Advertisement
loading...

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

Advertisement

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MEMASANG

PERLENGKAPAN KOMPUTER

TIK.CS02.013.01

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

DAFTAR ISI

 

Halaman

Daftar Isi………………………………………………………………………………………..   2

 

BAB I    PENGANTAR ………………………………………………………………………..   4

1.1.           Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi ………………………………..   4

1.2.           Penjelasan Modul……………………………………………………………………   4

1.2.1     Isi Modul…………………………………………………………………..   4

1.2.2     Pelaksanaan Modul………………………………………………………   6

1.3.           Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)…………………………………………..   6

1.4.           Pengertian-pengertian Istilah…………………………………………………….   7

 

BAB II   STANDAR KOMPETENSI…………………………………………………………..   9

2.1.           Peta Paket Pelatihan ………………………………………………………………   9

2.2.           Pengertian Unit Standar ………………………………………………………….   9

2.3.           Unit Kompetensi yang Dipelajari ……………………………………………….. 10

2.3.1.      Judul Unit ………………………………………………………………… 10

2.3.2.      Kode Unit ………………………………………………………………… 10

2.3.3.      Deskripsi Unit …………………………………………………………… 10

2.3.4.      Elemen Kompetensi …………………………………………………….. 11

2.3.5.      Batasan Variabel ………………………………………………………… 14

2.3.6.      Panduan Penilaian ………………………………………………………. 15

2.3.7.      Kompetensi Kunci ………………………………………………………. 17

 

BAB III  STRATEGI DAN METODE PELATIHAN ………………………………………… 18

3.1.           Strategi Pelatihan …………………………………………………………………. 18

3.2.           Metode Pelatihan ………………………………………………………………….. 19

 

 

 

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI …………………………………………………….. 20

4.1             Pengertian Komputer …………………………….. …………………………….. 21

4.1.1        Central Processing Unit………………………………………………… 23

4.1.2        Memory……………………………………………………………………. 25

4.1.3        Peralatan Input………………………………………………………….. 30

4.1.4        Peralatan Output………………………………………………………… 33

4.1.5        Peralatan Komunikasi…………………………………………………… 40

 

4.2             Perakitan  …………………………………………………………………………… 42

4.2.1        Pemasangan PC………………………………………………………….. 42

4.2.2        Pemasangan Monitor……………………………………………………. 52

4.2.3        Pemasangan Speaker…………………………………………………… 53

4.2.4        Pemasangan Piranti USB……………………………………………….. 54

4.2.5        Pemasangan Mouse dan Keyboard…………………………………… 55

4.2.6        Pemasangan Power supply…………………………………………….. 55

 

4.3             Tambahan …………………………………………………………………………… 59

 

BAB V   SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI………………            64

5.1.           Sumber Daya Manusia ……………………………………………………………. 64

5.2.           Sumber-sumber Perpustakaan ………………………………………………….. 65

5.3.           Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan …………………………………………….. 66

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1.      Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

 

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2        Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.1 Desian Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.2 Isi Modul

a.  Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

b.  Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

c.  Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.

 

  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.2  Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3        Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.4    Pengertian-pengertian Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mencapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 


 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

 

2.1.      Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

 

2.1.1.     TIK.CS02.013.01         Memasang Perlengkapan Komputer

 

2.2.      Pengertian Unit Standar Kompetensi

 

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk memasang perlengkapan komputer, meliputi keyboard, mouse, monitor dan sebagainya serta aspek-aspek yang harus diperhatikan selama proses pemasangan.

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu satu sampai dua hari. Pelatihan ini ditujukan bagi semua pengguna terutama yang tugasnya berkaitan dengan technical support.

 

Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3.      Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

2.3.1 JUDUL UNIT          :        Memasang Perlengkapan Komputer

 

2.3.2 KODE UNIT           :        TIK.CS02.013.01

 

          2.3.3 DESKRIPSI UNIT   :       Unit kompetensi  ini berkaitan dengan Pemasangan perlengkapan komputer, meliputi keyboard, mouse, monitor dan sebagainya serta aspek-aspek yang harus diperhatikan selama proses pemasangan.

 

 

 

 

 

 

 

          2.3.4 ELEMEN KOMPETENSI

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Menutup box CPU 1.1  Pemasangan bagian dalam box CPU diperiksa untuk memastikan tidak ada kesalahan pemasangan.

 

1.2    Perkabelan di dalam box CPU dirapikan untuk menghindarkan gesekan-gesekan dengan kipas dan sebagainya.

 

1.3  Kipas dan perkabelan kipas pada box CPU

dipasang pada catu daya.

 

1.4   Box CPU ditutup dan skrup atau baut box

dipasang dan dikencangkan.

 

02     Memasang monitor 2.1  Monitor yang akan digunakan dipersiapkan dekat dengan box CPU.

 

2.2     Konektor untuk monitor dan konektor untuk

kabel daya monitor diidentifikasi pada box CPU.

 

2.3    Kabel monitor dipasang pada konektor monitor

yang terletak pada CPU.

 

2.4    Kabel daya untuk monitor dipasang pada

konektor kabel daya monitor yang terletak pada

CPU.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

03     Memasang speaker 3.1     Perangkat speaker yang akan digunakan

disiapkan.

 

3.2     Konektor untuk speaker pada box CPU

diidentifikasi posisi dan keberadaannya

 

3.3    Kabel speaker dipasang pada konektor speaker

yang ada pada box CPU.

 

3.4    Kabel daya speaker dipasang pada sumber

daya PLN.

 

04     Memasang piranti USB 4.1 Perangkat yang akan disambungkan pada konektor USB disiapkan sesuai dengan keperluan.

 

4.2    Konektor USB pada box CPU diidentifikasi posisi

dan keberadaannya.

 

4.3    Kabel USB dari setiap peralatan dipasang pada

konektor USB yang ada pada box CPU.

 

4.4    Kabel daya perangkat dipasang pada sumber

daya PLN.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

05     Memasang mouse 5.1    Mouse disiapkan dan dikenali penggunaan konektornya (PS/2, USB atau serial).

 

5.2     Konektor yang sesuai (PS/2, USB atau serial) untuk mouse pada box CPU diidentifikasi posisi dan keberadaannya.

 

5.3     Kabel mouse dipasang pada konektor mouse yang sesuai yang ada pada box CPU.

 

5.4     Mouse pad dipasang pada tempat yang sesuai dan mouse diletakkan pada mouse pad.

 

06     Memasang keyboard 6.1   Keyboard disiapkan dan dikenali penggunaan    konektornya (PS/2, USB).

 

6.2    Konektor yang sesuai (PS/2, USB) untuk

keyboard pada box CPU diidentifikasi posisi dan

keberadaannya.

 

6.3    Kabel keyboard dipasang pada

konektorkeyboard yang sesuai yang ada pada

box CPU

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

07     Memasang power supply 7.1    Konektor power supply pada box CPU ditunjukkan lokasinya.

 

7.2  Sambungan listrik ke PLN disiapkan dengan dengan komputer.

 

7.3    Disiapkan UPS dan atau AVR sesuai dengan

keperluan yang telah direncanakan.

 

7.4    Kabel power supply komputer dipasang dari box

CPU ke UPS atau AVR atau langsung ke

sambungan listrik PLN.

 

7.5   Perangkat UPS dan atau AVR dirangkai sesuai

dengan kebutuhan.

 

 

 

2.3.5 BATASAN VARIABEL               

 

  1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.
    1. Dalam melaksanakan unit kompetisi ini harus didukung dengan tersedianya:

2.1.       Perangkat komputer yang telah siap dioperasikan beserta Instruction Manualnya.

2.2.       Paket instalasi Software Aplikasi yang diinstalasi.

2.3.       Installation Manual Software tersebut.

2.4.       SOP yang berlaku di perusahaan.

2.5.       Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan.

2.6.       Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini.

 

2.3.6 PANDUAN PENILAIAN

 

  1. 1.           Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemonstrasikan kompetensi, memerlukan bukti pengetahuan dan keterampilan di bidang berikut ini:

 

1.1     Pengetahuan dasar

1.1.1  Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan tertulis.

1.1.2   Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi informasi.

1.1.3   Pengamatan.

 

2.       Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya. Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1   Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali untuk menentukan konsistensi kemampuan)

2.2 Studi kasus.

2.3 Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4 Menanyakan secara lisan/interview.

2.5 Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6 Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7 Bukti penilaian.

 

 

 

 

3.       Aspek penting penilaian

Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan: Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.

Pengetahuan yang dibutuhkan:

3.1   Pengoperasian Komputer.

3.2   Pengoperasian Sistem Operasi sesuai dengan Instruction Manual.

3.3   On-site training sesuai dengan software yang akan diinstalasi

 

4.       Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1   Unit ini didukung oleh pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1  TIK.CS02.003.01   Memilih Casing dan Power supply.

4.1.2  TIK.CS02.004.01   Memilih Monitor.

 

4.2  Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/ khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

2.3.7 KOMPETENSI KUNCI

 

NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

1

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

1

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

1

6

Memecahkan masalah

1

7

Menggunakan teknologi

1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

 

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2.          Metode Pelatihan      

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 


 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

MEMASANG PERLENGKAPAN KOMPUTER

 

Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu menceritakan dan menjelaskan proses pemasangan Perlengkapan Komputer.
  • Siswa mampu melakukan pemasangan perlengkapan komputer dengan benar.

 

Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa mampu menyebutkan apa saja perlengkapan komputer yang dibutuhkan.
  • Siswa mampu memilih perlengkapan komputer sesuai dengan kebutuhannya.
  • Siswa dapat memasang perlengkapan komputer dengan benar.
  • Siswa dapat menyalakan komputer yang sudah terpasang dengan baik.
  • Siswa mengetahui tips untuk menjaga komputer tetap terpasang dan berfungsi dengan baik.


 

4.1. Pengertian Komputer

 

Apa yang Dimaksud dengan Komputer ?

 

Komputer adalah mesin untuk memanipulasi data berdasarkan urutan instruksi yang diberikan

 

Komputer terdapat di mana-mana, misalnya: jam tangan, personal computer ( PC ), laptop, digital camera, pesawat tempur, dsb. Pembahasan modul ini seterusnya hanya akan membahas tentang perakitan komputer di personal computer atau biasa disebut dengan PC saja.

 

Sebelum adanya teknolog microprossor di awal tahun 1970’an, komputer biasanya berukuran sangat besar dan mahal. Hanya dimiliki oleh perusahaan besar, universitas, pemerintah dan lembaga-lembaga tertentu saja.

 

Seiring berjalannya waktu, maka komputer juga berkembang dengan pesat; salah satunya adalah dengan hadirnya PC ( Personal Computer ) di masyarakat. PC diciptakan untuk membantu pekerjaan-pekerjaan per-orangan telah menjadi alat yang sangat membantu dan diperlukan, baik di perusahaan ataupun di rumah.

 

Melihat kebutuhan masyarakat akan kebutuhan komputer, maka ada beberapa perusahaan yang memasarkan PC merk mereka sendiri; seperti: IBM, Apple, dll.

 

Dipengaruhi dengan mahalnya komputer rakitan, maka orang-orang mulai untuk merakit komputernya sendiri; dan muncullah istilah komputer DIY ( Do It Yourself ). Dengan merakit komputer sendiri, para pengguna komputer dapat menghemat uang dan menentukan tipe komputer yang sesuai dengan kebutuhannya. Hal tersebutlah yang membuat komputer DIY cukup banyak dikenal dan dipakai oleh banyak orang pada saat ini.

 

Walau mulai sekarang mulai banyak peralatan komputer lain seperti: laptop/notebook, PDA ( Personal Digital Assistants ), Portable Computer, Tablet Computer, Wearable Computer; tetapi PC masih tetap sebagai peralatan komputer yang banyak diminati.

 

 

 

Gambar komputer PC dengan Perlengkapannya

 

PC mempunyai banyak peripheral di dalamnya,dapat dilihat dengan gambar di bawah ini:

 

Keterangan:

  1. 1.    Monitor
  2. 2.    Motherboard
  3. 3.    CPU
  4. 4.    Primary Storage ( RAM )
  5. 5.    Expansion Cards
  6. 6.    Power supply
  7. 7.    Optical Dsic Drive
  8. 8.    Secondary Storage ( Hard Disk )
  9. 9.    Keyboard

10. Mouse

Komputer ( PC ) secara garis besar dapat dibagi menjadi:

  • Central Processing Unit( CPU )
  • Memory ( Primary dan secondary Storage )
  • Peralatan Input
  • Peralatan Output
  • Peralatan komunikasi

 

Beberapa piranti yang terdapat pada komputer menggunakan satuan tertentu:

  • Bit: adalah satuan terkecil di komputer yang terdiri dari satu nilai binary saja ( 1 atau 0 ).
    • Byte: 8 buat bit yang diperlukan untuk membentuk satu buat karakter.
    • Kilobyte: 1.024 byte
    • Megabyte: 1.048.576 byte ( 1024 x 1024 )
    • Gigabyte: 1.073.741.824 ( 1024 x 1024 x 1024  )

4.1.1.  Central Processing Unit

 

Adalah pusat dari komputer yang merupakan sebuah microprocessor yang terbuat dari jutaan transistor mikrokospik yang terpasang di sirkuit di sebuat wafer yang terbuat dari silikon atau chip.

 

 

CPU merupakan bagian yang mengatur semua aktivitas yang terdapat di komputer. Satuan kecepatannya terdiri dari hertz; biasa berkisar di GHz ( Giga Hertz ), di mana semakin besar nilainya, maka akan semakin cepat proses eksekusi pada komputer.

 

Contohnya adalah:

  • Intel® Core™2 Quad Processor
  • Intel® Core™2 Duo Desktop Processor
  • Intel® Core™2 Extreme Processor
  • AMD Turion™ 64 X2 Dual-Core Mobile Technology

 

 

Gambar Intel® Core™2 Quad Processor

 

Gambar Intel® Core™2 Duo Desktop Processor

 

 

 

 

Gambar Intel® Core™2 Extreme Processor

 

Gambar AMD Turion™ 64 X2 Dual-Core Mobile Technology

 

 

4.1.2.  Memory

 

Adalah tempat penyimpanan data. Jenis dan tipe memory yang terdapat di komputer akan mempengaruhi kinerja komputer secara keseluruhan.

 

Memory beraneka tipe dari yang tercepat aksesnya sampai yang terlambat. Berdasarkan kecepatan aksesnya maka dapat dibuat hirarki memory seperti tabel di bawah ini:

 

Tercepat

Register

Chace Memory

Main Memory

Terlambat

Sekunder Memory

 

Selain menyatakan hubungan kecepatan, hirarki tersebut juga menyatakan hubungan-hubungan lainnya, yaitu:

  • Hubungan harga: semakin ke bawah harganya semakin murah ( bila harga dihitung berdasarkan rupiah per bit data disimpan ).
  • Hubungan kapasitas: semakin ke atas umumnya kapasitas semakin terbatas.
  • Hubungan frekuensi pengaksesan: semakin keatas semakin tinggi frekuensi pengaksesan.

 

Setiap kami pemroses melakukan eksekusi, pemroses harus membaca instruksi dari memori utama. Agar instruksi dapat dilakukan secara cepat maka harus diusahakan instruksi tersedia di memory pada hirarki berkecepatan akses lebih tinggi. Kecepatan eksekusi ini akan meningkatkan kinerja system. Untuk itu terdapat konsep memory dua level, yaitu ditampung dulu sementara di memory pada hirarki lebih tinggi.

 

Register memory merupakan jenis memory yang mempunyai jenis akses yang paling cepat, memory ini terdapat pada CPU/Processor. Cth: Register Data, Register Alamat, Stack Pointer Register, Memory Address Register, I/O Address register, Instruction Register, dll.

 

Cache memory merupakan memory berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal daripada memory utama. Cache memory ini ada diantara memory utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu pada memory utama agar kinerja dapat ditingkatkan.

 

Terdapat dua macam cache memory, yaitu:

  • Cache memory yang terdapat pada internal Processor, chace memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, dan harganya sangat mahal. Hal ini bisa terlihat pada Processor yang berharga mahal seperti P4, P3, AMD-Athlon dll, semakin tinggi kapasitas L1, L2 Cache memory maka semakin mahal dan semakin cepat Processor.
  • Cache memory yang terdapat di luar Processor, yaitu berada pada Motherboard, memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, meskipun tidak secepat cache memory jenis pertama ( yang ada di internal CPU ). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Hal ini bisa dilihat pada Motherboard dengan beraneka ragam kapasitas cache memory, yaitu:
    • 256Mb
    • 512Mb
    • 1G
    • 2 G, dll.

 

 

 

 

 

Memory utama adalah memory yang berfungsi untuk menyimpan data dan program. Jenis memory utama:

  • ROM ( Read Only Memory ) yaitu memory yang hanya bisa dibaca saja datanya atau programnya. Pada PC, ROM terdapat pada BIOS ( Basic Input Output System ) yang terdapat pada Motherboard yang berfungsi untuk men-setting peripheral yang ada pada system. Cth: AMIBIOS, AWARD BIOS, dll. ROM untuk BIOS terdapat banyak jenis diantaranya adalah jenis Flash EEPROM BIOS yang memiliki kemampuan untuk dapat diganti programnya dengan software yang disediakan oleh perusahaan pembuat Motherboard, yang umumnya pernggantian tersebut untuk peningkatan untuk kerja dari peripheral yang ada di Motherboard.

 

  • RAM ( Random Acces Memory ) yang memiliki kemampuan untuk diubah data atau program yang tersimpan di dalamnya. Ada beberapa jenis RAM yang ada di pasaran saat ini:
    • SRAM
    • EDORAM
    • SDRAM
    • DDRAM
    • RDRAM
    • VGRAM
    • Dll.

Pada memory jenis RAM dikenal istilah BUS SPEED, seperti PC 66, PC 100, PC 133, PC 200, PC 400, dll yang artinya adalah kecepatan aliran data atau program pada memory di mana semakin besar nilai BUS SPEED, maka semakin cepat akses terhadap memory tersebut.

Memory sekunder merupakan memory tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. Cth: Hard Disk, Floppy Disk, dll.

 

Hubungan antara Cache Memory, Memory Utama, Memory Sekunder dapat dijelaskan dengan gambar di bawah:

 

Gambar hubungan antara Chace Memory, Memory Utama dan Memory Sekunder

Gambar RAM

Gambar RAM yang sudah dipasang di Motherboard

 

Gambar ROM yang terdapat di Motherboard

 

Secondary storage dirancang untuk menyimpan data dalam bentuk besar dalam waktu yang panjang.

 

Secondary storage dapat berupa pita magnetik, disc magnetik, disket magnetik, alat pengimpan optikal, kartu memory, dll.

 

Gambar Hardi Disk Drive

Gambar Disket

 

Gambar Compact Disk

 

Gambar Memory Card

Gambar USB ( Universal Serial Bus )

 

4.1.3.  Peralatan Input

 

Adalah peralatan yang membantu manusia dan technology lainnya untuk berkomunikasi dan memasukan data ke dalam komputer.

 

Contoh alat input yang umum digunakan oleh manusia adalah: keyboard, mouse. Sedangkan: touch screen, stylus, trackball, joystick dan microphone, scanner biasanya digunakan untuk keperluan khusus lainnya.

 

Keyboard adalah peralatan input paling umum yang biasa digunakan, keyboard ini dirancang hampir mirip dengan masin tik yang ditambah beberapa tombol fungsi lainnya.

 

Mouse dan trackball adalah peralatan input yang digunakan oleh satu tangan yang digunakan sebagai penunjuk kursor ke tempat yang diinginkan oleh penggunannya dan dapat menambahkan instruksi lebih lanjut dengan meng-klik tombol di mouse atau trackball tersebut tersebut. Perbedaan mouse dengan trackball hanya terletak pada alat pengarahnya, mouse mempunyai bola atau lensa optik di bawah, sehingga penggunannya harus menggeser-geser alat tersebut; sedangkan trackball mempunyai bola pengarah di bagian atas, sehingga pengguna dapat mengarahkan dengan cara memutar-mutar bola tersebut.

Stylus adalah alat bantu gambar pada komputer, dengan menggunakan papan dan pena khusus kita dapat memasukan gambaran tangan kita dengan tepat.

Joystick adalah alat bantu untuk bermain game tertentu yang membutuhkan kendali joystick.

Scanner adalah alat bantu untuk menscan gambar yang sudah ada ke dalam komputer, alat ini berfungsi seperti mesin fotocopy.

WebCam adalah alat bantu untuk memasukan video ke internet, biasanya digunakan sewaktu berchat agar dapat menampilkan gambaran dari orang yang sedang berchatting.

Gambar Keyboard

 

Gambar Mouse

 

 

 

Gambar Trackball

 

Gambar Stylus

 

 

Gambar Scanner

 

 

 

 

Gambar Joystick

 

Gambar WebCam

Khusus untuk piranti mouse terdapat satu alat pendukung lagi, yaitu mousepad. Mousepad ini berguna untuk mendukung sensor gerak yang terdapat mouse. Mousepad digunakan sebagai alas pergerakan dari mouse. Mousepad pada umumnya diletakan di dekat keyboard sebelah kanan, tetapi dapat juga disesuaikan kemudahan bagi penggunanya.

 

Gambar mouse dengan mousepad

 

 

Baik mouse dan keyboard pada umumnya tersambung ke komputer dengan menggunakan sambungan ps/2 port atau usb port yang terdapat di output port di motherboard. Untuk sambungan ps/2 port untuk keyboard di PC biasanya bewarna ungu, sedangkan untuk mouse bewarna hijau. Untuk penyambungan di USB port tidak mempunyai ketentuan tertentu.

 

 

Gambar usb port

Gambar ps/2 port

 

4.1.4.  Peralatan Output

Adalah peralatan yang membantu komputer menampilkan hasil kerjanya agar dapat dibaca oleh manusia.

 

Contoh peralatan output adalah: monitor, printer, speaker.

 

Monitor adalah sebuah layar video yang digunakan oleh sebagian besar komputer untuk menampilkan input dan output yang akan dihasilkan. Seperti sebuah tv; monitor juga mempunyai berbagai jenis ukuran dan warna atau resolusi.

 

Monitor dapat dibagi menjadi dua macam secara garis besar:

  • Monitor CRT ( Cathode Ray Tube )
  • Monitor LCD ( Liquid Crystal Display )

Monitor CRT menggunakan teknology penembakan elektron pada tabung katoda ke layar agar gambarnya dapat muncul. Electron itu akan mengiluminasi titik kecil di layar yang bernama pixel, semakin banyak pixel di layar, maka akan menghasilkan resolusi yang lebih baik; yang berarti juga semaikin kecil jarak yang terdapat diantara pixel yang berarti semakin baik dot pitch, maka akan menghasilkan resolusi yang lebih baik juga.

 

Monitor CRT mempunyai dua jenis layar, pada awalnya layar di CRT berbentuk cembung , namun dengan seiringnya perkembangan teknology, maka layar CRT juga ada yang berbentuk rata atau flat.

 

Gambar monitor CRT cembung

 

 

 

Gambar monitor CRT Flat

 

 

Connector yang dapat digunakan untuk menghubungkan monitor CRT dengan komputer adalah VGA connector yang biasanya mempunyai 15 pin.

Gambar VGA Connector

LCD menggunakan cairan yang mempunyai sifat seperti benda solid dan sensitive terhadap panas yang mempunyai 3 subwarna setiap pixelnya ( Red , Green, Blue ) sehingga dapat menghasilkan output visual yang diharapkan. LCD jauh lebih hemat dibandingkan CRT, tetapi mempunyai harga jauh lebih mahal juga.

 

Gambar LCD Flat

 

Connector yang dapat digunakan untuk menghubungkan monitor LCD dengan komputer adalah DVI connector atau VGA connector.

Gambar DVI Connector

Baik Monitor CRT maupun LCD mempunyai satuan ukuran besar layar berupa inch. Besar layar ditentukan dari panjang diagonal monitor tersebut, contohnya: jika sebuah monitor mempunyai ukuran 17 inch, berarti panjang diagonal monitor itu adalah 17 inch.

 

Printer adalah peralatan yang mengeluarkan hasil kerja CPU berupa media cetak.

Printer dapat dibagi menjadi tiga macam secara garis besar:

  • Printer Impact
  • Printer NonImpact
  • Plotter

 

Printer Impact atau biasa dikenal dengan Printer Dot Matrix atau Printer Impact Matrix adalah jenis printer komputer yang menggunakan kepala print yang bergerak kedepan dan kebelakang secara terus menerus, sehingga akan menekan pita tinta dan menyebabkan tulisan di kerta; cara kerja ini hampir mirip dengan cara kerja mesin tik biasa.

 

Gambar Printer Impact

 

 

Connector yang digunakan untuk menghubungkan Printer Impact dengan komputer adalah connector LPT1.

 

Gambar LPT1 Connector

 

 

Printer NonImpact adalah printer yang tidak menggunakan teknology menekan seperti Printer Impact. Ada beberapa janis printer NonImpact, yaitu: Printer Laser, Printer Inkjet dan Printer Thermal.

 

Printer laser adalah tipe printer yang dapat memproduksi gambar berkualitas tinggi di kertas secara cepat seperti mesin fotocopy.

 

Printer inkjet adalah tipe printer yang paling umum digunakan karena tergolong murah. Printer ini beroperasi dengan cara meneteskan cairan tinta ke kertas.

 

Gambar Printer InkJet

 

 

Printer thermal adalah printer yang memproduksi gambar dengan memanaskan sebagian area dari lapisan kertas thermokromik atau kertas thermal sehingga daerah yang dipanaskan akan berubah warna dan akan menyebabkan munculnya gambar.

 

Gambar Printer Thermal

 

Connector yang digunakan untuk menghubungkan Printer NonImpact dengan komputer pada umumnya adalah USB Port.

 

          Gambar USB Port

 

Speaker adalah peralatan yang mengeluarkan hasil kerja CPU berupa gelombang suara. Speaker yang digunakan di komputer umumnya merupakan speaker stereo. Adapun speaker tersebut mempunyai beberapa jenis pengukuran; ada yang diukur berdasarkan rms ( root meter square ), yaitu berdasarkan besar suara yang akan dihasilkan atau banyak speakernya; eg. Speker 2.1, 5.1, 7.1 atau 7.2. Speaker 2.1 berarti mempunyai 2 speaker stereo dan satu woofer.

 

 

 

Gambar Speaker Stereo 2.1

 

 

Gambar Speaker Stereo 5.1

 

 

Connector yang digunakan untuk menghubungkan speaker dengan komputer adalah Connector Mini Audio  yang pada umumnya bewarna hijau.

Gambar Mini Audio Port

Setelah menyambungkan Conector Mini Audio Port ke Ouput Sound Port yang terdapat di komputer yang biasa bewarna hijau juga, maka speaker dapat dihubungkan dengan sumber listrik agar speaker mendapatkan supply energi. Adapun beberapa speaker sederhana yang mendapat support daya listrik dari komputer sendiri lewat Mini Audio Portnya sehingga tidak membutuhkan sumber listrik lain. Untuk gambar di komputer lebih lanjut dapat dilihat di keterangan di bagian-bagian selanjutnya.

 

4.1.5.  Peralatan Komunikasi

 

Peralatan komunikasi adalah alat yang memungkinkan komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah jaringan. Peralatan ini dapat berupa hardware ataupun software.

 

Peralatan komunikasi itu antara lain:

  • Network Card ( LAN Card )
  • Modem
  • Multiplexer
  • ISDN Terminal Adapter
  • Line Driver
  • Gateway
  • Router
  • Bridge
  • Switch
  • Hub
  • Repeater
  • Proxy
  • Firewall
  • Network Address Translator

 

Di sini kita tidak akan membahas lebih dalam tentang peralatan komunikasi, cukup membahas 2 hardware yang paling umum terdapat di sebuah komputer; yaitu Network Card ( LAN Card ) dan Modem.

 

Network Card atau yang biasa disebut sebagai LAN Card adalah sebuah perkakas hardware yang dirancang untuk mengijinkan komputer berkomunikasi dengan sebuah jaringan komputer. Ada beberapa motherboard PC yang sudah memiliki Network Card di dalamnya ada juga yang tidak punya, sehingga kita harus memasangkannya di PCI atau PCI Express di Motherboard tersebut.

 

 

Gambar Motherboard dengan Network Card build in

 

Gambar Motherboard dengan Network Card yang dipasang di PCI

 

Modem merupakan singkatan dari Modulate dan Demodulate adalah alat yang memodulasi signal analog menjadi digital dan juga sebaliknya. Tujuan utamanya adalah untuk memproduksi signal yang dapat ditransmisikan dengan mudah dan informasi yang dikirim dapat dibaca dengan baik.

 

Modem ini digunakan jika pengguna komputer hendak berhubungan dengan jaringan www ( World Wide Web ) dengan menggunakan bantuan saluran telephone. Modem digunakan untuk menerjemahkan signal digital yang dikirimkan dari komputer menjadi signal analog agar dapat diolah di jaringan telephone dan sebaliknya juga.

 

Secara fisik modem terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Modem Eksternal ( terletak di luar komputer )
  • Modem Internal ( terletak di dalam komputer )
  • PC Card ( modem yang berbentuk kecil hampir menyerupai kartu )

 

Gambar Modem Eksternal

 

Gambar Modem Internal

 

Gambar Modem PC Card

 

 

 

4.2. Perakitan

 

Perakitan adalah pemasangan komponen-komponen yang terdapat di komputer menjadi satu sehingga dapat difungsikan dengan baik.

 

 

4.2.1.  Pemasangan PC

 

Cara pemasangan setiap PC mempunyai kesamaan dan perbedaan masing-masing. Perakit dapat melihat kembali ke buku manual motherboard yang disediakan sewaktu membeli motherboard tersebut.

 

Berikut ini adalah beberapa langkah utama dalam memasang PC:

 

  1. Memastikan bagian-bagian dari komputer yang dibutuhkan telah lengkap dan dapat berjalan dengan baik.
 

 

  1. Memindahkan mur dari panel samping casing PC.
 

 

  1. Membuka penutup samping dari PC.
 

 

  1. Membuka mur di rak Hard Disk utama, agar nanti Hard Disk mudah dipasang.
  1. Membuka mur di rak Hard Disk kedua, agar nanti Hard Disk mudah dipasang.
  1. Melepaskan hubungan rak Hard Disk kedua dari yang pertama, agar memberikan ruangan lebih untuk merakit.
  1. Memperhatikan bentuk Casing agar Motherboard dapat dipasang sesuai dengan lubang mur yang ada.
  1. Membuka lubang-lubang input-output dengan baik, agar dapat sesuai dengan bentuk Motherboard.
  1. Membuka pengait yang melindungi Socket CPU di Motherboard.
  1. Lepaskan penutup Socket CPU nya dan seminimal mungkin tidak bersentuhan dengan bahan logam yang terdapat di Socket tersebut.
  1. Persiapkan CPU yang hendak dipasang, pastikan seri CPU yang hendak dipasang sesuai dengan socket yang terdapat di Motherboard.
  1. Pasang secara vertikal agar tidak merusak kaki-kaki yang terdapat di CPU sesuai dengan bentuk yang terdapat di Socket tersebut.
  1. Setelah yakin CPU telah terpasang dengan baik, maka Socket tersebut ditutup.
  1. Jenis RAM yang akan dipasang harus sesuai dengan Motherboard.  Pemasangan dilakukan dengan cara menekannya secara bersamaan di kanan dan kiri, sampai terkunci dengan baik. Sebisa mungkin menghindari kontak dengan benda hitam di permukaan RAM.
  1. Pastikan RAM terpasang dengan baik. Jika tidak, maka tekan kuncinya dan ulangi proses pemasangan tersebut.
  1. Masukan Motherboard ke dalam Casing PC sesuai dengan ketentuannya.
  1. Pastikan panel-panel yang terdapat di Motherboard terpasang dengan baik di template Casing PC.
  1. Kaitkan Motherboard ke Casing CPU dengan menggunakan mur.
  1. Pasang kipas CPU yang sesuai di atas CPU tersebut. Masing-masing kipas CPU mempunyai cara pemasangan yang berbeda. Perakit dapat melihatnya dengan lebih detail di buku manual kipas tersebut.
  1. Kencangkan kipas CPU tersebut dengan mur.
  1. Menghubungkan sumber listrik kipas pendingin CPU ke Motherboard.
  1. Menghubungkan Front-panel Switch dengan kabel indikator.
  1. Menghubungkan Front-panel kabel USB.
  1. Menghubungkan Front-panel kabel Audio.
  1. Membuka mur agar dapat membuka penutup slot ekspasi.
  1. Buka lubang slot ekspansi yang hendak digunakan.
  1. Pasang TV tunner atau Network Card atau Modem jika diperlukan.
  1. Hubungkan ATX Power Connector.
  1. Hubungkan ATX12V Power Connector.
  1. Hubungkan Front-panel Blue dengan colokan Power supply.
  1. Sebelum pemasangan CD atau DVD Room, maka lubangnya harus disiapkan tersebih dahulu dengan menekan Casing dari arah dalam.
  1. Pasang kabel ATA ke Optical Drivenya ( CD atau DVD Room ).
  1. Pasang Drivenya ke casing.
  1. Kencangkan pengait Drive tersebut dengan menggunakan mur.
  1. Hubungkan Driver tersebut dengan kabel power.
  1. Kembalikan tempat kedua Hard Disk dan kencangkan dengan mur.
  1. Pasang Hard Disk di tempatnya.
  1. Pasang kabel data S-ATA ke setiap Drive.
  1. Pasang kabel power S-ATA ke setiap Drive.
  1. Pasangkan dengan baik Drive tersebut ke dalam casing.
  1. Menghubungkan kable data S-ATA ke Motherboard.
  1. Menghubungkan kabel data ATA ke Motherboard.
  1. Perakit dapat menambahkan kipas untuk mendukung sirkulasi udara di dalam PC sesuai dengan bentuk casing yang ada dan menghubungkannya dengan kabel power ke Power supply.
  1. Setelah selese semuanya, pastikan kembali semua peralatan terpasang dengan baik dan benar dan tutup kembali Casingnya seperti pada waktu awal membukannya.

 

Setelah semua perlengkapan yang dibutuhkan dipasang dengan baik dan benar maka perakit harus merapihkan kabel-kabel yang terdapat di dalam Casing PC ini, hal ini bertujuan untuk menjaga sirkulasi udara yang baik di dalam PC sehingga suhu yang terdapat di dalam CP akan terjaga.

Gambar PC yang berantakan

Gambar PC yang rapih

 

 

4.2.2.  Pemasangan Monitor

 

Monitor mempunya dua kabel untuk mendukung fungsi kerja monitor itu sendiri. Kabel power dan kabel signal. Kabel power digunakan untuk menghubungkan monitor dengan sumber listrik, sedangkan kabel signal digunakan untuk menghubungkan monitor dengan PC. Kabel signal biasanya berupa kabel VGA atau kabel DVI.

 

 

Gambar kabel Monitor

Monitor pada umumnya diletakan tidak jauh dari PC, agar kabel yang menghubungkan keduanya dapat menjangkau dengan baik. Sebelum menghubungkan monitor dengan sumber listrik perakit harus memastikan voltase listrik yang dibutuhkan agar dapat mengoptimalkan kerja monitor tersebut.

Gambar Monitor yang dihubungkan ke sumber listrik

 

Gambar Monitor yang dihubungkan ke PC

 

4.2.3.  Pemasangan Speaker

                

Pemasangan speaker sebagai salah satu peralatan output komputer dilakukan dengan menggunakan output port yang pada umunya bewarna hijau.

Gambar Speaker yang dihubungkan ke PC

4.2.4.  Pemasangan Piranti USB

Terdapat beberapa piranti USB yang sering digunakan, seperti: Printer, Flask Disk, Mouse dan lain-lain.

 

Gambar piranti USB yang dihubungkan ke komputer

Untuk memudahkan pemasangan, tidak jarang pengguna komputer menggunakan USB HUB, yang berguna untuk memperbanyak slot pemasangan USB tersebut.

Gambar USB HUB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.2.5.  Memasang Mouse dan Keyboard

 

Memasang mouse dan keyboard pada umumnya menggunakan port PS/2, yang masing-masing mempunyai warna yang khas, yaitu ungu untuk Keyboard dan hijau untuk Mouse.

 

Gambar PS/2 Port

4.2.6.  Memasang Power supply

 

Perakit dapat menggunakan UPS ( Uninterruptibel Power supply ) atau AVR ( Automatic Voltage Regulator ), untuk menjaga kwalitas listrik yang akan digunakan oleh komputer.

 

Fungsi utama dari UPS adalah:

  • Dapat memberikan energi listrik sementara ketika terjadi kegagalan daya pada listrik utama ( PLN ).
  • Memberikan kesempatan waktu yang cukup kepada kita untuk segera menghidupkan Genset sebagai pengganti PLN atau melakukan Back Up dengan mengamankan data dan OS ( Operating System ).
  • Mengamankan sistem komputer baik Hardware maupun Software dari gangguan-gangguan listrik.
  • UPS dapat menstabilkan tegangan listrik yang berasal dari PLN.

 

Listrik yang tidak stabil atau dapat mati pada waktu tertentu akan menyebabkan kerusakan hardware yang vatal atau mengakibatkan informasi yang diolah menjadi hilang.

 

Perakit dapat memilih UPS sesuai dengan besar daya yang akan digunakan.

 

Gambar UPS

 

Gambar AVR

Penggunaan UPS atau AVR sebagai sumber listrik sebelum ke PLN tidaklah wajib, komputer dan perlengkapannya bisa langsung dihubungkan dengan sumber listrik PLN.

Gambar Sumber Listrik

 

Pemasangan kabel-kabel di PC secara lebih jelas dapat dilihat di gambar di bawah:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan:

 

  1. PS/2 port untuk mouse ( hijau ).
  2. SPDIF coaxial out port untuk audio yang menggunakan kabel Coaxial.
  3. IEEE 1394 port untuk mendukung koneksi tingkat tinggi bagi peralatan audio/video.
  4. LAN ( RJ-45 ) port untuk berhubungan dengan LAN.
  5. Rear speaker out port ( hitam ) untuk sambungan speaker pada speaker yang mempunyai 4/6/8 channel.
  6. Center/subwoofer port ( Kuning Kejinggaan ) untuk dihubungkan dengan subwoofer speaker.
  7. Line In Port ( Biru muda ) untuk dihubungkan dengan tape, CD atau DVD player.
  8. Line out port ( hijau muda ) untuk dihubungkan ke speaker atau headphone.
  9. Microphone port ( pink ) untuk dihubungkan ke mocrophone.

10. Side speaker port ( abu-abu ) untuk dihubungkan dengan speaker samping pada  speaker 8 channel.

11. USB 2.0 port ( ada 4 ) untuk berbagai macam perlengkapan yang mempunyai koneksi USB 2.0.

12. Video Graphics Adapter port untuk dihubungkan dengan monitor.

13. PS/2 port untuk keyboard ( ungu ).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.3. Tambahan

 

Berikut adalah beberapa tips dan trick yang dapat dilakukan sewaktu memasang perlengkapan komputer:

  • Menentukan jenis komputer yang akan digunakan sesuai dengan fungsi yang akan dikerjakan nantinya. Sebuah komputer yang hanya akan digunakan untuk mengetik laporan tidak membutuhkan memory ataupun grafic card yang berkualitas tinggi, sebaliknya juga dengan komputer yang akan digunakan untuk mendesign tidak mungkin menggunakan memory yang kecil.
  • Pastikan perlengkapan peralatan yang akan digunakan pada saat pemasangan perlengkapan komputer, seperti: obeng kembang, busa anti statis, lab atau tissue, alas karet, dll. Hardware di dalam PC sangat peka terhadap listrik, oleh karena itu ada baiknya kita meletakkannya di atas busa anti statis; beruntung kita berada di negara tropis yang lembab yang membuat kita dapat merakit dengan tangan telanjang.
  • Pastikan semua tipe Hardware yang hendak dirakit merupakan tipe hardware yang cocok.
  • Pastikan sumber listrik yang akan digunakan mempunyai daya dan tengangan yang sesuai dengan daya dan tegangan yang diperlukan komputer.
  • Membaca terlebih dahulu buku manual yang tersedia pada saat membeli Hardware tersebut.
  • Pasanglah semua Hardware dan perlengkapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan benar.
  • Pilih OS ( Operation System ) yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis komputer itu sendiri.
  • Instal OS dan hanya software-software yang akan digunakan, agar menjaga stabilitas PC tersebut.
  • Instal antivirus dan selalu meng-updatenya secara teratur.
  • Bersihkan PC secara berkala dari dalam hingga luar, agar semuanya dapat berjalan dengan baik dan tahan lama.

 

Terdapat banyak jenis OS ( Operating System ) yang dapat dibeli di pasaran dan digunakan sesuai dengan kebutuhannya, contohnya:

 

Merk

Type

Unix/BSD UNIX System V, AIX, HP-UX, Solaris ( SunOS ), FreeBSD, NetBSD, IRIX
GNU/Linux List of Linux distributions, Comparison of Linux distributions
Microsoft Windows Windows 9x, Windows NT, Windows XP, Windows Vista, Windows CE
DOS 86-DOS ( QDOS ), PC-DOS, MS-DOS, FreeDOS
MAC OS Mac OS classic, Mac OS X
Embedded and Real time A/ROSE, Embedded Linux, polyBSD ( embedded NetBSD ), Inferno, ROM-DOS, MINIX 3, T2 SDE, Windows XP Embedded, Windows CE, .NET Micro Framework, .NET Micro Framework, OS/RT.
Experimental Amoeba, Oberon/Bluebottle, Plan 9 from Bell Labs

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terdapat banyak jenis software yang dapat digunakan sebagai aplikasi tambahan di PC, pembagiannya dapat dilihat di table di bawah ini:

Type

Contoh

Office suite Word processing, Desktop publishing, Presentation program, Database management system, Scheduling & Time management, Spreadsheet, Accounting software
Office suite Word processing, Desktop publishing, Presentation program, Database management system, Scheduling & Time management, Spreadsheet, Accounting software
Internet Access Browser, E-mail client, Web server, Mail transfer agent, Instant messaging
Design and manufacturing Computer-aided design, Computer-aided manufacturing, Plant management, Robotic manufacturing, Supply chain management
Graphics Raster graphics editor, Vector graphics editor, 3D modeler, Animation editor, 3D computer graphics, Video editing, Image processing
Audio Digital audio editor, Audio playback, Mixing, Audio synthesis, Computer music
Software Engineering Compiler, Assembler, Interpreter, Debugger, Text Editor, Integrated development environment, Performance analysis, Revision control, Software configuration management

Type

Contoh

Educational Edutainment, Educational game, Serious game, Flight simulator
Games Strategy, Arcade, Puzzle, Simulation, First-person shooter, Platform, Massively multiplayer, Interactive fiction
Misc Artificial intelligence, Antivirus software, Malware scanner, Installer/Package management systems, File manager

 

Motherboard merupakan board/papan induk di mana semua device dipasang. Yang harus diperhatikan dalam memilih ataupun merakit Motherboard adalah setiap Motherboard memiliki spesifikasi yang berbeda untuk setiap merk dan type, antara lain:

  • Setiap Motherboard memiliki pasangan dengan processor tertentu, yaitu tipe socket atau slot yang tersedia untuk processor.
  • Kemampuan Motherboard untuk bisa diupgrade sampai dengan kecepatan Processor tertentu. Umumnya Motherboard mampu untuk di-upgrade dengan mengganti processor. Informasi tentang hal ini untuk pembelian motherboard dengan pertimbangan untuk bisa diupgrade.
  • Kapasitas memory RAM yang bisa dipasang pada Motherboard, semakin besar kapasitas memory yang disediakan semakin menguntungkan.
  • Slot yang tersedia untuk setiap jenis RAM, misalnya berapa slot yang disediakan untuk EDO RAM, SDRAM, dll.
  • Setting Motherboard secara BIOS atau secara jumper setting.
  • Jumlah slot untuk PCI dan ISA. Slot-slot tersebut sangat bermanfaat untuk penambahan peripheral seperti audio card.
  • Apakah Motherboard men-support untuk AGP bagi VGA card, support AGP akan lebih menguntungkan untuk persediaan apabila diinginkan peningkatan kemampuan grafis dari komputer dengan memasang AGP card.
  • Besar kecepatan Speed BUS untuk sampai ke memory.
  • VGA card dan Audio card yang sudah terdapat di Motherboard atau tidak.
  • Jenis Power supply untuk Motherboard AT atau ATX atau Baby AT.

 

Gambar Diagram Motherboard

 


BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1.      Sumber Daya Manusia

 

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
    1. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
    2. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
    3. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
    4. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
      1. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

 

 

 

 

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2.          Sumber-sumber Perpustakaan

           

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

 

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi dari perusahan
  2. Lembar kerja
  3. Gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

 

 

5.3.          Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan

 

Judul/Nama Pelatihan        : Memasang Perlengkapan Komputer

Kode Program Pelatihan    : TIK PR02.013.01

 

No.

Unit Kompetensi

Kode Unit

Daftar Peralatan

Daftar Bahan

Keterangan

1 Memasang Perlengkapan Komputer TIK PR02.

013.01

  • Obeng

 

 

  • Casing
  • Motherboard
  • RAM
  • CPU
  • Fan
  • Hard Disk
  • Network Card
  • Monitor
  • Keyboard
  • Speaker
  • UPS

 

-

 

DAFTAR PUSTAKA

  • Diktat :
    • Potter, Turban Rainer,”Introduction to Information Technology Second Edition”, Willey, 2005.
    • Thompson, Barbara Fritchman and Robert Thompson,” Building the Perfect PC, 2nd Edition”, O’Reilly, Des 2006.

 

  • Website :
    • http://www.wikipedia.org
    • http://www.ilmukomputer.com

 

Testimoni

Advertisement
  1. Toko Kain Batik Cap Terbaik di Solo
  2. Toko Baju Batik Terbaik di Solo
  3. Aneka Kain Batik dengan Harga Murah
  4. Baju Batik Sarimbit Terbaik
  5. Dapatkan Kain Batik Berkualitas dengan Diskon 25%
  6. Aneka Baju Batik Seragam Kantor
  7. Pembuatan Seragam Batik Berlogo
slideseragambatik
Filed under : blog, tags: