Advertisement
loading...

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

Advertisement

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

 

 

MEMBUAT DOKUMEN TEKNIS

TIK.PR02.018.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU PENILAIAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

DAFTAR ISI. 2

BAB.  I. 3

KONSEP   PENILAIAN. 3

1.1     Bagaimana  Pelatih  Menilai 3

1.2     Tipe  Penilaian. 3

1.2.1       Tes  Tertulis. ( Knowledge ). 3

1.2.1       Tes  Unjuk  Kerja  (praktek keterampilan / keahlian). 4

1.2.2       Tes Sikap  Kerja  ( Attitude ). 5

BAB II. 8

PELAKSANAAN PENILAIAN. 8

2.1     KUNCI JAWABAN  TUGAS  TERTULIS. (  Seri.  A  ) 8

2.2     KUNCI  JAWABAN  TUGAS  PRAKTEK (  Seri .  A  ) 9

2.3    KUNCI  JAWABAN  TUGAS  SIKAP  KERJA. (  Seri .  A  ) 12

2.4    Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik) 14

2.5     CHECK LIST PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP KERJA. 16

LEMBAR PENILAIAN. 19

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB.  I

KONSEP   PENILAIAN

 

1.1        Bagaimana  Pelatih  Menilai

 

Dalam sitem pelatihan berbasis kompetensi kerja, penilai akan mengumpulkan bukti dan membuat pertimbangan mengenai pengetahuan anda, unjuk kerja aktivitas  tugas-tugas / keterampilan anda dan sikap kerja anda terhadap pekerjaan. Anda akan dinilai untuk menentukan, apakahg anda telah mencapai kompetensi sesuai standar yang dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Pada pelatihan berbasiskan kompetensi kerja , pendekatan yang banyak digunakan untuk penilaian adalah ” Penilaian berdasarkan kriteria / Criterion – Referenced Asessment ” .  Pendekatan ini mengukur unjuk kerja anda terhadap sejumlah standar. Standar yang digunakan dijelaskan dalam Kriteria Unjuk Kerja.

 

Penilaian formatif :

Penilaian dapat dilaksanakan dengan tujuan sebagai bantuan dan dukungan belajar / berlatih anda. Tipe penilaian ini adalah formatif dan merupakan proses yang sedang berjalan.

 

Penilaian Sumatif.

Penilaian juga  dapat dilaksanakan untuk menentukan apakah anda telah mencapai hasil dari program belajar dan berlatih ( contohnya pencapaian kompetensi dalam unit komptensi ). Tipe penilaian ini adalah sumatif dan merupakan penilaian akhir.

 

 

1.2        Tipe  Penilaian.

 

1.2.1      Tes  Tertulis. ( Knowledge ).

 

Dalam tes tertulis, akan menilai pengetahuan anda dan pemahaman konsep serta prisip yang merupakan dasar  unjuk kerja dalam melakukan  tugas pekerjaan anda yang dijelaskan dalam  pengetahuan (knowledge) pada kriteria unjuk kerja.

Tes tertulis biasanya berupa seri-seri pertanyaan pilihan ganda dan/ atau beberapa bentuk tes obyektif lainnya, yaitu dimana setiap pertanyaan tertulis memiliki satu jawaban yang benar.

Penilaian tes obyektif tertulis pada  umumnya   mempunyai   kisi-kisi   dengan 3 (tiga) tingkatan  kesulitan,  yaitu :

 

1). Soal Mudah.

Adalah menghafal tanpa mengerti apa maksudnya, menyebutkan bagian-bagian suatu  alat,  benda,  nama mesin, memberi nama,   memberi nomor, menjodohkan informasi faktual dengan kejadian.

 

2). Soal  Sedang

Adalah  mampu mengenal dan mengerti fungsi  sesuatu / poses   sesuatu, membandingkan,   memberikan,   membedakan,   menemukan   keuntungan   dan kerugian serta memberi fisualisasi fungsi / proses.

 

3). Soal  Sulit :

Adalah  merupakan  problem solving,   menganalisis   kesalahan   dan  kerusakan, mencari pemecahan,   meramalkan   kondisi   yang   tidak menguntungkan, mencari penyebab,   menggunakan   pertimbangan   dan    mengevaluasi. Rentangan  nilai tes tertulis, yaitu  0  -  1,   artinya  nilai setiap  soal tertulis yang   dinyatakan   benar   (kompeten)   mempunyai   nilai   1  (satu),   dan   yang dinyatakan    salah  (belum kompeten)  mempunyai nilai 0 (nol).

 

1.2.1           Tes  Unjuk  Kerja  (praktek keterampilan / keahlian).

 

Dalam tes unjuk kerja , akan menilai kompetensi anda dalam menampilkan tugas pekerjaan  dari elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam keterampilan  (skill) pada kriteria unjuk kerja. Oleh sebab itu, anda akan menerapkan pengetahuan dan pemahaman anda terhadap  unjuk kerja  anda.

 

Penilaian biasanya menggunakan daftar cek analisis elemen kompetensi sebagai pedoman untuk menentukan kompetensi anda, dan akan memberikan umpan balik mengenai unjuk kerja dan jika perlu, merencanakan pelatihan lanjutan jika anda dinyatak kompeten, dan merencanakan pelatihan ulang jika anda belum dinyatakan kompeten pada kesempatan pertama ini.

 

 

Daftar Cek Unjuk Kerja, berisi :

1). Masing-masing elemen kompetensi dengan  sebaran  kriteria  unjuk  kerja harus kompeten.

2). Setiap tugas yang sedang dilaksanakan, penilai  akan mengisi daftar cek analisis elemen kompetensi yang telah disiapkan untuk menentukan kompetensi kerja anda dan umpan balik unjuk kerja anda. untuk setiap soal / perintah untuk melakukan unjuk kerja  dinyatakan benar mempunyai

3). Untuk memberi cacatan bagi diri anda dan penilai  anda.

4). Ketika tugas dari setiap indikator kerja tidak dilaksanakan sesuai standar kriteria keterampilan / kehlian secara  benar, maka  rencana pelatihan kerja ulang  akan dibicarakan antara anda dengan penilai.

 

Untuk setiap  soal / perintah   untuk melakukan unjuk kerja   mempunyai rentang nilai 0 (nol)  -  1 (satu). Bila anda melaukan untuk kerja  dinyatakan   benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan bila dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

 

1.2.2           Tes Sikap  Kerja  ( Attitude ).

 

Dalam   tes   sikap kerja ,   akan   menilai   kompetensi   anda   dalam menampilkan sikap kerja dari   elemen kompetensi terhadap standar kompetensi yang dijelaskan dalam sikap (attitude)  pada kriteria unjuk kerja. Penilaian sikap kerja dapat dlakukan dalam waktu relatif pendek (efektif) berdasarkan atas instruksi sikap  kerja yang harus anda lakukan dalam waktu yang telah ditentukan.

Sikap kerja merupakan unsur kompetensi kerja yang agak sulit menilainya,   namun demikian perlu  dimulai  dari sekarang,   karena kita harus mengacu    pada   Standar Kompetensi  Kerja  Nasional  Indonesia (SKKNI)   yang telah ditetapkan,  yaitu kemampuan seseorang yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan atau keahlian dan sikap kerja sesuai pelaksanaan tugas dan syarat jabatan.

Penilaian sikap kerja, dilakukan selain melalui pemahaman sikap kerja secara tertulis , kemampuan aspek sikap ditujukan untuk meningkatkan kinerja seseorang (anda) dimasa mendatang dalam arti yang sebenarnya, dan tidak dianggap lagi sudah menyatu dengan keterampilan /  keahlian.

Anda terampil atau memiliki keahlian yang bagus,  tetapi sikap  kerja anda tidak kompeten, ini ada sesuatu  yang salah pada diri anda, termasuk penilai anda juga punya andil atas kesalahan penilaian kompetensi terhadap diri anda.

 

 

Penilaian sikap kerja.

 

Dilakukan untuk kurun waktu yang tidak terlalu panjang terhadap kriteria attitude / sikap perilaku yang mudah diamati seperti pada waktu mengerjakan pekerjaan yang dilakukan sesuai tugas atau perintah sikap dari kriteria unjuk kerja pada elemen kompetensi,  adalah  sebagai  berikut :

 

1). Pengamatan sikap kerja.

 

a.   Untuk Jaminan Keselamatan  ( Saffety Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Keselamatan. Benar Salah Keterangan

1.

Penggunaan pakaian kerja.      

2.

Kerapihan dan kebersihan tempat kerja      

3.

Penataan alat-alat kerja.      

4.

Penataan bahan-bahan kerja.      

5.

Tertib sesuai aturan / prosedur/ standar.      

6.

Ketepatan waktu kerja.      

7.

Sopan, ramah, lembut dan saabar.      

8.

Teliti, cermat, hati-hati.      

9.

Obyektif, akurat.      

10.

Bakat, minat dan temperamen kerka.      

 

 

b.  Untuk Jaminan Kualitas.  ( Quality Insurance ).

 

No. Sikap untuk Jaminan Kualitas. Benar Salah Keterangan

1.

Penerimaan / kesadaran/ kemauan..      

2.

Partisipasi/ kepatuhan, ikut secara aktif.      

3.

Penilaian / penentuan sikap.      

4.

Organisasi / bertanggung jawab.      

5.

Pembentukan pola /disiplin pribadi.      

 

Rentang nilai sikap dengan pengamatan langsung untuk memenuhi jaminan keamanan ( saffety insurance ) dan jaminan kualitas ( quality insurance ), yaitu :  0 (nol) – 1 (satu). Pada setiap soal sikap kerja yang dinyatakan benar (kompeten) mempunyai nilai 1 (satu), dan yang dinyatakan salah (belum kompeten) mempunyai nilai 0 (nol).

 

2). Wawancara dan /atau Tes  Tertulis Sikap Kerja.

 

Wawancara dan / atau Tes tertulis tentang pemahaman atau pengetahuan  materi sikap kerja untuk jaminan keselamatan dan jaminan kualitas (Saffety and Quality Insurance) dalam aktivitas tugas pekerjaan / perintah elemen kompetensi sesuai kriteria unjuk kerja setiap unit kompetensi, agar kinerja seseorang (anda) meningkat  lebih baik lagi.

 

Wawancara atau tes tertulis dapat  dalam satu  atau beberapa bentuk tes obyektif materi sikap kerja, mempunyai rentang nilai 0 (nol) – 1 (satu).

 

Setiap   soal   pertanyaan   yang   dinyatakan  benar   (kompeten)   mempunyai nilai  1 (satu)   dan   yang   dinyatakan   salah   (belum kompeten)     mempunyai nilai  0 (nol).

 

Hasil nilai sikap kerja dapat  diperoleh dengan kombinasi pengamatan sikap kerja berdasarkan atas instruksi sikap kerja   dengan tes tertulis, yaitu :

 

 

  • Nilai akhir sikap kerja  =  Nilai pengamatan benar  + Nilai  tertulis benar

2.

1  +   1

=     ———–      =     1  (satu) /   atau kompeten.

2.

  • Atau nilai akhir sikap kerja tertulis  benar = 1 (satu) / atau kompeten

 

  • Atau nilai akhir hasil pengamatan sikap kerja  benar  = 1 (satu) / atau kompeten

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB II

PELAKSANAAN PENILAIAN

2.1     KUNCI JAWABAN  TUGAS  TERTULIS. (  Seri.  A  )

 

Soal

Nomor

Kunci  Jawaban  Tugas  tertulis.

Keterangan  Nilai

A

B

c

D

Benar

Salah

1.

X

   

2.

X

   

3.

X

   

4.

X

   

5.

X

   

6.

X

   

7.

X

   

8.

X

   

9.

X

   

10.

X

   

11.

X

   

12.

X

   

13.

X

   

14.

X

   

15.

 

X

   

16.

X

   

17.

X

   

18.

X

   

19.

X

   

20.

X

   

21

X

   

22

X

   

23

X

   

24

X

   

25

X

   

 

 


2.2     KUNCI  JAWABAN  TUGAS  PRAKTEK (  Seri .  A  )

 

  1. TUGAS 1. 

Perusahaan tempat Anda bekerja, telah menyelesaikan pembangunan suatu produk baru, yaitu suatu aplikasi yang berbasis web, yang menggunakan .Net dengan database SQL Server 2000. Kemudian Anda diminta untuk membuat dokumen teknis instalasi aplikasi tersebut. Buatlah struktur dokumen yang Anda perlukan untuk dokumen teknis instalasi aplikasi tersebut dan jelaskan informasi apa saja yang akan Anda sajikan di dalamnya? (KUK 2.1, KUK 2.2, dan KUK 2.3)

 

Waktu  10  menit.

 

2. Standar Kriteria :

Mampu membuat struktur dokumen teknis instalasi yang baik.

 

3.  Instruksi Sikap Kerja :

Bimbinglah  peserta pelatihan untuk menspesifikasikan dan membuat struktur dokumen teknis.

 

4. Jawaban Tugas 1  : 

 

Struktur dokumen yang akan dibuat untuk membuat dokumen instalasi adalah:

 

DAFTAR ISI à Berisi keseluruhan daftar atau struktur isi dari data yang disajikan dalam dokumen teknis instalasi.

  1. Pendahuluan, bagian ini mempunyai sub bagian sebagai berikut:
    1. Latar Belakang Penulisan Dokumen

Berisi hal-hal apa saja yang melatarbelakangi dibuatnya dokumen teknis tersebut.

  1. Tujuan Penulisan Dokumen

Berisi tujuan-tujuan yang mendasari penulisan dokumen

  1. Ruang Lingkup

Berisi ruang lingkup pembahasan yang disajikan dalam dokumen, atau bisa juga dikatakan bagian ini merupakan batasan-batasan pembahasan dari dokumen teknis.

  1. Definisi, akronim dan dan singkatan

Berisi kata-kata yang berupa istilah-istilah yang dipergunakan dalam dokumen teknis. Dalam bagian ini dijelaskan arti dari istilah-istilah tersebut. Begitu juga dengan kata-kata akronim dan juga singkatan-singkatan.

  1. Aturan Penomoran

Bagian ini berisi tentang aturan-aturan penomoran yang digunakan dalam dokumen teknis instalasi.

  1. Dokumen Rujukan

Bagian ini sering tidak disertakan dalam dokumen, karena biasanya bisa digantikan dengan daftar pustaka atau referensi.

  1. Ikhtisar Dokumen

Bagian ini berisi dengan ringkasan dari semua isi dari dokumen, khususnya yang berkaitan dengan pembahasan.

  1. Deskripsi Umum Sistem

Bagian ini berisi dengan gambaran aplikasi secara keseluruhan. Aplikasi dijelaskan untuk memberikan gambaran secara umum kepada pembaca khususnya si klien. Untuk gambaran aplikasi secara keseluruhan dan detail, dijelaskan pada dokumen aplikasi yag khusus, yang diberikan kepada klien pengguna aplikasi tersebut.

  1. Pembahasan

Bagian ini merupakan bagian yang sangat penting dalam dokumentasi teknis instalasi. Pembahasan mempunyai dua bagian yang utama yang sangat penting, yaitu:

  1. Persiapan Instalasi

Pada bagian ini disajikan persiapan-persiapan atau apa-apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan penginstalan. langkah-langkah penginstalan aplikasi secara lengkap dan detail. Bagian-bagian yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan instalasi, adalah:

  1. Persiapan Instalasi Perangkat Keras
  2. Persiapan Instalasi Perangkat Lunak
  3. Persiapan Materi
  4. Persiapan Prosedur
  5. Parameter Setting
    1. Prosedur Instalasi

Pada bagian ini disajikan langkah-langkah atau prosedur penginstalan aplikasi secara lengkap dan detail. Prosedur-prosedur instalasi yang perlu dibahas tergantung dengan kebutuhan aplikasi. Bagian-bagian yang disajikan di bawah ini salah satu contoh untuk bagian-bagian prosedur instalasi:

  1. Prosedur Instalasi Sistem Operasi, bagian dapat berisi tentang karakteristik sumber daya manusia, instruksi kerja, keadaan awal dan keadaan akhir setelah prosedur dijalankan, error yang terjadi dan penanggulangannya.
  2. Prosedur Instalasi Aplikasi, bagian dapat berisi tentang karakteristik sumber daya manusia, instruksi kerja, keadaan awal dan keadaan akhir setelah prosedur dijalankan, error yang terjadi dan penanggulangannya.

 

  1. Pelaporan

Setelah instalasi dilakukan, dokumen panduan instalasi akan diserahkan kepada pihak perusahaan, serta akan dilaksanakan demo singkat mengenai hasil instalasi dan konfigurasi. Pelaporan ini juga dibuat untuk memberitahukan bagaimana pencapaian hasil dari proses instalasi dan kesulitan yang dihadapi.

  1. Daftar Pustaka

Berisi sumber – sumber informasi yang mendukung pembuatan dari dokumen teknis instalasi.

  1. Sejarah Versi

Bagian ini berisi daftar sejarah versi, untuk penulisan yang lebih baik dapat ditampilkan dalam bentuk tabel. Contoh dari sejarah versi ini seperti di bawah ini:

 

No. versi

Tanggal

Ditulis Oleh

Direview Oleh

Disetujui oleh

Draft

10 Okt 2007

Rumanty Pardede

Manager IT

Manager IT

01

05 Nov    2007

Rumanty Pardede

Manager IT

Manager IT

 

  1. Sejarah Perubahan

Bagian ini berisi daftar sejarah perubahan, untuk penulisan yang lebih baik dapat ditampilkan dalam bentuk tabel. Contoh dari sejarah perubahan ini seperti di bawah ini:

No. dokumen : Ins-Kha-05-206.doc

No. versi    : 01

 

Halaman Semula Menjadi Alasan perubahan
6 – 7 Aturan penomoran dilakukan berdasarkan bab dan subbab yang ada Aturan penomoran mengacu kepada dokumen standar Tidak sesuai dengan dokumen standar

 

 

  1. TUGAS 2.  :

Manager IT di perusahaan Anda baru saja mengalami pergantian individu, dimana individu baru tersebut sangat memperhatikan bagaimana pendokumentasian yang benar. Anda diminta untuk merevisi dan memperbaiki dokumen-dokumen yang telah ada sebelumnya. Hal-hal atau langkah-langkah apa saja yang akan Anda lakukan? (KUK 4.1, KUK 4.2, KUK 4.3, KUK 4.4, KUK 3.3)

 

Waktu  :  10  menit.

 

2. Standar Kriteria :

Mampu merevisi dan memperbaiki dokumen teknis instalasi.

 

3.  Instruksi Sikap Kerja :

Bimbinglah  peserta pelatihan untuk merevisi dan memperbaiki dokumen teknis instalasi yang sudah dibuat.

 

4. Jawaban Tugas 2  : 

      Langkah – langkah yang dilakukan dalam merevisi atau mengevaluasi dokumen, adalah:

  1. Membaca informasi yang disajikan dalam dokumen apakah sesuai dengan kebutuhan si klien atau pengguna aplikasi yang didokumentasikan tersebut. Jika ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan si klien, maka beberapa data akan ditambahi dan ada juga yang dihilangkan.
  2. Membaca struktur dokumen apakah memenuhi standar dokumen teknis instalasi yang baik.
  3. Melihat aliran data yang disajikan dalam dokumen, apakah keterhubungan penyajian data sudah sesuai. Jika ada bagian data yang tidak mendukung atau tidak perlu, maka data tersebut dihapus.
  4. Mengevaluasi kata-kata dan juga struktur kalimat yang digunakan dalam dokumen apakah sudah sesuai dengan kaidah bahasa. Evaluasi ini menyangkut penulisan huruf capital, penulisan bahasa asing, penulisan istilah-istilah, dan lain-lain. Selain itu apakah menggunakan strktur kalimat yang benar. Contoh kalimat menggunakan SPOK.
  5. Mengevaluasi penulisan dokumen secara keseluruhan apakah sudah memenuhi penulisn dokumen yang baik, yang menyangkut penggunaan kalimat yang tidak panjang-panjang, sehingga mudah dimengerti oleh pembaca atau klien.

 

2.3  KUNCI  JAWABAN  TUGAS  SIKAP  KERJA. (  Seri .  A  )

1. TUGAS 1.  Mengikuti latihan mengidentifikasi data untuk kebutuhan dokumen teknis.

 

Waktu  :  5.  menit.

 

2. Standar Kriteria :

Mampu mengidentifikasi data untuk kebutuhan dokumen.

 

  1. Instruksi Sikap Kerja :

Mengikuti tahap-tahap latihan yang diberikan pelatih dengan baik.

 

  1. Jawaban Tugas 1
  1. Mengikuti pelatihan dengan tertib dan baik
  2. Aktif mencari informasi baik melalui membaca buku tentang mengidentifikasi kebutuhan data dokumen teknis.
  3. Mengacu Kebutuhan informasi sesuai dengan layout dan standar dokumen.
  4. Menyiapkan template dan petunjuk penulisan.
  5. Menetapkan lingkupan pekerjaan sesuai dengan batasan waktu, teknologi.
  6. Aktif bertanya untuk sesuatu hal yang kurang dimengerti.

 

2. TUGAS 2.  Aktif dalam menjawab dan bertanya dalam perencanaan dan pembuatan dokumen teknis.

 

  Waktu  :  5  menit.

 

2. Standar Kriteria :

Jawaban dan penyelesaian soal-soal atau pertanyaan-pertanyaan yang diberikan benar dan tepat dan dapat membuat perencanaan dan pembuatan dokumen teknis.

 

  1. Instruksi Sikap Kerja :

Aktif dalam mengajukan pertanyaan maupun menjawab pertanyaan.

 

  1. Jawaban Tugas 2
  1. Mengikuti pelatihan dengan tertib dan baik.
  2. Mendengarkan pertanyaan yang diajukan pelatih, menganalisa pertanyaan dan menjawab dengan baik.
  3. Tidak takut dalam memberikan jawaban.
  4. Mengidentifikasi data yang relevan dengan isi dokumen teknis.
  5. Membuat struktur dokumen atas dasar aliran informasi dan standar dokumen yang digunakan.
  6. Mengajukan pertanyaan untuk bahan pelatihan yang tidak dimengerti dengan jelas dan tertib.

 

1. TUGAS 3.  Bagaimana membuat dan mengevaluasi dokumen teknis?

 

 Waktu  :  10  menit.

 

2. Standar Kriteria :

Mampu membuat dan mengevaluasi dokumen teknis yang telah dibuat.

 

3. Instruksi Sikap Kerja :

 

Menguasai dengan benar informasi-informasi dan kriteria-kriteria dokumen tenis yang baik dan benar.

 

4. Jawaban Tugas 3

  1. Membaca dan memahami informasi-informasi dan cara-cara untuk membuat da menyajikan isi dokumen teknis yang tepat.
  2. Menulis dokumen teknis sesuai dengan kaidah bahasa yang benar.
  3. Merevisi dokumen direvisi atas dasar standar dokumen dan aliran informasi.
  4. Mengkoreksi dokumen yang telah dibuat sebagai jaminan bagi kesempurnaan teknis dan tata bahasa.
  5. Melengkapi dokumen agar terpenuhinya kebutuhan dokumen teknis.
  6. Mempublikasikan dDokumen agar terpenuhinya kebutuhan pengguna.

 

 

2.4 Daftar Cek Unjuk Kerja (Praktik)

Berikut adalah daftar cek unjuk kerja dalam pelatihan ini.

 

Kode unit

: TIK.PR02.018.01

Judul Unit

: Membuat Dokumen Teknis

Nomor Elemen

Ya

Tidak

KUK

Ya

Tidak

1 Mengidentifikasi data untuk kebutuhan dokumen teknis

1.1 Dokumen teknis diidentifikasi sesuai kebutuhan

 

1.2 Kebutuhan informasi sesuai dengan layout dan standar dokumen yang diacu.

 

1.3 Template dan petunjuk penulisan disiapkan. Format dokumen dan petunjuk penulisan dokumen telah diketahui

 

1.4 Lingkupan pekerjaan sesuai dengan batasan waktu, teknologi yang digunakan dan sumber daya yang akan dipakai digunakan untuk penyusunan dokumen tersebut.

2 Merencanakan pembuatan dokumen teknis

2.1 Data yang relevan dengan isi dokumen teknis diidentifikasi

 

2.2 Isi dokumen teknis sesuai dengan lingkup dan standar dokumen yang digunakan.

 

2.3 Struktur dokumen dibuat atas dasar aliran informasi dan standar dokumen yang digunakan.

3 Membuat/menulis dokumen teknis

3.1 Isi dokumen teknis dibuat sesuai dengan struktur dokumen.

 

3.2 Format dokumen dibuat sesuai dengan standar yang dipakai.

 

3.3 Penulis dokumen dibuat sesuai kaidah bahasa yang benar.

4 Mengevaluasi dokumen teknis

4.1 Dokumen direvisi atas dasar standar dokumen dan aliran informasi.

 

4.2 Dokumen dikoreksi sebagai jaminan bagi kesempurnaan teknis dan tata bahasa.

 

4.3 Dokumen dilengkapi agar terpenuhinya kebutuhan dokumen teknis.

 

4.4 Dokumen dipublikasikan agar terpenuhinya kebutuhan penggunaan.

Kondisi Unjuk Kerja

Penunjang Ketrampilan dan Pengetahuan

Aspek – aspek penting dalam Pengujian

 

 


2.5     CHECK LIST PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP KERJA

 

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.

 

No.

Uraian   Materi  Check  List.

Penge-

tahuan

Keterampilan

Sikap

Kerja.

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

Ya./

Tidak

1.

2.

3.

4.

5.

 

 

1. Mengidentifikasi data untuk kebutuhan dokumen teknis

  1. Apakah semua petunjuk kerja diikuti ?

2.

Apakah peserta pelatihan mampu mengidentifikasi bagaimana dokumen teknis yang sesuai dengan kebutuhan?

3.

Apakah peserta pelatihan sudah mengetahui layout yang sesuai dengan kebutuhan informasi yang dibutuhkan oleh dokumen teknis?

4.

Apakah peserta pelatihan sudah mengetahui format dokumen dan petunjuk penulisan dokumen?

5.

Apakah peserta pelatihan sudah mengetahui lingkupan pekerjaan yang dibutuhkan dalam penyusunan dokumen?

2. Merencanakan pembuatan dokumen teknis

4.

Apakah peserta pelatihan mampu mengidentifikasi isi dokumen teknis?

5.

Apakah peserta pelatihan sudah mengetahui lingkup dan standar dokumen dari isi dokumen teknis?

6.

Apakah peserta pelatihan mengetahui kegunaan dari struktur dokumen dalam penulisan dokumen teknis?

 

3. Membuat/menulis dokumen teknis

10.

Apakah peserta pelatihan telah mengetahui hubungan antara isi dokumen teknis dengan struktur dokumen?

11.

Apakah peserta pelatihan sudah mengetahui standar yang dipakai dalam pembuatan dokumen?

12.

Apakah peserta pelatihan sudah mengetahui cara penulisan dokumen sesuai kaidah bahasa yang benar?

4. Mengevaluasi dokumen teknis

15.

Apakah peserta pelatihan mampu  sudah mengetahui hubungan antara standar dokumen dan aliran informasi dalam merevisi dokumen?

16.

Apakah peserta pelatihan sudah mengetahui tujuan dari pengkoreksian dokumen teknis?

Apakah peserta pelatihan mengetahui tujuan dipublikasikannya dokumen teknis instalasi?

 

 

Jakarta,  ……………2007

 

Peserta  pelatihan,                                          Penilai,

 

(………………………)                                    (…………………..)

 

 

2.6   LEMBAR  HASIL  PENILAIAN

 

- Unit Kompetensi           :  Membuat Dokumen Teknis

 

- Kode Unit Kompetensi   :  TIK.PR02.018.01

 

- Nama Peserta Pelatihan :   ……………………………………………………

 

- Nama Pelatih                :   …………………………………………………….

 

 

- Kompetensi yang dicapai         :   Kompeten  :                   /  Belum Kompeten  :

- Umpan Balik Untuk Peserta Pelatihan :

 

 

 

 

 

 

Tanda  tangan peserta   :

 

 

Peserta sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alas an-alasan pengambilan keputusan  dari penilai.

 

Tanda tangan Penilai :

 

 

Tanggal :

 

Saya sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasa n pengambilan keputusan tersebut.

 

Tanda tangan Peserta Pelatihan :

 

 

Tanggal :

 

 

Buku-buku referensi untuk pelatihan yang telah direkomendasikan :

 

A.  Data Buku  Manual Atau Site

  • Artikel, Ikramullah, S.I.P, Beberapa Curahan Hati tentang Pemakaian Bahasa Indonesia, 2002.

 

B. Data Buku Pendukung Teori

-  Lihat pada Modul Buku Informasi Membuat Dokumen Teknis.

 

C.  Website Yang Dikunjungi

http://en.wikipedia.org/


LEMBAR PENILAIAN

 

Tanggal : ……………………………….

 

 

Peserta pelatihan telah dinilai

 

 

 

KOMPETEN                                              BELUM KOMPETEN

 

 

 

 

 

Nama Peserta Pelatihan                              Nama Penilai

 

 

……………………………..                            ……………………………..

Tanda Tangan                                          Tanda Tangan

 

 

 

 

 

Komentar / Saran

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

…………………………………………………………………………………………………………..

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

……………………………………………………………………………………………………………

 

 

 

Testimoni

Filed under : blog, tags:
SLIDESERAGAMBATIK