Menu

membuat account facebook

Mar
18
2012
by : 1. Posted in : blog

membuat account facebook
BAB IV
Peradaban Awal Indonesia dan Dunia

A. Kompetensi Inti (KI) :
KI. 3 : Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI. 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar (KD) :
3.11 Menganalisis keterkaitan peradaban awal dunia dan Indonesia serta keterkaitannya dengan manusia masa kini dalam cara berhubungan dengan lingkungan, hukum, kepercayaan, pemerintahan, dan sosial.
4.11 Menyajikan hasil analisis peradaban awal dunia dan Indonesia serta keterkaitannya dengan manusia masa kini dalam cara berhubungan dengan lingkungan, hukum, kepercayaan, pemerintahan, dan sosial, dalam berbagai bentuk presentasi.

C. Proses Pembelajaran

Langkah Pembelajaran Umum
1. Melaksanakan persiapan dan pendahuluan pembelajaran.
2. Melaksanakan pembelajaran
3. Model dan strategi pembelajaran Sejarah Peminatan yang digunakan pendidik disesuaikan dengan Buku teks pelajaran Sejarah Peminatan dan dapat ditambahkan oleh pendidik dengan model lain yang dianggap dapat mendorong pencapaian tujuan yang sudah ditentukan.
4. Pendidik mendorong terjadinya proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, yaitu:
a) membimbing dan memfasilitasi pembelajaran.
b) mendorong peserta didik untuk mampu memahami hayat sejarah dalam menyampaikan hasil pembelajaran peserta didik yang dilakukan dengan menggunakan media yang ada dan memungkinkan di sekolah.

Materi dan Proses Pembelajaran di Buku Teks Pelajaran Sejarah Peminatan Bab IV
1. Pada bab 4 guru selayaknya mampu menyiapkan diri dengan membaca berbagai literatur yang berkaitan dengan kebudayaan awal Indonesia dan dunia. Guru dapat mengambil contoh-contoh yang terkait dengan materi yang ada di buku dan lingkungan sekitar mengenai peradaban awal Indonesia dan dunia (Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika) dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya. Bila di lingkungan sekitar tidak terdapat contoh, mengenai peradaban awal Indonesia dan dunia (Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika) dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya. Guru dapat mengambil contoh dari daerah lain dan provinsi lain. Guru dapat memperkaya materi dalam buku teks pelajaran Sejarah Peminatan dengan membandingkannya buku lain yang relevan.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif ada baiknya guru dapat menampilkan foto-foto, gambar, denah, peta, dan dokumentasi audiovisual (film) yang relevan.
2. Membagi peserta didik dalam kelompok-kelompok untuk melakukan studi pustaka dan pengamatan lingkungan serta dokumentasi-dokumentasi mengenai mengenai peradaban awal Indonesia dan dunia (Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika) dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya. Setelah melakukan studi pustaka dan pengamatan peserta didik diwajibkan membuat laporan
3. Meminta peserta didik untuk untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, melakukan analisis, dan menyajikan laporan mengenai peradaban awal Indonesia dan dunia (Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika) dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya.

1. Pembelajaran Minggu Ke-24 (135 Menit)
Pada minggu ke-24 ini kita memasuki materi mengenai peradaban awal Indonesia dan dunia (Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika) dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya. Pada minggu ke-24 ini akn mengembangkan pemahaman, kemudian menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural yang berkaitan dengan peradaban awal Indonesia dan dunia (Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika) dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya. Dalam hal ini juga akan dikembangkan ketrampilan menganalisis teks, mengelola informasi, dan menyajikannya secara sederhana. Tujuannya adalah mengetahui hasil peradaban awal Indonesia dan dunia.
Pada pertemuan pada minggu ke-24 ini guru akan khusus membahas kehidupan awal Indonesia dalam pencapaian kebudayaannya.
a. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta didik mampu :
1) mengetahui kehidupan awal Indonesia dalam pencapaian ilmu, teknologi, dan ukuran;
2) mengetahui kehidupan awal Indonesia dalam pencapaian kepercayaan;
3) mengetahui kehidupan awal Indonesia dalam pencapaian pemerintahan primus inter pares; dan
4) mengetahui kehidupan awal Indonesia dalam pencapaian pertanian.
b. Materi dan Proses Pembelajaran
Pembelajaran minggu ke-24 ini dimulai dengan mengulang sebentar pengaruh kebudayaan Bacson-Hoabinh dan Dongson serta kedatangan ras Melanesoid. Hal itu merupakan pengantar ke materi pada pertemuan ini. Setelah itu menjelaskan materi pembelajaran pada pertemuan ini. Materi ini tertulis pada buku pelajaran Sejarah Peminatan Bab IV dari sub bab A dengan judul “Proses Pencapaian Perdaban Awal Indonesia”. Secara terperinci meteri pembelajaran itu adalah.
1) Ilmu, teknologi, dan ukuran kehidupan awal Indonesia.
2) Kepercayaan-kepercayaan kehidupan awal Indonesia.
3) Pemerintahan primus inter pares.
4) Pertanian kehidupan awal Indonesia.
Pelaksanaan pembelajaran ini secara umum dibagi dalam tiga tahapan: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan Pendahuluan
1) Guru memimpin doa sebelum dimulainnya kegiatan pembelajaran.
2) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar (kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
3) Peserta didik ditunjukkan gambar yang terkait dengan kebudayaan awal Indonesia misalnya gambar perahu nelayan tradisional bercadik dan relief kapal percadik di Candi Borobudur di halaman _____ dan ____.
Menurut Prof. Dr. H. Kern. Moh. Ali nenek moyang Indonesia menggunakan perahu bercadik untuk berlayar dan mengarungi lautan di Nusantara. Ahli-ahli yang mempelajari ras Melanesia berpendapat bahwa perahu bercadik merupakan teknologi asli Indonesia.
4) Guru menyampaikan beberapa topik bahasan mengenai “Pencapaian Kehidupan Awal Indonesia” dan memberi pandangan pentingnya topik ini.
5) Guru menyampaikan tujuan dan kompetensi yang haru dikuasai peserta didik.
6) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok (kelompok I, II, III, IV, V, dan VI).

Kegiatan Inti
1) Kelompok I ditugaskan untuk mencari informasi dengan studi pustaka mengenai ilmu astronomi dan kemampuan berlayar kehidupan awal Indonesia. Kelompok II mencari informasi dengan studi pustaka mengenai kepercayaan-kepercayaan kehidupan awal Indonesia. Kelompok III mencari informasi dengan studi pustaka mengenai alat musik gamelan dan wayang kulit. Kelompok IV mencari informasi dengan studi pustaka mengenai kemampuan pertanian kehidupan awal Indonesia. Kelompok V mencari informasi dengan studi pustaka mengenai pemerintahan primus inter pares kehidupan awal Indonesia. Kelompok VI mencari informasi dengan studi pustaka mengenai perdagangan kehidupan awal Indonesia. Setiap kelompok membuat tulisan singkat (1 atau 2 halaman) sesuai dengan tugasnya masing-masing.
2) Kegiatan pendahuluan, pembagian kelompok, dan penugasan ini dilakukan pada pertemuan pertama minggu ke-24 selama 1 x 45 menit.
3) Pada pertemuan kedua minggu ke-24 selama 2 x 45 menit dilakukan diskusi kelas. Kelompok I maju ke depan kelas dan menyajikan presentasi mengenai ilmu astronomi dan kemampuan berlayar kehidupan awal Indonesia. Ketika kelompok I maju kelompok II, III, IV, V, dan VI menyimak serta mengajukan pertanyaan dan masukan mengenai topik bahasan kelompok I. Kelompok II maju ke depan kelas dan menyajikan presentasi mengenai kepercayaan-kepercayaan kehidupan awal Indonesia. Ketika kelompok II maju kelompok I, III, IV, V, dan VI menyimak serta mengajukan pertanyaan dan masukan mengenai topik bahasan kelompok II. Kelompok III maju ke depan kelas dan menyajikan presentasi mengenai alat musik gamelan dan wayang kulit. Ketika kelompok III maju kelompok I, II, IV, V, dan VI menyimak serta mengajukan pertanyaan dan masukan mengenai topik bahasan kelompok III. Kelompok IV maju ke depan kelas dan menyajikan presentasi mengenai kemampuan pertanian kehidupan awal Indonesia. Ketika kelompok IV maju kelompok I, II, III, V, dan VI menyimak serta mengajukan pertanyaan dan masukan mengenai topik bahasan kelompok IV. Kelompok V maju ke depan kelas dan menyajikan presentasi mengenai mengenai pemerintahan primus inter pares kehidupan awal Indonesia. Ketika kelompok V maju kelompok I, II, III, IV, dan VI menyimak dan mengajukan pertanyaan dan masukan mengenai topik bahasan kelompok V. Kelompok VI maju ke depan kelas dan menyajikan presentasi mengenai mengenai pemerintahan primus inter pares kehidupan awal Indonesia. Ketika kelompok VI maju kelompok I, II, III, IV, dan V menyimak dan mengajukan pertanyaan dan masukan mengenai topik bahasan kelompok VI.
Kagiatan Penutup
1) Peserta didik diberikan ulasan singkat tentang materi yang baru dibahas dan diskusikan.
2) Peserta didik ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
3) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak untuk mendapat umpan balik atas pembelajaran minggu ini, misalnya bagaimanakah perahu bercadik itu?
4) Sebagai refleksi guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran yang baru saja berlangsung serta menanyakan kepada peserta didik apa manfaat yang dapat diperoleh setelah belajar topik ini.
c. Penilaian
1. Penilaian diberikan melalui pengamatan ketika diskusi kelas terutama dalam penyajian topik, keaktifan peserta didik dalam bertanya dan menjawab, kemampuan menyampaikan pendapat, dan kerja sama kelompok.
2. Sebagai penilaian lanjutan peserta didik diberikan kuis, berikut beberapa pertanyaan yang bisa digunakan.

a) Apa yang dijadikan pendoman oleh nenek moyang bangsa Indonesia ketika berlayar menuju Pulau Paskah?
Jawab:
Ketika berlayar menuju Pulau Paskah maka nenek moyang bangsa Indonesia akan menggunakan rasi bintang gubug penceng atau bintang pari. Rasi bintang itulah yang menujukkan arah selatan.
b) Mengapa kepercayaan animisme berkembang pada kehidupan awal Indonesia?
Jawab:
Masyarakat awal Indonesia mengetahui bahwa setiap makhluk mempunyai roh atau jiwa. Ketika mati maka roh atau jiwa tersebut dapat berpindah dan mempunyai kekuatan gaib. Pemimpin masyarakat yang dianggap kuat dan bijak ketika meninggal akan tetap dimintai petunjuk dan bantuannya. Untuk itu mereka melakukan upacara pemanggilan roh pemimpin tersebut guna meminta bantuannya. Perkembangan selanjutnya roh-roh tersebut dipuja dan dibangunlah tempat untuk memujannya.
c) Kenapa perahu kehidupan awal dipasangi cadik di kanan dan kirinya?
Jawab:
Perahu kehidupan awal dipasangi cadik agar tetap seimbang atau tidak mudah terbalik ketika digunakan melaut.
d) Apa saja bukti bahwa kehidupan awal Indonesia telah melakukan perdagangan dengan Cina?
Jawab:
Perdagangan dengan Cina dibuktikan dengan penemuan mata uang Cina di dalam goa Uattamdi di Pulau Kayoa, Maluku Utara. Bersamaan dengan penemuan koin tersebut juga ada benda logam berupa pecahan besi dan perunggu, cangkang kerang besar, dan manik-manik.
e) Bagaimanakah pembuatan alat-alat logam pada kehidupan awal Indonesia?
Jawab:
Pembuatan logam pada kehidupan awal Indonesia dilakukan dengan teknik bivalve dan a cire perdue. Pertama dibuat cetakan sesuai dengan benda yang akan dibentuk dengan kedua teknik tersebut, kemudian logam yang sudah dilebur dituangkan ke dalam cetakan tersebut. setelah dingin cetakan dibuka atau dipecah dan didapatkan benda logam yang diinginkan.
3. Hasil kerja peserta didik diberikan diberi nilai dan masukan untuk perkembangan peserta didik.

2. Pembelajaran Minggu Ke-25 (135 Menit)
Pada pertemuan ke-25 ini akan dikaji mengenai peradaban awal di Asia. Peradaban awal di Asia meliputi peradaban awal Cina, Sungai Indus – Gangga, dan Mesopotamia. Untuk itu dalam mengkaji materi tersebut dilakukan dalam 3 minggu (405 menit). Minggu-25 khusus mengenai peradaban awal Cina. Minggu ke-26 khusus mengenai peradaban awal Sungai Indus – Gangga. Minggu ke-27 khusus mengenai peradaban awal Mesopoamia.
a. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta didik mampu :
1) menjelaskan letak peradaban awal Cina;
2) mengetahui kehidupan ekonomi peradaban awal Cina;
3) menganalisis hasil peradaban awal Cina; dan
4) mengetahui pemerintahan yang berkuasa pada peradaban awal Cina.
b. Materi dan Proses Pembelajaran
Pembelajaran minggu ke-25 ini secara khusus akan membahas peradaban awal Cina. Untuk memulai proses pembelajaran dilakukan apersepsi kepada peserta didik. Apersepsi dilakukan dengan meminta peserta didik menyebutkan hasil peradaban Cina yang terkenal atau menyebutkan hal-hal yeng diketahui peserta didik mengenai negara Cina.
Pelaksanaan pembelajaran ini secara umum dibagi dalam tiga tahapan: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan Pendahuluan
1) Guru memimpin doa sebelum dimulainnya kegiatan pembelajaran.
2) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar (kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
3) Peserta didik diminta menyimak peta Wilaya dinasti-dinasti di Cina pada hal ___. Guru memberikan penjelasan bahwa daratan Cina merupakan daratan yang luas dan dialiri banyak sungai. Sungai-sungai tersebut adalah Huang Ho dan Yangtze. Daerah disekitar sungai-sungai tersebut sangat subur. Itulah mengapa menjadi letak yang ideal terhadap mencul dan berkembanya peradaban. Hal itu dibuktikan dengan penemuan peninggalan prasejarah Cina. Masa prasejarah Cina sulit ditentukan tetapi peninggalannya banyak ditemukan. Peninggalan masa Prasejarah itu diantaranya adalah huruf piktograf, sisa-sisa beras yang berumur 7000 SM. Pemerintahan masa Praaksara Cina pertama adalah dinasti Xia. Hal itu didasarkan pada cerita rakyat Cina. Seiring dengan perkembangan zaman, peradaban Cina berkembang pesat dan menghasilkan banyak kebuyaan.
4) Guru menyampaikan beberapa topik bahasan mengenai “Peradaban Awal Cina” dan memberi pandangan pentingnya topik ini.
5) Guru menyampaikan tujuan dan kompetensi yang haru dikuasai peserta didik.
6) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok (kelompok I, II, III, IV, V, dan VI).

Kegiatan Inti
1) Kelompok ganjil (I, III, dan V) ditugaskan untuk melakukan kajian dan membuat majalah dinding mengenai hasil-hasil kebudayaan Cina. Kelompok genap (II, IV, dan VI) ditugaskan untuk mengkaji dan membuat majalah dinding mengenai dinasti-dinasti yang ada di Cina. Untuk kelompok ganjil harus membahas dinasti yang berbeda antara satu kelompok dengan kelompok lainnya.
2) Kegiatan awal, pembagian kelompok, dan penugasan ini dilakukan pada pertemuan pertama minggu ke-25 selama 1 x 45 menit. Untuk pertemuan berikutnya dilakukan kegiatan kelas.
3) Majalah dinding yang dibuat diharuskan memuat gambar yang cukup besar untuk dilihat seluruh kelas. Keterangan cukup berupa poin-poin penting saja.
4) Untuk kegiatan kelas guru menunjuk beberapa kelompok untuk maju dan menempelkan madingnya di papan tulis. Kelompok tersebut akan menjelaskan materi yang berkenaan dengan majalah dinding tersebut. Untuk kelompok yang tidak presentasi dapat mengajukan pertanyaan dan pendapat.
5) Setelah kegiatan kelas selesai majalah dinding dapat ditempel di belakang kelas agar bisa dipelajari seluruh peserta didik dan guru memberikan penilaian.
Kagiatan Penutup
1) Peserta didik diberikan ulasan singkat tentang materi yang baru dibahas dan diskusikan.
2) Peserta didik ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
3) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak untuk mendapat umpan balik atas pembelajaran minggu ini, misalnya bagaimanakah perahu bercadik itu?
4) Sebagai refleksi guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran yang baru saja berlangsung serta menanyakan kepada peserta didik apa manfaat yang dapat diperoleh setelah belajar topik ini.
c. Penilaian
1. Penilaian diberikan melalui pengamatan ketika diskusi kelas terutama dalam penjelasan topik (majalah dinding), keaktifan peserta didik dalam bertanya dan menjawab, kemampuan menyampaikan pendapat, kerja sama kelompok, dan hasil karya berupa majalah dinding.
2. Penilaian berikutnya dilakukan guru dengan mengajukan pertanyaan lisan secara acak. Misalnya:
a) Mengapa masyarakat peradaban awal Cina banyak yang bekerja sebagai petani?
b) Apakah yang kamu ketahui mengenai Kong Fu Tse?
c) Apa saja prestasi pemerintahan Shih Huang Ti?
3. Hasil kerja peserta didik diberikan diberi nilai dan masukan untuk perkembangan peserta didik.

3. Pembelajaran Minggu Ke-26 (135 Menit)
Pada minggu ke-26 ini kita melanjutkan mengenai peradaban awal di Asia. Pada buku siswa merupakan materi bab IV, subbab C-2. Sehingga materi yang akan dibahas adalah khusus mengenai peradaban awal Sungai Indus – Gangga. Secara garis besar topik yang akan dikaji mengenai peradaban Mohenjodaro – Harappa, akulturasi budaya antara Bangsa Dravida dan Arya (Hindu – Buddha), dan kerajaan-kerajaan yang berada di Sungai Indus – Gangga.
a. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta didik mampu :
1) menjelaskan letak peradaban awal Sungi Indus – Gangga;
2) mengetahui kehidupan ekonomi peradaban awal Sungai Indus – Gangga;
3) menganalisis hasil peradaban awal Sungai Indus – Gangga; dan
4) mengetahui pemerintahan yang berkuasa pada peradaban awal Sungai Indus – Gangga.
b. Materi dan Proses Pembelajaran
Pembelajaran minggu ke-26 merupakan kelanjutan dari pembelajaran minggu sebelumnya. Pembelajaran minggu sebelumnya mengenai peradaban awal Cina. Pelaksanaan pembelajaran ini secara umum dibagi dalam tiga tahapan: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan Pendahuluan
1) Guru memimpin doa sebelum dimulainnya kegiatan pembelajaran.
2) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar (kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
3) Pembelajaran dimulai dengan meminta peserta didik untuk menyimak peta Mohenjodaro – Harappa pada buku siswa halaman ___. Guru menjelaskan peta lokasi peradaban Mohenjodaro – Harappa tersebut. Guru kemudian menjelaskan mengenai awal peristiwa penemuan peradaban tersebut. berikut garis besar peristiwa penemuan peradaban Mohenjodaro – Harappa.
Penemuan arkeologis kota Mohenjodaro – Harappa terjadi ketika pembangunan rel kereta api dari Karachi ke Punjab abad ke-19. Dalam pembangunan tersebut ditemukan benda antik yang bernilai arkeologis. Penemuan tersebut ditindak lanjuti oleh Rakhaldas Bandyopadhyay pada tahun 1922. Hasil survenya menyatakan terdapat peradaban di daerah penemuan benda antik tersebut. Menanggapi hal tersebut ditunjukklah Sir John Hubert Marshall dikenal dengan John Marshall. John Marshall dijadikan Direktur Jenderal Arkeologi India oleh Lord Curzon, seorang dewan Inggris untuk India. Penggalian besar dilakukan John Marshall pada tahun 1930, hasilnya didapati reruntuhan kota Mohenjodarro – Harappa. Penelitian menemukan bahwa kedua peradaban tersebut memiliki kebudayaan yang tinggi.
4) Guru menyampaikan beberapa topik bahasan mengenai “Peradaban Awal Sungai Indus – Gangga” dan memberi pandangan pentingnya topik ini.
5) Guru menyampaikan tujuan dan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik.
6) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok (kelompok I, II, III, IV, V, dan VI).

Kegiatan Inti
1) Peserta didik dipaparkan secara singkat mengenai Peradaban Awal Sungai Indus – Gangga, baik secara kehidupan ekonomi, kebudayaan, dan pemerintahan.
2) Setiap kelompok ditugaskan untuk melakukan kajian tentang peradaban awal Sungai Indus – Gangga yang diklasifikasikan di bidang ilmu, teknologi, kepercayaan, pertanian, pemerintahan, dan budaya.
3) Selanjutnya peserta didik ditunjuk secara acak untuk mempresentasikan hasil kajiannya.
Kagiatan Penutup
1) Peserta didik diberikan ulasan singkat tentang materi yang baru dibahas dan diskusikan.
2) Peserta didik ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
3) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak untuk mendapat umpan balik atas pembelajaran minggu ini, misalnya bagaimana akulturasi kebudayaan antara Bangsa Dravida dan Arya?
4) Sebagai refleksi guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran yang baru saja berlangsung serta menanyakan kepada peserta didik apa manfaat yang dapat diperoleh setelah belajar topik ini.
c. Penilaian
1. Penilaian diberikan melalui pengamatan ketika diskusi kelas terutama dalam penyajian topik, keaktifan peserta didik dalam bertanya dan menjawab, kemampuan menyampaikan pendapat, dan kerja sama kelompok.
2. Peserta didik diminta melaksanakan diberi tes evaluasi dari materi pertemuan minggu ke-24 hingga minggu ke-26.
3. Hasil kerja peserta didik diberikan diberi nilai dan masukan untuk perkembangan peserta didik.

4. Pembelajaran Minggu Ke-27 (135 Menit)
Pada minggu ke-27 ini kita masih melanjutkan materi mengenai peradaban awal Asia (Cina, Sungai Indus-Gangga, dan Mesopotamia). Pertemuan minggu ini merupakan lanjutan dari pembahasan dengan materi peradaban awal Sungai Indus – Gangga. Materi yang akan dibahas selanjutnya adalah peradaban awal Mesopotamia.
a. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta didik mampu :
1) menjelaskan letak peradaban awal Sungi Indus – Gangga;
2) mengetahui kehidupan ekonomi peradaban awal Mesopotamia;
3) menganalisis hasil peradaban awal Mesopotamia; dan
4) mengetahui pemerintahan yang berkuasa pada peradaban awal Mesopotamia.

b. Materi dan Proses Pembelajaran
Pada pertemuan minggu ke-27 ini meliputi peradaban awal Mesopotamia dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya. Secara garis besar materi meloputi letak peradaban Mesopotamia, kehidupan ekonomi masyarakat Mesopotamia, hasil kebudayaan Mespotamia, dan bangsa-bangsa yang berkuasa di Mesopotamia. Pelaksanaan pembelajaran ini secara umum dibagi dalam tiga tahapan: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan Pendahuluan
1) Guru memimpin doa sebelum dimulainnya kegiatan pembelajaran.
2) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar (kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
3) Peserta didik diminta mengamati peta letak peradaban Mesopotamia. Guru menjelaskan bahwa peradaban Mesopotamia terletak diantara Sungai Tigris dan Eufarat. Daerah Mesopotamia sekarang ini dikenal dengan Irak. Sejarawan Yunani Kuno Herodotus menyebutnya sebagai “Tanah Surga Yang Indah”.
Guru kemudian menggambarkan sketsa daerah Mesopotamia di papan tulis sesuai dengan di buku. Guru kemudian menujukkan daerah Mesopotamia yang dihubungkan dengan Jordan dikenal dengan Fertile Crescent Moon (Bulan Sabit Subur).

4) Guru menyampaikan beberapa topik bahasan mengenai “Peradaban Awal Mesopotamia” dan memberi pandangan pentingnya topik ini.
5) Guru menyampaikan tujuan dan kompetensi yang haru dikuasai peserta didik.
6) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok (kelompok I, II, III, IV, V, dan VI).

Kegiatan Inti
1) Kelompok I ditugaskan untuk mencari informasi dengan studi pustaka mengenai ilmu yang dicapai Peradaban Mesopotamia. Kelompok II mencari informasi dengan studi pustaka mengenai teknologi hasil peradaban awal Mesopoamia. Kelompok III mencari informasi dengan studi pustaka mengenai kepercayaan peradaban awal Mesopotamia. Kelompok IV mencari informasi dengan studi pustaka mengenai pemerintahan yang berkembang di peradaban awal Mesopotamia. Kelompok V mencari informasi dengan studi pustaka mengenai pertanian di peradaban awal Mesopotamia. Kelompok VI mencari informasi dengan studi pustaka mengenai budaya yang berkembang di peradaban awal Mesopotamia. Pencarian informasi dan studi pustakan dilakukan menggunakan buku-buku yang dimiliki.
2) Setelah selesai menyusun informasi maka setiap kelompok membagi tugas dengan mengirimkan anggota ke kelompok lain guna mendapatkan informasi lain yang tidak dimiliki kelompoknya. Ketika meminta informasi dari kelompok lain dilakukan dengan cara bertanya dengan ramah dan sopan.
3) Setelah selesai mendapatkan informasi dari kelompok lain kegiatan selanjutnya adalah kembali ke kelompoknya masing-masing.
4) Setelah semua anggota berkumpul maka dilakukan penyusunan informasi sehingga menjadi satu materi utuh mengenai peradaban awal Mesopotamia.
5) Hasil kegiatan berupa catatan kemudian dikumpulkan pada guru sebagai hasil kerja.
Kagiatan Penutup
1) Peserta didik diberikan ulasan singkat tentang materi yang baru dibahas dan diskusikan.
2) Peserta didik ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
3) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak untuk mendapat umpan balik atas pembelajaran minggu ini, misalnya bagaimanakah keadaan Mesopotamia ketika diperintah Bangsa Akkadia? Dan pertanyaan lain sesuai kebijaksanaan guru.
4) Sebagai refleksi guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran yang baru saja berlangsung serta menanyakan kepada peserta didik apa manfaat yang dapat diperoleh setelah belajar topik ini.
c. Penilaian
1. Penilaian diberikan melalui pengamatan ketika diskusi kelas terutama dalam penyajian topik, keaktifan peserta didik dalam bertanya dan menjawab, kemampuan menyampaikan pendapat, dan kerja sama kelompok.
2. Peserta didik diminta mengerjakan tugas mandiri pada subab B-3. Mengenai pencarian artikel mengenai peradaban awal Asia dan menggubahnya dengan cara memberikan pandangan dan pendapat peserta didik dalam artikel tersebut!
3. Hasil kerja peserta didik diberikan nilai dan masukan untuk perkembangan peserta didik.

5. Pembelajaran Minggu Ke-28 (135 Menit)
Pada pertemuan ke-28 ini kita memasuki pembahasan baru. Pada pertemuan ini akan dibahas mengenai peradaban awal Afrika atau yang dikenal dengan peradaban awal Mesir. Peradaban ini juga dikenal dengan peradaban Sungai Nil.
a. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta didik mampu :
1) menjelaskan letak peradaban awal Mesir;
2) mengetahui kehidupan ekonomi peradaban awal Mesir;
3) menganalisis hasil peradaban awal Mesir; dan
4) mengetahui pemerintahan yang berkuasa pada peradaban awal Mesir.
b. Materi dan Proses Pembelajaran
Pembelajaran minggu ke-28 ini secara khusus akan membahas peradaban awal Mesir. Materi meliputi ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya peradaban Sungai Nil. Pada pertemuan ini dilakukan proses pembelajaran untuk mengembangkan pengetahuan, mengolah informasi guna mendalami materi pembelajaran, serta menyajikan materi secara mandiri.
Pelaksanaan pembelajaran ini secara umum dibagi dalam tiga tahapan: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan Pendahuluan
1) Guru memimpin doa sebelum dimulainnya kegiatan pembelajaran.
2) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar (kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
3) Peserta didik diminta menyimak peta peradaban Mesir Kuno atau Sungai Nil pada hal ___. Guru memberikan penjelasan bahwa daerah di Sungai Nil merupakan darah yang sangat subur. Sementara daerah di sekitarnya yang jauh dari Sungai Nil berupa padang pasir yang gersang. Karena manfaat Sungai Nil sangat besar bagi kehidupan di Mesir, Herodotus menyebut bahwa “Mesir Merupakan Hadiah dari Sungai Nil”.
4) Guru menyampaikan beberapa topik bahasan mengenai “Peradaban Awal Mesir” dan memberi pandangan pentingnya topik ini.
5) Guru menyampaikan tujuan dan kompetensi yang haru dikuasai peserta didik.
6) Guru menyiapkan potongan kertas kecil sesuai dengan jumlah peserta didik di kelas. Pada tiap potongan diberi topik bahasan mengenai peradaban awal Mesir. Misalnya, Sungai Nil, Pyramid, Papyrus, dan Amenhotep. Kertas kemudian di lipat dan dimasukan dalam wadah yang terbuka.

Kegiatan Inti

1) Peserta didik kemudian diminta satu persatu untuk maju dan mengambil salah satu potongan kertas yang telah disiapkan. Kertas dibuka kemudian nama peserta didik dan topik bahasan di catat. Hal tersebut terus dilakukan hingga semua peserta didik mendapatkan jatah topik bahasan. Potongan kertas kembali dilipat dan dikumpulkan pada wadah semula.
2) Peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan pengkajian informasi, sumber-sumber materi, dan berdiskusi dengan teman semejanya.
3) Setelah waktu habis, guru menerangkan tata cara kegiatan kelas. Peserta didik akan diminta maju satu persatu menerangkan topik yang didapatkannya. Kesempatan untuk maju ke depan kelas dilakukan dengan pengambilan potongan kertas. Guru mengambil satu potongan kertas kemudian topik yang tertulis pada kertas tersebut dibacakan. Peserta didik yang mendapatkan topik pada kertas maju menjelaskan mengenai topik tersebut dengan jelas.
4) Peserta didik yang tidak dipanggil boleh memberikan pertanyaan secara terbatas.
5) Setelah penjelasan peserta didik selesai, maka guru kembali mengambil kertas untuk memberi kesempatan pada peserta didik lain. Lakukan kegiatan tersebut hingga semua peserta didik mendapat kesempatan maju menjelaskan.

Kagiatan Penutup
1) Peserta didik diberikan ulasan singkat tentang materi yang baru dibahas dan diskusikan.
2) Peserta didik ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
3) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak untuk mendapat umpan balik atas pembelajaran minggu ini, misalnya apakah mumy itu?
4) Sebagai refleksi guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran yang baru saja berlangsung serta menanyakan kepada peserta didik apa manfaat yang dapat diperoleh setelah belajar topik ini.
c. Penilaian
1. Penilaian diberikan melalui pengamatan ketika diskusi kelas terutama dalam penjelasan topik oleh peserta didik.
2. Penilaian berikutnya dilakukan guru dengan meminta peserta didik mengerjakan kegiatan mandiri pada akhir subab C, mengenai analisis sitem pemerintahan Mesir Kuno. Tugas dikerjakan pada buku tugas
3. Hasil kerja peserta didik diberikan diberi nilai dan masukan untuk perkembangan peserta didik.

6. Pembelajaran Minggu Ke-29 (135 Menit)
Pada minggu ke-29 ini kita akan membahas materi yang berbeda. Pada pertemuan ini akan membahas materi dengan topik peradaban awal Pulau Kreta dan Yunani Kuno. Sesi pembelajaran ini sebagai proses pencapaian kompetensi terkait dengan mengolah informasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada. Pertanyaan-pertanyaan diajukan guna mencari dan mengolah informasi, dalam rangka mendalami dan memahami materi pembelajaran ini. Sesi ini merupakan bagian dari pembahasan materi mengenai “Menjelaskan Peradaban Awal Eropa (Pulau Kreta, Yunani Kuno, dan Romawi) dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya. Sebagaimana dijelaskan di atas, pembelajaran Minggu ke-29 ini akan membahas peradaban awal Pulau Kreta dan Yunani Kuno. Sedangkan Peradaban Romawi akan dibahas dalam pembelajaran minggu ke-30.
a. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta didik mampu :
1) menjelaskan letak peradaban awal Pulau Kreta dan Yunani Kuno;
2) mengetahui kehidupan ekonomi peradaban awal Pulau Kreta dan Yunani Kuno;
3) menganalisis hasil peradaban awal Pulau Kreta dan Yunani Kuno; dan
4) mengetahui pemerintahan yang berkuasa pada peradaban awal Pulau Kreta dan Yunani Kuno.

b. Materi dan Proses Pembelajaran
Pada pertemuan minggu ke-29 ini, materi yang akan disampaikan terdapat pada Bab IV, Subbab D-1 dan D-2. Pelaksanaan pembelajaran secara umum dibagi tiga tahapan: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan Pendahuluan
1) Guru memimpin doa sebelum dimulainnya kegiatan pembelajaran.
2) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar (kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
3) Guru menyiapkan dua paket soal mengenai peradaban Pulau Kreta dan Yunani Kuno. Kedua paket soal tersebut diketik dan dicetak sesuai dengan jumlah peserta didik. Satu paket soal berjumlah separuh dari total peserta didik.
4) Peserta didik diminta mengamati peta wilayah Yunani Kuno. Guru akan menjelaskan Letak Peradaban Pulau Kreta dan Yunani yang masih satu wilayah. Guru menerangkan bahwa peradaban Pulau Kreta merupakan cikal bakal dari peradaban awal di Eropa. Suku bangsa Ionia, Doria, dan Aeolia yang datang dari Eropa tengah bermukim di daratan utara Pulau Kreta. Suku bangsa tersebut akhirnya mendapat pengaruh dan mempelajari dari peradaban Pulau Kreta. Ketika peraban pulau Kreta mulai terpuruk, suku-suku bangsa tersebut meneruskan peradaban Pulau Kreta dan muncul sebagai bangsa Yunani Kuno.

5) Guru menyampaikan beberapa topik bahasan mengenai “Peradaban Awal Pulau Kreta dan Yunani Kuno” dan memberi pandangan pentingnya topik ini.
6) Guru menyampaikan tujuan dan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik.
7) Guru memberikan kesempata peserta didik untuk bertanya mengenai materi yang dibahas.

Kegiatan Inti
1) Guru menerangkan kegiatan kelas yang akan dilakukan. Bahwa akan dilakukan test untuk memancing siswa mencari informasi mengenai peradaban awal Pulau Kreta dan Yunani Kuno. Soal dibuat dua paket dengan soal yang berbeda antara satu paket dengan lainnya. Siswa yang duduk satu meja akan mendapatkan paket soal yang berbeda. Soal boleh dikerjakan dengan membuka buku materi.
2) Guru kemudian membagikan paket soal.
3) Setelah selesai guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengerjakan dan diberikan waktu sesuai kebijakan guru.
4) Guru memberikan peringatan agar dikerjakan dengan tertib, mandiri, jujur, dan penuh tanggung jawab.
5) Setelah selesai mengerjakan soal, maka hasil pekerjaan di tukar antara peserta didik satu dengan yang lain secara acak. Kemudian dilakukan pembahasan bersama.
6) Selama pembahasan peserta didik mengoreksi hasil pekerjaan yang dipegangnya.
7) Selama pembahasan peserta didik diberi kesempatan bertanya mengenai materi yang tidak dipahaminya.
8) Hasil kerja kemudian diberi nilai dan dikumpulkan pada guru.
Kagiatan Penutup
1) Peserta didik diberikan ulasan singkat tentang materi yang baru dibahas dan diskusikan.
2) Peserta didik ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
3) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak untuk mendapat umpan balik atas pembelajaran minggu ini, misalnya bagaimana kehidupan ekonomi masyarakat Pulau Kreta? Dan pertanyaan lain sesuai kebijaksanaan guru.
4) Sebagai refleksi guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran yang baru saja berlangsung serta menanyakan kepada peserta didik apa manfaat yang dapat diperoleh setelah belajar topik ini.
c. Penilaian
1. Penilaian diberikan melalui pengamatan dalam mengerjakan soal (apakah tertib, jujur, dan tanggung jawab), keaktifan peserta didik ketika pembahasan, dan hasil dari pekerjaannya.
2. Hasil kerja peserta didik diberikan nilai dan masukan untuk perkembangan peserta didik.

7. Pembelajaran Minggu Ke-30 (135 Menit)

Pada minggu ke-30 ini kita masih berkaitan dengan peradaban awal Pulau Kreta dan Yunani Kuno. Materi yang akan dibahas adalah peradaban awal Romawi Kuno. Pembelajaran ini sebagai proses pencapaian kompetensi dalam mengolah informasi, dalam rangka mendalami dan menghayati materi pembelaran ini.
d. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta didik mampu :
1) menjelaskan letak peradaban awal Romawi Kuno;
2) mengetahui kehidupan ekonomi peradaban awal Romawi Kuno;
3) menganalisis hasil peradaban awal Romawi Kuno; dan
4) mengetahui pemerintahan yang berkuasa pada peradaban awal Romawi Kuno.

e. Materi dan Proses Pembelajaran
Pada pertemuan minggu ke-30 terdapat pada bab IV subab C-3. Materi menyangkut peradaban awal Romawi Kuno dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya. Pelaksanaan pembelajaran ini secara umum dibagi dalam tiga tahapan: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan Pendahuluan
1) Guru memimpin doa sebelum dimulainnya kegiatan pembelajaran.
2) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar (kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
3) Peserta didik diminta mengamati peta letak peradaban Romawi Kuno pada buku siswa halaman ____. Guru menjelaskan bahwa peradaban Romawi Kuno terletak di Negara Italia saat ini. Kaisar Romawi Kuno sering melakukan ekspansi wilayah, sehingga wilayahnya sangat luas. Pada perkembanganya Romawi Kuno dibagi dalam dua wilayah, Romawi Barat dan Romawi Timur. Romawi Barat beribu kota di Roma dan diperintah oleh Diocletan sedangkan Romawi Timur (Binzantium) beribu kota di Constantinopel dan diperintah oleh Constantin. Guru menjelaskan pembagian wilayah keduannya.

4) Guru menyampaikan beberapa topik bahasan mengenai “Peradaban Awal Romawi Kuno” dan memberi pandangan pentingnya topik ini.
5) Guru menyampaikan tujuan dan kompetensi yang haru dikuasai peserta didik.
6) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok (kelompok I, II, III, IV, V, dan VI).

Kegiatan Inti
1) Kelompok I ditugaskan untuk mencari informasi dengan studi pustaka mengenai ilmu yang dicapai Peradaban Romawi Kuno. Kelompok II mencari informasi dengan studi pustaka mengenai teknologi hasil peradaban awal Romawi Kuno. Kelompok III mencari informasi dengan studi pustaka mengenai kepercayaan peradaban awal Romawi Kuno. Kelompok IV mencari informasi dengan studi pustaka mengenai pemerintahan yang berkembang di peradaban awal Romawi Kuno. Kelompok V mencari informasi dengan studi pustaka mengenai pertanian di peradaban awal Romawi Kuno. Kelompok VI mencari informasi dengan studi pustaka mengenai budaya yang berkembang di peradaban awal Romawi Kuno. Pencarian informasi dan studi pustakan dilakukan menggunakan buku-buku yang dimiliki.
2) Setelah selesai menyusun informasi maka setiap kelompok membagi tugas dengan mengirimkan anggota ke kelompok lain guna mendapatkan informasi lain yang tidak dimiliki kelompoknya. Ketika meminta informasi dari kelompok lain dilakukan dengan cara bertanya dengan ramah dan sopan.
3) Setelah selesai mendapatkan informasi dari kelompok lain kegiatan selanjutnya adalah kembali ke kelompoknya masing-masing.
4) Setelah semua anggota berkumpul maka dilakukan penyusunan informasi sehingga menjadi satu materi utuh mengenai peradaban awal Mesopotamia.
5) Hasil kegiatan berupa catatan kemudian dikumpulkan pada guru sebagai hasil kerja.
Kagiatan Penutup
1) Peserta didik diberikan ulasan singkat tentang materi yang baru dibahas dan diskusikan.
2) Peserta didik ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
3) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak untuk mendapat umpan balik atas pembelajaran minggu ini, misalnya mengapa di Romawi Kuno sering terjadi kudeta?.
4) Sebagai refleksi guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran yang baru saja berlangsung serta menanyakan kepada peserta didik apa manfaat yang dapat diperoleh setelah belajar topik ini.
f. Penilaian
1. Penilaian diberikan melalui pengamatan ketika diskusi kelas terutama dalam penyajian topik, keaktifan peserta didik dalam bertanya dan menjawab, kemampuan menyampaikan pendapat, dan kerja sama kelompok.
2. Peserta didik diminta mengerjakan tugas mandiri pada subab D mengenai peradaban awal Eropa (Pulau Kreta, Yunani Kuno, dan Romawi Kuno. Tugas kemudian dikumpulkan pada guru untuk menadapatkan penilaian.
3. Hasil kerja peserta didik diberikan nilai dan masukan untuk perkembangan peserta didik.

8. Pembelajaran Minggu Ke-31 (135 Menit)
Pada minggu ke-31 ini kita memasuki materi baru mengenai peradaban awal di Amerika(Peradaban Maya, Aztec, dan Inka) dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya. Pada minggu ke-24 ini akan dilakukan pembelajaran dengan diskusi, mengolah informsi, dan menanya sehingga peserta didik lebih mendalami materi pelajaran minggu ini.
a. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta didik mampu :
1) menjelaskan letak peradaban awal Amerika (Peradaban Maya, Aztec, dan Inka);
2) mengetahui kehidupan ekonomi peradaban awal Amerika (Peradaban Maya, Aztec, dan Inka);
3) menganalisis hasil peradaban awal Amerika (Peradaban Maya, Aztec, dan Inka); dan
4) mengetahui pemerintahan yang berkuasa pada peradaban awal Amerika (Peradaban Maya, Aztec, dan Inka).
b. Materi dan Proses Pembelajaran
Pembelajaran minggu ke-31 ini dengan materi peradaban awal Amerika (Peradaban Maya, Aztec, dan Inka). Materi ini berada di buku siswa Bab IV, subab E. Materi pembelajaran yang diperlukan adalah ilmu, teknologi, kepercayaan, pertanian, dan pemerintahan suku Maya, Aztec, dan Inka. Pelaksanaan pembelajaran ini secara umum dibagi dalam tiga tahapan: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan Pendahuluan
1) Guru memimpin doa sebelum dimulainnya kegiatan pembelajaran.
2) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar (kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
3) Peserta didik diminta untuk melihat peta wilayah Amerika Tengah pada buku siswa halaman ___. Wilayah Amerika Tengah merupakan daerah keberadaan peradaban Maya, Aztec, dan Inka. Wilayah tersebut cukup subur dan bergunung-gunung. Karena kedaan geografis yang bergunung-gunung ini maka dikembangkan pertanian yang berupa terasering. Gunung-gunung tersebut juga menyediakan banyak bebatuan sehingga dimanfaatkan untuk bahan bangunan. Bangunan-bangunan peradaban awal Amerika menggunakan teknik pemotongan dan pembentukan batu yang tinggi.
4) Guru menyampaikan beberapa topik bahasan mengenai “Peradaban Awal Amerika” dan memberi pandangan pentingnya topik ini.
5) Guru menyampaikan tujuan dan kompetensi yang haru dikuasai peserta didik.
6) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok (kelompok I, II, III, IV, V, dan VI).

Kegiatan Inti
1) Kelompok I dan IV diberi tugas untuk mendiskusikan mengenai peradaban Maya. Kelompok II dan V diberi tugas untuk mendiskusikan mengenai peradaban Aztec. Kelompok III dan VI diberi tugas untuk mendiskusikan peradaban Inka.
2) Hasil diskusi di catat dan masing-masing anggota memiliki catatan tersebut.
3) Kemudian dilakukan diskusi kelas. Kelompok I maju untuk mempresentasikan hasil diskusinya. Ketika kelompok I maju kelompok lain menyimak dan diberi kesempatan bertanya. Ketika kelompok I mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan maka kelompok IV diharuskan membantu. Sebaliknya ketika kelompok IV maju, maka kelompok I menjadi kelompok yang membantunya. Lakukan hal yang sama dengan kelompok-kelompok lainnya sehingga semua kelompok mendapatkan kesempatan maju didepan kelas.
Kagiatan Penutup
1) Peserta didik diberikan ulasan singkat tentang materi yang baru dibahas dan diskusikan.
2) Peserta didik ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
3) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak untuk mendapat umpan balik atas pembelajaran minggu ini, teknologi apa saja yang dihasilkan oleh Suku Inka?
4) Sebagai refleksi guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran yang baru saja berlangsung serta menanyakan kepada peserta didik apa manfaat yang dapat diperoleh setelah belajar topik ini.
c. Penilaian
1. Penilaian diberikan melalui pengamatan ketika diskusi kelas terutama dalam penyajian topik, keaktifan peserta didik dalam bertanya dan menjawab, kemampuan menyampaikan pendapat, dan kerja sama kelompok.
2. Peserta didik diminta mengerjakan tugas pada akhir Bab IV subab E. Hasil penugasan dikumpulkan untuk diberi nilai.
3. Hasil kerja peserta didik diberikan diberi nilai dan masukan untuk perkembangan peserta didik.

9. Pembelajaran Minggu Ke-32 (135 Menit)
Pada pertemuan ke-32 merupakan gabungan antara peradaban awal dunia dan Indonesia. Materi bab ini adalah hasil peradaban awal dunia dan Indonesia yang masih ada dan berkaitan dengan masa kini.
a. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta didik mampu :
1) Mengetahui keterkaitan peradaban awal dunia dan Indonesia dan masa kini yang berhubungan dengan lingkungan;
2) Mengetahui keterkaitan peradaban awal dunia dan Indonesia dan masa kini yang berhubungan dengan hukum;
3) Mengetahui keterkaitan peradaban awal dunia dan Indonesia dan masa kini yang berhubungan dengan kepercayaan;
4) Mengetahui keterkaitan peradaban awal dunia dan Indonesia dan masa kini yang berhubungan dengan pemerintahan; dan
5) Mengetahui keterkaitan peradaban awal dunia dan Indonesia dan masa kini yang berhubungan dengan sosial.
b. Materi dan Proses Pembelajaran
Pembelajaran minggu ke-32 ini secara khusus akan membahas keterkaitan peradaban awal dunia dan Indonesia dengan masa kini. Pada pertemuan ini dilakukan proses pembelajaran untuk mengembangkan pengetahuan, mengolah informasi guna mendalami materi pembelajaran, serta menyajikan materi secara mandiri.
Pelaksanaan pembelajaran ini secara umum dibagi dalam tiga tahapan: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan Pendahuluan
1) Guru memimpin doa sebelum dimulainnya kegiatan pembelajaran.
2) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar (kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
3) Guru menjelaskan bahwa banyak hal yang ada dan dimanfaatkan manusia pada masa kini, merupakan pengembangan dari hasil peradaban masa lalu. Contohnya adalah teknik pembuatan barang dari logam, demokrasi, dan pelaksanaan olimpiade.
4) Guru menyampaikan beberapa topik bahasan mengenai “Keterkaitan Peradaban Awal Dunia Dan Indonesia Dengan Masa Kini” dan memberi pandangan pentingnya topik ini.
5) Guru menyampaikan tujuan dan kompetensi yang haru dikuasai peserta didik.

Kegiatan Inti

1) Peserta didik diminta mengamati lingkungan, menganalisis, dan merenungkan semua benda dan kebudayaan manusia masa kini yang berkaitan dengan peradaban awal dunia dan Indonesia. Peserta didik menuliskan apa saja hasil dari kegiatan tersebut. Hasil yang diberi penjelasan keterkaitannya dengan peradaban awal dunia dan Indonesia.
2) Setelah selesai, peserta didik diminta maju satu-persatu untuk membacakan hasil kegiatan tersebut.
3) Peserta didik yang berada di tempat duduk diminta menyimak dan memberikan tanggapan.

Kagiatan Penutup
1) Peserta didik diberikan ulasan singkat tentang materi yang baru dibahas dan diskusikan.
2) Peserta didik ditanya apakah sudah memahami materi tersebut.
3) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak untuk mendapat umpan balik atas pembelajaran minggu ini, misalnya hasil dari peradaban apakah olimpiade itu?
4) Sebagai refleksi guru memberikan kesimpulan tentang pelajaran yang baru saja berlangsung serta menanyakan kepada peserta didik apa manfaat yang dapat diperoleh setelah belajar topik ini.
c. Penilaian
1. Penilaian diberikan melalui pengamatan ketika diskusi kelas terutama dalam penjelasan topik oleh peserta didik.
2. Penilaian berikutnya dilakukan dengan memberikan tugas pada peserta didik untuk mengerkan tugas akhir bab dan Latihan Akhir Semester II.
3. Hasil kerja peserta didik diberikan diberi nilai dan masukan untuk perkembangan peserta didik.

D. Pengayaan
Kegiatan pengayaan merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan pada akhir bab. Kegiatan ini dilaksanakan setelah peserta didik telah menguasai materi pembelajaran pada buku teks Sejarah Peminatan Bab IV. Materi pada bab IV mengenai keterkaitan peradaban awal dunia dan Indonesia serta keterkaitannya dengan manusia masa kini dalam cara berhubungan dengan lingkungan, hukum, kepercayaan, pemerintahan, dan sosial. Pada prinsipnya perkembangan peradaban manusia masa kini sebenarnya memiliki hubungan dengan peradaban awal manusia di masa lalu. Perkembangan peradaban sangat berkaitan dengan keadaan geografis. Keadaan geografis yang dimaksud adalah kondisi tanah yang subur dan berada di sumber-sumber air, seperti Sungai Nil, Sungai Gangga, Sungai Indus, Sungai Huang Ho, Sungai Eufarat, dan Sungai Tigris. Hal itu dikarenakan kebutuhan dasar manusia akan pangan dan air. Keadaan geografis yang berupa pegunungan berbatu seperti di Yunani, Romawi, dan Amerika mendorong manusia memanfaatkan batuan yang ada sebagai bahan bangunan dan keperluan lainnya. Diantara semua itu terdapat hal yang paling penting adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia. Anugerah tersebut adalah akal dan pikirian yang membuat manusia berkarya dan memanfaatkan sumber daya alam yang disediakan oleh-Nya.
Untuk kegiatan pengayaan pada bab ini dapat dilakuakan dengan beberapa hal dan pilihan. Sebagai contoh peserta didik dapat diberi film-film dokumenter, penelitian, dan fiksi ilmiah yang didasarkan pada mitos peradaban awal dunia. Dari film-film tersebut dapat didapatkan pengetahuan tambahan dan gambaran yang lebih baik mengenai peradaban awal dunia. Banyak film yang merupakan film ilmiah yang dihasilkan oleh National Geographic dan Discovery Channel yang membahas masalah peradaban awal dunia. Hal yang harus menjadi perhatian adalah film fiksi ilmiah yang didasarkan pada mitos, karena film tersebut harus dikritisi lebih lanjut. Contohnya adalah film “Troy”, film tersebut bisa memberikan gambaran berupa teknologi senjata, kapal layar, bangunan-bangunan, dan beberapa tokoh penting pada peradaban awal Yunani Kuno. Guru diharapkan memberi penjelasan mengenai hal-hal yang harus dikritisi, misalnya adalah kebenaran akan mitos tersebut.
E. Remidial
Kegiatan remidial diberikan kepada peserta didik yang sesuai dengan penilaian belum mencapai kompetensi yang telah disebutkan. Bentuk remidiasi bisa dilakuan dengan mengerjakan tugas portofolio. Selain itu guru mengarahkan untuk mempelajari materi pada bab IV. Guru mengarahkan sesuai dengan penilaian yang dilakukan, peserta didik yang bersangkutan tidak memenuhi. Misalnya peserta didik A sesuai dengan penilaian tidak mencapai kompetensi dalam materi Peradaban Awal Amerika. Maka guru mengarahkan peserta didik A untuk mempelajari kembali Peradaban Awal Amerika. Peserta didik diminta komitmennya untuk mempelajari materi tersebut dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab dalam rangka memahami materi pelajaran. Guru bersepakat dengan peserta didik, jika peserta didik melaksanakan dengan baik maka akan diberi nilai tambahan. Setelah itu guru memberikan tes uji kompetensi kembali bagi peserta didik yang mengikuti remidi.
F. Interaksi Guru dan Orang Tua
Kegiatan interaksi guru dan orang tua dilakukan untuk menyamakan persepsi dan usaha bersama antara guru dan murid dalam melakukan pendidikannya. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya adalah meminta peserta didik memberikan hasil pekerjaan dan tugas yang telah dinilai guru dan diberikan masukan-masukan. Masukan tersebut berupa permintaan guru kepada orang tua agar memberikan pengarahan dan nasehat di rumah mengenai pembelajarannya. Orang tua juga bisa diundang oleh guru ke sekolah atau guru yang datang bersilaturahmi ke rumah orang tua untuk membicarakan perkembangan peserta didik. sebagai komitmen antara guru dan orang tua dilakukan dengan meberikan apresiasi untuk mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan dalam pemahaman materi. Hal yang sangat penting dalam komitmen antara guru dan orang tua adalah penekanan dalam karakter peserta didik. karakter tersebut adalah sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, bekerja keras, amanah, berguna bagi masyarakat, sopan, santun, menghormati orang lain, dan cinta budaya. Karena karakter ini akan selalu digunakan dan diperlukan peserta didik sepanjang hidupnya dalam masyarakat.

Tugas Akhir Bab 4.
A. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang paling benar!

1. Kebudayaan Bacson – Hoabinh memiliki pengaruh terhadap kebudayaan awal di Indonesia, berikut merupakan hasil kebudayaan Bacson – Hoabinh adalah ….
a. kapak perimbas
b. kapak penetak
c. kapak corong
d. nekara
e. flakes
2. Pergantian pemerintahan di Cina membuat ajaran Kong Fu Tse dilarang dan buku-buku hasil ajaran Kong Fu Tse dibakar, hal ini terjadi pada masa Dinasti ….
a. Han
b. Chin
c. Ming
d. Chou
e. Mongol
3. Pembangunan Tembok Besar Cina memiliki banyak tujuan, berikut yang bukan tujuan dari dibangunya Tembok Besar Cina adalah ….
a. menjaga keamanan rakyat
b. sebagai benteng pertahanan
c. menjaga kententraman bangsa Cina
d. menahan serangan dari suku-suku utara
e. agar suku-suku di luar Cina segan pada Cina
4. Pada peradaban Lembah Sungai Gangga berkembang suatu sistem kelas sosial yang dikenal dengan kasta. Berikut yang bukan termasuk kasta dalam peradaban Lembah Sungai Gangga adalah ….
a. Paria
b. Sudra
c. Ksatria
d. Waisya
e. Brahmana
5. Bangsa Arya dan Dravida melakukan percampuran kebudayaan dan menghasilkan keercayaan yang dikenal dengan agama ….
a. Islam
b. Hindu
c. Kristen
d. Buddha
e. Jainisme
6. Sudut derajad pada lingkaran merupakan hasil peradaban Mesopotamia, ketika di kuasai oleh bangsa ….
a. Akadia
b. Persia
c. Chaldea
d. Sumeria
e. Babylonnia
7. Sistem provinsi yang dipakai di Indonesia merupakan pengaruh dari kebudayaan Mesopotamia, kebudayaan ini diterapkan di Mesopotamia pada masa Raja ….
a. Darius
b. Sargon
c. Hammurabi
d. Ur-Nammu
e. Nebukanedzar
8. Sistem pemerintahan di Yunani terdiri dari polis-polis yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut, kecuali ….
a. Autarki
b. Otonomi
c. Swasembada
d. kemerdekaan Politik
e. memiliki militer sendiri
9. Tiang batu yang ujungnya runcing sebagai lambang pemujaan pada dewa di Mesir disebut dengan ….
a. Sphinx
b. Piramida
c. Obelisk
d. Mummy
e. Giza
10. Peradaban Amerika Kuno didukung oleh Suku Inka, pusat peradabannya sekarang ini berada di negara ….
a. Argentina
b. Brasil
c. Peru
d. Mexico
e. Chile

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Apa yang menyebabkan munculnya kepercayaan Jain dan Buddha di India?
2. Siapa raja Mesopotamia yang membuat undang-undang dan apa yang menyebabkan raja tersebut membuatnya?
3. Apa saja hasil kebudayaan Mesir Kuno yang berwujud bangunanan? Terangkan!
4. Bagaimana sistem pemerintahan yang digariskan oleh Lycurgus?
5. Apa yang menyebabkan Romawi mengalami keruntuhan?

Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
1. e 6. d
2. b 7. a
3. e 8. e
4. a 9. c
5. b 10. c

Uraian
1. Munculnya kepercayaan Jain dan Buddha di India karena agama Hindu yang berkasta-kasta membuat masyarakat India merasa sangat di tindas karena ketidak adilan, ditambah kaum Brahmana yang semakin berkuasa.
2. Raja Mesopotamia yang membuat undang-undang adalah Hammurabi, untuk itu dikenal dengan UU Hammurabi atau Codex Hammurabi, undang-undang tersebut dibuat untuk mengatur masyarakat agar tertata dan tercapai kehidupan aman dan stabil.
3. Kebudayaan Mesir Kuno yang berwujud bangunan sebagai berikut.
a. Piramida
Piramida merupakan bangunan besar dari batu yang disusun rapi dan menggunakan model punden berundak. Piramida berfungsi sebagai makam dari raja-raja.
b. Sphinx
Spihnx merupakan patung besar berbentuk singa berkepala manusia, hal tersebut merupakan lambang kekuatan dan kebijaksanaan.
c. Obelisk
Obelisk adalah tiang batu yang ujungnya runcing sebagai lambang pemujaan kepada roh dan dewa. Obelisk juga dipakai sebagai tempat mencatat kejadian-kejadian penting.
d. Kuil
Masyarakat Mesir juga membangun kuil yang indah dan megah sebagai tempat pemujaan bagi para dewa.
4. Sistem pemerintahan Sparta yang digariskan Lycurgus adalah
a. pemerintahan dipegang oleh dua raja;
b. Eklesia (dewan rakyat) bertugas menentukan perang, menyetujui rencana undang-undang dan memilih anggota Dewan Ephoroi;
c. Dewan Ephoroi beranggotakan lima orang yang bertugas sebagai dewan pengawas, mengadili raja, dan membantu pemerintahan jika raja berperang;
d. Gerusia (Dewan Tua-Tua) sebagai penasihat raja;
e. Rakyat Sparta terbagi atas dua golongan, yaitu bangsa Doria sebagai kelas satu, dan golongan militer sebagai golongan istimewa.

5. Romawi mengalami keruntuhan akibat dari kerakusan dari jenderal-jenderalnya yangmenginginkan kekuasaan, para pejabat yang korup, dan serangan dari bangsa bar-bar dan Turki Utsmani.

Latihan Ulangan Semester 2

A. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan memberikan tanda (x) pada huruf a, b, c, d, dan e di depan jawaban yang paling tepat.
1. Sejarah memiliki dimensi ruang, artinya peristiwa sejarah terjadi pada ….
a. tempat dan daerah tertentu
b. kurun waktu tertentu
c. sembarang periode
d. sembarang waktu
e. periode tertentu
Jawab: a
2. Kurun waktu atau periodisasi untuk sejarah pada kerajaan biasanya didasarkan pada ….
a. periodisasi sejarah
b. prasasti zaman Purba
c. kekuasaan seorang penguasa
d. peninggalan benda-benda bersejarah
e. kekuasaan sang raja dan masa sebuah kerajaan berdiri
Jawab: e
3. Prinsip dasar dalam penulisan sejarah adalah sejarah ….
a. tersusun menarik perhatian pembaca
b. harus mengungkap data dan fakta secara umum
c. harus dapat memenuhi kebutuhan pemerintah yang sedang berlangsung
d. harus dapat memberikan manfaat bagi seluruh umat manusia di masa lalu
e. harus disusun secara objektif dan sistematis dalam kerangka pemikiran ilmiah
Jawab: e
4. Jika kita belajar pada masa lalu kita maka berguna untuk mengenal diri sendiri. Hal ini berarti sejarah membuat ….
a. manusia akan menganggap masa lalu sebagai suatu kenangan yang dapat membahagiakan dirinya
b. manusia berusaha membuat sejarah dirinya sendiri dengan bijaksana
c. manusia memandang dirinya sendiri dalam sejarah
d. manusia akan melakukan introspeksi diri
e. manusia mengetahui berartinya masa lalu
Jawab: d
5. Suatu masa ketika manusia belum mengenal tulisan apalagi meninggalkan kebudayaan tertulisnya disebut dengan ….
a. zaman Kegelapan
b. zaman Prasejarah
c. zaman Sejarah
d. zaman Jahiliyah
e. zaman Batu
Jawab: b
6. Kulit dari siput dan kerang yang merupakan makanan dari manusia purba kemudian menumpuk dan mnejadi bukit kapur setelah ratusan tahun, disebut dengan ….
a. menhir
b. dolmen
c. sarkofogus
d. abris sous roche
e. kjokkenmoddinger
Jawab: e
7. Zaman dimana binatang raksasa mulai berkurang dan digantikan dengan mamalia sejenis primata adalah zaman ….
a. Arkaikum
b. mesozoikum
c. neozoikum
d. palaeolitikum
e. palaeozoikum
Jawab: c
8. Batu yang berbentuk seperti lesung yang terdiri dari wadah dan tutup yang berfungsi sebagai peti mati disebut dengan ….
a. menhir
b. dolmen
c. obelisk
d. sarkofagus
e. peti kubur batu
Jawab: d
9. Teknik pembuatan alat dari logam yang disebut a cire perdue adalah teknik pembuatan logam menggunakan bahan ….
a. tanah liat
b. alat celup
c. cetakan lilin
d. cetakan bakar
e. bahan setangkap
Jawab: a
10. Manusia purba mulai mengenal adanya sistem pemerintahan sederhana. Sistem pemerintahan tersebut berupa pemimpin yang ditunjuk berdasarkan primus interpares. Kepemimpinan tersebut berkembang pada masa ….
a. berburu
b. undagi
c. meramu
d. peralihan
e. bercocok tanam
Jawab: e
11. Pengaruh kebudayaan India di Indonesia adalah ….
a. keahlian dalam bercocok tanam
b. dikenalnya huruf Pallawa
c. dikenalnya huruf piktograf
d. kemampuan membuat alat dari perunggu
e. penggunaan istilah astronomi
Jawab: b
12. Nilai budaya prasejarah yang masih relevan sampai dewasa ini adalah ….
a. kepercayaan kepada yang gaib
b. kerja keras dalam menghadapi tantangan
c. prinsip hidup sama rasa, senasib, dan sepenanggungan
d. bekerja membantu orang lain tanpa pamrih
e. toleransi dalam berkepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Jawab: d
13. Bangsa Arya berhasil mendesak bangsa Dravida dan member nama daerah sungai Indus dan Gangga sebagai Aryawarta yang artinya ….
a. Negara Arya
b. daerah orang Dravida
c. tanah milik orang Arya
d. daerah pemukiman Arya
e. tanah yang direbut orang Arya
Jawab: d
14. Tembok raksasa Cina pembangunannya dimulai pada masa Dinasti …..
a. Han
b. Chou
c. Ming
d. Chin
e. Shang
15. Kaisar Romawi yang tidak senang terhadap perkembangan agama Nasrani dan menyuruh pasukannya untuk membantai pemeluk Nasrani adalah …
a. Tiberius
b. Julius Caesar
c. Konstantin
d. Yusthianus
e. Octavianus

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang benar!
1. Apa saja persyaratan sejarah sebagai ilmu?
2. Sebut dan jelaskan macam interpretasi sejarah!
3. Jelaskan secara singkat perkembangan teknologi pada masa Praaksara di Indonesia!
4. Mengapa peradaban tertua dan besar muncul pada daerah sekitar sungai?
5. Sebutkan tokoh-tokoh Yunani yang masih kita kenang dan karyanya masih kita rasakan hingga sekarang!

Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
1. a 6. e 11. b
2. e 7. c 12. d
3. e 8. d 13. d
4. d 9. a 14. d
5. b 10. e 15. a

Uraian
1. Syarat sejarah sebagai ilmu sebagai berikut.
a. Memiliki tujuan/ruang lingkup.
b. Memiliki metode.
c. Pemikiran yang rasional.
d. Penyusunan yang sistematis.
e. Kebenaran bersifat objektif
2. Interpretasi dalam sejarah ada dua macam, sebagai berikut.
a. Analisis, analisis adalah menguraikan sumber-sumber sejarah untuk memperoleh fakta sejarah.
b. Sisntesis, sintesis adalah menyatukan analisis-analisis dari sumber sejarah.
3. Perkembangan teknologi pada masa Praaksara di Indonesia dimulai dengan penggunaan batu yang masih kasar bahkan hanya mengambil yang tersedia dari alam. Selain dari batu digunakan juga alat dari tulang untuk keperluan sehari-hari. Perkembangan selanjutnya adalah batu-batu mulai dibentuk secara sederhana sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penggunaannya. Manusia terus belajar dalam membentuk bebatuan akhirnya alat-alat dari batu mulai dibentuk dan dihaluskan. Perkembangan pesat terjadi pada masa Megalitik, manusia mulai pandai mengolah batu sehingga dihasilkan bangunan-bangunan dari batu besar dan dibentuk dengan baik. Puncaknya adalah pembuatan alat dari perunggu dan besi dengan tekni a cire perdue dan bivalve.
4. Peradaban tertua muncul dan berkembang di sekitar sungai karena daerah sungai sangat subur. Kesuburan berhubungan dengan pertanian yang akan menghasilkan pangan. Pangan sangat penting bagi manusia. Sungai juga merupakan tempat berkumpulnya binatang untuk minum sehingga mempermudah manusia mendapatkan binatang buruan. Sungai juga menjadi sarana transportasi yang penting bagi manusia. Pangan menjadi hal mendasar bagi manusia sehingga manusia pada kehidupan awal menetap dan mengembangkan peradaban di sekitar sungai.
5. Tokoh-tokoh Yunani yang masih kita kenang dan karyanya masih kita rasakan hingga sekarang adalah Socrates, Plato, Aristoteles, Hippocrates, Archimedes, Pythagoras, dan Herodotus.

Daftar Pustaka

Adam, Barbara. (2000). “Waktu” dalam Kuper, Adam & Kuper, Jesica, (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk, Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlmn, 1096-1097.
Anthony Reid. 1996. Indonesia Heritage: Early Modern History. Singapura: Grolier International Inc.
Bauer, Susan Wise. 2007. Sejarah Dunia Kuno: dari Cerita-cerita Tertua Sampai Jatuhnya Roma. Jakarta: PT Elex Media Komputido.
Collingwood, R. G., 1956. The Idea of History. Oxford: Oxford University Press.
Depdikbud. 1980. 30 Tahun Indonesia Merdeka. Jakarta: Citra Lamtoro Gung Persada.
Helius Sjamsuddin. 1996. Metodologi Sejarah. Jakarta: Depdikbud.
J.Wiromihardja. 1975. Sejarah Kita dan Dunia Sepanjang Masa. Jakarta: Bina Cipta.
John Miksic. 1996. Indonesian Heritage: Ancient History. Singapura: Grolier International Inc.
Kartodirdjo, Sartono. 1982. Pemikiran Perkembangan Historiografi Indonesia suatu Alternatif. Jakarta: Gramedia.
Koentjaraningrat. 1997. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Penerbit Djambatan
Kuntowijoyo. 2001. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Bentang.
Kuntowijoyo. 2003. Metodologi Sejarah Edisi Kedua. Yogyakarta: PT. Tiara Wacana Yogya.
Marwati Joened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto. 1984. Sejarah Nasional Indonesia I. Jakarta: Balai Pustaka.
Moh. Ali. 2004. Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia. Yogyakarta: LKIS.
Notosusanto, Nugroho et all. 1992. Sejarah Nasional Indonesia I. Jakarta: Depdikbud.
Notosusasnto, Nugroho. 1971. Norma-Norma Dasar Penelitian dan Penulisan Sejarah. Djakarta: Dephankam Pusdjarah ABRI.
Notosusanto, Nugroho. 1979. Sejarah Demi Masa Kini. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Poesponegoro, Marwati Djoened (dkk). 1993. Sejarah Nasional Indonesia Jilid I. Jakarta: Balai Pustaka.
R. M. Wiyosuparto. 1964. Bunga Rampai Sejarah Kehidupan Indonesia. Jakarta: Djambatan.
R. Soekmono. 1992. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1. Yogyakarta: Kanisius.
________.1985. Sejarah Kebudayaan Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.
Sartono Kartodirdjo. 1992. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia.
Sjamsuddin, Helius. 1999. Sejarah dan Pendidikan Sejarah. Mimbar Pendidikan XVIII, (2), 12-17.
Sjamsuddin, Helius. 1996. Metodologi Sejarah. Jakarta: Depdikbud, Proyek Pendidikan Tenaga Akademik.
Suparno, P. 2001. Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Tim Penulis. 2010. Materi Inti dan Soal Jawab Sejarah Jilid 1. Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Tim Program Belajar Sambil Bermain. 2011. Sekilas Sejarah Dunia. Buleleng: Yayasan Gemah Ripah.
Encarta Encyclopedia Deluxe 2004

http://en.Wikipedia.org/

http://www.aztec-history.com/

http://www.mayaexploration.org/

http://www.wikimedia.org/

artikel lainnya membuat account facebook

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Sunday 17 May 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI             MENJELASKAN…

Thursday 23 April 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI           MENERAPKAN…

Thursday 6 November 2014 | blog

SILABUS     Kelas / Semester         :   XII – Semester 2 Standar Kompetensi   :   2.     Menggunakan…

Tuesday 18 October 2011 | blog

CARA PENDISPLAYAN YANG BENAR DI AREA SELLING FLOOR PICTURE BENAR/SALAH KETERANGAN SALAH PRICE TAG YANG ADA…