerjaan :  
Yang mengerjakan perakitan :  
Persiapan perakitan :
 

ࢯ 1. Persiapkan peralatan seperti obeng (+)dan(-)

ࢯ 2. Apakah komputer telah dalam keadaan off ?

ࢯ 3. Magnet telah dijauhkan dari harddisk.

ࢯ 4. Segala macam cairan telah dijauhkan dari komputer dan komponennya.

ࢯ 5. Manual dibaca terlebih dahulu

 

Menginstall Processor :
ࢯ 1. Manual telah dibaca.

ࢯ 2. Socket telah sesuai dengan yang digambar kemudian dipasang

ࢯ 3. Heatsink telah dipasang pengikatnya dengan benar

ࢯ 4. Kabel kipas telah dipasang dengan benar

Menginstall Memori :
ࢯ 1. Jumlah slot diperhatikan apakah telah sesuai?

ࢯ 2. Cetakan RAM telah diperiksa dan disesuaikan kemudian dipasangkan memori

ࢯ 3. Apakah telah dikunci dengan benar?

Menginstall AGP Card :
ࢯ 1. AGP Port dicari, kemudian memasangkan AGP Card

ࢯ 2. Slotnya telah sesuai

ࢯ 3. Telah dikunci dengan benar

Menginstall HardDisk :
ࢯ 1. Manual dibaca terlebih dahulu

ࢯ 2. Port IDE ditemukan kemudan pasang kabel pada IDE connector sesuai dengan warnanya

ࢯ 3. Kabel supply dipasangkan pada socket power supply

Mengaktifkan Komputer :
ࢯ 1. Power Supply telah dipasang dengan benar

ࢯ 2. Monitor telah dihubungkan ke power supply

ࢯ 3. Setting BIOS setelah baca manual

Kesimpulan :
ࢯ Komputer telah menyala dan dirakit dengan benar

ࢯ Komputer tidak menyala dan kemungkinan ada kesalahan yang terjadi

 

Kesalahan yang terjadi jika komputer tidak menyala :
ࢯ Memori tidak dipasang dengan benar

ࢯ Kabel tidak dipasang dengan benar

ࢯ _______________________________

ࢯ _______________________________

 

Perbaikan yang dilakukan :
ࢯ _______________________________

ࢯ _______________________________

ࢯ _______________________________

 

 

2.2 Laporan kerja yang sudah diketik diperiksa (susunan laporan, halaman, font, paragraf dan lainnya) dan diidentifikasi tidak ada kesalahan

Setelah semua laporan diketik dan disimpan secara softcopy di hard disk komputer ataupun direkam ke dalam cd, disarankan untuk diperiksa kembali, baik ejaan kata maupun isi dari laporan apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan. Hal yang perlu diperiksa ulang:

  • Apakah font yang digunakan sudah sesuai?
  • Apakah warna font yang digunakan sudah sesuai?
  • Apakah pengaturan paragraf sudah sesuai dengan yang ditetapkan?
  • Apakah ada materi dari isi laporan yang tidak sesuai?
  • Apakah ada materi dari isi laporan yang kurang?
  • Apakah setiap halaman telah dinomori dengan benar?
  • Apakah format yang digunakan sudah benar?
  • Apakah tidak ada kata yang salah diketik?

 

Jika semua syarat sudah terpenuhi maka laporan dapat diidentifikasikan tidak ada kesalahan.

 

2.3 Laporan kerja yang sudah diperiksa kebenarannya dicetak

Setelah tahap di atas sudah dilalui, maka laporan kerja yang telah diperiksa kebenarannya dan sesuai dengan fakta dapat dicetak sesuai dengan format yang ditetapkan. Untuk tahap ini perangkat yang dibutuhkan adalah printer.

 

2.4 Laporan kerja yang sudah dicetak disusun sesuai dengan urutan halaman dan dijilid

Setelah semua halaman dari laporan kerja dicetak maka harus disusun sesuai dengan urutan halaman yang ada  kemudian dijilid sesuai dengan bentuk jilid yang standar. Kemudian diperiksa apakah jilidannya sudah rapi.

 

 

2.5 Laporan kerja yang sudah dijilid diperiksa kembali dan disimpan pada tempat yang aman, bersih dan mudah dijangkau

Setelah itu tahap terakhir adalah memeriksa kembali laporan yang telah dijilid apakah masih ada kesalahan. Jika masih terdapat kesalahan maka harus segera diperbaiki dan diperiksa serta dijilid ulang sesuai dengan yang ditentukan. Kemudian setelah laporan kerja telah diperiksa dan memenuhi semua persyaratan yang ada di atas, laporan kerja harus disimpan di tempat yang aman, bersih dan mudah dijangkau. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah akses bagi yang membutuhkan laporan dan menjaga agar laporan tersebut tidak hilang atau rusak.

 

 

3) Sikap kerja

- Terlaksananya ketrampilan yang diuraikan diatas, berupa :

3.1 Memeriksa hasil ketikan laporan apakah ada yang salah atau tidak sesuai format

3.2 Mencetak laporan yang sudah benar

3.3 Menyusun dan menjilid laporan

3.4 Menyimpan laporan di tempat yang aman, bersih dan mudah dijangkau

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER- SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

 

5.1 Sumber Daya Manusia

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

 

  • Pembimbing

Pembimbing Anda merupakan orang yang dapat diandalkan karena beliau memiliki pengalaman. Peran Pembimbing adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2 Literatur

Disamping dengan belajar dengan orang-orang seperti yang disebutkan diatas, Anda tentu perlu juga terus menambah wawasan dan pengetahuan Anda dari sumber-sumber bacaan seperti buku-buku yang berkaitan dengan kompetensi yang Anda pilih, jurnal-jurnal, majalah, dan sebagainya.

 

Literatur dalam hal ini tentu bukan saja material berupa bacaan atau buku melainkan termasuk pula material-material lainnya yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini. Misalnya rekaman dalam bentuk kaset, video, dan sebagainya.

 

Buku referensi, lembar kerja, tugas-tugas kerja juga dapat digunakan dalam proses pencapaian kompetensi. Peserta boleh mencari dan menggunakan sumber-sumber alternatif lain yang lebih baik atau sebagai pendukung tambahan atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

Untuk referensi mengenai materi-materi yang dapat digunakan, Anda dapat melihat dari Daftar Pustaka yang terlampir dihalaman terakhir modul ini.

 

 

 

 

5.3 Daftar Peralatan dan Bahan Yang Digunakan

  1. Judul/Nama Pelatihan             :    Membuat Laporan Kerja Perakitan, Perawatan dan Perbaikan

 

  1. Kode Program Pelatihan         :    TIK.CS01.010.01

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

Membuat Laporan Kerja Perakitan, Perawatan dan Perbaikan

TIK.CS01.010.01

-     Perangkat komputer berupa 1 unit PC (Personal Computer),mouse dan keyboard

-     CD untuk meng-copy salinan hasil kerja

-     Flash disk untuk meng-copy salinan hasil kerja

-     Printer

-     Alat menjilid

-     Buku manual atau buku informasi

-     Data atau catatan hasil analisis untuk ditulis di laporan kerja

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 

 

 

 

 

Testimoni

Advertisement
  1. Toko Kain Batik Cap Terbaik di Solo
  2. Toko Baju Batik Terbaik di Solo
  3. Aneka Kain Batik dengan Harga Murah
  4. Baju Batik Sarimbit Terbaik
  5. Dapatkan Kain Batik Berkualitas dengan Diskon 25%
  6. Aneka Baju Batik Seragam Kantor
  7. Pembuatan Seragam Batik Berlogo
slideseragambatik
Filed under : blog, tags: